<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#cuacaburuk Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/cuacaburuk/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/cuacaburuk/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 26 Nov 2025 03:35:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#cuacaburuk Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/cuacaburuk/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tanah Datar Sediakan Dapur Umum untuk Korban Banjir</title>
		<link>https://prokabar.com/tanah-datar-sediakan-dapur-umum-untuk-korban-banjir/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Nov 2025 03:35:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#banjir]]></category>
		<category><![CDATA[#cuacaburuk]]></category>
		<category><![CDATA[#dapurumum]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #TanahDatar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=130574</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar &#8211; Bupati Tanah Datar Eka Putra didampingi Wabup Ahmad Fadly meninjau lansung beberapa titik banjir di Tanah Datar yaitu di Kecamatan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tanah-datar-sediakan-dapur-umum-untuk-korban-banjir/">Tanah Datar Sediakan Dapur Umum untuk Korban Banjir</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar</strong> &#8211; Bupati Tanah Datar Eka Putra didampingi Wabup Ahmad Fadly meninjau lansung beberapa titik banjir di Tanah Datar yaitu di Kecamatan Batipuh Selatan, Kecamatan Batipuh dan Kecamatan X Koto, Selasa (25/11/2025).</p>
<p>Bupati Eka Putra juga minta OPD terkait untuk segera menyiapkan segala sesuatu seperti bahan makanan bagi pengungsi, tenda dan kebutuhan lainnya yang dibutuhkan warga segera mungkin.</p>
<p>Kepada tenaga kesehatan Bupati Eka Putra juga perintahkan untuk selalu mencek kesehatan para pengungsi untuk memastikan kondisi kesehatan pengungsi.</p>
<p>“Kami melihat langsung ke lokasi banjir dan kondisi rumah-rumah warga yang tergerus tingginya debit air Batang Malalo, dengan kondisi ini kami memang mengungsikan warga kami yang berjarak 150 meter dari bantaran sungai mengingat kondisi cuaca bujan saat ini yang masih terus berlangsung,”ucapnya.</p>
<p>Bupati Eka Putra juga sampaikan dapur umum juga telah disiapkan baik dari Pemerintah Daerah, Kodim 0307 Tanah Datar maupun juga dari Brimob Padang Panjang. Begitu juga dari Dinas PU Tanah Datar dan BWS Sumbar juga telah mengirimkan bantuan untuk langkah-langkah mengantisipasi banjir ini.</p>
<p>Kalaksa BPBD Tanah Datar Ermon Reflin sampaikan bencana banjir atau meluapnya aliran sungai di Malalo ini telah berakibat 1 jembatan terputus, beberapa unit rumah hanyut juga fasilitas ibadah yang tergerus air (data sementara).</p>
<p>Disampaikan Ermon dari data awal yang Ia terima tercatat baru warga yang terdampak 27 KK 59 jiwa ini data malam kejadian, kemudian di Nagari Tambangan Kecamatan X Koto 1 jembatan putus yang mengakibatkan, akses 35 KK dengan 108 jiwa terganggu, 1 rumah rusak, kemudian ada di Nagari Batipuah Baruah Kecamatan Batipuah pohon tumbang menimpa 1 rumah warga.</p>
<p>Sementara itu Camat Batipuh Selatan Muhammad As’ad mengatakan untuk korban jiwa ketika banjir ini terjadi tidak ada, untuk kerugian materil, lahan pertanian seperti kebun dan sawah serta korban mengungsi masih terus didata, dimana hingga sore ini warga di bantaran sungai yang diungsikan lebih dari 200 orang.</p>
<p style="text-align: left">Usai dari Batipuh Selatan Bupati Eka Putra bersama rombongan juga meninjau jembatan yang hanyut di bantaran sungai di Nagari Tambangan Kecamatan X Koto dan rumah warga yang tertimpa pohon kelapa di Nagari Batipuah Baruah Kecamatan Batipuh. <strong>(*/eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tanah-datar-sediakan-dapur-umum-untuk-korban-banjir/">Tanah Datar Sediakan Dapur Umum untuk Korban Banjir</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pohon Tumbang Rusak Rumah Warga dan Putus Arus Lalin</title>
		<link>https://prokabar.com/pohon-tumbang-rusak-rumah-warga-dan-putus-arus-lalin/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Jun 2022 15:34:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#cuacaburuk]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#PohonTumbang]]></category>
		<category><![CDATA[#TanahDatar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=104411</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar- Hujan deras yang mengguyur wilayah kabupaten Tanah Datar sejak senin sore (13/6) mengakibatkan terjadinya pohon tumbang di sejumlah nagari. Kepala BPBD...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pohon-tumbang-rusak-rumah-warga-dan-putus-arus-lalin/">Pohon Tumbang Rusak Rumah Warga dan Putus Arus Lalin</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar-</strong> Hujan deras yang mengguyur wilayah kabupaten Tanah Datar sejak senin sore (13/6) mengakibatkan terjadinya pohon tumbang di sejumlah nagari.</p>
<p>Kepala BPBD Tanah Datar, Yusnen mengatakan selain memutus arus lalu lintas, peristiwa ini juga mengakibatkan kerusakan terhadap pemukiman penduduk</p>
<p>&#8221; di Kubang Landai ada satu rumah yang ditimpa pohon tumbang. Pemilik rumah atas nama Asril / Atriani. Jumlah anggota keluarga 5 orang. Kondisi rumah rusak berat,&#8221; tulisnya saat dihubungi melalui pesan singkat.</p>
<p>Pohon tumbang juga memutus arus lalu lintas di Nagari Atar menuju Sitangkai.</p>
<p>&#8221; itu di Lareh Nan Panjang, Atar, itu pohon melintang badan jalan dan saat ini petugas sedang melakukan pembersihan, begitu juga di Kubang Landai,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-104413" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/06/IMG-20220613-WA0036.jpg" alt="" width="1280" height="591" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/06/IMG-20220613-WA0036.jpg 1280w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/06/IMG-20220613-WA0036-300x139.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/06/IMG-20220613-WA0036-1024x473.jpg 1024w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2022/06/IMG-20220613-WA0036-768x355.jpg 768w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></p>
<p>Terkait jumlah kerusakan, Yusnen menyampaikan jika saat ini pihaknya masih melakukan pendataan dan mengumpulkan laporan dari satgas satgas nagari.</p>
<p>&#8220;Sedang didata, belum lengkap datanya sekarang. Mungkin besok sudah bisa kita sampaikan,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Yusnen meminta masyarakat untuk tetap waspada terhadap bencana, terlebih cuaca masih dalam kondisi hujan disertai angin kencang.</p>
<p>Bupati Tanah Datar, Eka Putra juga lansung melakukan peninjauan ke lokasi peristiwa. <strong>(eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pohon-tumbang-rusak-rumah-warga-dan-putus-arus-lalin/">Pohon Tumbang Rusak Rumah Warga dan Putus Arus Lalin</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Batang Lembang Meluap, Banjir Rendam Sejumlah Kelurahan di Kota Solok</title>
		<link>https://prokabar.com/batang-lembang-meluap-banjir-rendam-sejumlah-kelurahan-di-kota-solok/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Feb 2020 03:29:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#banjir]]></category>
		<category><![CDATA[#Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[#cuacaburuk]]></category>
		<category><![CDATA[#gas]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Solok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=60053</guid>

					<description><![CDATA[<p>Solok, Prokabar — Beberapa wilayah Kabupaten dan Kota Solok kembali di landa banjir musiman. Akibat intensitas curah hujan tinggi sepanjang Senin (17/2) hingga tengah...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/batang-lembang-meluap-banjir-rendam-sejumlah-kelurahan-di-kota-solok/">Batang Lembang Meluap, Banjir Rendam Sejumlah Kelurahan di Kota Solok</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Solok, Prokabar —</strong> Beberapa wilayah Kabupaten dan Kota Solok kembali di landa banjir musiman. Akibat intensitas curah hujan tinggi sepanjang Senin (17/2) hingga tengah malam, membuat Batang Lembang melimpah.</p>
<p>Berdasarkan data yang dihimpun Prokabar, banjir merendam sedikitnya 13 kelurahan di Kota Solok.</p>
<p>Adapun data kelurahan terdampak meliputi; Kelurahan KTK, Kelurahan IX Korong, Kelurahan IV Suku, Kelurahan Simp Rumbio, Kelurahan Sinapa, Kelurahan Aro IV Korong, Kelurahan Tanah Garam di Kecamatan Lubuk Sikarah.</p>
<p>Kemudian Kelurahan Nan Balimo, Kelurahan PPA, Kelurahan Tanjung Paku, Kelurahan Laiang, Kelurahan Kampung Jawa, Kelurahan Koto Panjang di Kecamatan Tanjung Harapan.</p>
<p>Data yang berhasil dihimpun oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Solok, sebanyak 320 KK/1251 jiwa terdampak banjir tersebut.</p>
<p>BPBD Kota Solok bersama tim gabungan telah melakukan evakuasi dan pendataan lebih lanjut guna menghitung kerugian dan data lain yang diperlukan. Sementara ini kebutuhan yang mendesak meliputi kebutuhan alat pembersih, makanan siap saji dan matras. (<b>*/gas</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/batang-lembang-meluap-banjir-rendam-sejumlah-kelurahan-di-kota-solok/">Batang Lembang Meluap, Banjir Rendam Sejumlah Kelurahan di Kota Solok</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lagi, Pohon Tumbang Terjadi di Padang Akibat Cuaca</title>
		<link>https://prokabar.com/lagi-pohon-tumbang-terjadi-di-padang-akibat-cuaca/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Feb 2020 13:42:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#cuacaburuk]]></category>
		<category><![CDATA[#gas]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#padang]]></category>
		<category><![CDATA[#PohonTumbang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=58666</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Angin kencang melanda Padang sejak beberapa hari belakangan ini menyebabkan puluhan pohon tumbang. Baru baru ini, dilaporkan pohon tumbang di empat titik...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/lagi-pohon-tumbang-terjadi-di-padang-akibat-cuaca/">Lagi, Pohon Tumbang Terjadi di Padang Akibat Cuaca</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar — </strong>Angin kencang melanda Padang sejak beberapa hari belakangan ini menyebabkan puluhan pohon tumbang.</p>
<p>Baru baru ini, dilaporkan pohon tumbang di empat titik yang berbeda yang tersebar di dua kecamatan, yakni, Padang Utara dan Kuranji, Senin (3/2). Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.</p>
<p>“Seluruh pohon tumbang sudah kita evakuasi,” kata Kasi Kedaruratan BPBD Padang, Sutan Hendra.</p>
<p>Dari empat titik pohon tumbang ini, tiga titik menimpa pagar rumah warga dan menghambat akses jalan.</p>
<p>&#8220;Untuk empat titik pohon tumbang itu tersebar di Jalan Bayur Kelurahan Lolong Belanti, Padang Utara. Di sana pohon Trambesi sepanjang 20 meter dengan diameter 60 centimeter menghambat akses jalan,&#8221; lanjutnya</p>
<p>Setelah itu, pohon tumbang menimpa pagar rumah warga di Jalan Bali RT 004 RW 004 Kelurahan Ulak Karang Utara, Padang Utara. Kemudian di Jalan Ambuns Suri RT 01 RW 09, Kelurahan Gunung Pangilun, Padang Utara.</p>
<p>Terakhir pohon tumbang menimpa pagar Puskesma dan kabel Telkom di Jalan By Pass KM 18, Kelurahan Pasar Ambacang, Kuranji.</p>
<p>Dengan demikian, pihaknya selalu memperingatkan kepada warga, agar selalu berhati-hati dan tetap waspada apabila angin kencang.</p>
<p>&#8220;Jangan berada di bawah pohon lindung maupaun papan reklame,” pungkasnya. (<b>gas</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/lagi-pohon-tumbang-terjadi-di-padang-akibat-cuaca/">Lagi, Pohon Tumbang Terjadi di Padang Akibat Cuaca</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hujan Disertai Angin Kencang Terjang Lubuk Sikaping</title>
		<link>https://prokabar.com/hujan-disertai-angin-kencang-terjang-lubuk-sikaping-rumah-pohon-dan-tiang-listrik-jadi-korban/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Jul 2019 15:02:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#BPBD]]></category>
		<category><![CDATA[#cuacaburuk]]></category>
		<category><![CDATA[#cuacasumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=42501</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman, Prokabar —Hujan selebat-lebatnya mengguyur Pasaman, Senin (22/7). Disertai angin kencang juga. Akibatnya, ada rumah warga yang rusak terdampak angin kencang, begitu juga beberapa...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hujan-disertai-angin-kencang-terjang-lubuk-sikaping-rumah-pohon-dan-tiang-listrik-jadi-korban/">Hujan Disertai Angin Kencang Terjang Lubuk Sikaping</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman, Prokabar —</strong>Hujan selebat-lebatnya mengguyur Pasaman, Senin (22/7). Disertai angin kencang juga. Akibatnya, ada rumah warga yang rusak terdampak angin kencang, begitu juga beberapa pohon dan tiang listrik tumbang. Beruntung tidak ada korban jiwa.</p>
<p>&#8220;Rumah warga yang rusak ini terjadi di Kampung Koto Dalam, Jorong Tanjung Alai, Nagari Pauah, Lubuk Sikaping. Ada satu rumah yang sebagian atapnya rusak diterbangkan angin. Anggota kami sudah ke lokasi,&#8221; kata Kepala BPBD Pasaman, Ricky Riswasdi.</p>
<p>Lebih lanjut diakui Ricky, perihal pohon tumbang, hujan yang mengguyur Pasaman sekitar 90 menit itu, menumbangkan pohon pelindung di tiga titik berbeda di Lubuk Sikaping. Petugas pun diakui Ricky sudah berhasil mengevakuasi puing-puing pohon yang menutupi areal jalan.</p>
<p>Di sisi lain, Manajer PLN ULP Lubuk Sikaping, Endavid Yusyaf mengatakan, akibat hukan deras, tiga tiang kistrik roboh. Ini terjadi di Padang Sarai, Kecamatan Lubuk Sikaping.</p>
<p>&#8220;Daerah lain, tadi mati sementara, karena pemindahan suplay. Sekitar 10 menit, kembali hidup. Berbeda dengan sekitar area lokasi, tim kita masih mengupayakan perbaikan,&#8221; tukas Endavid. (<b>Ola</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hujan-disertai-angin-kencang-terjang-lubuk-sikaping-rumah-pohon-dan-tiang-listrik-jadi-korban/">Hujan Disertai Angin Kencang Terjang Lubuk Sikaping</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kantor Partai Demokrat di Agam Rusak Berat, Ini Penyebabnya</title>
		<link>https://prokabar.com/kantor-partai-demokrat-di-agam-rusak-berat-ini-penyebabnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 May 2019 15:11:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#cuacaburuk]]></category>
		<category><![CDATA[#cuacasumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=37075</guid>

					<description><![CDATA[<p>Lubuk Basung, Prokabar — Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam membuat atap depan kantor Partai Demokrat Kabupaten Agam...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kantor-partai-demokrat-di-agam-rusak-berat-ini-penyebabnya/">Kantor Partai Demokrat di Agam Rusak Berat, Ini Penyebabnya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Lubuk</strong> <strong>Basung</strong>, <strong>Prokabar</strong> — Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam membuat atap depan kantor Partai Demokrat Kabupaten Agam roboh, Rabu (15/5).</p>
<p>Menurut Kalak BPBD Agam, M. Lutfi didampingi Kabid KL, Wahyu Bestari, kejadian sekitar pukul 14.00 WIB. Selain Kantor Partai rintisan Susilo Bambang Yudhoyono tersebut meterial pohon tumbang mengenai juga mengenai kabel listrik di daerah sekitar.</p>
<p>&#8220;Tidak hanya itu, pohon tumbang di Karambia Hijau, Jorong Parik Panjang, Nagari persiapan Parik Panjang, Kecamatan Lubuk Basung, juga mengakibatkan meterial pohon menutupi akses jalan sehingga jalan tidak bisa dilewati kendaraan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, pohon tumbang di Simpang IV Tapi, Jorong IV Surabayo, Nagari Lubuk Basung, juga terjadi. Peristiwa itu menyebabkan pohon tumbang dan menutupi akses jalan ke rumah warga dan ke perkebunan sawit. Sehingga jalan tidak bisa dilewati kendaraan.</p>
<p>&#8220;Saat ini, petugas Satuan Siaga Bencana BPBD Agam dan masyarakat telah berhasil membersihkan material longsor dan pohon tumbang. Kami memghimbau seluruh masyarakat untuk tetap waspada berkenaan hujan masih berlangsung. Dan segera melapor bila da bencana melanda di sekitar tempat tinggal,&#8221; pungkasnya. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kantor-partai-demokrat-di-agam-rusak-berat-ini-penyebabnya/">Kantor Partai Demokrat di Agam Rusak Berat, Ini Penyebabnya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Diterjang Angin Kencang, Satu Unit Bangunan Pelindung Candi Roboh</title>
		<link>https://prokabar.com/diterjang-angin-kencang-satu-unit-bangunan-pelindung-candi-roboh/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Apr 2019 13:31:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#cuacaburuk]]></category>
		<category><![CDATA[#cuacasumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=35627</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman, Prokabar — Angin kencang dan hujan, juga mengamuk di Pasaman. Satu unit bangunan pelindung candi yang terletak di Ampang Gadang, Kecamatan Panti menjadi korban...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/diterjang-angin-kencang-satu-unit-bangunan-pelindung-candi-roboh/">Diterjang Angin Kencang, Satu Unit Bangunan Pelindung Candi Roboh</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>Pasaman</strong>, <strong>Prokabar — </strong></span><span class="s1">Angin kencang dan hujan, juga mengamuk di Pasaman. Satu unit bangunan pelindung candi yang terletak di Ampang Gadang, Kecamatan Panti menjadi korban angin kencang.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Bangunanya roboh akibat angin kencang. Dua unit rumah warga, ikut terkena material robohan. Kejadian naas terjadi siang tadi,&#8221; kata Kepala BPBD Pasaman, Masfet Kenedi, Sabtu (27/4).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Diakui Masfet, usai mendapat laporan, tim Pusdalops BPBD Kabupaten Pasaman langsung turun tangan. Tidak ada korban jiwa atas kejadian tersebut. Hanya saja, kerugian materil disinyalir sampai jutaan rupiah.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Di sisi lain, Masfet meminta, masyarakat Pasaman untuk ekstra hati-hati saat ini. Mengingat, musim hujan dan angin kencang diperkirakan masih melanda Pasaman dalam beberapa hari ke depan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Kurangi dulu aktifitas di ladang. Begitu juga dengan pengendara yang melintasi jalur Pasaman. Hati-hati, Pasaman rawan longsor dan pohon tumbang,&#8221; tutup Masfet. (<b>Ola</b>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/diterjang-angin-kencang-satu-unit-bangunan-pelindung-candi-roboh/">Diterjang Angin Kencang, Satu Unit Bangunan Pelindung Candi Roboh</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Padang Diguyur Hujan Berjam Jam, Nelayan Berhenti Melaut</title>
		<link>https://prokabar.com/padang-diguyur-hujan-berjam-jam-nelayan-berhenti-melaut/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Apr 2019 08:54:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#cuacaburuk]]></category>
		<category><![CDATA[#cuacasumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#gas]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#nelayan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=34356</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Hujan yang mengguyur Padang sejak Rabu (10/4) siang, membuat aktifitas sejumlah nelayan terhenti. Tak terkecuali nelayan di kawasan Pasia Nan Tigo, Koto...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/padang-diguyur-hujan-berjam-jam-nelayan-berhenti-melaut/">Padang Diguyur Hujan Berjam Jam, Nelayan Berhenti Melaut</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>Padang</strong>, <strong>Prokabar</strong> — </span><span class="s1">Hujan yang mengguyur Padang sejak Rabu (10/4) siang, membuat aktifitas sejumlah nelayan terhenti. Tak terkecuali nelayan di kawasan Pasia Nan Tigo, Koto Tangah, Kota Padang. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sebagian dari mereka lebih memilih untuk memperbaiki kapal, atau hanya sekedar duduk di warung kopi. Sebagian<span class="Apple-converted-space">  </span>lagi ada juga yang tetap melaut. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Intensitas hujan sedang disertai angin itu turut membawa gelombang dan membahayakan keselamatan nelayan jika dipaksakan melaut. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Hujan seperti ini sudah biasa bagi nelayan, tapi kita juga harus tetap hati hati,&#8221;sebut seorang nelayan yang mengaku bernama Rizal, 36.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pantauan Prokabar. Com, aktifitas bongkar ikan tetap berlanjut, meski tidak ramai. Selain duduk di kedai kopi, tampak juga nelayan yang tengah memperbaiki bagan di sekitar rumahnya. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Rizal mengakui, jika hujan turun berjam jam, maka air laut akan mengganas, dikarenakan gelombang pasang. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Diketahui, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika BMKG) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai cuaca, yang berpotensi hujan dibeberapa daerah di sumbar. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurut prediksi BMKG, yang dikeluarkan dari akun resmi BMK. Go. Id menyebutkan bahwa, saat pagi hari berpotensi hujan ringan di beberapa<span class="Apple-converted-space">  </span>wilayah di Sumatera Barat, seperti Lima Puluh Kota, Solok Selatan, Kab. Solok, dan Pesisir Selatan. (gas)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/padang-diguyur-hujan-berjam-jam-nelayan-berhenti-melaut/">Padang Diguyur Hujan Berjam Jam, Nelayan Berhenti Melaut</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Gelombang Tinggi di Beberapa Wilayah</title>
		<link>https://prokabar.com/bmkg-imbau-masyarakat-waspadai-gelombang-tinggi-di-beberapa-wilayah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Feb 2019 04:16:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[#cuacaburuk]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=30303</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat terhadap kemungkinan terjadinya gelombang tinggi pada untuk tiga hari ke depan, Senin (11/2) hingga...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bmkg-imbau-masyarakat-waspadai-gelombang-tinggi-di-beberapa-wilayah/">BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Gelombang Tinggi di Beberapa Wilayah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar — </strong>Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat terhadap kemungkinan terjadinya gelombang tinggi pada untuk tiga hari ke depan, Senin (11/2) hingga Kamis (14/2).</p>
<p>BMKG mengidentifikasi pola sirkulasi massa udara di Samudra Hindia barat Bengkulu. Pola angin di utara Indonesia umumnya dari arah Utara – Timur Laut dengan kecepatan angin berkisar antara 4 – 25 knot, sedangkan di selatan wilayah Indonesia umumnya dari arah Barat Daya – Barat Laut dengan kecepatan angin berkisar antara 4 – 20 knot.</p>
<p>“Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Cina selatan, Perairan Kep. Sangihe – Talaud dan Laut Maluku bagian utara. Kondisi ini mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di wilayah-wilayah tersebut,” bunyi siaran pers Humas BKN, Senin (11/2) pagi.</p>
<p>Wilayah yang berpotensi terkena tinggi gelombang 1.25-2.5m (sedang) di antaranya Selat Malaka Bagian Utara, Perairan Lhokseumawe, Perairan Utara Sabang, Perairan Sabang – Banda Aceh, Perairan Barat Aceh hingga Kep. Mentawai, Perairan Bengkulu hingga Barat Lampung, Samudra Hindia Barat Sumatra, Selat Sunda Bagian Selatan, Perairan Selatan Jawa hingga Sumbawa, Selat Bali- Selat Lombok-Selat Alas Bagian Selatan, Peairan Selatan P. sumba, Samudra Hindia Selatan Jawa hingga NTT, Perairan Utara Kep. Anambas, Laut Natuna, Selat Makassar Bagian Tengah dan Utara, Perairan Kalimantan Timur dan Utara, Perairan Timur Bitung, Laut Maluku Bagian Selatan, Perairan Utara Kep. Banggai-Kep. Sula, Perairan Timur Sulawesi Tenggara, Laut Banda, Perairan Utara Papua Barat hingga Papua, Samudra Pasifik Utara Papua, Laut Timor Selatan NTT, Perairan Kep. Babar hingga Kep. Tanimbar, Perairan Selatan Kep. Aru, Laut Arafuru, dan Perairan Barat Yos Sudarso.</p>
<p>Sedangkan wilayah yang berpotensi terkena tinggi gelombang 2.5-4.0m (tinggi), yaitu  Laut Natuna Utara Perairan Utara Kep. Natuna Perairan Utara Sulawesi, Laut Sulawesi, Perairan Kep. Sangihe –  Kep. Talaud, Laut Maluku Bagian Utara, Perairan Utara Halmahera, Laut Halmahera, dan Samudra Pasifik Utara Halmahera hingga Papua Barat.</p>
<p>BMKG berharap masyarakat memperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran : Perahu Nelayan dengan kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m, Kapal Tongkang dengan kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m, Kapal Ferry dengan kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m, Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar dengan kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0m.</p>
<p>“BMKG mengimbau kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi serta wilayah pelayaran padat agar tetap selalu waspada,” pungkas siaran pers BMKG. (*/<b>hdp</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bmkg-imbau-masyarakat-waspadai-gelombang-tinggi-di-beberapa-wilayah/">BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Gelombang Tinggi di Beberapa Wilayah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BMKG : Waspadai Hujan Lebat Akhir Januari 2019</title>
		<link>https://prokabar.com/bmkg-waspadai-hujan-lebat-akhir-januari-2019/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Jan 2019 15:17:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[#cuacaburuk]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#InfoCuaca]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=29082</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melanjutkan himbauan yang telah dikeluarkan sebelumnya tanggal 16 Januari 2019, agar masyarakat tetap waspada dan siaga...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bmkg-waspadai-hujan-lebat-akhir-januari-2019/">BMKG : Waspadai Hujan Lebat Akhir Januari 2019</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melanjutkan himbauan yang telah dikeluarkan sebelumnya tanggal 16 Januari 2019, agar masyarakat tetap waspada dan siaga dalam menghadapi periode puncak musim hujan 2019.</p>
<p>“Khususnya akan dampak dari curah hujan tinggi yang akan memicu Bencana Hidrometeorologi seperti banjir, longsor, banjir bandang dan angin kencang yang meningkat pada akhir Januari 2019,” kata Deputi Bidang Metereologi BMKG, Mulyono R. Prabowo, dalam siaran persnya Selasa (22/1).</p>
<p>Berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer (22/1), menurut Deputi Bidang Metereologi BMKG itu, terpantau masih terdapat aliran massa udara basah dari Samudera Hindia yang masuk ke wilayah Jawa, kalimantan, Bali, NTB hingga NTT. Bersamaan dengan itu, masih kuatnya Monsun Dingin Asia beserta hangatnya Suhu Muka Laut di wilayah perairan Indonesia menyebabkan tingkat penguapan dan pertumbuhan awan cukup tinggi.</p>
<p>Dari pantauan pergerakan angin, BMKG mendeteksi adanya daerah pertemuan angin yang konsisten dalam beberapa hari terakhir memanjang dari wilayah Sumatera bagia Selatan, Laut Jawa, Jawa Timur, Bali, hingga NTB dan NTT.</p>
<p>Secara khusus, BMKG melalui Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) di Jakarta tengah memonitor adanya tiga bibit badai tropis di dekat wilayah Indonesia. “Salah satu bibit siklon yang saat ini berada di Laut Timor ( 94S) berpotensi meningkat menjadi siklon tropis dalam 3 hari ke depan dan mengakibatkan potensi cuaca ekstrem berupa angin kencang yang dapat mencapai diatas 25 knot terjadi di wilayah Indonesia seperti Riau, Kep. Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bangka Belitung,  Banten, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Selatan,” jelas Mulyono.</p>
<p>Deputi Bidang Metereologi BMKG itu menyampaikan secara rinci wilayah-wilayah yang berpotensi hujan lebat untuk periode 23 – 26 Januari 2019, antara lain: 1. Aceh; 2. Lampung; 3. Banten; 4. DKI Jakarta; 5. Jawa Barat; 6. Jawa Tengah; 7. DI Yogyakarta; 8. Jawa Timur; 9. Bali; 10. NTB; 11. NTT; 12. Kalimantan Utara; 13. Sulawesi Selatan; 14. Sulawesi Tenggara; 15. Papua Barat; dan 16, Papua.</p>
<p>Sedangkan Wilayah-wilayah yang berpotensi hujan lebat untuk periode 27 – 30 Januari  2019, antara lain: 1. Sumatera Selatan; 2. Bangka Belitung; 3. Bengkulu; 4. Lampung; 5. Banten; 6. DKI Jakarta; 7. Jawa Barat; 8. Jawa Tengah; 9. DI Yogyakarta; 10. Jawa Timur; 11. Bali; 12. NTB; 13. NTT; 14. Kalimantan Timur; 15. Kalimantan Utara; 16. Sulawesi Selatan; 17. Sulawesi Tenggara; 18. Maluku; 19. Papua Barat; dan 20. Papua.</p>
<p>Tidak hanya hujan lebat, menurut Deputi Metereologi BMKG Mulyono R. Prabowo, masyarakat nelayan dan pesisir juga perlu mewaspadai potensi gelombang tinggi 2.5 hingga 4.0 meter yang diperkirakan terjadi di Perairan Barat P. Simeulue Hingga Kep. Mentawai, Perairan P. Enggano Hingga Barat Lampung, Selat Sunda bagian Selatan, Perairan Selatan Banten Hingga Jawa Tengah, Samudra Hindia Barat Sumatra Hingga Jawa Tengah, Perairan Utara Kep. Anambas dan Laut Natuna, Laut Jawa bagian Tengah, Laut Bali, Perairan Selatan Baubau – Kep. Wakatobi, Laut Banda bagian Selatan, Perairan Kep. Sermata – Kep. Babar, Laut Arafuru bagian Barat.</p>
<p>Sedangkan potensi gelombang tinggi 4.0 hingga 6.0 meter diperkirakan terjadi di Laut Cina Selatan dan Laut Natuna Utara, Perairan Utara Kep. Natuna, Laut Jawa Bagian Timur Hingga Laut Sumbawa, Selat Makassar Bagian Selatan, Perairan Selatan Jawa Timur Hingga P. Rote, Selat Bali – Selat, Lombok – Selat Alas Bagian Selatan, Samudra Hindia Selatan Jawa Timur Hingga NTT, Perairan Utara Flores, Perairan Kep. Sabalana – Kep. Selayar, Laut Flores, Laut Sawu dan Laut Timor Selatan NTT.</p>
<p>“Masyarakat dihimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan dari curah hujan tinggi dan angin kencang yang akan terjadi pada akhir Januari 2019 ini,” kata Mulyono seraya menambahkan, dampak dimaksud meliputi  potensi banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin. (*/<b>hdp</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bmkg-waspadai-hujan-lebat-akhir-januari-2019/">BMKG : Waspadai Hujan Lebat Akhir Januari 2019</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pohon Tumbang Makan Korban di Lubuk Basung</title>
		<link>https://prokabar.com/pohon-tumbang-makan-korban-di-lubuk-basung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Jan 2019 12:33:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#cuacaburuk]]></category>
		<category><![CDATA[#cuacasumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#LubukBasung]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=28994</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar — Kejadian naas menimpa petugas pencatat meteran PLN bernama Allan Ramada (25) disaat melintasi Nagari Persiapan Parit Panjang, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pohon-tumbang-makan-korban-di-lubuk-basung/">Pohon Tumbang Makan Korban di Lubuk Basung</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam</strong>, <strong>Prokabar</strong> — Kejadian naas menimpa petugas pencatat meteran PLN bernama Allan Ramada (25) disaat melintasi Nagari Persiapan Parit Panjang, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Senin (21/1). Ia ditimpa pohon pinang rebah, disaat angin kencang melanda pada saat itu.</p>
<p>&#8220;Warga beralamat Simpang Kabun, Lubuk Basung itu meninggal dunia. Sedangkan rekan kerjannya masih memgalami kritis dan dirawat intensif di RSUD Lubuk Basung,&#8221; ungkap Wahyu Bestari, Kabid KL BPBD Agam.</p>
<p>Akibat hujan deras disertai angin kencang di sebagian wilayah Kabupaten Agam, sekitar pukul 12:10 WIB, menyebabkan pohon pinang patah dan menimpa korban pengendara motor tersebut.</p>
<p>Kejadian berawal korban mengendarai motor membonceng rekan korban dari Silanyang menuju Parit Panjang. Dalam perjalan sesampai memasuki Parit Panjang, pohon pinang patah dan menimpa korban. Melihat kejadian tersebut warga setempat langsung dilarikan ke Puskesmas Lubuk Basung dan dirujuk ke rumah sakit.</p>
<p>&#8220;Pihak rumah sakit menyatakan korban Allan meninggal dunia. Sedangkan rekannya mengalami luka parah di bagian kepalanya.</p>
<p>Satgas BPBD Agam telah berkoordinasi dengan pihak terkait, dan melakukan pendataan terhadap korban. Dan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.</p>
<p>Sementara itu, Dodi (40) salah seorang warga mengatakan beliau merupakan muridnya saat masih di SMK Bougenvile. Allan adalah anak yamg baik dan gigih. &#8220;Semoga beliau Husnul Khatimah,&#8221; pungkasnya. (rud)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pohon-tumbang-makan-korban-di-lubuk-basung/">Pohon Tumbang Makan Korban di Lubuk Basung</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Bencana Hidrometeorologi</title>
		<link>https://prokabar.com/bmkg-imbau-masyarakat-waspadai-bencana-hidrometeorologi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Jan 2019 15:29:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[#cuacaburuk]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=28776</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengidentifikasi adanya massa udara dingin dari Asia menjalar masuk ke wilayah Selat Karimata, Kalimantan Barat, Kalimantan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bmkg-imbau-masyarakat-waspadai-bencana-hidrometeorologi/">BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Bencana Hidrometeorologi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengidentifikasi adanya massa udara dingin dari Asia menjalar masuk ke wilayah Selat Karimata, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan, dan massa udara basah dari Samudra Hindia memasuki perairan Barat Bengkulu, Selat Sunda, Lampung, Jawa, Bali, NTB hingga NTT.</p>
<p>Selain itu, adanya pusat tekanan rendah di Samudra Hindia Selatan Jawa dan adanya beberapa sirkulasi angin yang dapat membentuk pola konvergensi/area pertemuan angin yang memanjang dari wilayah perairan barat Sumatra, Jawa hingga Laut Banda.</p>
<p>“Area pertemuan angin ini juga akan mendukung pertumbuhan awan hujan yang signifikan,” kata Deputi Bidang Metereologi BMKG, Mulyono R. Prabowo, dalam siaran persnya, Kamis (17/1).</p>
<p>Pola angin Baratan yang kuat, lanjut Mulyono,  mengindikasikan saat ini wilayah Indonesia memasuki puncak musim hujan.</p>
<p>“Kondisi tersebut dapat menyebabkan terjadinya potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang dalam periode beberapa hari ke depan di sekitar wilayah Indonesia,” jelas Mulyono.</p>
<p>Ia menyebukan beberapa daerah yang berpotensi mengalami hujan lebat diserta kilat/petir dan angin kencang itu antara lain: 1. Riau; 2. Kep. Riau; 3. Sumatra Barat; 4. Bengkulu; 5. Jambi; 6. Sumatra Selatan; 7. Bangka Belitung; 8. Lampung; 9. Banten; 10. DKI Jakarta; 11. Jawa Barat; 12. Jawa Tengah; 13. D.I. Yogyakarta; 14. Jawa Timur; 15. Bali; 16. NTB; 17. NTT; 18. Kalimantan Tengah; 19. Kalimantan Selatan; 20. Kalimantan Timur; 21. Sulawesi Selatan; 22. Sulawesi Tenggara; 23. Maluku; 24 Papua Barat; dan 25. Papua.</p>
<p>Deputi Bidang Metereologi BMKG Mulyono R. Prabowo menambahkan, potensi gelombang laut tinggi 2.5 hingga 4.0 meter diperkirakan dapat terjadi di Perairan Barat Kep. Mentawai, Perairan Bengkulu Hingga P. Enggano, Perairan Barat Lampung, Samudera Hindia Barat Kep. Mentawai hingga Lampung, Selat Sunda bagian Selatan, Perairan Selatan P. Jawa Hingga P. Sumbawa, Selat Bali – Lombok – Alas bagian Selatan, Samudra Hindia Selatan Jawa hingga NTB, Laut Natuna Utara, Perairan Kep. Anambas – Natuna, Laut Jawa bagian Tengah hingga Timur, Selat Makassar bagian Selatan, Perairan Kep. Sabalana hingga Kep. Selayar, Laut Flores, Laut Banda, Perairan Kep. Sangihe – Talaud, Laut Maluku Bagian Utara, Perairan Utara Halmahera, Laut Halmahera, Perairan Utara Biak, Samudera Pasifik Utara Halmahera hingga Biak.</p>
<p><strong>“</strong>Masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan potensi bencana Hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin,” tutur Mulyono. (*/<b>hdp</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bmkg-imbau-masyarakat-waspadai-bencana-hidrometeorologi/">BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Bencana Hidrometeorologi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Fenomena Lidah Badai Kembali Terjadi Di Tengah Laut Pariaman</title>
		<link>https://prokabar.com/fenomena-lidah-badai-kembali-terjadi-di-tengah-laut-pariaman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Jan 2019 12:29:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#cuacaburuk]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Pariaman]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#PutingBeliung]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=28556</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pariaman, Prokabar — Fenomena Lidah Badai kembali terjadi di tengah laut Pariaman, Senin (14/1). Kejadian yang sama juga pernah terjadi pada kamis sore (3/5)...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/fenomena-lidah-badai-kembali-terjadi-di-tengah-laut-pariaman/">Fenomena Lidah Badai Kembali Terjadi Di Tengah Laut Pariaman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pariaman</strong>, <strong>Prokabar</strong> — Fenomena Lidah Badai kembali terjadi di tengah laut Pariaman, Senin (14/1). Kejadian yang sama juga pernah terjadi pada kamis sore (3/5) 2018 lalu. Sebagian masyarakat ada yang menyebutnya angin tornado atau angin puting beliung.</p>
<p>Frenki Putra Utama (25), salah satu warga yang sempat melihat dan merekam langsung kejadian tersebut mengatakan, semua masyarakat berada di tepi pantai, tersentak kaget fenomena tersebut. Sebagian masyarakat merekam dengan henpon gemggam yang dimiliki.</p>
<p>&#8220;Kejadian pukul 4 sore da rud. Awalnya awan hitam mengandung hujan. Tiba-tiba langsung terlihat angin puting beliung tersebut. Lokasi disekitar di belakang Pulau Angso Duo menuju ke arah Tiku,&#8221; Terang Frenki.</p>
<p>Anggota Tabuik Diving Club, salah satu komunitas pelestari dan pemerhati lingkungan hidup tersebut kebetulan bersama sahabatnya, Uul dan Arief. Dan kemungkinan besar masyarakat yang berada di dekat pantai, melihat kejadian tersebut.</p>
<p>&#8220;Kalau melihat langsung, baru kali ini saya melihat. Perasaan saya sangat takut dan cemas. Tidak terbayangkan, seandainya kejadian berada di daratan. Apa yang akan terjadi kepada kita sebagai manusia, bangunan dan sebagainnya?. Tidak akan ada daya dan upaya selain lari atau pasrah diombang-ambing angin yang begitu dahsyat,&#8221; pungkasnya. (rud)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/fenomena-lidah-badai-kembali-terjadi-di-tengah-laut-pariaman/">Fenomena Lidah Badai Kembali Terjadi Di Tengah Laut Pariaman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lagi, Truk Pengangkut Batu Terseret Air Bah</title>
		<link>https://prokabar.com/lagi-truk-pengangkut-batu-terseret-air-bah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Jan 2019 11:59:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#banjir]]></category>
		<category><![CDATA[#cuacaburuk]]></category>
		<category><![CDATA[#gas]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=28553</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Lagi, sebuah truk pengangkut batu kali terseret air bah saat mengambil batu di Padang. Kali ini, peristiwa mengejutkan itu terjadi di...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/lagi-truk-pengangkut-batu-terseret-air-bah/">Lagi, Truk Pengangkut Batu Terseret Air Bah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang</strong>, <strong>Prokabar</strong> — Lagi, sebuah truk pengangkut batu kali terseret air bah saat mengambil batu di Padang. Kali ini, peristiwa mengejutkan itu terjadi di aliran Sungai batang kuranji tepatnya di RT 03 RW 02 Kel Kapalo Koto Kecamatan Pauh, Padang, Senin (14/1) sekitar pukul 15.30. Sebelumnya, kejadian serupa juga terjadi di aliran Sungai Gunuang Nago, Pauh, Padang.</p>
<p>Sopir truk, Edi (42), mengatakan, ia sedang mengambil batu, tiba-tiba ada suara sangat kencang dari arah hulu sungai. Dalam hitungan menit, air bah datang.</p>
<p>Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun air besar yang tiba tiba membuat supir beserta warga lain panik.<span class="Apple-converted-space"> </span></p>
<p>&#8220;Saya berhasil menyelamatkan diri,&#8217;ujar Edi<span class="Apple-converted-space"> </span></p>
<p>Diduga hujan deras di daerah hulu sungailah yang menyebabkan air mendadak meluap.<span class="Apple-converted-space">  </span>Proses mengeluarkan truk juga terkendala karena hujan masih turun. (<b>gas</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/lagi-truk-pengangkut-batu-terseret-air-bah/">Lagi, Truk Pengangkut Batu Terseret Air Bah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BMKG Imbau Masyarakat Waspada Siklon Tropis “KENANGA”</title>
		<link>https://prokabar.com/bmkg-imbau-masyarakat-waspada-siklon-tropis-kenanga/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Dec 2018 00:58:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[#cuacaburuk]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kenaga]]></category>
		<category><![CDATA[#siklon]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=26592</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Sebuah bibit siklon terdeteksi berkembang sejak tanggal 12 Desember 2018 di wilayah Samudra Hindia dan akhirnya telah menjadi siklon tropis, Sabtu (15/12)...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bmkg-imbau-masyarakat-waspada-siklon-tropis-kenanga/">BMKG Imbau Masyarakat Waspada Siklon Tropis “KENANGA”</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Sebuah bibit siklon terdeteksi berkembang sejak tanggal 12 Desember 2018 di wilayah Samudra Hindia dan akhirnya telah menjadi siklon tropis, Sabtu (15/12) pada jarak sekitar 1.400 km dari Bengkulu sebelah barat daya pulau Sumatra.</p>
<p>“Siklon tropis, yang kemudian diberi nama siklon tropis “KENANGA”, ini terbentuk di wilayah yang masih menjadi tanggung jawab <em>Tropical Cyclone Warning Center</em> (TCWC) Jakarta,” ujar Deputi Bidang Metereologi, Mulyono Prabowo.</p>
<p>Hasil analisis menunjukkan, tambah Mulyono, siklon tropis ini memiliki kecepatan angin maksimum di dekat pusat siklonnya mencapai 40 knot atau sekitar 75 km/jam.</p>
<p>Berdasarkan pantauan terkini, sambung Deputi Bidang Meteorologi, siklon tropis ini akan cenderung bergerak ke arah barat daya menjauhi wilayah Indonesia dan diprakirakan berada sekitar 2.754 km dari wilayah Indonesia dalam 72 jam kedepan.</p>
<p>“Siklon ini akan memberikan dampak tidak langsung berupa peningkatan kecepatan angin di sebagian wilayah pesisir barat pulau Sumatera dan peningkatan ketinggian gelombang 2,5 – 4,0 meter di perairan Kep. Mentawai hingga Selat Sunda,” ujarnya.</p>
<p>Peningkatan kecepatan angin, yang cenderung disebabkan oleh aliran massa udara dari selatan Indonesia bagian Tengah, juga diprakirakan dapat terjadi di pulau Jawa bagian selatan meliputi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB dan NTT.</p>
<p>Dominasi massa udara dari selatan cenderung mengurangi curah hujan di sebagian wilayah pulau Sumatera dan Jawa. Namun, sebaliknya meningkatkan intensitas hujan di wilayah Indonesia bagian tengah dan timur.</p>
<p>Wilayah yang berpotensi hujan lebat pada periode 17 – 19 Desember 2018 antara lain:</p>
<p>– Kalimantan Tengah<br />
– Kalimantan Selatan<br />
– Kalimantan Timur<br />
– Sulawesi Barat<br />
– Sulawesi Selatan<br />
– Sulawesi Tenggara<br />
– Sulawesi Tengah<br />
– Sulawesi Utara<br />
– Maluku Utara<br />
– Maluku<br />
– Papua Barat<br />
– Papua</p>
<p>Pada periode 20 – 23 Desember 2018, kembali harus waspada untuk wilayah Sumatra, Jawa dan Kalimantan.</p>
<p>Diprakirakan aliran udara dingin dari Asia akan kembali masuk wilayah Indonesia dan membentuk area konvergensi serta kembali memicu peningkatan curah hujan di wilayah Indonesia bagian barat.</p>
<p>Wilayah yang berpotensi hujan lebat pada periode ini antara lain:</p>
<p>– Sumatra Barat<br />
– Bengkulu<br />
– Riau<br />
– Jambi<br />
– Sumatra Selatan<br />
– Lampung<br />
– Bangka Belitung<br />
– Kep. Riau<br />
– Banten<br />
– DKI Jakarta<br />
– Jawa Barat<br />
– DI Yogyakarta<br />
– Jawa Timur<br />
– Kalimantan Barat<br />
– Kalimantan Tengah</p>
<p>BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologis seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan angin kencang terutama untuk wilayah-wilayah yang telah mendapat hujan berintensitas tinggi dalam beberapa hari.</p>
<p>“Selain itu masyarakat yang beraktivitas di perairan khususnya selatan Pulau Sumatra juga agar mewaspadai potensi gelombang tinggi dan angin kencang,” Deputi Bidang Metereologi di akhir rilis. (*/<b>hdp</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bmkg-imbau-masyarakat-waspada-siklon-tropis-kenanga/">BMKG Imbau Masyarakat Waspada Siklon Tropis “KENANGA”</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 39/232 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/14 queries in 0.047 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 20:03:12 by W3 Total Cache
-->