<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#DinkesTanahDatar Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/dinkestanahdatar/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/dinkestanahdatar/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 10 Jun 2023 13:15:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#DinkesTanahDatar Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/dinkestanahdatar/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>86,66 Persen Warga Tanah Datar Terlindungi JKN</title>
		<link>https://prokabar.com/8666-persen-warga-tanah-datar-terlindungi-jkn/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Jun 2023 13:15:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#DinkesTanahDatar]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #TanahDatar]]></category>
		<category><![CDATA[#jaminankesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=113486</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar &#8211; Pemerintah Kabupaten Tanah Datar terua berupaya meningkatkan cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Tanah Datar,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/8666-persen-warga-tanah-datar-terlindungi-jkn/">86,66 Persen Warga Tanah Datar Terlindungi JKN</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Tanah Datar terua berupaya meningkatkan cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).</p>
<p>Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Tanah Datar, sebanyak 325.243 penduduk di daerah itu telah terdaftar menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) atau sekitar 86,66 persen dari total 375.327 jumlah peduduk.</p>
<p>Dari total peserta JKN di Tanah Datar tersebut, sebanyak 129,370 orang Penerima Bantuan Iuran (PBI) melalui pendanaan APBN, 78,594 orang PBI melalui APBD, 57,109 orang dari Pekerja Penerima Upah (PPU), dan sisanya terdiri dari Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP).</p>
<p>&#8220;Itu menunjukan kepedulian Pemerintah Tanah Datar terhadap kesejahteraan masyarakat khusunya dibidang pelayanan kesehatan sangat tinggi,&#8221; kata Kepala Dinas Kesehatan Tanah Datar Yesrita di Batusangkar Jum&#8217;at.</p>
<p>Dia mengatakan, pelayanan kesehatan merupakan program dasar nasional selain disektor pendidikan, sosial, dan Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang. Namun, layanan kesehatan tetap menjadi prioritas.</p>
<p>&#8221; tidak ada lagi warga Tanah Datar yang tidak berobat bahkan sampai terlantar berobat gara-gara tidak ada biaya,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Dia mengatakan, jika ada masyarakat Tanah Datar tidak punya JKN-KIS dan sakit, silahkan datang langsung ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan segala biaya akan dibantu secara gratis melalui dana bantuan sosial tidak terencana.</p>
<p>&#8220;Jika memang ada warga kita di Tanah Datar sakit, dan mereka tidak punya biaya untuk berobat, silahkan datang ke Rumah Sakit, kita tetap layani dan mengobati, untuk proposal biaya pengobatan bisa belakangan,&#8221; kata dia.</p>
<p>Selain itu kata Yesrita, bagi warga Tanah Datar yang sudah memiliki JKN-KIS, namun tidak ada biaya untuk bolak balik atau misalnya dirujuk ke Rumah Sakit di Padang, juga akan dibantu biaya pendampingan melalui Baznas.</p>
<p>Terkait dengan pemulihan kepesertan JKN-KIS di suatu Klinik kata Yesrita, baik pemerintah maupun pihak BPJS tidak memiliki hak untuk melakukan intervensi atau mengarahkan kepesertaan kepada salah satu fasilitas kesehatan.</p>
<p>Hal itu juga dibenarkan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Payakumbuh Defiyanna Sayodase saat dihubunghi Jumat, (9/6/2023).</p>
<p>Dia mengatakan, Berkaitan dengan adanya pemulihan peserta kepada klinik, sesuai Perpres 82 Tahun 2018 pemilihan fasilitas kesehatan tingkat pertama merupakan hak mutlak dari setiap Peserta Program JKN.</p>
<p>&#8220;Sehingga BPJS kesehatan tidak dapat melakukan intervensi untuk mengarahkan kepada salah satu fasilitas kesehatan untuk pemilihan,&#8221; kata <strong>dia.(eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/8666-persen-warga-tanah-datar-terlindungi-jkn/">86,66 Persen Warga Tanah Datar Terlindungi JKN</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Takut Pergi Vaksin, Pulang Malah Bawa Sepeda</title>
		<link>https://prokabar.com/takut-pergi-vaksin-pulang-malah-bawa-sepeda/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Nov 2021 04:11:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#DinkesTanahDatar]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#vaksinasicovid]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=97358</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; Tanah Datar, Prokabar- Seorang pegawai Koperasi Syariah di BMT Koperasi di Lantai Batu, Batusangkar tidak menyangka mendapatkan hadiah utama berupa sepeda saat mengikuti...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/takut-pergi-vaksin-pulang-malah-bawa-sepeda/">Takut Pergi Vaksin, Pulang Malah Bawa Sepeda</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Tanah Datar, Prokabar-</strong> Seorang pegawai Koperasi Syariah di BMT Koperasi di Lantai Batu, Batusangkar tidak menyangka mendapatkan hadiah utama berupa sepeda saat mengikuti Gebyar Vaksin Tanah Datar.</p>
<p>Liza Harjulito (31), yang beruntung mendapatkan hadiah utama itu mengaku bahkan dirinya sempat takut untuk divaksin sebelum datang ke lokasi vaksinasi.</p>
<p>&#8221; Saya tidak pernah mimpi dan tidak menyangka jika akan ada bapak bupati juga yang hadir. Niatnya cuma ingin vaksin pertama saja tadi bareng teman yang lain. Malahan awalnya takut ikut vaksin, &#8221; ujarnya usai vaksin.</p>
<p>Liza mengatakan, jika suaminya hari itu juga ikut vaksin tetapi di puskesmas.</p>
<p>&#8220;Setelah dikantor tadinya sepakat sama teman ikut vaksin disini. Karena kami melihat ada di media sosial ada agenda vaksin di Emer One, jadi kami putuskan kesini, &#8221; ujarnya seraya tertawa.</p>
<p>Liza berhasil menjawab pertanyaan yang dilontarkan oleh Bupati yang didampingi Forkopimda. Selain Liza, beberapa peserta vaksin lainnya yang berhasil menjawab pertanyaan juga mendapat bingkisan. Termasuk beberapa tenaga kesehatan yang beruntung saat bertugas dilokasi.</p>
<p>Tidak hanya sekedar vaksin gratis dan hadir, para peserta vaksin juga diberikan edukasi dan pengarahan dari Dinas Kesehatan akan wawasan terhadap vaksinasi. Dengan harapan, masyarakat yang telah mendapatkan pemahaman mampu menjadi promotor dilingkungan dan keluarga.</p>
<p>Dalam pemaparannya, Kabid P2P menjelaskan, jika warga tidak perlu takut untuk divaksin, apalagi merasa takut akan banyaknya berita hoax yang tersebar di media sosial. Karena vaksinasi tidak menyebabkan kelumpuhan apalagi kematian.</p>
<p>&#8220;Hanya saja vaksinasi tentu memiliki efek samping berat maupun ringan. Efek ringannya merasa sakit di area yang disuntik, efek beratnya merasa ngantuk, hingga demam, tergantung kondisi sipenerima vaksin, namun sejauh ini tidak ada yang mengalami kelumpuhan, apalagi kematian, &#8221; jelasnya.</p>
<p>Kabid P2P dr Eva Darmasari juga memberikan pencerahan, jika tujuan vaksinasi dilakukan bukan untuk terhindar dari Covid 19, melainkan meringankan beban penderita Covid. &#8220;Jadi bagi yang divaksin itu jika terkena Covid, dakit yang dideritanya tidak separah orang yang tidak divaksin, &#8221; jelasnya.</p>
<p>Secara nasional sebutnya, Vaksinasi telah digelar sejak pertengahan awal tahun 2020 lalu, namun untuk provinsi baru pada pertengahan Februari 2020 lalu.</p>
<p>&#8220;Jadi vaksinasi menyasar untuk setiap warga negara yang berumur diatas 12 tahun keatas hingga lansia, termasuk ibu hamil dan menyusui sesuai kriteria yang ditetapkan oleh dokter, &#8221; ucapnya.</p>
<p>Karena saat ini terdapat beberapa macam vaksin, setiap macam vaksin memberikan efek samping yang berbeda, namun tidak menimbulkan hingga separah yang digembor-gemborkan oleh informasi hoax yang beredar.</p>
<p>&#8220;Seperti yang kita jelaskan tadi, efek samping palingan merasa sakit di area yang disuntik, sakit kepala, ngantuk, dan demam. Namun, tidak perlu takut divaksin, karena jika terjadi sesuatu bagi orang yang divaksin, pemerintah daerah telah menyiapkan tim untuk menanganinya, mulai dari puskesmas hingga rumah sakit, &#8221; terangnya.</p>
<p>Selain itu katanya, kehalalan setiap macam vaksin telah dikeluarkan oleh MUI, artinya vaksin apapun yang akan dipakai sudah dijamin kehalalannya tersebut. <strong>(eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/takut-pergi-vaksin-pulang-malah-bawa-sepeda/">Takut Pergi Vaksin, Pulang Malah Bawa Sepeda</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kesadaran Masyarakat Tanah Datar Untuk Divaksin Meningkat</title>
		<link>https://prokabar.com/kesadaran-masyarakat-tanah-datar-untuk-divaksin-meningkat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Jul 2021 09:51:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#corona. #Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[#DinkesTanahDatar]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#rozamardiah]]></category>
		<category><![CDATA[#TanahDatar]]></category>
		<category><![CDATA[#vaksinasicovid19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=91622</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; TanahDatar,Prokabar- Tingkat paritisipasi masyarakat melakukan vaksin Covid 19 di Tanah Datar meningkat. Hal ini pun menyebabkan beberapa kali di Tanahdatar kekosongan stok vaksin....</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kesadaran-masyarakat-tanah-datar-untuk-divaksin-meningkat/">Kesadaran Masyarakat Tanah Datar Untuk Divaksin Meningkat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>TanahDatar,Prokabar-</strong> Tingkat paritisipasi masyarakat melakukan vaksin Covid 19 di Tanah Datar meningkat. Hal ini pun menyebabkan beberapa kali di Tanahdatar kekosongan stok vaksin.</p>
<p>&#8220;Realisasi vaksin di Tanahdatar hingga saat ini sudah mencapai 11,42 persen. Sejak sebulan terakhir, partisipasi masyarakat sangat tinggi, &#8221; ujar Kepala Bidang (Kabid) Pecegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Tanahdatar Roza Mardiah, Selasa (27/7).</p>
<p>Roza melanjutkan, meningkatnya partisipasi masyarakat itu disebabkan oleh beberapa hal diantaranya, upaya sosialisasi dan instruksi dari pemerintah pusat hingga kabupaten yang gencar menyerukan upaya vaksinasi.</p>
<p>&#8220;Sejak Juni hingga saat ini animo masyarakat sendiri mulai meningkat. Bahkan sudah dua hari ini kita juga kekosongan stok vaksin. Untuk memenuhi kebutuhan stok, kita juga terus berkoordinasi dengan pihak dari provinsi, &#8221; jelas Roza.</p>
<p>Seiring dengan gencarnya upaya tracking yang dilakukan, perkembangan kasus positif juga meningkat di Tanah Datar.</p>
<p>&#8220;Angka kasus kematian juga meningkat. Kasus terakhir ada tiga kasus kematian pada Senin (26/7) dan Selasa (27/7) pagi di beberapa nagari, &#8221; sebut Roza.</p>
<p>Peningkatan kasus positif Covid juga disebabkan masih banyaknya masyarakat yang terlalu menyepelekan protokol kesehatan. Kelengahan masyarakat tersebut memicu perkembangan kasus akhir-akhir ini di Tanahdatar.</p>
<p>&#8220;Ada juga kasus dari setelah perjalanan, namun setelah sampai di kampung justru terpapar. Kita terus lakukan tracking, semakin banyak tracking semakin banyak ditemukan kasus, akan semakin baik karena bisa diberikan penanganan. Yang justru tidak terdeteksi dan keengganan melakukan swab justru itu yang sulit, &#8220;sebut Roza.</p>
<p>Roza mengimbau masyarakat agar tidak enggan apalagi takut untuk melakukan swab. Apalagi, jika ada kasus positif disekitar lokasi kediaman dan pernah melakukan kontak.</p>
<p>&#8220;Kita mengimbau agar masyarakat tidak perlu takut untuk di swab, melakukan vaksin, dan segala imbauan pemerintah untuk kebaikan bersama, &#8221; imbau Roza.</p>
<p>Sementara itu, update data Covid 19 di Tanah Datar sendiri pada Selasa (27/7) terjadi peningkatan orang yqng terinfeksi Covid 19. Setidaknya 70 orang dinyatakan positif, dan 126 orang dinyatakan berhasil sembuh.</p>
<p>Setidaknya telah tercatat sebanyak 3.407 kasus paparan Covid 19 di Tanah Datar, dan 2.649 diantaranya sudah dinyatakan sembuh. Sisanya, dirawat diberbagai rumah dakit rujukan di Sumatera Barat.</p>
<p>Sedangkan, 557 orang isolasi mandiri. Untuk meninggal dunia telah mencapai 106 orang. <strong>(eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kesadaran-masyarakat-tanah-datar-untuk-divaksin-meningkat/">Kesadaran Masyarakat Tanah Datar Untuk Divaksin Meningkat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 31/73 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.018 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-08 00:01:31 by W3 Total Cache
-->