<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#covid-19 Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/covid-19/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/covid-19/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 19 Feb 2022 08:08:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#covid-19 Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/covid-19/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Respons Lonjakan Covid-19 di Tiga Negara Tetangga</title>
		<link>https://prokabar.com/respons-lonjakan-covid-19-di-tiga-negara-tetangga/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Feb 2022 08:08:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[#ilham bintang]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=100813</guid>

					<description><![CDATA[<p>Mulai Sabtu (19/2) ini pemerintah Malaysia akan menunda sehari pengumuman up date kasus harian Covid19. Dari semula setiap hari pukul 3 sore, diundur menjadi...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/respons-lonjakan-covid-19-di-tiga-negara-tetangga/">Respons Lonjakan Covid-19 di Tiga Negara Tetangga</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Mulai</strong> Sabtu (19/2) ini pemerintah Malaysia akan menunda sehari pengumuman up date kasus harian Covid19. Dari semula setiap hari pukul 3 sore, diundur menjadi keesokan harinya pukul 10 pagi.</p>
<p>Perubahan itu merupakan salah satu respons menyusul lonjakan kasus Covid19 itu. Di Malaysia rata-rata sehari 23 ribu kasus seminggu terakhir. Tertinggi Rabu (16/2) lalu yang memecahkan rekor 27 ribu kasus. Angka itu tertinggi selama dua tahun pandemi di Malaysia.</p>
<p>Pemerintah tidak membuat kebijakan lain bersifat spesifik untuk membatasi aktifitas masyarakat terkait lonjakan virus Covid19 yang terjadi.</p>
<p>&#8220;Pengumuman diundur supaya tidak berdampak ketakutan bagi rakyat,&#8221; kata Menteri Kesehatan Malaysia, Khairy<br />
Jamaluddin, Jumat (18/2).</p>
<h4>Revolusioner</h4>
<p>Pemerintah Singapura lebih revolusioner menghadapi serangan virus covid19 yang melonjak tinggi di negaranya. Tetap keukeh mau hidup berdampingan dengan Covid19, seperti dicita-citakan sejak tahun lalu. Sudah pernah beberapa kali dideklarasikan, namun terganjal karena setiap kali selesai deklarasi, di luar perkiraan serangan Covid19 semakin ugal-ugalan.</p>
<p>Sekarang, Singapura sudah bertekad mulai 25 Februari akan melonggarkan kegiatan di masyarakat.</p>
<p>&#8220;Bahkan jalur masuk untuk warga asing dibuka lagi dari Hongkong, Arab Saudi, Uni Emirat Arab. Orang asing masuk Singapura tidak lagi pakai PCR tetapi cukup tes antigen. Warga Singapura atau diplomat yang akan kembali ke Singapura tidak perlu lagi mengajukan izin masuk bisa langsung datang,&#8221; kata Dubes RI di Singapura, Suryopratomo, Kamis( 17/2).</p>
<p>Pemerintah Indonesia pun pernah menyatakan tekad sama. Awal minggu, Koordinator Penanganan Covif19 Jawa-Bali, Luhut Binsar Pandjaitan, menilai virus Covid19 hari itu sudah sampai pada puncaknya.</p>
<p>Hari berikutnya, dia prediksi kurvanya akan menurun. Maka, dia mempersilahkan masyarakat yang sudah vaksin dua kali apalagi sudah booster beraktifitas seperti biasa.</p>
<p>&#8220;Jangan takut,&#8221; kata Menko Maritim dan Investasi itu.</p>
<p>Yang penting taat protokol kesehatan. Memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, antara lain. Sehari setelah bicara begitu pelonjakan terjadi lebih masif mencapai 57.049 kasus positif Selasa (15/2). Rabu (16/2) lebih tinggi lagi: 64.718 kasus. Angka itu merupakan rekor tertinggi sepanjang pandemi di Tanah Air.</p>
<p>Seperti yang pernah saya tulis, pertimbangan Luhut Pandjaitan cukup berdasar. Angka kematian tidak terlalu besar selama lonjakan Covid19 sebulan terakhir. Angka tertinggi kematian yang tercatat 313 orang, terjadi satu hari. Data mutakhir, Jumat (18/2) angka penularan sudah menurun menjadi 59.635 hari itu. Dan, angka yang wafat 216 orang. Turun dari dua hari sebelumnya.</p>
<p>Kemarin Presiden Jokowi juga memaparkan data, sekitar 69 persen kematian karena korban belum vaksin dan memiliki komorbid alias penyakit penyerta.</p>
<p>Berbeda dengan Luhut, Jokowi tidak menyarankan masyarakat bebas beraktifitas. Presiden lebih mendorong vaksinasi digencarkan lagi supaya mencapai angka sesuai target vaksinasi Covid-19, sebanyak 208.265.720 jiwa.</p>
<p>Data Jumat (18/2), vaksinasi dosis pertama sudah mencapai 90,90%. Tetapi vaksinasi dosis kedua baru mencapai 66,81%. Sedangkan vaksinasi ketiga (booster) 3,85%.</p>
<p>Epidemiolog dari Universitas Indonesia, Tri Yunis Miko Wahyono, yang dikutip detikcom mengatakan langkah pelonggaran pembatasan yang dilakukan pemerintah tidak didukung oleh bukti ilmiah yang kuat.</p>
<p>Setidaknya, ada dua indikator untuk melakukan pelonggaran yaitu jumlah kasus dalam bentuk positivity rate dan angka kematian.</p>
<p>&#8220;Dengan peningkatan angka kematian, Indonesia seharusnya melakukan pengetatan pembatasan, bukan pelonggaran,&#8221; kata epidemiolog itu.</p>
<p>Minggu ini Luhut telah memangkas masa karantina bagi PPLN (pelaku perjalanan luar negeri) menjadi tiga hari dari semula 7-10 hari. Aturan itu berlaku bagi orang yang sudah divaksin booster.</p>
<p>Sementara bagi warga negara Indonesia atau warga negara asing/WNA yang sudah divaksin Covid-19 dosis kedua harus menjalani karantina selama lima hari, dan bagi yang baru divaksin dosis pertama tetap wajib karantina tujuh hari.</p>
<p>Maret atau April, Luhut mengancar-ancar, karantina PPLN bakal dihapuskan sama sekali. Padahal, waktu dia bicara itu angka positivity rate masih 18 %, jauh di atas ketentuan WHO 5 %.</p>
<h4>Malaysia</h4>
<p>Metro.com, media Malaysia, yang menyiarkan pernyataan Menkes Malaysia kemarin melaporkan, Pemerintah Malaysia membuat 5 kategori untuk penanganan Covid19. Kategori 1,2&amp; 3 digolongkan gejala ringan dan sedang.</p>
<p>Penanganannya cukup isolasi mandiri di rumah. Kategori 4 dan 5 masuk golongan berat dan kritis, dirujuk di RS.</p>
<p>Berkaca pada lonjakan kasus seminggu terakhir, angka tertungginya &#8220;hanya&#8221; 38 pasien masuk kategori berat dan kritis.</p>
<p>Sebagian masyarakat merespons pengumuman Menkes Malaysia soal perubahan itu sebagai upaya pemerintahnya menyembunyikan angka sebenarnya.</p>
<p>Mereka juga mendesak agar pilihan raya ( Pemilu) di Johor 12 Maret ditunda sampai lonjakan kasus Covid19 reda.</p>
<p>&#8220;Yang mengusulkan penundaan pimpinan Pakatan Harapan yaitu koalisi politisi Anwar Ibrahim&#8221;, kata Johan Jaffar, wartawan senior, kolumnis The Star, Malaysia, yang saya konfirmasi semalam, Jumat (18/2).</p>
<h4>Vaksinasi Singapura 92 %</h4>
<p>Menurut Tommy, panggilan akrab Dubes RI untuk Singapura itu, Singapura punya dasar kuat untuk melonggarkan pembatasan.</p>
<p>Pengalaman dua tahun membuat jumlah kasus di negara tetangga itu tidak lagi hanya dihitung dari tes PCR (Polymerase chain reaction) tetapi juga dari ART (Antigen Rapid Test) individual maupun pemeriksaan di dokter- dokter umum.</p>
<p>Ia menjelaskan dengan vaksinasi mencapai 92%, kasus Omicron tidak terlalu berat dan fatal bagi yang kena. Sebanyak 99% warga yang terinfeksi karena penularan antarwarga di dalam negeri. Kasus impor hanya sekitar 1%.</p>
<p>&#8220;Setelah dua tahun berjalan, semua masyarakat sudah mengetahui bagaimana cara menghadapi covid-19. Masyarakat tidak lagi panik kalau terinfeksi covid-19. Sepanjang sudah divaksinasi penuh dan gejalanya ringan tidak perlu ke rumah sakit. Cukup makan obat dan istirahat di rumah. Kalau ada kesulitan dalam pernafasan baru dirujuk ke rumah sakit,&#8221; kata Tommy, melalui kontak WhatsApp.</p>
<p>Tommy pernah berpengalaman menjadi relawan penanganan pandemi saat di Satgas Covid19 Nasional di Tanah Air.</p>
<p>Di Singapura pemeriksaan covid-19 bisa dilakukan warga sendiri di rumah dengan menggunakan Antigen Rapid Test (ART). Sekarang kit ART bisa dibeli di apotik harganya sekitar 5 Dolar Singapura (Rp. 55-60 ribu).</p>
<p>Setiap rumah tangga yang mau menerima tamu kalau sebelumnya dibatasi hanya lima orang dalam satu hari, mulai tanggal 25 Februari boleh beberapa kali menerima tamu tapi maksimal hanya lima orang sekali datang.</p>
<p>Singapura semakin bersiap untuk menganggap covid-19 sebagai endemi. Namun Pemerintah tetap waspada dan akan memberikan informasi kalau terjadi mutasi covid-19. Multi ministry task force covid-19 tetap bekerja memonitor perkembangan covid-19 di dunia.</p>
<p>Berdamai dengan virus Covid19 menjadi tren di banyak negara di dunia. Dipelopori Amerika dan negara-negara Eropa. Tapi sejauh ini usaha itu belum menampakkan hasil siginifikan.</p>
<p>Data terbaru di AS Kamis (17/2), hari itu kasus positif 104 ribu sedangkan jumlah yang meninggal 3187 jiwa. Artinya, virus itu tetap berbahaya, apapun variannya.</p>
<p>Berkaca pada kejadian itu pemerintah Indonesia sebaiknya berembuk dulu dengan para ahli kesehatan sebelum memutuskan pelonggaran pembatasan. Jangan buru-buru.</p>
<p>Tunggu saja hasil uji coba negara-negara di dunia, terutama dua tetangga, Singapura dan Malaysia. Tidak perlu bersikap &#8220;Loiaseng&#8221; istilah orang Bugis untuk sikap mau menonjol sendiri di tengah pergaulan dunia.</p>
<p>Biarpun varian Omicron &#8212; diklaim Kemenkes 90 % yang melonjak di Tanah Air &#8212; ringan, tetap tidak boleh dianggap enteng. Apalagi dikatakan hanya berbahaya buat orang tua, komorbid, dan anak-anak yang belum divaksin.</p>
<p>Keluarga Indonesia mana yang tidak memiliki semua unsur yang menjadi musuh Omicron itu? Sementara dunia mengakui kecepatan penularan Omicron, satu terpapar, seluruh keluarga kena. Apalagi orang yang tanpa gejala. <strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/respons-lonjakan-covid-19-di-tiga-negara-tetangga/">Respons Lonjakan Covid-19 di Tiga Negara Tetangga</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kasus Covid-19 Menanjak, Padang Masuk Status PPKM Level III</title>
		<link>https://prokabar.com/kasus-covid-19-menanjak-padang-masuk-status-ppkm-level-iii/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Feb 2022 15:56:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#padang]]></category>
		<category><![CDATA[#ppkm]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=100694</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Kota Padang masuk ke dalam status Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level III. Hal itu sesuai dengan Intruksi Menteri Dalam Negeri...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kasus-covid-19-menanjak-padang-masuk-status-ppkm-level-iii/">Kasus Covid-19 Menanjak, Padang Masuk Status PPKM Level III</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong> &#8211; Kota Padang masuk ke dalam status Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level III.</p>
<p>Hal itu sesuai dengan Intruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 11 tahun 2022 yang dikeluarkan pada Senin (14/2/2022) malam.</p>
<p>Juru Bicara Satgas Covid-19 Padang yang juga Kalasa BPBD Padang Barlius membenarkan PPKM Kota Padang naik menjadi level 3 mulai hari ini.</p>
<p>&#8220;Iya benar, mulai hari ini Kota Padang naik status PPKMnya ke level III,&#8221; kata Barlius.</p>
<p>Barlius mengatakan naiknya status level PPKM Kota Padang sebab adanya kenaikan kasus Covid di Kota Padang.</p>
<p>Dengan naiknya status PPKM Level III tersebut, Pemko Padang akan mengikuti anturan yang sesuai dengan Inmendagri, termasuk akan ada pembatasan kegiatan masyarakat.</p>
<p>Ia tidak lupa mengingatkan masyarakat Kota Padang untuk selalu memakai masker dimana saja dan melarang warga membuat kerumunan.</p>
<p>Selain Kota Padang, daerah di Sumbar yang ditetapkan masuk PPKM level III adalah Kabupaten Solok, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Agam, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kota Padang, Kota Padang Panjang, dan Kota Bukittinggi. <strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kasus-covid-19-menanjak-padang-masuk-status-ppkm-level-iii/">Kasus Covid-19 Menanjak, Padang Masuk Status PPKM Level III</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Beberapa Pegawai Terpapar Covid, Kantor Ombudsman Sumatera Barat Lockdown</title>
		<link>https://prokabar.com/beberapa-pegawai-terpapar-covid-kantor-ombudsman-sumatera-barat-lockdown/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Feb 2022 06:34:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#ombudsmansumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#vky]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=100642</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Kantor Ombudsman Perwakilan Sumatera Barat dilocdown pada Senin (14/02/2022). Penutupan kantor tersebut dilakukan karena adanya beberapa orang yang diketahui positif Covid-19....</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/beberapa-pegawai-terpapar-covid-kantor-ombudsman-sumatera-barat-lockdown/">Beberapa Pegawai Terpapar Covid, Kantor Ombudsman Sumatera Barat Lockdown</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong> &#8211; Kantor Ombudsman Perwakilan Sumatera Barat dilocdown pada Senin (14/02/2022). Penutupan kantor tersebut dilakukan karena adanya beberapa orang yang diketahui positif Covid-19.</p>
<p>“Untuk saat ini, pelayanan tatap muka kami tiadakan dan masyarakat yang akan melapor tetap akan kami layani melalui daring,” kata Kepala Ombudsman Perwakilan Sumatera Barat, Yefri Heriani saat dia hubungi prokabar.com.</p>
<p>Yefri mengatakan, penutupan pelayanan tatap muka tersebut dilakukan karena adanya asisten Ombudsman Perwakilan Sumatera Barat yang positif Covid-19.</p>
<p>“Ada tiga orang yang diketahui positif Covid-19 dan hari ini seluruh asisten dan pegawai sedang melakukan tes PCR,” lanjutnya.</p>
<p>Untuk pelayanan daring sendiri, ia mengatakan masyarakat bisa menghubungi melalui call center di nomor 137 atau nomor WA 08119553737.</p>
<p>“Selain itu, masyarakat juga bisa melakukan pengaduan melalui email Ombudsman di pengaduan.sumbar@ombudsman.go.id,” lanjutnya.</p>
<p>Sementara itu, untuk masyarakat yang sudah terlanjur berada di kantor Ombudsman Perwakilan Sumatera Barat, akan difasilitasi laptop dan jaringan untuk berkomunikasi dengan asisten melalui zoom atau video call. <strong>(vky)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/beberapa-pegawai-terpapar-covid-kantor-ombudsman-sumatera-barat-lockdown/">Beberapa Pegawai Terpapar Covid, Kantor Ombudsman Sumatera Barat Lockdown</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jumlah Pasien COVID-19 di Rumah Sakit Rendah Walau Konfirmasi Kasus Harian Tinggi</title>
		<link>https://prokabar.com/jumlah-pasien-covid-19-di-rumah-sakit-rendah-walau-konfirmasi-kasus-harian-tinggi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Feb 2022 01:09:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=100435</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; Jumat (4/2), konfirmasi jumlah kasus harian COVID-19 mencapai 32.211. Kendati demikian, jumlah pasien COVID-19 yang dirawat di rumah sakit masih rendah....</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/jumlah-pasien-covid-19-di-rumah-sakit-rendah-walau-konfirmasi-kasus-harian-tinggi/">Jumlah Pasien COVID-19 di Rumah Sakit Rendah Walau Konfirmasi Kasus Harian Tinggi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar</strong> &#8211; Jumat (4/2), konfirmasi jumlah kasus harian COVID-19 mencapai 32.211. Kendati demikian, jumlah pasien COVID-19 yang dirawat di rumah sakit masih rendah. Selain itu, sebagian besar kasus terkonfirmasi merupakan kasus tanpa gejala dan bergejala ringan.</p>
<p>Meski kecepatan penularan dari varian Omicron ini lebih cepat daripada varian of concern COVID-19 yang lain, namun kasus kesakitan maupun kematian akibat varian ini rendah.</p>
<p>“Hal ini dapat terlihat dari kondisi pasien yang dirawat di rumah sakit secara nasional masih sangat rendah. Rata-rata pasien yang dirawat di rumah sakit saat ini juga tidak bergejala dan gejala ringan. Dari data yang kita miliki, meski secara tren kenaikan kasus varian Omicron ini ada kemiripan dengan Delta, namun angka keterisian tempat tidur rumah sakit jauh lebih landai,” ujar dr. Siti Nadia Tarmizi M.Epid, Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kemenkes.</p>
<p>dr. Nadia menyampaikan bahwa pemerintah menghimbau masyarakat yang positif COVID-19 namun tidak bergejala ataupun bergejala ringan tidak perlu ke rumah sakit.</p>
<p>“Cukup melakukan isolasi mandiri di rumah atau isolasi terpusat, serta memanfaatkan layanan telemedisin jika tersedia, atau melapor ke Puskesmas terdekat. Dengan demikian kita dapat mengurangi beban rumah sakit dan tenaga kesehatan, serta membantu menyelamatkan orang lain yang memiliki gejala sedang hingga kritis,” terang dr. Nadia.</p>
<p>Secara nasional, tren perawatan pasien atau yang biasa disebut Bed Occupancy Ratio (BOR) di Indonesia masih berada pada ambang batas yang aman. Hingga hari ini, baru 20% (16.712) pasien yang dirawat dari 80.344 tempat tidur yang tersedia untuk penanganan COVID-19. Jumlah ketersedian tempat tidur perawatan khusus pasien COVID-19 pun masih bisa ditambahkan lebih banyak lagi apabila dibutuhkan, seperti halnya langkah yang dilakukan pemerintah tahun lalu.</p>
<p>Data terbaru dari Kota Depok, Jawa Barat misalnya, menunjukkan bahwa meskipun konfirmasi kasus positif lebih tinggi daripada gelombang kedua 2021 lalu, pasien yang dirawat di rumah sakitnya baru mencapai 52%. Sementara itu kapasitas ruangan yang dialihkan untuk pasien COVID-19 masih 22% dari 30% ruangan untuk penanganan COVID-19.</p>
<p>“Ini artinya masih ada setidaknya 8% persen tambahan ruang rumah sakit untuk dijadikan tempat intensif penanganan pasien COVID-19. Ini berbeda halnya dengan puncak kasus pada periode Juli-Agustus 2021 di mana jumlah konfirmasi kasus di Depok lebih sedikit daripada jumlah konfirmasi per hari ini, tapi pasien yang dirawat lebih banyak,” ujar dr. Nadia.</p>
<p>“Upaya yang perlu dilakukan saat ini adalah kembali menekan jumlah kasus dengan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat dan membatasi mobilitas masyarakat. Cakupan vaksinasi dosis lengkap juga harus terus dikejar berbarengan dengan dosis vaksin ketiga untuk memperkuat imunitas kelompok,” tegas dr. Nadia.</p>
<p>dr. Nadia juga menyampaikan bahwa cakupan vaksinasi yang cukup tinggi saat ini yang mencapai 89% untuk dosis pertama dan 62% untuk dosis kedua dinilai mampu mengurangi dampak kesakitan dan kematian dari infeksi COVID-19.</p>
<p>“Kita masih perlu terus mendorong cakupan vaksinasi dosis lengkap yang lebih tinggi lagi untuk mencegah dampak lebih lanjut bagi kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak. Pemberian dosis ketiga (booster) juga sangat penting untuk mengantisipasi lonjakan kasus COVID-19 lebih parah lagi,” tegas dr. Nadia</p>
<p>Masyarakat diimbau agar kembali sadar akan pentingnya disiplin menerapkan protokol kesehatan. “Meski jumlah kasus meningkat dan keterisian rumah sakit dapat terkendali, namun menekan jumlah infeksi COVID-19 akan menjaga fasilitas layanan kesehatan tetap memadai,” tutup dr. Nadia. <strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/jumlah-pasien-covid-19-di-rumah-sakit-rendah-walau-konfirmasi-kasus-harian-tinggi/">Jumlah Pasien COVID-19 di Rumah Sakit Rendah Walau Konfirmasi Kasus Harian Tinggi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tantowi Yahya Terpapar Covid 19, Persis Satu Bulan Setelah Kembali Ke Tanah Air</title>
		<link>https://prokabar.com/tantowi-yahya-terpapar-covid-19-persis-satu-bulan-setelah-kembali-ke-tanah-air/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Jan 2022 03:07:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[Tantowi Yahya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=100299</guid>

					<description><![CDATA[<p>Catatan : Ilham Bintang ACARA Remember The Mercy&#8217;s Sabtu (29/1) malam ini batal digelar di Airmen Hotel Sultan, Jakarta. Pembatalan diumumkan semalam oleh manajemen Band...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tantowi-yahya-terpapar-covid-19-persis-satu-bulan-setelah-kembali-ke-tanah-air/">Tantowi Yahya Terpapar Covid 19, Persis Satu Bulan Setelah Kembali Ke Tanah Air</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h4><strong>Catatan</strong> : <strong>Ilham Bintang</strong></h4>
<p><strong>ACARA</strong> Remember The Mercy&#8217;s Sabtu (29/1) malam ini batal digelar di Airmen Hotel Sultan, Jakarta. Pembatalan diumumkan semalam oleh manajemen Band The Mercys. Alasannya, salah satu pengisi acaranya terpapar Covid19. Yang dimaksud adalah : Tantowi Yahya, mantan Dubes RI di New Zealand.</p>
<p>Acara The Nercys itu diundur sampai waktu yang akan ditentukan kemudian (maksimal 1 bulan). Begitu isi pemberitahuan yang beredar semalam, dan diterima oleh para calon penonton pertunjukan itu.</p>
<p>&#8220;Saya sudah beli dua tiket, tapi semalam pihak Erwin Harahap mengirim pesan itu lewat WhatsApp,&#8221; kata Raja Pane, wartawan senior yang juga anggota Dewan Kehormatan PWI Pusat. Sejak dulu wartawan olahraga ini menggemari musik band The Mercys.</p>
<p>Berita sama diumumkan juga oleh aktris Jajang C Noer di grup WA artis senior, semalam. &#8220;Tantowi Yahya kena covid dari tadi pagi. Tadinya akan perform dengan Erwin Mercy’s Band besok di Airmen hotel Sultan,&#8221; tulis Jajang yang merupakan fans berat The Mercys, wa bil khusus Erwin Harahap.</p>
<h4><strong>Batal ke Bali</strong></h4>
<p>Tantowi Yahya semalam membenarkan terpapar Covid19. &#8220;Betul, Bang. Hasil PCR nya baru saja ke luar ,&#8221; sahut mantan Dubes RI di New Zealand itu ketika saya kontak semalam. Hasil PCR itu mengkonfirmasi hasil swab Antigen sebelumnya, yang menunjukkan hasil positif.</p>
<p>Terakhir aktifitas Tantowi Yahya yang terekam di depan publik ketika melayat ke rumah Nurul Arifin, Rabu (26/1). Seperti kita ketahui, Putri sulung Wakil Ketua Umum Golkar itu, Maura Magnalia Madyaratri meninggal dunia Selasa (25/1) pagi.</p>
<p>Tantowi positif Covid19 persis sebulan setelah tiba di Tanah Air dari pos penugasannya, 28 Desember tahun lalu. Sesuai ketentuan yang berlaku, waktu itu, ia bersama istri dan putranya menjalani karantina 10 hari di Hotel Mandarin, Jakarta.</p>
<p>Ia dan keluarga kembali ke Tanah Air setelah hampir lima tahun menempati pos Duta Besar di New Zealand. Selama 10 hari di karantina,Tantowi sempat menulis di Ceknricek.com pengalamannya selama di karantina dalam sebuah artikel, &#8221; Pengalaman di Karantina &#8211; Hari ke 5&#8243;.</p>
<p>&#8220;Bersama isteri dan satu anak, saya memasuki hari kelima karantina di hotel. Hari-hari diisi dengan membaca, menulis, olahraga, zoom dan tentu saja berselancar di sosmed ha ha hi hi dengan teman dan sahabat di berbagai belahan dunia. Selandia Baru sebagai negara di paling selatan bumi, paling duluan menyambut tahun baru. Sementara teman-teman di New York menjadi yang paling belakangan berganti tahun. Dalam konteks perbedaan waktu ini, komunikasi bisa berlangsung 24 jam,&#8221; tulisnya.</p>
<p>Tantowi melanjutkan, 10 hari di karantina seenak apapun hotelnya tetap saja membosankan. Oleh karenanya diperlukan bekal mental dan juga logistik. Meski pemandangan diluar indah dan didalam kamar nyaman, tetap saja ada perasaan dikurung. Makan di hotel sehari dua hari sih oke, setelahnya kita mulai kangen makanan dari luar. Setelah hampir 5 tahun di luar negeri. Saya kangen berbagai makanan khas di Jakarta. Disinilah pergolakan terjadi.</p>
<h4><strong>Ancaman Omicron</strong></h4>
<p>Sekembali Tantowi dari penugasan, tren penularan covid19 di Tanah Air, memang kembali naik. Varian Omicron mulai mengancam masyarakat. Data terbaru, Jumat (28/1) angka penularan sudah hampir 10 ribu. 75 % dari jumlah itu merupakan varian Omicron yang terkenal kecepatannya lima kali lebih cepat dari varian sebelumnya. Tantowi tidak menjelaskan apakah virus Covid19 yang bersarang di tubuhnya, varian biasa atau Omicron. Pemeriksaan Omicron memang bersifat khusus.</p>
<p>&#8220;Yang jelas, sesuai ketentuan pasien Covid19 yang di Tanah Air, wajib menjalani isolasi mandiri di rumah selama lima hari.&#8221;</p>
<p>&#8220;Beberapa hari setelah karantina saya, anak dan isteri ke Bali. Kami disana seminggu. Minggu lalu, tanggal 20 Januari, saya kembali ke Jakarta. Anak dan isteri masih tinggal di Bali,&#8221; urai Tantowi.</p>
<p>Rencananya, besok, Minggu (30/1) Tantowi akan ke Bali, bergabung dengan anak istri. Tentu saja rencana itu batal. Sekian tahun di masa pandemi di New Zealand, Tantowi cukup bebas dan aman beraktifitas sehari-hari. Saya sering dikirimi foto aktifitasnya di sana yang membuat iri, karena di sana seperti tak ada virus Covid 19.</p>
<p>Eh, giliran di negeri sendiri, baru sebulan di Tanah Air, virus itu sudah menyerang badan. Ini peringatan untuk kita semua agar selalu waspada. <strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tantowi-yahya-terpapar-covid-19-persis-satu-bulan-setelah-kembali-ke-tanah-air/">Tantowi Yahya Terpapar Covid 19, Persis Satu Bulan Setelah Kembali Ke Tanah Air</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menkominfo : Kasus Konfirmasi Harian Meningkat, Jaga Prokes dan Hindari Kerumunan</title>
		<link>https://prokabar.com/menkominfo-kasus-konfirmasi-harian-meningkat-jaga-prokes-dan-hindari-kerumunan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Jan 2022 04:32:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#Menkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[#omicron]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=100071</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; Pemerintah meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan akan COVID-19, mengingat angka kasus konfirmasi harian terus menunjukkan tren kenaikan. Selain terus menegakkan protokol kesehatan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/menkominfo-kasus-konfirmasi-harian-meningkat-jaga-prokes-dan-hindari-kerumunan/">Menkominfo : Kasus Konfirmasi Harian Meningkat, Jaga Prokes dan Hindari Kerumunan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar</strong> &#8211; Pemerintah meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan akan COVID-19, mengingat angka kasus konfirmasi harian terus menunjukkan tren kenaikan. Selain terus menegakkan protokol kesehatan dan menyegerakan vaksinasi, masyarakat diminta menghindari serta mencegah terjadinya kerumunan.</p>
<p>Hal ini guna menekan risiko terjadinya penularan virus COVID-19, termasuk varian Omicron yang terus menyebar.</p>
<p>Demikian disampaikan Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate di Jakarta, Sabtu (22/1/2022).</p>
<p>“Peningkatan kasus konfirmasi harian kini sudah berada di atas angka 2 ribu per hari. Kita harus berhati-hati,” ujar Johnny.</p>
<p>Melansir data dari laman https://covid19.go.id/ tercatat pada 21 Januari 2022 jumlah kasus konfirmasi harian mencapai 2.604 kasus, sementara sehari sebelumnya adalah 2.116 kasus.</p>
<p>Terjadi peningkatan yang cukup signifikan bila dibandingkan dengan pekan kedua Januari, di mana pertambahan kasus harian berada pada kisaran di bawah 1.000 kasus per hari.</p>
<p>Sedangkan secara keseluruhan, per 21 Januari 2022 terdapat 4.280.248 kasus COVID-19 terkonfirmasi di Indonesia.</p>
<p>Meningkatnya aktivitas masyarakat diketahui juga meningkatkan risiko penularan virus, terlebih apabila tidak dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan ketat.</p>
<p>“Karena itu kami minta sekali lagi kepada masyarakat, tolong bijak bepergian, hindari kerumunan. Virus masih beredar di sekitar kita. Jangan sampai kita terpapar, apalagi menjadi pembawa virus yang akhirnya menginfeksi orang-orang tercinta di rumah,” imbau Menkominfo.</p>
<p>Selain itu, ia pun menekankan, apabila memang harus bepergian dan mengunjungi ruang publik yang berisiko bertemu banyak orang, protokol kesehatan sama sekali tidak boleh ditanggalkan.</p>
<p>“Gunakan masker dengan benar, jaga jarak dengan orang lain, pastikan kebersihan tangan dengan mencuci tangan atau hand sanitizer. Sedapat mungkin hindari tempat yang sirkulasi udaranya kurang baik,” ajak Johnny.</p>
<p>“Upaya-upaya ini terlihat sederhana namun sangat penting untuk ditegakkan. Kita tidak ingin lonjakan kasus kembali terjadi dan ini perlu peran semua pihak,” katanya. <strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/menkominfo-kasus-konfirmasi-harian-meningkat-jaga-prokes-dan-hindari-kerumunan/">Menkominfo : Kasus Konfirmasi Harian Meningkat, Jaga Prokes dan Hindari Kerumunan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Begini Cara Mengenali dan Menggunakan Antioksidan selama Melawan Corona</title>
		<link>https://prokabar.com/begini-cara-mengenali-dan-menggunakan-antioksidan-selama-melawan-corona/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Nov 2021 08:58:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#antioksidan]]></category>
		<category><![CDATA[#covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#PTSemenPadang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=97820</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; Padang, Prokabar- Terinfeksi Virus Covid-19 membuat kita harus menjaga kesehatan dengan lebih teliti dan seksama. Salah satu hal yang bisa dilakukan yakni dengan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/begini-cara-mengenali-dan-menggunakan-antioksidan-selama-melawan-corona/">Begini Cara Mengenali dan Menggunakan Antioksidan selama Melawan Corona</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Padang, Prokabar-</strong> Terinfeksi Virus Covid-19 membuat kita harus menjaga kesehatan dengan lebih teliti dan seksama. Salah satu hal yang bisa dilakukan yakni dengan mengenali dan menggunakan antioksidan selama kita terinfeksi Virus Corona.</p>
<p>Lalu bagaimana tips dan trik yang bisa kita lakukan agar bisa berhasil melawan virus ini saat kita terinfeksi?.</p>
<p>Dokter Spesialis Gizi Klinik Semen Padang Hospital, dr Dewi Susanti Febri, M.Biomed, SpGK menjelaskan sebelum menggunakan antioksidan selama melawan Corona, sebaiknya tahu dulu apa itu antioksidan dan penggunaannya.</p>
<p>&#8220;Antioksidan merupakan zat yang mampu menetralisir kerja radikal bebas. Radikal bebas sendiri merupakan molekul atau atom yang merupakan bagian terkecil yang tidak berpasangan atau molekul yang berdiri sendiri sehingga merusak karena ingin berpasangan. Sementara itu, antioksidan memberikan zat sehingga tak merusak sel,&#8221; katanya.</p>
<p>Ia mengatakan, hubungannya dengan Covid-19 yang disebabkan oleh virus, yakni bersifat sebagai daya tahan tubuh bagi penderitanya, kecuali bagi mereka yang memiliki komorbid atau penyakit penyerta.</p>
<p>&#8220;Peran antioksidan akan menstabilkan radikal bebas sehingga tidak merusak sel,&#8221; jelasnya.</p>
<p>&#8220;Antioksidan dari vitamin A dan C serta mineral seperti selenium dan zinc dari beberapa literatur menyebutkan bahwa bersumber dari sayuran dan buah bewarna. Sehingga kita diharapkan bisa mengkonsumsi sayuran dan buah bewarna, tidak hanya fokus pada satu jenis berwarna buah dan sayuran saja, namun tetap variatif,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Antioksidan yang bersifat alamiah yang mudah didapatkan di masa pandemi ini salah satunya yang sedang heboh, yaitu jahe. &#8220;Namun jika melihat lebih luas, sebenarnya semua sayur punya sumber antioksidan. Ada tingkatan kadar antioksidan dari masing-masingnya, seperti ubi ungu dan sumber bahan makanan lainnya yang kaya vitamin C. Itu merupakan merupakan jenis antioksidan alami yang paling murah didapatkan dan dikonsumsi,&#8221; terangnya.</p>
<p>Selain itu, delima juga memiliki antioksidan yang tinggi. Sedangkan untuk sayuran, bayam juga memiliki antioksidan yang bagus untuk tubuh. &#8220;Karena semakin pekat warna antioksidan maka semakin baik dikonsumsi bagi tubuh. Yang paling penting adalah variasi dari buah dan sayuran yang dikonsumsi itu sendiri,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Jika sudah mengkonsumsi buah dan sayuran yang mengandung antioksidan yang tinggi, dr Dewi juga mengimbau agar mengurangi konsumsi makanan yang mengandung karbo seperti menghindari gangguan penggunaan minyak goreng berulang agar antioksidan berfungsi dengan baik bagi tubuh. &#8220;Kalau bisa mengendalikan stres serta konsumsi makanan yang bisa meningkatkan imun tubuh, maka bagi yang terinfeksi Covid-19 juga cepat pulih,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Ia juga mengimbau bagi semua pihak tetap menjalankan protokol kesehatan dengan baik, konsumsi makanan seimbang, hindari gorengan, hindari makanan yang dipanaskan berkali-kali, serta menggunakan minyak goreng secara berulang. &#8220;Selain itu, kurangi konsumsi makanan yang mengandung pengawet karena saat ia diproses oleh tubuh, maka akan menekan antioksidan pada tubuh. Tapi perbanyaklah konsumsi makanan alami, makanan bervariasi, berimbang dan konsumsi air putih minimal 8 gelas,&#8221; imbaunya. <strong>(eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/begini-cara-mengenali-dan-menggunakan-antioksidan-selama-melawan-corona/">Begini Cara Mengenali dan Menggunakan Antioksidan selama Melawan Corona</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Waspadai Konten Media Sosial terhadap Perilaku Seksual Remaja</title>
		<link>https://prokabar.com/waspadai-konten-media-sosial-terhadap-perilaku-seksual-remaja/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ade]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Nov 2021 02:44:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[#aids]]></category>
		<category><![CDATA[#corona. #Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[#covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[#Facebook]]></category>
		<category><![CDATA[#hiv]]></category>
		<category><![CDATA[#instagram]]></category>
		<category><![CDATA[#literasi]]></category>
		<category><![CDATA[#twitter]]></category>
		<category><![CDATA[#Video]]></category>
		<category><![CDATA[#whatsapp]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Media Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[porno]]></category>
		<category><![CDATA[Seksual]]></category>
		<category><![CDATA[sexting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=97334</guid>

					<description><![CDATA[<p>Prokabar.com &#8211;   Disrupsi informasi pada saat sekarang ini telah membuat perubahan yang besar dalam tatanan kehidupan manusia. Hal-hal yang dahulunya susah untuk diketahui, sekarang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/waspadai-konten-media-sosial-terhadap-perilaku-seksual-remaja/">Waspadai Konten Media Sosial terhadap Perilaku Seksual Remaja</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://prokabar.com/"><strong>Prokabar.com &#8211;  </strong></a> Disrupsi informasi pada saat sekarang ini telah membuat perubahan yang besar dalam tatanan kehidupan manusia.</p>
<p>Hal-hal yang dahulunya susah untuk diketahui, sekarang ini begitu mudah tersedia melalui teknologi media yang berkembang, salah satunya platform media sosial.</p>
<p>Media sosial menjadi industri komunikasi raksasa. Publik mengonsumsi informasi dari media ini secara bebas.</p>
<p>Tidak hanya sebagai sarana mendapatkan informasi, setiap orang bahkan bisa menjadi pembuat informasi itu sendiri.</p>
<figure id="attachment_97344" aria-describedby="caption-attachment-97344" style="width: 951px" class="wp-caption alignnone"><a href="https://prokabar.com/waspadai-konten-media-sosial-terhadap-perilaku-seksual-remaja/asrizul-syafril/" rel="attachment wp-att-97344"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-97344" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/11/Asrizul-Syafril.jpg" alt="Asrizul Syafril, S.Kep Mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi Universitas Andalas" width="951" height="653" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/11/Asrizul-Syafril.jpg 951w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/11/Asrizul-Syafril-300x206.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/11/Asrizul-Syafril-768x527.jpg 768w" sizes="(max-width: 951px) 100vw, 951px" /></a><figcaption id="caption-attachment-97344" class="wp-caption-text">Asrizul Syafril, S.Kep, Mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi Universitas Andalas</figcaption></figure>
<p>Informasi yang ada di media sosial mengandung unsur positif dan negatif. Apalagi bisa menjadi sumber informasi tercepat untuk publik.</p>
<p>Keterbukaan informasi di media sosial membuat siapa saja bisa mengetahui apa saja.</p>
<p>Namun, terkadang informasi tersebut parsial sehingga bisa menimbulkan misspersepsi  bagi konsumen informasi.</p>
<p>Pengguna media ini tidak hanya terbatas pada orang dewasa, namun juga remaja. Rentang usia  remaja menurut <em>World Health Organization</em> (WHO) yaitu 10-19 tahun.</p>
<p>Peraturan Menteri Kesehatan RI no 25 tahun 2014 menyatakan usia remaja adalah 10-18 tahun, sedangkan menurut BKKBN remaja berusia 10-24 tahun dan belum menikah.</p>
<p>Mengutip data statista (2020), remaja usia 13-17 tahun menduduki peringkat ke tiga paling banyak sebagai pengguna media sosial di Indonesia. Kemudian penduduk usia 18-24 tahun, dan yang paling banyak usia 25-34 tahun dengan rincian 20,6 % laki-laki dan 14,8 % perempuan. Pada tahun 2021, <em>We are social hootsuite </em>juga telah merilis data media sosial yang paling banyak di akses di Indonesia.</p>
<p>Hasilnya <em>youtube</em> menduduki peringkat pertama yang paling banyak di akses masyarakat Indonesia, kemudian  <em>whatsapp</em>, <em>instagram</em>, dan <em>facebook</em>.</p>
<h4>Konten seksual</h4>
<p>Kondisi media sosial saat ini, terdapat konten-konten berbau seksual yang bisa mengarahkan remaja untuk melakukan perilaku seksual tidak sehat.</p>
<p>Perilaku seksual oleh remaja bisa berupa berpegangan tangan antara lawan jenis, <em>kissing</em>, hingga terjadinya penetrasi atau <em>sexual</em> <em>intercouse</em>.</p>
<p>Aktivitas seksual ini tentu akan memicu terjadinya kehamilan di luar nikah yang beresiko terjangkit penyakit menular seksual, seperti sifilis, gonorhea, bahkan HIV dan AIDS.</p>
<p>Konten-konten yang tidak ramah terhadap remaja ini bisa kita lihat salah satunya dari konten kreator <em>youtube</em> yang pernah viral pada tahun 2019. Awalnya kanal <em>youtube </em>ini menyajikan konten <em>gaming</em>, namun terselip video yang bernuansa vulgar dengan tujuan untuk mendapatkan lebih banyak <em>viewers</em>.</p>
<p><a href="https://milenialisme.com/edukasi/model-pembelajaran-nested-dalam-menghadapi-tantangan-pendidikan-di-era-pandemi/"><strong>Model Pembelajaran Nested dalam Menghadapi Tantangan Pendidikan di Era Pandemi</strong></a></p>
<p>Menelisik media sosial <em>instagram</em> juga terdapat konten-konten yang tidak ramah dengan remaja, bahkan media sosial berbasis video <em>tik tok</em> pun banyak menampilkan video-video yang bisa membuat remaja berprilaku seksual yang tidak sehat.</p>
<p>Orang-orang termasuk remaja cenderung suka melihat gambar atau video setengah telanjang di situs media sosial daripada gambar atau video di situs porno.</p>
<p>Apalagi sekarang situs porno sudah di blokir oleh Kominfo. Konten kreator memanfaatkan realita ini di media sosial.</p>
<p>Mereka menyajikan hal-hal yang vulgar dan seksual demi mendapatkan <em>cuan</em> untuk kepentingan pribadinya.</p>
<p>Remaja cenderung ingin mencoba sesuatu yang baru untuk menjawab rasa penasaran mereka. Konten-konten di media sosial bisa menjadi informasi yang liar bagi remaja.</p>
<p>Tanpa adanya bimbingan dan pengawasan, remaja bisa berimajinasi dan berfantasi bebas terhadap apa yang mereka lihat di media sosial.</p>
<p>Remaja umumnya menjadi penyebab terjadinya perilaku seksual, terutama saat berpacaran.</p>
<h4>Data Survei</h4>
<p>Data survei demografi dan kesehatan menyatakan 33 % remaja mulai berpacaran pada usia 15-17 tahun.</p>
<p>Para remaja yang berpacaran tak hanya berkomunikasi tatap muka saja, namun juga melalui saluran-saluran media ini.</p>
<p>Apalagi pada saat pandemi Covid-19. keterbatasan bertemu langsung membuat aktivitas komunikasi hanya melalui media tersebut.</p>
<p>Hal inilah yang menimbulkan aktivitas <em>sexting</em>. Aktivitas ini merupakan kegiatan pengiriman teks, gambar, atau video yang bernuansa seksual.</p>
<p><em>Sexting</em> ini bisa dengan cara mengirim text, foto atau video secara langsung melalui media komunikasi seperti <em>whatsapp</em> atau memposting di media sosial.</p>
<p>Penelitian Mirnawati jufri tahun 2019 terhadap remaja di kota makassar menemukan 90,1 % remaja terpapar dengan aktivitas <em>sexting</em>. 33,5 % remaja mengirimkan pesan <em>sexting</em> berupa foto, dan media sosial yang paling banyak digunakan dalam aktivitas <em>sexting</em> adalah <em>facebook</em>.</p>
<p>Mengutip buku “Hidup cuma satu kali” dari Kementrian Komunikasi dan Informatika tahun 2013, perilaku <em>sexting</em> mempengaruhi perilaku seksual remaja.</p>
<p>Sebanyak 40 % remaja yang berhubungan seksual dalam tujuh hari terakhir, mengakui bahwa hal tersebut dipengaruhi oleh aktivitas <em>sexting</em> sebelumnya.</p>
<p>Efek negatif dari <em>sexting</em> akan berlanjut ke tahap hubungan yang lebih intim. Tidak hanya itu, foto atau video bisa disebar melalui media sosial oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, bahkan dari pasangan sekalipun.</p>
<p>Banyak kasus yang dilaporkan terkait penyebaran konten <em>sexting</em> ini, rata-rata disebarkan oleh mantan pacar dan masih berusia remaja.</p>
<p>Kasus ini akan meninggalkan trauma psikologis terhadap korban dari <em>sexting</em>, yang bisa menyebabkan hilangnya kepercayaan diri hingga berujung depresi.</p>
<p>Namun yang lebih penting, remaja yang melakukan <em>sexting</em> akan beresiko terjadinya kehamilan pada usia remaja. kehamilan pada usia remaja akan beresiko terhadap janin hingga bisa menyebabkan terjadinya stunting pada bayi.</p>
<p>Untuk mencegah terjadinya hal-hal negatif,  remaja perlu membentengi diri dengan pengetahuan agama yang kuat, meningkatkan kecakapan literasi digital, serta tidak terlepas dari peran bimbingan orang tua. Remaja yang sehat, merupakan modal awal pembangunan Indonesia.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/waspadai-konten-media-sosial-terhadap-perilaku-seksual-remaja/">Waspadai Konten Media Sosial terhadap Perilaku Seksual Remaja</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Media Pembelajaran Interaktif untuk Mengoptimalisasi Fokus Belajar Siswa</title>
		<link>https://prokabar.com/media-pembelajaran-interaktif-untuk-mengoptimalisasi-fokus-belajar-siswa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ade]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Oct 2021 03:39:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[#animasi]]></category>
		<category><![CDATA[#belajar]]></category>
		<category><![CDATA[#covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[#guru]]></category>
		<category><![CDATA[#pandemi]]></category>
		<category><![CDATA[#Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[#Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[#Siswa]]></category>
		<category><![CDATA[#UNP]]></category>
		<category><![CDATA[teacher centered]]></category>
		<category><![CDATA[vidio]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=96418</guid>

					<description><![CDATA[<p>Prokabar.com &#8211;  Pendidikan saat ini memungkinkan siswa dapat belajar kapan saja, di mana saja dan dengan sumber belajar apa saja. Suasana pandemi mendukung terlaksananya aktivitas...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/media-pembelajaran-interaktif-untuk-mengoptimalisasi-fokus-belajar-siswa/">Media Pembelajaran Interaktif untuk Mengoptimalisasi Fokus Belajar Siswa</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="https://prokabar.com/">Prokabar.com</a> &#8211;  </strong>Pendidikan saat ini memungkinkan siswa dapat belajar kapan saja, di mana saja dan dengan sumber belajar apa saja.</p>
<p>Suasana pandemi mendukung terlaksananya aktivitas belajar menggunakan teknologi sehingga siswa tidak harus menerima informasi belajar di dalam kelas.</p>
<p>Sebutan kegiatan ini oleh pemerintah adalah pembelajaran jarak jauh (PPJ) atau akrab sebagai pembelajaran daring.</p>
<p>Fisika dalam ilmu pengetahuan alam (sains) merupakan ilmu yang lahir dari proses pengamatan fenomena yang terjadi di alam.</p>
<p>Fisika membutuhkan kegiatan praktik (aspek psikomotor) agar siswa dapat memahami pelajaran dengan baik dan berkesan.</p>
<p><a href="https://milenialisme.com/edukasi/pandemi-dan-romantisme-keluarga-dalam-perspektif-komunikasi/"><strong>Pandemi dan Romantisme Keluarga dalam Perspektif Komunikasi</strong></a></p>
<p>Pembelajaran daring dalam pelaksanaannya, siswa tidak berada di kelas saat pembelajaran. Hal ini menyebabkan siswa sulit untuk fokus pada pelajaran.</p>
<p>Salah satu solusi untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan membuat media pembelajaran interaktif.</p>
<p>Media pembelajaran interaktif adalah suatu produk maupun layanan digital (multimedia) dari guru kepada siswa dengan menyajikan konten pembelajaran seperti teks, gambar bergerak (animasi), video, audio hingga video game.</p>
<p>Multimedia dapat menyajikan beragam hal dalam satu waktu. Hal inilah yang membuat multimedia dapat menarik perhatian siswa sehingga dapat fokus dalam melakukan proses pembelajaran.</p>
<p>Guru banyak mengembangkan media pembelajaran dengan harapan dapat meningkatkan hasil belajar siswa, meningkatkan minat dan kreativitas siswa pada mata pelajaran tersebut serta dapat meningkatkan aspek keterampilan (psikomotorik) siswa.</p>
<p>Hal ini sesuai dengan tuntutan kurikulum 2013, kegiatan pembelajaran sebaiknya bersifat <em>student centered</em> dan bukan lagi <em>teacher centered</em>.</p>
<p>Pembelajaran yang bersifat <em>student centered</em> membentuk pribadi siswa yang mandiri, aktif, kreatif, inovatif, dan mampu mengaitkan pelajaran dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p>Oleh karena itu, penulis dapat mengambil kesimpulan bahwa pembelajaran menggunakan media pembelajaran interaktif dapat mengoptimalkan fokus belajar siswa di masa pandemi seperti saat ini dan dapat pula meningkatkan hasil belajar siswa di sekolah.</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/media-pembelajaran-interaktif-untuk-mengoptimalisasi-fokus-belajar-siswa/">Media Pembelajaran Interaktif untuk Mengoptimalisasi Fokus Belajar Siswa</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Variasi Teknologi AI Ketika Covid-19</title>
		<link>https://prokabar.com/variasi-teknologi-ai-ketika-covid-19/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fadhil Wafi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Oct 2021 14:45:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[#Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[AI]]></category>
		<category><![CDATA[Artificial Intelligence]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=96201</guid>

					<description><![CDATA[<p>Prokabar.com &#8211; Pihak Fakultas Kedokteran UI (FKUI) menerangkan tentang teknologi AI yang sangat berguna untuk menangani virus Corona. Ada beberapa hal yang masuk perhatian...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/variasi-teknologi-ai-ketika-covid-19/">Variasi Teknologi AI Ketika Covid-19</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://prokabar.com/"><strong>Prokabar.com &#8211;</strong></a> Pihak Fakultas Kedokteran UI (FKUI) menerangkan tentang teknologi AI yang sangat berguna untuk menangani virus Corona.</p>
<p>Ada beberapa hal yang masuk perhatian dalam kecerdasan buatan pada bidang kesehatan.</p>
<p>Antara lain keselamatan pasien, implementasi pasien, serta aplikasi AI sebagai teknologi yang dapat ganti tugas dokter.</p>
<h4><strong>BACA JUGA : <a href="https://kampartrapost.com/bye-bbm-bmw-siap-larang-mobil-berbahan-bakar-fosil-pada-2030/">Bye BBM! BMW Siap Larang Mobil Berbahan Bakar Fosil Pada 2030</a></strong></h4>
<p>Juga ada pengecekan keterburukan kondisi kesehatan serta kesembuhan maupun kematian.</p>
<p>Dalam pengaplikasiannya, AI juga dapat digunakan untuk tracking, diagnosis, dan prognosis</p>
<p>Tak lupa juga guna treatment, vaksin, dan kontrol sosial.</p>
<p>China juga menerapkan AI ketika kondisi Covid-19</p>
<p>Negeri Tirai Bambu itu memanfaatkan teknologi AI untuk mengatasi pembelajaran jarak jauh yang dinilai tidak efektif saat pandemi Covid-19</p>
<p>Tepatnya di Sekolah Dasar (SD) Jinhua Xiaoshun, para murid dianjurkan memakan alat berupa ikat kepala kecil yang dilengkapi oleh sensor dan AI untuk memantau gelombang otak mereka.</p>
<h4><strong>BACA JUGA : <a href="https://kampartrapost.com/rokok-ber-sni/">Rokok Ber-SNI?</a></strong></h4>
<p>Guna alat itu untuk mengukur tingkat kefokusan para murid ketika proses belajar mengajar.</p>
<p>Misalnya ketika muncul sinar berwarna merah menandakan siswa itu fokus, kuning menandakan tidak fokus dan putih bertanda murid dalam kondisi offline.</p>
<p>Teknologi berbasis AI lainnya digunakan China yaitu kamera pemantau seberapa sering murid melihat ponsel dan menguap. <strong>(MG1_ash)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/variasi-teknologi-ai-ketika-covid-19/">Variasi Teknologi AI Ketika Covid-19</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kapolres Agam Edukasi Guru dan Pelajar SMP tentang Vaksin</title>
		<link>https://prokabar.com/kapolres-agam-edukasi-guru-dan-pelajar-smp-tentang-vaksin/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ade]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Oct 2021 10:12:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#vaksin]]></category>
		<category><![CDATA[#vaksinasi]]></category>
		<category><![CDATA[AKBP Dwi Nur Setiawan]]></category>
		<category><![CDATA[Herd Immunity]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres Agam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=95355</guid>

					<description><![CDATA[<p>Prokabar.com, Agam &#8211;  Kapolres Agam, AKBP Dwi Nur Setiawan, terus melakukan kunjungan ke sekolah-sekolah untuk sosialisasi vaksinasi Covid-19.  Dwi Nur Setiawan memberikan arahan pada...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kapolres-agam-edukasi-guru-dan-pelajar-smp-tentang-vaksin/">Kapolres Agam Edukasi Guru dan Pelajar SMP tentang Vaksin</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://prokabar.com/"><strong>Prokabar.com</strong></a>, <a href="https://prokabar.com/tag/agam/"><strong>Agam &#8211; </strong></a> Kapolres Agam, AKBP Dwi Nur Setiawan, terus melakukan kunjungan ke sekolah-sekolah untuk sosialisasi vaksinasi <a href="https://prokabar.com/tag/covid-19/">Covid-19. </a></p>
<p>Dwi Nur Setiawan memberikan arahan pada para guru dan pelajar tentang pentingnya vaksin.</p>
<p>Dwi Nur Setiawan menjelaskan <a href="https://prokabar.com/tag/vaksinasi/">vaksinasi</a> merupakan cara mencegah penyebaran Covid-19.</p>
<p>Vaksin dapat membentuk kekebalan tubuh, menurunkan tingkat kesakitan hingga kematian.</p>
<p><strong>Baca Juga <a href="https://milenialisme.com/">Milenialisme.com</a></strong></p>
<p>Selain melindungi dan memperkuat sistem kesehatan secara menyeluruh, vaksin dapat menjaga produktivitas dan meminimalisir dampak sosial.</p>
<p>&#8220;Bagi pelajar, dampak yang sangat terasa tentunya dari segi proses belajar mengajar daring dan luring yang sudah cukup lama berlangsung.</p>
<p>Kita harapkan nantinya kita bisa Proses Bbelajar Mengajar tatap muka seutuhnya agar hasil belajar yang diperoleh pun memuaskan,&#8221; ungkap Kapolres.</p>
<p>Ia juga menjelaskan tentang Apa itu <em>Herd Immunity</em> atau Kekebalan berkelompok kepada pelajar.</p>
<p>&#8220;<em>Herd immunity </em>adalah ketika sebagian besar populasi kebal terhadap penyakit menular, tertentu memberikan perlindungan tidak langsung atau kekebalan kelompok bagi mereka yang tidak kebal terhadap penyakit menular tersebut,&#8221; terangnya.</p>
<p>&#8220;Jika 80 persen populasi kebal terhadap suatu virus, empat dari setiap lima orang yang bertemu seseorang dengan penyakit tersebut tidak akan sakit dan tidak akan menyebarkan virus tersebut lebih jauh.</p>
<p>Dengan cara ini, penyebaran penyakit tersebut dapat dikendalikan. Bergantung pada seberapa menular suatu infeksi, biasanya 70 persen hingga 90 persen populasi membutuhkan kekebalan untuk mencapai kekebalan kelompok,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Kapolres agam sangat mengharapkan partisipasi guru dan pelajar untuk mengsukseksan strategi pemerintah untuk penanggulangan wabah virus Covid-19 ini.</p>
<p>&#8220;Kita menghimbau dan mengajak semua guru, pelajar dan orang tua untuk memgikuti vaksinasi. Agar terhindar dari penyebaran Covid 19,&#8221; tutupnya. <strong>(rud)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kapolres-agam-edukasi-guru-dan-pelajar-smp-tentang-vaksin/">Kapolres Agam Edukasi Guru dan Pelajar SMP tentang Vaksin</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Serbuan Vaksinasi Digelar Dinkes Padang Panjang Bersama TNI-Polri</title>
		<link>https://prokabar.com/serbuan-vaksinasi-digelar-dinkes-padang-panjang-bersama-tni-polri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Sep 2021 13:42:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[#dinkespadangpanjang]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#vaksinasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=94985</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; Padang Panjang, Prokabar- Bersama Kodim 0307/TD dan Polres Padang Panjang, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Padang Panjang menggelar vaksinasi di Markas Koramil 01/PP, Rabu...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/serbuan-vaksinasi-digelar-dinkes-padang-panjang-bersama-tni-polri/">Serbuan Vaksinasi Digelar Dinkes Padang Panjang Bersama TNI-Polri</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Padang Panjang, Prokabar-</strong> Bersama Kodim 0307/TD dan Polres Padang Panjang, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Padang Panjang menggelar vaksinasi di Markas Koramil 01/PP, Rabu (22/9). Vaksinasi gencar dilakukan dalam upaya menekan penyebaran Covid-19 di kota yang berjuluk serambi mekah itu.</p>
<p>“Serbu Vaksinasi TNI Polri” di Markas Koramil 01/PP ini terdata sebanyak 77 orang melaksanakan vaksinasi. 43 orang penyuntikam vaksin dosis pertama dan 34 orang penyuntikan vaksin dosis kedua.</p>
<p>Tidak hanya di Koramil, pelaksanaan vaksinasi juga dilakukan dibeberapa tempat seperti Puskesmas Bukit Surungan di Kelurahan Pasar Usang, dimana terdata sebanyak enam orang penerima vaksin dosis pertama, dan sebelas orang vaksin dosis kedua.</p>
<p>Puskesmas Kebun Sikolos di MAN 3 Padang Panjang terdata sebanyak 57 orang vaksin dosis pertama dan empat orang vaksin dosis kedua.</p>
<p>Selain itu, Puskesmas Gunung juga melakukan vaksinasi kepada enam orang vaksin dosis pertama, dan 50 orang vaksin dosis ketiga di RSUD Kota Padang Panjang.</p>
<p>Dengan gencarnya vaksinasi, Dinkes mencatat sudah memberikan vaksinasi kepada 108 orang untuk vaksin dosis pertama, 49 orang vaksin dosis kedua dan 50 orang vaksin dosis ketiga. <strong>(eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/serbuan-vaksinasi-digelar-dinkes-padang-panjang-bersama-tni-polri/">Serbuan Vaksinasi Digelar Dinkes Padang Panjang Bersama TNI-Polri</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bantu Pemerintah Dalam Penanggulangan Covid-19, PT Semen Padang Raih Penghargaan Platinum dari Menaker</title>
		<link>https://prokabar.com/bantu-pemerintah-dalam-penanggulangan-covid-19-pt-semen-padang-raih-penghargaan-platinum-dari-menaker/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Sep 2021 10:21:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#kemenaker]]></category>
		<category><![CDATA[#PTSemenPadang]]></category>
		<category><![CDATA[#WagubSumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=94728</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; Padang, Prokabar &#8211; PT Semen Padang meraih penghargaan Program Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 di Tempat Kerja dengan kategori Platinum dari Menteri Ketenagakerjaan (Menaker)...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bantu-pemerintah-dalam-penanggulangan-covid-19-pt-semen-padang-raih-penghargaan-platinum-dari-menaker/">Bantu Pemerintah Dalam Penanggulangan Covid-19, PT Semen Padang Raih Penghargaan Platinum dari Menaker</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Padang, Prokabar</strong> &#8211; PT Semen Padang meraih penghargaan Program Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 di Tempat Kerja dengan kategori Platinum dari Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Republik Indonesia Ida Fauziyah. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Audy Joinaldy dan diterima oleh Direktur Operasi PT Semen Padang Asri Mukhtar di Padang, Kamis kemarin(16/9).</p>
<p>Penyerahaan penghargaan itu turut disaksikan Kepala Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sumbar Nasrizal, Ketua Umum Asosiasi Pengawas Ketenagakerjaan Sudi Astono dan Ketua Gugus Covid-19 PT semen Padang Oktoweri.</p>
<p>Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy mengapresiasi PT Semen Padang, karena merupakan perusahaan pertama yang menginisiasi program vaksinasi untuk lansia dan juga karyawan serta masyarakat di Sumatera Barat.</p>
<p>&#8220;Semen Padang yang paling top, ini perusahaan nenek moyang masyarakat Sumbar. Selamat buat Semen Padang dan terus pertahankan dan semoga menjadi contoh bagi perusahaan lainnya di Sumbar,&#8221; kata Audy.</p>
<p>Hal yang sama juga diungkapkan Kepala Disnakertrans Sumbar Nasrizal. Kata dia, ada beberapa indikator penilaian yang dilakukan sehingga PT Semen Padang mendapatkan penghargaan dengan kategori Platinum dari Menteri Ketenagakerjaan RI.</p>
<p>Di antaranya kepesertaan dalam mematuhi protokol kesehatan selama pandemi Covid-19 di lingkungan perusahaan dan itu tidak hanya di internal, tapi juga eksternal. Untuk internal, PT Semen Padang patuh dalam penyelenggaraan, terutama memberikan perlindungan terhadap karyawannya.</p>
<p>Bahkan kepatuhan tersebut, kemudian diinisiasi dan dikembangkan secara kebutuhan dan itu menjadi contoh ketika pihaknya melihat hal-hal serupa juga diterapkan di tempat lain.</p>
<p>&#8220;Jadi, ada nilai lebih yang dimiliki Semen Padang. Bahkan, dari 219 perusahaan besar yang kami nilai, PT Semen Padang sangat layak mendapatkan penghargaan tertinggi, yaitu kategori Platinum,&#8221; katanya.</p>
<p>&#8220;Selamat untuk PT Semen Padang yang telah mendapatkan penghargaan tertinggi. PT Semen Padang tetap menjadi terdepan sesuai motonya, yaitu Kami Telah Berbuat Sebelum Yang Lain Memikirkannya,&#8221; tambah Nasrizal.</p>
<p>Direktur Operasi PT Semen Padang Asri Mukhtar mengaku bangga dan bersyukur atas penghargaan yang diberikan Menaker, Ida Fauziyah. Dan tentunya, penghargaan tersebut tidak terlepas dari dukungan Pemprov Sumbar.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah, kami bangga dan bersyukur atas penghargaan ini. Penghargaan ini kami dapat, juga atas dukungan dan kerjasama Pemerintahan Sumbar yang telah menjadikan PT Semen Padang sebagai pilot project untuk vaksin lansia,&#8221; katanya.</p>
<p>Selain vaksinasi lansia, kata Asri Mukhtar melanjutkan, PT Semen Padang juga konsisten untuk terus melakukan program vaksinasi untuk karyawan dan juga keluarga serta masyarakat lingkungan perusahaan.</p>
<p>&#8220;Bagi PT Semen Padang, program vaksinasi itu juga merupakan ikhtiar dan juga sebagai upaya untuk membentuk herd immunity di lingkungan PT Semen Padang. Dan terbukti, melalui upaya tersebut, kini kasus Covid-19 di PT Semen Padang menuju angka nol,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Selain vaksinasi, sejak kasus Covid-19 mulai menyebar ke Kota Padang, manajemen PT Semen Padang sudah melakukan berbagai upaya untuk melawan penyebaran virus Covid-19 di lingkungan perusahaan dengan membentuk Gugus Covid-19.</p>
<p>Bahkan melalui Gugus Covid-19 tersebut, PT Semen Padang telah melakukan banyak hal. Di antaranya, menerapkan protokol kesehatan di lingkungan perusahaan, menggelar webinar tentang Covid-19 rutin setiap bulan dan lain sebagainya.</p>
<p>Kemudian untuk eksternal, PT Semen Padang juga telah memberikan bantuan kepada masyarakat berupa sarana pencegahan virus Covid-19, seperti bantuan fasilitas tempat cuci tangan di fasilitas umum seperti puskesmas, perkantoran pemerintah, dan juga hand sanitizer.</p>
<p>&#8220;Selain itu, PT Semen Padang juga melakukan program penyemprotan disinfektan di fasilitas umum yang ada di ring 1 perusahaan, sekolah, perkantoran, Pasar Bandar Buat dan Pasar Indarung,&#8221; pungkas Asri Mukhtar. <strong>(rls/eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bantu-pemerintah-dalam-penanggulangan-covid-19-pt-semen-padang-raih-penghargaan-platinum-dari-menaker/">Bantu Pemerintah Dalam Penanggulangan Covid-19, PT Semen Padang Raih Penghargaan Platinum dari Menaker</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Webinar Covid-19, Dirut SPH Ingatkan Prokes</title>
		<link>https://prokabar.com/webinar-covid-19-dirut-sph-ingatkan-untuk-terus-patuhi-prokes/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Sep 2021 16:26:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#PTSemenPadang]]></category>
		<category><![CDATA[#SPH]]></category>
		<category><![CDATA[#webinar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=94692</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; Padang, Prokabar- PT Semen Padang kembali menggelar webinar series tentang Covid-19. Kali ini, webinar mengangkat tema “Bagaimana Perilaku Kita Untuk Hidup Berdampingan Dengan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/webinar-covid-19-dirut-sph-ingatkan-untuk-terus-patuhi-prokes/">Webinar Covid-19, Dirut SPH Ingatkan Prokes</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Padang, Prokabar-</strong> PT Semen Padang kembali menggelar webinar series tentang Covid-19. Kali ini, webinar mengangkat tema “Bagaimana Perilaku Kita Untuk Hidup Berdampingan Dengan Covid-19&#8243; dengan menghadirkan Direktur Utama Semen Padang Hospital dr. Selfi Farisha sebagai pemateri.</p>
<p>Direktur Utama PT Semen Padang Yosviandri, dalam sambutannya mengatakan, webinar tentang Covid-19 ini merupakan sosialisasi dan juga upaya pencegahan yang sudah menjadi komitmen manajemen perusahaan dalam mencegah penularan virus Covid-19 di lingkungan insan perusahaan dan juga seluruh keluarga besar Semen Padang Group.</p>
<p>Ia mengatakan, bahwa webinar ini akan terus berjalan setiap bulan, karena webinar ini juga bagian dari sosialisasi dan edukasi untuk mengingatkan insan perusahaan dan keluarganya untuk semakin memahami dan mengetahui tetang wabah Covid-19 dan juga pencegahannya.</p>
<p>Orang nomor satu di lingkungan PT Semen Padang itu juga mengingatkan seluruh insan perusahaan dan keluarga untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, seperti cuci tangan, jaga jarak, pakai masker dan kurangi mobilitas serta menghindari makan bersama.</p>
<p>&#8220;Kita harus mengubah prilaku kita. Mari terapkan protokol kesehatan dan mari jaga diri kita, keluarga, teman dan kerabat kita untuk menjauhi hal-hal yang bisa memberikan peluang pada virus tersebut untuk menempel pada diri kita,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dokter Selfi Farisha dalam materinya yang disampaikannya, mengajak insan Semen Padang Group dan keluarga untuk bisa menerapkan protokol kesehatan agar bisa berdampingan hidup dengan Covid-19.</p>
<p>Data kasus Covid-19 per 14 September 2021 di Sumbar telah mencapai 88.400 kasus positif. Rinciannya, kasus aktif sebanyak 2.552, sembuh 83.778 dan meninggal sebanyak 2.070.</p>
<p>&#8220;Jadi, meskipun virus ini tidak terlihat, yang pastinya virus Covid-19 ini masih ada dan jangan sampai kita lengah. Di kondisi apapun saat ini, kita harus tetap patuhi protokol dengan mematuhi 5M,&#8221; katanya.</p>
<p>Disamping itu, walaupun sudah divaksin, masyarakat kalau pakai masker sebaiknya gunakan masker double, menjaga mobilitas, jauhi keramaian dan jangan buat keramaian.</p>
<p>&#8220;Kalau keluar rumah, disarankan hanya untuk kegiatan esensial saja,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Kemudian untuk konsumsi makanan pada masa pandemi ini, sebut dr.Selfi, konsumsilah makanan yang aman, bergizi, beragam, berimbang, dan jangan makan di tempat keramaian. Lebih amannya, makan di rumah saja.</p>
<p>Sedangkan untuk pola tidur, 7-9 jam sehari, supaya badan tetap fit dan fresh.<br />
Begitu juga dengan olahraga, disarankan minimal 30 menit per hari. Olahraga yang rutin berdampak baik pada kesehatan mental, dengan membantu tubuh menghilangan stres dan mengurangi depresi. Untuk olahraga, pilihlah olahraga yang aman dan sehat.</p>
<p>&#8220;Misalnya berjalan kaki, yoga, lompat tali, atau latihan angkat beban sederhana di rumah. Ingat, jangan lakukan olahraga di tempat ramai dan jangan membuat keramaian saat berolahraga,&#8221; bebernya.</p>
<p>Dr.Selfie juga menyampaikan panduan ibadah selama pandemi dan panduan menggelar dan penghadiri resepsi pernikahan saat pandemi. Untuk ibadah, disarankan berwudhu di rumah dan membawa sajadah dan Alquran dari rumah.</p>
<p>&#8220;Ketika sakit, sebaiknya salat di rumah saja dan disarankan tidak datang ke masjid dan ke musala,&#8221; katanya.</p>
<p>Selanjutnya, panduan menghadiri resepsi pernikahan saat pandemi, dr.Selfi menuturkan sedapat mungkin tidak menghadiri acara pernikahan. Tapi kalau hadir, selalu gunakan masker, menghindari kerumunan di lokasi acara.</p>
<p>&#8220;Kemudian bagi yang menggelar resepsi, harus dapat membatasi tamu undangan yang hadir, lakukan acara di luar runagan atau outdoor, sediakan pemeriksaan suhu, hindari penyajian makanan prasmanan, terapkan jaga jarak dan hindari kerumunan, sediakan hand sanitizer dan tempat cuci tangan, serta ingatkan pentingnya selalu menjaga protokol kesehatan,&#8221; pungkasnya. <strong>(rls/eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/webinar-covid-19-dirut-sph-ingatkan-untuk-terus-patuhi-prokes/">Webinar Covid-19, Dirut SPH Ingatkan Prokes</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Puluhan Siswa Asrama Padang Panjang Dipulangkan. Belajar Dari Rumah</title>
		<link>https://prokabar.com/puluhan-siswa-asrama-padang-panjang-dipulangkan-belajar-dari-rumah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Sep 2021 07:31:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[#covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#sman 1 padang panjang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=94475</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang Panjang, Prokabar &#8211; Ratusan penghuni asrama SMAN 1 Padang Panjang akhirnya dipulangkan. Pemulangan siswa ini, buntut 54 orang siswa asrama terkonfirmasi positif covid...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/puluhan-siswa-asrama-padang-panjang-dipulangkan-belajar-dari-rumah/">Puluhan Siswa Asrama Padang Panjang Dipulangkan. Belajar Dari Rumah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang Panjang, Prokabar</strong> &#8211; Ratusan penghuni asrama SMAN 1 Padang Panjang akhirnya dipulangkan.</p>
<p>Pemulangan siswa ini, buntut 54 orang siswa asrama terkonfirmasi positif covid 19.</p>
<p>&#8220;Yang negatif kita pulangkan dulu, dan belajar dari rumah,&#8221; ucap Kepala Sekolah SMA 1 Padang Panjang Syefriadi.</p>
<p>Pemulangan ini katanya, karena pihak sekolah tidak menginginkan penyebaran yang lebih luas kepada anak didik lainnya.</p>
<p>&#8220;Kalau kita tetap di asrama, kita kewalahan nantinya mengawasi anak anak. Apalagi yang positif kita isolasi dulu di sekolah,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Ia menjelaskan, kasus ini bermula, dengan masuknya siswa baru kedalam asrama dan mengalami gejala covid 19, seperti demam dan kemudian hilang penciuman.</p>
<p>&#8220;Kasus ini awalnya anak kelas X yang demam, dan dilaporkan kepada pembina. Pihak sekolah lansung mengobati dengan membawa ke dokter. Dua hari anak tidak sembuh juga dan akhirnya melapor lagi kepada pembina kalau ia hilang penciuman,&#8221; katanya.</p>
<p>Atas aduan itu, akhirnya pihak sekolah bersama Dinas Kesehatan setempat melakukan pengecekan mendalam dengan melakukn PCR terhadap anak didik kelas X dan XI.</p>
<p>&#8220;Dari hasil itu, kemudian kita temukan 54 anak yang positif, dari 300 siswa asrama. Semuanya OTG,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Meski memulangkan siswa asrama lainnya, dan menghentikan PTM baik asrama maupun reguler, pihak sekolah menyarankan orang tua untuk kembali melakukan tes PCR bagi anak anak yang dipulangkan tersebut.</p>
<p>&#8220;Kita sarankan yang hanya rapit tes itu untuk bisa PCR. Kan rapit tes hasilnya tidak 99%,&#8221; tutupnya. <strong>(eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/puluhan-siswa-asrama-padang-panjang-dipulangkan-belajar-dari-rumah/">Puluhan Siswa Asrama Padang Panjang Dipulangkan. Belajar Dari Rumah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 52/285 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.031 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 20:27:50 by W3 Total Cache
-->