<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#CharlieHebdo Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/charliehebdo/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/charliehebdo/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 03 Sep 2020 03:43:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#CharlieHebdo Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/charliehebdo/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pemerintah Kecam Keras Penerbitan Karikatur Nabi Muhammad</title>
		<link>https://prokabar.com/pemerintah-kecam-keras-penerbitan-karikatur-nabi-muhammad/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Sep 2020 03:43:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[#CharlieHebdo]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#PenistaanAgama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=73501</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Pemerintah Indonesia mengecam keras penerbitan ulang karikatur Nabi Muhammad SAW, oleh tabloid  Prancis, Charlie Hebdo. Penyebabnya, tindakan itu telah melukai umat Islam di dunia,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pemerintah-kecam-keras-penerbitan-karikatur-nabi-muhammad/">Pemerintah Kecam Keras Penerbitan Karikatur Nabi Muhammad</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Pemerintah Indonesia mengecam keras penerbitan ulang karikatur Nabi Muhammad SAW, oleh tabloid  Prancis, <em data-reader-unique-id="3">Charlie Hebdo. </em>Penyebabnya, tindakan itu telah melukai umat Islam di dunia, termasuk Indonesia.</p>
<p data-reader-unique-id="5">&#8220;Indonesia mengecam keras publikasi karikatur oleh tabloid <em data-reader-unique-id="6">Charlie Hebdo</em> yang melecehkan Nabi Muhammad SAW,&#8221; kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah dalam keterangan persnya, Kamis (3/9).</p>
<p data-reader-unique-id="7">Teuku menegaskan, penerbitan karikatur Nabi Muhammad oleh <em data-reader-unique-id="8">Charlie Hebdo</em> adalah tindakan provokatif yang melukai umat Islam di dunia, termasuk Indonesia.</p>
<p data-reader-unique-id="9">&#8220;Tindakan ini berpotensi menyebabkan perpecahan antar-umat beragama serta bertentangan dengan prinsip nilai dan demokrasi,&#8221; ujarnya.</p>
<p data-reader-unique-id="10">Penerbitan ulang Nabi Muhammad oeh <em data-reader-unique-id="11">Charlie Hebdo</em> dilakukan bertepatan dengan dimulainya persidangan 14 terdakwa yang dituduh menyediakan senjata bagi Cherif Kouachi dan Said Kouachi.</p>
<p data-reader-unique-id="12">Kakak beradik itu adalah pelaku penembakan kantor Charlie Hebdo pada 7 Januari 2015. Sebanyak 12 orang tewas dalam insiden tersebut.</p>
<p data-reader-unique-id="13">Dalam editorialnya pada Selasa (1/9), <em data-reader-unique-id="14">Charlie Hebdo</em> mengungkapkan, persidangan adalah momen yang tepat baginya untuk mencetak ulang karikatur Nabi Muhammad.</p>
<p data-reader-unique-id="15"><em data-reader-unique-id="16">Charlie Hebdo</em> mengatakan, pascainsiden penembakan kantornya pada Januari 2015, mereka sering diminta mempublikasikan lagi dalam versi berbeda.</p>
<p data-reader-unique-id="17">&#8220;Kami selalu menolak melakukannya. Bukan karena ini dilarang. Hukum mengizinkan kami melakukannya. Namun karena butuh alasan baik untuk melakukannya, alasan yang memiliki arti, dan membawa sesuatu untuk diperdebatkan,&#8221; tulis <em data-reader-unique-id="18">Charlie Hebdo</em> dalam editorialnya, dikutip laman <em data-reader-unique-id="19">the Guardian.</em></p>
<p data-reader-unique-id="20"><em data-reader-unique-id="21">Charlie Hebdo</em> pertama kali mempublikasikan karikatur Nabi Muhammad pada 2006. Karikatur itu diterbitkan ulang karena sebelumnya dicetak  surat kabar Denmark, <em data-reader-unique-id="22">Jyllands Posten</em>.</p>
<p data-reader-unique-id="23">Penerbitan karikatur Nabi Muhammad segera menuai kecaman luas dari umat Islam. Hal itu dianggap sebagai sebuah penistaan.</p>
<p data-reader-unique-id="24">Sebelumnya, Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi,  menugaskan Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) RI di Stockholm, Swedia, untuk mengusut  pembakaran kitab suci umat Islam yakni Alquran di Kota Oslo, Norwegia.</p>
<p data-reader-unique-id="25">&#8220;Terkait kejadian penistaan kitab suci di Swedia, Menlu RI telah tugaskan Kuasa Usaha A.I. RI di Stockholm untuk demarche ke Kementerian Luar Negeri Swedia untuk menyampaikan posisi Indonesia,&#8221; ujar juru bicara Kemlu RI Teuku Faizasyah, melalui keterangan tertulisnya.</p>
<p data-reader-unique-id="26">Faizasyah menegaskan, bahwa posisi Indonesia jelas tertuju pada penghormatan terhadap agama tidak kalah pentingnya dengan penghormatan terhadap demokrasi.</p>
<p data-reader-unique-id="27">Menlu Retno juga menyampaikan melalui KUAI bahwa kejadian penistaan seperti itu akan memicu aksi pecah belah yang berkelanjutan. (*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pemerintah-kecam-keras-penerbitan-karikatur-nabi-muhammad/">Pemerintah Kecam Keras Penerbitan Karikatur Nabi Muhammad</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 35/37 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 4/6 queries in 0.004 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-08 00:31:59 by W3 Total Cache
-->