<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#Cuaca Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/cuaca-2/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/cuaca-2/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 19 Aug 2021 05:22:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#Cuaca Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/cuaca-2/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Waspada! Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Tiga Hari Kedepan</title>
		<link>https://prokabar.com/waspada-hujan-lebat-disertai-angin-kencang-tiga-hari-kedepan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Aug 2021 05:22:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Cuaca]]></category>
		<category><![CDATA[#hujan]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=93136</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Waspada. Tiga hari kedepan di Provinsi Sumatera Barat masih akan terjadi hujan lebat. Bahkan di beberapa kawasan akan disertai angin kencang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/waspada-hujan-lebat-disertai-angin-kencang-tiga-hari-kedepan/">Waspada! Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Tiga Hari Kedepan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong> &#8211; Waspada. Tiga hari kedepan di Provinsi Sumatera Barat masih akan terjadi hujan lebat. Bahkan di beberapa kawasan akan disertai angin kencang dan petir.</p>
<p>Hal itu berdasarkan prakiraan cuaca yang dikeluarkan BMKG terkait kondisi cuaca di Sumatera Barat dari 19 sampai 21 Agustus.</p>
<p>Dari prakiraan BMKG, berikut Informasi Prakiraan Cuaca Sumatera Barat tiga hari kedepan;</p>
<p>Prakiraan Cuaca Sumatera Barat 19 Agustus 2021<br />
&#8211; Pagi hari : Berawan: Potensi hujan ringan – sedang di wilayah Kep Mentawai, Agam, Padang Pariaman, Kab. Solok, Bukittinggi, dan Padang Panjang.<br />
&#8211; Siang-Sore : Berawan ; Potensi hujan sedang – lebat di wilayah Pesisir Selatan; Potensi hujan ringan – sedang di wilayah Kep. Mentawai, Pasaman Barat, dan Pasaman.<br />
&#8211; Malam hari : Berawan ; Potensi hujan sedang – lebat di wilayah Padang Pariaman, Padang dan Pariaman; Potensi hujan ringan di wilayah Agam, Bukittinggi, dan Padang Panjang.<br />
&#8211; Dini hari : Cerah Berawan – Berawan; Potensi hujan ringan – sedang di wilayah Agam, Padang Pariaman, Padang dan Pariaman.<br />
-Suhu Udara : 16-30◦C<br />
-Kelembaban Udara : 65 &#8211; 98%<br />
-Angin : Dari Barat Daya – Timur Laut, dengan Kec. 6-18 Km/jam<br />
-Peringatan Dini : Waspada potensi hujan dengan intensitas sedang-lebat dapat disertai petir/kilat dan angin kencang pada pagi hari di wilayah Kep. Mentawai dan sekitarnya; pada siang hari di wilayah Pesisir Selatan dan sekitarnya; pada malam hari di wilayah Padang Pariaman, Padang, Pariaman dan sekitarnya.*</p>
<p>Prakiraan Cuaca Sumatera Barat tgl 20 Agustus 2021<br />
&#8211; Pagi hari : Cerah Berawan.<br />
&#8211; Siang-Sore : Cerah Berawan – Berawan ; Potensi hujan ringan – sedang di wilayah Kep. Mentawai, Lima Puluh Kota, Payakumbuh, Sijunjung, Kab. Solok, Solok, Dharmasraya dan Solok Selatan.<br />
&#8211; Malam hari : Cerah Berawan – Berawan; Potensi hujan sedang – lebat di wilayah Lima Puluh Kota, Payakumbuh, Sijunjung, Solok Selatan dan Dharmasraya; Potensi hujan ringan – sedang di wilayah Sawahlunto.<br />
&#8211; Dini hari : Cerah Berawa – Berawan; Potensi hujan ringan-sedang di wilayah Solok Selatan dan Dharmasraya.<br />
-Suhu Udara : 16-31◦C<br />
-Kelembaban Udara : 65 &#8211; 98%<br />
-Angin : Dari Barat Daya – Timur Laut, dengan Kec. 6-18 Km/jam<br />
-Peringatan Dini : Waspada potensi hujan dengan intensitas sedang-lebat dapat disertai petir/kilat dan angin kencang pada malam hari di wilayah Lima Puluh Kota, Sijunjung, Solok Selatan, Dharmasraya, Payakumbuh dan sekitarnya.</p>
<p>Prakiraan Cuaca Sumatera Barat tgl 21 Agustus 2021<br />
&#8211; Pagi hari : Cerah berawan – Berawan; Potensi hujan ringan – sedang di wilayah Kep Mentawai, Agam, Padang Pariaman, Kab Solok dan Pesisir Selatan.<br />
&#8211; Siang-Sore : Berawan; Potensi hujan sedang-lebat di wilayah Lima Puluh Kota, Kab. Solok, dan Pesisir Selatan.<br />
&#8211; Malam hari : Berawan ; Potensi hujan sedang-lebat di wilayah Kep. Mentawai.<br />
&#8211; Dini hari : Berawan.<br />
-Suhu Udara : 16-30◦C<br />
-Kelembaban Udara : 65 &#8211; 98%<br />
-Angin : Dari Barat Daya – Timur Laut, dengan Kec. 6-20 Km/jam<br />
-Peringatan Dini : Waspada potensi hujan dengan intensitas sedang-lebat dapat disertai petir/kilat dan angin kencang pada pagi hari di wilayah Kep. Mentawai dan sekitarnya; pada siang hari di wilayah Lima Puluh Kota, Kab. Solok, Pesisir Selatan dan sekitarnya. <strong>(*/mbb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/waspada-hujan-lebat-disertai-angin-kencang-tiga-hari-kedepan/">Waspada! Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Tiga Hari Kedepan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Berikut Perkiraan Gelombang Laut Sepekan Kedepan</title>
		<link>https://prokabar.com/berikut-perkiraan-gelombang-laut-sepekan-kedepan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Jun 2021 01:58:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[#Cuaca]]></category>
		<category><![CDATA[#gelombang]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#laut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=88329</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer-laut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), terdapat aktifitas Gelombang Kelvin yang cukup aktif di sekitar Sumatera, Kalimantan,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/berikut-perkiraan-gelombang-laut-sepekan-kedepan/">Berikut Perkiraan Gelombang Laut Sepekan Kedepan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar — </strong>Berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer-laut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), terdapat aktifitas Gelombang Kelvin yang cukup aktif di sekitar Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua bagian utara, sedangkan Gelombang Rossby Ekuatorial cukup aktif di sekitar wilayah Jawa dan Samudera Pasifik sebelah timur Filipina.</p>
<p data-reader-unique-id="3">&#8220;Perlambatan dan belokan angin terjadi di beberapa wilayah yang cukup berpengaruh pada pembentukan potensi awan hujan dan gelombang tinggi di beberapa wilayah Indonesia,&#8221; jelas Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto sebagaimana dikutip Rabu (2/6).</p>
<p data-reader-unique-id="5">Kondisi demikian, lanjut Guswanto mempengaruhi besaran tinggi gelombang di sejumlah perairan dan wilayah laut Indonesia hingga sepekan kedepan (01 &#8211; 07 Juni 2021).</p>
<p data-reader-unique-id="6">Lebih lanjut ia menjabarkan, tinggi gelombang 1.25 &#8211; 2.5 meter (Moderate Sea) berpeluang terjadi di Teluk Lampung bagian selatan, Laut Sawu, Selat Ombai, Selat Karimata bagian selatan, perairan utara Pulau Jawa hingga Kepulauan Kangean, Laut Jawa, perairan selatan Kalimantan, perairan selatan Kotabaru, Selat Makassar bagian selatan, Laut Bali, Laut Sumbawa, Selat Lombok bagian utara, perairan Kepulauan Selayar, Teluk Bone bagian selatan.</p>
<p data-reader-unique-id="7">Kemudian Laut Flores perairan Baubau, Teluk Tolo, perairan selatan Kepulauan Banggai &#8211; Kepulauan Sula, Laut Maluku, perairan Bitung &#8211; Likupang, perairan Kepulauan Sangihe &#8211; Kepulauan Talaud, Laut Seram Laut Halmahera, perairan Misool &#8211; Sorong bagian selatan, perairan Fakfak &#8211; Kaimana, perairan Amamapare, perairan utara Papua Barat hingga Papua, Samudra Pasifik utara Halmahera hingga Papua.</p>
<p data-reader-unique-id="8">Tinggi Gelombang 2.5 &#8211; 4.0 meter (Rough Sea) berpeluang terjadi di Selat Malaka bagian utara, perairan utara Sabang, perairan barat Aceh hingga Mentawai, perairan Bengkulu, Selat Sunda bagian barat, perairan selatan Jawa hingga Sumba Samudra Hindia selatan Jawa hingga NTT, Selat Bali &#8211; Selat Lombok.</p>
<p data-reader-unique-id="9">Selanjutnya di Selat Alas bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, Selat Sape bagian selatan perairan selatan Pulau Sawu &#8211; Pulau Rotte &#8211; Kupang, perairan Wakatobi, perairan selatan Pulau Buru &#8211; Ambon &#8211; Pulau Seram, Laut Banda, perairan Kepulauan Sermata hingga Kepulauan Tanimbar, perairan Kepulauan Kei &#8211; Kepulauan Aru, dan Laut Arafuru.</p>
<p data-reader-unique-id="10">Sementara tinggi gelombang 4.0 &#8211; 6.0 meter (Very Rough Sea) berada di Samudera Hindia barat Sumatra. (<strong>rel</strong>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/berikut-perkiraan-gelombang-laut-sepekan-kedepan/">Berikut Perkiraan Gelombang Laut Sepekan Kedepan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kapal Nelayan Tiku SRIJAYA 07 Dihempas Ombak Di Pantai Pariaman</title>
		<link>https://prokabar.com/kapal-nelayan-tiku-srijaya-07-dihempas-ombak-di-pantai-pariaman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Jan 2020 00:11:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#Cuaca]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kapalkaram]]></category>
		<category><![CDATA[#nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=58348</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar — Kapal KM SRIJAYA 07 asal tiku terdampar dan pecah di tepi pantai Mangguang, Pariaman Rabu pagi (29/1). Kejadian sekitar pukul 02.00...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kapal-nelayan-tiku-srijaya-07-dihempas-ombak-di-pantai-pariaman/">Kapal Nelayan Tiku SRIJAYA 07 Dihempas Ombak Di Pantai Pariaman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar —</strong> Kapal KM SRIJAYA 07 asal tiku terdampar dan pecah di tepi pantai Mangguang, Pariaman Rabu pagi (29/1). Kejadian sekitar pukul 02.00 WIB dini hari tersebut membuat 15 orang ABK beserta kapten kapal hampir saja kehilangan nyawanya.</p>
<p>Pemilik Kapal diketahui bernama Yondrizal (41) dengan kapten kapal bernama Tamar (45) warga Tiku.</p>
<p>&#8220;Sekira pukul 02.00 WIB, Kapal KM SRIJAYA 07 dihantam badai beserta gelombang tinggi bertepatan di depan halaman Pulau Kasiak. Sekitar pukul 02.30 WIB, Mesin Kapal mati atau rusak. Kapten kapal memerintahkan ABK untuk buang jangkar supaya kapal masih stabil dan tidak terbawa harus, namun keadaan tidak memungkinkan dan kapal sudah mulai dimasuki air laut,&#8221; ungkap Kapolres Pariaman, AKBP Andri Kurniawan, Rabu (29/1).</p>
<p>Kapolres melanjutkan, Kapten kapal memutuskan jangkar dilepas dengan cara memutus tali. Namun Kapten kapal beserta ABK tetap berusaha untuk menghidupkan mesin namun mesin tidak bisa dioperasikan.</p>
<p>Sekitar jam 03.00 WIB, Kapal KM SRIJAYA 07 terus dihantam gelombang tinggi dan terdampar di tepi pantai Mangguang. Kapal pun tidak bisa diselamatkan, namun Kapten Kapal beserta ABK sebanyak 15 orang berhasil menyelamatkan diri.</p>
<p>&#8220;Beruntung tidak ada korban jiwa pada kejadian tersebut. Namun kerugian materi mencapai tiga ratus juta rupiah. ABK beserta Kapten Kapal tersebut sekarang sudah berhasil kembali ke Tiku,&#8221; pungkasnya. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kapal-nelayan-tiku-srijaya-07-dihempas-ombak-di-pantai-pariaman/">Kapal Nelayan Tiku SRIJAYA 07 Dihempas Ombak Di Pantai Pariaman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemarin Hujan Lebat, Sekarang Langit Cerah</title>
		<link>https://prokabar.com/kemarin-hujan-lebat-sekarang-langit-cerah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Dec 2019 06:37:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Cerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Cuaca]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=55351</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar- PadaAhad (22/12) Sumbar diguyur hujan lebat. Bahkan Aie Mancua Lembah Anai mengamuk. Hari ini, Senin (23/12) langik cerah di Padang, bahkan di seluruh...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kemarin-hujan-lebat-sekarang-langit-cerah/">Kemarin Hujan Lebat, Sekarang Langit Cerah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar-</strong> PadaAhad (22/12) Sumbar diguyur hujan lebat. Bahkan Aie Mancua Lembah Anai mengamuk.</p>
<p>Hari ini, Senin (23/12) langik cerah di Padang, bahkan di seluruh Sumatera Sumbar.<br />
Berikut penjelasan BMKG:</p>
<p>*Dengan Hormat*<br />
*Berikut kami sampaikan informasi Prakiraan Cuaca Sumatera Barat untuk tgl 23 &#8211; 25 Desember 2019*</p>
<p>*Prakiraan Cuaca Sumatera Barat tgl 23 Desember 2019*<br />
-Pagi hari: Cerah Berawan<br />
-Siang-sore hari: Cerah Berawan; Potensi hujan ringan-sedang di wilayah Pasaman Barat, Pasaman, 50 Kota, Payakumbuh, Agam, Bukittinggi, Padang Panjang, Yanah Datar, Sijunjung, Sawahlunto, Kota Solok, Kab. Solok, Solok Selatan, Kep. Mentawai<br />
-Malam hari: Berawan<br />
-Dini Hari: Berawan ; Potensi hujan lebat di wilayah Pasaman<br />
-Suhu Udara: 19-31 ◦C<br />
-Kelembaban Udara: 75 &#8211; 98%<br />
-Angin : Dari Tenggara – Barat Daya dengan, Kec. 04-30 Km/jam<br />
*Peringatan Dini: Waspada Potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir/kilat pada dini hari di wilayah Pasaman dan sekitarnya*</p>
<p>*Prakiraan Cuaca Sumatera Barat tgl 24 Desember 2019*<br />
-Pagi hari: Cerah Berawan; Potensi Hujan lebat di wilayah Pasaman<br />
-Siang-sore hari: Berawan; Potensi hujan ringan-sedang di wilayah Pasaman Barat, Pasaman, 50 Kota, Payakumbuh, Agam, Bukittingggi, Padang Panjang, Tanah Datar, Padang Pariaman, Pariaman, Padang, Kota Solok, Kab. Solok, Pesisir Selatan, Solok Selatan, Kep. Mentawai<br />
-Malam hari: Berawan; Potensi hujan ringan-sedang Pasaman Barat, Agam, Bukittinggi, Padang Panjang, Tanah Datar, Padang Pariaman, Kota Solok, Kab. Solok, Sawahlunto, Pesisir Selatan, Kep. Mentawai<br />
-Dini Hari: Berawan; Potensi hujan ringan di wilayah kota Solok, Kab. Solok, Sawahlunto, dan Dharmasraya.<br />
-Suhu Udara: 18-31 ◦C<br />
-Kelembaban Udara: 75 &#8211; 98%<br />
-Angin : Dari Tenggara – Barat Daya dengan, Kec. 04-30 Km/jam<br />
*Peringatan Dini: Waspada Potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dapat disertai petir/kilat pada pagi hari di wilayah Pasaman dan pada malam hari di wilayah Kab. Solok, Pesisir Selatan dan sekitarnya*</p>
<p>*Prakiraan Cuaca Sumatera Barat tgl 25 Desember 2019*<br />
-Pagi hari: Berawan; Potensi hujan ringan-sedang di wilayah Pesisir Selatan, Padang Panjang, Kep. Mentawai<br />
-Siang-sore hari: Hujan ringan-sedang<br />
-Malam hari: Berawan; Potensi hujan ringan di wilayah Pasaman<br />
-Dini Hari: Berawan<br />
-Suhu Udara: 18-30 ◦C<br />
-Kelembaban Udara: 75 &#8211; 98%<br />
-Angin : Dari Tenggara – Barat Daya dengan, Kec. 04-30 Km/jam<br />
*Peringatan Dini: Waspada Potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dapat disertai petir/kilat pada pagi hari di wilayah Pesisir Selatan dan sekitarnya*</p>
<p>Dibuat tgl 23 Desember 2019, pukul 09.00 WIB<br />
Prakirawan BMKG Minangkabau <strong>(laf)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kemarin-hujan-lebat-sekarang-langit-cerah/">Kemarin Hujan Lebat, Sekarang Langit Cerah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemenhub Minta Transportasi Udara Utamakan Keselamatan, Ini Sebabnya</title>
		<link>https://prokabar.com/kemenhub-minta-transportasi-udara-utamakan-keselamatan-ini-sebabnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Dec 2019 02:27:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#Cuaca]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#InfoCuaca]]></category>
		<category><![CDATA[#kemenhub]]></category>
		<category><![CDATA[#Penerbangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=55049</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud), Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengeluarkan imbauan kepada semua pihak penyedia jasa moda udara untuk mengutamakan unsur keselamatan....</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kemenhub-minta-transportasi-udara-utamakan-keselamatan-ini-sebabnya/">Kemenhub Minta Transportasi Udara Utamakan Keselamatan, Ini Sebabnya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud), Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengeluarkan imbauan kepada semua pihak penyedia jasa moda udara untuk mengutamakan unsur keselamatan.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub, Polana B. Pramesti menyikapi prakiraan cuaca yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), terkait puncak musim hujan periode 2019/2020 di 342 Zona Musim (ZOM) yang diprakirakan umumnya terjadi pada Desember 2019 hingga Febuari 2020.</p>
<p>Polana mengatakan, tingginya potensi curah hujan pada Desember hingga Febuari 2020 akan berdampak pada kemungkinan adanya penundaan (delay) maupun pengalihan tempat pendaratan pesawat (divert) dari rute tujuan yang seharusnya.</p>
<p>&#8220;Kami mengimbau semua pihak, baik regulator, pengelola bandara, dan operator untuk dapat bersinergi sekaligus mengantisipasi cuaca buruk dan bekerja sesuai ketentuan yang berlaku,&#8221; ujar Polana.</p>
<p>Polana juga mengatakan, sebagai regulator, pemerintah terus bekerja optimal untuk mewujudkan penerbangan yang selamat, aman, dan nyaman.</p>
<p>Direktorat Jenderal Perhubungan Udara juga akan terus melakukan pengawasan dengan terus bekerja sama dengan seluruh stakeholder penerbangan untuk mengantisipasi potensi cuaca buruk.</p>
<p>Polana menambahkan, untuk libur Natal dan Tahun Baru 2019/2020, Ditjen Hubud juga akan terus melakukan inspeksi terkait armada, personel, sarana dan prasarana serta prosedur.</p>
<p>Operator bandar udara dan operator penerbangan beserta seluruh stakeholder agar siap memberikan pelayanan yang terbaik dengan tetap berpegang kepada penerbangan yang Selamat, Aman dan Nyaman (SELAMANYA). (*/<b>hdp</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kemenhub-minta-transportasi-udara-utamakan-keselamatan-ini-sebabnya/">Kemenhub Minta Transportasi Udara Utamakan Keselamatan, Ini Sebabnya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Beredar Informasi fenomena Equinox, Ini Tanggapan BMKG</title>
		<link>https://prokabar.com/beredar-informasi-fenomena-equinox-ini-tanggapan-bmkg/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Mar 2019 05:03:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[#Cuaca]]></category>
		<category><![CDATA[#cuacasumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#equinox]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=33145</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menanggapi beredarnya berita yang menyebutkan adanya fenomena Equinox, dimana matahari mencapai titik terdekat dengan bumi sehingga...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/beredar-informasi-fenomena-equinox-ini-tanggapan-bmkg/">Beredar Informasi fenomena Equinox, Ini Tanggapan BMKG</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menanggapi beredarnya berita yang menyebutkan adanya fenomena Equinox, dimana matahari mencapai titik terdekat dengan bumi sehingga menyebabkan peningkatan suhu ekstrem yang bisa menyebabkan  <em>sun stroke</em> dan dehidrasi.</p>
<p>Deputi Bidang Meteorologi BMK, Drs. Mulyono Rahadi Prabowo, M.Sc., menjelaskan equinox adalah salah satu fenomena astronomi dimana matahari melintasi garis khatulistiwa dan secara periodik berlangsung dua kali dalam setahun, yaitu pada tanggal 21 Maret dan 23 September.<span id="more-156376"></span></p>
<p>“Saat fenomena ini berlangsung, matahari dengan bumi memiliki jarak paling dekat konsekuensinya wilayah tropis sekitar ekuator akan mendapatkan penyinaran matahari maksimum,” ungkap Prabowo dalam siaran persnya Senin (25/3).</p>
<p>Namun demikian, menurut Prabowo, fenomena ini tidak selalu mengakibatkan peningkatan suhu udara secara drastis maupun ekstrim.  “Secara umum, diketahui rata-rata suhu maksimum di wilayah Indonesia berada dalam kisaran 32-36°C,” ungkapnya.</p>
<p>Berdasakan pengamatan BMKG, Deputi bidang Metereologi BMKG itu menyampaikan, bawa suhu maksimum tertinggi pada hari kemarin 23 Maret 2019 tercatat 37,6°C di Meulaboh, Aceh.</p>
<p>“Equinox bukan merupakan fenomena seperti gelombang panas atau <em>heat wave</em> yang terjadi di Eropa, Afrika dan Amerika, yang merupakan kejadian peningkatan suhu udara ekstrim di luar kebiasaan dan berlangsung dalam waktu yang cukup lama,” ujar Prabowo.</p>
<p>Menyikapi hal ini, Prabowo mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak perlu mengkhawatirkan dampak dari equinox sebagaimana disebutkan dalam isu yang berkembang.</p>
<p>Ia menyebutkan, secara umum kondisi cuaca di wilayah Indonesia cenderung masih lembab/basah. Beberapa wilayah Indonesia saat ini sedang memasuki masa/periode transisi/pancaroba.</p>
<p>Karena itu, Prabowo menyarankan, ada baiknya masyarakat tetap mengantisipasi kondisi cuaca yang cukup panas dengan meningkatkan daya tahan tubuh dan tetap menjaga kesehatan keluarga serta lingkungan. (*/hdp)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/beredar-informasi-fenomena-equinox-ini-tanggapan-bmkg/">Beredar Informasi fenomena Equinox, Ini Tanggapan BMKG</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hujan, Masyarakat Padang Diminta Tetap Waspada</title>
		<link>https://prokabar.com/hujan-masyarakat-padang-dihimbau-tetap-waspada/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Oct 2018 11:56:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#BPBD]]></category>
		<category><![CDATA[#Cuaca]]></category>
		<category><![CDATA[#gas]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#padang]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#TRC]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=22309</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Kota Padang menghimbau masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati saat beraktifitas diluar rumah.  Hal tersebut...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hujan-masyarakat-padang-dihimbau-tetap-waspada/">Hujan, Masyarakat Padang Diminta Tetap Waspada</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar — </strong>Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Kota Padang menghimbau masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati saat beraktifitas diluar rumah.<span class="Apple-converted-space">  </span>Hal tersebut mengingat curah hujan yang cukup tinggi Sabtu (27/10) sore.</p>
<p>Melalui pesan singkat WhatApp, pantauan sementara dilaporkan air mulai menggenangi sejumlah wilayah<span class="Apple-converted-space">  </span>di Kota padang.</p>
<p>Berdasarkan informasi yang diterima Prokabar.com, aliran sunggai dekat jembatan Lubuk Begalung berpotensi meluap. Sampai berita ini diturunkan air diperkirakan lebih kurang 50 cm di kawasan tersebut.</p>
<p>Menurut KBRC Rescue, aliran sungai di belakang Kantor Lurah Gunung Sarik meluap.</p>
<p>Sedangkan kondisi terkini dikawasan Komplek Griya Kubutama, Tabiang, Banda Gadang telah memasuki 1 (satu) unit rumah dengan ketinggian air diperkirakan setinggi lebih kurang 5 hingga 10 CM.</p>
<p>Masyarakat yang tinggal diwilayah rawan banjir juga diimbau wasapada dan mengantisipasi<span class="Apple-converted-space">  </span>genangan air agar tidak masuk kedalam rumah. Contohnya di kawasan Jundul Rawang. (gas)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hujan-masyarakat-padang-dihimbau-tetap-waspada/">Hujan, Masyarakat Padang Diminta Tetap Waspada</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BMKG : Waspadai Peningkatan Curah Hujan Diakhir bulan Oktober</title>
		<link>https://prokabar.com/bmkg-waspadai-peningkatan-curah-hujan-diakhir-bulan-oktober/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Oct 2018 04:32:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[#Cuaca]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#InfoCuaca]]></category>
		<category><![CDATA[#musimhujan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=22284</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pusat meminta masyarakat untuk waspada terhadap adanya peningkatan hujan di sebagian wilayah Indonesia. “Peningkatan curah hujan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bmkg-waspadai-peningkatan-curah-hujan-diakhir-bulan-oktober/">BMKG : Waspadai Peningkatan Curah Hujan Diakhir bulan Oktober</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pusat meminta masyarakat untuk waspada terhadap adanya peningkatan hujan di sebagian wilayah Indonesia.</p>
<p>“Peningkatan curah hujan diprediksi akan terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia bagian Barat,” kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Drs. Mulyono R. Prabowo, M.Sc, dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (27/10).</p>
<p>Peningkatan curah hujan itu, menurut Prabodo, disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain adanya sirkulasi siklonik di sekitar wilayah Sumatera yang menyebabkan terjadinya konsentrasi massa udara di wilayah tersebut.</p>
<p>“Konsentrasi massa udara ini menyebabkan kondisi udara yang relatif lebih lembap yang mendukung pertumbuhan awan-awan hujan,” ungkap Prabowo seraya menambahkan, keadaan ini akan berlangsung hingga 3 hari kedepan.</p>
<p>Prabowo menjelaskan bahwa aktivitas sirkulasi ini akan menurun dan digantikan dengan konvergensi / area pertemuan angin yang memanjang dari wilayah Sumatera hingga Kalimantan bagian utara. Area pertemuan angin ini juga akan mendukung pertumbuhan awan.</p>
<p>Sebaliknya, lanjut Prabowo, wilayah pulau Jawa bagian Timur hingga NTT, Sulawesi, Maluku dan Papua potensi hujan diprakirakan masih cukup minim. Minimnya curah hujan disebabkan oleh dominasi massa udara kering yang terpantau masih terdapat di wilayah tersebut dan pola angin yang cenderung terberai sehingga menghambat pertumbuhan awan-awan hujan.</p>
<p>Wilayah yang berpotensi hujan lebat untuk periode 26 – 28 Oktober 2018, menurut Prabowo, antara lain: Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Riau, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, dan Sulawesi Tengah.</p>
<p>Sedangkan Wilayah yang berpotensi hujan lebat untuk periode 29 – 31 Oktober 2018, antara lain: Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung. Jambi. Riau, Kepulauan Riau, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Gorontalo, dan Papua.</p>
<p>Untuk potensi gelombang tinggi 2.5 hingga 4.0 meter diperkirakan terjadi di Perairan Barat Enggano, Perairan Selatan Banten, Selat Sunda Bagian Selatan, Perairan Selatan Jawa hingga Sumbawa, Samudera Hindia Barat Enggano – Banten, Samudera Hindia selatan Jawa hingga NTB, Perairan utara Kep.Talaud, Perairan utara Halmahera, Laut Halmahera, Perairan utara Papua Barat.</p>
<p>Lebih lanjut, Prabowo menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin.</p>
<p>Bagi masyarakat yang hendak memperoleh informasi terkini, BMKG membuka layanan informasi cuaca 24 jam, yaitu melalui: call center <a href="tel:021-6546315">021-6546315</a>/18; <a href="http://bmkg.go.id/">http://bmkg.go.id</a>; follow @infobmkg; atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat. (*/hdp)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bmkg-waspadai-peningkatan-curah-hujan-diakhir-bulan-oktober/">BMKG : Waspadai Peningkatan Curah Hujan Diakhir bulan Oktober</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Curah Hujan Tinggi, Puluhan Rumah Di Pasaman Terendam Banjir</title>
		<link>https://prokabar.com/curah-hujan-tinggi-puluhan-rumah-di-pasaman-terendam-banjir/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Oct 2018 08:53:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#banjir]]></category>
		<category><![CDATA[#Cuaca]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=20205</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman, Prokabar — Curah hujan teramat tinggi di Pasaman. Sudah sepekan lebih hal ini terjadi. Cuaca cerah hanya setengah hari saja, dari pagi sampai siang....</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/curah-hujan-tinggi-puluhan-rumah-di-pasaman-terendam-banjir/">Curah Hujan Tinggi, Puluhan Rumah Di Pasaman Terendam Banjir</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman</strong>, <strong>Prokabar — </strong>Curah hujan teramat tinggi di Pasaman. Sudah sepekan lebih hal ini terjadi. Cuaca cerah hanya setengah hari saja, dari pagi sampai siang. Kalau la siang hingga malam, sudah pasti hujan turun.</p>
<p>Akibatnya, puluhan rumah di Kampung Tanjung Medan, Nagari Panti Selatan terendam banjir. Ketinggiannya mencapai setinggi lutut orang dewasa. Tidak terlalu tinggi, hanya saja aktifitas warga cukup terganggu.</p>
<p>Banjir yang menggenangi pemukiman warga Tanjung Medan itu diakibatkan hujan lebat sejak pukul 15.00 WIB hingga sore Selasa (2/10). Banjir kembali surut, Rabu (3/10) dini hari.</p>
<p>&#8220;Sudah mulai surut, pak. Hanya saja kami berharap pemerintah dapat segera mengatasi sumber banjir yang berasal dari buruknya drainase,&#8221; kata Hendra (42) salah seorang warga sekitar.</p>
<p>Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Hanya saja, beberapa alat perabot rumah tangga warga banyak yang rusak akbat terendam banjir. (<b>Ola</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/curah-hujan-tinggi-puluhan-rumah-di-pasaman-terendam-banjir/">Curah Hujan Tinggi, Puluhan Rumah Di Pasaman Terendam Banjir</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gelombang Laut Tinggi, Menhub Instruksikan Perketat Izin Berlayar</title>
		<link>https://prokabar.com/gelombang-laut-tinggi-menhub-instruksikan-perketat-izin-berlayar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Jul 2018 02:23:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#Cuaca]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#menhub]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=14206</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menginstruksikan para Syahbandar pelabuhan agar memperketat izin berlayar dalam menghadapi gelombang laut tinggi yang terjadi akhir-akhir ini....</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/gelombang-laut-tinggi-menhub-instruksikan-perketat-izin-berlayar/">Gelombang Laut Tinggi, Menhub Instruksikan Perketat Izin Berlayar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menginstruksikan para Syahbandar pelabuhan agar memperketat izin berlayar dalam menghadapi gelombang laut tinggi yang terjadi akhir-akhir ini.</p>
<p>&#8220;Berkaitan dengan cuaca dan gelombang yang terus meningkat, saya menginstruksikan para Syahbandar untuk memberikan syarat-syarat lebih ketat dan memberikan pemahaman baik kapal penumpang, logistik maupun nelayan,&#8221; ucap Menhub.</p>
<p>&#8220;Apabila diperkirakan gelombang akan tinggi dan tidak memenuhi syarat berlayar, tanpa alasan apapun kapal tersebut tidak boleh berlayar demi keselamatan. Untuk nelayan nanti kita koordinasi juga dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam konteks kapal nelayan,&#8221; tambah Budi Karya.</p>
<p>Lebih lanjut Menhub meminta kepada stakeholder terkait seperti Pemerintah Daerah dan operator kapal untuk terus berkoordinasi dengan BMKG agar mendapatkan info terkini mengenai perkiraan cuaca dan tinggi gelombang laut.</p>
<p>&#8220;Saya meminta kepada Pemda dan para operator kapal agar terus berkoordinasi dengan BMKG agar mendapatkan info-info penting mengenai cuaca dan tinggi gelombang laut. Tentunya info yang disampaikan BMKG dapat menjadi acuan ketika akan melakukan aktifitas transportasi,&#8221; katanya.</p>
<p>&#8220;Setelah mendapatkan info dari BMKG hendaknya disampaikan juga kepada masyarakat dan para nelayan, seperti kita ketahui sampai saat ini masih banyak nelayan yang masih menggunakan cara tradisional dalam memperkirakan cuaca ketika hendak melaut,&#8221; tambah Menhub.</p>
<p>Sementara itu, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menjelaskan BMKG perlu memberikan peringatan dini karena diperkirakan pada tanggal 23-28 Juli 2018 masih akan terjadi gelombang tinggi dengan ketinggian 2,5-6 meter dengan puncak ekstrem diperkirakan pada tanggal 24-25 Juli 2018.</p>
<p>&#8220;Perkiraan tinggi gelombang pada tanggal 23-28 Juli 2018 diperkirakan tinggi gelombang 1,25-2,5 meter (sangat waspada) berpeluang terjadi di Laut Jawa Bagian Timur, Perairan Timur Kotabaru, Selat Makassar Bagian Selatan, Laut Flores, Perairan Baubau- Kepulauan Wakatobi, Laut Banda, Perairan Selatan Pulau Buru-Pulau Seram, Perairan Kepulauan Kei-Kepulauan Aru, Perairan Kepulauan Babar-Kepulauan Tanimbar, Perairan Yos Sudarso, Laut Arafuru dan Perairan Jayapura&#8221; jelas Dwikorita.</p>
<p>&#8220;Sedangkan tinggi gelombang 2,5-4 meter (berbahaya) berpeluang terjadi di Perairan Sabang, Perairan Utara dan Barat Aceh, Perairan Barat Pulau Simeulue hingga Kepukauan Mentawai, Perairan Barat Bengkulu hingga Lampung, Selat Sunda Bagian Selatan, Perairan Selatan Jawa hingga Pulau Sumbawa, Selat Bali-Selat Lombok-Selat Alas Bagian Selatan, Perairan Selatan Pulau Sumba, Laut Sawu dan Perairan Selatan-Pulau Rote&#8221; tambah Dwikorita.</p>
<p>Lebih lanjut Dwikorita menjelaskan pada tanggal 24-25 Juli 2018 di beberapa daerah berpeluang terjadi peningkatan tinggi gelombang menjadi 4-6 meter (sangat berbahaya).</p>
<p>&#8220;Daerah-daerah yang diperkirakan akan terjadi peningkatan gelombang tinggi adalah Perairan Sabang, Perairan Utara dan Barat Aceh, Perairan Barat Pulau Simeulue hingga Kepukauan Mentawai, Peairan Barat Bengkulu hingga Lampung, Samudera Hindia Barat Sumatera, Selat Sunda Bagian Selatan, Perairan Selatan Jawa hingga Pulau Sumba, Selat Bali-Selat Lombok-Selat Alas Bagian Selatan, Samudera Hindia Selatan Jawa hingga NTB,&#8221; pungkas Kepala BMKG Dwikorita Karnawati.</p>
<p>Sebagai informasi kondisi tekanan tinggi yang bertahan di Samudera Hindia (Barat Australia) atau disebut dengan istilah Mascarene High memicu terjadinya gelombang tinggi di perairan selatan Indonesia, hal ini dikarenakan kecepatan angin yang tinggi di sekitar wilayah selatan Mascarene High di Samudera Hindia dan terjadinya swell/alun yang dibangkitkan oleh Mascarene High menjalar hingga wilayah Perairan Barat Sumatera, Selatan Jawa hingga Pulau Sumba. Kondisi tersebut juga berdampak pada peningkatan tinggi gelombang laut hingga berkisar 4-6 meter di Perairan Jawa hingga Nusa Tenggara. (<b>*/hdp</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/gelombang-laut-tinggi-menhub-instruksikan-perketat-izin-berlayar/">Gelombang Laut Tinggi, Menhub Instruksikan Perketat Izin Berlayar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemenhub: Waspadai Cuaca Ekstrem dan Gelombang Tinggi</title>
		<link>https://prokabar.com/kemenhub-waspadai-cuaca-ekstrem-dan-gelombang-tinggi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Jul 2018 12:30:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Cuaca]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#InfoCuaca]]></category>
		<category><![CDATA[#kemenhub]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=14135</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan pada 18 sampai 24 Juli 2018, cuaca ekstrem dan gelombang laut tinggi masih akan terjadi...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kemenhub-waspadai-cuaca-ekstrem-dan-gelombang-tinggi/">Kemenhub: Waspadai Cuaca Ekstrem dan Gelombang Tinggi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan pada 18 sampai 24 Juli 2018, cuaca ekstrem dan gelombang laut tinggi masih akan terjadi di sejumlah wilayah dan perairan Indonesia.</p>
<p>Lebih lanjut BMKG merinci, tinggi gelombang diperkirakan mencapai 4 hingga 6 meter dan hujan lebat akan terjadi di perairan Barat Kepulauan Mentawai, perairan Bengkulu dan Enggano, perairan Barat Lampung, Laut Andaman, Samudera Hindia Selatan Pulau Jawa Timur, Selat Sunda bagian selatan, perairan selatan Pulau Jawa, Perairan Selatan Bali, Perairan Lombok, Perairan Pulau Sumbawa, Samudera Hindia Barat Mentawai hingga Selatan Pulau Jawa dan Selatan Pulau Sumbawa.</p>
<p>Guna mengantisipasi terjadinya musibah yang mungkin terjadi karena cuaca ekstrem tersebut, maka Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan mengeluarkan Maklumat Pelayaran Nomor TX-02/VII/DN-18 tanggal 20 Juli 2018 sebagai upaya peningkatan pengawasan keselamatan pelayaran.</p>
<p>&#8220;Kami mengimbau masyarakat dan kapal-kapal yang berlayar di perairan Indonesia agar meningkatkan kewaspadaan dan tidak memaksakan diri melaut jika terjadi cuaca buruk dan gelombang tinggi karena sangat membahayakan aktifitas pelayaran,&#8221; ujar Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub R. Agus H. Purnomo.</p>
<p>Dirjen Agus meminta Syahbandar melakukan pemantauan ulang setiap hari terhadap kondisi cuaca di masing-masing lingkungan kerjanya dan menyebarluaskan informasi cuaca terkini kepada nakhoda kapal dan pengguna jasa.</p>
<p>&#8220;Bila kondisi cuaca membahayakan keselamatan pelayaran maka pemberian Surat Persetujuan Berlayar (SPB) harus ditunda hingga cuaca memungkinkan untuk memberangkatkan kapal,&#8221; tegas Dirjen Agus.</p>
<p>Tak hanya pelayaran penumpang, menurut Dirjen Agus, kegiatan bongkar muat barang agar diawasi secara berkala untuk memastikan kelancaran dan ketertibannya. Muatan yang naik kapal juga harus dilashing serta tidak overdraft agar stabilitas kapal tetap baik.</p>
<p>Sementara itu, Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Junaidi mengatakan, peningkatan kewaspadaan juga harus dilakukan oleh seluruh operator dan nakhoda kapal.</p>
<p>&#8220;Nakhoda maupun pemilik kapal harus memantau cuaca sekurang-kurangnya enam jam sebelum berlayar dan melaporkan ke Syahbandar saat mengajukan SPB serta melaporkan kondisi cuaca terkini kepada Stasiun Radio Pantai (SROP) terdekat setiap enam jam sekali saat berlayar,&#8221; katanya.</p>
<p>Junaidi menambahkan, selama pelayaran, nakhoda juga harus membawa kapal berlindung di lokasi aman saat tiba-tiba terjadi cuaca buruk di tengah pelayaran dengan ketentuan kapal harus dalam kondisi siaga untuk siap digerakkan.</p>
<p>&#8220;Kami juga menginstruksikan kepada seluruh jajaran Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) dan Distrik Navigasi agar kapal negara baik kapal patroli atau kapal navigasi tetap siap siaga dan segera memberikan pertolongan terhadap kapal yang berada dalam keadaan bahaya atau kecelakaaan,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Selanjutnya, Kepala SROP dan nakhoda kapal negara juga ikut memantau dan menyebarluaskan kondisi cuaca dan berita marabahaya. Bila terjadi kecelakaan kapal maka Kepala SROP dan nakhoda kapal negara harus berkoordinasi dengan pangkalan PLP. <b>(*/hdp)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kemenhub-waspadai-cuaca-ekstrem-dan-gelombang-tinggi/">Kemenhub: Waspadai Cuaca Ekstrem dan Gelombang Tinggi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>​Libur Panjang, Cuaca di Sumbar Cerah Sepanjang Hari</title>
		<link>https://prokabar.com/%e2%80%8blibur-panjang-cuaca-di-sumbar-cerah-sepanjang-hari/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Feb 2018 04:58:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[#Cuaca]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#Sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=4178</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Sekarang libur panjang, ada yang benar benar berlibur dan berwisata, ada yang di rumah saja, ada juga yang tetap bekerja. Namanya...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/%e2%80%8blibur-panjang-cuaca-di-sumbar-cerah-sepanjang-hari/">​Libur Panjang, Cuaca di Sumbar Cerah Sepanjang Hari</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Padang, Prokabar &#8211;</b> Sekarang libur panjang, ada yang benar benar berlibur dan berwisata, ada yang di rumah saja, ada juga yang tetap bekerja. Namanya libur tentu harus dinikmati dengan cara masing masing.</p>
<p>Lalu jika anda berniat berwisata di Sumatera Barat, inilah saat yang pas. Karena BMKG merilis kondisi cuaca yang cerah pada siang hari.&nbsp;</p>
<p>&#8220;Kondisi cuaca pagi-siang hari cukup kondusif, cerah berawan. Bagi masyarakat yg ingin berlibur siang ini waspadai dehidrasi atau kehausan.Potensi hujan pada sore-malam hari. Selamat berlibur,&#8221; Kata Budi Samiadji, Forecaster di BMKG BIM.&nbsp;</p>
<p>Berikut informasi lengkap cuaca hari ini dan dua hari ke depan</p>
<p>Dengan Hormat</p>
<p>Berikut ini kami sampaikan informasi&nbsp;</p>
<p><b>Prakiraan cuaca Sumatera Barat untuk tgl 16-18 Februari 2018</b></p>
<p><b>Prakiraan Cuaca Sumatera Barat tgl &nbsp;16 Februari 2018</b></p>
<p>-Pagi hari : Cerah Berawan&nbsp;</p>
<p>-Siang-sore hari : &nbsp;Berawan ; Hujan Ringan di Padang Pariaman,Padang,Pesisir Selatan,Dharmasraya ; Hujan Sedang di Kep. Mentawai &nbsp;dan Solok Selatan</p>
<p>-Malam hari : Berawan</p>
<p>-Dini Hari : Hujan Ringan di wilayah Padang Pariaman,Padang,Pesisir Selatan</p>
<p>-Suhu Udara : 18-31 ◦C</p>
<p>-Kelembaban Udara : 65-95%</p>
<p>-Angin : Dari Barat Daya – Timur Laut &nbsp;dengan, Kec. &nbsp;10 Km/jam</p>
<p><b>Peringatan Dini : &nbsp;Waspada potensi hujan dengan intensitas sedang &nbsp;hingga Lebat dapat disertai petir/kilat dan angin kencang &nbsp;pada sore hari di wilayah &nbsp;Kep.mentawai,Solok Selatan</b></p>
<p><b>Prakiraan Cuaca Sumatera Barat tgl 17 Februari 2018</b></p>
<p>-Pagi hari : Cerah Berawan&nbsp;</p>
<p>-Siang-sore hari : Cerah Berawan &#8211; Berawan ; Potensi &nbsp;Hujan Ringan-Sedang &nbsp;di wilayah Kep.Mentawai,Lima Puluh Kota,Payakumbuh,Padang Panjang,Dharmasraya,Solok Selatan,Sijunjung,Solok,Sawah Lunto,Dharmasraya,Potensi Hujan Ringan di wilayah Bukit Tinggi,Tanah Datar,Kab Solok</p>
<p>-Malam hari &nbsp;: Berawan ; Berpotensi &nbsp;Hujan Ringan – Sedang di wilayah &nbsp;Kep.Mentawai,Lima Puluh Kota,Dharmasraya,Solok Selatan,Sijunjung,pesisir Selatan,Tanah Datar,Kab Solok</p>
<p>-Dini Hari : Berawan;&nbsp;</p>
<p>-Suhu Udara: 17-31 ◦C</p>
<p>-Kelembaban Udara : 70-95%</p>
<p>-Angin : Dari Barat Daya – Timur Laut &nbsp;dengan, Kec. &nbsp;15 Km/jam</p>
<p><b>Peringatan Dini : Waspada potensi hujan dengan intensitas sedang &nbsp;hingga Lebat dapat disertai petir/kilat dan angin kencang &nbsp;pada sore &nbsp;hingga malam hari di wilayah ; Lima Puluh Kota,Dharmasraya,Solok Selatan</b></p>
<p><b>Prakiraan Cuaca Sumatera Barat tgl 18 Februari 2018</b></p>
<p>-Pagi hari : &nbsp;Berawan ; Potensi Hujan Ringan hingga sedang di wilayah Kep.Mentawai,Pasaman Barat,Pasaman,Agam,Lima Puluh Kota,Bukit Tinggi,Padang Panjang,Tanah Datar,</p>
<p>&nbsp;-Siang-sore hari : &nbsp;Berawan ; Hujan Ringan – Sedang di Kep. Mentawai,Agam,Padang Pariaman ,Padang,Limapuluh Kota, Dharmasraya, Solok Selatan, Sijunjung, Solok, Sawahlunto, Payakumbuh, Padangpanjang; Hujan Ringan di Bukittinggi, Tanah Datar, dan Kab. Solok</p>
<p>-Malam hari : Berawan; Potensi Hujan Ringan – di wilayah Kep.Mentawai,Pesisir Selatan</p>
<p>-Dini Hari : Berawan ,Berpotansdi Hujan Ringan di wilayah ; Pasaman Barat,Pasaman,Lima Puluh Kota,Tanah Datar,Sijunjung</p>
<p>-Suhu Udara : 17-31 ◦C</p>
<p>-Kelembaban Udara : 75-98%</p>
<p>-Angin : Dari Barat Daya – Timur Laut &nbsp;dengan, Kec. &nbsp;10 Km/jam</p>
<p><b>Peringatan Dini : &nbsp;Waspada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat,dapat disertai petir/kilat dan angin kencang pada pagi hingga siang hari di wilayah Kep.Mentawai,Pasaman Barat,Pasaman,50 Kota</b>.</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/%e2%80%8blibur-panjang-cuaca-di-sumbar-cerah-sepanjang-hari/">​Libur Panjang, Cuaca di Sumbar Cerah Sepanjang Hari</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 38/209 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/14 queries in 0.038 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 17:30:49 by W3 Total Cache
-->