<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#diktator Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/diktator/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/diktator/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 24 Oct 2022 12:24:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#diktator Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/diktator/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sejarah Piala Dunia: Argentina 1978, Ada Campur Tangan Sang Diktator Dibalik Tuan Rumah Juara</title>
		<link>https://prokabar.com/sejarah-piala-dunia-argentina-1978-ada-campur-tangan-sang-diktator-dibalik-tuan-rumah-juara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi7]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Oct 2022 12:24:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bola]]></category>
		<category><![CDATA[#argentina]]></category>
		<category><![CDATA[#diktator]]></category>
		<category><![CDATA[#Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Dunia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=108086</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, prokabar &#8211; Piala Dunia 1978 di Argentina adalah salah satu Piala Dunia terkotor, karena terlalu banyak intrik yang dimainkan oleh tuan ruma. Hal...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sejarah-piala-dunia-argentina-1978-ada-campur-tangan-sang-diktator-dibalik-tuan-rumah-juara/">Sejarah Piala Dunia: Argentina 1978, Ada Campur Tangan Sang Diktator Dibalik Tuan Rumah Juara</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img decoding="async" class="wp-image-108089 alignleft" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/10/1978-300x300.jpg" alt="" width="104" height="104" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/10/1978-300x300.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/10/1978-150x150.jpg 150w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/10/1978-80x80.jpg 80w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/10/1978.jpg 550w" sizes="(max-width: 104px) 100vw, 104px" /></p>
<p><strong>Padang, prokabar</strong> &#8211; Piala Dunia 1978 di Argentina adalah salah satu Piala Dunia terkotor, karena terlalu banyak intrik yang dimainkan oleh tuan ruma. Hal itu bertujuan untuk membuat Argentina juara untuk kali pertama.</p>
<p>Piala Dunia 1978 adalah edisi kesebelas sejak pertama kali diselenggarakan tahun 1930 di Uruguay. Argentina diumumkan sebagai penyelenggara Piala Dunia 1978 oleh FIFA pada 6 Juli 1966 di London, Inggris.</p>
<p>Meksiko yang sebelumnya juga mencalonkan diri sebagai tuan rumah memilih mundur karena diberi kesempatan untuk menggelar Piala Dunia 1970.</p>
<p>Dua tahun sebelum berlangsungnya Piala Dunia 1978 terjadi kudeta pemerintahan yang dikenal sebagai Proses Reorganisasi Nasional.</p>
<p>Selain menjadi tuan rumah untuk pertama kalinya, ini juga kali pertama Tim Tango menjadi pemenang turnamen ini.</p>
<p>Argentina berhasil mengalahkan Belanda 3-1 di partai final setelah melalui pertarungan selama 120 menit.</p>
<p>Mario Kempes menjadi aktor utama kesuksesan Argentina setelah menjadi top skorer dengan menyarangkan 6 gol sepanjang turnamen.</p>
<p>Namun, dibalik kemenangan Argentina itu, banyak berhembus isu tak sedap terkait campur tangan diktator Jorge Videla yang menghendaki Argentina juara.</p>
<p>Salah satunya adalah intimidasi dan teror terhadap bintang Belanda, Johan Cruyff, sehingga tak mau bermain di Piala Dunia 1978. Seandainya Cruyff bermain di final membela Bbelanda, mungkin akan lain ceritanya hasil laga final.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-20278" src="https://www.bolabeten.com/wp-content/uploads/2022/10/1978-4.jpg" alt="" width="798" height="532" /></p>
<p><strong>Venue Pertandingan</strong><br />
Pada tahun 1972 ada delapan stadion yang disiapkan untuk menggelar turnamen empat tahunan ini, termasuk La Plata dan Tucuman.</p>
<p>La Plata adalah venue yang digembor-gemborkan sebagai stadion unik, namun batal digunakan setelah adanya masalah internal.</p>
<p>Untuk Tucuman, stadion berkapasitas 70.000 penonton itu tidak jadi dipakai pada tahun 1974 dan dinonaktifkan pada tahun berikutnya lantaran intensitas tindakan gerilyawan dan Angkatan Bersenjata di provinsi tersebut.</p>
<p>Akhirnya hanya enam stadion yang dipakai untuk melangsungkan turnamen Piala Dunia 1978, termasuk Stadion Cordoba yang kini berganti nama menjadi Stadion Mario Alberto Kempes.</p>
<p>1. Stadion Monumental<br />
Kapasitas: 70.054<br />
Diresmikan: 1938</p>
<p>2. Stadion Jose Amalfitani<br />
Kapasitas: 60.000<br />
Diresmikan: 1951</p>
<p>3. Stadion Cordoba (Mario Alberto Kempes)<br />
Kapasitas: 57.000<br />
Diresmikan: 1978</p>
<p>4. Stadion Jose Maria Minella<br />
Kapasitas: 35.180<br />
Diresmikan: 1978</p>
<p>5. Stadion Gigante de Arroyito<br />
Kapasitas: 45.465<br />
Diresmikan: 1926</p>
<p>6. Stadion Malvinas Argentinas<br />
Kapasitas: 42.000<br />
Diresmikan: 1978</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-20279" src="https://www.bolabeten.com/wp-content/uploads/2022/10/1978-2.jpg" alt="" width="750" height="500" /></p>
<p><strong>Hasil Pertandingan</strong><br />
Format Piala Dunia 1978 diikuti 16 tim yang terbagi dalam 4 grup, kemenangan mendapat 2 poin, imbang 1 poin, dan kalah 0 poin. Dua tim teratas berhak melaju ke babak berikutnya alias ke putaran perempat final.</p>
<p>Berbeda dengan kompetisi hari ini, babak perempat final di Piala Dunia 1978 ditentukan melalui fase grup lagi.</p>
<p>Empat tim yang berhasil melalui fase grup kembali bertarung dengan format tersebut untuk menentukan tim yang berhak tampil di final.</p>
<p>Tim yang finis di posisi pertama langsung lolos ke partai puncak berhadapan dengan juara grup lainnya.</p>
<p>Sedangkan runner up masing-masing grup harus bertarung untuk memperebutkan posisi ketiga.</p>
<p>Dari Grup A tim yang berhasil menjadi pemuncak adalah Belanda sementara dari Grup B juaranya adalah Argentina.</p>
<p>Kedua tim bertemu di babak final dan Argentina keluar sebagai pemenang dengan skor 3-1. Ini adalah gelar Piala Dunia pertama bagi Argentina.</p>
<p>Perempat Final<br />
Grup A<br />
Austria 1-5 Belanda<br />
Italia 0-0 Jerman Barat<br />
Belanda 2-2 Jerman Barat<br />
Italia 1-0 Austria<br />
Austria 3-2 Jerman Barat<br />
Italia 1-2 Belanda</p>
<p>Grup B<br />
Peru 0-3 Brasil<br />
Argentina 2-0 Polandia<br />
Peru 0-1 Polandia<br />
Argentina 0-0 Brasil<br />
Polandia 1-3 Brasil<br />
Argentina 6-0 Peru</p>
<p>Perebutan Posisi Ketiga<br />
Brasil 2-1 Italia</p>
<p>Final<br />
Argentina 3-1 Belanda</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-20280" src="https://www.bolabeten.com/wp-content/uploads/2022/10/1978-5.jpg" alt="" width="1280" height="720" /></p>
<p><strong>Data dan Statistik</strong><br />
Tuan Rumah: Argentina<br />
Waktu Penyelenggaraan: 1-25 Juni 1978<br />
Peserta: 16 negara (dari 5 konfederasi)<br />
Juara: Argentina<br />
Jumlah Pertandingan: 38<br />
Jumlah Gol: 102 (2,68 per pertandingan)<br />
Jumlah Penonton: 1.545.791 (40.679 per pertandingan)<br />
Top Skorer: Mario Kempes (6 gol)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sejarah-piala-dunia-argentina-1978-ada-campur-tangan-sang-diktator-dibalik-tuan-rumah-juara/">Sejarah Piala Dunia: Argentina 1978, Ada Campur Tangan Sang Diktator Dibalik Tuan Rumah Juara</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 27/62 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/14 queries in 0.028 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 14:34:13 by W3 Total Cache
-->