<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#Bulan Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/bulan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/bulan/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 27 Jul 2018 23:53:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#Bulan Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/bulan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Gerhana Bulan 28 Juli Jadi Peristiwa langka dan terlama pada abad 21</title>
		<link>https://prokabar.com/gerhana-bulan-28-juli-jadi-peristiwa-langka-dan-terlama-pada-abad-21/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Jul 2018 23:53:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[#Bulan]]></category>
		<category><![CDATA[#gerhana]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=14761</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Peristiwa gerhana bulan yang terjadi pada 28 Juli 2018 dini hari merupakan peristiwa langka, karena merupakan gerhana bulan total terlama pada abad...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/gerhana-bulan-28-juli-jadi-peristiwa-langka-dan-terlama-pada-abad-21/">Gerhana Bulan 28 Juli Jadi Peristiwa langka dan terlama pada abad 21</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Peristiwa gerhana bulan yang terjadi pada 28 Juli 2018 dini hari merupakan peristiwa langka, karena merupakan gerhana bulan total terlama pada abad ke-21.</p>
<p>Hal tersebut diungkapkan Deputi Bidang Geofisika Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Muhamad Sadly,</p>
<p>&#8220;Gerhana dimulai ketika piringan bulan memasuki penumbra bumi pukul 00.13 WIB. Bulan terlihat memerah dan mencapai puncak gerhana bulan pada pukul 03.22 WIB,&#8221; kata Sadly di sela-sela pemantauan gerhana bulan total di Gedung A BMKG, Jakarta, Sabtu dini hari.</p>
<p>Lebih lanjut Sadly menjelaskan, piringan bulan berwarna merah saat gerhana bulan total disebabkan cahaya matahari yang dihamburkan atmosfer bumi, kemudian cahaya merahnya diteruskan ke bulan.</p>
<p>Peristiwa bulan merah akan berakhir pada pukul 04.13 WIB ketika piringan bulan kembali memasuki penumbra bumi. Gerhana bulan selesai pukul 06.30 ketika bulan meninggalkan penumbra bumi.</p>
<p>&#8220;Proses gerhana bulan terjadi selama enam jam 17 menit, dengan gerhana bulan total mencapai 103 menit merupakan yang terlama hingga lebih dari 100 tahun ke depan,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Gerhana bulan total dengan fase totalitas lebih lama akan terjadi pada 9 Juni 2123, yaitu mencapai 106 menit. Namun, peristiwa tersebut tidak akan dapat teramati dari Indonesia.</p>
<p>Gerhana bulan total dengan fase totalitas yang lebih lama dan dapat diamati dari Indonesia baru akan terjadi lagi pada 19 Juni 2141, mencapai 106 menit.</p>
<p>&#8220;Mengingat peristiwa ini langka, BMKG melakukan pengamatan di 24 lokasi yang tersebar dari Sabang sampai Merauke,&#8221; ujarnya. <b>(*/hdp)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/gerhana-bulan-28-juli-jadi-peristiwa-langka-dan-terlama-pada-abad-21/">Gerhana Bulan 28 Juli Jadi Peristiwa langka dan terlama pada abad 21</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bulan Tampak, Jemaah Syattariah Mulai Puasa Besok</title>
		<link>https://prokabar.com/bulan-tampak-jemaah-syattariah-mulai-puasa-besok/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 May 2018 15:40:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Bulan]]></category>
		<category><![CDATA[#PadangPariaman]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#Puasa]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/bulan-tampak-jemaah-syattariah-mulai-puasa-besok/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang Pariaman, Prokabar &#8211; Jemaah Syattariyah Se-Sumatera Barat melaksanakan tradisi Maniliak Bulan di Tepi Pantai Ulakan, Kamis (16/5) petang. Bulan terlihat sudah. Taraweh dimulai...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bulan-tampak-jemaah-syattariah-mulai-puasa-besok/">Bulan Tampak, Jemaah Syattariah Mulai Puasa Besok</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Padang Pariaman, Prokabar &#8211;</b> Jemaah Syattariyah Se-Sumatera Barat melaksanakan tradisi Maniliak Bulan di Tepi Pantai Ulakan, Kamis (16/5) petang.<br />
Bulan terlihat sudah. Taraweh dimulai dan Jumat besok mereka mulai puasa. Mayoritas umat Islam mulai puasa tadi, sedang jemaah Naqasabandi puasa mulai Rabu.</p>
<p>Di Sumbar terbanyak beraliran Tarbiyah dan Muhammadiyah.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-6774" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/05/img-20180517-wa0031-592575771.jpg" width="1280" height="720"></p>
<p>Jemaah Syattariyah sari berbagai perwakilan, seperti dari Padang Panjang, Sijunjung, Bukittinggi, Solok, Agam, Tanah Datar, Pesisir Selatan dan Padang Pariaman berdatangan ke lokasi.</p>
<p>Dari hasil pantauan, bulan terlihat jelas dan menandakan Ramadhan sudah masuk. Artinya, sekarang jemaah Syatariah sudah bisa melaksanakan tarawih dan berpuasa esok hari.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone wp-image-6775 size-full" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/05/img-20180517-wa0030562144421.jpg" width="1280" height="720"></p>
<p>Ali Imbran Tuangku Bagindo Qadhi, Tokoh Syatariah di Padang Pariaman memimpin kegiatan Maniliak Bulan tersebut. Menurutnya, ini sesuai dengan hadis Nabi Muhammad SAW, melihat bulan itu dilakukan dengan mata terlanjang.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone wp-image-6777 size-full" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/05/img-20180517-wa0029-1963609602.jpg" width="1280" height="720"></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone wp-image-6776 size-full" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/05/img-20180517-wa00281374576372.jpg" width="1280" height="720"></p>
<p>Kegiatan sudah menjadi tradisi turun temurun. Metode memakai hitungan Taqwin Qamayiah, yaitu hitungan berdasarkan tahunan.<br />
&#8220;Setelah melihat bulan dengan jelas senja ini, maka kami Jemaah Syattariah sudah dapat melaksanakan ibadah tarawih malam ini, dan berpuasa esok hari,&#8221; kata Ali Imbran.<b> (rud)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bulan-tampak-jemaah-syattariah-mulai-puasa-besok/">Bulan Tampak, Jemaah Syattariah Mulai Puasa Besok</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 32/78 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/14 queries in 0.014 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 20:21:29 by W3 Total Cache
-->