<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#bumnagari Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/bumnagari/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/bumnagari/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 13 Jun 2022 04:28:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#bumnagari Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/bumnagari/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Berawal Modal Patungan Masyarakat, Bumdus Nagari Guguak Malalo Kirim 12 Ton Beras Perbulan</title>
		<link>https://prokabar.com/berawal-modal-patungan-masyarakat-bumdus-nagari-guguak-malalo-kirim-12-ton-beras-perbulan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Jun 2022 04:28:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Beras]]></category>
		<category><![CDATA[#BUMDUS]]></category>
		<category><![CDATA[#bumnagari]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#malalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=104389</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar -Dilatarbelakangi maraknya rentenir dan pemasukan masyarakat yang rendah hingga banyaknya hutang masyarakat di kedai-kedai dan tengkulak, maka muncullah ide dari masyarakat...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/berawal-modal-patungan-masyarakat-bumdus-nagari-guguak-malalo-kirim-12-ton-beras-perbulan/">Berawal Modal Patungan Masyarakat, Bumdus Nagari Guguak Malalo Kirim 12 Ton Beras Perbulan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar</strong> -Dilatarbelakangi maraknya rentenir dan pemasukan masyarakat yang rendah hingga banyaknya hutang masyarakat di kedai-kedai dan tengkulak, maka muncullah ide dari masyarakat Nagari Guguak Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar untuk mendirikan Badan Usaha Milik Dusun (Bumdus).</p>
<p>Bumdus tersebut diberi nama Kanter Leans (Kanang Tarok Alam Sebatang) yang fokus pada usaha huller atau mesin penggilingan padi.</p>
<p>Menariknya, huller tersebut berasal dari modal patungan masyarakat setempat dengan tujuan mensejahterakan masyarakat dari jeratan tengkulak juga untuk pembangunan Masjid.</p>
<p>&#8220;Maka dihimpun dana dari masyarakat dan diadakan kegiatan berupa penggilingan padi,&#8221; kata Sekretaris Nagari Guguak Malalo Rizal Amri saat ditemui beberapa waktu lalu.</p>
<p>Hadirnya Bumdus seolah memberikan angin segar di kalangan masyarakat Guguak Malalo, sebab hasil tani khususnya padi kering di masyarakat dibeli dengan harga yang layak.</p>
<p>Berbeda dengan sebelumnya, di mana masyarakat dihadapkan dengan tengkulak yang membeli padi masyarakat dengan harga yang murah bahkan tidak wajar.</p>
<p>&#8220;Dan juga program itu juga sejalan dengan program pemerintah dalam pemberantasan rentenir di Tanah Datar atau &#8220;Makan Rendang,&#8221; katanya.</p>
<p>Manager Keuangan Bumdus Kanter Leans, Suhermi, menyebut meski belum genap satu tahun beroperasi, Bumdus ini sudah memberikan banyak manfaat untuk masyarakat, diantaranya membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan ekonomi masyarakat setempat.</p>
<p>&#8220;Kini dalam satu bulan Bumdus Kanter Leans bisa mengirim sebanyak 12 ton beras bagai masyarakat Malalo yang ada di perantauan dan juga sudah menghasilkan Rp40 juta untuk pembangunan Masjid,&#8221; katanya.</p>
<p>Ia berharap, kedepannya Bumdus Kanter Leans bisa semakin maju, usahanya semakin berkembang dan memberikan lebih banyak manfaat untuk masyarakat.</p>
<p>&#8220;Sekarang dana yang terkumpul melalui Bumdus disalurkan ke pembangunan Masjid, kedepannya bisa untuk jalan-jalan ke persawahan ataupun irigasi,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Bupati Tanah Datar Eka Putra mengapresiasi gebrakan yang dilakuan Bumdus Kanter Leans dalam meningkatkan ekonomi dan mensejahterakan masyarakat di Nagari Guguak Malalo.</p>
<p>Bupati berharap Bumdus Kanter Leans terus berinovasi mengembangkan usaha yang dirintis perantau dan masyarakat serta menjadi contoh bagi Nagari lain di Tanah Datar.</p>
<p>&#8220;Diharapkan seluruh nagari di Tanah Datar dapat meniru langkah yang dilakukan perantau dan masyarakat nagari Guguak Malalo dengan mendirikan Bumdus Kanter Leans yang memberikan banyak manfaat ke masyarakat,&#8221; kata Bupati. <strong>(eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/berawal-modal-patungan-masyarakat-bumdus-nagari-guguak-malalo-kirim-12-ton-beras-perbulan/">Berawal Modal Patungan Masyarakat, Bumdus Nagari Guguak Malalo Kirim 12 Ton Beras Perbulan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ditinjau DPRD Sumbar, Bumnag Pamako Berharap Hibah Pemprov</title>
		<link>https://prokabar.com/ditinjau-dprd-sumbar-bumnag-pamako-berharap-hibah-pemprov/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Jun 2020 05:11:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#bumnagari]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=69003</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar &#8211; Gula Saka Lawang sudah lama terkenal, bahkan sampai ke negeri jiran Malaysia. Rasa manis dan aroma gula tebu dari dataran tinggi...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ditinjau-dprd-sumbar-bumnag-pamako-berharap-hibah-pemprov/">Ditinjau DPRD Sumbar, Bumnag Pamako Berharap Hibah Pemprov</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar &#8211;</strong> Gula Saka Lawang sudah lama terkenal, bahkan sampai ke negeri jiran Malaysia. Rasa manis dan aroma gula tebu dari dataran tinggi Matur ini, sangat khas dan banyak digunakan sebagai pemanis alami dalam kuliner di Ranah Minang.</p>
<p>Kini, areal kebun tebu masih luas. Semuanya milik masyarakat di Nagari Lawang, Nagari Tigo Balai, Palembayan, dan nagari sekitarnya hingga ke lereng bukit di sekitar Danau Maninjau. Hasil dari perasan air tebu ini tidak hanya gula saka, tetapi juga dalam bentuk serbuk yang bernama gula semut.</p>
<p>&#8220;Rencana kedepan melalui Badan Usaha Milik Nagari yang bernama Pamako, kami merencanakan memproduksi Natadetebu, yaitu minuman jelly khas air tebu. Tapi kami masih terkendala untuk pembelian mesin teknologi pengolahan Natadetebu,&#8221; kata Wali Nagari Lawang, Kec. Matur, Kab. Agam, Jamal Muchtar Datuk Lelo Ameh kepada Rombongan Komisi I DPRD Sumbar yang berkunjung ke Lawang, Sabtu (6/6) siang.</p>
<p>Komisi I DPRD Sumbar yang dipimpin Ketua Syamsul Bahri (PDIP) ini melakukan Kunjungan Kerja mengawasi Dana Desa, penyaluran BLT, Padat Karya Tunai Desa, dan aktifitas Badan Usaha Milik Nagari (Bumnag). Dalam rombongan ini Wakil Ketua Komisi Evi Yandri Rajo Budiman (Gerindra), Sekretaris Komisi HM Nurnas, Drs. Bakri Bakar (Nasdem), Muzli M. Nur (PAN), Jempol (Gerindra) dan Muhammad Ridwan (PKS).</p>
<p>Dari Pemprov Sumbar mendampingi wakil rakyat ini adalah Kepala Dinas PMD Sumbar Drs. H. Syafrizal Ucok, MM., Sekretaris PMD Drs. Armen, Korprov Pendamping Profesional Dana Desa Ir. Feri Irawan, M.Si dan Khairul Anwar, S.Ag.,MH alias Tan Rajo.</p>
<p>Menurut Wali Nagari Lawang Jamal Muchtar, Bumnag Pamako (Palembayan, Matur Ampek Koto) adalah Bumnag Bersama yang didirikan oleh 7 nagari yaitu Nagari Lawang, Tigo Balai, Koto Hilir, Baringin, Sipinang, Sungai Landia dan Nagari Balingka. Masing-masing nagari diproyeksikan untuk setor modal sebesar Rp15 juta sebagai modal awal Bumnag.</p>
<p>Bumnag Pamako direncanakan mendapatkan bantuan Kemendesa PDTT sebesar Rp300 juta untuk bangunan dan modal kerja. Sayang, karena Covid-19, bantuan itu sampai kini belum terealisasi. &#8220;Kami sangat mengharapkan hibah dari Pemprov untuk membeli alat pembuat Natadetebu. Mohon kami Pak Dewan,&#8221; kata Jamal Muchtar yang didampingi Ketua KAN Lawang D. Datuak Rajo Endah.</p>
<p>Dalam sesi dialog, Anggota Komisi I DPRD Sumbar sangat antusias terhadap Bumnag Pamako. Sebab, pasca PSBB, Bumnag diharapkan menggairahkan kegiatan perekonomian masyarakat melalui UMKM yang ada. &#8220;Bumnag bisa berperan membangkitkan perekonomian di nagari sesuai potensi yang ada, seperti di Lawang ini kerajinan, pertanian dan gula saka,&#8221; kata Anggota DPRD Bakri Bakar, mantan pejabat di Pesisir Selatan.</p>
<p>Apresiasi yang positif terhadap pendirian Bumnag Bersama Pamako ini juga disampaikan Sekretaris Komisi I DPRD Sumbar HM. Nurnas dan Ketua Komisi I DPRD Syamsul Bahri. &#8220;Kami jadikan catatan khusus dari hasil Kunjungan Kerja ke Lawang ini, yaitu bantuan hibah untuk Bumnag Pamako pada APBD tahun 2021 mendatang,&#8221; kata Syamsul Bahri, yang juga putra Pasaman Barat ini.</p>
<p>Kadis PMD Sumbar Syafrizal Ucok menyambut gembira dengan dukungan yang diberikan DPRD Sumbar kepada Bumnag, khususnya Bumnag Pamako di Lawang, Kec. Matur, Kab. Agam ini. Kedepan Dinas PMD akan terus bersama-sama dengan DPRD Sumbar dalam menggairahkan Bumnag dan Bumdes di provinsi ini.</p>
<p>&#8220;Bumnag di Sumbar sudah banyak yang beraktifitas yaitu memanfaatkan potensi nagari. Bumnag harus kita dorong untuk berkembang, karena bisa menambah pendapatan asli nagari,&#8221; kata Kadis PMD Syafrizal Ucok. <strong>(*/mbb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ditinjau-dprd-sumbar-bumnag-pamako-berharap-hibah-pemprov/">Ditinjau DPRD Sumbar, Bumnag Pamako Berharap Hibah Pemprov</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bekerja dan Belajar dari Rumah bersama PT.CSP</title>
		<link>https://prokabar.com/bekerja-dan-belajar-dari-rumah-bersama-pt-csp/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Apr 2020 21:37:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[#bumd]]></category>
		<category><![CDATA[#bumnagari]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#ptcsp]]></category>
		<category><![CDATA[#workfromhome]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=66321</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Saat pandemi covid-19 melanda di Indonesia, bekerja dan belajar dari rumah sudah menjadi himbauan dan keharusan, apalagi dengan dilakukannya Pembatasan Sosial...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bekerja-dan-belajar-dari-rumah-bersama-pt-csp/">Bekerja dan Belajar dari Rumah bersama PT.CSP</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>Padang, Prokabar —</strong> Saat pandemi covid-19 melanda di Indonesia, bekerja dan belajar dari rumah sudah menjadi himbauan dan keharusan, apalagi dengan dilakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Semua urusan baik bisnis, pengetahuan, komunikasi, akses kerja, dan lainya mulai ramai dilakukan dari rumah.</p>
<p class="p1"><span class="s1">Institusi pendidikan libur, baik perguruan tinggi maupun sekolah-sekolah. Belajar dari rumah dan dipandu oleh beberapa aplikasi dan media sosial.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Bekerja dan rapat dari rumah juga diwarnai dengan aplikasi yang sangat banyak, mulai dari video call dengan whatsapp sampai dengan rapat dengan zoom.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Semua aplikasi tersebut mempunyai keterbatasan yaitu harus melalui akses internet.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Namun pernahkan kita memperhatikan untuk lokasi yang belum dapat sinyal internet ?</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Nagari terpencil dan sangat jauh dari jangkuan sinyal internet juga punya mahasiswa, siswa dan pekerja yang juga diwajibkan untuk bekerja dan belajar dari rumah.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Saat ini PT. Citra Satelit Pratama dengan dikomandoi oleh mantan pimpinan Telkom Sumbar yaitu Setia Welly yang memilih pensiun dini dari perusahaan BUMN tersebut, mulai melakukan pembangunan akses internet di lokasi terpencil tersebut.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Mengatasi kewajiban bekerja dan belajar dari rumah, dalam waktu 2 bulan ini telah dibangun jaringan internet di 40 desa / nagari.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Seperti misalnya : Kab. Agam 4 lokasi (Pagadih, Mudiak Palupuh, dll ), Kab. Sijunjung 19 lokasi (Langki, Sibakur, Sisawah, dan lainnya), Mentawai 2 lokasi ( muara siberut), Kab.Lima Puluh Kota 9 lokasi (Gelugur, Koto Lamo, dan lain-lain), Kab. Pasaman 6 lokasi (Cubadak Barat Duo Koto, Muara Tais Mappat Tunggul, Kubu Baru Mappat Tunggul, dan lainnya).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Masih banyak nagari yang belum dapat dijangkau oleh PT. CSP, namun Welly mengupayakan agar semua nagari di Sumatera Barat mendapat akses internet.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kabupaten Sijunjung bisa dikatakan adalah Kabupaten yang sudah tidak ada lagi nagari yang tidak dapat dijangkau oleh akses internet.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Kita menunggu , kabupaten lain yang juga inginkan bebas dari keterisoliran nagarinya dari akses internet.” ungkapnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kebetulan Setia Welly saat ini selain pebisnis juga merupakan dosen di IAIN Bukittinggi dengan mata kuliah Kewirausahaan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dengan latar belakang tersebut, Welly memadukan unsur pembangunan jaringan internet dengan bisnis. 40 Lokasi yang dibangun tersebut, bekerja sama dengan BUM Nagari dan pebisnis setempat dengan membuat Bisnis Wifi Community.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">PT. CSP bersama BUM Nagari meminjam perangkat dari sebuah perusahaan swasta di Jakarta, yang mempunyai perangkat VSAT dan sistem voucher. Biaya pengiriman perangkat dan instalasi akan dibantu oleh BUM Nagari dan yang membuat bisnis Wifi Community tersebut. Instalasi akan dibantu oleh PT. CSP. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Hanya itu biaya yang dikeluarkan untuk memulai bisnis ini dan dengan demikian dapat menyediakan lapangan pekerjaan dan terutama adanya akses internet di nagari yang belum mendapatkan sinyal hp dan akses internet tersebut. Biaya yang selama ini sangat mahal untuk membuat sebuah jaringan internet, dengan metode ini sangat murah sekali. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Lebih lanjut Welly menjelaskan, voucher yang ditawarkan kepada masyarakat juga sangat murah. Dari voucher harga Rp.5.000 sampai dengan harga Rp.50.000. Sangat terjangkau oleh semua lapisan. Dengan bisnis voucher tersebut, selain dapat bisnis di nagari, juga menyediakan jaringan internet di daerah terpencil tersebut dan dengan internet dapat meningkatkan perekonomian nagari tersebut. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selain untuk bekerja dan belajar dari rumah selama pandemi covid-19, banyak akses yang dapat diperoleh antara lain kemudahan bertransaksi dengan internet banking, bisa membuat web nagari untuk memasarkan potensi nagari baik pariwisata maupun potensi makanan khas daerah dan dengan online bisa dipasarkan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Welly berharap agar semua nagari yang membutuhkan sinyal internet dapat memanfaatkan moment yang sangat berharga ini. Demikian penjelasannya lebih lanjut. (<strong>rel</strong>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bekerja-dan-belajar-dari-rumah-bersama-pt-csp/">Bekerja dan Belajar dari Rumah bersama PT.CSP</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 34/82 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.016 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 23:06:01 by W3 Total Cache
-->