<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#bppt Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/bppt/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/bppt/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 08 Jun 2021 13:35:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#bppt Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/bppt/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Peringati Hari Laut Sedunia dan HUT ke 43, BPPT Kembangkan Teknologi Canggih Peringatan Dini Tsunami</title>
		<link>https://prokabar.com/peringati-hari-laut-sedunia-dan-hut-ke-43-bppt-kembangkan-teknologi-canggih-peringatan-dini-tsunami/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Jun 2021 13:35:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[#beb]]></category>
		<category><![CDATA[#bppt]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Tsunami]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=88725</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tangerang, Prokabar &#8211; Bertepatan dengan peringatan Hari Laut Sedunia 8 Juni, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) juga merayakan hari jadinya yang ke 43...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/peringati-hari-laut-sedunia-dan-hut-ke-43-bppt-kembangkan-teknologi-canggih-peringatan-dini-tsunami/">Peringati Hari Laut Sedunia dan HUT ke 43, BPPT Kembangkan Teknologi Canggih Peringatan Dini Tsunami</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tangerang, Prokabar &#8211;</strong> Bertepatan dengan peringatan Hari Laut Sedunia 8 Juni, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) juga merayakan hari jadinya yang ke 43 tahun.</p>
<p>Menandai pertambahan usianya, BPPT tengah menerapkan Teknologi Sistem Peringatan Dini Tsunami. Sebagai sosialisasi kepada masyarakat terkait usahanya, BPPT menggelar media gathering dengan tema &#8216;Teknologi Deteksi Tsunami Berbasis Buoy, Kabel Serat Optik, dan Akustik Tomografi&#8217;.</p>
<p>&#8220;BPPT telah menyusun desain besar peta jalan teknologi mitigasi dengan mengoperasikan InaBuoy di 13 lokasi, InaCBT di 7 lokasi, InaCAT di 3 lokasi dan didukung dengan pengolahan kecerdasan artifisial. Semua Teknologi InaTEWS ditargetkan akan beroperasi penuh pada tahun 2024,” terang Kepala BPPT Hammam Riza di Gedung Geostech, Puspiptek, Tangerang Selatan.</p>
<p>Riza menuturkan, sistem pendeteksi dini bencana dasar laut dibutuhkan bagi wilayah Indonesia.</p>
<p>Pasalnya, Indonesia berada di zona Ring of Fire karena letak geografisnya berada di antara pertemuan 3 lempeng tektonik besar yakni lempeng Eurasia, Indo-Australia, dan Pasifik.</p>
<p>&#8220;Pertemuan tiga lempeng besar itu menjadikan Indonesia terkategori sebagai zona rawan gempa,&#8221; sambung Riza.</p>
<p>Ditambah, Indonesia sebagai negara dengan garis pantai terpanjang kedua di dunia higga daerah padat penduduk seperti mayoritas Pulau Sumatera, sebagian besar Pulau Jawa, Bali, NTT, Sulawesi, hingga Ambon merupakan daerah yang rawan akan terjadinya gempa bumi dan hanya sebagian kecil Pulau Jawa bisa dikatakan aman dari ancaman gempa.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-large wp-image-88726" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/06/CCA8F102-4D67-4C3D-B0AA-50F35AD6A3F2-1024x592.jpeg" alt="" width="1000" height="578" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/06/CCA8F102-4D67-4C3D-B0AA-50F35AD6A3F2-1024x592.jpeg 1024w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/06/CCA8F102-4D67-4C3D-B0AA-50F35AD6A3F2-300x173.jpeg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/06/CCA8F102-4D67-4C3D-B0AA-50F35AD6A3F2-768x444.jpeg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/06/CCA8F102-4D67-4C3D-B0AA-50F35AD6A3F2.jpeg 1280w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&#8220;Melihat dari kondisi tersebut serta histori kebencanaan, upaya mitigasi bencana terintegrasi sudah sepatutnya diterapkan di Indonesia,&#8221; tambahnya lagi.</p>
<p>Di sisi lain, sejumlah peristiwa bencana alam seperti bencana besar di Tahun 2018 yang menerpa Lombok, Palu, dan Selat Sunda menjadi pengalaman berharga bagi semua pihak dalam memperingatkan datangnya bencana sedini mungkin.</p>
<p>Hal tersebut juga sesuai arahan Perintah Presiden (Perpres) Nomor 93 Tahun 2019 tentang Penguatan dan Pengembangan Sistem Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami.</p>
<p>&#8220;Sensor tsunami dari InaTEWS BPPT dapat mengirimkan data secara berkesinambungan kepada BMKG dan BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) untuk kemudian disebarluaskan kepada masyarakat sebagai upaya mitigasi bencana tsunami di Indonesia,&#8221; jelasnya. (<strong>beb</strong>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/peringati-hari-laut-sedunia-dan-hut-ke-43-bppt-kembangkan-teknologi-canggih-peringatan-dini-tsunami/">Peringati Hari Laut Sedunia dan HUT ke 43, BPPT Kembangkan Teknologi Canggih Peringatan Dini Tsunami</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BBTMC Kembangkan Teknologi Berbasis AI dalam operasi TMC Karhutla</title>
		<link>https://prokabar.com/bbtmc-kembangkan-teknologi-berbasis-ai-dalam-operasi-tmc-karhutla/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Nov 2020 03:20:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[#bppt]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#tmc]]></category>
		<category><![CDATA[karhutla]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=77336</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)  melalui Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca (BBTMC) mengembangkan aplikasi berbasis AI (artificial Intelligence). Sistem ini akan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bbtmc-kembangkan-teknologi-berbasis-ai-dalam-operasi-tmc-karhutla/">BBTMC Kembangkan Teknologi Berbasis AI dalam operasi TMC Karhutla</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)  melalui Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca (BBTMC) mengembangkan aplikasi berbasis AI (artificial Intelligence). Sistem ini akan diterapkan dalam operasi TMC (Teknologi Modifikasi Cuaca) karhutla di masa depan.</p>
<p data-reader-unique-id="3">Sistem ini dikenalkan dalam pameran  Indonesia Artificial Intelligence Summit 2020  yang digelar 11-13 November.</p>
<p data-reader-unique-id="4">&#8220;AI Karhutla dikembangkan dalam kerangka menghasilkan suatu perspektif baru dalam memahami profil parameter hidrometeorologi yang kemudian diolah mengikuti kaidah proses AI untuk menghasilkan indikator tingkat ancaman kejadian karhutla ke depan,” ujar Jon Arifian, Kepala BBTMC-BPPT dilansir Kamis (12/11).</p>
<p data-reader-unique-id="5">Analisis hasil prediksi ini, lanjut Jon Arifian,  dapat menjadi referensi pemangku kepentingan di pusat dan daerah dalam menentukan kebijakan upaya mitigasi terhadap potensi bencana karhutla dengan cara pembasahan lahan gambut melalui TMC.</p>
<p data-reader-unique-id="6">Halda Aditya Belgaman, perekayasa muda sekaligus koordinator  AI Karhutla  BBTMC menjelaskan, sistem ini khusus dibuat untuk memprediksikan TMA (Tinggi Muka Air) lahan gambut dalam 3 bulan ke depan.</p>
<p data-reader-unique-id="7">Data prakiraan dalam jangka waktu panjang ini, lanjut Aditya, diperlukan mengingat pengalaman selama ini, dibutuhkan waktu dalam merencanakan dan melaksanakan operasi TMC di daerah bencana karhutla.</p>
<p data-reader-unique-id="8">“Hasil dari analisis korelasi antara hotspot dengan tinggi muka air tanah nantinya dapat memberikan gambaran kepada BBTMC mengenai daerah-daerah rawan karhutla. Daerah-daerah rawan ini nantinya menjadi daerah prioritas penyemaian awan,” ujar Aditya.</p>
<p data-reader-unique-id="9">Alur sistem AI TMC Karhutla ini menggabungkan data observasi TMAT (tinggi muka air tanah) dari lapangan (SIPALAGA, SMOKIES), kemudian melalui proses data engineering (<em data-reader-unique-id="10">quality check,</em>data <em data-reader-unique-id="11">preparation</em>, data <em data-reader-unique-id="12">aggregation</em>) dan proses data science (test model dengan berbagai algoritma). Hasil prakiraan model berikutnya ditampilkan dalam aplikasi atau website.</p>
<p data-reader-unique-id="13">“Porsi AI disini adalah proses <em data-reader-unique-id="14">forecasting</em>menggunakan algoritma yang ada. dilakukan di proses data <em data-reader-unique-id="15">science</em>. Algoritma machine learning juga digunakan pada tahap <em data-reader-unique-id="16">clustering hotspot,</em>” ujar Aditya.</p>
<p data-reader-unique-id="17">Yudi Anantasena, Deputi Bidang Teknologi Pengembangan Sumber Daya Alam BPPT mengatakan sistem AI TMC Karhutla yang saat ini dibuat untuk membantu merencanakan kapan operasi TMC harus dilakukan untuk pembasahan lahan gambut .</p>
<p data-reader-unique-id="18">Tahun-tahun sebelumnya BPPT kerap diminta melaksanakan TMC pada saat bencana karhutla sudah terjadi, yaitu biasanya di puncak musim kering dimana awan-awan potensial sudah sangat berkurang, sehingga TMC menjadi kurang efektif.</p>
<p data-reader-unique-id="19">Sistem AI TMC Karhutla akan ditargetkan di 6 provinsi rawan karhutla yang sudah memiliki sensor observasi TMA, yaitu Jambi, Sumsel, Riau, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat. Pada saat pengembangan awal, dengan melibatkan IBM, Kabupaten OKI (Ogan Komering Ilir) dijadikan daerah pilot project. “Saat ini dalam pengembangan prototipe sudah dilakukan di 6 provinsi tersebut,” ujar Yudhi.</p>
<p data-reader-unique-id="20">Selain IBM, BPPT juga melibatkan BRG (Badan Restorasi Gambut) dan BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika), KLHK serta BNPB dalam implementasi sistem ini.  Prototipe pengembangan TMC berbasis AI untuk penanggulangan Karhulta dapat dilihat pada laman: http://wxmod.bppt.go.id/index.php/riset/ai-karhutla. (<b>rel</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bbtmc-kembangkan-teknologi-berbasis-ai-dalam-operasi-tmc-karhutla/">BBTMC Kembangkan Teknologi Berbasis AI dalam operasi TMC Karhutla</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BPPT dan TFRIC-19 Siapkan Screening Covid-19</title>
		<link>https://prokabar.com/bppt-dan-tfric-19-siapkan-screening-covid-19/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Apr 2020 02:47:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#bppt]]></category>
		<category><![CDATA[#covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#TFRIC-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=65152</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) bersinergi dengan Task Force Riset dan Inovasi Teknologi untuk Penanganan Covid-19 (TFRIC-19). Berbagai produk teknologi sudah...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bppt-dan-tfric-19-siapkan-screening-covid-19/">BPPT dan TFRIC-19 Siapkan Screening Covid-19</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) bersinergi dengan <em data-reader-unique-id="3">Task Force Riset</em> dan Inovasi Teknologi untuk Penanganan Covid-19 (TFRIC-19). Berbagai produk teknologi sudah dihasilkan, seperti <em data-reader-unique-id="4">mobile hand washer</em>, hingga aplikasi Covid<em data-reader-unique-id="5">Track</em>.</p>
<p data-reader-unique-id="6">Saat ini juga sedang disempurnakan <em data-reader-unique-id="7">portable ventilator</em>untuk diproduksi massal oleh industri. Tak hanya itu, Kepala BPPT Hammam Riza menyebutkan,  dalam waktu dekat akan diluncurkan <em data-reader-unique-id="8">Rapid Diagnostic Test</em>(RDT) Kit untuk mendeteksi Covid-19, atau biasa dikenal publik dengan sebutan<em data-reader-unique-id="9"> screening</em> virus Corona.</p>
<p data-reader-unique-id="10">BPPT bersama TFRIC19, juga berada dalam koordinasi Konsorsium Covid-19 yang dibentuk Kementerian Riset dan Teknologi, saat ini tengah membuat dua tipe RDT kit, untuk mendeteksi cepat virus corona (SARS-Cov-2). Kedua tipe perangkat tersebut yakni, RDT deteksi antibodi IgG/IgM, dan RDT deteksi antigen micro-chip.</p>
<p data-reader-unique-id="11">“Mohon dukungan dan doa dari semua pihak, agar RDT deteksi antibodi IgG/IgM dapat diproduksi bulan Mei. Saat ini, kami terus melakukan percepatan pengembangan purwarupa RDT IgG IgM, dan RDT micro-chip,” kata Hammam, seperti dalam keterangan tertulisnya yang diterima, Kamis (16/4).</p>
<p data-reader-unique-id="12">Hammam menuturkan, bahwa RDT buatan anak bangsa ini memiliki kelebihan, yakni lebih sensitif dan spesifik dalam mendeteksi virus corona dibandingkan test kit impor.  Dikarenakan RDT tersebut, menggunakan strain virus dari orang Indonesia dalam pengembangannya.</p>
<p data-reader-unique-id="13">“Kami targetkan sensitivitas RDT akan lebih tinggi dalam mendeteksi Covid-19 di Indonesia dengan menggunakan strain virus dari pasien positif Indonesia.  Tentu hal ini, berbeda dengan RDT kit yang diproduksi luar negeri, karena kit impor tersebut menggunakan strain virus dari negara lain,” jelas Hammam.</p>
<p data-reader-unique-id="14">Hammam juga merinci, bahwa upaya pengembangan RDT kit terus dilakukan oleh BPPT bersama TFRIC19 yang diantaranya terdiri dari UGM, ITB, dan industri.</p>
<p data-reader-unique-id="15">Perlu diketahui  purwarupa RDT IgG/IgM ini dikembangkan dalam bentuk strip. Produk RDT IgG/IgM buatan Indonesia ini, akan mampu mendeteksi secara cepat dalam waktu 5-10 menit dengan meneteskan darah atau serum pada alat RDT IgG/IgM.</p>
<p data-reader-unique-id="16">Sementara perangkat RDT <em data-reader-unique-id="17">micro-chip</em>, merupakan alat deteksi antigen yang menggunakan micro-chip. Alat ini mampu mendeteksi secara dini keberadaan virus covid-19 pada pasien dalam pengawasan (PDP), orang dalam pemantauan (ODP) atau orang tanpa gejala (OTG) dengan menggunakan sensor <em data-reader-unique-id="18">Surface Plasmon Resonance</em> (SPR). Dalam 1 micro-chip dapat mendeteksi sekaligus 8 sampel dengan sampel bisa langsung dari swab.</p>
<p data-reader-unique-id="19">“Saat ini, progress pengembangan kedua tipe RDT kit masih dalam tahap disain dan akan diuji validasi dengan menggunakan isolat RNA, yang dimiliki oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan, dan juga LBM Eijkman.</p>
<p data-reader-unique-id="20">“Kami akan terus mengakselerasi, agar produk ini dapat segera digunakan untuk mendukung percepatan penanganan pandemik virus COVID-19 secara nasional,” ungkap  Hammam. <strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bppt-dan-tfric-19-siapkan-screening-covid-19/">BPPT dan TFRIC-19 Siapkan Screening Covid-19</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 32/77 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/13 queries in 0.015 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 20:14:34 by W3 Total Cache
-->