<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#CincangTulang Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/cincangtulang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/cincangtulang/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 11 Jul 2023 02:32:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#CincangTulang Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/cincangtulang/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Cincang Tulang Khas Nagari Simabua</title>
		<link>https://prokabar.com/cincang-tulang-khas-nagari-simabua/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Jul 2023 02:30:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#CincangTulang]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #Simabua]]></category>
		<category><![CDATA[#ProfesiUnik]]></category>
		<category><![CDATA[#Sambaladotulang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=114005</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar- Di kabupaten tanah Datar terdapat profesi yang cukup unik, yaitunya cincang tulang. Bahkan profesi ini mulai langka dan sulit ditemui di...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/cincang-tulang-khas-nagari-simabua/">Cincang Tulang Khas Nagari Simabua</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar-</strong> Di kabupaten tanah Datar terdapat profesi yang cukup unik, yaitunya cincang tulang. Bahkan profesi ini mulai langka dan sulit ditemui di nagari asalnya Kenagarian Simabua, Kecamatan Pariangan.</p>
<p>Awaludin, warga Jorong Koto Tuo, Nagari Simabua, Kecamatan Pariangan bisa menjadi satu satunya pecincang tulang yang bisa ditemui.</p>
<p>Cincang tulang merupakan proses pencincangan tulang hingga berbentuk kecil. Hasi cincangan kemudian dijual ke pasar pasar tradisional di Tanah Datar.</p>
<p>Awaludin mengatakan, profesi mencincang tulang telah ia lakoni sejak 20 tahun yang lalu dan diwarisi dari kedua orang tuanya.</p>
<p>&#8221; ini untuk bahan baku samba, umumnya tulang yang dicincang adalah tulang sapi,&#8221; Jawab Awaludin saat ditemui di dapur pencincangan miliknya di Jorong Koto Tuo, Simabua.</p>
<p>Samba yang dimaksud yaitunya samba lado tulang. Samba lado tulang merupakan makanan khas Nagari Simabua, khususnya di Jorong Koto Tuo.</p>
<p>Seluruh hasil cincangan akan dijual dengan harga Rp. 80 ribu rupiah per kilogramnya.</p>
<p>Sebelum dicincang, tulang tulang mesti melewati proses penyangaian lebih kurang satu minggu lamanya. Hal ini ditujukan agar tulang menjadi lunak dan tidak mudah busuk.</p>
<p>Setelah itu, kulit luar tulang dikupas hingga terlihat warna putih dan kemudian dipotong hingga bentuk potongan kecil.</p>
<p>&#8221; tulang harus dipisahkan dari dagingnya dulu. Baru setelah itu disangai diperapian,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Tidak semua bagian tulang yang bisa dicincang lanjutnya. Hanya pada bagian tertentu saja seperti bagian bawah tulang dan atas.</p>
<p>Usai hari raya Qurban, ketersedian tulang tulang sapi cukup melimpah di dapur cincang milik Awaludin. Sebaliknya, jika dihari normal ia mesti mencari tulang hingga ke Kota Padang Panjang untuk mencukupi permintaan pelanggan.</p>
<p>&#8221; kalau permintaan itu, bisa mencapai 7 Kilogran satu harinya. Maslahnya kan tulang ini, seperti sekarang melimpah, nanti susah lagi mencarinya,&#8221; tutup Awaludin. <strong>(eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/cincang-tulang-khas-nagari-simabua/">Cincang Tulang Khas Nagari Simabua</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 30/44 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/11 queries in 0.023 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-16 10:41:15 by W3 Total Cache
-->