<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#daerah Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/daerah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/daerah/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 09 Dec 2018 14:16:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#daerah Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/daerah/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pak, Beritahu Bupati Pasaman, Kami Ingin Jembatan</title>
		<link>https://prokabar.com/pak-beritahu-bupati-pasaman-kami-ingin-jembatan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Dec 2018 14:16:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<category><![CDATA[#Sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=25841</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman, Prokabar — Tidak satu-satu ternyata daerah di Pasaman yang sangat merindukan sentuhan pemerintah. Terutama dalam infrastruktur untuk masyarakat. Selain masyarakat di Muaro Seilolo, Kecamatan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pak-beritahu-bupati-pasaman-kami-ingin-jembatan/">Pak, Beritahu Bupati Pasaman, Kami Ingin Jembatan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman</strong>, <strong>Prokabar — </strong>Tidak satu-satu ternyata daerah di Pasaman yang sangat merindukan sentuhan pemerintah. Terutama dalam infrastruktur untuk masyarakat. Selain masyarakat di Muaro Seilolo, Kecamatan Mapattunggul Selatan yang harus bertaruh nyawa saat melewati jalan utama kecamatan, ternyata di Kecamatan Rao Utara juga ada hal serupa dirasakan masyarakat.</p>
<p>Kondisinya tidak jauh berbeda, masyarakat di Kecamatan Rao Utara, harus bersusah payah menyebrangi sungai jika hendak menuju Kecamatan Rao. Kalaulah arus besar, jangan ditanya, anak-anakpun tak bisa sekolah.</p>
<p>&#8220;Tolong beritakan ini, Pak. Biar pak bupati dan pemerintah tahu. Nama desa kami Jorong Ganting, Nagari Languang. Desa ini terbagi dua oleh sungai, Kampung Subarang dan Kampung Lamo.</p>
<p>Kami tinggal di Kampung Subarang, sekolah dan fasilitas umum lainnya banyak di Kampung Lamo. Jika hendak kesana, kami harus nekat menyebrangi sungai yang arusnya tak menentu. Kami ingin sekali jembatan,&#8221; kata Arisman, salah seorang warga sekitar, Minggu (9/12).</p>
<p>Diakui Arisman, sudah lama masyarakat di sana berharap dibangunnya jembatan. Namun, belum kunjung terwujud. (<b>Ola</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pak-beritahu-bupati-pasaman-kami-ingin-jembatan/">Pak, Beritahu Bupati Pasaman, Kami Ingin Jembatan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Keren, Nagari Ini Masuk Nominasi Badan Publik Terbuka</title>
		<link>https://prokabar.com/keren-nagari-ini-masuk-nominasi-badan-publik-terbuka/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Sep 2018 06:17:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[#daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kip]]></category>
		<category><![CDATA[#KISumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#PesisirSelatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=19603</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pesisir Selatan, Prokabar — Nagari Lunang Tiga Kecamatan Lunang Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) menjadi sasaran kunjungan Tim Visitasi Komisi Informasi (KI) Sumbar dalam rangka menilai...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/keren-nagari-ini-masuk-nominasi-badan-publik-terbuka/">Keren, Nagari Ini Masuk Nominasi Badan Publik Terbuka</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pesisir</strong> <strong>Selatan</strong>, <strong>Prokabar</strong> — Nagari Lunang Tiga Kecamatan Lunang Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) menjadi sasaran kunjungan Tim Visitasi Komisi Informasi (KI) Sumbar dalam rangka menilai ketebukaan informasi publik kategori badan publik pemerintahan nagari.</p>
<p>Wali Nagari Shobirin dan Tim Visitasi KI Syamsu Rizal, Arfitriati dan Adrian Tuswandi sama-sama terkejut.</p>
<p>&#8220;Terus terang saya dan perangkat nagari terkejut kami masuk nominasi dan dinilai dengan datang langsung tim visitasi KI Sumbar,&#8221;ujar M Shobirin, (Kamis 27/9) saat penyambutan tim didampingi PPID Pemkab Pesel.</p>
<p>Meski terkejut, Shobirin baru jadi Wali Nagari Lunang Tiga bersyukur. &#8220;Kami bersyukur karena menjadi satu dari dua nagari di Pessel menembus nominasi badab publik terbuka yang dinilai KI Sumbar yang punya kewenangan menilai berdasarkan UU 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik,&#8221;ujar Shobirin.</p>
<p>Menurut M Shobirin keterbukaan bagi Nagari Lunang Tiga adaah sebuah keharusan, dan keberhasilan dinilai KI Sumbar hari ini tidak lepas dari pembinaan dilakukan PPID Utama Pemkab Pessel.</p>
<p>“Termasuk suport dari Pak Bupati Hendrajoni, sehingga di Lunang Tiga keterbukaan tidak keniscayaan,&#8221;ujarnya.</p>
<p>Keterkejutan juga menyelimuti Tim Visitasi mengikuti staf Tiwi Utami dan Hendri, tidak menyangka disambut antusias oleh  Wali Nagari dan jajarannya.</p>
<p>&#8220;Melihat penyambutan ini terasa pejabat tinggi kita, dan tiga tahun KI Sumbar melakukan penilaian badan publik, di Lunang Tiga terasa beda,&#8221;ujar Ketua KI Sumbar Syamsu Rizal.</p>
<p>Arfitriati,  Wakil Ketua KI Sumbar, melihat penyambutan wali nagari Lunang Tiga terhadap penilaian ini adalah surprise</p>
<p>“Ini surprise sekaligus tidak menyangka, karena tiga tahun berturut turut tim penilai tidak pernah mendapat sambutan begini, semoga sambutan di sini menjadi bukti nyata wali nagari dan perangkatnya komit serta konsisten menerapkan keterbukaan informasi publik,&#8221; ujar Arfitriati.</p>
<p>Lunang Tiga beruntung karena punya pendamping dana desa yang punya visi membangun dan terbuka informasi publik.</p>
<p>Terbukti di kantor wali nagari ada wifi gratis dan punya website resmi lunangtiga.nagari.pesisirselatan.go.id.</p>
<p>Melihat antusias dan komitmen Nagari Lunang Tiga capek dan ngantuk menempuh perjalanan sejauh 218,5 kilometer dan harus start dari Padang pukul 03.00 Wib dinihari tadi, jadi sirna.</p>
<p>&#8220;Terus terang kurang tidur karena berangkat menuju Lunang Tiga dari Padang pukul tiga dinihari tadi, jarak jauh kesini, semua hilang begitu melihat jejeran marawa dan karangan bunga penyambutan di sini, luar biasa, bukti keterbukaan informasi publik di pemerintahan nagari sudah diaktualisasikan, meski jauh di pelosok,”ujar Adrian.</p>
<p>Menurur Tiwi, visitasi ke Pessel berlangsung sampai besok menyasar enam badan publik.</p>
<p>&#8220;Habis dari Lunang Tiga, tim menuju SMAN 1 Lunang, dan Sungai Gayo Lumpo, visitasi merupakan penikaian tahap 3 mencari badan publik terbuka,&#8221;ujar Tiwi  (<b>Rel</b>/<b>hdp</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/keren-nagari-ini-masuk-nominasi-badan-publik-terbuka/">Keren, Nagari Ini Masuk Nominasi Badan Publik Terbuka</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Selamat, 215 PNS Solok Mendapat Kenaikan Pangkat</title>
		<link>https://prokabar.com/selamat-215-pns-solok-mendapat-kenaikan-pangkat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Sep 2018 09:34:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[CPNS 2018]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#ASN]]></category>
		<category><![CDATA[#daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#PNS]]></category>
		<category><![CDATA[#Solok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=19307</guid>

					<description><![CDATA[<p>Solok, Prokabar — Sebanyak 215 Pegawai Negeri Sipil (PNS)  dilingkungan Pemerintah Kota Solok menerima kenaikan pangkat. Penyerahan Surat Keputusan (SK) dilakukan secara simbolis oleh Sekretaris...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/selamat-215-pns-solok-mendapat-kenaikan-pangkat/">Selamat, 215 PNS Solok Mendapat Kenaikan Pangkat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Solok</strong>, <strong>Prokabar</strong> — Sebanyak 215 Pegawai Negeri Sipil (PNS)  dilingkungan Pemerintah Kota Solok menerima kenaikan pangkat. Penyerahan Surat Keputusan (SK) dilakukan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah Rusdianto, usai apel pagi di halaman Kantor Bappeda Komplek Balaikota Solok, Senin (24/9).<span class="Apple-converted-space"> </span></p>
<p>Penyerahan SK tersebut disaksikan oleh para Staf Ahli, Asisten Sekda, Kepala Perangkat Daerah, Kepala Bagian dan ASN dilingkungan Balaikota Solok. 215 PNS yang menerima kenaikan pangkat periode ini terdiri dari 32 pegawai dari Golongan IV, 168 pegawai dari Golongan III, 13 pegawai dari Golongan II, dan 2 pegawai dari Golongan I.</p>
<p>Kenaikan Pangkat ini akan diterima oleh PNS yang telah melaksanakan tugas selama kurun waktu tertentu dan telah memenuhi persyaratan yang telah ditentukan dalam peraturan perundang-undangan, terutama tentang Kepegawaian di Indonesia.<span class="Apple-converted-space"> </span></p>
<p>“Kenaikan Pangkat bukan merupakan hak bagi ASN, tetapi adalah sebagai bentuk penghargaan yang diberikan atas pengabdian dan prestasi kerja PNS. Selamat kepada rekan-rekan atas penghargaan kenaikan pangkat,” ungkap Sekda dihadapan seluruh ASN yang hadir.</p>
<p>Disamping itu Sekretaris Daerah minta kepada ASN dilingkungan Pemda Kota Solok agar selalu meningkatkan kinerja serta profesionalisme dalam menjalankan tugas-tugas. “Mari sama-sama kita tingkatkan kinerja kita masing masing, dan saya harap dengan adanya momentum ini dapat memotivasi rekan-rekan lainnya untuk lebih giat lagi dalam bekerja” tutup Rusdianto.<span class="Apple-converted-space"> (Mc/hdp)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/selamat-215-pns-solok-mendapat-kenaikan-pangkat/">Selamat, 215 PNS Solok Mendapat Kenaikan Pangkat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Selama 3,5 Tahun, Sudah 2.600 Pasar Tradisional Direhab</title>
		<link>https://prokabar.com/selama-35-tahun-sudah-2-600-pasar-tradisional-direhab/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Jul 2018 12:01:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasar]]></category>
		<category><![CDATA[#Yogyakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=14462</guid>

					<description><![CDATA[<p>Yogyakarta, Prokabar — Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan peninjauan dan melihat kondisi pasar tradisional yang ada di daerah DI Yogyakarta, Rabu (25/7). Hal ini dalam...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/selama-35-tahun-sudah-2-600-pasar-tradisional-direhab/">Selama 3,5 Tahun, Sudah 2.600 Pasar Tradisional Direhab</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Yogyakarta, Prokabar — </strong>Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan peninjauan dan melihat kondisi pasar tradisional yang ada di daerah DI Yogyakarta, Rabu (25/7). Hal ini dalam rangka kunjungan kerja ke daerah tersebut.</p>
<p>“Saya lihat ini kan sudah direhab, tapi tadi ada usulan dari Pak Kepala Dinas Pasar. Untuk pasar yang bukan di sini, tapi pasar di  Prawirotaman, itu mungkin kita rehab. Insyaallah akan kita kerjakan 2019,” ujar Presiden menjawab pertanyaan wartawan usai meninjau Pasar Kranggan, Yogyakarta, Rabu (25/7).</p>
<p>Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa pembenahan pasar tradisional karena beberapa di antaranya masih banyak yang becek dan kumuh. Ia berharap agar Pasar Kranggan yang sudah tertata dapat lebih ditata supaya lebih rapi lagi.</p>
<p>Soal jumlah pasar yang direhab atau dibangun, Presiden menyampaikan bahwa sampai sekarang telah mencapai 2.600 (pasar) selama hampir 3,5 tahun.</p>
<p>Kepala Negara menginginkan agar pasar yang jadi tujuan berbelanja harus bagus. “Memang semuanya harus rapi, ada tempat parkir, dalamnya tertata, tidak becek, tidak bau, supaya bisa bersaing dengan pasar-pasar modern, dan retail-retail modern,” ujar Kepala Negara. <b>(*/hdp)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/selama-35-tahun-sudah-2-600-pasar-tradisional-direhab/">Selama 3,5 Tahun, Sudah 2.600 Pasar Tradisional Direhab</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemendes PDTT Siapkan Akademi Desa</title>
		<link>https://prokabar.com/kemendes-pdtt-siapkan-akademi-desa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Jul 2018 02:13:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kemendes]]></category>
		<category><![CDATA[#Petani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=14411</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bali, Prokabar — Dalam Forum Tematik Bakohumas Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Sekretaris Jenderal (Sekjen) Anwar Sanusi menyampaikan bahwa pendamping desa...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kemendes-pdtt-siapkan-akademi-desa/">Kemendes PDTT Siapkan Akademi Desa</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Bali, Prokabar — </strong>Dalam Forum Tematik Bakohumas Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Sekretaris Jenderal (Sekjen) Anwar Sanusi menyampaikan bahwa pendamping desa dibentuk sebagai partner pembelajaran masyarakat desa untuk mengimplementasikan amanat undang-undang.</p>
<p>“Salah satu pendekatan pembelajaran untuk penguatan kapasitas pelaku desa agar memahami masalah perdesaan yang disebut Akademi Desa,” ujar Sekjen Kemendes PDTT di Bali.</p>
<p>Akademi desa, ujar Anwar, jangan dianggap seperti pendidikan formal seperti institut, Diploma 3 maupun universitas. Ia menyampaikan akademi desa memiliki fokus untuk pengembangan kemampuan pendamping desa.</p>
<p>Dengan peningkatan edukasi lewat akademi desa, sambung Anwar, untuk menghindarkan BUMDes Tangan Bawah. Artinya, menurut Anwar, BUMDes mampu meningkatkan kemampuan pendanaan sehingga tidak hanya menerima dana dari Pusat atau pemerintah saja.</p>
<p>Sementara itu, Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Ahmad Erani Yustika menyampaikan bahwa jebakan pertumbuhan ekonomi telah bisa dilalui.</p>
<p>“Tahun 2015 target RPJMN 5.6 sedangkan realisasi 4.8, tahun 2016 target RPJMN 5.3 realisasi sedangkan realisasi 5.02, dan tahun 2017 target RPJMN 5.1 sedangkan realisasi 5.07,” ujar Ahmad Erani seraya menambahkan bahwa pertumbuhan terus membaik dan meningkat.</p>
<p>Mengenai inflasi, menurut Erani, hingga saat ini masih stabil dan faktor penyumbang inflasi di Indonesia adalah harga bahan makanan dan harga minyak.</p>
<p>Meski angka kemiskinan turun, menurut Ahmad Erani, dana desa dapat digunakan untuk mengatasi kemiskinan dan ketimpangan. <b>(*/hdp)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kemendes-pdtt-siapkan-akademi-desa/">Kemendes PDTT Siapkan Akademi Desa</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penculikan Anak Di Tanah Abang Tertangkap di Kota Pariaman</title>
		<link>https://prokabar.com/penculikan-anak-di-tanah-abang-tertangkap-di-kota-pariaman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Jul 2018 07:18:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Pariaman]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=14094</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pariaman, Prokabar &#8211; Jajaran Polres Kota Pariaman bersama masyarakat di Kelurahan Pasia, Pariaman Tengah, tepatnya sekitar Dermaga berhasil menangkap pelaku inisial H (45) bersama...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/penculikan-anak-di-tanah-abang-tertangkap-di-kota-pariaman/">Penculikan Anak Di Tanah Abang Tertangkap di Kota Pariaman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pariaman, Prokabar &#8211;</strong> Jajaran Polres Kota Pariaman bersama masyarakat di Kelurahan Pasia, Pariaman Tengah, tepatnya sekitar Dermaga berhasil menangkap pelaku inisial H (45) bersama seorang anak dugaan korban penculikan anak berinisial P (5) asal Tanah Abang, Jakarta, Jumat Malam (20/7).</p>
<p>Kapolres Kota Pariaman, AKBP Andry Kurniawan menyebutkan Pelaku bersama korban awalnya diamankan warga karena mencurigakan. &#8220;Kecurigaan warga awalnya menanyakan hubungan tersangka H dengan korban sempat mengaku anak kandung. Namun pengakuan korban, H hanya sebatas om,&#8221;kata Kapolres Pariaman AKBP Andry Kurniawan.</p>
<p>Merasa janggal, warga akhirnya mengamankan Pelaku H beserta korban yang masih polos, dan menghubungi pihak Kepolisian. &#8220;Berdasarkan pengakuan tersangka, ia bersama korban dari Tanah Abang Jakarta menaiki bus hari Minggu dan baru sampai di Pariaman kemaren malam.</p>
<p>Dan di malam hari, ia dan korban bekeliaran di sekitar Dermaga yang baru dibangun. Di saat itulah warga mencegat hingga mengamankan Pelaku dan Korban, hingga dibawa anggota kami,&#8221;lanjutnya.</p>
<p>Kanit Reskrim Polsek Metro Tanah Abang, Kompol Edison Harefa selaku pihak penanganan kasus penculikan membenarkan adanya laporan warga, kehilangan anak. Saat mendapatkan laporan dan komunikasi dari Polres Kota Pariaman, telah mengamankan pelaku H beserta seorang korban dugaan penculikan.</p>
<p>&#8220;Kami langsung mempersiapkan diri dan meluncur ke Sumatera Barat dengan Pesawat. Kami sampai di BIM hingga akhirnya sampai di Polres Kota Pariaman ini,&#8221;kata Kompol Edison Harefa.</p>
<p>Saat ini lanjutnya, kami bersama Kasat Reskrim Polres Pariaman, AKP Ilham Kurniawan dan jajaran terlebih dahulu melakukan pedalaman penyelidikan, sebelum dibawa ke Polsek Metro Tanah Abang. &#8220;Berdasarkan informasi dari Kasat Reskrim Polres Pariaman, ternyata resedivis kasus yang sama tahun 2011 lalu di Pariaman,&#8221; tutup Kanit Reskrim Polsek Metro Tanah Abang tersebut. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/penculikan-anak-di-tanah-abang-tertangkap-di-kota-pariaman/">Penculikan Anak Di Tanah Abang Tertangkap di Kota Pariaman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Terapkan Parenting Education, SMKN 1 Lubuk Sikaping Gandeng Orang Tua Murid</title>
		<link>https://prokabar.com/terapkan-parenting-education-smkn-1-lubuk-sikaping-gandeng-orang-tua-murid/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Jul 2018 04:00:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[#daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=13729</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman, Prokabar — Dunia pendidikan semakin maju. Persaingan semakin ketat bagi siswa-siswa yang menimba ilmu di bangku pendidikan. Terutama di masa SMA sederajat. Bagi para...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/terapkan-parenting-education-smkn-1-lubuk-sikaping-gandeng-orang-tua-murid/">Terapkan Parenting Education, SMKN 1 Lubuk Sikaping Gandeng Orang Tua Murid</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman, Prokabar — </strong>Dunia pendidikan semakin maju. Persaingan semakin ketat bagi siswa-siswa yang menimba ilmu di bangku pendidikan. Terutama di masa SMA sederajat.</p>
<p>Bagi para orang tua yang berpikiran, pendidikan ditupangkan hanya ke sekolah, sudah sepatutnya dirubah. Saat ini peran orang tua juga sangat penting dalam menunjang proses penempaan ilmu oleh anak. Biar terserap maksimal. Ini trik salah satu SMK rujukan di Pasaman menghadapi polemik penerapan pola pendidikan tersebut.</p>
<p>“Kita menerapkan parenting education bagi para orang tua. Jadi bukan anak saja yang kami didik, para orang tua mereka juga kami beri pemahaman. Guna mereset pemikiran mereka tentang pendidikan yang ditumpukan ke sekolah semata,&#8221; kata Kepala Sekolah SMK 1 Lubuk Sikaping, Muslim Rabu (18/7).</p>
<p>Dikatakan Muslim, penerapan parenting education ini untuk mencipatakan pola asuh pendidikan anak untuk menbangun karakter anak itu sendiri. Dimana para orang tua paham dalam mengasuh anak. Ada batasannya, batas kemampuan lingkungan yang aman dan nyaman untuk anak.</p>
<p>&#8220;Pendidikan formal di sekokah, maka informal di rumah. Ini harus sejalan, tidak boleh terjadi ketimpangan. Maka dari itu kami menghimbau agar para orang tua menjauhi kebiasaan salah selama ini,&#8221; kata Muslim.</p>
<p>Kesalahan yang sering dilakukan para orang tua dalam pendidikan in formal di rumah yakni, bertengkar di depan anak, satu memarahi dan satu membela perilaku anak yang salah, terlebih tidak memberi ruang atau perhatian kepada anak kita yang terus tumbuh dewasa.</p>
<p>&#8220;K esalahan semacam ini buruk akibatnya. Anak kehilangan jati diri, menjadi-jadi ulah nakalnya hingga mencari kesenangan lain di luar rumah dengan huru hara. Jika sudah begini, ilmu yang ditempa di sekolah tidak terserap seutuhnya,&#8221; tutup Muslim. (<b>Ola</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/terapkan-parenting-education-smkn-1-lubuk-sikaping-gandeng-orang-tua-murid/">Terapkan Parenting Education, SMKN 1 Lubuk Sikaping Gandeng Orang Tua Murid</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Peranan Sosial Sumando Di Minangkabau</title>
		<link>https://prokabar.com/peranan-sosial-sumando-di-minangkabau/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Jul 2018 08:58:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[#daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Minangkabau]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=13478</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar &#8211; Minangkabau salah satu suku bangsa di Indonesia dengan Sistem Kekerabaran Matrilineal terbesar di Dunia. Mereka dengan budaya serta adat Istiadatnya melebur...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/peranan-sosial-sumando-di-minangkabau/">Peranan Sosial Sumando Di Minangkabau</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar &#8211;</strong> Minangkabau salah satu suku bangsa di Indonesia dengan Sistem Kekerabaran Matrilineal terbesar di Dunia. Mereka dengan budaya serta adat Istiadatnya melebur dengan Islam sebagai landasan pondasi untuk mengatur masyarakat berkehidupan dan berkeadilan sosial.</p>
<p>Hal tersebut dengan harapan kemanusian yang adil dan beradap serta persatuan dan kesatuan dapat terwujudkan diantara sesama Manusia.</p>
<p>Mereka mengatur strata sosial sesuai paham matrilineal yakni garis keturunan dan kesukuan kepada Ibu (pihak wanita). Di suatu kaum, Ibu menjadi Bundo Kanduang, Limpapeh Rumah Gadang. Idealnya, harta pusaka di Ranah Minang adalah milik kaum hawa tersebut.</p>
<p>Berbeda dengan peranan laki-laki. Bila di Rumah Gadang atau rumah kaum orang Tuanya, ia menjadi sosok Ninik Mamak (Paman) dari anak-anak saudara perempuannya. Dia adalah pelindung, penjaga, pembimbing dan pengayom anak kemenakan keluarga saparuik (keluarga satu ibu). Ia juga berkewajiban memelihara dan bahkan menambah harta pusaka milik kaumnya tersebut.</p>
<p>Bila laki-laki itu sudah menikah, maka seringkali ia hidup dan tinggal di rumah istri (rumah mertuanya). Di Ranah Minang disebut ia di panggil Sumando.</p>
<p>Sumando memiliki banyak kategori dan bentuk di Minangkabau. Tergambarkan berupa sifat yang dimiliki saat beradaptasi di keluarga istrinya. Seperti Sumando Kacang Miang, Sumando Lapiak Buruak (tikar buruk), Sumando Langau Hijau (Lalat Hijau) dan Samando Ninik Mamak.</p>
<p>Samando Kacang Miang merupakan sumando berprilaku buruk membuat rusuh, kacau dan sering mefitnah atau adu domba. Salah satu prilaku terburuk dalam pergaulan sosial masyarakat. Dan prilaku ini sangat dihindari dan dijauhkan dalam setiap manusia.</p>
<p>Samando Lapiak Buruak adalah laki-laki yang tinggal dirumahnya berprilaku gemar tidur dan berkurung dalam kamarnya saja. Sumando ini sangat enggan berkomunikasi dan bersosialisasi di tengah masyarakat.</p>
<p>Sumando Langau Hijau merupakan seorang minantu atau sumando yang sangat memiliki kepribadian kotor. Sangat kurang menjaga kebersihan dirinya maupun lingkungannya. Sehingga rentan berpenyakit baik dirinya sendiri maupun orang sekitarnya.</p>
<p>Sumando Ninik Mamak, inilah laki-laki sosok suami atau minantu ideal yang diharapkan setiap orang di Ranah Minang. Yaitu sumando yang memiliki sifat teladan, alim (taat beribadah) dan mampu menjaga rasa dan periksa (raso jo pareso) di keluarga istrinya, maupun dilingkungan tempat ia tinggal.</p>
<p>Sumando ini lebih banyak menjalin silahturahmi maupun beradaptasi, serta memberikan kontribusi positif kepada keluarga dan masyarakatnya. Selalu hadir di setiap kegiatan sosial masyarakat, baik kabar baik seperti acara pernikahan maupun kematian.</p>
<p>Contohnya saja di Nagari Maninjau, sumando sangat berperan aktif dari setiap kegiatan permasyarakatan. Saat kegiatan pernikahan di keluarga istrinya, ia berperan sebagai menyambut dan melayani tamu, mulai dari tamu datang, makan hingga kegiatan selesai.</p>
<p>Faisal Sutan Sinaro salah seorang samando suku Guci, di Jorong Bancah, Nagari Maninjau menyebutkan pada tradisi mandoa (berdoa) usai nikah di rumah mempelai laki-laki bertugas menyambut tamu, meminta orang masuk ke dalam rumah tuan rumah serta meminta orang atau makan dan bertambuh.</p>
<p>&#8220;Seorang sumando sangat penting perannya di tengah-tengah masyarakat. Peranannya tersebut seperti menyambut kedatangan dan meminta tamu untuk makan dan minum. Bila ia memiliki kemampuan akademisi serta seorang Ninik Mamak pula dikaumnya, ia akan menjadi suri tauladan, pemberi motivator bahkan pemberi solusi ditengah masyarakat,&#8221; ungkap Faisal.</p>
<p>Hingga saat ini lanjutnya, peranan sumando di Maninjau masih terus berlangsung dan berharap akan terus dipertahankan oleh seluruh komponen masyarakat. Ada juga sumando yang minim beradaptasi, kebanyakan disebabkan memiliki pekerjaan di luar daerah. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/peranan-sosial-sumando-di-minangkabau/">Peranan Sosial Sumando Di Minangkabau</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cantiknya Pakaian Adat Salingka Tanah Datar</title>
		<link>https://prokabar.com/cantiknya-pakaian-adat-salingka-tanah-datar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Jul 2018 14:38:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[#daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#TanahDatar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=13191</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar — 29 pakaian adat salingka Nagari se Kabupaten Tanah Datar dipamerkan di gedung LKAAM Batusangkar, kamis (12/7).  Berbagai macam pakaian adat yang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/cantiknya-pakaian-adat-salingka-tanah-datar/">Cantiknya Pakaian Adat Salingka Tanah Datar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar — </strong>29 pakaian adat salingka Nagari se Kabupaten Tanah Datar dipamerkan di gedung LKAAM Batusangkar, kamis (12/7).  Berbagai macam pakaian adat yang dipamerkan mulai dari pakaian anak daro, pakaian manjalang bako hingga pakaian sewaktu manjanguak.</p>
<p>Pameran baju tradisional ini merupakan salah satu upaya untuk melestarikan nilai budaya adat Minangkabau, khususnya di Kabupaten Tanah Datar. Selain itu, setiap penampilan, akan dikirim ke Dinas Pariwisata Sumatera Barat untuk dipilih mengikuti pergelaran 600 pakaian adat Minangkabau se Sumatera Barat.</p>
<p>“Pergelaran berbagai pakaian adat ini adalah rangkaian acara pertemuan bulanan Bundo Kanduang yang baru pertama kalinya dilaksanakan. Acara ini pun sebagai bentuk upaya melestarikan nilai budaya Minangkabau,” ujar Emi Irdinansyah, ketua TP PKK Tanah Datar.</p>
<p>Ketua Bundo Kanduang Tanah Datar Gusna Wilis menambahakan bahwa acara tersebut terlaksana berkat kerja sama seluruh unsur pengurus organisasi Bundo Kanduang Tanah Datar.</p>
<p>“Sesuai dengan anjuran dari surat permintaan ketua pengurus Bundo Kanduang Sumatera Barat yang mana setiap Kabupaten/Kota diwajibkan melaksanakan pagelaran pakaian adat salingka nagari di masing-masing daerah,” ujar Gusna Wilis. (<b>eym</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/cantiknya-pakaian-adat-salingka-tanah-datar/">Cantiknya Pakaian Adat Salingka Tanah Datar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Dia, 7 Simbolis di Logo Pariaman Beserta Filosofinya</title>
		<link>https://prokabar.com/ini-dia-7-simbolis-di-logo-pariaman-beserta-filosofinya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Jul 2018 09:36:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#PadangPariaman]]></category>
		<category><![CDATA[#rus]]></category>
		<category><![CDATA[#Sejarah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=12646</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pariaman, Prokabar &#8211; Alfiandri Zaharmi (42) adalah pembuat Logo atau Lambang Sabiduak Sadayuang Kota Pariaman. Ia menciptakan simbol-simbol budaya buaya Pariaman dan berhasil menang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-dia-7-simbolis-di-logo-pariaman-beserta-filosofinya/">Ini Dia, 7 Simbolis di Logo Pariaman Beserta Filosofinya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pariaman, Prokabar &#8211;</strong> Alfiandri Zaharmi (42) adalah pembuat Logo atau Lambang Sabiduak Sadayuang Kota Pariaman. Ia menciptakan simbol-simbol budaya buaya Pariaman dan berhasil menang dari tiga orang peserta sayembara Logo Pemko Pariaman pada 2004 lalu.</p>
<p>Pria yang menjadi Komisaris KPU Pariaman tersebut menceritakan kepada Prokabar.com, sejarah lahirnya logo tersebut memiliki sejarah dan filosofi yang sangat mendalam. Menurutnya, berdasarkan beberapa sumber Tokoh, Pariaman adalah kota pelabuhan pelaut dan perompak dahulunya.</p>
<p>Sampai akhirnya menjadi kota penting di pulau andalas ini. Dan pada akhirnya pedagang muslim seperti dari tanah Arab, India serta bangsa Timur Tengah dan bangsa eropa berdatangan ke kota kecil ini.</p>
<p>Adapun 7 simbol-simbol beserta makna filosofinya tersebut yakni :</p>
<p><b>1. Lambang Bintang dan Perisai bersegi lima</b>.</p>
<p>Memiliki makna Ketuhananan Yang Maha Esa yang terkandung dalam Pancasila serta perjuangan mewujudkan berdirinya Pariaman tetap kokoh berdiri dan dijiwai budaya Minangkabau.</p>
<p><b>2. Tulisan KOTA PARIAMAN</b></p>
<p>Menunjukan Pariaman sebagai Kota Otonom dengan warna putih dengan makna bersih dan suci.</p>
<p><b>3. Lukisan Rumah Adat Minangkabau.</b></p>
<p>Bergonjong lima, satu pintu dan enam jendela memiliki makna simbol sikap transparan, sebagian besar lambang berwarna kuning melambangkan kemakmuran, dan masyarakatnya bersifat terbuka dan transparan. Mereka berasal dari perantauan Agam kelarasan Bodi Caniago dan Koto Piliang.</p>
<p><b>4. Lukisan Kubah Masjid.</b></p>
<p>Melambangkan masyarakat kota Pariaman berpenduduk muslim dan berwawasan Agama Islam sebagai awal masuknya Islam pertamakali ke Minangkabau. Sesuai filosofi Syarak Mandaki, Adaik Manurun. Berwarna putih karena melambangkan kesucian dan kebenaran.</p>
<p><b>5. Tulisan Sabiduak Sadayuang.</b></p>
<p>Berarti masyarakat Pariaman dalam membangun selalu mengutamakan kebersamaan di atas kepentingan pribadi atau golongan. Dan masyarakat bersama Pemerintah secara bersama-sama bertanggungjawab membangun daerah.</p>
<p><b>6. Lukisan Biduak dengan Warna Merah dan Hitam.</b></p>
<p>Kota Pariaman terletak di pesisir pantai Samudra Indonesia. Biduak berwarna hitam menunjukan ketahanan dalam hempasan badai dan warna merah melambangkan keberanian dalam mengarungi lautan. Dahulu dikenal dengan Biduak Balacuang dan Biduak Pincalang sebagai alat berlayar atau melaut.</p>
<p><b>7. Lukisan Laut dan Alunan Gelombang.</b></p>
<p>Ada enam garis gelombang laut dibawah lukisan Rumah Adat Minangkabau. Melambangkan rukun Iman dari umat Islam. Awalnya, Alfiandri Zaharmi membuat gelombang tersebut sebanyak 13 gelombang dengan makna umur Kota Pariaman pernah menjadi kota administrasi Kabupaten Padang Pariaman. Karena hak cipta milik Pemko Pariaman, kemudian perubahan itu akhirnya terjadi. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-dia-7-simbolis-di-logo-pariaman-beserta-filosofinya/">Ini Dia, 7 Simbolis di Logo Pariaman Beserta Filosofinya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Awas, PLS Siswa Baru Tidak Boleh Ada Peloncoan</title>
		<link>https://prokabar.com/awas-pls-siswa-baru-tidak-boleh-ada-peloncoan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Jul 2018 14:08:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[#daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[#PLS]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<category><![CDATA[#Sekolah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=12478</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang Pariaman, Prokabar &#8211; Terkait PLS atau Pengenalan Lingkungan Sekolah terhadap siswa baru masuk dilarang mendapatkan perlakuan peloncoan. Hal tersebut ditegaskan Kepala Dinas Pendidikan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/awas-pls-siswa-baru-tidak-boleh-ada-peloncoan/">Awas, PLS Siswa Baru Tidak Boleh Ada Peloncoan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang Pariaman, Prokabar &#8211;</strong> Terkait PLS atau Pengenalan Lingkungan Sekolah terhadap siswa baru masuk dilarang mendapatkan perlakuan peloncoan. Hal tersebut ditegaskan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Padang Pariaman, Rahmang kepada Prokabar.com, Kamis (5/6).</p>
<p>Menurutnya, pelajar yang baru saja lulus dan masuk pada tingkatan SD, SMP dan SMA tidak diperkenankan mendapatkan perlakuan tidak wajar saat adanya kegiatan PLS.</p>
<p>&#8220;PLS untuk menunjang kenyamanan siswa belajar di sekolah yang baru, agar mengikuti proses pembelajaran dengan baik kedepannya,&#8221; kata Rahmang.</p>
<p>Kegiatan tersebut lanjutnya, harus mendapat pengawasan ketat dari tenaga pengajar sekolah, sehingga terhindar perbuatan yang dapat buat trauma pada siswa baru. Materi yang dilaksanakan selama PLS harus mencerminkan kegiatan mendidik, sebaliknya harus terhindar dari kekerasan, pergaulan bebas dan paham-paham radikal.</p>
<p>&#8220;PLS dilaksanakan berdasarkan Permendikbud nomor 17 tahun 2017 tentang penerimaan murid baru. Dan Dinas melaksanakan pemantauan pada setiap kegiatan pengenalan lingkungan sekolah dan dari yang sudah dilakukan, masih aman-aman saja,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Kegiatan diatur oleh sekolah dan berlangsung selama 3 hari. Pada tanggal 9 Juli, siswa baru tersebut langsung mengikuti PBM (Pendidikan Belajar Mengajar). &#8220;Dan bila ada beredar informasi dan terbukti terjadi terjadi tindakan diluar kewajaran, Kepala Sekolah harus siap menerima sangsi tegas,&#8221; tutup Rahmang. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/awas-pls-siswa-baru-tidak-boleh-ada-peloncoan/">Awas, PLS Siswa Baru Tidak Boleh Ada Peloncoan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lulus Di UNDIP, Anak Yatim ini Membutuhkan Biaya Keberangkatan dan Kontrakan</title>
		<link>https://prokabar.com/lulus-di-undip-anak-yatim-ini-membutuhkan-biaya-keberangkatan-dan-kontrakan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Jul 2018 09:50:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[#daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<category><![CDATA[#sosial]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=12449</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang pariaman, Prokabar &#8211; Menjadi sebuah kebanggaan dan keberuntungan dari seorang insan dapat lulus dan melanjutkan perkuliahan di Universitas Terkemuka di Tingkat Nasional. Seperti...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/lulus-di-undip-anak-yatim-ini-membutuhkan-biaya-keberangkatan-dan-kontrakan/">Lulus Di UNDIP, Anak Yatim ini Membutuhkan Biaya Keberangkatan dan Kontrakan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Padang pariaman, Prokabar &#8211; </b>Menjadi sebuah kebanggaan dan keberuntungan dari seorang insan dapat lulus dan melanjutkan perkuliahan di Universitas Terkemuka di Tingkat Nasional. Seperti yang dialami Novrialdi (19), warga Matur, Sikucua Timur, V Koto Kampuang Dalam, Padang Pariaman, Sumatera Barat.</p>
<p>Ia baru saja lulus dari SMA Negeri 2 Pariaman 2018 ini. Hanya saja anak ditinggal mati ayahnya ini tidak berdaya dari sisi ekonomi. Ibunya bernama Aun (57) hanya berprofesi sebagai petani.</p>
<p>Aldi, panggilan akrap pemuda ini memiliki prestasi yang cukup gemilang selama SMA. Selalu terdaftar sebagai juara kelas dan mendapat nilai peringkat 1 jurusan IPS serta nilai 3 tertinggi di SMA Negeri 2 Pariaman. Nilai yang dicapai tersebut yakni Ujian Nasional mendapat nilai 70 dan Nilai Kelulusan mencapai 95.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah, saya berhasil lulus di SMA Negeri 2 Pariaman dengan nilai terbaik sesuai kemampuan yang saya miliki. Dan keberuntungan kembali dapat kembali saya peroleh setelah saya lulus di Universitas Diponegoro, Semarang. Jurusan yang saya dapatkan Ilmu Administrasi Negara,&#8221; ungkap Aldi.</p>
<p>Tapi, lanjutnya, saya harus banyak membutuhkan biaya agar sampai di Semarang. Rencana berangkat tanggal 29 Juli ini, tapi saya terkendala biaya. Saya hanya pemuda pelajar yang belum memiliki penghasilan sendiri. Sedangkan saya hanya punya ibu dengan kondisi juga susah.</p>
<p>Dedi Salim, salah seorang Tokoh Masyarakat Kampung Dalam tergugah dan simpatik mendengar kisah nyata Novriyaldi tersebut. Ia yang juga sudah memiliki relasi baik dibeberapa instansi, mencoba membantu Aldi semampunya.</p>
<p>&#8220;Selain meminta bantuak ke Baznas Padang Pariaman, saya juga akan berupaya meminta bantuan Yayasan Al Azis dan Baznas Provinsi Sumatera Barat. Berharap generasi penerus berprestasi ini dapat melanjutkan pendidikanya. Sangat sayang bila ia dengan prestasi gemilang di sekolah, terputus begitu saja. Padahal ia sudah lulus di Universitas Diponegoro,&#8221; tutup Dedi. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/lulus-di-undip-anak-yatim-ini-membutuhkan-biaya-keberangkatan-dan-kontrakan/">Lulus Di UNDIP, Anak Yatim ini Membutuhkan Biaya Keberangkatan dan Kontrakan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Kisah Mantan Nelayan yang Sendiri Nafkahi 6 orang Anaknya</title>
		<link>https://prokabar.com/ini-kisah-mantan-nelayan-yang-sendiri-nafkahi-6-orang-anaknya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Jul 2018 09:36:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Sosok]]></category>
		<category><![CDATA[#daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[#PadangPariaman]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=12441</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang Pariaman, Prokabar &#8211; Ambril (60) biasa dipanggil Am Gudang oleh masyarakat Muaro dan orang-orang mengenalnya. Sehari-hari, ia beraktifitas berjualan ikan dan udang di...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-kisah-mantan-nelayan-yang-sendiri-nafkahi-6-orang-anaknya/">Ini Kisah Mantan Nelayan yang Sendiri Nafkahi 6 orang Anaknya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang Pariaman, Prokabar &#8211;</strong> Ambril (60) biasa dipanggil Am Gudang oleh masyarakat Muaro dan orang-orang mengenalnya. Sehari-hari, ia beraktifitas berjualan ikan dan udang di depan rumahnya Korong Muaro, Nagari Kuraitaji, Kecamatan Nan Sabaris, Padang Pariaman, Sumbar. Tepat di tepi jalan alternatif BIM menuju Kota Pariaman.</p>
<p>Ia mengungkapkan sudah berjualan sejak 2 tahun lalu. Sebelumnya Am juga nelayan yang melaut seperti rekan-rekan lainnya. Sekarang beralih berdagang dan dapat membantu rekan-rekan menjualkan hasil tangkapannya.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah, Ikan dan Udang hasil tangkapan para sahabat rata-rata terjual Rp1,5 juta perhari. Kebetulan saya ditunjuk dan dipercaya rekan-rekan sebagai ketua kelompok nelayan Muaro Jaya,&#8221; kata Ambril.</p>
<p>Dari hasil tangkap pancing nelayan tersebut lanjutnya, ia juga menjual beragam macam udang dan ikan. Udang Celong, Udang Bikaro dan Ikan Bawan Putih. Untuk Udang Celong dan Ikan Bawan Putih dijual Rp150 ribu per kg.</p>
<p>Sedangkan Udang Bikaro dijual Rp800 ribu per kg-nya. Hasil pendapatan dari penjualan tersebut nanti akan dibagi sesuai ikan dan udang hasil tangkapan nelayan. Sisanya akan dimasukan ke dalam kas kelompok, nanti dipakai untuk biaya perbaikan anggota yang rusak nantinya.</p>
<p>&#8220;Kami kelompok nelayan memiliki 10 orang anggota. Semuanya selain saya tidak bisa baca tulis alias buta huruf. Alhamdulillah, berkat kejujuran dan kekompakan sesama nelayan, kita bisa menjalin kerjasama yang baik. Al hasil, pendapatan kami berjalan sesuai harapan bersama,&#8221; ungkap Duda 60 tahun tersebut.</p>
<p>Bapak paroh baya ini memiliki 6 orang anak dan dua orang diantaranya masih bersekolah di SMA dan Sekolah Dasar. &#8220;Anak pertama saya laki-laki sudah menikah. Sedangkan 5 orang anak perempuan masih jadi tanggungan dirinya sendirian. Alhamdulillah berkat yakin berusaha dan Maha Kuasa Maha Pengasih, segala kebutuhan anak-anak saya dapat terpenuhi dengan baik,&#8221; Tutup Ambril. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-kisah-mantan-nelayan-yang-sendiri-nafkahi-6-orang-anaknya/">Ini Kisah Mantan Nelayan yang Sendiri Nafkahi 6 orang Anaknya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Daerah ini Gunakan Aplikasi Google Map Untuk Petakan UMKM</title>
		<link>https://prokabar.com/daerah-ini-gunakan-aplikasi-google-map-untuk-petakan-umkm/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Jul 2018 01:01:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[#daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#googlemap]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Tekno]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=12366</guid>

					<description><![CDATA[<p>Palangka Raya, Prokabar &#8211; Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya membuat terobosan sebagai upaya mempermudah pendataan maupun pemetaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang ada...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/daerah-ini-gunakan-aplikasi-google-map-untuk-petakan-umkm/">Daerah ini Gunakan Aplikasi Google Map Untuk Petakan UMKM</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Palangka Raya, Prokabar &#8211; </strong>Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya membuat terobosan sebagai upaya mempermudah pendataan maupun pemetaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang ada di kota Palangka Raya.</p>
<p>Terobosan itu adalah aplikasi Google Map, yakni sebuah aplikasi untuk mempermudah masyarakat dalam mencari produk-produk UMKM yang ada di Kota Palangka Raya.</p>
<p>“Google Map adalah aplikasi yang digunakan untuk mencari produk-produk dari UMKM yang ada di Kota Palangka Raya. Misalkan produk untuk buah tangan atau cenderamata, serta kuliner,&#8221; ungkap Staf Ahli Walikota Palangka Raya Supriyanto, seusai peluncuran program pemetaan UMKM berbasis Google Map Kelurahan Pahandut, di Aula Kecamatan Pahandut, Kamis (5/7).</p>
<p>Menurutnya, dengan adanya aplikasi tersebut, maka  kedepannya pihak instansi terkait, khususnya Dinas Koperasi dan UKM, dapat mendata dan melacak keberadaan semua UMKM dengan  bidang usaha masing-masing.</p>
<p>Adanya aplikasi itu diharapkan mampu membawa stigma positif bagi UMKM yang ada di Kota Palangka Raya. Terutama keberadaan UMKM dapat dikunjungi oleh wisatawan luar Palangka Raya, sekaligus mampu menjadi bagian dari ajang promosi hasil dari produk-produk UMKM itu sendiri.</p>
<p>&#8220;Sekarang ini teknologi kita sudah canggih dan rata-rata menggunakan alat aplikasi modern, maka ini salah satu upaya dari peningkatan promosi untuk UMKM perlu bantuan aplikasi modern pula, terangnya.</p>
<p>Keinginan Pemko melalui aplikasi ini lanjut Supriyanto, tidak hanya untuk pengembangan UMKM yang ada di Kelurahan Pahandut saja,  Namun terobosan aplikasi pemetaan UMKM ini dapat diikuti oleh seluruh kelurahan ataupun kecamatan yang ada di kota Palangka Raya.</p>
<p>&#8220;Kita berharap model aplikasi ini dapat diterapkan diseluruh Kota Palangka Raya, sehingga produk UMKM kita dapat betul-betul berkembang dengan baik dan diminati oleh masyarakat luas,&#8221; bebernya.</p>
<p>Sementara itu, berdasarkan data yang  dihimpun, untuk Kecamatan Pahandut tercatat  ada sekitar 30 UMKM yang bergerak dari  berbagai bidang usaha. Seperti kerajinan anyaman, cinderamata atau batu-batuan, kuliner dan lain sebagainya. (<b>hdp</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/daerah-ini-gunakan-aplikasi-google-map-untuk-petakan-umkm/">Daerah ini Gunakan Aplikasi Google Map Untuk Petakan UMKM</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Di Nagari Ini, Kabau Padati masih Awet Lestari</title>
		<link>https://prokabar.com/di-nagari-ini-kabau-padati-masih-awet-lestari/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Jul 2018 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[#daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#PadangPariaman]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=12325</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang Pariaman, Prokabar &#8211; Di era zaman sudah canggih ini, ternyata masih ada masyarakat yang memanfaatkan Kabau Padati sebagai sarana pengangkut barang. Contohnya saja...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/di-nagari-ini-kabau-padati-masih-awet-lestari/">Di Nagari Ini, Kabau Padati masih Awet Lestari</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang Pariaman, Prokabar &#8211;</strong> Di era zaman sudah canggih ini, ternyata masih ada masyarakat yang memanfaatkan Kabau Padati sebagai sarana pengangkut barang. Contohnya saja di Korong Ujuang Pambatang, Nagari III Koto Aua Malintang Batu Basa, Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar.</p>
<p>Bila kita berkesempatan melintasi jalan alternatif Sungai Limau menuju Lubuk Basung, saat berada di Kecamatan Aua Malintang, akan sering melihat dan bertemu Kabau Padati tersebut. Salah satu alat pengangkut barang yang sudah ada sejak zaman pra-kolonial hingga zaman penjajahan Belanda.</p>
<p>Yuzalman (56) salah seorang pemilik Kabau Padati tersebut menyebutkan, sudah 15 tahun memiliki dan menjadi mata pencariannya. &#8220;Alhamdulillah,<br />
dengan gerobak atau pedati ini anak-anak saya sudah tamat Kuliah dan SMA. Anak pertama sudah berkeluarga, anak kedua saya sudah tamat kuliah dan bekerja di RSU Puwakarta, Jawa Barat. Sedangkan anak ke-3 dan ke-4 Kembar dan baru saja tamat SMA,&#8221; ungkap Bapak asal Ujuang Pambatang ini.</p>
<p>Saat ini, lanjutnya, di Nagari III Koto Aua Malintang, ada tiga orang yang memiliki Kabau Padati. Pertama saya, kedua di Korong Padang Lariang bernama Ayun (55) dan terakhir Boneh (50). Alat angkut barang ini masih sangat dibutuhkan untuk mengangkut padi, jagung, sawit atau hasil pertanian lainnya. &#8220;Daerah perbukitan ini, masih banyak motor atau mobil yang belum bisa melewati jalan perkebunan. Sehingga Kabau Padati masih sangat dibutuhkan masyarakat. Makanya, transportasi ini masih bertahan hingga saat di sini,&#8221; terang Yuzalman.</p>
<p>Untuk sekali angkut, ia diupah masyarakat Rp50 ribu. Rata-rata angkutan bisa mencapai 3 kali dalam sehari. Namun sering pula tidak mendapatkan jasa angkutan barang tersebut.</p>
<p>Bila tidak ada permintaan, Bapak berumur 56 tahun tersebut membajak sebidang sawah, cukup memenuhi kebutuhan keluarganya. &#8220;Dan selagi masyarakat masih membutuhkan Kabau Padati, disanalah Transportasi Tradisional ini akan tetap hidup,&#8221; tutupnya. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/di-nagari-ini-kabau-padati-masih-awet-lestari/">Di Nagari Ini, Kabau Padati masih Awet Lestari</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 59/229 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/11 queries in 0.047 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 15:39:26 by W3 Total Cache
-->