<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#cabe Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/cabe/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/cabe/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 16 Mar 2025 05:39:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#cabe Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/cabe/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bupati Heran Harga Komoditi Melambung Tinggi. Padahal Tanah Datar Dikenal Sebagai Produsen</title>
		<link>https://prokabar.com/bupati-heran-harga-komoditi-melambung-tinggi-padahal-tanah-datar-dikenal-sebagai-produsen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Mar 2025 05:39:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#cabe]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #TanahDatar]]></category>
		<category><![CDATA[#hargapasar]]></category>
		<category><![CDATA[#Komiditi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=126385</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar &#8211; Melonjaknya harga beberapa bahan pokok bahkan komoditi lainnya di pasar Serikat C Batusangkar menjadi perhatian Bupati Tanah Datar, Eka Putra....</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bupati-heran-harga-komoditi-melambung-tinggi-padahal-tanah-datar-dikenal-sebagai-produsen/">Bupati Heran Harga Komoditi Melambung Tinggi. Padahal Tanah Datar Dikenal Sebagai Produsen</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar</strong> &#8211; Melonjaknya harga beberapa bahan pokok bahkan komoditi lainnya di pasar Serikat C Batusangkar menjadi perhatian Bupati Tanah Datar, Eka Putra.</p>
<p>&#8220;Saya mendapati laporan dan informasi bahwa beberapa komoditi seperti cabe merah atau kriting di pasar Batusangkar mengalami kenaikan harga cukup jauh dari beberapa pasar di daerah tetangga beberapa hari lalu, padahal daerah kita merupakan produsen, tentunya hal ini menjadi perhatian dan pertanyaan mengapa terjadi, karena itulah Saya mengundang Bapak dan ibuk untuk memberikan informasi terkait hal itu,&#8221; sampainya.</p>
<p>Dikatakan Eka Putra, satu hal lagi yang menjadi pertanyaan adalah harga jual di pasar Serikat C Batusangkar lebih mahal, sehingga terkadang menyebabkan masyarakat lebih memilih berbelanja ke pasar daerah tetangga.</p>
<p>&#8220;Penyebab mahalnya harga jual di pasar Serikat C Batusangkar inilah yang ingin juga Saya dengar dari pedagang, sehingga bersama OPD terkait bisa mencari solusi penyebabnya, sehingga harga lebih wajar dan terjangkau, dengan sendirinya masyarakat tentu akan berbelanja di pasar Batusangkar ini,&#8221; kata Eka Putra.</p>
<p>Dalam audiensi itu, Bupati Eka Putra menegaskan, semua permasalahan dan keluhan para pedagang akan dicarikan solusi, setidaknya selama lima tahun masa kepemimpinannya.</p>
<p>&#8220;Hari ini semua informasi yang disampaikan para pedagang, seperti lokasi berjualan, parkir bahkan termasuk kajian ulang rekayasa lalu lintas di pasar raya akan kita catat dan bertahap akan kita carikan solusinya, karena itu mohon doa dan dukungan kita semua,&#8221; tukasnya.</p>
<p>Sementara itu, Beni seorang perwakilan pedagang Pasar Serikat C Batusangkar menyampaikan parkir kendaraan roda 4 pada bulan ramadan di pasar raya lokasinya relatif jauh.</p>
<p>&#8220;Setiap ramadan, parkir kendaraan roda 4 relatif jauh dari pasar raya, sehingga sedikit banyak agak mempengaruhi minat masyarakat untuk berbelanja, Saya harap hal ini menjadi perhatian pak Bupati dan dinas terkait,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Lain lagi disampaikan perwakilan lainnya, yang berharap penertiban pedagang yang berjualan di pinggir jalan raya.</p>
<p>&#8220;Disamping membuat kemacetan, keberadaan pedagang di pinggir jalan menyebabkan masyarakat tidak berbelanja ke dalam pasar, hal ini tentu berpengaruh terhadap pendapatan kami yang berjualan di dalam pasar yang menyewa toko, mohon hal ini juga menjadi perhatian pak Bupati,&#8221; sampainya.</p>
<p>Anggota DPRD Tanah Datar Wel Ahmad di kesempatan itu juga memaparkan permasalahan yang disampaikan pak Bupati sudah terjadi jauh sebelum masa kepemimpinan sekarang.</p>
<p>&#8220;Apa yang disampaikan pak Eka Putra merupakan permasalahan klasik, bahkan beberapa kali telah dicarikan solusinya, namun belum membuahkan hasil seperti yang diinginkan, semoga dalam kepemimpinan sekarang bisa diatasi bersama,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Wel Ahmad menambahkan, dari pantauannya salah satu penyebab pasar Batusangkar agak sepi, berawal dari rekayasa lalu lintas.</p>
<p>&#8220;Berkurang pengunjung pasar Batusangkar dirasakan efeknya ketika rekayasa lalu lintas diberlakukan, dimana arus lalu lintas dari arah pincuran tujuh ke pasar raya biasanya dua jalur menjadi sejalur, sehingga masyarakat dari luar daerah terkadang ingin singgah ke pasar tidak jadi. Hal ini Saya harap rekayasa lalu lintas ini dikaji lagi, sehingga bisa bermanfaat dan memberikan efek bagi pasar raya,&#8221; tukasnya. <strong>(Eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bupati-heran-harga-komoditi-melambung-tinggi-padahal-tanah-datar-dikenal-sebagai-produsen/">Bupati Heran Harga Komoditi Melambung Tinggi. Padahal Tanah Datar Dikenal Sebagai Produsen</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>H+2 Lebaran, Harga Cabe Merah di Padang Masih Pedas</title>
		<link>https://prokabar.com/h2-lebaran-harga-cabe-merah-di-padang-masih-pedas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Apr 2024 02:13:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[#cabe]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=119389</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Harga cabe merah masih pedas di h plus dua lebaran, pada tingkat pengecer. Via (32), pedagang kecil yang menjual kebutuhan dapur,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/h2-lebaran-harga-cabe-merah-di-padang-masih-pedas/">H+2 Lebaran, Harga Cabe Merah di Padang Masih Pedas</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong> &#8211; Harga cabe merah masih pedas di h plus dua lebaran, pada tingkat pengecer.</p>
<p>Via (32), pedagang kecil yang menjual kebutuhan dapur, di tepi jalan raya kalumbuk-gurun laweh menyebut, untuk satu ons cabe merah, bertahan di angka 10 ribu per onsnya, atau 100 ribu per kilogram.</p>
<p>Ini membuat sebagian pelanggan, mengurangi volume pembelian, menjadi seperempat kilogram, atau maksimal setengah kilogram saja.</p>
<p>&#8220;Harga di pasar raya, masih 90 ribu rupiah per kilogram, tentu membuat kami di tingkat pengecer, tidak dapat berbuat banyak,&#8221; sebut Via, yang telah berjualan selama enam tahun, di tepian Jalan Raya Kalumbuk.</p>
<p>Salah satu pembeli, sempat terkecoh, dengan mengatakan kini sudah mulai murah, dengan harga 10 ribu rupiah per seperempat ons.</p>
<p>Namun via langsung menyanggah, dengan mengatakan, justru kalau itu terjadi, akan berebut, pembeli untuk membelinya.</p>
<p>Dirinya sendiri baru membeli stok cabe merah pada Jumat pagi, di Pasar Raya, usai libur hari raya, selama dua hari. <strong>(Adh)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/h2-lebaran-harga-cabe-merah-di-padang-masih-pedas/">H+2 Lebaran, Harga Cabe Merah di Padang Masih Pedas</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 29/61 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.012 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 20:13:42 by W3 Total Cache
-->