<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#bps Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/bps/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/bps/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 29 Feb 2024 06:17:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#bps Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/bps/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Jumlah Penduduk Miskin di Tanah Datar Terus Menyusut Tiga Tahun Terakhir</title>
		<link>https://prokabar.com/jumlah-penduduk-miskin-di-tanah-datar-terus-menyusut-tiga-tahun-terakhir/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Feb 2024 06:17:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#bps]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #TanahDatar]]></category>
		<category><![CDATA[#WargaMiskin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=118381</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar &#8211; Jumlah penduduk miskin di Kabupaten Tanah Datar terus berkurang dalam tiga tahun terakhir. Kepala BPS Tanah Datar Chardiman mengatakan berdasarkan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/jumlah-penduduk-miskin-di-tanah-datar-terus-menyusut-tiga-tahun-terakhir/">Jumlah Penduduk Miskin di Tanah Datar Terus Menyusut Tiga Tahun Terakhir</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar</strong> &#8211; Jumlah penduduk miskin di Kabupaten Tanah Datar terus berkurang dalam tiga tahun terakhir. Kepala BPS Tanah Datar Chardiman mengatakan berdasarkan data BPS per Januari 2024, jumlah penduduk miskin di Tanah Datar pada tahun 2021 tercatat sebanyak 15.890 jiwa, menurun di tahun 2022 menjadi 14.900 jiwa.</p>
<p>&#8220;Jumlah penduduk miskin Tanah Datar kembali turun di tahun 2023 menjadi 14.560 jiwa,&#8221; kata Chardiman.</p>
<p>Senada dengan hal tersebut, kata Chardiman, persentase penduduk miskin di Kabupaten Tanah Datar juga menyusut. Persentase tahun 2021 tercatat sebanyak 4,54 persen, kemudian menurun di tahun 2022 menjadi 4,26 persen, persentase angka penduduk miskin Tanah Datar kembali menyusut di tahun 2023 menjadi 4,16 persen.</p>
<p>“Persentase angka penduduk miskin Tanah Datar berada di urutan ke-4 terendah dari kabupaten/kota se-Sumatera Barat. Paling rendah ada Kota Sawahlunto dengan 2,27 persen, menyusul Kota Solok 3,05 persen dan Kota Bukittinggi di urutan ke-3 sebesar 4,11 persen,” terangnya.</p>
<p>BPS mendefinisikan penduduk miskin sebagai Penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran perkapita per bulan di bawah Garis Kemiskinan.</p>
<p>Sementara persentase penduduk miskin didefinisikan sebagai persentase penduduk yang berada di bawah Garis Kemiskinan.</p>
<p>“Garis Kemiskinan Kabupaten Tanah Datar pada tahun 2023 tercatat sebesar Rp.515.587 per kapita per bulan,” ujar Chardiman. <strong>(Eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/jumlah-penduduk-miskin-di-tanah-datar-terus-menyusut-tiga-tahun-terakhir/">Jumlah Penduduk Miskin di Tanah Datar Terus Menyusut Tiga Tahun Terakhir</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengangguran Meningkat, Pemerintah Bikin Program PKW</title>
		<link>https://prokabar.com/pengangguran-meningkat-pemerintah-bikin-program-pkw/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ade]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Aug 2021 08:36:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#bps]]></category>
		<category><![CDATA[#covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[#Pengangguran]]></category>
		<category><![CDATA[#sdm]]></category>
		<category><![CDATA[#wirausaha]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Pusat Statistik]]></category>
		<category><![CDATA[Ditjen Pendidikan dan Vokasi]]></category>
		<category><![CDATA[PKW]]></category>
		<category><![CDATA[Wartanto]]></category>
		<category><![CDATA[Wikan Sakarinto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=92121</guid>

					<description><![CDATA[<p>Prokabar.com, Jakarta &#8211; Pemerintah Indonesia menyelenggarakan program Pendidikan Kecakapan Wirausaha untuk membuka lapangan kerja baru. Program ini muncul setelah Badan Pusat Statistik (BPS) Triwulan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pengangguran-meningkat-pemerintah-bikin-program-pkw/">Pengangguran Meningkat, Pemerintah Bikin Program PKW</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="https://prokabar.com/">Prokabar.com</a>, Jakarta</strong> &#8211; Pemerintah Indonesia menyelenggarakan program Pendidikan Kecakapan Wirausaha untuk membuka lapangan kerja baru.</p>
<p>Program ini muncul setelah Badan Pusat Statistik (BPS) Triwulan I Tahun 2021 melaporkan 19,10 juta jiwa penduduk usia kerja menganggur karena terdampak pandemi Covid-19.</p>
<p>Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Wikan Sakarinto mengatakan Indonesia butuh empat juta wirausaha baru untuk menjaga stabilitas ekonomi dan membuka lapangan pekerjaan baru.</p>
<p>Pendidikan Kecakapan Wirausaha ini bisa menjadi solusi dari banyaknya pengangguran dan mengatasi permasalahan lainnya.</p>
<p>Pada tahun 2020, sebanyak 915 lembaga kursus dan pelatihan (LKP) sudah menyelenggarakan program tersebut.</p>
<p>Jumlah peserta LKP ketika itu mencapai 16.676 orang.</p>
<p>Sementara untuk Pelatihan Kecakapan Wirausahaa atau (PKW) di tahun 2021 ini, Wikan mengaku sudah menjaringkan dan mencocokkan dengan potensi pengembangan usaha daerah.</p>
<p>Bahkan, kata Wikan, sudah mendapatkan dukungan dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Perbankan atau lembaga permodalan serta lembaga pemasaran.</p>
<p>&#8220;Sumber Daya Manusia (SDM) kitadi bawah beberapa negara Asia, kita harus memperbaiki ini,&#8221; kara Wikan.</p>
<p>Wikan berharap PKW dapat membuka lapangan pekerjaan baru dan menampung SDM yang lebih banyak dan ungul.</p>
<p>&#8220;Program PKW merupakan misi Ditjen Pendidikan Vokasi untuk menciptakan SDM yang kompeten untuk mengurangi pengangguran dan kemiskinan,&#8221; ungkapnya.</p>
<h4>Lapangan Pekerjaan Minim</h4>
<p>Direktur Kursus dan Pelatihan Wartanto menambahkan selama pandemi banyak karyawan yang tidak bekerja lagi.</p>
<p>Hal ini juga menunjukkan lapangan pekerjaan semakin terbatas.</p>
<p>Mengingat itu, Wartanto mengaku Ditjen Pendidikan Vokasi sangat mendorong tumbuhya wirausaha baru.</p>
<p>Pendidikan vokasi serta pembangunan karakter kewirausahaan ini plus teknologi terbarukan dapat membuka peluang baru bagi masyarakat.</p>
<p>Wartanto mengharapkan peran industri sangat penting dalam penyelenggaraan PKW untuk menyelaraskan kurikulum sesuai kebutuhan industri.</p>
<p>&#8220;Kalau lulusan ini membuat sebuah bisnis dan usaha kemudian berhasil, maka akan menjadi awaban mereka untuk membuka peluang kerja baru dan mengurangi angka pengangguran,&#8221; kata Wartanto lagi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pengangguran-meningkat-pemerintah-bikin-program-pkw/">Pengangguran Meningkat, Pemerintah Bikin Program PKW</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bulan Mei, 78 Kota Alami Inflasi</title>
		<link>https://prokabar.com/bulan-mei-78-kota-alami-inflasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Jun 2021 04:12:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[#bps]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Inflasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=88394</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Pada Mei 2021, terjadi inflasi sebesar 0,32 persen. Sebanyak 78 kota dari 90 kota mengalami inflasi dan tertinggi di Manokwari sebesar 1,82...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bulan-mei-78-kota-alami-inflasi/">Bulan Mei, 78 Kota Alami Inflasi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong><span data-reader-unique-id="2">Pada Mei 2021, terjadi inflasi sebesar 0,32 persen. Sebanyak 78 kota dari 90 kota mengalami inflasi dan tertinggi di Manokwari sebesar 1,82 persen dan terendah terjadi di Tembilahan sebesar 0,01 persen.</span></p>
<p data-reader-unique-id="4"><span data-reader-unique-id="5">Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Setianto saat konferensi pers virtual Rabu (2/6) mengatakan inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya seluruh indeks kelompok pengeluaran.</span></p>
<p data-reader-unique-id="6"><span data-reader-unique-id="7">“Yaitu kelompok transportasi sebesar 0,71 persen, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,59 persen, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,52 persen, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,44 persen,” kata Setianto.</span></p>
<p data-reader-unique-id="8"><span data-reader-unique-id="9">Lanjutnya pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,38 persen, kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,27 persen, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,12 persen.</span></p>
<p data-reader-unique-id="10"><span data-reader-unique-id="11">Lalu kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,03 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,07 persen, kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan dan kelompok pendidikan masing-masing sebesar 0,01 persen.</span></p>
<p data-reader-unique-id="12"><span data-reader-unique-id="13">Tingkat inflasi tahun kalender (Januari–Mei) 2021 sebesar 0,90 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Mei 2021 terhadap Mei 2020) sebesar 1,68 persen.</span></p>
<p data-reader-unique-id="14"><span data-reader-unique-id="15">Komponen inti pada Mei 2021 mengalami inflasi sebesar 0,24 persen. Tingkat inflasi komponen inti tahun kalender (Januari–Mei) 2021 sebesar 0,61 persen dan tingkat inflasi komponen inti tahun ke tahun (Mei 2021 terhadap Mei 2020) sebesar 1,37 persen. (<strong>rel</strong>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bulan-mei-78-kota-alami-inflasi/">Bulan Mei, 78 Kota Alami Inflasi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>November, 83 Kota Alami Inflasi</title>
		<link>https://prokabar.com/november-83-kota-alami-inflasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Dec 2020 07:22:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[#bps]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Inflasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=78390</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat terjadinya inflasi pada November 2020 sebesar 0,28 persen. Sebanyak 83 kota terjadi inflasi dan tujuh kota terjadi...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/november-83-kota-alami-inflasi/">November, 83 Kota Alami Inflasi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat terjadinya inflasi pada November 2020 sebesar 0,28 persen. Sebanyak 83 kota terjadi inflasi dan tujuh kota terjadi deflasi.</p>
<p data-reader-unique-id="3">Setianto Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS mengatakan inflasi tertinggi terjadi di Tual sebesar 1,15 persen dan terendah di Bima sebesar 0,01 persen.</p>
<p data-reader-unique-id="4">&#8220;Inflasi terjadi karena adanya keniakan harga pada kelompok pengeluaran, yaitu kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,86 persen,&#8221; kata Setianto Selasa (1/12).</p>
<p data-reader-unique-id="5">Kemudian, lanjut Setianto terjadi juga pada kelompok kesehatan sebesar 0,32 persen, kelompok transportasi 0,30 persen, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,14 persen.</p>
<p data-reader-unique-id="6">Kelompok yang mengalami penurunan harga yaitu perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,23 persen dan kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,04 persen.</p>
<p data-reader-unique-id="7">Tingkat inflasi tahun kalender (Januari-November) 2020 sebesar 1,23 persen. Lalu tingkat inflasi tahun ke tahun (November 2020 terhadap November 2019) sebesar 1,59 persen. (*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/november-83-kota-alami-inflasi/">November, 83 Kota Alami Inflasi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kartu Prakerja Diklaim Tingkatkan Keterampilan Penerima</title>
		<link>https://prokabar.com/kartu-prakerja-diklaim-tingkatkan-keterampilan-penerima/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Nov 2020 01:15:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#bps]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kartuprakerja]]></category>
		<category><![CDATA[#prakerja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=78057</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) bulan Agustus 2020 yang dilansir Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa mayoritas penerima Kartu Prakerja menyatakan program...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kartu-prakerja-diklaim-tingkatkan-keterampilan-penerima/">Kartu Prakerja Diklaim Tingkatkan Keterampilan Penerima</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-reader-unique-id="1"><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) bulan Agustus 2020 yang dilansir Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa mayoritas penerima Kartu Prakerja menyatakan program tersebut meningkatkan keterampilan kerja mereka.</p>
<p data-reader-unique-id="3">“Sebanyak 88,9 persen penerima Kartu Prakerja yang menyelesaikan pelatihan mengatakan Program Kartu Prakerja meningkatkan keterampilan kerja mereka,” ujar Kepala BPS, Suhariyanto, Rabu (25/11).</p>
<p data-reader-unique-id="3">Suhariyanto juga mengungkapkan sejumlah temuan menarik tentang Program Kartu Prakerja dalam Sakernas tersebut. Pertama, mayoritas penerima Kartu Prakerja adalah laki-laki (58 persen), tinggal di perkotaan (76 persen), usia muda, dan berpendidikan SMA ke atas (91 persen).</p>
<p data-reader-unique-id="6">Selanjutnya,  sebanyak 45 persen penganggur pada bulan Agustus, atau 5 bulan sejak program diluncurkan, menyatakan tahu tentang Program Kartu Prakerja. Alasan utama peserta untuk ikut program tersebut adalah untuk meningkatkan keterampilan kerja atau <em data-reader-unique-id="7">skill </em>(48 persen) dan mencari insentif (27 persen) dari penduduk usia 18 tahun ke atas.</p>
<p data-reader-unique-id="8">Temuan lainnya, insentif Kartu Prakerja umumnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari (81 persen), ditabung (33 persen), dan modal usaha (23 persen).</p>
<p data-reader-unique-id="9">Penerima Kartu Prakerja berasal dari 34 provinsi se-Indonesia, dengan penerima terbanyak ada di Jawa Barat (16 persen), disusul DKI Jakarta (10 persen), dan Jawa Timur (9,8 persen). Sedangkan provinsi dengan penerima paling sedikit adalah Papua Barat (0,08 persen), disusul Gorontalo (0,37 persen), dan Papua (0,46 persen).</p>
<p data-reader-unique-id="10">Suhariyanto mengungkapkan, Sakernas Agustus 2020 mempunyai jumlah sampel 30 ribu blok sensus atau sekitar 300 ribu rumah tangga yang menyebar di seluruh kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Berbeda dengan survei sebelumnya, dalam survei kali ini dimasukkan beberapa pertanyaan terkait dampak pandemi COVID-19 dan program bantuan sosial yang dilaksanakan pemerintah.</p>
<p data-reader-unique-id="11">“Sakernas 2020 ini berbeda dengan survei sebelumnya, kali pertama kami tambahkan beberapa pertanyaan terkait dampak COVID-19, program Kartu Prakerja, dan persepsi mengenai program pemerintah terkait bantuan sosial.</p>
<p data-reader-unique-id="12">Ditambahkannya, selain memberikan informasi keberhasilan Program Kartu Prakerja, survei ini juga menggarisbawahi pentingnya upaya penyebaran informasi yang lebih masif di Indonesia Timur, khususnya Papua dan Papua Barat.</p>
<p data-reader-unique-id="13">Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto mengungkapkan, Kartu Prakerja adalah program yang masih sangat muda. Saat Sakernas dilaksanakan pada Agustus 2020, program tersebut baru berjalan efektif 2 bulan dengan jumlah penerima kurang dari 50 persen.</p>
<p data-reader-unique-id="14">“Hasil Sakernas ini sangat penting sebagai bahan evaluasi program, melengkapi tiga survei yang diadakan oleh Manajemen Pelaksana, dan Sakernas ini mengkonfirmasi dampak positif Program Prakerja dalam meningkatkan keterampilan kerja,” ujarnya.</p>
<p data-reader-unique-id="15">Merespons hasil temuan Sakernas, Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Denni P. Purbasari menegaskan Manajemen Pelaksana serius menjaga kualitas pelatihan dalam ekosistem Kartu Prakerja, agar betul-betul membekali keterampilan peserta.</p>
<p data-reader-unique-id="16">“Untuk bisa diterima, sebuah pelatihan harus lolos asesmen berlapis dari platform digital, Manajemen Pelaksana, dan Tim Ahli dari Universitas Indonesia (UI), Universitas Atma Jaya, dan Indonesia Mengajar. Sesudah masuk ke dalam ekosistem pun akan dievaluasi lagi oleh Manajemen Pelaksana, Tim Ahli dari Institut Pertanian Bogor (IPB), dan oleh peserta melalui ulasan dan rating,” ujarnya.</p>
<p data-reader-unique-id="17">Seperti diketahui, Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja telah melakukan tiga survei evaluasi. Survei evaluasi pertama diikuti oleh 2,4 juta peserta dan survei kedua dengan 293 ribu peserta, sementara survei ketiga masih berlangsung saat ini. Hasil survei mencatat bahwa 81 persen peserta belum pernah mendapatkan pelatihan atau kursus sebelumnya. Lebih dari 84 persen menyatakan bahwa pelatihan Prakerja meningkatkan kompetensi, baik <em data-reader-unique-id="18">skilling</em>, <em data-reader-unique-id="19">reskilling,</em> maupun <em data-reader-unique-id="20">upskilling</em>.</p>
<p data-reader-unique-id="21">“Jadi hasil survei ini sejalan dengan temuan BPS bahwa pelatihan Prakerja meningkatkan keterampilan kerja peserta,” pungkas Denni.</p>
<p data-reader-unique-id="22">Sejak digulirkan 11 April 2020, Program Kartu Prakerja menarik minat 43 juta pendaftar dan telah menerima 5,6 juta orang peserta. Mempertimbangkan animo masyarakat yang tinggi dan hasil yang cukup memuaskan di tahun 2020, Program Kartu Prakerja akan terus dilanjutkan pada tahun 2021. (*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kartu-prakerja-diklaim-tingkatkan-keterampilan-penerima/">Kartu Prakerja Diklaim Tingkatkan Keterampilan Penerima</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>September, 56 Kota Alami Deflasi dan 34 Inflasi</title>
		<link>https://prokabar.com/september-56-kota-alami-deflasi-dan-34-inflasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Oct 2020 02:10:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[#bps]]></category>
		<category><![CDATA[#Deflasi]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Inflasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=75165</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Pada September 2020 terjadi deflasi sebesar 0,05 persen dan dari 90 kota IHK, 56 kota mengalami deflasi dan 34 kota mengalami inflasi....</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/september-56-kota-alami-deflasi-dan-34-inflasi/">September, 56 Kota Alami Deflasi dan 34 Inflasi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Pada September 2020 terjadi deflasi sebesar 0,05 persen dan dari 90 kota IHK, 56 kota mengalami deflasi dan 34 kota mengalami inflasi. Deflasi tertinggi terjadi di Timika sebesar 0,83 persen.</p>
<p data-reader-unique-id="4"><span data-reader-unique-id="5">Sementara inflasi tertinggi terjadi di Gunungsitoli sebesar 1,00 persen dengan IHK sebesar 104,96 dan terendah terjadi di Pekanbaru dan Pontianak masing-masing sebesar 0,01 persen dengan IHK masing-masing sebesar 103,44 dan 105,50.</span></p>
<p data-reader-unique-id="6"><span data-reader-unique-id="7">“Deflasi terjadi karena adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh turunnya beberapa indeks kelompok pengeluaran yaitu kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,37 persen,” kata Suhariyanto Kepala Badan Pusat Statistik, dilansir Jumat (2/10).</span></p>
<p data-reader-unique-id="8"><span data-reader-unique-id="9">Selain itu, panjut Suhariyanto kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,01 persen, kelompok transportasi sebesar 0,33 persen, dan kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,01 persen.</span></p>
<p data-reader-unique-id="10"><span data-reader-unique-id="11">Sedangkan kelompok pengeluaran yang mengalami kenaikan indeks, yaitu kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,07 persen dan kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,15 persen.</span></p>
<p data-reader-unique-id="12"><span data-reader-unique-id="13">Selanjutnya kelompok kesehatan sebesar 0,16 persen, kelompok pendidikan sebesar 0,62 persen, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,13 persen, dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,25 persen.</span></p>
<p data-reader-unique-id="14"><span data-reader-unique-id="15">Sementara kelompok pengeluaran yang tidak mengalami perubahan, yaitu kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya. Tingkat inflasi tahun kalender (Januari–September) 2020 sebesar 0,89 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (September 2020 terhadap September 2019) sebesar 1,42 persen. (*)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/september-56-kota-alami-deflasi-dan-34-inflasi/">September, 56 Kota Alami Deflasi dan 34 Inflasi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BPS Canangkan Zona Integritas, Gubernur Sumbar beri Apresiasi</title>
		<link>https://prokabar.com/69514-2/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Jun 2020 05:52:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#bps]]></category>
		<category><![CDATA[#bpssumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#SumateraBarat]]></category>
		<category><![CDATA[#zonaintegritas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=69514</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengapresiasi pencanangan pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM)...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/69514-2/">BPS Canangkan Zona Integritas, Gubernur Sumbar beri Apresiasi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar — </strong>Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengapresiasi pencanangan pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumbar.</p>
<p>Gubernur yang hadir dalam pencanangan tersebut menjelaskan, reformasi birokrasi merupakan suatu keniscayaan yang semangatnya telah didengungkan semenjak 22 tahun silam, tepat ketika dimulainya era reformasi.</p>
<p>“Tidak ada istilah terlambat, tertunda, reformasi birokrasi adalah semangat antitesa dari Orde Baru, yang pelaksanaannya terus dilakukan secara bertahap,” sebut Gubernur Irwan di Kantor BPS Sumbar, Rabu (17/6).</p>
<p>Sebagai suatu perubahan yang mendasar Gubernur Irwan menuturkan bahwa perubahan mesti diawali dengan mindset dan prilaku Aparatur Sipil Negara (ASN).</p>
<p>Menurut Gubernur, pihaknya telah menerapkan beberapa area perubahan tersebut diantaranya melalui perubahan peraturan perundang-undangan, tata laksana, peningkatan SDM, SOP pelayanan publik dan sebagainya.</p>
<p>“Hal ini masuk dalam visi misi saya nomor dua yaitu reformasi birokrasi, itu sudah dari tahun 2010 yang lalu,” terangnya.</p>
<p>Terakhir Gubernur Irwan mengucapkan selamat kepada BPS Sumbar, dengan semangat zona integritas menuju WBK/WBBM<br />
diharapkan pelayanan kedepan menjadi semakin membaik.</p>
<p>“Harapan kami zona integritas merupakan wujud modal pelayanan publik yang baik kedepannya,” pungkas Gubernur Irwan.</p>
<p>Sementara Kepala BPS Provinsi Sumatera Barat Pitono mengatakan reformasi birokrasi merupakan salah satu langka awal mendukung program pemerintah.</p>
<p>Salah satunya untuk melakukan penataan terhadap sistem penyelenggaraan pemerintahan yang baik, efektif dan efisien sehingga dapat melayani masyarakat secara cepat, tepat dan profesional dalam mewujudkan Good Governance dan Clean Goverment.</p>
<p>Disamping itu ia menegaskan bahwa ASN semestinya dituntut agar bersih dan bebas Korupsi, Kolusi dan Nepotisme.</p>
<p>“ASN harus memberikan pelayanan prima, meningkatkan kapasitas dan akutabilitas kinerjanya,” tegas Pitono.</p>
<p>Selanjutnya Pitono mengatakan bahwa tantangan kedepan adalah bagaimana membangun kolaborasi dan elaborasi yang kuat dengan berbagai pemangku kepentingan khususnya dalam menghasilkan data yang berkualitas.</p>
<p>Pencanangan WBK/ WBBM di BPS Sumbar turut dihadiri Kepala Kajati Sumbar, Ketua Pengadilan Negeri Kota Padang, pimpinan OJK, Bank Indonesia, Komisi Informasi, Ombudsman beserta unsur Forkopimda lainnya. (<b>rel</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/69514-2/">BPS Canangkan Zona Integritas, Gubernur Sumbar beri Apresiasi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Inflasi Mei Tahun Ini Sebesar 0,07 Persen, Ini Faktornya</title>
		<link>https://prokabar.com/inflasi-mei-tahun-ini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Jun 2020 00:36:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[#bps]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Inflasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=68847</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Pada Mei 2020 Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat terjadi inflasi sebesar 0,07 persen. Kemudian dari 90 kota IHK, 67 kota mengalami inflasi...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/inflasi-mei-tahun-ini/">Inflasi Mei Tahun Ini Sebesar 0,07 Persen, Ini Faktornya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Pada Mei 2020 Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat terjadi inflasi sebesar 0,07 persen. Kemudian dari 90 kota IHK, 67 kota mengalami inflasi dan tertinggi terjadi di Tanjung Pandan sebesar 1,20 persen, 23 kota mengalami deflasi.</p>
<p data-reader-unique-id="4"><span data-reader-unique-id="5">Kepala BPS Suhariyanto, mengatakan inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran dan terbesar pada kelompok transportasi sebesar 0,87 persen.</span></p>
<p data-reader-unique-id="6"><span data-reader-unique-id="7">“Selain itu kelompok pengeluaran lainnya, kelompok kesehatan sebesar 0,27 persen, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,12 persen, serta kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,10 persen,” kata Suhariyanto.</span></p>
<p data-reader-unique-id="8"><span data-reader-unique-id="9">Lanjut Suhariyanto, tingkat inflasi tahun kalender (Januari–Mei) 2020 sebesar 0,90 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Mei 2020 terhadap Mei 2019) sebesar 2,19 persen.</span></p>
<p data-reader-unique-id="10"><span data-reader-unique-id="11">Komponen inti pada Mei 2020 mengalami inflasi sebesar 0,06 persen. Tingkat inflasi komponen inti tahun kalender (Januari– Mei) 2020 sebesar 0,84 persen dan tingkat inflasi komponen inti tahun ke tahun (Mei 2020 terhadap Mei 2019) sebesar 2,65 persen. (*)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/inflasi-mei-tahun-ini/">Inflasi Mei Tahun Ini Sebesar 0,07 Persen, Ini Faktornya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Inflasi Maret 2020 Cukup Terkendali</title>
		<link>https://prokabar.com/inflasi-maret-2020-cukup-terkendali/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Apr 2020 02:01:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#bps]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Inflasi]]></category>
		<category><![CDATA[#maret]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=63987</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Perkembangan harga berbagai komoditas pada Maret 2020 secara umum menunjukkan adanya kenaikan, meskipun jauh lebih landai dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya sehingga inflasi...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/inflasi-maret-2020-cukup-terkendali/">Inflasi Maret 2020 Cukup Terkendali</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-reader-unique-id="4"><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Perkembangan harga berbagai komoditas pada Maret 2020 secara umum menunjukkan adanya kenaikan, meskipun jauh lebih landai dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya sehingga inflasi cukup terkendali di bulan ini.</p>
<p data-reader-unique-id="7">Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suhariyanto, dilansir Kamis (2/4).</p>
<p data-reader-unique-id="9">”Berdasarkan hasil pemantauan BPS di 90 Kota inflasi, pada bulan Maret 2020 ini terjadi inflasi sebesar 0,10%. Dengan demikian inflasi per kalender adalah sebesar 0,76% dan inflasi tahunan dari Maret 2020 ke Maret 2019 adalah sebesar 2,96%, berarti ada di bawah 3%,” ujar Suhariyanto seraya memberikan penekanan bahwa dari angka tersebut dapat disimpulkan bahwa inflasi pada bulan Maret 2020 cukup terkendali.</p>
<p data-reader-unique-id="10">Lebih lanjut, Kepala BPS menyampaikan bahwa dari 90 kota ada 43 kota yang mengalami inflasi dan ada 47 kota yang mengalami inflasi.</p>
<p data-reader-unique-id="11">”Inflasi tertinggi terjadi di Lhokseumawe di mana inflasi bulan Maret adalah sebesar 0,64% dan kalau kita telusuri lebih dalam penyebab utamanya adalah kenaikan berbagai harga jenis ikan dan kemudian juga sumbangan kenaikan harga emas perhiasan,” imbuh Kepala BPS.</p>
<p data-reader-unique-id="12">Deflasi tertinggi, menurut Kepala BPS, terjadi di Timika, yaitu minus 1, 91% dan penyebab utamanya adalah turunnya tiket angkutan udara sehingga sumbangannya kepada deflasi adalah sebesar 0,77%.</p>
<p data-reader-unique-id="13">”Kalau kita bandingkan inflasi bulan Maret 2020 dengan inflasi pada bulan Februari 2020.  bisa dilihat di sana bahwa inflasi bulan Maret adalah 0,10% lebih rendah dibandingkan inflasi pada bulan Februari 2020 yang sebesar 0,28%,” ujarnya.</p>
<p data-reader-unique-id="14">Hal ini, menurut Kepala BPS, akan sama juga dengan inflasi tahunan dimana pada bulan Maret adalah 2, 96%, bulan Februari 2,98%, jadi inflasi pada bulan Maret ini lebih rendah dibandingkan bulan yang lalu.</p>
<p data-reader-unique-id="15">”Satu catatan yaang perlu digarisbawahi, bahwa pada akhir minggu di bulan April kita akan mulai memasuki bulan puasa. Karena itu, kita semua perlu siap-siap untuk betul-betul menjaga ketersediaan pasokan barang, kelancaran distribusi supaya harga-harga tetap terjangkau,” kata Kepala BPS.</p>
<p data-reader-unique-id="16">Dengan memperhatikan apa yang sudah dicapai pemerintah pada tahun lalu, sambung Kepala BPS, tentu diharapkan bahwa inflasi selama bulan Ramadan dan Lebaran tetap akan terkendali.</p>
<p data-reader-unique-id="17">”Inflasi bulan Maret adalah 0,10% dan dari 11 kelompok pengeluaran yang ada. Ada dua kelompok pengeluaran yang mengalami deflasi, yaitu kelompok pengeluaran transportasi yang mengalami deflasi 0,43% dan kemudian kelompok informasi komunikasi dan jasa keuangan yang mengalami deflasi sebesar 0,09%,” imbuhnya.</p>
<p data-reader-unique-id="18">Sementara kelompok pengeluaran yang lain, tambah Suhariyanto, mengalami inflasi meskipun tidak terlalu tinggi dan inflasi yang tertinggi terjadi pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya.</p>
<p data-reader-unique-id="19">”Kelompok makanan, minuman, dan tembakau, inflasinya adalah sebesar 0,10%, andil inflasinya adalah sebesar 0,03%,” katanya.</p>
<p data-reader-unique-id="20">Ada beberapa komoditas, lanjut Kepala BPS, yang dominan memberikan memberikan andil atau sumbangan inflasi pada kelompok ini, yaitu:</p>
<p data-reader-unique-id="21"><strong data-reader-unique-id="22">Pertama,</strong> adalah kenaikan telor ayam ras itu menyumbang andil inflasi sebesar 0,03%.</p>
<p data-reader-unique-id="23"><strong data-reader-unique-id="24">Kedua,</strong> adanya kenaikan bawang bombay sehingga menyumbang andil inflasi sebesar 0,03%.</p>
<p data-reader-unique-id="25"><strong data-reader-unique-id="26">Ketiga,</strong> kenaikan gula pasir di mana sumbangan atau andil inflasinya adalah sebesar 0,02%.</p>
<p data-reader-unique-id="27"><strong data-reader-unique-id="28">Keempat,</strong> kenaikan rokok kretek filter dan rokok putih masing-masing juga memberikan andil sebesar 0,01%.</p>
<p data-reader-unique-id="29">”Di sisi lain ada komoditas-komoditas yang mengalami penurunan harga, sehingga memberikan andil kepada deflasi pada kelompok ini, diantaranya adalah hargai cabai merah sudah turun drastis sehingga menyumbang andil inflasi sebesar 0,09%. Cabai rawit menyumbang andil inflasi sebesar 0,04%,” jelas Kepala BPS menguraikan komoditas-komoditas dominan yang memberikan andil inflasi dan deflasi pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau.</p>
<p data-reader-unique-id="30">Kemudian berikutnya, sambung Kepala BPS, yang mempunyai andil terbesar adalah kelompok transportasi pada bulan Maret 2020 ini mengalami deflasi sebesar 0,43% dan sumbangannya kepada deflasi adalah 0,05%.</p>
<p data-reader-unique-id="31">”Komoditas yang paling dominan memberikan andil kepada deflasi pada kelompok ini adalah adanya penurunan tarif angkutan udara dimana andil terhadap deflasinya adalah sebesar 0,26%,” sambungnya.</p>
<p data-reader-unique-id="32">Untuk kelompok penyediaan makanan, minuman, dan restoran, Kepala BPS menyampaikan bahwa terjadi inflasi 0,36% dengan dengan andil 0,03%, komoditas yang memberikan andil kepada inflasi adalah kenaikan harga untuk nasi dengan lauk pauk sebesar 0,01%.</p>
<p data-reader-unique-id="33">”Berikutnya adalah kelompok pengeluaran nomor 11 yang mengalami inflasi paling tinggi, yaitu 0,99% sehingga andilnya kepada inflasi adalah sebesar 0,06%. Di sana komoditas yang paling dominan memberikan sumbangan kepada inflasi adalah kenaikan emas perhiasan, sehingga andilnya kepada inflasi adalah sebesar 0,05%. Jadi itu yang menyebabkan terjadinya inflasi bulan Maret sebesar 0,10%,” jelasnya.</p>
<p data-reader-unique-id="34">Dari 3 komponen yang mengalami inflasi, lanjut Kepala BPS, yaitu komponen inti, dimana inflasinya adalah sebesar 0,29% dan andilnya kepada inflasi adalah 0,19%.</p>
<p data-reader-unique-id="35">”Untuk inflasi inti ini yang menyumbang besar kepada inflasi adalah emas perhiasan 0,05%, bawang bombay 0,03%, dan kemudian juga gula pasir 0,02%. Kita tahu bahwa pergerakan harga emas dipengaruhi pergerakan internasional,” urai Suhariyanto.</p>
<p data-reader-unique-id="36">Sementara untuk harga yang diatur pemerintah atau <em data-reader-unique-id="37">administr</em><em data-reader-unique-id="38">ative price, </em>menurut Suhariyanto, mengalami deflasi 0,19% dan sumbangannya kepada deflasi adalah 0,03%.</p>
<p data-reader-unique-id="39">”Di sana seperti saya sampaikan tadi ada penurunan tarif angkutan udara dengan andil deflasi 0,06%, meskipun masih ada kenaikan rokok kretek dan rokok filter yang masing-masing menyumbang kepada inflasi sebesar 0,01%,” tutur Kepala BPS.</p>
<p data-reader-unique-id="40">Sementara untuk kelompok <em data-reader-unique-id="41">floating price, </em>menurut Kepala BPS, mengalami deflasi dengan berbagai penurunan harga seperti cabai merah dan cabai rawit.</p>
<p data-reader-unique-id="42">”Jadi dari angka inflasi bulan Maret 2020 ini sekali lagi bisa saya simpulkan bahwa inflasi pada bulan Maret 2020 adalah sebesar 0, 10%. Penyebab utama inflasi pada bulan Maret 2020 adalah kenaikan harga emas perhiasan, kenaikan telur ayam ras, kenaikan bawang bombay, dan gula pasir,” tandasnya.</p>
<p data-reader-unique-id="43">Sebaliknya, tambah Kepala BPS, penghambat utama inflasi akan menyebabkan deflasi kareda ada turunnya harga cabai merah, tarif angkutan udara, dan harga cabai rawit.</p>
<p data-reader-unique-id="44">”Sementara dari sisi komponen inflasi pada bulan Maret ini didorong oleh inflasi inti yang utamanya disebabkan oleh kenaikan harga emas perhiasan,” tuturnya menyelesaikan penjelasan terkait inflasi di bulan Maret 2020. <strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/inflasi-maret-2020-cukup-terkendali/">Inflasi Maret 2020 Cukup Terkendali</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Aduh! Dua Tahun Terakhir Pertumbuhan Ekonomi Pessel Menurun, Ini Penyebabnya</title>
		<link>https://prokabar.com/aduh-dua-tahun-terakhir-pertumbuhan-ekonomi-pessel-menurun-ini-penyebabnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Mar 2020 12:43:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[#bps]]></category>
		<category><![CDATA[#MIN]]></category>
		<category><![CDATA[#Pessel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=62461</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pesisir Selatan, Prokabar &#8211; Dua tahun terakhir, laju pertumbuhan ekonomi Kabupate Pesisir Selatan (Pessel), Sumbar, terus mengalami penurunan. Bahkan, pada 2019, tercatat paling rendah...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/aduh-dua-tahun-terakhir-pertumbuhan-ekonomi-pessel-menurun-ini-penyebabnya/">Aduh! Dua Tahun Terakhir Pertumbuhan Ekonomi Pessel Menurun, Ini Penyebabnya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pesisir Selatan, Prokabar &#8211;</strong> Dua tahun terakhir, laju pertumbuhan ekonomi Kabupate Pesisir Selatan (Pessel), Sumbar, terus mengalami penurunan. Bahkan, pada 2019, tercatat paling rendah sejak 5 tahun terahir.</p>
<p>Kepala Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Pessel, Yudi Yos Elvin mengatakan, penyebabnya seiring melambatnya kinerja sektor primer (pertanian, kehutanan dan perkebunan) di daerah ini.</p>
<p>&#8220;Selain itu ditambah lagi dengan sektor industri pengolahan tumbuh negatif,&#8221; ujarnya pada Prokabar.com Kamis (12/3) di Painan.</p>
<p>Berdasarkan Pesisir Dalam Angka (PSDA) 2020 yang dirilis BPS, laju pertumbuhan ekonomi Pessel pada 2019 hanya 4,81 persen. Capaian kinerja pertumbuhan itu merupakan paling rendah sejak 2015.</p>
<p>Ketika itu, laju pertumbuhan 5.73 persen, turun menjadi 5,33 persen di 2016. Angka itu kembali naik 5,41 persen di 2017. Kemudian pada 2018-2019, masing-masingnya 5,35 persen dan 4,81 persen.</p>
<p>Pada 2019, lanjutnya, sektor pertanian, kehutanan dan perkebunan hanya mampu tumbuh 2.82 persen atau turun dari tahun lalu yang mencapai 3.43 persen.</p>
<p>Bahkan, industri pengolahan tumbuh minus 5.30 persen, dari 2018 yang sempat tumbuh positif 3.13 persen. &#8220;Padahal kedua sektor tersebut merupakan sektor unggulan daerah,&#8221; terangnya.</p>
<p>Seiring itu, dirinya meminta Pemkab Pessel fokus pada sektor primer. Sebab, sektor pertanian, perkebunan dan kehutanan penyumbang tertinggi dalam Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB), mencapai 38.27 persen.</p>
<p>Apalagi, sektor primer menyangkut hajat hidup orang banyak. Serapan tenaga kerjanya lebih dari 40 persen. Lebih dari itu, meningkatkan peranan sektor pariwisata.</p>
<p>Maraknya pariwisata daerah, katanya, belum mampu memberikan nilai tambah terhadap laju pertumbuhan ekonomi. Selama ini, geliat paiwisata Pessel hanya dinikmati Kota Padang.</p>
<p>&#8220;Seperti perhotelan dan oleh-oleh, misalnya. Pessel belum memiliki produk unggulan yang dapat dijadikan sebagai ciri,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Secara terpisah, Wakil Ketua DPRD Jamalus Yatim menegaskan, pihanya mempertanyakan faktor penyebabnya pada bupati sebagai pimpinan daerah.</p>
<p>&#8220;Nanti akan kami tanyakan solusinya pada bupati. Bupati harus segera menyikapi trend perlambatan pertumbuhan ini,&#8221; tutupnya,<strong>(min)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/aduh-dua-tahun-terakhir-pertumbuhan-ekonomi-pessel-menurun-ini-penyebabnya/">Aduh! Dua Tahun Terakhir Pertumbuhan Ekonomi Pessel Menurun, Ini Penyebabnya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BPS Gandeng Mahasiswa UNP untuk Sukseskan Sensus Penduduk 2020</title>
		<link>https://prokabar.com/bps-gandeng-mahasiswa-unp-untuk-sukseskan-sensus-penduduk-2020/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Mar 2020 01:52:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#bps]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#sensuspenduduk2020]]></category>
		<category><![CDATA[#UNP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=62322</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Barat menyelenggarakan Rapat Koordinasi Kampus (Rakorpus) SP 2020 yang melibatkan perguruan tinggi dan mahasiswa juruan Statistika...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bps-gandeng-mahasiswa-unp-untuk-sukseskan-sensus-penduduk-2020/">BPS Gandeng Mahasiswa UNP untuk Sukseskan Sensus Penduduk 2020</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar — </strong>Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Barat menyelenggarakan Rapat Koordinasi Kampus (Rakorpus) SP 2020 yang melibatkan perguruan tinggi dan mahasiswa juruan Statistika Universitas Negeri Padang (UNP).</p>
<p data-reader-unique-id="4"><span data-reader-unique-id="5">Rakor tersebut, dalam rangka mensukseskan penyelenggaraan Sensus Penduduk Tahun 2020 (SP 2020), sekaligus pengukuhan secara resmi mahasiswa sebagai “sahabat sensus”, yang digelar di Aula Fakultas MIPA UNP, kemarin (10/3).</span></p>
<p data-reader-unique-id="6"><span data-reader-unique-id="7">Gubernur Sumatera Barat  Irwan Prayitno dalam arahannya memberikan apresiasi kepada mahasiswa UNP yang ikut serta secara aktif dalam mensosialisasikan program SP 2020.</span></p>
<p data-reader-unique-id="9"><span data-reader-unique-id="10">Dijelaskan bahwa mahasiswa sebagai sahabat sensus memiliki peran yang begitu besar dengan mengajak dan membimbing orang-orang di lingkungan perguruan tinggi masing-masing, serta keluarga dan masyarakat sekitar untuk melakukan sensus online.</span></p>
<p data-reader-unique-id="11"><span data-reader-unique-id="12">Menurut Irwan, kegiatan sensus penduduk ini sangat penting dan manfaatnya luar biasa. </span></p>
<p data-reader-unique-id="13"><span data-reader-unique-id="14">Ini merupakan bentuk ajakan untuk bergandengan tangan membangun indonesia melalui data, karna data kependudukan merupakan data dasar untuk membuat perencanaan di berbagai bidang.</span></p>
<p data-reader-unique-id="15"><span data-reader-unique-id="16">&#8220;Oleh karena itu sangatlah penting untuk dapat memiliki data kependudukan yang akurat,” jelasnya.</span></p>
<p data-reader-unique-id="17"><span data-reader-unique-id="18">Rakorpus dilakukan dalam bentuk diskusi panel dengan sejumlah narasumber, diantaranya Kepala BPS Sumbar Pitono, Krido Saptono dan Imam Teguh Raharto yang juga berasal dari BPS Sumbar.</span></p>
<p data-reader-unique-id="19"><span data-reader-unique-id="20">Di sela pelaksanaan Rakorpus, dimeriahkan dengan BPS Bend dan kuis SP 2020 yang membuat acara semakin meriah, di akhir acara dilakukan foto bersama dengan salam sahabat sensus “Saya Sahabat Sensus Siap Mencatat Indonesia”. (*)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bps-gandeng-mahasiswa-unp-untuk-sukseskan-sensus-penduduk-2020/">BPS Gandeng Mahasiswa UNP untuk Sukseskan Sensus Penduduk 2020</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gubernur Sumbar Canangkan Pelaksanaan Sensus Penduduk 2020</title>
		<link>https://prokabar.com/gubernur-sumbar-canangkan-pelaksanaan-sensus-penduduk-2020/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Feb 2020 10:21:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#bps]]></category>
		<category><![CDATA[#GubernurSumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#sensuspenduk2020]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=60104</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno mencanangkan pelaksanaan Sensus Penduduk (SP) tahun 2020 di Padang, Selasa (18/02). Gubernur Irwan menyambut baik pelaksanaan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/gubernur-sumbar-canangkan-pelaksanaan-sensus-penduduk-2020/">Gubernur Sumbar Canangkan Pelaksanaan Sensus Penduduk 2020</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar &#8211;</strong> Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno mencanangkan pelaksanaan Sensus Penduduk (SP) tahun 2020 di Padang, Selasa (18/02).</p>
<p>Gubernur Irwan menyambut baik pelaksanaan SP kali ini dilaksanakan dengan dua cara. Selain melalui pemanfaatan teknologi informasi juga dilakukan dengan wawancara langsung.</p>
<p>“Pemanfaatan teknologi adalah sebuah keniscayaan, dan penyelenggaraan SP secara online merupakan suatu bentuk kemajuan,” paparnya.</p>
<p>Menurut Gubernur Irwan, pihaknya optimis pelaksanaan SP secara online akan menjadi sangat efektif, cepat, mudah dan efisien.</p>
<p>“Hanya dengan Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP), kita bisa mengikuti sensus penduduk secara online dengan mengisi data-data kependudukan pada website yang telah disediakan,” tutur Irwan.</p>
<figure id="attachment_60105" aria-describedby="caption-attachment-60105" style="width: 800px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG_20200218_171657.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-60105" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG_20200218_171657.jpg" alt="" width="800" height="450" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG_20200218_171657.jpg 800w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG_20200218_171657-300x169.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG_20200218_171657-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></a><figcaption id="caption-attachment-60105" class="wp-caption-text">Gubernur Sumbar Irwan Prayitno melakukan pengisian data kependudukan usai pencanangan Sensus Penduduk 2020.</figcaption></figure>
<p>Sensus penduduk secara online dimulai pada tanggal 15 Februari sampai 31 Maret 2020, sedangkan tahapan wawancara akan dilangsungkan pada bulan 1-31 Juli 2020.</p>
<p>Lebih lanjut Gubernur Irwan mengajak kepada seluruh masyarakat, serta pemangku kepentingan terkait di Provinsi Sumatera Barat untuk ikut melaksanakan dan mensukseskan pelaksanaan SP tahun 2020.</p>
<p>&#8220;Hanya butuh waktu kurang lebih lima menit, masukkan data yang benar dan akurat, karena data inilah yang akan dijadikan rujukan dalam merumuskan kebijakan nantinya,” pungkas Irwan.</p>
<p>Sementara Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar, Pitono mengatakan SP Online ini merupakan upaya yang dilakukan untuk penyempurnaan data kependudukan.</p>
<p>“SP online telah dimulai pada tanggal 15 Februari yang lalu, namun partisipasi masyarakat khususnya di Provinsi Sumbar masih rendah, masih sekitar 0,16 persen dari jumlah penduduk,” sebutnya.</p>
<p>Untuk itu pihaknya berharap kepada seluruh aparatur pada instansi pemerintah dan seluruh masyarakat untuk ikut mensukseskan SP online ini agar data-data kependudukan yang akurat bisa didapat.</p>
<p>Turut hadir unsur pimpinan dari Forkompimda Sumbar, perwakilan instansi vertikal, OPD di lingkungan Pemprov Sumbar serta awak media cetak dan elektronik. <strong>(mbb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/gubernur-sumbar-canangkan-pelaksanaan-sensus-penduduk-2020/">Gubernur Sumbar Canangkan Pelaksanaan Sensus Penduduk 2020</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dalam Tujuh Tahun Terakhir, Pariaman Catat Angka Kemiskinan Terendah</title>
		<link>https://prokabar.com/dzalim-tujuh-tahun-terakhir-pariaman-catat-angka-kemiskinan-terendah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Feb 2020 02:00:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[#bps]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kemiskinan]]></category>
		<category><![CDATA[#Pariaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=58728</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pariaman, Prokabar — Wali kota Pariaman Genius Umar menyampaikan bahwa Kota Pariaman tahun 2019 yang lalu, mencatat penurunan angka kemiskinan yang cukup drastis. Indeks angka...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/dzalim-tujuh-tahun-terakhir-pariaman-catat-angka-kemiskinan-terendah/">Dalam Tujuh Tahun Terakhir, Pariaman Catat Angka Kemiskinan Terendah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pariaman, Prokabar — </strong>Wali kota Pariaman Genius Umar menyampaikan bahwa Kota Pariaman tahun 2019 yang lalu, mencatat penurunan angka kemiskinan yang cukup drastis.</p>
<p class="p1"><span class="s1">Indeks angka kemiskinan tersebut tidak saja mengalami penurunan dari tahun 2018, tetapi juga merupakan pencapaian terendah dengan persentase penurunan tertinggi dalam 7 tahun terakhir.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pariaman telah merilis data tahun 2019 yang mengatakan bahwa angka kemiskinan di Kota Pariaman pada tahun 2019, turun menjadi 4,76%, dimana pada tahun 2018 berada pada besaran 5,03% dan 5,23% di tahun 2017.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">BPS Kota Pariaman juga merilis bahwa perkembangan tingkat pengangguran terbuka juga mengalami penurunan diangka 5,42%, dimana pada tahun 2018 berada pada persentase 5,72% dan 5,97% ditahun 2017.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sedangkan perkembangan Indeks Gini (Gini Ratio) juga mengalami penurunan di tahun 2019 sebesar 0.300, tahun 2018 sebesar 0.316 sedangkan pada tahun 2017 berada pada angka 0.301.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Dari capaian Indikator Makro daerah tahun 2019, dapat terlihat bahwa capaian tingkat kemiskinan 4,76%, melampaui target RPJMD yang telah dicanangkan yaitu sebesar 4,80 %,” ucapnya dilansir dari MC Pariaman, Selasa (4/2).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sementara itu, tingkat pengganguran tahun 2019 sebesar 5,42% juga melampaui target yang telah dipatok sebesar 5,47%. “Sedangkan Indeks Gini Ratio tahun 2019 sebesar 0.300 juga melampaui target 0.285,” ungkapnya lebih lanjut</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Genius Umar juga menjelaskan, target angka pengangguran bisa tercapai salah satunya adalah berkat perkembangan pariwisata pariaman yang tumbuh pesat, yang telah mampu menjadi lokomotif untuk menggerakan ekonomi pariaman.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dalam penurunan angka kemiskinan, pihaknya menggunakan Basis Data Terpadu (BDT) sebagai data sasaran dalam pelaksanaan program pengentasan kemiskinan, seperti bantuan sosial, pemberdayaan masyarakat dan bantuan akses permodalan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Kita di Pemerintah Kota Pariaman, terus mensinergikan seluruh program yang dilaksanakan mulai dari tingkat Kota Pariaman, Provinsi Sumatera Barat sampai ke Pemerintah Pusat,” tuturnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Wali Kota Pariaman juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh OPD dan pihak terkait yang telah bersinergi dalam program pengentasan kemiskinan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Serta penurunan angka pengangguran di Kota Pariaman, dengan harapan kinerja tersebut dapat ditingkatkan untuk tahun berikutnya. (*)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/dzalim-tujuh-tahun-terakhir-pariaman-catat-angka-kemiskinan-terendah/">Dalam Tujuh Tahun Terakhir, Pariaman Catat Angka Kemiskinan Terendah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemendagri Serahkan Data Kependudukan Ke BPS, Ini Tujuannya</title>
		<link>https://prokabar.com/kemendagri-serahkan-data-kependudukan-ke-bps-ini-tujuannya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Dec 2019 03:41:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#bps]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Kemendagri]]></category>
		<category><![CDATA[#sensuspenduk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=53836</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Sekretaris  Direktorat Jenderal (Ditjen) Kependudukan dan Catatan Sipil ( Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) I Gede Suratha, mengatakan pihaknya menyerahkan data kependudukan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kemendagri-serahkan-data-kependudukan-ke-bps-ini-tujuannya/">Kemendagri Serahkan Data Kependudukan Ke BPS, Ini Tujuannya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Sekretaris  Direktorat Jenderal (Ditjen) Kependudukan dan Catatan Sipil ( Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) I Gede Suratha, mengatakan pihaknya menyerahkan data kependudukan kepada Badan Pusar Statistik (BPS), yang akan digunakan sebagai basis sensus.</p>
<div dir="auto">Diantaranya, Nomor Induk Kependudukan (NIK), nama lengkap, alamat, dan hal lainnya yang biasanya ada di Kartu Keluarga (KK).</p>
<p>&#8220;Karena aturannya memang sudah memungkinkan memang (data) diserahkan kepada BPS jadi ada KK, ada nama, ada NIK, dan seterusnya, ada tempat tanggal lahir, dan sebagainya,&#8221; kata Gede, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (7/12).</p>
<p>Menurut Gede, hasil dari Sensus Kependudukan 2020 itu juga bisa diakses Kemendagri nantinya. Hal itu untuk memperbarui data kependudukan yang sudah ada.</p>
<p>Gede mencontohkan, bisa saja ada warga yang masih memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP), tetapi ketika petugas sensus datang ke lapangan ditemukan orang itu sudah meninggal. Hal itu memungkinkan karena keluarganya belum melapor dan mengurus akta kematian orang yang bersangkutan.</p>
<p>Dukcapil di masing-masing daerah, kata Gede, bisa meminta keluarga untuk segera mengurus administrasi kependudukan. Dengan demikian data kependudukan yang dimiliki Dukcapil juga mutakhir.</p>
<p>&#8220;Tercatat di Dukcapil kan masih hidup dia karena nggak dilaporkan. Berdasarkan data ini Sensus Penduduk, nanti dukcapil itu akan berperan aktifnya berhubungan dengan Kepala Keluarga tersebut agar mengurus surat akta kematian, jadi nanti akan memperbaiki data-data Dukcapil,&#8221; tuturnya.</p></div>
<div dir="auto">
<div dir="auto">Sebelumnya, Deputi Bidang Statistik Sosial Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono mengatakan, pihaknya akan memakai data Ditjen Dukcapil Kemendagri, sebagai basis Sensus Kependudukan tahun 2020. (*)</div>
</div>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kemendagri-serahkan-data-kependudukan-ke-bps-ini-tujuannya/">Kemendagri Serahkan Data Kependudukan Ke BPS, Ini Tujuannya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BPS Sosialisasi Sensus Penduduk Tahun 2020</title>
		<link>https://prokabar.com/bps-sosialisasi-sensus-penduduk-tahun-2020/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Dec 2019 15:00:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#bps]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#sensuspenduk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=53571</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) K. Suhariyanto mengemukakan pentingnya data statistik. Ia mengibaratkan, kalau kita tidak punya data, hidup ini seperti tanpa...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bps-sosialisasi-sensus-penduduk-tahun-2020/">BPS Sosialisasi Sensus Penduduk Tahun 2020</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) K. Suhariyanto mengemukakan pentingnya data statistik. Ia mengibaratkan, kalau kita tidak punya data, hidup ini seperti tanpa pelita.</p>
<p>“Bagaimana membuat program kalau tidak punya data dari waktu ke waktu?,” kata Suhariyanto pada Forum Tematik Bakohumas “Peran Sentral Bakohumas dalam Pelaksanaan Sensus Penduduk 2020”, yang diselenggarakan di Hotel Best Western, Mangga Dua, Jakarta, Rabu (4/12).</p>
<p>Kepala BPS itu mengutip pernyataan Presiden Joko Widodo dalam Pidato Kenegaraan 16 Agustus 2019, bahwa data adalah jenis kekayaan baru bangsa kita. Kini data lebih berharga dari minyak. Oleh karena itu, kedaulatan data harus diwujudkan. Hak warga negara atas data pribadi harus dilindungi. Regulasinya harus segera disiapkan, tidak boleh ada kompromi.</p>
<p>Kondisi saat ini, lanjut Kepala BPS Suhariyanto, sulit mencari data pemerintah, karena adanya perbedaan data statistik antarinstansi, perbedaan data geospasial antarinstansi. Untuk itu dibuat Peraturan Presiden No 39 tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia.</p>
<p>Menurut Kepala BPS, data yang dihasilkan produsen data harus memenuhi syarat: 1. Memenuhi standar data; 2. Memiliki metadata;  3. Memenuhi kaidah interoperabilitas data; dan 4. Menggunakan kode referensi dan/atau data induk.</p>
<p>Terkait hal itu, Suhariyanto mengemukakan, BPS akan melakukan Sensus Penduduk 2020. Sensus Penduduk yang digelar 10 tahun sekali ini merupakan sensus penduduk yang ke-7 dilakukan pemerintah.</p>
<p>Sensus Penduduk 2020, lanjut Kepala BPS, dilakukan dengan tujuan: 1. Menyediakan data dan jumlah, komposisi, distribusi, dan karakteristik penduduk Indonesia menuju Satu Data Kependudukan Indonesia <em>(De Facto De Jure</em>); dan 2. Menyediakan parameter demografi dan proyeksi penduduk (fertilitas, mortalitas dan migrasi) serta karakteristik penduduk lainnya untuk keperluan proyeksi penduduk.</p>
<p>“Manfaat Sensus Penduduk 2020 adalah dapat mengetahui proyeksi penduduk; mengetahui jumlah penduduk, mengetahui jumlah masyarakat produktif pada bonus demografi, mengetahui jumlah lansia,” terang Suhariyanto.</p>
<p>Sensus Penduduk 2020 akan dilaksanakan mulai 15 Februari 2020, dimulai sensus penduduk <em>online</em>. Untuk daerah-daerah yang sulit internet petugas akan datang pada Juli 2020.</p>
<p>“BPS ingin, rekan-rekan dari K/L turut membantu penyebarluasan informasi mengenai Sensus Penduduk dan mengajak kerabatnya untuk melakukan Sensus Penduduk,” pinta Suhariyanto. (*/<b>hdp</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bps-sosialisasi-sensus-penduduk-tahun-2020/">BPS Sosialisasi Sensus Penduduk Tahun 2020</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 42/249 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/13 queries in 0.017 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 05:38:42 by W3 Total Cache
-->