<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#cinta Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/cinta/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/cinta/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 27 Aug 2026 05:43:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#cinta Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/cinta/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Munajat Cinta di Sepenggal Tanah Surga</title>
		<link>https://prokabar.com/munajat-cinta-di-sepenggal-tanah-surga/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi7]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Aug 2026 12:54:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[#cinta]]></category>
		<category><![CDATA[#munajat]]></category>
		<category><![CDATA[#surga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=136177</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh Rizal Marajo (Wartawan Utama, LPDS Jakarta 2012) Sebagai anak nagari Paninjauan yang bergelut di dunia jurnalistik, dalam setiap menulis artikel atau berita tentang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/munajat-cinta-di-sepenggal-tanah-surga/">Munajat Cinta di Sepenggal Tanah Surga</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img decoding="async" class=" wp-image-134509 alignleft" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2026/06/ambo-1-256x300.jpg" alt="" width="126" height="148" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2026/06/ambo-1-256x300.jpg 256w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2026/06/ambo-1-872x1024.jpg 872w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2026/06/ambo-1-768x902.jpg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2026/06/ambo-1-1308x1536.jpg 1308w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2026/06/ambo-1-1744x2048.jpg 1744w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2026/06/ambo-1-800x939.jpg 800w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2026/06/ambo-1.jpg 1890w" sizes="(max-width: 126px) 100vw, 126px" />Oleh <strong>Rizal Marajo<br />
</strong><em>(Wartawan Utama, LPDS Jakarta 2012)</em></p>
<p>Sebagai anak nagari Paninjauan yang bergelut di dunia jurnalistik, dalam setiap menulis artikel atau berita tentang Paninjauan saya selalu menyelipkan kalimat &#8220;Sepenggal tanah surga yang diturunkan Allah SWT ke bumi&#8221;.</p>
<p>Mungkin agak berlebihan, tetapi itulah bentuk rasa syukur dan bangga saya yang paling sederhana, karena dilahirkan dan dibesarkan di sebuah tempat yang saya anggap sebuah anugerah yang tak terkira.</p>
<p>Apa yang kurang dari Paninjauan. Nagari yang indah, topografinya rancak, tanahnya subur, SDA cukup melimpah, letak yang strategis, masyarakatnya agamis, kuat memegang adat istiadat, dan disini juga lahir manusia-manusia hebat dan kompeten di bidangnya.</p>
<p><em>Fabi&#8217;ayyi âlâ&#8217;i rabbikumâ tukadzdzibân,</em> yang ditafsirkan &#8220;Maka Nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan&#8217; (Surah Ar-Rahman). Ayat itu diulang ulang sebanyak 31 kali dalam surah tersebut. Itulah cara Allah SWT mengingatkan kita.</p>
<p>Terkadang, saya mencintai dan manyayangi nagari ini dalam diam, hanya bisa mengungkapkan lewat tulisan. Dalam konteks sebagai warga, saya mungkin hanya ada dalam kategori &#8220;rakyat badarai&#8221;. Bukan level pemuka apalagi disebut tokoh masyarakat. Bukan pula petinggi atau orang berpengaruh yang layak diajak dalam setiap pengambilan keputusan di nagari.</p>
<p>Tidak, itu terlalu terlalu tinggi untuk saya. Menjadi seorang pengurus masjid dan bisa menjalankan amanah jamaah sebaik dan seikhlas mungkin, sepertinya itu sudah lebih dari cukup. Selebihnya biarlah Allah SWT yang menghitungnya.</p>
<p>Ketika Nagari indah ini berpolemik tentang sebuah isu krusial yang menyangkut masa depan nagari, disaat itulah tuntutan untuk bersikap harus dihadirkan. Diam, cari aman, tak mau tahu, peduli amat, atau EGP adalah sebuah sikap.</p>
<p>Pun sebaliknya, pro aktif, lantang bersuara, atau membantu sesuai keahlian dan bidangnya juga merupakan sebuah sikap. Tinggal menentukan dimana kaki hendak berdiri.</p>
<p>Ketika sekelompok warga atau anak nagari ingin menghadirkan sebuah perubahan, ditengah kompleksitas permasalahan di nagari ini, seharusnya tak ada alasan untuk tetap berada di zona aman. Sepanjang ikhtiar perubahan yang didengungkan itu bertujuan baik untuk nagari, jelas, dan sesuai aturan, tentu sudah selayaknya  didukung.</p>
<p>Apalagi kalau angin perubahan dihembuskan untuk sebuah cita-cita menggapai masa depan nagari yang lebih baik. Kalau dalam konsep ini, saya tak akan segan-segan mengatakan, I&#8217;m In!</p>
<p>Sebaliknya jika angin perubahan itu dihembuskan dengan cara yang tidak elegan, ada kepentingan tersembunyi, mengabaikan adab dan sopan santun, bahkan justru akan memancing konflik atau perpecahan ditengah masyarakat, tentunya tidak perlu ditanggapi, apalagi didukung.</p>
<p>Ada apa di Paninjauan? Realitanya hari ini, Sepenggal Tanah Surga yang subur dan indah ini, kalau dilihat dalam rentang dua dekade terakhir memang cenderung bergerak lambat ke arah kemajuan, kalau terlalu tajam untuk disebut stagnant.</p>
<p>Jika dicari kaca perbandingan dengan nagari sekitar, Paninjauan yang dulu pernah jadi barometer kemajuan sebuah nagari atau desa, kini justru mulai tercecer, khususnya dalam hal infrastruktur,  sarana dan prasarana, dan fasilitas umum yang memadai.</p>
<p>Mungkin ada yang salah dalam tata kelola nagari selama ini? Bisa jadi, ketika tuntutan zaman tak bisa dielakkan. Sebuah Nagari atau Desa sebagai jenjang pemerintahan terendah, juga harus siap mengikuti zaman. Perlu inovasi, kreatifitas, dan kelincahan mencari celah potensi nagari yang bisa dikembangkan menjadi sesuatu yang bernilai untuk kemajuan nagari dan masyarakatnya.</p>
<p>Mungkin selama ini hanya atau terlalu mengandalkan subsidi dan sejenisnya dari atas, sehingga pengelolaan potensi nagari jadi agak terabaikan dan kurang tersentuh. Atau jangan-jangan sudah puas denggan situasi yang ada, karena merasa sudah maju dan unggul segalanya atas nagari lain. Wallahu alam bisawab.</p>
<p>Wind of change, sekarang mari tatap masa depan, sebuah cita-cita kemajuan dan angin perubahan sudah mulai dihembuskan oleh anak nagari yang rindu perubahan. Tapi untuk memulai sebuah masa depan, idealnya harus dimulai dari sebuah situasi dan kondisi yang baik, clear dan clean. Artinya berangkat dari sebuah monument titik nol yang dibangun tidak diatas puing-puing permasalahan yang belum selesai.</p>
<p>Permintaan mereka sebenarnya tidak terlalu muluk-muluk, karena mereka hanya ingin didengarkan. Mereka ingin sebuah keterbukaaan mendapatkan informasi sebagai wujud kepedulian kepada nagari. Dibalik itu mereka ingin menyumbangkan sesuatu untuk kemajuan nagari, entah itu ide, pikiran, kreatifitas, dan juga kepedulian.</p>
<p>Sayangnya, itu tak mereka dapatkan sepenuhnya karena terbentur tembok pemerintahan nagari yang dalam dua dekade terakhir cenderung terasa tebal dan sulit untuk disentuh. Seolah-olah nagari ini hanya menjadi milik dan dikendalikan segelintir orang yang itu-itu saja. Cenderung sulit menerima dan merasa terusik ketika ada orang baru ingin menyodorkan sebuah ide perubahan.</p>
<p>Pada titik ini,  perjanjian kerjasama antara PDAM Padang Panjang dengan Pemerintah Nagari Paninjauan yang sudah berjalan selama hampir 20 tahun hanyalah sebuah pintu masuk atau puncak gunung es yang dikedepankan anak nagari dalam angin perubahan ini.</p>
<p>Mereka hanya minta sebuah transparansi informasi sepanjang perjalanan kerjasama itu, tanpa bermaksud menjudge atau mencari kesalahan-kesalahan personal-personal tertentu.</p>
<p>Sekarang di era keterbukaan informasi publik yang dilindungi oleh Undang-undang, seharusnya tak ada yang perlu ditutup-tutupi, apalagi alergi terhadap warga yang hanya meminta haknya atas sebuah informasi.</p>
<p>Kalau memang ada kesalahan dan kelalaian yang berimbas kerugian bagi nagari dibalik perjanjian itu, ke depannya bisa jadi acuan untuk memperbaiki bersama-sama. Sehingga dalam kerjasama yang akan diperbaharui tahun depan bisa memberikan keuntungan yang lebih proporsional untuk nagari.</p>
<p>Sebaliknya, kalau perjanjian itu berjalan sesuai relnya, tanpa adanya penyimpangan-penyimpangan tentunya ini akan diapresiasi setinggi-tingginya. Sesederhana itu sebenarnya, tanpa perlu berpolemik yang justru makin hari makin melebar dan mengkhawatirkan.</p>
<p>Akhirnya, dalam diam dan keheningan malam, saya melahirkan tulisan ini. Dalam hati terdalam saya bermunajat,  Semoga Allah SWT memberikan segala kemudahan dan petunjuk-NYA, sehingga polemik ini tak berlarut-larut.</p>
<p>Saya membayangkan, ke depan Pemerintah Nagari dan seluruh elemen masyarakat Paninjauan bergandengan tangan, bahu membahu untuk menjemput kemajuan, bersama-sama mengejar ketertinggalan dari nagari lain.</p>
<p>Sehingga akan tercipta sebuah cara hidup bernagari yang lebih bermartabat, dan bangga menjadi anak nagari  Paninjauan, Sepenggal Tanah Surga yang diturunkan Tuhan ke Bumi.(*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/munajat-cinta-di-sepenggal-tanah-surga/">Munajat Cinta di Sepenggal Tanah Surga</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Video Viral Pemuda Menangis, Cintanya Ditolak di Padang Panjang</title>
		<link>https://prokabar.com/video-viral-pemuda-menangis-cintanya-ditolak-di-padang-panjang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ade]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Aug 2021 10:53:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#cinta]]></category>
		<category><![CDATA[#Padang Panjang]]></category>
		<category><![CDATA[#Pekanbaru]]></category>
		<category><![CDATA[mobile legends]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=92264</guid>

					<description><![CDATA[<p>Prokabar.com, Padang Panjang &#8211; Video tentang seorang pemuda putus cinta menjadi viral di jagad maya. Seorang pemuda dari Pekanbaru, Riau, datang ke Padang Panjang,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/video-viral-pemuda-menangis-cintanya-ditolak-di-padang-panjang/">Video Viral Pemuda Menangis, Cintanya Ditolak di Padang Panjang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="https://prokabar.com/">Prokabar.com</a>, Padang Panjang</strong> &#8211; Video tentang seorang pemuda putus cinta menjadi viral di jagad maya.</p>
<p>Seorang pemuda dari Pekanbaru, Riau, datang ke Padang Panjang, Sumatera Barat, untuk menemui pujaan hati.</p>
<p>Perjalanan dari Pekanbaru ke padang Panjang harus menempuh jarak 236,1 kilometer.</p>
<p>Jarak tersebut akan menghabiskan waktu perjalanan selama 6 jam 11 menit.</p>
<p>Karena sudah terbuai cinta buta, perjalanan jauh ini pun tertempuh.</p>
<p>Cintanya pada gadis Padang Panjang yang belum sekalipun berjumpa ini berawal dari voice chat di gim Mobile Legends.</p>
<p>Games buatan Moonton ini memang menyediakan layanan untuk bermain bersama, chating, dan Voice Chat.</p>
<p>Dari sanalah perkenalan mereka dan akhirnya si pemuda jatuh cinta.</p>
<p><a href="https://www.instagram.com/p/CSQjEFoJjxO/?utm_source=ig_web_copy_link">https://www.instagram.com/p/CSQjEFoJjxO/?utm_source=ig_web_copy_link</a></p>
<p>Sampai di Padang Panjang, pemuda ini akhirnya menemukan jawaban atas perasaannya.</p>
<p>Gadis itu menolak cinta si pemuda yang belum diketahui namanya ini.</p>
<p>Pemuda inipun langsung menangis di salah satu toko di Padang Panjang.</p>
<p>Dalam video unggahan akun Instagram minang.kocak ini, ada seorang pria yang bertanya pada pemuda.</p>
<p>&#8220;Apa katanya, kamu jahat? kamu ditolaknya?&#8221; tanya seorang pria</p>
<p>Pemuda asal Pekanbaru inipun menjawab singkat.</p>
<p>&#8220;Iya,&#8221; jawabnya.</p>
<p>Pria ini kembali bertanya dari mana sang pemuda mengenal gadis Padang Panjang tersebut.</p>
<p>Pemuda itupun kembali menjawab dari Mobile Legends.</p>
<p>Karena kasihan mendengar perjuangannya, pria yang menanyainya itu memberikan sebungkus teh.</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/video-viral-pemuda-menangis-cintanya-ditolak-di-padang-panjang/">Video Viral Pemuda Menangis, Cintanya Ditolak di Padang Panjang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Terlanjur Cinta, Alasan Manda Cingi Kembali ke Pangkuan SPFC</title>
		<link>https://prokabar.com/terlanjur-cinta-alasan-manda-cingi-kembali-ke-pangkuan-spfc/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi7]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 May 2021 12:47:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bola]]></category>
		<category><![CDATA[#cinta]]></category>
		<category><![CDATA[#manda]]></category>
		<category><![CDATA[#mht]]></category>
		<category><![CDATA[#SPFC]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=87169</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, prokabar &#8211; Pemain asal Lampung, Manda Cingi, dipastikan menjadi bagian skuad Semen Padang FC 2021. Terlanjur cinta, menjadi alasan Manda kembali ke pangkuan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/terlanjur-cinta-alasan-manda-cingi-kembali-ke-pangkuan-spfc/">Terlanjur Cinta, Alasan Manda Cingi Kembali ke Pangkuan SPFC</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, prokabar</strong> &#8211; Pemain asal Lampung, Manda Cingi, dipastikan menjadi bagian skuad Semen Padang FC 2021. Terlanjur cinta, menjadi alasan Manda kembali ke pangkuan SPFC.</p>
<p>Manda resmi diperkenalkan manajemen SPFC via akun IG resmi klub, @semenpadangfcid, Minggu (9/5). &#8220;Welcome Back Sumando, @madacingi.&#8221;tulis akun tersebut, menyertai video singat yang diunggah.</p>
<p>Pemain yang identik dengan nomor punggung 19 itu, bukanlah sosok asing di tim &#8220;Kabau Sirah&#8221;. Karena dia bagian dari skuad SPFC saat lolos ke Liga 1 2018.</p>
<p>“Alasan saya balik ke SPFC karena emang saya sudah terlanjur cinta sama tim Kabau Sirah. Walaupun baru 2 tahun saya bermain disini, tapi banyak yang membuat saya terkesan.&#8221;katanya.</p>
<p>&#8220;Salah satunya kita pernah mencatatkan sejarah bersama pada tahun 2018, kita berjuang bersama dengan rasa memiliki dan kekeluargaan, akhirnya lolos ke kasta tertinggi,”lanjut Manda, Minggu (9/5).</p>
<p>Tahun ini, karena rasa cinta itu, Manda punya target khusus, yaitu membawa Semen Padang kembali ke habitatnya, lolos ke Liga 1.</p>
<p>Selain fakto cinta, hal lain yang membuat Manda kembali ke Semen Padang, tentu alasan keluarga.</p>
<p>Seperti diketahui, gelandang petarung ini adalah sumando urang awak, karena istrinya berasal dari solok. Apalagi istrinya memang meminta dia membela SPFC tahun ini.</p>
<p>Sementara manejer tim Effendi Syahputra menambahkan, kehadiran Manda diharapkan bisa memperkuat lini tengah SPFC, karena Manda dikenal sebagai pemain yang komplit.</p>
<p>&#8220;Sebagai pemain tengah, dia adalah sosok yang dibutuhkan SPFC. Karena dia memang berkualitas. Selain itu, hatinya memang ada di Semen Padang, kami yakiun dia akan memberikan 110 persen kemampuannya untuk tim ini.&#8221;tutup sang manajer.<strong>(mht)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/terlanjur-cinta-alasan-manda-cingi-kembali-ke-pangkuan-spfc/">Terlanjur Cinta, Alasan Manda Cingi Kembali ke Pangkuan SPFC</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Episode 8 ’Se2ruan’ Bareng Andrea Miranda : &#8220;Cinta Broadway Pada Pandangan Pertama&#8221;</title>
		<link>https://prokabar.com/episode-8-se2ruan-bareng-andrea-miranda-cinta-broadway-pada-pandangan-pertama/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Jul 2020 00:30:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#AndreaMiranda]]></category>
		<category><![CDATA[#beb]]></category>
		<category><![CDATA[#Broadway]]></category>
		<category><![CDATA[#cinta]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Se2ruan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=71390</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; Live Instagram @Se2ruan menghadirkan penyanyi sekaligus artis peran Andrea Miranda. Wanita yang akrab disapa Dea ini ngobrol bareng Ifan Ohsi tentang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/episode-8-se2ruan-bareng-andrea-miranda-cinta-broadway-pada-pandangan-pertama/">Episode 8 ’Se2ruan’ Bareng Andrea Miranda : &#8220;Cinta Broadway Pada Pandangan Pertama&#8221;</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar &#8211;</strong> Live Instagram @Se2ruan menghadirkan penyanyi sekaligus artis peran Andrea Miranda. Wanita yang akrab disapa Dea ini ngobrol bareng Ifan Ohsi tentang kecintaannya pada teater musikal (Broadway).</p>
<p>&#8220;Teater musikal jadi cinta pada pandangan pertama bagi saya. Kali pertama dikenalkan orangtua ketika berusia 12 tahun di Sydney,&#8221; kenang putri dari komponis kenamaan, Purwacaraka.</p>
<p>Pemilik nama lengkap Andrea Miranda Dwisanti Putri merasakan sensasi yang berbeda ketika melihat pertunjukan opera di sana. Meski tak mengerti dengan dialog berbahasa Inggris, Andrea terkagum kagum melihat konsep pertunjukan.</p>
<p>&#8220;Dulu nggak ngerti bahasa Inggris nggak kayak anak-anak sekarang ya pada pinter. Lihat pertunjukannya luar biasa. Mulai dari tatanan panggung, pemain serta nyanyian musikalnya benar-benar bikin jatuh cinta,&#8221; aku Andrea yang saat itu tengah mendalami olah seni vokal.</p>
<p>Meski masa kecilnya kurang informasi tentang bagaimana teknik nyanyian broadway, Andrea hanya mengikuti alurnya saja.</p>
<p>&#8220;Di luar negeri nyanyian broadway itu sudah dikenalkan sudah lama sekali. Indonesia baru sekarang-sekarang ini dan jarang juga. Makanya waktu kecil nggak terpikir mau jadi apa, pokonya belajar nyanyi aja,&#8221; serunya.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-large wp-image-71391" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/07/6A2D39F3-BBCD-4303-9D3A-F6D6BF977A40-739x1024.jpeg" alt="" width="739" height="1024" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/07/6A2D39F3-BBCD-4303-9D3A-F6D6BF977A40-739x1024.jpeg 739w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/07/6A2D39F3-BBCD-4303-9D3A-F6D6BF977A40-217x300.jpeg 217w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/07/6A2D39F3-BBCD-4303-9D3A-F6D6BF977A40-768x1064.jpeg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/07/6A2D39F3-BBCD-4303-9D3A-F6D6BF977A40.jpeg 924w" sizes="(max-width: 739px) 100vw, 739px" /></p>
<p>Hingga akhirnya Andrea pun menimba ilmu tentang musik di New York. Sekembalinya di sana, Andrea mulai mengaplikasikan ilmu yang didapat saat mendapat tawaran terlibat di Opera Ainun.</p>
<p>&#8220;Itu pengalaman pertama saya di teater musikal. Memerankan karakter Ainun (istri alm BJ Habibie). Ternyata mulai dari persiapan hingga tampil full memakan waktu dua tahun. Cukup lama juga,&#8221; kenangnya lagi.</p>
<p>Persiapan yang memakan waktu lama inilah yang membuat Andrea fokus ke dunia teater musikal. &#8220;Lebih fokus persiapan, akhirnya dari 2015 rilis album pertama baru rilis single &#8216;Perahu di Atas Bukit&#8217; tahun 2019,&#8221; bebernya.</p>
<p>Perbincangan pun semakin hangat ketika Ifan Ohsi bertanya tentang aktivitas Andrea selama masa pandemi covid-19. Sama seperti musisi lainnya, rencana tampil di panggung pun harus tertunda.</p>
<p>&#8220;Seharusnya Maret ada drama musikal pendek judulnya &#8216;Hai Pemuda&#8217;. Tadinya kita membawakan karya dari Chandra Darusman dan Guruh Soekarno Putra. Padahal kami sudah menyiapkan 90 persen,&#8221; keluhnya.</p>
<p>Tak ingin menunggu kapan pandemi ini berlalu, Andrea mengisi waktu dengan segudang aktivitas. Salah satunya menjadi tenaga pelajar di sekolah musik milik ayahnya.</p>
<p>&#8220;Sekarang lagi fokus ngajar di sekolah musik secara online. Sambil nunggu kapan boleh tampil lagi setelah pandemi berlalu,&#8221; bebernya.</p>
<p>Melampiaskan kerinduannya menghibur penggemar, Andrea pun terlibat satu acara &#8216;Tanda Mata&#8217; yang disiarkan langsung dari akun Instagram. Setiap Minggu malam, Andrea menyanyikan list lagu yang diminta pendengar.</p>
<p>&#8220;Banyak yang minta lagu musikal tentang Disney&#8217;s. Sambil membuka awal hari, saya ingin menghibur pendengar agar semangat menjalani hari-hari di masa pandemi ini,&#8221; pungkas Andrea. (<b>beb</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/episode-8-se2ruan-bareng-andrea-miranda-cinta-broadway-pada-pandangan-pertama/">Episode 8 ’Se2ruan’ Bareng Andrea Miranda : &#8220;Cinta Broadway Pada Pandangan Pertama&#8221;</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>&#8220;Drakor&#8221; Kisah Cinta PSSI dan Shin Tae Yong Segera Tamat</title>
		<link>https://prokabar.com/drakor-kisah-cinta-pssi-dan-shin-tae-yong-segera-tamat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi7]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Jun 2020 10:29:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Bola]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[#cinta]]></category>
		<category><![CDATA[#pssi]]></category>
		<category><![CDATA[#tamat]]></category>
		<category><![CDATA[drakor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=69740</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Rizal Marajo (Wartawan Utama) IBARAT Drama Korea atau  &#8216;drakor&#8217; yang mampu membuat masyarakat Indonesia tergila-gila, ternyata juga merasuki federasi sepakbola Indonesia, PSSI.  Saat...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/drakor-kisah-cinta-pssi-dan-shin-tae-yong-segera-tamat/">&#8220;Drakor&#8221; Kisah Cinta PSSI dan Shin Tae Yong Segera Tamat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center"><strong>Oleh: Rizal Marajo<br />
(Wartawan Utama)</strong></p>
<p><strong>IBARAT</strong> Drama Korea atau  &#8216;drakor&#8217; yang mampu membuat masyarakat Indonesia tergila-gila, ternyata juga merasuki federasi sepakbola Indonesia, PSSI.  Saat ini PSSI turun langsung menjadi aktor utama drakor, dalam episode cekcok dengan pelatih Timnas asal Korea Selatan, Shin Tao-Yong.</p>
<p>Entah bagaimana awalnya, drama yang baru masuk episode pertama langsung memanas alur ceritanya.  Bahkan menjadi  gampang menebak endingnya. Sulit berharap ujungnya happy end, ketika PSSI pagi-pagi sudah mengeluarkan ultimatum pemecatan.</p>
<p>Adalah surprise, jika ujungnya berakhir bahagia, dimana keduanay berdamai, dan kembali fokus bekerja mengurus Timnas Indonesia yang ditunggu banyak agenda penting. Jika ujungnya bad ending, dimana PSSI sebagai penguasa mengetok palu godam, memecat pria korea 50 tahun itu, memang itulah yang yang banyak diduga akan terjadi.</p>
<p>Yang jelas itu akan menjadi sebuah rekor fenomenal PSSI, memecat pelatih yang belum sekalipun memimpin tim di pertandingan resmi. Artinya drakor itu sudah tamat ketika belum masuk ke inti cerita yang sebenarnya.</p>
<p>Padahal PSSI sebelumnya begitu membangga-banggakan pelatih Korea itu, bahkan dengan enteng memberinya kontrak panjang 4 tahun. Tapi baru setengah tahun, kemesraan dan kisah cinta itu sudah berantakan.</p>
<p>Bermula dari wawancara media Korea dengan Shin, yang bicara blak-blakan dan apa adanya seputar keberadaannya sebagai pelatih PSSI. Semuanya dibuka Shin dengan kritik lugas, membuat PSSI dan beberapa personal lainnya jadi kebangkaran jenggot.</p>
<p>Sebagai pelatih profesional, Shin menilai PSSI berubah sikap soal perjanjian kerja. Menurut Shin, PSSI yang tadinya berkomitmen untuk merancang masa depan sepak bola Indonesia bersama-sama, tiba-tiba hanya menginginkan prestasi yang tinggi dan instan untuk turnamen yang bakal digelar dalam waktu dekat.</p>
<p>Shin diminta PSSI meloloskan timnas U-19 Indonesia ke 4 besar Piala Asia U-19 2020 dan Piala Dunia U-20 2021 serta membawa timnas senior Indonesia menjadi juara di Piala AFF 2020 dan memperbaiki peringkat Indonesia di ranking FIFA yang saat ini berada di posisi ke-173.</p>
<p>Shin yang tahu bagaimana fondasi sepakbola Indonesia yang rapuh, dan levelnya baru Asia Tenggara, tentu hal itu tidak rasional. Untuk beberapa item wajar, misalnya Piala AFF 2020, Shin memang harus membawa timnas Indonesia menjadi juara. Bukan hal berlebihan membebani Shin dengan target itu, jika melihat kualitas dan reputasi yang dimilkinya. Apalagi level AFF hanya ASEAN.</p>
<p>Tapi, target tinggi 4 besar Asia untuk Timnas U-19, apalagi 4 besar Piala Dunia U-20 2021, dianggap Shin mimpi yang terlalu tinggi, Bertemu Thailand dan Vietnam saja di level ASEAN sudah ngos-ngosan, konon pula bertemu para raksasa Asia dan dunia.</p>
<p>Sama mustahilnya mengangkat peringkat Indonesia di daftar peringkat FIFA. Satu-satunya cara mendapatkan hal itu adalah selalu menang dalam sisa laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia.</p>
<p>Indonesia akan bertemu Thailand dan Vietnam di kandang lawan dan menghadapi Uni Emirat Arab di rumah sendiri. Menang terus dalam tiga partai itu? Lebih terlihat seperti sebuah mission imposible, walau kadang orang selalu bicara rumus bola itu bulat.</p>
<p>Padahal konsep awal Shin bekerja untuk Timnas Indonesia adalah membenahi fondasi, baik teknis, fisik, maupun mentality. Semuanya akan butuh waktu dan proses. Jika sekarang usaha Shin Tae Yong baru mulai bekerja direcoki habis-habisan, terang saja orang Korea itu gusar.</p>
<p>Situasi makin panas, ketika Shin meminta TC Timnas dipindahkan ke Korea. PSSI kontan menolak mentah-mentah rencana itu. Alasan Shin adalah ancaman COVID-19 lebih rendah di sana plus kemungkinan mendapatkan lawan uji tanding berkualitas juga lebih terbuka.</p>
<p>PSSI menanggapi sedikit emosional dan berlebihan, selain ribut soal konsekwensi biaya besar, merepotkan, PSSI juga menyebut itu sebagai pelecehan sebagai bangsa. Entah dimana point-nya Shin Tae Yong merendahkan bangsa Indonesia. Sebagai pelatih, wajar saja Shin membuat permintaan yang dianggapnya akan menghasilkan proses yang lebih baik.</p>
<p>Padahal, terutama terkait COVID-19, Shin rasanya memperlihatkan kekhawatiran yang sangat wajar. Acuan Shin pastinya statistik resmi dari Gugus Tugas COVID-19 di Indonesia. Grafik perkembangan COVID-19 di Indonesia memang belum ada landai-landainya. Bahkan naik terus dengan beberapa hari terakhir ada penambahan 1000-an kasus per hari.</p>
<p>Sebagai perbandingan, liga-liga di Eropa kini bisa berjalan lagi setelah angka COVID-19 di negara mereka turun secara signifikan. Ketika angkanya masih tinggi atau bahkan baru turun secara minimalis, tidak ada pembicaraan soal rencana menggulirkan lagi aktvitas sepakbola. Jika memakai acuan itu, argumen Shin dalam silang pendapat soal lokasi penyelenggaraan TC di Korea Selatan jadi bisa dimengerti.</p>
<p>Terakhir, Pelatih Korea Selatan di Piala Dunia 2018 itu juga menyebut heran mengapa Indra Sjafri, yang dianggapnya memperlihatkan sikap indisipliner selama bekerja bersamanya, malah ditunjuk PSSI menjadi direktur teknik. Dari asisten-nya, tiba-tiba bertengger jadi atasan langsung. Suatu hal yang mungkin tak pernah ditemui Shin Tae Yong di persepakbolaan profesional.</p>
<p>Point-point kritik Shin Tae-yong di media Korea itulah yang membuat PSSI kalang kabut dan kebakaran jenggot. PSSI dan Indra Sjafri yang kena &#8220;tampar&#8221; langsung dari Shin Tae Yong, langsung menunjukan sikap super reaktif.</p>
<p>Keduanya kompak menanggapi seolah-olah Shin Tae Yong seperti pelatih amatiran dan kaleng-kaleng saja layaknya. Bagaimana mungkin negara dengan sepakbola kecil dan antah berantah, memandang pelatih reputasi Piala Dunia sedemikian rendah.</p>
<p>Sampai di titik ini, sepertinya hubungan antara PSSI dan Shin kelihatannya sudah sulit untuk bisa diperbaiki. Seperti dalam wawancaranya dengan media Korea, Shin sudah menyatakan tidak tahan lagi bekerja sama dengan PSSI karena menurutnya banyak janji yang tidak dipenuhi.</p>
<p>Di lain pihak, PSSI juga tampaknya sulit memaafkan Shin karena pernyataan kerasnya yang telah menyudutkan PSSI dan justru diucapkan kepada media Korea. Opsi pemutusan hubungan kerja jadi sangat mungkin menjadi kenyataan. Jika begitu, tamat sudah Cerita Shin Tae-yong di timnas Indonesia.</p>
<p>Ketika Shin Tae Yong tamat, maka PSSI tinggal berfikir mencari penggantinya. Beberapa nama sudah siap menunggu bola muntah. Tidak akan jauh-jauh, Indra Sjafri mungkin saat ini sedang senyum-senyum, tak lama lagi kursi pelatih Timnas akan jadi miliknya.<strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/drakor-kisah-cinta-pssi-dan-shin-tae-yong-segera-tamat/">&#8220;Drakor&#8221; Kisah Cinta PSSI dan Shin Tae Yong Segera Tamat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 34/129 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/16 queries in 0.020 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 04:26:23 by W3 Total Cache
-->