<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#bugis Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/bugis/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/bugis/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 09 Apr 2019 03:53:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#bugis Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/bugis/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ini Sosok Pria Tua Pengrajin Kain Bugis Di Sekolah Tenun Lintau</title>
		<link>https://prokabar.com/ini-sosok-pria-tua-pengrajin-kain-bugis-di-sekolah-tenun-lintau/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Apr 2019 03:53:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Sosok]]></category>
		<category><![CDATA[#bugis]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kaintenun]]></category>
		<category><![CDATA[#kerajinan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=34279</guid>

					<description><![CDATA[<p>Prokabar, Tanah Datar — Ada pemandangan yang berbeda di sekolah tenun Lintau saat dikunjungi oleh istri Wakil Presiden RI yang juga ketua dekranas, Mufidah...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-sosok-pria-tua-pengrajin-kain-bugis-di-sekolah-tenun-lintau/">Ini Sosok Pria Tua Pengrajin Kain Bugis Di Sekolah Tenun Lintau</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>Prokabar</strong>, <strong>Tanah</strong> <strong>Datar</strong> — Ada pemandangan yang berbeda di sekolah tenun Lintau saat dikunjungi oleh istri Wakil Presiden RI yang juga ketua dekranas, Mufidah Kalla, senin (8/4). Dari sekian puluh orang siswa sekolah tenun, dan masih berusia muda, terselip seorang pria tua yang dengan cekatan mengolah benang untuk menjadi kain.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Muslim, itu nama pria berusia 84 tahun tersebut. Karena berbeda usia dengan penenun lainnya, sontak saja ia menjadi pusat perhatian tamu undangan dan pasukan pengamanan kunjungan RI 4<span class="Apple-converted-space">  </span>yang bersiap siaga di dalam gedung sekolah tenun.<span class="Apple-converted-space">  </span>Dengan alat tenun yang sederhana dan terbilang tua, jari jemari serta kaki muslim masih terlihat lincah dalam mengolah benang untuk menjadi sehelai kain bugis. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“ Dulu alat tenun ini milik adik saya, karena tidak dipakai lagi dikasih kesaya,” ujar Muslim.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Mata Muslim-pun masih terlihat terang, untuk pria seumurnya. Bagaimana tidak, disaat benang yang ia tenun kusut, ia sama sekali tidak meminta bantuan ke siswa lainnya, melainkan membetulkannya secara mandiri.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Muslim berkisah,<span class="Apple-converted-space">  </span>ia mulai belajar dan menekuni usaha tenun sejak tahun 1962 silam dari salah satu pengrajin tenun Silungkang di Kabupaten Sijunjung. Namun, usahanya tersebut sempat terhenti pada tahun 1985 karena sesuatu hal. Saat ini, Muslim kembali merintis dan mengembangkan keahlian yang ia miliki seiring dengan berdirinya sekolah tenun Lintau.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“ ini telah tiga puluhan tahun absen menenun, baru akan memulai lagi” ucap Muslim sembari tertawa. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Jika diusia muda, Muslim mampu memperoduksi 4 helai kain busi dalam satu hari, namun kini Muslim mengaku<span class="Apple-converted-space">  </span>hanya mampu memproduksi satu helai kain bugis saja dalam satu hari. Harapan terbesarnya, dari sekolah tenun Lintau akan lahir pengrajin kain bugis yang baru. Pasalnya, untuk saat ini sangat sulit ditemui pengrajin kain bugis tradisional, terutama yang diproduksi oleh anak anak muda.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“ Kalau bisa, adalah generasi baru. Anak anak muda yang bias menenun. Kain bugis ini langka,” tutup Muslim. (<b>eym</b>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-sosok-pria-tua-pengrajin-kain-bugis-di-sekolah-tenun-lintau/">Ini Sosok Pria Tua Pengrajin Kain Bugis Di Sekolah Tenun Lintau</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 30/48 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.016 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 20:20:15 by W3 Total Cache
-->