<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#citarum Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/citarum/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/citarum/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 29 Mar 2021 13:39:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#citarum Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/citarum/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ini Pesan Doni Monardo kepada Putra-putri “Pahlawan Citarum Harum”</title>
		<link>https://prokabar.com/ini-pesan-doni-monardo-kepada-putra-putri-pahlawan-citarum-harum/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Mar 2021 13:39:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#citarum]]></category>
		<category><![CDATA[#donimonardo]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=84318</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; Ada begitu banyak pihak yang menyatukan langkah bersama Letjen TNI Doni Monardo dalam kiprah panjang perbaikan lingkungan yang rusak di seluruh...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-pesan-doni-monardo-kepada-putra-putri-pahlawan-citarum-harum/">Ini Pesan Doni Monardo kepada Putra-putri “Pahlawan Citarum Harum”</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar</strong> &#8211; Ada begitu banyak pihak yang menyatukan langkah bersama Letjen TNI Doni Monardo dalam kiprah panjang perbaikan lingkungan yang rusak di seluruh wilayah Tanah Air. Satu di antara mereka adalah (alm) Kolonel CKM dr Is Priyadi Sp.OG.</p>
<p>Nama Kolonel Is Priyadi termasuk yang disebut oleh Doni Monardo ketika menyampaikan orasi ilmiah sesaat setelah menerima gelar Doktor Kehormatan (Honoris Causa) dari IPB University, Sabtu (27/3/2021) di Bogor.</p>
<p>Pada halaman 8 naskah orasi Doni Monardo, disebutkan, “Proses penuntasan Citarum diawali dengan pemeriksaan sampel air yang dipimpin oleh Kakesdam III/Siliwangi, Kolonel dr. Is Priyadi, yang hasilnya air Citarum mengandung logam berat seperti Timbal, Cadmium,serta bakteri Salmonella, Ecoli, dan Pseudomonas Areogonosa. Sayang, dr. Is Priyadi telah wafat tahun lalu, meninggalkan jasa abadi bagi pemulihan Sungai Citarum.”</p>
<p>Siapa sangka, dua hari berselang, Senin (29/3/2021), Doni Monardo kedatangan tamu istimewa. Dia adalah Rr Dyah Sulistyorini, S.Sos, istri almarhum Is Priyadi, yang datang bersama putra kedua, Rohbi Visdya Adrian Hadinata, S.Ked, yang akrab disapa Rian.</p>
<p>Sambil menahan isak tangis, Dyah mengisahkan bagaimana suaminya begitu mengagumi Doni Monardo. Bahkan hingga akhir hayatnya, almarhum berharap bisa mendampingi mantan panglimanya itu dalam berperang melawan Covid-19. “Tapi takdir menentukan lain,” kata Dyah, sendu.</p>
<p>Sebelum diterima Doni Monardo, Dyah telah membuat poster empat lembar, berisi kliping pemberitaan atas wafatnya sang suami, disertai foto-foto. “Anak kami empat Bapak…. Poster-poster dan buku-buku ini kami cetak empat, niatnya saya akan bagikan kepada anak-anak, sebagai kenang-kenangan. Mohon berkenan Bapak (Doni) menandatangani,” ujar Dyah.</p>
<p>Antusias Doni menjawab perkenannya menandatangani poster-poster itu. Bukan hanya poster, tetapi juga buku berisi hasil penelitian almarhum saat mendapat tugas melakukan penelitian air Citarum.</p>
<p><a href="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/03/IMG_20210329_203225.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-84319" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/03/IMG_20210329_203225.jpg" alt="" width="640" height="853" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/03/IMG_20210329_203225.jpg 640w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/03/IMG_20210329_203225-225x300.jpg 225w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a></p>
<p>“Tentu saya bersedia menandanganinya. Masyarakat harus tahu, bahwa setelah ada hasil penelitian mengenai kadar pencemaran air Citarum yang dilakukan almarhum Kolonel Is Priyadi, barulah saya mengerjakan program Citarum Harum. Tanpa hasil penelitian almarhum, saya tidak bisa berbuat apa-apa,” kata Doni, Pangdam III/Siliwangi periode 2017 – 2018.</p>
<p>Doni pun mengilas balik. Sesaat setelah dilantik menjadi Pangdam III/Siliwangi, ia bertekad menuntaskan pencemaran Citarum, yang saat itu mendapat stigma salah satu sungai terkotor di dunia. “Tapi sebelumnya, saya tugaskan Kakesdam, Kolonel Is Priyadi untuk mengambil sampel air Citarum dan memeriksakan ke laboratorium independen. Saya bilang, jangan sampai bocor, ini hanya antara kita yang tahu. Saya khawatir kalau di lab yang tidak independen, hasilnya bagus-bagus saja,” kisah Doni, mengenang almarhum Kolonel CKM Is Priyadi, yang dalam beberapa kesempatan disebutnya sebagai salah satu pahlawan Citarum Harum.</p>
<p>Dalam pertemuan itu, Doni juga sempat menanyakan kondisi keluarga, utamanya putra-putri dokter Is Priyadi almarhum. Dyah pun menyebutkan satu per satu putra-putrinya. Yang sulung Rohbi Visdya Harris Chandra, S.kom. Putra kedua, Rohbi Visdya Adrian Hadinata, S.Ked (Rian) yang mendampingi ibunda. Yang ketiga Rohbi Visdya Novrian Ardiansyah, masih kuliah di Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya semester 6. Yang bungsu, Rohbita Visdya Hestika Anggraini, masih kuliah di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Brawijaya semester 2.</p>
<p>Penuh kebapakan, Doni memandang Rian sambil berkata, “Jangan patah semangat. Sampaikan ke kakak-kakak dan adikmu, harus terus kuliah sampai selesai.” Rian menjawab correct, “Siap, Bapak!” <strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-pesan-doni-monardo-kepada-putra-putri-pahlawan-citarum-harum/">Ini Pesan Doni Monardo kepada Putra-putri “Pahlawan Citarum Harum”</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cemari Sungai Citarum Bisa Dikenai Pasal Korupsi</title>
		<link>https://prokabar.com/cemari-sungai-citarum-bisa-dikenai-pasal-korupsi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Jul 2018 00:08:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[#citarum]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=12618</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kabupaten Bandung, Prokabar &#8211; Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat telah berkoordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI terkait penanganan pencemaran Sungai Citarum. Bagi mereka para...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/cemari-sungai-citarum-bisa-dikenai-pasal-korupsi/">Cemari Sungai Citarum Bisa Dikenai Pasal Korupsi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kabupaten Bandung, Prokabar &#8211; </strong>Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat telah berkoordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI terkait penanganan pencemaran Sungai Citarum. Bagi mereka para pelaku pencemaran bisa terkena pasal tindak pidana korupsi.</p>
<p>Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Barat H. Mochamad Iriawan mengaku, pihaknya telah melalukan rapat koordinasi dengan Kepala Unit Koordinasi dan Supervisi Bidang Pencegahan (Korsupgah) KPK Asep Rahmat Suwanda, terkait penerapan pasal korupsi. Hal ini tentu diharapkan akan lebih menimbulkan efek jera dan sanksi hukum lebih berat.</p>
<p>Untuk itu, Iriawan meminta para pengusaha yang ada di sekitar DAS Citarum agar menerapkan Instalasi Pengolahan Air Limah (Ipal) dengan baik. Pasalnya masih ada beberapa pabrik yang membuang limbah sembarangan.</p>
<p>&#8220;Kami berharap para pengusaha, khususnya pabrik-pabrik di sekitar Citarum untuk segera melakukan pengolahan limbah yang sesuai dengan aturan yang harus ditaati oleh mereka. Yang jelas harus ada penegakkan hukum bagi pabrik yang masih bandel,&#8221; kata Iriawan saat meninjau hulu Sungai Citarum atau Kilometer 0 Citarum di Situ Cisanti, Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, Jumat (6/7/18).</p>
<p>Lebih lanjut, Iriawan mengungkapkan bahwa bisa saja para pelaku pencemaran lingkungan, termasuk di sekitar DAS Citarum bisa dikenakan pasal tindak pidana korupsi.</p>
<p>&#8220;Kami kemarin udah koordinasi dengan KPK Bidang Pencegahan, Pak Asep, untuk bisa (pencemaran lingkungan) dimasukkan dalam kategori korupsi. Itu nanti domainnya KPK, kemarin sudah menyampaikan ada ranah ke sana, sehingga nanti akan ada efek jera,&#8221; ungkap Iriawan.</p>
<p>Sementara itu, Bupati Bandung Dadang Naser yang turut mendampingi Iriawan saat meninjau Situ Cisanti mengatakan, Sejauh ini ada 126 pabrik yang diberikan peringatan oleh pemerintah.<span class="Apple-converted-space"> </span></p>
<p>“Ada 126 pabrik yang sedang diberi peringatan oleh pemda. Dan mereka (pengusaha) sedang dibina.” ungkapnya.</p>
<p>Sementara itu, menurut Plt. Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat Nana Nasuha Juhri, sebelum menerapkan pasal korupsi untuk para pencemar Citarum harus dikaji terlebih dahulu sejauh mana pelanggaran yang dilakukan. Untuk itu, limbah yang ada di sungai harus diambil samplenya untuk diteliti tingkat pencemarannya.</p>
<p>&#8220;Harus dicermati terlebih dahulu sampai sejauh mana pelanggarannya. Karena memang tentu limbah yang sudah ada di sumber air harus segera diambil dulu samplenya seperti apa, kemudian apakah itu sudah melewati batas cemarnya atau bagaimana,&#8221; tutur Nana disela-sela peninjauan Situ Cisanti mendampingi Pj. Gubernur Jawa Barat. <b>(*/hdp</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/cemari-sungai-citarum-bisa-dikenai-pasal-korupsi/">Cemari Sungai Citarum Bisa Dikenai Pasal Korupsi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 30/63 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/13 queries in 0.017 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 20:58:01 by W3 Total Cache
-->