<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#Deflasi Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/deflasi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/deflasi/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 02 Oct 2020 02:10:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#Deflasi Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/deflasi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>September, 56 Kota Alami Deflasi dan 34 Inflasi</title>
		<link>https://prokabar.com/september-56-kota-alami-deflasi-dan-34-inflasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Oct 2020 02:10:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[#bps]]></category>
		<category><![CDATA[#Deflasi]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Inflasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=75165</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Pada September 2020 terjadi deflasi sebesar 0,05 persen dan dari 90 kota IHK, 56 kota mengalami deflasi dan 34 kota mengalami inflasi....</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/september-56-kota-alami-deflasi-dan-34-inflasi/">September, 56 Kota Alami Deflasi dan 34 Inflasi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Pada September 2020 terjadi deflasi sebesar 0,05 persen dan dari 90 kota IHK, 56 kota mengalami deflasi dan 34 kota mengalami inflasi. Deflasi tertinggi terjadi di Timika sebesar 0,83 persen.</p>
<p data-reader-unique-id="4"><span data-reader-unique-id="5">Sementara inflasi tertinggi terjadi di Gunungsitoli sebesar 1,00 persen dengan IHK sebesar 104,96 dan terendah terjadi di Pekanbaru dan Pontianak masing-masing sebesar 0,01 persen dengan IHK masing-masing sebesar 103,44 dan 105,50.</span></p>
<p data-reader-unique-id="6"><span data-reader-unique-id="7">“Deflasi terjadi karena adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh turunnya beberapa indeks kelompok pengeluaran yaitu kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,37 persen,” kata Suhariyanto Kepala Badan Pusat Statistik, dilansir Jumat (2/10).</span></p>
<p data-reader-unique-id="8"><span data-reader-unique-id="9">Selain itu, panjut Suhariyanto kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,01 persen, kelompok transportasi sebesar 0,33 persen, dan kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,01 persen.</span></p>
<p data-reader-unique-id="10"><span data-reader-unique-id="11">Sedangkan kelompok pengeluaran yang mengalami kenaikan indeks, yaitu kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,07 persen dan kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,15 persen.</span></p>
<p data-reader-unique-id="12"><span data-reader-unique-id="13">Selanjutnya kelompok kesehatan sebesar 0,16 persen, kelompok pendidikan sebesar 0,62 persen, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,13 persen, dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,25 persen.</span></p>
<p data-reader-unique-id="14"><span data-reader-unique-id="15">Sementara kelompok pengeluaran yang tidak mengalami perubahan, yaitu kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya. Tingkat inflasi tahun kalender (Januari–September) 2020 sebesar 0,89 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (September 2020 terhadap September 2019) sebesar 1,42 persen. (*)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/september-56-kota-alami-deflasi-dan-34-inflasi/">September, 56 Kota Alami Deflasi dan 34 Inflasi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Penyebab Deflasi Sumbar Selama November 2019</title>
		<link>https://prokabar.com/ini-penyebab-deflasi-sumbar-selama-november-2019/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Dec 2019 13:09:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[#Deflasi]]></category>
		<category><![CDATA[#Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#TDS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=53390</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar-Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada November 2019, Sumbar mengalami deflasi, seiring penurunan indeks harga di Kota Padang dan Bukittinggi. Kepala BPS Sumbar,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-penyebab-deflasi-sumbar-selama-november-2019/">Ini Penyebab Deflasi Sumbar Selama November 2019</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar-</strong>Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada November 2019, Sumbar mengalami deflasi, seiring penurunan indeks harga di Kota Padang dan Bukittinggi.</p>
<p>Kepala BPS Sumbar, Sukardi menyebutkan, dari kedua kota yang jadi barometer inflasi Sumbar, deflasi terjadi karena penurunan harga pada kelompok pangan dan sandang.</p>
<p>&#8220;Pembentuk tertinggi masing-masingnya dari kelompok bahan makanan,&#8221; ungkapnya pada Prokabar.com di Padang, Senin (2/12).</p>
<p>Berdasarkan Berita Resmi Statistik (BRS) yang diterima Prokabar, penurunan indeks harga pada kelompok bahan makanan 1,35 persen dan diikuti kelompok sandang, 0,21 persen.</p>
<p>Untuk Bukittinggi, kelompok bahan makanan turun hingga 0,60 persen dan kelompok untuk sandang sebesar 0,14 persen.</p>
<p>Dari 23 kota yang menjadi barometer inflasi di Sumatera, lanjutnya, deflasi Kota Padang menempati posisi ke tujuh. Sementara Kota Bukittinggi urutan 16.</p>
<p>&#8220;Secara nasional, Kota Padang dan Kota Bukittinggi menduduki urutan ke 12 dan ke 21 dari semua kota yang mengalami deflasi,&#8221; terangnya.</p>
<p>Laju inflasi tahun kalender sampai bulan November 2019 Kota Padang dan Kota Bukittinggi masing-masing sebesar 1,65 persen dan 1,32 persen.</p>
<p>Laju inflasi Kota Padang pada November 2019 terhadap November 2018 sebesar 1,81 persen dan Kota Bukittinggi sebesar 1,74 persen.</p>
<p>Seperti diberitakan Prokabar sebelumnya, Bank Indonesia memproyeksi laju inflasi Sumbar di triwulan IV 2019 lebih tinggi dari periode tahun lalu.</p>
<p>Proyeksi itu sesuai hasil Survei Konsumen Juli 2019 yang memerkirakan perkembangan harga menjelang akhir tahun cenderung meningkat.</p>
<p>&#8220;Ya, itu jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya,&#8221; ujar Kepala Perwakilan Bank Indonesia Padang, Wahyu Purnama. <strong>(tds)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-penyebab-deflasi-sumbar-selama-november-2019/">Ini Penyebab Deflasi Sumbar Selama November 2019</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 30/62 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.013 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 08:37:18 by W3 Total Cache
-->