<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#bundokanduang Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/bundokanduang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/bundokanduang/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 10 Jul 2026 01:54:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#bundokanduang Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/bundokanduang/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Menuju UNESCO, Sinergi Pemko Padang dan Bundo Kanduang Lestarikan Warisan Kuliner</title>
		<link>https://prokabar.com/menuju-unesco-sinergi-pemko-padang-dan-bundo-kanduang-lestarikan-warisan-kuliner/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 01:54:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#bundokanduang]]></category>
		<category><![CDATA[#padanggastronomy]]></category>
		<category><![CDATA[#PemkoPadang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=135096</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8212; Peran perempuan, khususnya Bundo Kanduang, dinilai menjadi pilar utama dalam mengantarkan Kota Padang menuju pengakuan dunia sebagai Kota Gastronomi dari Organisasi...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/menuju-unesco-sinergi-pemko-padang-dan-bundo-kanduang-lestarikan-warisan-kuliner/">Menuju UNESCO, Sinergi Pemko Padang dan Bundo Kanduang Lestarikan Warisan Kuliner</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong> &#8212; Peran perempuan, khususnya Bundo Kanduang, dinilai menjadi pilar utama dalam mengantarkan Kota Padang menuju pengakuan dunia sebagai Kota Gastronomi dari Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO). Keterlibatan aktif kaum ibu dalam melestarikan warisan kuliner ini dinilai sangat sejalan dengan visi Kota Padang 2025-2029, yakni mewujudkan Padang sebagai Kota Pintar (Smart City) dan Kota Sehat, berlandaskan agama dan budaya, menuju kota maju dan sejahtera.</p>
<p>Sinergi antara pelestarian budaya dan visi pembangunan kota tersebut ditegaskan dalam kegiatan Penguatan Ekraf Gastronomi Padang Kota Padang Tahun 2026 yang digelar di Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center Padang, Kamis (9/7/2026).</p>
<p>Wali Kota Padang, Fadly Amran, melalui Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Yenni Yuliza, menyampaikan bahwa sektor kuliner merupakan subsektor unggulan ekonomi kreatif yang secara signifikan menyokong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Saat ini, Kota Padang tengah berada pada tahap krusial, yakni pengisian dokumen pendukung (dossier) untuk seleksi tingkat nasional sebelum melangkah ke panggung internasional.</p>
<p>&#8220;Kita sedang berjuang menjadi salah satu kota kreatif di bidang kuliner atau gastronomi yang diakui oleh dunia melalui UNESCO. Peran perempuan sangat sentral dalam menjaga keberlanjutan resep tradisional, meningkatkan inovasi kuliner, dan menggerakkan ekonomi lokal,&#8221; ujar Yenni Yuliza saat membuka acara tersebut secara resmi.</p>
<p>Dalam upaya memperluas wawasan peserta, Prof. James Hellyward yang turut hadir sebagai narasumber. Ia memberikan pemahaman yang komprehensif kepada para Bundo Kanduang bahwa konsep gastronomi tidak boleh dilihat dari kacamata yang sempit.</p>
<p>&#8220;Gastronomi itu bukan hanya sekadar makanan atau kuliner semata, tetapi dimensinya lebih luas lagi. Di dalamnya mencakup sejarah asal-usul bahan, proses pengolahan, nilai filosofis, hingga bagaimana kearifan lokal dalam sebuah hidangan dapat menopang kesejahteraan masyarakat,&#8221; jelas James memberikan pencerahan kepada peserta.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://prokabar.com/pasar-tanah-kongsi-padang-siap-jadi-destinasi-wisata-gastronomi-unggulan/">Pasar Tanah Kongsi Padang Siap Jadi Destinasi Wisata Gastronomi Unggulan</a></strong></p>
<p>Menanggapi pemaparan tersebut, Bundo Kanduang Kota Padang yang juga menjadi narasumber, Fauziah Zainin, menegaskan komitmen kaum ibu dalam menjaga keaslian warisan kuliner leluhur sekaligus mendukung visi kemajuan kota. Menurutnya, pelestarian budaya kuliner merupakan identitas tak terpisahkan dari masyarakat Minangkabau.</p>
<p>&#8220;Bundo Kanduang memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan resep-resep tradisional tidak lekang oleh waktu dan diwariskan ke generasi selanjutnya tanpa mengubah esensinya. Kami akan terus mendorong para perempuan untuk menjaga keaslian sajian, sembari berinovasi agar kuliner kita semakin diakui dunia dan berkontribusi pada kemajuan kota,&#8221; tutur Fauziah Zainin.</p>
<p>Melalui kolaborasi antara pemerintah, pakar, dan Bundo Kanduang, diharapkan UMKM kuliner yang dikelola perempuan mendapatkan akses permodalan serta perluasan pasar yang lebih baik. Langkah strategis ini sekaligus memantapkan pijakan Kota Padang menuju Jejaring Kota Kreatif UNESCO yang cerdas, sehat, dan sejahtera. <strong>(*/rel)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/menuju-unesco-sinergi-pemko-padang-dan-bundo-kanduang-lestarikan-warisan-kuliner/">Menuju UNESCO, Sinergi Pemko Padang dan Bundo Kanduang Lestarikan Warisan Kuliner</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sinergi Pemerintah, Aparat, dan Masyarakat Diperlukan untuk Menanggulangi LGBT di Sumbar</title>
		<link>https://prokabar.com/sinergi-pemerintah-aparat-dan-masyarakat-diperlukan-untuk-menanggulangi-lgbt-di-sumbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Feb 2024 10:52:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#bundokanduang]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#LGBT]]></category>
		<category><![CDATA[#lkaamsumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=118015</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar – Ninik Mamak dan Bundo Kanduang, pemangku adat Minangkabau, mengecam lambatnya penanganan penyakit Lesbi, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) di Sumatera Barat...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sinergi-pemerintah-aparat-dan-masyarakat-diperlukan-untuk-menanggulangi-lgbt-di-sumbar/">Sinergi Pemerintah, Aparat, dan Masyarakat Diperlukan untuk Menanggulangi LGBT di Sumbar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, <a href="http://Prokabar.com">Prokabar</a> –</strong> Ninik Mamak dan Bundo Kanduang, pemangku adat Minangkabau, mengecam lambatnya penanganan penyakit Lesbi, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) di Sumatera Barat (Sumbar).</p>
<p>Ketua Harian Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumbar, Amril Amir, menilai pemerintah dan aparat terkesan lamban dalam menangani penyakit ini.</p>
<p>LKAAM telah berulang kali menyuarakan dan mengadukan persoalan ini ke Polda Sumbar, namun belum ada tindakan signifikan.</p>
<p>&#8220;Kami menilai pemerintah daerah lamban. Kami dari niniak mamak hanya bisa bersuara, kekuasaan itu dalam membuat aturan itu ada di tangan pemerintah,&#8221; kata Amril lewat keterangan tertulis, Rabu (7/2).</p>
<p>Amril mengungkapkan, perilaku LGBT sudah merebak hampir di seluruh sektor, termasuk pemerintahan, pendidikan, dan aparat seperti TNI dan Polri.</p>
<p>Ia menegaskan, LGBT harus ditangani seperti narkoba, dengan memutus mata rantainya.</p>
<p>&#8220;Harus ada aturan yang mengikat untuk memutus mata rantai, setidaknya memperkecil penyebarannya. Janganlah para pimpinan ini tutup mata, sebab perilaku ini sudah merebak kemana mana,&#8221; ujar Amril.</p>
<p>LKAAM akan menyampaikan permasalahan ini kepada Kapolda Sumbar sebagai mitra. Amril menegaskan, jika ada personel yang terlibat, harus ditindak tegas.</p>
<p>&#8220;Kita sebagai ninik mamak hanya bisa berkoar koar saja. Di setiap pertemuan, kami selalu menyampaikan kepada perangkat nagari terkait bahaya LGBT dan narkoba. Anehnya lagi, setiap kami melaporkan adanya gejala LGBT ke polisi, tidak ditanggapi,&#8221; kata Amril.</p>
<p>Senada dengan Amril, Ketua Bundo Kanduang, Puti Reno Raudha Thaib, meminta para pemangku kebijakan untuk serius memutus mata rantai LGBT di Ranah Minang.</p>
<p>&#8220;Perilaku ini memalukan. Harus ditanggulangi,&#8221; kata Puti Reno.</p>
<p>Puti Reno memaparkan beberapa langkah untuk menanggulangi LGBT seperti pencegahan, karena perilaku LGBT tidak muncul secara tiba-tiba, tetapi melalui proses panjang. Perlu upaya pencegahan agar tidak semakin meluas.</p>
<p>Lalu juga dengan langkah Pemulihan. Bagi oknum yang sudah terpapar LGBT, perlu dilakukan pemulihan agar mereka kembali ke kodratnya.</p>
<p>&#8220;Terapi dan rehabilitasi diperlukan untuk membantu pemulihan oknum LGBT,&#8221; sambungnya.</p>
<p>Langkah selanjutnya adalah Pengawasan. Penyebaran paham LGBT harus diawasi ketat. Pemerintah perlu melakukan sidak ke tempat-tempat berkumpulnya kelompok LGBT.</p>
<p>Puti Reno meminta seluruh pimpinan di Ranah Minang, baik dari pemerintahan hingga aparat, agar serius menangani isu ini. Jangan ditutupi, apabila benar adanya mari dicarikan solusinya.</p>
<p>Puti Reno juga mengingatkan tentang indikator karakter janggal dalam budaya Minangkabau, yang dikenal sebagai &#8220;sumbang duo baleh&#8221;. Hal ini perlu diperhatikan oleh orang tua dalam mendidik anak-anak mereka. (<strong>*/rel</strong>)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sinergi-pemerintah-aparat-dan-masyarakat-diperlukan-untuk-menanggulangi-lgbt-di-sumbar/">Sinergi Pemerintah, Aparat, dan Masyarakat Diperlukan untuk Menanggulangi LGBT di Sumbar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bundo Kanduang Kota Padang Bentuk Karakter Generasi Muda yang Berbasis ABS-SBK</title>
		<link>https://prokabar.com/bundo-kanduang-kota-padang-bentuk-karakter-generasi-muda-yang-berbasis-abs-sbk/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Sep 2019 14:49:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#abssbk]]></category>
		<category><![CDATA[#bundokanduang]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=45606</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Padang, Genny Putrinda menyambut baik inisiatif Bundo Kanduang Kota Padang, yang mengundang generasi muda tingkat SMA/SMK...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bundo-kanduang-kota-padang-bentuk-karakter-generasi-muda-yang-berbasis-abs-sbk/">Bundo Kanduang Kota Padang Bentuk Karakter Generasi Muda yang Berbasis ABS-SBK</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar — </strong>Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Padang, Genny Putrinda menyambut baik inisiatif Bundo Kanduang Kota Padang, yang mengundang generasi muda tingkat SMA/SMK se-Kota Padang untuk mengikuti kegiatan &#8220;Pembentukan Karakter Generasi Muda yang Berbasis Adat Basandi Syara&#8217;-Syara&#8217; Basandi Kitabullah (ABS-SBK). Dalam kegiatan yang dilangsungkan di Palanta Rumah Dinas Wali Kota Padang, Senin (2/9) itu, juga dikemas dengan pelantikan Rang Mudo dan Puti Bungsu.</p>
<p>Dilansir Prokabar dari Humas Kota Padang, Genny mengatakan, kegiatan ini bernilai penting sebagai upaya pengembalian fungsi dan pencitraan dari falsafah ABS-SBK kepada generasi muda Minangkabau di Kota Padang. Terlebih, pada zaman globalisasi saat ini cenderung banyak yang dapat merusak akhlak dan menghapus nilai-nilai budaya khususnya terhadap norma adat dan agama di Minangkabau.</p>
<p>&#8220;Tidak hanya itu, dampak budaya asing yang digandrungi oleh para generasi muda saat ini telah menyebabkan mereka tidak lagi mempedulikan dan memelihara rasa nasionalisme atas sejarah dan budaya asli. Padahal, adat sopan santun, tata krama atau yang disebut dengan etika telah menjadi bahagian dari kehidupan masyarakat kita di Minangkabau,&#8221; jelas Genny.</p>
<p>Maka dari itu, Ketua GOW Kota Padang itu mengimbau semua pihak untuk bersama-sama mewujudkan kembali nilai-nilai ABS-SBK dalam tatanan kehidupan generasi muda di Minangkabau. Dimana untuk ini perlu adanya pendidikan yang menyeluruh yang tertuang dalam program-program edukasi yang saran akan pemahaman nilai-nilai dari ABS-SBL baik secara formal atau informal.</p>
<p>&#8220;Saya mengajal para bundo kanduang untuk sama-sama mengajak para generasi muda menghidupkan kembali generasi &#8216;kambali ka surau&#8217; yang dapat dijadikan sebagai sarana pendidikan sebagaimana yang diajarkan dalam agama Islam. Tidak hanya ibadah salat dan mengaji, surau dapat dikembangkan menjadi tempat untuk menciptakan inovasi, kreatifitas dan bakat generasi muda serta mengarahkannya kepada tuntunan Islam seperti program dakwah, tausiah, musik Islami dan kegiatan positif lainnya.&#8221;</p>
<p>&#8220;Dan kepada para bundo kanduang dan orang tua sangat penting memberikan perhatian dan pembinaan bagi generasi muda dan anak-anak kita. Dimana Pemko Padang telah menerapkan Program 1821 selaku program penguatan keluarga disertai program keagamaan lainnya. Itulah harapan kita bersama, semoga kita sama-sama memberikan perhatian kepada generasi muda di Kota Padang untuk terciptanya generasi muda yang berkualitas dan berakhlak mulia di kota ini,&#8221; pungkas istri Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa itu mengakhiri. (*/<b>hdp</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bundo-kanduang-kota-padang-bentuk-karakter-generasi-muda-yang-berbasis-abs-sbk/">Bundo Kanduang Kota Padang Bentuk Karakter Generasi Muda yang Berbasis ABS-SBK</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 28/74 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.065 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-27 15:35:27 by W3 Total Cache
-->