<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#budayaminangkabau Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/budayaminangkabau/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/budayaminangkabau/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 24 Jan 2020 14:15:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#budayaminangkabau Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/budayaminangkabau/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dewan Pimpinan Pusat HWK Gelar Mahakarya Randai WE&#8217; E Si Pono, Karya Sastri Bakry</title>
		<link>https://prokabar.com/dewan-pimpinan-pusat-hwk-gelar-mahakarya-randai-we-e-si-pono-karya-sastri-bakry/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Jan 2020 14:15:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[#budayaminangkabau]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#HWK]]></category>
		<category><![CDATA[#Minangkabau]]></category>
		<category><![CDATA[#Randai]]></category>
		<category><![CDATA[#SyekhBurhanuddin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=57870</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — DPP HWK bidang seni budaya akan menggelar pertunjukkan Mahakarya Randai di Pusat Perfileman Usmar Ismail, Kuningan Jakarta. Menurut ketua Penyelenggara Enita Lakshmi...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/dewan-pimpinan-pusat-hwk-gelar-mahakarya-randai-we-e-si-pono-karya-sastri-bakry/">Dewan Pimpinan Pusat HWK Gelar Mahakarya Randai WE&#8217; E Si Pono, Karya Sastri Bakry</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>DPP HWK bidang seni budaya akan menggelar pertunjukkan Mahakarya Randai di Pusat Perfileman Usmar Ismail, Kuningan Jakarta.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menurut ketua Penyelenggara Enita Lakshmi yang didampingi Manager pertunjukkan Kurniawati, Mahakarya Randai ini berkisah tentang Syekh Burhanuddin, penyebar Islam di Sumatra Barat.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Randai<span class="Apple-converted-space">  </span>adalah seni tradisi Minangkabau tentang kaba/ kisah yang dikemas dalam<span class="Apple-converted-space">  </span>unsur tari, dendang, silat dan teater.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Karena itu kami perempuan2 HWK merasa bertanggung jawab menyebarkan nilai2 akhlakul kharimah bagi generasi mileneal di tengah derasnya persaingan global&#8221; ungkapnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sebelum pertunjukkan di pagi hari akan ada pameran dan bazaar UKM, kuliner khas Minang,<span class="Apple-converted-space">  </span>talkshow (ota lapau tentang nilai-nilai perjuangan Syekh Burhanuddin) dan fashion show pakaian Minang. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Pertunjukkan randai membawa pesan moral Islam yang rahmatan lil alamiin. Mendekati generasi mileneal tidak bisa dengan menggurui tetapi dengan senibudaya dan pendekatan santun sebagaimana Syekh Menyebarkan Islam di Ranah Minang&#8221; sambungnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Nilai-nilai Syekh yang disampaikan dalam<span class="Apple-converted-space">  </span>pertunjukkan adalah Adab yang tinggi lebih mulia dari ilmu yang tinggi.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Mahakarya<span class="Apple-converted-space">  </span>randai ini didukung oleh lebih kurang 40 pemain dari Sumbar Talenta Indonesia, Gemumi , MMC dan randai IPB Bogor.</span></p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-large wp-image-57871" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/01/44DC849F-60F8-4F08-83EC-B8020EF95897-778x1024.jpeg" alt="" width="778" height="1024" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/01/44DC849F-60F8-4F08-83EC-B8020EF95897-778x1024.jpeg 778w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/01/44DC849F-60F8-4F08-83EC-B8020EF95897-228x300.jpeg 228w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/01/44DC849F-60F8-4F08-83EC-B8020EF95897-768x1011.jpeg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/01/44DC849F-60F8-4F08-83EC-B8020EF95897.jpeg 939w" sizes="(max-width: 778px) 100vw, 778px" /></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Uniknya, mereka berdomisili di Padang, Payakumbuh, Padang Panjang, BatuSangkar, Jakarta, Bogor,<span class="Apple-converted-space"> </span>Depok, Tanggerang dan Bekasi. Hanya tekad dan kebersamaanlah yang membuat kami bersatu atas kesadaran dan cinta kampung, senasib sepenanggungan di perantauan&#8221; Ujar Kurniawati, mileneal aktif yang berada di rantau.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Latihan parsial pun dilakukan masing2 dan disatukan lewat teknologi,WA<span class="Apple-converted-space">  </span>dan video, semoga pada tanggal 7 maret betul2 bersatu dalam panggung besar di pusat perfileman Usmar Infonesia&#8221; </span><span class="s1">tambah Enita yang juga sekjen DPP HWK.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Artis legendaris Elly Kasim dan artis Multitalented Dorce Gamalama dan artis Mileneal Fanny Talenta dan Tata Talenta akan ikut berdendang untuk penonton. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sutradara Jose Rizal Manua dan Joharsen akan mengatur pertunjukkan ini dengan menggerakkan pemain2 muda seperti Fedri Talenta sebagai Syekh Burhanuddin, Endru MMC sebagi Syekh Abdul Arief dan Novi Talenta sebagai Syekh Abdul Rauf As Singkili dari Aceh dan musisi hebat Agung Talenta, Rio Talenta dan koreografer berbakat Manday dan Agus Gemumi, serta David Talenta. Berharap masyarakat Minang di rantau dan kampung bersedia menyediakan waktu untuk menontonnya. (<b>rel</b>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/dewan-pimpinan-pusat-hwk-gelar-mahakarya-randai-we-e-si-pono-karya-sastri-bakry/">Dewan Pimpinan Pusat HWK Gelar Mahakarya Randai WE&#8217; E Si Pono, Karya Sastri Bakry</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tradisi ‘Saluang Jo Dendang’ Bisa Tingkatkan Perekonomian Masyarakat</title>
		<link>https://prokabar.com/tradisi-saluang-jo-dendang-bisa-tingkatkan-perekonomian-masyarakat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Nov 2019 02:28:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#badendang]]></category>
		<category><![CDATA[#basaluang]]></category>
		<category><![CDATA[#budayaminangkabau]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#TanahDatar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=51787</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar — Minangkabau merupakan wilayah budaya yang kaya dengan tradisi. Tradisi budaya Minangkabau ini tumbuh dan berkembang sebagai tradisi budaya rakyat di...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tradisi-saluang-jo-dendang-bisa-tingkatkan-perekonomian-masyarakat/">Tradisi ‘Saluang Jo Dendang’ Bisa Tingkatkan Perekonomian Masyarakat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s2"><strong>Tanah Datar, Prokabar —</strong> Minangkabau merupakan wilayah budaya yang kaya dengan tradisi. Tradisi budaya Minangkabau ini tumbuh dan berkembang sebagai tradisi budaya rakyat di antaranya Saluang Jo dendang (saluang dan dendang). Saluang jo dendang merupakan suatu budaya tradisi anak nagari yang harus dilestarikan yang merupakan salah satu hiburan rakyat.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">&#8220;Bagurau saluang jo dendang, merupakan salah satu seni tradisi pertunjukan yang penting di Minangkabau, dan tradisi ini telah tumbuh sejak lama, untuk itu ini sangat penting dilestarikan,&#8221; kata Wakil Bupati Zuldafri Darma dilansir Prokabar dari MC Tanah Datar, Senin (18/11).</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Lebih lanjut wabup tambahkan, tradisi saluang jo dendang juga mendukung program pemerintah daerah tanah datar dalam melestarikan adat dan budaya dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">“Selain itu bagurau juga untuk memperat silaturrahmi sesama pecinta gurau dan masyarakat yang menyaksikan,” sampai wabup. </span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Untuk itu dirinya telah menyampaikan kepada OPD terkait untuk diperhatikan lagi budaya tradisi yang turun temurun ini, selain untuk mensejahterakan masyarakat juga mendukung pariwisata,&#8221; kata wabup. (*/<b>hdp</b>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tradisi-saluang-jo-dendang-bisa-tingkatkan-perekonomian-masyarakat/">Tradisi ‘Saluang Jo Dendang’ Bisa Tingkatkan Perekonomian Masyarakat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menggali Sejarah Lahirnya Muhammadiyah di Pulau Sumatra dan Ketokohan A.R Sutan Mansur</title>
		<link>https://prokabar.com/menggali-sejarah-lahirnya-muhammadiyah-di-pulau-sumatra-dan-ketokohan-a-r-sutan-mansur/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 May 2019 06:46:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[#budayaminangkabau]]></category>
		<category><![CDATA[#buyahamka]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[#MUI]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<category><![CDATA[#sejarahminangkabau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=36767</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh : Rudi Yudistira, S.S. Kantor Cabang Muhammadiyah Pertama di Sumatra, Berubah MTsS Muhammadiyah. Sungai Batang, Prokabar — Selintas lalu, gedung pendidikan itu terlihat remeh...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/menggali-sejarah-lahirnya-muhammadiyah-di-pulau-sumatra-dan-ketokohan-a-r-sutan-mansur/">Menggali Sejarah Lahirnya Muhammadiyah di Pulau Sumatra dan Ketokohan A.R Sutan Mansur</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center"><em><strong>Oleh : <span class="s1">Rudi Yudistira, S.S.</span></strong></em></p>
<p class="p1"><strong><span class="s1">Kantor Cabang Muhammadiyah Pertama di Sumatra, Berubah MTsS Muhammadiyah.</span></strong></p>
<p class="p1"><span class="s2"><strong>Sungai Batang, Prokabar —</strong> Selintas lalu, gedung pendidikan itu terlihat remeh dengan kesederhana. Namun siapa sangka, lokasi ini cikal bakal dan pertama adanya Organisasi Islam terkemuka di pulau Sumatra, yakni Muhammadiyah. </span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Lokasi tersebut telah berubah menjadi Madriasyah Tsanawiyah Swasta (MTsS) Muhammadiyah Sungai Batang. Tepatnya tapian Muaro Pauah, Jorong Batung Panjang, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam. Tidak jauh MTsS tersebut terdapat Kutubchanah (Rumah Baca dan Menulis) milik Ayah dari Buya Hamka.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Ada tiga tokoh ulama perintis Muhammadiyah di Ranah Minang ini, yakni Haji Abdul Karim Amrullah (HAKA), A.R. Sutan Mansur dan Yusuf Amrullah. Ketiga tokoh inilah penyiar dan pengembang Muhammadiyah di Sumatra. Bahkan sampai ke Kalimantan dan pulau lainnya. Sementara itu, Buya Hamka sebagai anak kemenakan dari Tiga tokoh ulama terdahulunya melanjutkan dengan memperkokoh Muhammadiyah menjadi organisasi Islam terkemuka di Indonesia.</span></p>
<figure id="attachment_36770" aria-describedby="caption-attachment-36770" style="width: 720px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="wp-image-36770" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/05/1.jpeg" alt="" width="720" height="405" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/05/1.jpeg 1280w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/05/1-300x169.jpeg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/05/1-768x432.jpeg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/05/1-1024x576.jpeg 1024w" sizes="(max-width: 720px) 100vw, 720px" /><figcaption id="caption-attachment-36770" class="wp-caption-text">Gerbang MTsS Muhammadiyah, Kantor Cabang Pertama Muhammadiyah Di Pulau Sumatra yang telah beralih fungsi. Tidak ada bekas sejarah yang menunjukan lokasi tersebut sebagai Kantor Cabang Muhammadiyah. Foto : RUD/Prokabar</figcaption></figure>
<p class="p1"><span class="s2">Menurut catatan sejarahnya, tahun 1925, Abdul Karim Amrullah membawa Muhammadiyah ke Sumatra Barat dengan membuka cabang di Sungai Batang, Agam tersebut. Dalam tempo yang relatif singkat, arus gelombang Muhammadiyah telah menyebar ke seluruh Sumatra Barat, dan dari daerah inilah kemudian Muhammadiyah bergerak ke seluruh Sumatra, Sulawesi, dan Kalimantan. Pada tahun 1938, Muhammadiyah telah tersebar ke seluruh Indonesia.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Melihat potret kehidupan masyarakat saat ini, sudah banyak yang melupakan sejarah tersebut. Bahkan tingkat keimanan dan ketqwaan masyarakat tidak sehebat tempo masa Syekh Tuanku Nan Tuo atau Tuanku Pariaman pernah menyiarkan Islam di sini. Kejayaan itu dilanjutkan Syekh Guguak Katur, Syekh Muhammad Amrullah atau Tuanku Kisai.</span></p>
<figure id="attachment_36771" aria-describedby="caption-attachment-36771" style="width: 1280px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="wp-image-36771 size-full" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/05/2.jpeg" alt="" width="1280" height="720" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/05/2.jpeg 1280w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/05/2-300x169.jpeg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/05/2-768x432.jpeg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/05/2-1024x576.jpeg 1024w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /><figcaption id="caption-attachment-36771" class="wp-caption-text">Gedung MTsS Muhammadiyah dengan beragam gambar Tokoh beserta visi dan misi sekolah. Foto : RUD/Prokabar</figcaption></figure>
<p class="p1"><span class="s2">Hingga akirnya, Haka, anak kandung dari Tuanku Kisai melakukan pembaharuan islam moderat. Seperti melahirkan Muhammadiyah pertama di luar Pulau Jawa dan pertama di Pulau Sumatra. Kejayaan Islam di Nagari Sungai Batang, sebagai Pusat Penyiaran Islam Pembaharuan dan Referensi Intelektual Ulam di Ranah Minang ini mulai sirna hampir tidak membekas.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Kehidupan religius masyarakat tidak seindah masalalu yang sangat mengharumkan nama baik Ranah Minang. Bahkan terkenal hingga ke negeri Jiran Malaysia, Brunai Darussalam dan Singapura.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1"><b>A.R Sutan Mansur Melanjutkan Perjuangan Haka</b></span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Dapat diketahui secara umum, lahirnya Organisasi Muhammadiyah didirikan oleh K.H. Ahmad Dahlan di Kampung Kauman Yogyakarta pada tanggal 18 November 1912 (8 Dzulhijjah 1330 H). Namun tidak dipungkiri, berkembang pesatnya Organisasi ini berada di Pulau Sumatra, terutama di Sumatra Barat (Ranah Minang) melalui tiga tokoh ulama ternama yang masih berkaitan erat dengan Buya Hamka sendiri.</span></p>
<p><a href="https://prokabar.com/menggali-sejarah-lahirnya-muhammadiyah-di-pulau-sumatra-dan-ketokohan-a-r-sutan-mansur/2/">Lanjut Halaman 2 &gt;&gt;</a></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/menggali-sejarah-lahirnya-muhammadiyah-di-pulau-sumatra-dan-ketokohan-a-r-sutan-mansur/">Menggali Sejarah Lahirnya Muhammadiyah di Pulau Sumatra dan Ketokohan A.R Sutan Mansur</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 35/96 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/15 queries in 0.028 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-08 00:41:24 by W3 Total Cache
-->