<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#bunga Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/bunga/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/bunga/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 14 Jul 2020 13:34:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#bunga Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/bunga/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Musim Bunga, Aglonema Rajai Pasaran di Pasaman</title>
		<link>https://prokabar.com/musim-bunga-aglonema-rajai-pasaran-di-pasaman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Jul 2020 13:34:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#bunga]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<category><![CDATA[#tanamanhias]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=70989</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman, Prokabar — Musim bunga melanda Pasaman. Mabuk kepayang kaum Ibu-ibu untuk koleksi bunga. Sampai-sampai pusing kepala keluarga memikirkan rak-rak tempat bunga untuk sang istri....</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/musim-bunga-aglonema-rajai-pasaran-di-pasaman/">Musim Bunga, Aglonema Rajai Pasaran di Pasaman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman, Prokabar — </strong>Musim bunga melanda Pasaman. Mabuk kepayang kaum Ibu-ibu untuk koleksi bunga. Sampai-sampai pusing kepala keluarga memikirkan rak-rak tempat bunga untuk sang istri. Beruntung, tukang bunganya, jual beli meningkat.</p>
<p>Pantauan Prokabar.com, paling laris bunga aglonema, sejenis bunga keladi dengan varian daun yang penuh warna. Bahkan nilai jualnya pun tidak tanggung-tanggung. Mencapai Rp500 ribu untuk satu pot dengan jenis tertentu.</p>
<p>“Saya hanya sekedar hobi. Ketularan dari istri, makanya ikut juga mengkoleksi bunga aglonema. Kalau dibeli, macam-macam harganya, mulai dari Rp50 ribu satu pot sampai Rp500 ribu,” kata Yunefrizal, salah satu kepala keluarga penghobi bunga.</p>
<p>Tidak saja penjual bunga, tukang rak-rak pun ramai pesanan. Seperti yang diakui Rahmat Ega. Sejak musim bunga, ia kebanjiran pesanan. Tak tanggung-tanggung, pesanan yang masuk sampai-sampai tak terkerjakan.<br />
“Alhamdulillah, untuk penjualan rak-rak lumayan laris. Saya khusus rak-rak berbahan kayu saja. Untuk nilai jual, mulai dari Rp250 ribu hingga Rp400 ribuan,” kata Ega.</p>
<p>Tidak saja Ega, pembuat tanah untuk media tanam juga kebanjiran pesanan. Rata-rata, penjualan per hari mencapai 10 hingga 15 karung. Dengan nilai jual Rp15 ribu per karung. “Kalau hari-hari biasa hanya satu atau dua karung sehari. Itupun, tidak menentu. Saat musim bunga seperti ini, permintaan dari kaum ibu-ibu banyak. Sebab, media tanam kami cukup baik, berbahan tanah kompos, dicampur sekam yang sudah dibakar dan pupuk kandang dari hewan sapi ataupun kamping ditambah nutrisi yang sengaja dicampur untuk penyubur tanaman,” kata Andi, salah satu pembuat tanah media tanam di Lubuk Sikaping. (<strong>Ola</strong>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/musim-bunga-aglonema-rajai-pasaran-di-pasaman/">Musim Bunga, Aglonema Rajai Pasaran di Pasaman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Siapkan Subsidi Bunga Rp35 Triliun untuk UMKM</title>
		<link>https://prokabar.com/pemerintah-siapkan-subsidi-bunga/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Jun 2020 01:58:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[#bunga]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[#Usaha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=69715</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Pemerintah telah menyiapkan total anggaran subsidi bunga untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebesar Rp35,2 triliun. Hal tersebut diungkapkan Djoko Hendratto,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pemerintah-siapkan-subsidi-bunga/">Pemerintah Siapkan Subsidi Bunga Rp35 Triliun untuk UMKM</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Pemerintah telah menyiapkan total anggaran subsidi bunga untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebesar Rp35,2 triliun.</p>
<p data-reader-unique-id="6">Hal tersebut diungkapkan Djoko Hendratto, Direktur Sistem Manajemen Investasi, Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb), Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dalam acara Dialogue Kita: Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk UMKM.</p>
<p data-reader-unique-id="7">“Subsidi bunga ini akan diberikan selama 6 bulan. Hal ini sesuai dengan PMK 65/2020,”  papar Dirjen DJPb.</p>
<p data-reader-unique-id="8">Lebih lanjut, Dirjen DJPb menyampaikan bahwa subsidi bunga kepada UMKM kriterianya yakni:</p>
<p data-reader-unique-id="9"><strong data-reader-unique-id="10">Satu</strong>, bagi perbankan dan perusahaan pembiayaan yakni pinjaman sampai dengan (sd.) Rp500 juta itu akan mendapatkan subsidi bunga 6% untuk tiga bulan pertama dan 3 persen untuk 3 bulan kedua.</p>
<p data-reader-unique-id="11"><strong data-reader-unique-id="12">“</strong>Untuk pinjaman di atas 500 juta sd. 10 miliar itu akan mendapat subsidi bunga 3% untuk 3 bulan pertama dan 2% untuk tiga bulan kedua,” ujar Dirjen DJPb.</p>
<p data-reader-unique-id="13"><strong data-reader-unique-id="14">Kedua</strong>, adalah lembaga penyalur kredit program di antaranya koperasi, BLU (Badan Layanan Umum), Pegadaian maupun PNM.</p>
<p data-reader-unique-id="15">“Pinjaman sd. 10 juta subsidinya sebesar beban bunga debitur. Hampir seluruh bunganya ditanggung pemerintah (DTP), maksimum 25%, diambil bunga tertinggi,” jelas Dirjen DJPb.</p>
<p data-reader-unique-id="16">Pinjaman di atas 10 jt sd. 500 juta, menurut Dirjen DJPb, subsdidi bunganya 6% untuk 3 bulan pertama dan 3% untuk 3 bulan kedua, disamakan dengan perbankan.</p>
<p data-reader-unique-id="17">“Pinjaman di atas 500 juta (sd. 10 miliar) disamakan dengan perusahaan pembiayaan-perbankan, 3% di 3 bulan pertama dan 2% di 3 bulan kedua,” paparnya.</p>
<p data-reader-unique-id="18">Menurut Dirjen DJPb, ini mencakup institusi 102 bank umum, 1.570 BPR, 176 BPRS, 110 perusahaan leasing terdaftar di OJK. BUMN penyalur antara lain UMi, Mekaar, PT PNMPT, dan Pegadaian.</p>
<p data-reader-unique-id="19">“Total koperasi 297 yang tersebar di 4 BLU yaitu PIP, LPDB, P2H LPMUKP,” jelas Dirjen DJPb</p>
<p data-reader-unique-id="20">Sementara itu, Kepala Pusat Kebijakan Sektor Keuangan, Badan Kebijakan Fiskal (BKF), Adi Budiarso menambahkan, dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk menanggulangi dampak Covid-19, pemerintah telah menyiapkan dana stimulus <em data-reader-unique-id="21">supply side</em> (sisi produksi) untuk dunia usaha total sebesar Rp402,45 triliun.</p>
<p data-reader-unique-id="22">“Di dalamnya terdapat alokasi untuk Ultra Mikro dan UMKM total sebesar Rp123,46 triliun melalui subsidi bunga, penempatan dana untuk restrukturisasi UMKM, belanja Imbal Jasa Penjaminan (IJP), penjaminan untuk modal kerja (stop loss), PPh Final Ditanggung Pemerintah (DTP), pembiayaan investasi melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB KUMKM),” tandas Adi. (*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pemerintah-siapkan-subsidi-bunga/">Pemerintah Siapkan Subsidi Bunga Rp35 Triliun untuk UMKM</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>2 Knop Rafflesia tuan-mudae Mulai Tumbuh Di Palembayan</title>
		<link>https://prokabar.com/2-knop-rafflesia-tuan-mudae-mulai-tumbuh-di-palembayan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Jan 2019 14:18:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#bunga]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[#raflesia]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<category><![CDATA[#tanaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=29361</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar &#8211; PEH atau Pengendali Ekosistem Hutan BKSDA Resor Agam, Ade Putra melakukan monitoring ke habitat terbanyak dan terbesar Rafflesia tuan-mudae di Jorong...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/2-knop-rafflesia-tuan-mudae-mulai-tumbuh-di-palembayan/">2 Knop Rafflesia tuan-mudae Mulai Tumbuh Di Palembayan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam</strong>, <strong>Prokabar</strong> &#8211; PEH atau Pengendali Ekosistem Hutan BKSDA Resor Agam, Ade Putra melakukan monitoring ke habitat terbanyak dan terbesar Rafflesia tuan-mudae di Jorong Marambuang, Nagari Baringin, Kecamatan Palembayan, Agam, Sumbar, Sabtu siang (26/1). Selain bertujuan memastikan keberadaannya tidak terganggu aktifitas manusia, juga menghitung jumlah Rafflesia yang tumbuh di sana.</p>
<p>&#8220;Saat ini, total jumlah umbi atau knop Rafflesia tuan-mudae yang sudah ditemukan di sini sebanyak 46 knop. Dan hari ini kita menemukan 2 knop bunga langka tersebut mulai tumbuh,&#8221; terang Ade.</p>
<p>Sebelumnya, di sini juga pernah ditemukan Rafflesia tuan-mudae terbesar di dunia dengan diameter 107 centimeter. Mengalahkan temuan Rafflesia jenis Arnoldii di Filipina berdiameter 100 centimeter.</p>
<p>Jarak lokasi ke perkampungan masyarakat sangat dekat. Hanya sekitar 2 kilometer. Oleh sebab itu, lokasi tersebut harus selalu di jaga dan dilindungi. &#8220;Kami juga selalu berkoordinasi dengan masyarakat setempat, agar selalu menjaga lokasi yang masuk di kawasan Hutan Cagar Alam Maninjau ini. Apalagi lokasi tersebut juga sumber air bersih masyarakat,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Sesuai Undang-undang Nomor 5 tahun 1990, tentang Konservasi Sumber Daya Alam, Hayati dan Ekosistem, setiap orang dilarang mengambil, menebang, memiliki merusak, mengambil, menangkap, mengangkut,<span class="Apple-converted-space">  </span>mengeluarkan dan memperniagakan tumbuhan atau satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup atau mati. Bila ada manusia yang melanggar peraturan tersebut akan dijerat pasal 21 ayat 1 dan ayat 2, dengan ancaman hukuman 5 tahun kurungan penjara dan denda Rp100 juta.</p>
<p>&#8220;Kami dari BKSDA Provinsi Sumatra Barat, melalui Resor Agam di 2019 ini, juga berencana menjadikan lokasi tersebut sebagai pusat atau stasiun penelitian dan pendidikan konservasi bagi perguruan tinggi atau pelajar yang ingin menggali bunga langka tersebut,&#8221; pungkas Ade. (rud)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/2-knop-rafflesia-tuan-mudae-mulai-tumbuh-di-palembayan/">2 Knop Rafflesia tuan-mudae Mulai Tumbuh Di Palembayan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 41/71 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/11 queries in 0.015 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 20:22:41 by W3 Total Cache
-->