<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#bunuhdiri Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/bunuhdiri/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/bunuhdiri/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 02 May 2021 22:59:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#bunuhdiri Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/bunuhdiri/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Depresi Tidak Bisa Menahan Kencing, Pemuda di Pasaman Ini Pilih Bunuh Diri</title>
		<link>https://prokabar.com/depresi-tidak-bisa-menahan-kencing-pemuda-di-pasaman-ini-pilih-bunuh-diri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 May 2021 22:59:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#bunuhdiri]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=86792</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman, Prokabar &#8211; Malang nian jalan yang ditempuh M. Rizal (28), warga Sei Ranyah Hilir Jorong VI Nagari Languang, Kecamatan Rao Utara. Ia memilih...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/depresi-tidak-bisa-menahan-kencing-pemuda-di-pasaman-ini-pilih-bunuh-diri/">Depresi Tidak Bisa Menahan Kencing, Pemuda di Pasaman Ini Pilih Bunuh Diri</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman, Prokabar &#8211; </strong>Malang nian jalan yang ditempuh M. Rizal (28), warga Sei Ranyah Hilir Jorong VI Nagari Languang, Kecamatan Rao Utara.</p>
<p>Ia memilih gantung diri lantaran diduga tidak bisa menahan buang air kecil alias kencing.</p>
<p>Jalan untuk mengakhiri hidup ini ditempuh M. Rizal, Minggu (1/5). Ia gantung diri dengan sebuah dasi sekolah yang panjang. Saat ditemykan, ia sudah jadi mayat tergantung di konsen pintu kamar mandi rumahnya.</p>
<p>Polisi dan tim medis datang ke lokasi melakukan olah TKP. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Dipastikan korban meninggal karena murni gantung diri.</p>
<p>Kapolsek Rao Iptu Zulkifli mengatakan, sesaat sudah ditemukan, jenazah M. Rizal diturunkan oleh Zulhamdi adik kandung korban dan Ridwan abang ipar korban.</p>
<p>Iptu Zulkifli mengaku, dari keterangan paman korban Saipul Dt Rajo Lelo dan keluarga korban lainnya menyatakan, M. Rizal mengalami sakit kantong kemis sudah lama.</p>
<p>Korban tidak bisa menahan buang air kecil sehingga malu bergaul dengan temannya dan mengasingkan atau mengurung diri di rumah.</p>
<p>Rencana mau di operasi penyakit yang dialami korban namun belum terlaksana hingga akhirnya M. Rizal bunuh diri. <strong>(Ola)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/depresi-tidak-bisa-menahan-kencing-pemuda-di-pasaman-ini-pilih-bunuh-diri/">Depresi Tidak Bisa Menahan Kencing, Pemuda di Pasaman Ini Pilih Bunuh Diri</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tidak Tahan Menderita Sakit Ginjal, IRT di Kecamatan Pasaman Nekat Gantung Diri</title>
		<link>https://prokabar.com/tidak-tahan-menderita-sakit-ginjal-irt-di-kecamatan-pasaman-nekat-gantung-diri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Feb 2021 14:51:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#bunuhdiri]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=81957</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman Barat, Prokabar — Diduga tidak tahan lagi terhadap penyakit yang dideritanya, seorang ibu rumah tangga warga Durian Hutan Nagari Aia Gadang, Kecamatan Pasaman, dditemukan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tidak-tahan-menderita-sakit-ginjal-irt-di-kecamatan-pasaman-nekat-gantung-diri/">Tidak Tahan Menderita Sakit Ginjal, IRT di Kecamatan Pasaman Nekat Gantung Diri</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman Barat, Prokabar — </strong>Diduga tidak tahan lagi terhadap penyakit yang dideritanya, seorang ibu rumah tangga warga Durian Hutan Nagari Aia Gadang, Kecamatan Pasaman, dditemukan gantung diri. Kejadian naas ini terjadi di sebuah rumah kosong di Nagari Aia Gadang.</p>
<p>Almarhum yang gantung diri ini berinisial R (42). Ia ditemukan sudah gantung diri oleh salah seorang saksi Andika pada 17 Februari kemarin, sekitar pukul 11.00 WIB,” kata Kapolsek Pasaman, AKP Lija Nesmon, Jumat (19/2).<br />
Sebelum meninggal dengan cara gantung diri, menurut saksi dan warga sekitar, korban mempunyai riwayat sakit ginjal.</p>
<p>“Saat ditemukan tergantung, saksi memberitaukan kepada warga lain dan warga melapor ke polisi. Setelah itu korban diturunkan oleh unit identifikasi. Korban langsung dibawa ke rumah dan dilakukan pemeriksaan oleh petugas medis Puskemas Aia Gadang. Di tubuh korban tidak ditemukan tanda tanda penganiayaan,” kata AKP Lija.</p>
<p>Pihak keluarga tidak bersedia dilakukan visum luar ataupun visum dalam terhadap korban. Mereka (keluarga korban) menerima kejadian bunuh diri ini dan membuat surat pernyataan tidak dilakukan visum. (<strong>ola</strong>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tidak-tahan-menderita-sakit-ginjal-irt-di-kecamatan-pasaman-nekat-gantung-diri/">Tidak Tahan Menderita Sakit Ginjal, IRT di Kecamatan Pasaman Nekat Gantung Diri</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pasutri di Kayutanam Padang Pariaman ditemukan Tewas Tergantung</title>
		<link>https://prokabar.com/pasutri-di-kayutanam-padang-pariaman-ditemukan-tewas-tergantung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Apr 2020 14:53:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#bunuhdiri]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Pariaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=65133</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pariaman, Prokabar — Pasangan suami istri (Pasutri) ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya dikawasan Korong Pasa Tangah, Nagari Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pasutri-di-kayutanam-padang-pariaman-ditemukan-tewas-tergantung/">Pasutri di Kayutanam Padang Pariaman ditemukan Tewas Tergantung</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pariaman, Prokabar —</strong> Pasangan suami istri (Pasutri) ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya dikawasan Korong Pasa Tangah, Nagari Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (15/4).</p>
<p>Kedua korban berinesial KK (35) Dan FY (27), Ditemukan sudah tidak bernyawa dalam rumahnya. Belum dikethaui apa yang menyebabkan keduanya meninggal.</p>
<p>Kapolsek 2&#215;11 Enam Lingkuang IPTU Agusma Hendri menjelaskan, satu mayat ditemukan tergantung dan satunya lagi ditemukan tergeletak di atas kasur rumah Korban.</p>
<p>&#8221; Kedua mayat pasutri tersebut diketahui sekitar pukul 16.00 WIB, dimana saksi adalah seorang petugas koperasi keliling yang ingin bertemu dengan pasutri&#8221;, ungkap IPTU Hendri, Rabu malam, 15 April 2020.</p>
<p>Lebih lanjut Kapolsek 2xII enam lingkung itu menjelaskan, saat itu petugas koperasi (saksi) yang bernama Rian meminta salah seorang warga di sana untuk menemani kerumah pasutri.</p>
<p>&#8220;Namun sampai di depan rumah yang sekaligus sebagai kedai, saksi melihat dari jendela kaca korban inisial KK (35) tergantung dengan tali nilon,&#8221; sebut IPTU Hendri.</p>
<p>Melihat itu, saksi bersama warga lainnya mendobrak rumah pasutri tersebut dan langsung menurunkan jasad KK.</p>
<p>&#8221; Setelah korban KK diturunkan oleh warga, mereka juga melihat satu orang tergeletak di atas kasur. Saat diperiksa ternyata sudah meninggal pula&#8221;, kata Kapolsek, Hendri.</p>
<p>Diketahui, kata Hendri lagi, mayat yang tergelatak di atas kasur dengan posisi telentang itu adalah istri dari korban KK dengan inisial FY (27).</p>
<p>&#8220;Berdasarkan keterangan saksi dengan inisial YS, kemarin dia mendengar suara teriakan korban dengan inisial FY tengah malam. Saat saksi YS menanyakan ke pada suami korban (KK), dia mengatakan kalau istrinya sedang mengigau,&#8221; sebut Hendri.</p>
<p>Tak hanya itu, kata Hendri lagi, setelah saksi YS kembali pulang, tak berselang lama dia mendengar suara gaduh dari rumah pasutri itu lagi.</p>
<p>&#8221; Lantas saksi curiga dan menanyakan perihal gaduh itu lagi kepada KK. KK menjawab seperti semula dan mengatakan kepada saksi bahwa istrinya sedang susah tidur,&#8221; ungkap Hendri.</p>
<p>Namun naas, sore tadi, ia mendapat laporan kalau keduanya telah tewas dimana suami jasadnya tergantung dan istri tergeletak di atas tempat tidur.</p>
<p>&#8220;Saat ini kedua jasad dibawa ke RS Bhayangkara untuak dilakukan autopsi. Kasus ini sedang dalam penyelidikan pihak kepolisian untuk mengetahui penyebab pasti kematian kedua korban&#8221;, tutup IPTU Hendri. <strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pasutri-di-kayutanam-padang-pariaman-ditemukan-tewas-tergantung/">Pasutri di Kayutanam Padang Pariaman ditemukan Tewas Tergantung</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Diduga Depresi, Seorang Pria di Padang Coba Bunuh Diri Dari Atas Jembatan</title>
		<link>https://prokabar.com/diduga-depresi-seorang-pria-di-padang-coba-bunuh-diri-dari-atas-jembatan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Feb 2020 06:09:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#bunuhdiri]]></category>
		<category><![CDATA[#depresi]]></category>
		<category><![CDATA[#gas]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=59815</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Seorang pria berusia 38 tahun nekat memanjat jembatan besi di Kelurahan Andaleh, Kecamatan Padang Timur, Padang, Sabtu (15/2) pagi. Meski aksi percobaan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/diduga-depresi-seorang-pria-di-padang-coba-bunuh-diri-dari-atas-jembatan/">Diduga Depresi, Seorang Pria di Padang Coba Bunuh Diri Dari Atas Jembatan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar — </strong>Seorang pria berusia 38 tahun nekat memanjat jembatan besi di Kelurahan Andaleh, Kecamatan Padang Timur, Padang, Sabtu (15/2) pagi. Meski aksi percobaan bunuh diri tersebut bisa digagalkan, namun aksi tak terpuji itu mengundang perhatian warga maupun pengendara di daerah itu.</p>
<p>Pria itu diketahui bernama Bobi. Percobaan bunuh diri yang dilakukan Bobi diduga karena dirinya depresi.</p>
<p>Terlihat dilokasi, petugas polisi, BPBD dan masyarakat yang ada di lokasi mencoba melakukan negoisasi agar korban turun.</p>
<p>&#8220;Korban ini sempat takut turun di percobaan evakuasi pertama. Dia mengurungkan diri,&#8221; kata warga setempat</p>
<p>Kemudian, negoisasi kedua pun dilakukan kembali dengan mengumpan uang Rp50 ribu serta rokok.</p>
<p>Sementara itu, Kapolsek Padang Timur, AKP Joko Hendro Lesmono menyebut, korban merupakan mantan residivis dan diduga mengalami depresi sehingga mencoba melakukan percobaan bunuh diri di jembatan tersebut.</p>
<p>&#8220;Dia sudah dievakuasi dan dibawa langsung ke rumah untuk perawatan,&#8221; tutupnya. (<b>gas</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/diduga-depresi-seorang-pria-di-padang-coba-bunuh-diri-dari-atas-jembatan/">Diduga Depresi, Seorang Pria di Padang Coba Bunuh Diri Dari Atas Jembatan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lelaki Parobaya Tewas di Pohon Mangga, Ini Penyebabnya</title>
		<link>https://prokabar.com/lelaki-parobaya-tewas-di-pohon-mangga-ini-penyebabnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Feb 2020 17:05:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#bunuhdiri]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#MIN]]></category>
		<category><![CDATA[#Pessel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=59064</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pesisir Selatan, Prokabar &#8211; Erman (72) merupakan warga IV Koto Hilia Kecamatan Batang Kapas, yang berkunjung ke rumah anaknya di Nagari Muara Airhaji, Kecamatan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/lelaki-parobaya-tewas-di-pohon-mangga-ini-penyebabnya/">Lelaki Parobaya Tewas di Pohon Mangga, Ini Penyebabnya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pesisir Selatan, Prokabar</strong> &#8211; Erman (72) merupakan warga IV Koto Hilia Kecamatan Batang Kapas, yang berkunjung ke rumah anaknya di Nagari Muara Airhaji, Kecamatan Linggosari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Sumbar, ditemukan tewas di pohon mangga, Kamis (6/2).</p>
<p>Lelaki parobaya itu tewas ditemukan tergantung di atas batang pohon mangga yang tak jauh dari kediaman anaknya. Dia ditemukan pertama kali oleh menantu korban pada pukul 05.30 WIB.</p>
<p>Kapolres Pessel, AKBP Cepi Noval melalui, Kapolsek Linggosari Baganti, Iptu Hardiyasmar membenarkan, lelaki yang diketahui bernama Erman Can (73) warga asal IV Koto Hilie, Kecamatan Batang Kapas tergantung dengan seutas tali.</p>
<p>&#8220;Iya, korban ditemukan pertama kali oleh menantu korban yang tinggal di Nagari Muara Airhaji. Saat itu, saksi melihatnya sudah tergantung di pohon, dan saat ditolong ternyata sudah tak bernyawa lagi,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Korban datang ke rumah anaknya di Muara Airhaji, Senin, 3 Februari 2020 lalu. Dia ke rumah anaknya yang bernama Andra (28), korban dalam kondisi mengeluhkan sakit.</p>
<p>&#8220;Diduga sakit kemaluaan. Sebab, menurut anaknya, korban pernah berusaha memotong kemaluan dan kemudian di bawa ke Puskesmas,&#8221; ujarnya lagi.</p>
<p>Korban dibawa ke Puskesmas terdekat untuk diperiksa. Dari pemeriksaan tersebut, selain bekas ikatan tali di lehernya, juga ditemukan jejak luka jahitan pada kemaluan korban.</p>
<p>&#8220;Dan dari kejadian ini, dua orang anak kandung korban tidak mau dilakukan visum. Dan menyatakan menerima kepergian orang tuanya,&#8221; pungkas Kapolsek<strong>.(min)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/lelaki-parobaya-tewas-di-pohon-mangga-ini-penyebabnya/">Lelaki Parobaya Tewas di Pohon Mangga, Ini Penyebabnya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kakek 61 Tahun Tewas dengan Sebilah Golok di Pasaman</title>
		<link>https://prokabar.com/kakek-61-tahun-tewas-dengan-sebilah-golok-di-pasaman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Jan 2020 08:14:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#bunuhdiri]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=56109</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman, Prokabar — Alami depresi berat alias gangguan jiwa, seorang petani, Nasrul (61) nekat bunuh diri. Dengan sebilah golok, Nasrul memilih mangakhiri hidupnya, Rabu (1/1)....</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kakek-61-tahun-tewas-dengan-sebilah-golok-di-pasaman/">Kakek 61 Tahun Tewas dengan Sebilah Golok di Pasaman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman, Prokabar — </strong>Alami depresi berat alias gangguan jiwa, seorang petani, Nasrul (61) nekat bunuh diri. Dengan sebilah golok, Nasrul memilih mangakhiri hidupnya, Rabu (1/1).</p>
<p>Kejadian naas ini terjadi di Jorong Ampang Gadang, Nagari Panti Selatan, Kecamatan Panti. Sebelum kejadian, Nasrul diketahui pergi dari rumahnya pada pagi hari. Tidak lama, keluarga Nasrul merasa kehilangan dan melakukan pencarian.</p>
<p>&#8220;Kira-kira, setengah jam setelah Nasrul tidak ada di rumah, keluarganya melakukan pencarian. Keluarga cemas dan melakukan pencarian, lantaran Nasrul sebelumnya pernah mencoba bunuh diri, tapi gagal,&#8221; kata Kapolres Pasaman, AKBP Hendri Yahya didampingi Kasatreskrim, AKP Lazuardi, Kamis (2/1).</p>
<p>Saat keluarga Nasrul melakukan pencarian, pihak keluarga panik kepalang saat menemukan Nasrul sudah bersimbah darah di areal persawahan yang tidak jauh dari rumah mereka. Pertolonganpun dilakukan dengan membawa Nasrul ke RSUD Lubuk Sikaping. Namun, nasib berkata lain, nyawa Nasrul tidak tertolong.</p>
<p>&#8220;Dari keterangan pihak keluarga, Nasrul pertama kali ditemukan anaknya Netriyanti. Setelah ditemukan dibawa ke rumah sakit, tapi terlambat. Diketahui, Nasrul mengalami depresi berat sejak tahun 90an lalu,&#8221; kata AKP Lazuardi.</p>
<p>Usai dipastikan meninggal di RSUD, pihak keluarga memilih untuk tidak melakukan autopsi dan membawa pulang jenazah Nasrul untuk dikebumikan di kampung halamannya. (<b>Ola</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kakek-61-tahun-tewas-dengan-sebilah-golok-di-pasaman/">Kakek 61 Tahun Tewas dengan Sebilah Golok di Pasaman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Nagari Manggopoh Geger, Seorang Wanita Muda Gantung Diri</title>
		<link>https://prokabar.com/warga-nagari-manggopoh-geger-seorang-wanita-muda-gantung-diri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Dec 2019 12:05:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#bunuhdiri]]></category>
		<category><![CDATA[#GantungDiri]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#LubukBasung]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=54260</guid>

					<description><![CDATA[<p>Lubuk Basung, Prokabar — Seorang wanita muda bernama Lisa (25) ditemukan tergantung dengan kabel kawat di Kebun Coklat PT. Inang Sari, Ujung Tanah Padang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/warga-nagari-manggopoh-geger-seorang-wanita-muda-gantung-diri/">Warga Nagari Manggopoh Geger, Seorang Wanita Muda Gantung Diri</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Lubuk Basung, Prokabar —</strong> Seorang wanita muda bernama Lisa (25) ditemukan tergantung dengan kabel kawat di Kebun Coklat PT. Inang Sari, Ujung Tanah Padang Mariano, Nagari Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Rabu (11/12). Ditemukan seorang pelajar kebetulan melintas di area perkebunan tersebut pukul 12.00 WIB.</p>
<p>Korban diketahui menghilang Selasa (10/12), oleh ibunya, saat memeriksa kamar janda muda tersebut. Meski semalaman mencari, pihak keluarga tidak jua menemukannya.</p>
<p>&#8220;Kejadian berawal pada hari Selasa, 10 Desember 2019 sekira pukul 19.00 WIB, ibu korban, Dar tidak menemukan korban dikamarnya. Kemudian ibu korban memberitahukan kepada warga sekitar dan sekira jam 21.00 WIB, warga dan ibunya mulai mencari keberadaan korban namun tidak ditemukan,&#8221; ungkap Kapolres Agam, AKBP Dwi Nur Setiawan melalui Paur Humas Aiptu Sapta Beni.</p>
<p>Kemudian, Rabu, 11 Desember 2019 sekira jam 12.00 WIB bertempat korban ditemukan terikat dengan seutas tali kabel kawat di Inang Sari daerah Ujung Tanah Padang Mardani.</p>
<p>&#8220;Saat itu, Rido hendak pulang dari sekolah. Saksi melihat korban sudah bergantungan di batang coklat dengan menggunakan kabel kawat. Dan saat itu juga saksi Rido memberitahukan kepada ayahnya Sarel,&#8221; terangnya.</p>
<p>Setelah Sarel beserta Kasir melihat ke tempat kejadian perkara, langsung melapor kepada pihak yang berwajib.</p>
<p>&#8220;Terhadap mayat korban, telah diidentifikasi oleh Tim Inafis Polres Agam bersama Dokter Puskesmas Manggopoh untuk mengetahui penyebab kematian korban. Saat ini, korban diduga kuat bunuh diri atau gantung diri. Sejumlah saksi telah memberikan keterangan. Sementara, barang bukti berupa kabel kawat sepanjang dua meter juga telah diamankan,&#8221; pungkasnya. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/warga-nagari-manggopoh-geger-seorang-wanita-muda-gantung-diri/">Warga Nagari Manggopoh Geger, Seorang Wanita Muda Gantung Diri</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kejadian Bunuh Diri Marak Di Agam, Ada Apa?</title>
		<link>https://prokabar.com/kejadian-bunuh-diri-marak-di-agam-ada-apa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Nov 2019 02:43:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#bunuhdiri]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=52575</guid>

					<description><![CDATA[<p>Lubuk Basung, Prokabar — Peristiwa dugaan bunuh diri marak terjadi di Wilayah Hukum Polres Kabupaten Agam. Terutama di di tahun 2019 ini saja, terhitung...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kejadian-bunuh-diri-marak-di-agam-ada-apa/">Kejadian Bunuh Diri Marak Di Agam, Ada Apa?</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Lubuk Basung, Prokabar —</strong> Peristiwa dugaan bunuh diri marak terjadi di Wilayah Hukum Polres Kabupaten Agam. Terutama di di tahun 2019 ini saja, terhitung ada 5 kasus di daerah Agam Barat.</p>
<p>Rentetan peristiwa tersebut seperti bapak menderita tumor otak di Jorong Siguhung Lubuk Basung pada 7 Oktober 2019, seorang ibu di Kampung Parak Jorong Sungai Jariang Nagari Koto Panjang, pada 17 Oktober 2019. Ibu muda dituduh selingkuh di Jorong Data Baringin, Palembayan pada 9 September 2019. Dan Mardison (55) di Kampung Pinang, Lubuk Basung pada 14 November 2019 lalu.</p>
<p>Menurut Khudri, salah seorang pengamat sosial sekaligus wartawan senior di Kabupaten Agam mengatakan, terdapat beberapa faktor penyebab orang berani dan nekat melakukan bunuh diri. Pertama lemahnya imannya bahkan bisa dikatakan tidak beriman. Kalau orang beriman takut bunuh diri. Sebab dalam ajaran Agama Islam, bunuh diri itu dosa yang tidak dapat terapuni dan kekal dalam neraka.</p>
<p>&#8220;Karena lemahnya iman ditambah adanya tekanan atau beban hidup yang hebat, sehingga akhirnya mengambil jalan pintas yang dianggapnya sebuah solusi terbaik bagi dirinya,&#8221; terang Wartawan senior Harian Singgalang kontributor Agam tersebut beberapa waktu lalu.</p>
<p>Ia melanjutkan faktor kedua, akibat gangguan jiwa. Orang yang mengalami gangguan diluar kesadarannya melakukan bunuh diri. Adanya bisikan-bisikan syetan yang mendorong orang tersebut melakukan tersebut.</p>
<p>&#8220;Karena itu, kewajiban semua pihak terutama pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, guru-guru, para orang tua harus terus menyerukan dan meyakinkan semua orang bahwa bunuh diri itu adalah perbuatan dimurkai ALLAH SWT,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Himbauan dan nasihat bisa dilakukan disetiap pertemuan pengajian, khutbah Jum&#8217;at dan sebagainnya. &#8220;Apabila sebuah keluarga mengalami gangguan jiwa, segera melakukan pengobatan. Disertai pendekatan kegiatan keagamaan secara intensif,&#8221; pungkasnya. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kejadian-bunuh-diri-marak-di-agam-ada-apa/">Kejadian Bunuh Diri Marak Di Agam, Ada Apa?</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bertengkar Gara-gara Uang Istri Dipakai Untuk Berburu, Suami Nekad Bunuh Diri</title>
		<link>https://prokabar.com/bertengkar-gara-gara-uang-istri-dipakai-untuk-berburu-suami-nekad-bunuh-diri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Sep 2019 15:26:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#bunuhdiri]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=46706</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar &#8211; Yul Hendri (38), seorang pria warga Jorong Banda Tanang Nagari Simabur Kecamatan Pariangan, Tanah Datar nekad mengakhiri hidupnya dengan sebilah...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bertengkar-gara-gara-uang-istri-dipakai-untuk-berburu-suami-nekad-bunuh-diri/">Bertengkar Gara-gara Uang Istri Dipakai Untuk Berburu, Suami Nekad Bunuh Diri</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar</strong> &#8211; Yul Hendri (38), seorang pria warga Jorong Banda Tanang Nagari Simabur Kecamatan Pariangan, Tanah Datar nekad mengakhiri hidupnya dengan sebilah pisau, Senin (16/9). Tindakan bunuh diri itu dipicu setelah ia bertengkar dengan sang istri terkait persoalan uang.</p>
<p>Berdasarkan keterangan aparat kepolisian, tindakan tersebut ia lakukan didalam rumahnya di Jorong Simabur, Nagari Simabur, Kecamatan Pariangan.</p>
<p>&#8220;Korban bunuh diri dengan cara menusukkan pisau ke bagian dada sebelah kiri sebanyak dua kali dan bertempat di ruangan tengah dalam rumahnya sendiri,&#8221; ujar Kapolsek Pariangan, Iptu Jenedi.</p>
<p>Kapolsek menjelaskan, kejadian tersebut berawal saat istri korban, Murni (35) tengah makan siang dan korban dalam keadaan tertidur. Pada saat selesai makan, korbanpun terbangun dan terjadi pertengkaran, dimana korban berteriak dan berkata dengan nada keras kepada istrinya.</p>
<p>&#8220;Dak sanang kau den pakai piti kau tuk baburu&#8221; (tidak senang kamu uang kamu saya pakai untuk berburu babi). Kemudian dijawab saksi &#8220;lai sanang den nyo&#8221; (ada saya senang),&#8221; tambahnya.</p>
<p>Sebelum menusuk pisau ke dadanya sendiri, korban sempat menarik istrinya ke kamar tidur dan sang istri menolak dan berusaha lari keluar rumah. Sesampai dipintu, sang istri melihat suami menusukan pisau ke bagian dada.</p>
<p>&#8220;Saat di pintu, saksi melihat ke korban yang berkata kata &#8220;ko nan kalamak dek kau&#8221; (ini yang enak sama kamu) sambil menusukkan sebilah pisau ke arah dada sebelah kirinya sebanyak dua kali. Atas tindakan tersebut, Korban langsung roboh bersimbah darah,&#8221; ujar Kapolsek.</p>
<p>Kapolsek menambahkan, melihat kejadian tersebut, sang istri langsung berlari meminta pertolongan warga.</p>
<p>Saat ini kasus tersebut dalam penyelidikan Sat Reskrim Polres Tanah Datar. Untuk sementara waktu, Penyidik Polres Tanah Datar menyimpulkan bahwa kejadian itu adalah murni bunuh diri yang dikuatkan dengan keterangan saksi-saksi dan barang bukti yang ada.</p>
<p>&#8220;Pihak keluarga telah ikhlas menerima kematian korban dan tidak mau di lakukan Otopsi (bedah mayat) dengan dibuatnya surat pernyataan dari pihak keluarga korban,&#8221; tutup Iptu Jenedi<strong>.(eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bertengkar-gara-gara-uang-istri-dipakai-untuk-berburu-suami-nekad-bunuh-diri/">Bertengkar Gara-gara Uang Istri Dipakai Untuk Berburu, Suami Nekad Bunuh Diri</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketahuan Suami Bermesraan Dengan Lelaki Lain, Latifah Akhiri Hidupnya</title>
		<link>https://prokabar.com/ketahuan-suami-bermesraan-dengan-lelaki-lain-latifah-akhiri-hidupnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Sep 2019 04:37:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#bunuhdiri]]></category>
		<category><![CDATA[#GantungDiri]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<category><![CDATA[#selingkuh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=46206</guid>

					<description><![CDATA[<p>Palembayan, Prokabar —  Kisah sedih dialami warga Jorong Data Barangin, Nagari Barangin, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. Seorang ibu muda bernama Iflatifah Liati Sari (32),...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ketahuan-suami-bermesraan-dengan-lelaki-lain-latifah-akhiri-hidupnya/">Ketahuan Suami Bermesraan Dengan Lelaki Lain, Latifah Akhiri Hidupnya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>Palembayan, Prokabar —  </strong>Kisah sedih dialami warga Jorong Data Barangin, Nagari Barangin, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. Seorang ibu muda bernama Iflatifah Liati Sari (32), mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di sebuah tiang dapur rumahnya, Senin malam (9/9). </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dari informasi yang dihimpun Prokabar, Kejadian pertama diketahui suaminya, Sawirman (37) sekitar pukul 19.15 WIB. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Benar telah terjadi diduga gantung diri atas nama Iflatifah Liati Sari,” ungkap Kasat Reskrim Polres Agam, AKP Farel didampingi Paur Humas Aiptu Sapta Beni, Selasa, (10/9).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Lebih lanjut, berdasarkan keterangan yang dihimpun, motif sementara bunuh diri bermula saat sang suami tengah mengembalikan pancing ke rumah itrizal, sesampainya disana, istri Itrizal memperlihatkan foto suaminya tengah berpelukan dengan istri Sawirman.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Mengetahui hal tersebut, Sawirman bergegas pulang menanyakan hal tersebut dan memperlihatkan foto tersebut pada korban. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Iflatifah Liati Sari sempat meminta maaf kepada Suwirman. Dan sempat berkata kalau saya tidak ada, anak tolong dirawat,” terangnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Karena sudah tidak dianggap tidak ada permasalahan, sekitar pukul 18.45 WIB, Suwirman pergi ke rumah Bujang Umang meminta upah. “Kebetulan di sana ia bertemu Itrizal dan sempat bertengkar dan dipisahkan Ibnu Azhari. Suwirman pun kembali pulang. Sesampai di rumah, ia melihat sang istri telah tergantung di dapur. Ia sempat meminta tolong ke Ibnu Azhari dan masyarakat setempat,” pungkasnya. (<b>rud</b>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ketahuan-suami-bermesraan-dengan-lelaki-lain-latifah-akhiri-hidupnya/">Ketahuan Suami Bermesraan Dengan Lelaki Lain, Latifah Akhiri Hidupnya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Diduga Depresi, Warga Matua Mudiak Gantung Diri</title>
		<link>https://prokabar.com/diduga-depresi-warga-matua-mudiak-gantung-diri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Aug 2019 08:14:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#bunuhdiri]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=44116</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agama, Prokabar – Seorang warga Jorong Padang Gelanggang, Nagari Matua Mudiak, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam diduga mengakiri hidupnya dengan gantung diri, Rabu (14/8). Pria...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/diduga-depresi-warga-matua-mudiak-gantung-diri/">Diduga Depresi, Warga Matua Mudiak Gantung Diri</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agama, Prokabar –</strong> Seorang warga Jorong Padang Gelanggang, Nagari Matua Mudiak, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam diduga mengakiri hidupnya dengan gantung diri, Rabu (14/8). Pria berusia tersebut diketahui bernama Sabaruddin (66), sempat hilang dari rumahnya oleh istrinya Erniwati (55) saat akan menunaikan sholat subuh.</p>
<p>“Dari keterangan anak korban sekitar pukul 03.00 WIB, orang tuanya tersebut masih ada di rumah dan masih berbicara. Namun ia menceritakan korban merasa masih dikejar-kejar makluk gaib. Sekitar pukul 05.00 WIB, di saat akan melakukan sholat shubuh istri korban tidak ada lagi melihatnya di kamar. Usai menunaikan sholat Shubuh dilakukan pencarian di sekitar rumah korban,” Ungkap Kapolsek Matur, Iptu Agus Mahendri kepada Prokabar.com, Rabu (14/8).</p>
<p>Kapolsek melanjutkan, sekitar pukul 06.30 WIB berjarak 15 meter dari rumahnya, korban ditemukan istrinya di Kebun Tebu milik korban dalam keadaan tergantung di pohon Salam. Leher terikat dengan seutas tali plastik, posisi bersimpuh dan tidak lagi bernyawa. “Menurut keterangan saksi dan keluarga korban, Sabar mempunyai penyakit depresi dan merasa ketakutan yang tidak menentu. Seakan-akan dikejar sejenis makluk gaib yang hendak menyakitinya. Korban juga sudah lebih tiga kali menghilang dan berusaha lari dari rumah. Sehingga Istri dan anak-anak korban seringkali menjaga ketat, agar Sabar tidak keluar rumah,” terangnya.</p>
<p>Setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter Puskesmas Matur, Dr. Yulia Sartika dan M. Arssyad, S Kep, pada diri korban tidak ditemukan kejanggalan atau tindak kekerasan lainnya yang terdapat pada tubuh korban. Selanjutkan korban diserahkan kepada keluarga untuk dilakukan penyelenggaraan mayit hingga pemakaman. “Atas kejadian ini, keluarga korban menerima kejadian ini dengan ikhlas dan tidak ada mempermasalahkan kejadian tersebut secara hukum,” pungkasnya. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/diduga-depresi-warga-matua-mudiak-gantung-diri/">Diduga Depresi, Warga Matua Mudiak Gantung Diri</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tidak Pulang Seharian, NR Ditemukan Tergantung di Pohon</title>
		<link>https://prokabar.com/tidak-pulang-seharian-nr-ditemukan-tergantung-di-pohon/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Aug 2019 06:42:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#bunuhdiri]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#PasamanBarat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=43807</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman Barat, Prokabar — Tidak pulang sedari pagi, seorang pemuda warga Nagari Parit, Kecamatan Koto Balingka ditemukan tewas menggenaskan. Pemuda bernama NR berusia 26 tahun...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tidak-pulang-seharian-nr-ditemukan-tergantung-di-pohon/">Tidak Pulang Seharian, NR Ditemukan Tergantung di Pohon</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman Barat, Prokabar — </strong>Tidak pulang sedari pagi, seorang pemuda warga Nagari Parit, Kecamatan Koto Balingka ditemukan tewas menggenaskan. Pemuda bernama NR berusia 26 tahun ini, ditemukan tergantung di sebuah pohon yang berada masih satu kejorongan tempatnya bermukim.</p>
<p>Gempar warga atas penemuat NR yang ditemukan tergantung, Kamis (8/8) sekitar pukul 18.20 WIB itu. “Benar, kemarin ada kejadian gantung diri. Mayatnya sudah dievakuasi,” kata Kapolres Pasaman Barat, AKBP Iman Pribadi Santoso, Jumat (9/8).</p>
<p>Lebih lanjut, Kapolsek Sungai Beremas, AKP Feri Arjoni menjelaskan, sebelum ditemukan tergantung di atas pohon dengan seutas tali nilon, NR dilaporkan keluarganya tidak pulang ke rumah sedari pagi. Warga dan pihak kepolisian pun melakukan pencarian.</p>
<p>“Saat mencari inilah, ditemukan NR sudah tergantung di pohon yang di bawahnya ada kolam ikan milik warga,” kata AKP Feri.</p>
<p>Diduga kuat, dari keterangan pihak keluarga, NR mengalami gangguan kejiwaan. Bahkan ia juga pernah dirawat di rumah sakit jiwa di Padang. “Apa penyebabnya gantung diri, belum bisa kami simpulkan. Laporan sementara, NR mengalami gangguan kejiwaan. (<b>Ola</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tidak-pulang-seharian-nr-ditemukan-tergantung-di-pohon/">Tidak Pulang Seharian, NR Ditemukan Tergantung di Pohon</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dilaporkan Hilang, warga Pasaman Ditemukan Tergantung di Pohon</title>
		<link>https://prokabar.com/sesosok-jenazah-ditemukan-tergantung-di-pohon-ini-sebabnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Jun 2019 09:26:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#bunuhdiri]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=40823</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman Barat, Prokabar — Dilaporkan hilang, warga Jorong Harapan, Nagari Persiapan Tinggan Harapan, Kecamatan Talamau ditemukan sudah tak bernyawa. Warga bernama Rusli berusia 40 tahun...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sesosok-jenazah-ditemukan-tergantung-di-pohon-ini-sebabnya/">Dilaporkan Hilang, warga Pasaman Ditemukan Tergantung di Pohon</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman Barat, Prokabar — </strong>Dilaporkan hilang, warga Jorong Harapan, Nagari Persiapan Tinggan Harapan, Kecamatan Talamau ditemukan sudah tak bernyawa. Warga bernama Rusli berusia 40 tahun ini, ditemukan oleh masyarakat bersama tim SAR gabungan, Minggu (30/6).</p>
<p>Rusli ditemukan dalam keadaan tergantung di sebatang pohon yang ada di hutan Tinggam. &#8220;Benar, laporan ada orang hilang Sabtu (29/6) kemarin, sudah ditemukan tadi. Posisi jenazah seperti gantung diri,&#8221; kata Koordinator Basarnas Pasaman dan Pasaman Barat, Zulfahmi.</p>
<p>Usai ditemukan, jenazah Rusli langsung dievakuasi ke rumah duka, sekitar satu kilo meter dari lokasi penemuan.</p>
<p>Lebih lanjut, Kapolsek Talamau, Iptu Wirman mengatakan, pihaknya hingga saat ini masih mendalami penyebab kematian korban hingga nekat gantung diri.</p>
<p>&#8220;Dugaan sementara korban meninggal dunia karena gantung diri. Kami bersama petugas juga masih mendalami kasus ini dengan memintai keterangan keluarga korban. Kemudian mengecek jasad korban apakah memang ada tanda-tanda penganiayaan atau memang murni gantung diri akibat beban masalah keluarga,&#8221; jelas Iptu Wirman.</p>
<p>Sebelumnya, Rusli (40) dilaporkan hilang saat tengah mencari kayu bakar di Hutan Tinggam. Hilang sejak siang, Sabtu kemarin. (<b>Ola</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sesosok-jenazah-ditemukan-tergantung-di-pohon-ini-sebabnya/">Dilaporkan Hilang, warga Pasaman Ditemukan Tergantung di Pohon</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 50/178 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/11 queries in 0.031 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 23:56:04 by W3 Total Cache
-->