<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#Danau Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/danau/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/danau/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 17 Oct 2018 22:39:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#Danau Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/danau/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mendengar Harapan Nelayan Pensi Di Danau Maninjau</title>
		<link>https://prokabar.com/mendengar-harapan-nelayan-pensi-di-danau-maninjau/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Oct 2018 00:37:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#Danau]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Maninjau]]></category>
		<category><![CDATA[#nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=21535</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanjung Raya, Prokabar — Supriadi, seorang Pencari Pensi, warga Muaro Pauah, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumbar, kembali mengais rezeki setelah dua...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/mendengar-harapan-nelayan-pensi-di-danau-maninjau/">Mendengar Harapan Nelayan Pensi Di Danau Maninjau</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanjung</strong> <strong>Raya</strong>, <strong>Prokabar</strong> — Supriadi, seorang Pencari Pensi, warga Muaro Pauah, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumbar, kembali mengais rezeki setelah dua tahun terpaku bisu. Saat air danau membaik, ia pun mencoba kembali menuai harapan.</p>
<p>Saat racun belerang itu menyerang Danau Maninjau, semua endemik asli hilang entah kemana. Tidak kecuali Pensi, sejenis kerang kecil sebagai santapan khas masyarakat Salingka Danau Maninjau.</p>
<p>&#8220;Dua tahun ini kami sempat tidak dapat mencari ikan maupun pensi, habitan asli Danau Maninjau. Karena tubo belerang meracuni seluruh permukaan dan dasar air danau,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Menurutnya, tubo belerang bangkit akibat badai dan hujan menghoyak danau. Diperparah makanan pelet ikan keramba jaring apung (KJA) bertumpuk menggunung di dasar danau.</p>
<p>&#8220;Saat badai dan hujan membuat riak dan air danau bergelombang. Hal tersebut memicu tubo belerang maupun sisa makanan pelet di dasar danau, muncul ke permukaan. Itu menjadi racun dan membunuh segala hewan yang ada,&#8221; terangnya.</p>
<p>Ia kembali mengisahkan, saat danau kotor dan beracun, jelas ikan asli, seperti rinuak dan pensi akan mencari sumber air bersih jauh dari racun. Mereka mencari persembunyian yang hingga saat ini tidak pernah diketahui manusia.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah, setelah dua tahun berturut-turut diserang tubo, KJA mulai berkurang karena banyak yang bangkrut. Kami meminta jangan ada lagi para pengusaha itu merusak danau ini. Kami pun berhak menikmatinya hingga anak cucu nanti,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Cukup sudah lanjutnya, azab Sang Pencipta memusnahkan sebagian darinya. &#8220;Jangan tunggu azab lebih besar datang akibat keserakahan beberapa orang saja,&#8221; tutupnya. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/mendengar-harapan-nelayan-pensi-di-danau-maninjau/">Mendengar Harapan Nelayan Pensi Di Danau Maninjau</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>​Maninjau Gawat, Cepatlah Tangani</title>
		<link>https://prokabar.com/%e2%80%8bmaninjau-gawat-cepatlah-tangani/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Jul 2017 06:35:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Danau]]></category>
		<category><![CDATA[#Maninjau]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=2652</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Danau vulkanik purba itu adalah danau yang tak ada sungai mengalir ke sana. Adanya sungai yang berhulu di sini. Danau ini...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/%e2%80%8bmaninjau-gawat-cepatlah-tangani/">​Maninjau Gawat, Cepatlah Tangani</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Padang, Prokabar &#8211;</b> Danau vulkanik purba itu adalah danau yang tak ada sungai mengalir ke sana. Adanya sungai yang berhulu di sini. Danau ini adalah juga sumber inspirasi para sastrawan hebat Minang. &nbsp;Maninjau dipagar bukit- bukit yang dindingnya nyaris tegak lurus.<br />
Beberapa puluh tahun belakangan Maninjau pemasok utama ikan air tawar untuk Sumbar dan Riau. Di sana petani membuat keramba jala apung (KJA). Sisa pakan KJA itulah yang mengendap dan membuat danau kritis. KJA sesayup-sayup mata memandang di danau itu.</p>
<p>Sekali setahun, danau itu jadi buah bibir. Ikan dikeramba mengapung, mati. Kerugian mencapai miliaran rupiah. Tapi masyarakat tak jera. Usai dibersihkan, bibit baru disemai lagi. Begitu terus menerus.</p>
<p>Kematian ikan itu, kata ahli karena zat kimia sisa pakan naik keatas. Sirkulasi air danau membawa zat beracun bagi ikan ke permukaan.&nbsp;</p>
<p>Di meja diskusi, pejabat selalu saja membahas masalah ini. Tapi sesering diskusi, sesering itu pula ikan mati.&nbsp;</p>
<p>Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), memasukkan Danau Maninjau sebagai salah satu danau kritis di Indonesia. Sayangnya hingga kini tidak ada langkah nyata dilakukan. Perda yang dibuat Pemerintah Kabupaten Agam, tidak punya kuku. Keramba tetap ramai di danau.&nbsp;</p>
<p>Masalah Danau Maninjau menjadi salah satu isu yang dibahas dalam pertemuan Wamen ESDM dengan Wakil Gubernur Sumbar. Semoga ada solusi nyata, tidak hanya rencana rencana saja.<b> (laf)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/%e2%80%8bmaninjau-gawat-cepatlah-tangani/">​Maninjau Gawat, Cepatlah Tangani</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 40/58 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/11 queries in 0.012 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-08 03:33:53 by W3 Total Cache
-->