<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#Coffee Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/coffee-2/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/coffee-2/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 03 Oct 2017 06:54:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#Coffee Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/coffee-2/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>​Bisnis Kopi dan Sejarahnya</title>
		<link>https://prokabar.com/%e2%80%8bbisnis-kopi-dan-sejarahnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Oct 2017 06:54:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[#]]></category>
		<category><![CDATA[#Coffee]]></category>
		<category><![CDATA[#Kopi]]></category>
		<category><![CDATA[#ProfessionalMengabarkan]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=3236</guid>

					<description><![CDATA[<p>PADANG, PROKABAR &#8211;&#160;BISNIS kopi tahun ini tetap jadi primadona. Dari kafe gaul hingga bergaya pondok kopi tepi jalan, selalu jadi rebutan masyarakat urban kekinian....</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/%e2%80%8bbisnis-kopi-dan-sejarahnya/">​Bisnis Kopi dan Sejarahnya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>PADANG, PROKABAR &#8211;&nbsp;BISNIS</b> kopi tahun ini tetap jadi primadona. Dari kafe gaul hingga bergaya pondok kopi tepi jalan, selalu jadi rebutan masyarakat urban kekinian. Tapi taukah Anda, bisnis yang sudah menjadi lifestyle ini berasal dari mana?&nbsp;<br />
Adalah Ethiopia, Benua Afrika. Biji kopi ditemukan dunia di sana pada abad ke-9. Sejak itu, kopi melangkah keluar. Dibawa oleh pedagang Arab yang tersohor sebagai penjelajah dunia. Sejak itu, kopi ada dimana mana, menembus ruang dan samudra. Pada 1998 di Amerika saja ada 2.000 gerai Starbuck. Belum lagi di belahan dunia lainnya, kopi sudah menjadi bagian tidak terpisahkan dari dinamika kehidupan. Maka muncullah warung kopi mulai dari kaki lima, hingga kelas atas.</p>
<p>Kopi, kata penikmatnya, adalah cinta dalam gelas. Ajakan &#8220;ngopi yuk,&#8221; sebenarnya tidak lagi soal kopi tapi kongkow di suatu tempat. Minum kopi pakai gula, tapi kata ahli kopi bagus tanpa pemanis. Harganya pun beragam hingga jutaan rupiah per cangkirnya.</p>
<p>Bisnis kopi di Indonesia, berdenyut sejak dahulu kala. Kopi sudah menjadi bagian hidup. Ngobrol politik hingga menggosip, kopi jadi teman setia.&nbsp;</p>
<p>Data yang diperoleh Prokabar.com, saat ini kebun kopi di Indonesia sekitar 1,24 juta hektare. Dari luas itu, lebih 900 hektare kebun kopi robusta, sedang kopi yang lebih enak arabica hanya 307 hektare saja. Sekitar 90 persen kebun kopi itu milik rakyat.&nbsp;</p>
<p>Diprediksi, produksi kopi Indonesia dalam rentang 8 tahun ke depan, 900 ribu ton sampai 1,2 juta ton per tahun. Merujuk data 2015, produksi Indonesia 741 Kg kopi robusta/hektare dan 808 Kg arabica/hektare. Di Vietnam jauh di atas itu, apalagi Brazil.</p>
<p>Gabungan Eksportir Kopi Indonesia (GAEKI) menyebutkan Indonesia menjadi penghasil kopi keempat terbanyak di dunia, sayang hanya 17 persen arabica.&nbsp;</p>
<p>Daftar yang dirilis organisasi ini menyebutkan, lima negara produsen kopi terbesar di dunia untuk 2014, yaitu :&nbsp;</p>
<p>&nbsp; 1. Brasil &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;: 45,342,000</p>
<p>&nbsp; 2. Vietnam &nbsp; &nbsp; : 27,500,000</p>
<p>&nbsp; 3. Kolombia &nbsp; : 12,500,000</p>
<p>&nbsp; 4. Indonesia &nbsp; : 9,350,000</p>
<p>&nbsp; 5. Etiopia &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;: 6,625,000</p>
<p>Sedang 5 negara eksportir kopi terbesar di dunia tahun yang sama yaitu :</p>
<p>1. Brasil &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; : 36,420,000</p>
<p>2. Vietnam &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;: 25,298,000</p>
<p>3. Kolombia &nbsp; &nbsp; &nbsp;: 10,954,000</p>
<p>&nbsp;4. Indonesia &nbsp; &nbsp; : 5,977,000</p>
<p>&nbsp; 5. India &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; : 5,131,000</p>
<p><b>Langkah Hebat Kopi</b></p>
<p>Menurut rujukan umum, wikipedia, kata <i>kopi</i> berasal dari bahasa Arab <i>qahwah</i> yang berarti kekuatan, karena pada awalnya kopi digunakan sebagai makanan berenergi tinggi. Kata <i>qahwah</i> kembali mengalami perubahan menjadi <i>kahveh</i> yang berasal dari bahasa Turki dan kemudian berubah lagi menjadi <i>koffie</i> dalam bahasa Belanda.</p>
<p>Penggunaan kata <i>koffie</i> segera diserap ke dalam bahasa Indonesia menjadi kata kopi yang dikenal saat ini.</p>
<p>Dari sekian banyak jenis biji kopi yang dijual di pasaran, hanya terdapat dua jenis varietas utama, yaitu kopi arabika dan robusta Masing-masing jenis kopi ini memiliki keunikannya masing-masing dan pasarnya sendiri.&nbsp;</p>
<p>Jika Anda memesan kopi, nama-nama ini mungkin akan ditemui: Cappuccino, kopi tubruk, irish coffee,kopi hitam, espresso, latte, café au lait, caffè macchiato, dry cappuccino, frappé, kopi instan, melya, moka, oleng dan kopi luwak. Semuanya hanya hasil olahan dari peracik kopi, atau barista.</p>
<p>Lalu untuk sahabat prokabar, apa kopi favorit anda? Dan sudahkah anda mengopi hari ini?<b> (laf)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/%e2%80%8bbisnis-kopi-dan-sejarahnya/">​Bisnis Kopi dan Sejarahnya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 29/47 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.009 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 21:33:54 by W3 Total Cache
-->