<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#BNPB Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/bnpb/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/bnpb/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 25 Jul 2026 15:17:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#BNPB Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/bnpb/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>BNPB Serahkan Tiga Unit Huntap Mandiri Berbahan Sepablock, PT Semen Padang Sampaikan Apresiasi</title>
		<link>https://prokabar.com/bnpb-serahkan-tiga-unit-huntap-mandiri-berbahan-sepablock-pt-semen-padang-sampaikan-apresiasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Jul 2026 15:17:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#BNPB]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#huntap]]></category>
		<category><![CDATA[#sepablock]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=135511</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar – PT Semen Padang mengapresiasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang mempercayakan penggunaan Semen Padang Bata Interlock (Sepablock) sebagai material utama pembangunan Hunian...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bnpb-serahkan-tiga-unit-huntap-mandiri-berbahan-sepablock-pt-semen-padang-sampaikan-apresiasi/">BNPB Serahkan Tiga Unit Huntap Mandiri Berbahan Sepablock, PT Semen Padang Sampaikan Apresiasi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong> – PT Semen Padang mengapresiasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang mempercayakan penggunaan Semen Padang Bata Interlock (Sepablock) sebagai material utama pembangunan Hunian Tetap (Huntap) Mandiri di Sumatera Barat. Kepercayaan tersebut menjadi bukti bahwa produk inovasi karya anak bangsa mampu mendukung percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana dengan kualitas yang teruji.</p>
<p>Apresiasi tersebut disampaikan Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, usai penyerahan kunci tiga unit Huntap Mandiri yang dibangun menggunakan Sepablock di tiga daerah di Sumatera Barat pada Jumat (10/7/2026).</p>
<p>Tiga unit hunian permanen tersebut masing-masing berada di Kampung Tanjung, Kecamatan Kuranji, Kota Padang; Desa Sintuak, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman; serta Jorong Kampung Pondok, Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman.</p>
<p>Prosesi serah terima dilakukan langsung oleh Sekretaris Utama (Sestama) BNPB, Rustian, dan disaksikan para kepala daerah di masing-masing wilayah bersama sejumlah pemangku kepentingan, termasuk jajaran PT Semen Padang sebagai penyedia material utama pembangunan rumah.</p>
<p>Di Kota Padang, penyerahan kunci Huntap Mandiri di Kampung Tanjung, Kelurahan Kuranji, turut didampingi Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, dan Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino. Hunian tersebut diterima pasangan Agusman dan Juliana yang tampak haru saat menerima rumah baru untuk ditempati bersama keluarga.</p>
<p>Sementara di Desa Sintuak, Kecamatan Pariaman Utara, Rustian menyerahkan kunci kepada pasangan Nasrul Koto dan Elmidona dengan didampingi Wali Kota Pariaman, Yota Balad. Adapun di Jorong Kampung Pondok, Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, rumah diserahkan kepada pasangan Revival dan Yusra yang turut dihadiri Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Aziz.</p>
<p>Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, menyampaikan apresiasi kepada BNPB yang telah memilih Sepablock dalam pembangunan Huntap Mandiri di Sumatera Barat. Menurutnya, penggunaan Sepablock dalam program tersebut menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus menunjukkan bahwa inovasi yang dikembangkan PT Semen Padang mampu menjawab kebutuhan pembangunan hunian yang cepat, berkualitas, dan tangguh terhadap bencana.</p>
<p>&#8220;Kami mengapresiasi BNPB yang telah mempercayakan penggunaan Semen Padang Bata Interlock atau Sepablock sebagai material pembangunan Huntap Mandiri di Sumatera Barat. Kepercayaan ini menjadi bukti bahwa produk inovasi PT Semen Padang telah mendapat pengakuan dari lembaga negara untuk mendukung program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana,&#8221; ujar Win.</p>
<p>Menurut Win, penggunaan Sepablock tidak hanya mempercepat proses pembangunan hunian permanen, tetapi juga menghasilkan bangunan yang kokoh, nyaman, dan efisien. Karena itu, PT Semen Padang berharap inovasi tersebut semakin luas dimanfaatkan, baik dalam pembangunan pascabencana maupun proyek perumahan masyarakat secara umum.</p>
<p>&#8220;Kami berharap Sepablock semakin dikenal dan dimanfaatkan secara luas karena memiliki berbagai keunggulan, mulai dari pemasangan yang lebih cepat, konstruksi yang kuat, hingga memberikan kenyamanan bagi penghuninya,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Pada kesempatan tersebut, Sestama BNPB, Rustian, menegaskan pentingnya percepatan pembangunan hunian tetap bagi masyarakat terdampak bencana. Ia juga meminta PT Semen Padang sebagai mitra dalam program tersebut untuk terus mendukung penyelesaian pembangunan rumah permanen bagi warga yang masih membutuhkan.</p>
<p>Selain meninjau pembangunan Huntap, Rustian juga mengingatkan pemerintah daerah agar meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi yang diperkirakan muncul akibat fenomena El Niño.</p>
<p>Menurutnya, musim kemarau panjang berpotensi menimbulkan krisis air bersih sehingga pemerintah daerah perlu mulai menyiapkan langkah mitigasi, salah satunya dengan membangun sumur bor dengan kedalaman yang memadai.</p>
<p>&#8220;Kita harus mulai mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan kemarau panjang. Salah satu langkah antisipasi adalah membangun sumur bor dengan kedalaman yang memadai sebagai fasilitas bagi masyarakat apabila kondisi itu benar-benar terjadi,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurutnya, yang terpenting bukanlah merasa takut terhadap ancaman bencana, melainkan membangun budaya kesiapsiagaan dan meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi setiap potensi risiko.</p>
<p>&#8220;Masyarakat tidak perlu takut terhadap bencana, tetapi harus tetap waspada dan siap menghadapi segala kemungkinan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Aziz, menyambut baik program Huntap Mandiri yang dijalankan BNPB. Menurutnya, rumah-rumah yang dibangun menggunakan Sepablock memiliki kualitas yang sangat baik serta desain yang menarik sehingga layak menjadi hunian jangka panjang bagi masyarakat terdampak bencana.</p>
<p>&#8220;Semoga para penerima manfaat dapat menghuni rumah ini bersama keluarga dengan aman dan nyaman. Rumah ini dibangun dengan material Sepablock, kualitasnya sangat baik, bahkan desainnya mirip dengan bangunan-bangunan di Belanda,&#8221; kata John Kenedy Aziz.</p>
<p>Rasa syukur juga disampaikan Revival dan Yusra, penerima manfaat Huntap Mandiri di Nagari Pasia Laweh. Mereka mengaku puas dengan kualitas rumah yang dibangun menggunakan Sepablock karena kokoh sekaligus memberikan kenyamanan bagi keluarga.</p>
<p>&#8220;Kami mengucapkan terima kasih kepada BNPB dan pemerintah daerah atas bantuan ini. Rumahnya nyaman dan terasa sejuk. Kami sangat terkesan dengan material Sepablock yang digunakan,&#8221; ungkap Revival.</p>
<p>Penyerahan tiga unit Huntap Mandiri tersebut menjadi wujud kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan dunia industri dalam mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatera Barat. Kepercayaan BNPB menggunakan Sepablock juga menegaskan peran inovasi PT Semen Padang dalam menghadirkan solusi konstruksi yang cepat, berkualitas, dan berkelanjutan bagi masyarakat. <strong>(*/eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bnpb-serahkan-tiga-unit-huntap-mandiri-berbahan-sepablock-pt-semen-padang-sampaikan-apresiasi/">BNPB Serahkan Tiga Unit Huntap Mandiri Berbahan Sepablock, PT Semen Padang Sampaikan Apresiasi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BNPB Nilai Sepablock Cocok untuk Huntap Berkelanjutan</title>
		<link>https://prokabar.com/bnpb-nilai-sepablock-cocok-untuk-huntap-berkelanjutan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Apr 2026 12:07:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#BNPB]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#sepablock]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=133234</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meninjau langsung rumah contoh berbasis Semen Padang Bata Interlock (Sepablock) yang dikembangkan PT Semen Padang sebagai solusi...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bnpb-nilai-sepablock-cocok-untuk-huntap-berkelanjutan/">BNPB Nilai Sepablock Cocok untuk Huntap Berkelanjutan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar- </strong>Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meninjau langsung rumah contoh berbasis Semen Padang Bata Interlock (Sepablock) yang dikembangkan PT Semen Padang sebagai solusi hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana. Kunjungan ini dipimpin Kepala Harian Unsur Pengarah BNPB Brigjen Pol. (Purn.) Ary Laksmana Widjaja pada Senin (20/4/2026).</p>
<p>Disambut Staf Direktur Utama PT Semen Padang Donny Aswin Idham dan Kepala Unit BIP &amp; Aplikasi Yelmi Arya Putra, kunjungan ini bertujuan untuk mendalami konsep, kekuatan struktur, serta fleksibilitas desain Sepablock yang menjadi salah satu produk unggulan Semen Padang di bidang konstruksi.</p>
<p>Ary Laksmana Widjaja menyampaikan bahwa kunjungan ke PT Semen Padang untuk melihat rumah contoh Sepablock ini bertujuan mendalami konsep hunian, kekuatan struktur, serta fleksibilitas desain Sepablock yang menjadi salah satu produk unggulan perusahaan di bidang konstruksi.</p>
<p>Menurutnya, konsep hunian tetap saat ini tidak lagi sekadar menyediakan tempat tinggal sementara, tetapi harus mampu berkembang mengikuti kebutuhan penghuninya. Hunian ideal adalah hunian yang bersifat “bertumbuh”, yakni dapat dikembangkan baik secara horizontal maupun vertikal seiring waktu.</p>
<p>“Dari diskusi dan peninjauan yang kami lakukan, keunggulan Sepablock ternyata tidak hanya terletak pada kekuatan struktur, tetapi juga pada sistem konstruksi modular yang diusungnya. Sistem ini menyerupai susunan lego, sehingga setiap komponen dapat dirakit dengan lebih cepat dan efisien dibandingkan metode konvensional,” ujarnya.</p>
<p>Dengan pendekatan modular tersebut, lanjutnya, perubahan tata ruang di dalam rumah, seperti pembukaan, penambahan, atau pemindahan dinding, dapat dilakukan tanpa proses konstruksi yang rumit. Fleksibilitas ini tentunya menjadi solusi bagi keluarga yang kebutuhan ruangnya dapat berubah dari waktu ke waktu.</p>
<p>Ia juga menyampaikan bahwa desain Sepablock memiliki potensi besar untuk diimplementasikan dalam pembangunan huntap secara luas, khususnya di wilayah Sumatera Barat yang dikenal memiliki tingkat kerawanan bencana cukup tinggi, seperti gempa bumi dan tanah longsor. Dengan demikian, hunian ini tidak hanya cepat dibangun, tetapi juga memberikan jaminan kenyamanan dan keamanan bagi penghuninya dalam jangka panjang.</p>
<p>Inovasi dari perusahaan semen pertama di Indonesia dan Asia Tenggara ini mencerminkan transformasi peran PT Semen Padang sebagai BUMN yang tidak lagi hanya berfokus pada produksi semen sebagai bahan baku, tetapi juga menghadirkan solusi konstruksi yang lebih inovatif dan aplikatif untuk kebutuhan masyarakat.</p>
<p>Meski demikian, BNPB berharap ketersediaan Sepablock secara masif akan sangat bergantung pada kesiapan produksi dan distribusi dari PT Semen Padang. “Yang menjadi perhatian kami berikutnya adalah bagaimana kemampuan produksi Sepablock ini dapat memenuhi kebutuhan dalam skala besar, sehingga pembangunan huntap bisa dilakukan dengan cepat. Ini yang kami harapkan,” katanya.</p>
<p>Menanggapi hal tersebut, PT Semen Padang menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh program pembangunan hunian tetap bagi korban bencana. Staf Direktur Utama PT Semen Padang Donny Aswin Idham menegaskan bahwa perusahaan siap memastikan ketersediaan pasokan Sepablock. “Tidak hanya Sepablock, tetapi juga pasokan semen,” katanya.</p>
<p>Ia menjelaskan bahwa Sepablock dirancang tidak hanya untuk mempercepat proses pembangunan, tetapi juga untuk menjamin kualitas bangunan yang dihasilkan. “Dengan teknologi yang diterapkan, hunian yang dibangun dari Sepablock tidak hanya kokoh dan nyaman, tetapi juga memiliki daya tahan tinggi,” pungkas Donny. <strong>(*/Eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bnpb-nilai-sepablock-cocok-untuk-huntap-berkelanjutan/">BNPB Nilai Sepablock Cocok untuk Huntap Berkelanjutan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sebaran 13 Ribu Relawan di Desk Relawan BNPB: Sumatera Barat Jadi Titik Terbesar</title>
		<link>https://prokabar.com/sebaran-13-ribu-relawan-di-desk-relawan-bnpb-sumatera-barat-jadi-titik-terbesar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Dec 2025 08:36:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#BNPB]]></category>
		<category><![CDATA[#relawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=131411</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Aksi kemanusiaan anak bangsa dalam menanggulangi bencana terus menunjukkan grafik yang mengagumkan. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Dr....</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sebaran-13-ribu-relawan-di-desk-relawan-bnpb-sumatera-barat-jadi-titik-terbesar/">Sebaran 13 Ribu Relawan di Desk Relawan BNPB: Sumatera Barat Jadi Titik Terbesar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar &#8211;</strong> Aksi kemanusiaan anak bangsa dalam menanggulangi bencana terus menunjukkan grafik yang mengagumkan. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Dr. Abdul Muhari, mencatat hingga semalam sudah ada 13.551 relawan yang terdaftar di sistem Desk Relawan.</p>
<p>Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan representasi dari ribuan nyawa yang siap siaga dan bergerak di lapangan demi membantu sesama yang sedang tertimpa musibah.</p>
<p>Dalam laporannya, Abdul Muhari merinci bahwa sebaran relawan ini mencakup berbagai wilayah di Indonesia, dengan konsentrasi terbesar saat ini berada di Sumatera Barat yang tengah menghadapi fase pemulihan banjir bandang.</p>
<p>Selain itu, basis relawan yang masif juga tercatat berasal dari Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Dukungan lintas provinsi ini menunjukkan betapa kuatnya jejaring persaudaraan nasional saat salah satu wilayah sedang mengalami masa darurat.</p>
<p>Kekuatan relawan ini juga didukung oleh keberadaan 352 lembaga yang secara resmi telah berkarya dan mengintegrasikan aksi mereka dengan BNPB. Lembaga-lembaga ini terdiri dari organisasi nirlaba, komunitas hobi, hingga tim emergency response dari sektor swasta.</p>
<p>Sinergi antara individu dan institusi ini memastikan bahwa penanganan di lapangan memiliki struktur yang kuat, mulai dari proses evakuasi hingga pendampingan psikososial bagi para penyintas.</p>
<p>Meskipun ribuan orang telah bergerak, Abdul Muhari memberikan apresiasi khusus bagi mereka yang beraksi dalam diam. Beliau menyebut bahwa ini adalah &#8220;Karya Hebat&#8221; anak bangsa yang kerap kali tidak mendapatkan porsi pemberitaan di media.</p>
<p>Banyak relawan yang bekerja di daerah pelosok, menembus medan berlumpur tanpa mengharap sorotan kamera, semata-mata didorong oleh nurani dan panggilan jiwa untuk menolong korban bencana.</p>
<p>BNPB menyadari bahwa jumlah 13.551 orang tersebut barulah mereka yang terdaftar secara resmi di Desk Relawan. Di lapangan, kenyataannya jauh lebih banyak lagi kelompok masyarakat lokal dan individu yang beraksi secara spontan.</p>
<p>Muhari mengajak para relawan yang belum terdata untuk segera melaporkan keberadaan mereka guna mempermudah pemetaan kebutuhan tenaga di titik-titik yang mungkin belum terjangkau bantuan secara maksimal.</p>
<p>Fungsi utama dari pendaftaran di Desk Relawan adalah untuk menjaga efektivitas manajemen bencana. Dengan sebaran per provinsi yang terpantau, BNPB dapat mengarahkan bantuan tenaga ke lokasi yang paling membutuhkan secara presisi.</p>
<p>Hal ini bertujuan untuk menghindari penumpukan relawan di satu titik saja, sementara wilayah terdampak lainnya kekurangan tenaga ahli, terutama dalam proses pembersihan sedimen banjir yang membutuhkan banyak tenaga fisik.</p>
<p>Gerakan masif belasan ribu relawan ini menjadi bukti bahwa semangat kebangsaan Indonesia tidak pernah luntur. Dr. Abdul Muhari menekankan bahwa fenomena ini adalah modal sosial paling berharga yang dimiliki negeri ini.</p>
<p>Relawan dari provinsi yang tidak terdampak rela menempuh perjalanan jauh menuju Sumatera Barat atau wilayah bencana lainnya, membuktikan bahwa derita satu daerah adalah duka bagi seluruh rakyat Indonesia.</p>
<p>BNPB berharap semangat kolaborasi ini tidak hanya berhenti saat air surut, tetapi berlanjut hingga masa rekonstruksi selesai. Melalui dukungan 13.551 relawan dan 352 lembaga, Indonesia dipastikan memiliki ketangguhan dalam menghadapi tantangan bencana di masa depan. Mari terus dukung &#8220;Karya Hebat&#8221; anak bangsa ini agar cahaya kemanusiaan tetap menyala terang di setiap sudut Nusantara yang sedang berduka. <strong>(mbb)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sebaran-13-ribu-relawan-di-desk-relawan-bnpb-sumatera-barat-jadi-titik-terbesar/">Sebaran 13 Ribu Relawan di Desk Relawan BNPB: Sumatera Barat Jadi Titik Terbesar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penerima Huntara akan Terima Rp. 600 Ribu per Bulan</title>
		<link>https://prokabar.com/penerima-huntara-akan-terima-rp-600-ribu-per-bulan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Dec 2025 04:52:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#BNPB]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #TanahDatar]]></category>
		<category><![CDATA[#huntara]]></category>
		<category><![CDATA[#pengungsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=131408</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, didampingi Sestama BNPB Rustian meninjau lokasi rencana pembangunan hunian sementara (Huntara) bagi...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/penerima-huntara-akan-terima-rp-600-ribu-per-bulan/">Penerima Huntara akan Terima Rp. 600 Ribu per Bulan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar-</strong> Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, didampingi Sestama BNPB Rustian meninjau lokasi rencana pembangunan hunian sementara (Huntara) bagi korban bencana Hidrometeorologi, di jorong Padang Kunyik Nagari Bungo Tanjung Kecamatan Batipuh, Tanah Datar</p>
<p>Suharyanto menyampaikan, pembangunan Huntara merupakan langkah lanjutan untuk penanganan korban bencana banjir, banjir bandang dan tanah longsor setelah berada di pengungsian.</p>
<p>&#8220;Pasca bencana, tentu ada korban dan masyarakat terdampak yang berada dipengungsian, karena rumahnya rusak berat, ringan, sedang ataupun berada di zona merah, maka Pemerintah mendirikan Huntara sampai Hunian Tetap atau huntap dibangun,&#8221; katanya.</p>
<p>Dikatakan, selain fasilitas yang dilengkapi, pengungsi juha akan diberikan bantuan biaya sebesar Rp600 ribu per bulan.</p>
<p>&#8220;Bantuan Rp600 ribu akan diberikan sampai Huntap selesai dibangun. Dan untuk Huntap akan dibangun Pemerintah, sedangkan bagi rumah yang rusak sedang dibantu Rp30 juta dan rusak ringan sebesar Rp15 Juta yang akan disalurkan dalam dua tahap,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sementara itu Wabup Ahmad Fadly menyampaikan, kunjungan Kepala BNPB bersama rombongan untuk memastikan kesiapan Tanah Datar dalam rencana pembangunan Huntara.</p>
<p>&#8220;Tadi pak Kepala BNPB melihat dan memastikan kesiapan kita dalam rencana pembangunan Huntara, khususnya di Jorong Padang Kunyik yang akan dibangun sebanyak 23 unit Huntara,&#8221; sampainya.</p>
<p>Dikatakan Ahmad Fadly, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar telah mengusulkan dan menyampaikan melalui persyaratan yang ditentukan bahwa membutuhkan setidaknya 554 Huntara.</p>
<p>&#8220;Kita terus berjuang agar Tanah Datar bisa memperoleh Huntara sesuai yang diajukan, sehingga masyarakat terdampak dan korban bencana bisa berdomisili di daerah yang lebih aman, Insya Allah Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten akan terus ada bersama rakyat,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Selepas meninjau lokasi pembangunan, Kepala BNPB bersama rombongan melakukan audiensi dan temu ramah bersama pengungsi korban bencana. <strong>(eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/penerima-huntara-akan-terima-rp-600-ribu-per-bulan/">Penerima Huntara akan Terima Rp. 600 Ribu per Bulan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pembangunan Rumah Relokasi Terpadu Pasca Galodo Dimulai</title>
		<link>https://prokabar.com/pembangunan-rumah-relokasi-terpadu-pasca-galodo-dimulai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Sep 2024 00:25:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#BanjirBandang]]></category>
		<category><![CDATA[#BNPB]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #TanahDatar]]></category>
		<category><![CDATA[#huntap]]></category>
		<category><![CDATA[#Korbangalodo]]></category>
		<category><![CDATA[#rambatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=122721</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar- Pembangunan hunian tetap (huntap) atau rumah relokasi terpadu bagi korban bencana banjir bandang, banjir lahar dingin dan longsor di Ladang Laweh...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pembangunan-rumah-relokasi-terpadu-pasca-galodo-dimulai/">Pembangunan Rumah Relokasi Terpadu Pasca Galodo Dimulai</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar-</strong> Pembangunan hunian tetap (huntap) atau rumah relokasi terpadu bagi korban bencana banjir bandang, banjir lahar dingin dan longsor di Ladang Laweh Jorong Rambatan Kecamatan Rambatan dimulai.</p>
<p>Hal ini ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Gubernur Sumatera Barat didampingi Bupati Tanah Datar, Ketua TP-PKK Provinsi Sumatera Barat Ny. Harneli Mahyeldi dan Kabupaten Tanah Datar Ny. Lise Eka Putra, perwakilan BP2P Sumatera III, jajaran Forkopimda Tanah Datar dan lainnya pada Kamis (12/9/2024).</p>
<p>Bupati Tanah Datar Eka Putra menjelaskan dalam relokasi terpadu tersebut akan dibangun rumah untuk korban bencana sebanyak 60 unit di atas lahan seluas 3,8 Ha.</p>
<p>“Di lokasi ini akan dibangun 60 unit rumah untuk korban bencana alam yang terjadi 11 Mei lalu, ini program relokasi terpadu. Ada juga program relokasi mandiri yang lokasinya disiapkan kaumnya menyebar di seluruh kabupaten Tanah Datar, ini juga sudah disiapkan dananya,” kata Bupati.</p>
<p>Bupati menegaskan pembangunan rumah relokasi tersebut adalah bukti nyata koordinasi dan kerja sama dari seluruh lapisan pemangku kepentingan mulai dari bawah hingga ke tingkat pusat.</p>
<p>“Ini (pembangunan) adalah bentuk koordinasi dan kerjasama yang baik dari seluruh lapisan, semua terlibat mulai dari korban ke jorong, ke nagari, kecamatan, kabupten lalu ke Pemerintah Provinsi hingga Pemerintah Pusat, sehingga dapat terlaksana hari ini peletakan batu pertama pembangunan rumah relokasi ini,” ujarnya.</p>
<p>Selain pembangunan rumah relokasi, kata Bupati, dalam upaya penanganan pasca bencana, pemerintah juga telah dan akan melaksanakan banyak pembangunan lainnya diantaranya pembangunan EWS, Sabo dam, pelaksanaan normalisasi sawah terdampak dan juga telah menerima berbagai bantuan lainnya.</p>
<p>Hal senada juga disampaikan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah. Ia berharap rumah dan lahan juga seluruh fasilitas yang disediakan dapat dimanfaatkan warga relokasi dengan baik.</p>
<p>“Inilah komitmen pemerintah, baik itu Presiden, Pemerintah Provinsi hingga kabupaten. Jika ada warga yang terkena musibah maka akan diatasi baik ketika kejadian maupun setelah bencana. Ini bentuk kepedulian dan perhatian pemerintah dari pusat sampai ke daerah. Bapak/ibu tidak pernah ditinggalkan,” katanya.</p>
<p>“Selain rumah, ada banyak fasilitas yang disiapkan. Saya lihat ada musholla, ada juga balai warga, tambah juga nanti taman, disana tempat berkumpul bersilahturahmi warga disini. Ada juga lahan pertanian seluas 20 Ha. Manfaatkan ini. Bikin kelompok tani. Mungkin juga nanti bisa salah satu warga disini menjadi koordinator BBI ini. Jadikan ini pusat pembibitan untuk nanti ditebar ke berbagai daerah di Sumatera Barat,” tambah Gubernur.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Sumatera III diwakili Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Sumatera Barat Toni Hermanto menyebut pembangunan rumah relokasi akan dilaksanakan selama 134 hari kerja.</p>
<p>Di kesempatan yang sama, tokoh masyarakat Nagari Rambatan Samsinir Dt. Alam Gumanti menyambut baik pembangunan rumah relokasi tersebut.</p>
<p>“Kami merasakan penanganan bencana ini sangat berjalan dengan baik, unsur masyarakat diajak bekerja sama. Dengan adanya berbagai upaya penanganan termasuk pembaungan relokasi ini masyarakat merasa tenang dan nyaman. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat berjalan baik,” harapnya.</p>
<p>Bersamaan dengan kegiatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan bantuan berupa peralatan rumah tangga dari istri Bupati juga bantuan dari Baznas Tanah Datar kepada ahli waris korban terdampak bencana banjir bandang. <strong>(eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pembangunan-rumah-relokasi-terpadu-pasca-galodo-dimulai/">Pembangunan Rumah Relokasi Terpadu Pasca Galodo Dimulai</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pimpin Rakor Banjir dan Longsor Sumbar, Kepala BNPB Minta Penanganan Darurat Dipercepat</title>
		<link>https://prokabar.com/pimpin-rakor-banjir-dan-longsor-sumbar-kepala-bnpb-minta-penanganan-darurat-dipercepat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Mar 2024 06:09:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#banjir]]></category>
		<category><![CDATA[#BNPB]]></category>
		<category><![CDATA[#Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[#rls]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=118665</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto S.Sos., M.M., meminta kepada pemerintah daerah Provinsi Sumatera Barat dan seluruh unsur...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pimpin-rakor-banjir-dan-longsor-sumbar-kepala-bnpb-minta-penanganan-darurat-dipercepat/">Pimpin Rakor Banjir dan Longsor Sumbar, Kepala BNPB Minta Penanganan Darurat Dipercepat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto S.Sos., M.M., meminta kepada pemerintah daerah Provinsi Sumatera Barat dan seluruh unsur forkopimda agar lebih meningkatkan percepatan penanganan darurat bencana banjir dan longsor yang melanda 11 wilayah Kabupaten/Kota. Hal itu disampaikan Suharyanto saat memimpin Rapat Koordinasi dan Evaluasi Penanganan Banjir dan Longsor Provinsi Sumatra Barat di Kantor Gubernur Sumatra Barat, Kota Padang, Senin (11/3).</p>
<p>Percepatan penanganan darurat itu menurut Suharyanto adalah mulai dari pencarian dan pertolongan, bagaimana kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat dipenuhi sesegera mungkin hingga penanganan infrasturuktur dan lainnya. Terlebih apabila pemerintah daerah telah menetapkan status keadaan darurat, maka hal-hal yang menjadi prioritas utama demi keselamatan masyarakat harus segera dilakukan.</p>
<p>&#8220;Jangan ada lagi kabar masih ada warga yang terisolir dan belum terpenuhi kebutuhan dasarnya. Jika masih ada banjir dan jalan terputus, segala macam cara harus bisa ditembus. Saya minta TNI/Polri, ketika ada kesulitan terkait medan dan jarak harus bisa menjadi pelopor. Kalau perlu TNI dan Polri pakai ransel berenang menembus banjir untuk memberikan bantuan,&#8221; tegas Suharyanto.</p>
<p>Lebih lanjut, Kepala BNPB juga meminta kepada Pemda Sumbar agar segera mengajukan segala hal yang dibutuhkan untuk penanganan darurat, baik dari logistik, peralatan maupun dana operasional. Kepala BNPB mencontohkan, apabila memang dibutuhkan alat berat, maka segera dikerahkan. BNPB akan membantu dari segi anggaran operasionalnya.</p>
<p>“Kalau masih ada yang butuh alat berat, segera didata dan diajukan. BNPB akan bantu anggarannya,” kata Suharyanto.</p>
<p>Demi memaksimalkan segala daya dan upaya serta waktu agar lebih efektif dan efisien, Suharyanto menekankan perbaikan rumah dan infrastruktur yang rusak dapat segera mulai dilakukan secara paralel dengan tahapan penanganan darurat.</p>
<p>Sebelumnya disebutkan Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi bahwa terdapat 1 kampung di Kabupaten Pesisir Selatan yang harus segera direlokasi karena tidak memungkinkan untuk dibangun ulang di lokasi yang sama. Menanggapi hal tersebut, Kepala BNPB meminta agar hal yang demikian segera diurus perizinan lahan untuk relokasi.</p>
<p>&#8220;Segera disiapkan dan diurus izin lahannya. Ketika sudah ada lahannya nanti kita bisa segera bangun untuk relokasi. Bisa dibangun oleh PUPR atau BNPB tinggal mekanismenya saja seperti apa nanti,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Sejalan dengan itu, Kepala BNPB juga mendorong agar upaya pendataan kerusakan infrastruktur dapat diakselarasi sehingga pembangunan rumah relokasi dapat segera dilakukan. Kepala BNPB tidak ingin masyarakat terlalu lama menunggu sehingga pemerintah daerah dan seluruh stakeholder harus bekerja secara maksimal.</p>
<p>&#8220;Jangan sampai berlarut-larut pendataannya, jika terlalu lama dan terjadi hujan dengan intensitas yang sama, maka akan tambah parah infrastrukturnya. Kerugian 226 M itu pasti yang paling besar ada di infrastruktur,&#8221; sebut Suharyanto.</p>
<p>Sementara itu, Suharyanto mengatakan bahwa BNPB akan memberikan bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH) kepada warga yang rumahnya harus direlokasi. DTH ini nantinya dapat digunakan untuk menyewa rumah sementara, selama rumah relokasi dibangun. Adapun besarannya adalah 500 ribu rupiah per kepala keluarga.</p>
<p><strong>Dukungan DSP 1,75 Miliar</strong></p>
<p>Sebagai dukungan upaya percepatan penanganan darurat bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Sumatera Barat, BNPB memberikan dukungan operasional Dana Siap Pakai dengan total 1,75 Miliar dengan rincian 350 juta untuk Kabupaten Pesusir Selatan, masing-masing 250 juta untuk Provinsi Sumatra Barat, Kabupaten Padang Pariaman, dan Kota Padang. Selanjutnya Kabupaten Pasaman Barat dan Kabupaten Mentawai masing-masing 150 juta, Korem 032/Wirabraja 150 juta, Polres Pesisir Selatan 100 juta, dan Kodim 0311/Pesisir Selatan 100 juta.</p>
<p>DSP ini menurut Kepala BNPB dapat digunakan sebagai operasional maupun hal lain yang bersifat kedaruratan seperti pembelian perabotan perumahan warga seperti kompor, gas, beras, dan lain sebagainya.</p>
<p>&#8220;Peralatan itu bisa langsung digunakan masyarakat untuk masak atau memenuhi kebutuhan dasarnya. Mohon betul masyarakat yang terdampak ditangani dengan baik. Penuhi kebutuhan dasarnya dengan DSP ini,&#8221; tambahnya</p>
<p>Selain dana siap pakai, BNPB juga menyerahkan bantuan logistik dan peralatan berupa 2 unit perahu karet, 10 unit pompa alkon, 2 unit tenda pengungsi, 100 unit tenda keluarga, 500 paket sembako, 500 paket makanan siap saji, 500 biskuit protein, 500 paket hygiene kit, 500 lembar selimut, 500 lembar matra, 20 unit penjernih air, 2016 botol sabun cair, 5 unit chain saw, dan 100 unit velbed untuk masing-masing Kabupaten/Kota yang telah menetapkan status darurat.</p>
<p>Hingga kini, dari 12 Kabupaten/Kota terdampak sudah ada 5 daerah yang menetapakan Status Tanggap Darurat. Adapun daerah yang telah menetapkan status darurat adalah Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Padang Pariaman, Kota Padang, Kabupaten Pasaman Barat, dan Kepulauan Mentawai.</p>
<p>Hingga Senin (11/3), total korban jiwa atas bencana hidrometeorologi di Provinsi Sumatera Barat ada sebanyak 32 orang, dengan rincian 23 meninggal dunia dan 6 dalam pencarian di Pesisir Selatan, kemudian 3 orang meninggal dunia lainnya berasal dari Kabupaten Padang Pariaman.</p>
<p>*Kepala BNPB Tinjau Titik Terparah Bansor di Kabupaten Pesisir Selatan*</p>
<p>Usai memimpin rapat koordinasi, Kepala BNPB segera bertolak ke Kabupaten Pesisir Selatan di mana terdapat titik terparah bencana banjir dan longsor yang terjadi pada Selasa (5/3) lalu. Pada tinjauan tersebut, Kepala BNPB melihat langsung salah satu jalan yang sempat terputus akibat tergerus banjir.</p>
<p>Suharyanto juga bertemu langsung dengan Bupati Kabupaten Pesisir Selatan dan meminta agar penanganan darurat dilakukan sesegera mungkin.</p>
<p>&#8220;Komunikasikan segera apapun yang dibutuhkan di lokasi ini,&#8221; katanya.</p>
<p>Selain itu, Kepala BNPB juga menyempatkan untuk berdialog dengan warga yang rumahnya rusak berat akibat terbawa arus banjir. Suharyanto mengatakan pemerintah akan segera merelokasi rumah warga yang berada di Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan tersebut.</p>
<p>&#8220;Bapak Ibu, nanti semua yang rumahnya rusak di sini akan kita relokasi. Karena di sini sudah tidak mungkin lagi untuk dibangun rumah, ya. Mohon bersabar semuanya sedang diurus,&#8221; sebut Suharyanto.</p>
<p>Setelah berdialog, Kepala BNPB memberikan secara langsung bantuan sembako kepada warga terdampak. Terdapat 500 paket paket sembako dan 2 mobil dapur umum yang diberikan langsung di lokasi tersebut.</p>
<p>Di lokasi peninjauan tersebut, terlihat masyarakat yang juga mulai membersihkan rumahnya dari material lumpur pasca banjir.</p>
<p>Di waktu bersamaan, Sekretaris Utama BNPB Rustian juga  ditugaskan oleh Kepala BNPB untuk meninjau langsung lokasi rumah warga dan  jalan yang amblas akibat tergerus sungai di Koto duku kelurahan koto lalang kecamatan lubuk kilangan kota Padang dan di Talao Mundam, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Pariaman, Provinsi Sumatra Barat. (rls)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pimpin-rakor-banjir-dan-longsor-sumbar-kepala-bnpb-minta-penanganan-darurat-dipercepat/">Pimpin Rakor Banjir dan Longsor Sumbar, Kepala BNPB Minta Penanganan Darurat Dipercepat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BNPB Serahkan Bantuan Tahap Dua Bencana Erupsi Gunung Marapi</title>
		<link>https://prokabar.com/bnpb-serahkan-bantuan-tahap-dua-bencana-erupsi-gunung-marapi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Jan 2024 01:12:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#BencanaMarapi]]></category>
		<category><![CDATA[#BNPB]]></category>
		<category><![CDATA[#erupsi]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #TanahDatar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=117537</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serahkan bantuan tahap dua bencana dampak erupsi Gunung Marapi yang telah erupsi sejak 3 Desember 2023...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bnpb-serahkan-bantuan-tahap-dua-bencana-erupsi-gunung-marapi/">BNPB Serahkan Bantuan Tahap Dua Bencana Erupsi Gunung Marapi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar-</strong> Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serahkan bantuan tahap dua bencana dampak erupsi Gunung Marapi yang telah erupsi sejak 3 Desember 2023 lalu ke Pemerintah Kabupaten Tanah Datar.</p>
<p>Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Tenaga Ahli Kepala BNPB Kombespol Dadiyo S. I. K kepada Bupati Tanah Datar Eka Putra di Gedung Indojolito Batusangkar pada Senin, (15/1/2024).</p>
<p>Pada kesempatan itu Bupati Tanah Datar Eka Putra menyampaikan, ucapan terima kasih kepada BNPB pusat atas bantuan untuk penanganan erupsi Gunung Marapi yang diberikan kepada Kabupaten Tanah Datar.</p>
<p>Dia menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan hari ini merupakan adalah tahap kedua, pasca kunjungannya ke BNPB beberapa waktu lalu.</p>
<p>&#8220;Waktu itu BNPB memberikan kita bantuan masker dan sabun untuk tahap satunya, dan sekarang ini bantuan berupa peralatan dan perlengkapan berupa tenda, genset, makanan siap saji, selimut, terpal, dan alat kebersihan, dan ditambah bantuan Dana Siap Pakai (DSP) sebesar Rp250 juta,&#8221; kata Bupati.</p>
<p>Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan kondisi lahan pertanian masyarakat yang terdampak erupsi Gunung Marapi.</p>
<p>&#8220;Ada ratusan hektar lahan yang terdampak dan kami juga sedang menghitung kerugian yang dialami warga, nanti akan kita bantu juga melalui dana BLT,&#8221; ujar dia.</p>
<p>Sementara itu Tenaga Ahli Kepala BNPB Kombespol Dadiyo S.I.K, mengatakan maksud dan tujuannya ke Tanah Datar dalam rangka untuk memberikan bantuan secara simbolis.</p>
<p>Sesuai perintah yang diterima, kami membawa beberapa peralatan dan perlengkapan berupa tenda, genset, makanan siap saji, selimut, terpal, dan alat kebersihan.</p>
<p>&#8220;Mudah mudahan dengan apa yang diberikan BNPB ke Tanah Datar dapat meringankan beban saudara kita yang terdampak erupsi Gunung Marapi,&#8221; kata dia.</p>
<p>Dia juga mengapresiasi perjuangan Bupati Tanah Datar dalam memperjuangkan bantuan untuk kesejahteraan masyarakatnya.</p>
<p>&#8220;Memang luar biasa, perjuangan beliau sampai dapat yang diinginkan, begitu perjuangan beliau patut kita hargai. Karena memang kita harus gerak cepat,&#8221; kata dia.</p>
<p>Direncanakan besok tim BNPB akan berkunjung ke lokasi pengungsi di Nagari Koto Baru, Kecamatan X Koto.</p>
<p>Turut hadir pada kesempatan itu, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) camat dan lainnya. <strong>(eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bnpb-serahkan-bantuan-tahap-dua-bencana-erupsi-gunung-marapi/">BNPB Serahkan Bantuan Tahap Dua Bencana Erupsi Gunung Marapi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemda Tanah Datar Terima Bantuan Logistik Dari BNPB</title>
		<link>https://prokabar.com/pemda-tanah-datar-terima-bantuan-logistik-dari-bnpb/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Jan 2024 11:11:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#bantuanmasker]]></category>
		<category><![CDATA[#BNPB]]></category>
		<category><![CDATA[#erupsimarapi]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #TanahDatar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=117468</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar &#8211; Pemerintah Daerah Tanah Datar terima bantuan logistik berupa masker dan sabun cair dari BNPB. Bantuan sabun cair sebanyak 500 koli...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pemda-tanah-datar-terima-bantuan-logistik-dari-bnpb/">Pemda Tanah Datar Terima Bantuan Logistik Dari BNPB</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar</strong> &#8211; Pemerintah Daerah Tanah Datar terima bantuan logistik berupa masker dan sabun cair dari BNPB.</p>
<p>Bantuan sabun cair sebanyak 500 koli dan masker sebanyak 200.000 pcs itu diserahkan langsung oleh Direktur Dukungan Sumber Daya Darurat BNPB Agus Riyanto, S.T., M.M, didampingi Kasubdit Pemulihan Sarana Yustam Syahril. M.H. Kamis (11/1/2024) di Graha BNPB Jl. Pramuka Kav.38 Jakarta Timur.</p>
<p>Bupati Eka Putra pada kesempatan tersebut menyampaikan ucapan terima kasih yang kepada Kepala BNPB beserta seluruh jajarannya, yang telah begitu peduli terhadap masyarakat kabupaten Tanah Datar.</p>
<p>&#8220;Saya mewakili seluruh masyarakat kabupaten Tanah Datar menyampaikan ucapan terima kasih yang tak terhingga atas bantuan yang bapak berikan hari ini. Kami sangat bersyukur sekali bantuan ini bisa diberangkatkan hari ini ke Tanah Datar. Alhamdulillah, ini sangat cepat sekali, karena baru kemarin kami urus dan hari ini sudah bisa dikirim langsung. Semoga ini semua menjadi ladang amal ibadah bagi bapak dan seluruh jajaran disini,&#8221; sampainya.</p>
<p>Sementara, Direktur Dukungan Sumber Daya Darurat BNPB Agus Riyanto BNPB Agus Riyanto mengaku sangat salut dan bangga kepada Bupati Tanah Datar yang telah dengan gigih memperjuangkan nasib masyarakatnya.</p>
<p>&#8220;Jujur Saya salut dengan pak Bupati, karena mau memperjuangkan semuanya langsung ke sini, karena sangat jarang sekali ada Kepala Daerah yang mau turun tangan langsung. Ini satu hal yang sangat bagus sekali,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Agus Riyanto juga mengaku sangat senang bisa membantu Pemda Tanah Datar yang memang sangat membutuhkan untuk warganya yang terdampak erupsi Gunung Marapi. <strong>(eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pemda-tanah-datar-terima-bantuan-logistik-dari-bnpb/">Pemda Tanah Datar Terima Bantuan Logistik Dari BNPB</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Status Gunung Marapi Meningkat, Bupati Sampaikan Kondisi Terkini Ke BNPB</title>
		<link>https://prokabar.com/status-gunung-marapi-meningkat-bupati-sampaikan-kondisi-terkini-ke-bnpb/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jan 2024 14:55:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#BNPB]]></category>
		<category><![CDATA[#erupsimarapi]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #TanahDatar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=117447</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar. Menyikapi peningkatan status Gunung Marapi yang statusnya meningkatkan dari level II (waspada) ke level III (siaga), Bupati Tanah Datar Eka Putra...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/status-gunung-marapi-meningkat-bupati-sampaikan-kondisi-terkini-ke-bnpb/">Status Gunung Marapi Meningkat, Bupati Sampaikan Kondisi Terkini Ke BNPB</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar.</strong> Menyikapi peningkatan status Gunung Marapi yang statusnya meningkatkan dari level II (waspada) ke level III (siaga), Bupati Tanah Datar Eka Putra menyampaikan secara lansung kondisi terkini ke BNPB, Rabu (10/1/2024) di Jl. Pramuka Jakarta Timur.</p>
<p>Kedatangan Bupati dan rombongan ke BNPB di sambut Sekretaris Utama (Sestama) BNPB Dr. Rustian, S. Si., Apt., M. Kes, bersama Deputi Bidang Penanganan Darurat Mayjend TNI Fajar Setyawan SIP., Inspektur Utama Yulianto, Ak., M.M, Kepala Biro Perencanaan Dra. Andi Eviana, M.Si. Kepala Biro Keuangan Tavip Joko Prahoro, S.E., M.M, Kepala Biro Hukum dan Kerjasama Irma Dewi Rismayati, S.IP., M.A. Direktur Dukungan Sumber Daya Darurat Agus Riyanto, S.T., M.M, Direktur Optimalisasi Jaringan Logistik dan Peralatan Ir. Ibnu Asur, MM, dan Kasubdit Pemulihan Sarana Yustam Syahril. M.H.</p>
<p>Bupati menjelaskan  erupsi Gunung Marapi sampai saat ini sudah lebih 700 kali erupsi.</p>
<p>&#8220;Saat akibat erupsi Gunung Marapi, dampak yang dialami oleh masyarakat kami terutama yang berada sekitaran lereng gunung Marapi adalah hujan abu vulkanik. Akibatnya saat ini sudah ada lebih kurang 400 orang warga kami yang terjangkit penyakit radang tenggorokan (ispa), sehingga kami sangat membutuhkan bantuan masker,&#8221; ujar Bupati.</p>
<p>Lebih jauh, untuk mengatasi kondisi terburuk yang akan terjadi, Bupati juga menyampaikan beberapa kebutuhan perlengkapan dan kebutuhan yang harus disiapkan dalam waktu dekat ini.</p>
<p>&#8220;Seandainya terjadi hal terburuk yang tidak kita inginkan, tentunya kami sangat membutuhkan bantuan berupa tenda pengungsi, masker, dapur umum, logistik, makanan siap saji, obat-obatan, terpal, matras, pakaian dan yang lainnya untuk kebutuhan para pengungsi,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Sementara, Sestama BNPB Dr. Rustian mengatakan bahwa pihaknya siap membantu dan mendukung sepenuhnya.</p>
<p>&#8220;Kami siap membantu, yang terpenting Pak Bupati sampaikan dengan rinci kondisi reel yang terjadi di lapangan, apa saja yang dibutuhkan. Kami akan mendukung sepenuhnya,&#8221; sampainya.</p>
<p>Dr. Rustian juga menyampaikan agar Pemerintah Daerah Tanah Datar menetapkan Siaga Darurat erupsi Gunung Marapi sejak dini, sehingga seandainya terjadi kondisi terburuk tinggal meningkatkan ke tanggap darurat bencana. <strong>(eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/status-gunung-marapi-meningkat-bupati-sampaikan-kondisi-terkini-ke-bnpb/">Status Gunung Marapi Meningkat, Bupati Sampaikan Kondisi Terkini Ke BNPB</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Di Halaman Rumah Bupati tak Ada Tenda</title>
		<link>https://prokabar.com/di-halaman-rumah-bupati-tak-ada-tenda/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ade]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Feb 2022 14:52:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#BNPB]]></category>
		<category><![CDATA[#BPBD]]></category>
		<category><![CDATA[#gempa]]></category>
		<category><![CDATA[gubernur]]></category>
		<category><![CDATA[Pasaman Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Pengungsian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=101056</guid>

					<description><![CDATA[<p>Simpang Ampek, Prokabar.com &#8211;  Malam ini Jumat (25/2) tak ada tenda di halaman rumah Bupati Pasaman Barat, sepertinya pengungsi akan tidur di ruangan yang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/di-halaman-rumah-bupati-tak-ada-tenda/">Di Halaman Rumah Bupati tak Ada Tenda</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Simpang Ampek, <a href="https://prokabar.com/">Prokabar.com</a> &#8211;  </strong>Malam ini Jumat (25/2) tak ada tenda di halaman rumah Bupati Pasaman Barat, sepertinya pengungsi akan tidur di ruangan yang ada saja.</p>
<p>Pantauan prokabar.com pengungsi mengalir ke halaman rumah bupati yang berada bersebelahan dengan kantor orang nomor satu di Pasaman Barat itu.</p>
<p>Sejak sore para pengungsi sudah memenuhi areal tersebut.</p>
<p>Logistik sudah datang dari BRI, dari gerindra sore tadi, malam ini dari Yonif /133.</p>
<p>Sebagian pengungsi duduk malepok di halaman kantor tersebut, sebagian lain, santap malam nasi bungkus.</p>
<p>Pengungsi bersilewaran di halaman kantor bupati Pasaman. Di lapangan juga. Geser ke kiri, di halaman rumah dinas pun tak ada tenda pengungsi.</p>
<p>Yang ada hanya tenda BNPB tapi belum dioperasikan</p>
<p>Malam ini bantuan telah bergerak ke Pasbar dari berbagai pihak.</p>
<p>Gubernur tadi sore telah datang membawa sejumlah bantuan.</p>
<p>Sedang BNPB akan datang besok, Sabtu (26/2) pagi WIB.</p>
<p>Sementara itu, 1 tenda telah terpasang di kantor Bupati Pasaman Barat sekitar pukul 21.30 wib.</p>
<p>Tenda tersebut diisi ratusan para pengungsi di depan kantor bupati.</p>
<p>Bantuan tenda lainnya baru masuk simpang empat setelah maghrib dan baru berdirikan tenda. (*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/di-halaman-rumah-bupati-tak-ada-tenda/">Di Halaman Rumah Bupati tak Ada Tenda</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>7 Warga Meninggal Dunia akibat Gempa M 6,1 di Pasbar</title>
		<link>https://prokabar.com/7-warga-meninggal-dunia-akibat-gempa-m-61-di-pasbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Feb 2022 11:36:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#BNPB]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#gempapasbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=101025</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasbar, Prokabar. Pusdalops BNPB terus memutakhirkan data terkini dampak gempa magnitudo (M)6,1 yang berdampak pada beberapa wilayah di Provinsi Sumatra Barat pagi tadi (25/2),...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/7-warga-meninggal-dunia-akibat-gempa-m-61-di-pasbar/">7 Warga Meninggal Dunia akibat Gempa M 6,1 di Pasbar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasbar, Prokabar.</strong> Pusdalops BNPB terus memutakhirkan data terkini dampak gempa magnitudo (M)6,1 yang berdampak pada beberapa wilayah di Provinsi Sumatra Barat pagi tadi (25/2), pukul 08.39 WIB. Data sementara mencatat total jumlah korban meninggal mencapai 7 orang.</p>
<p>Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB menginformasikan pada pukul 16.30 WIB jumlah korban meninggal teridentifikasi 3 orang di Kabupaten Pasaman Barat dan 4 di Kabupaten Kabupaten Pasaman.</p>
<p>Sedangkan total korban luka-luka mencapai 85 orang, dengan rincian luka berat 10 orang dan luka ringan 50 orang di Pasaman Barat, serta 25 orang di Pasaman.</p>
<p>BPBD Kabupaten Pasaman belum merinci kategori korban luka-luka yang dilaporkan ke Pusdalops BNPB. Gempa juga berdampak pada pengungsian warga. Hingga kini sebanyak 5.000 warga mengungsi di 35 titik. BPBD melaporkan sebaran titik pengungsian di Kecamatan Talamau, Kecamatan Pasaman dan Kinali. Petugas di lapangan masih mendata warga yang mengungsi.</p>
<p>Petugas gabungan dari BPBD, TNI, Polri, Basarnas, para personel organisasi maupun relawan dan warga masih memfokuskan pada pencarian, penyelamatan dan evakuasi serta pelayanan kepada warga terdampak.</p>
<p>Pascagempa M6,1, Pusdalops BNPB menerima laporan kejadian dua gempa susulan yang cukup signifikan dengan M5,0 pada pukul 11.02 WIB dan gempa M5,1 pukul 11.06 WIB.</p>
<p>Merespons gempa tersebut, Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto telah memerintahkan tim reaksi cepat (TRC) BNPB untuk melakukan kaji cepat situasi dan kebutuhan, serta memberikan pendampingan penanganan darurat di Sumatra Barat. Suharyanto dan jajarannya juga akan bertolak pada esok hari untuk meninjau lokasi terdampak dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat untuk memastikan penanganan darurat berjalan efektif. (eym)</p>
<p>Warga Meninggal Dunia akibat Gempa M6,1 di Pasbar</p>
<p>Pasbar, Prokabat. Pusdalops BNPB terus memutakhirkan data terkini dampak gempa magnitudo (M)6,1 yang berdampak pada beberapa wilayah di Provinsi Sumatra Barat pagi tadi (25/2), pukul 08.39 WIB. Data sementara mencatat total jumlah korban meninggal mencapai 7 orang.</p>
<p>Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB menginformasikan pada pukul 16.30 WIB jumlah korban meninggal teridentifikasi 3 orang di Kabupaten Pasaman Barat dan 4 di Kabupaten Kabupaten Pasaman.</p>
<p>Sedangkan total korban luka-luka mencapai 85 orang, dengan rincian luka berat 10 orang dan luka ringan 50 orang di Pasaman Barat, serta 25 orang di Pasaman.</p>
<p>BPBD Kabupaten Pasaman belum merinci kategori korban luka-luka yang dilaporkan ke Pusdalops BNPB. Gempa juga berdampak pada pengungsian warga. Hingga kini sebanyak 5.000 warga mengungsi di 35 titik. BPBD melaporkan sebaran titik pengungsian di Kecamatan Talamau, Kecamatan Pasaman dan Kinali. Petugas di lapangan masih mendata warga yang mengungsi.</p>
<p>Petugas gabungan dari BPBD, TNI, Polri, Basarnas, para personel organisasi maupun relawan dan warga masih memfokuskan pada pencarian, penyelamatan dan evakuasi serta pelayanan kepada warga terdampak.</p>
<p>Pascagempa M6,1, Pusdalops BNPB menerima laporan kejadian dua gempa susulan yang cukup signifikan dengan M5,0 pada pukul 11.02 WIB dan gempa M5,1 pukul 11.06 WIB.</p>
<p>Merespons gempa tersebut, Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto telah memerintahkan tim reaksi cepat (TRC) BNPB untuk melakukan kaji cepat situasi dan kebutuhan, serta memberikan pendampingan penanganan darurat di Sumatra Barat.</p>
<p>Suharyanto dan jajarannya juga akan bertolak pada esok hari untuk meninjau lokasi terdampak dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat untuk memastikan penanganan darurat berjalan efektif. <strong>(*/eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/7-warga-meninggal-dunia-akibat-gempa-m-61-di-pasbar/">7 Warga Meninggal Dunia akibat Gempa M 6,1 di Pasbar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BNPB Akan Kucurkan Dana Tunggu Bagi Warga yang Rumahnya Terdampak Erupsi Semeru</title>
		<link>https://prokabar.com/bnpb-akan-kucurkan-dana-tunggu-bagi-warga-yang-rumahnya-terdampak-erupsi-semeru/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Dec 2021 09:33:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#BNPB]]></category>
		<category><![CDATA[#erupsisumeru]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#Lumajang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=98311</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; Lumajang, Prokabar- BNPB akan memberikan dana tunggu kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan sedang hingga berat akibat tertimbun abu vulkanik dari erupsi Gunung...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bnpb-akan-kucurkan-dana-tunggu-bagi-warga-yang-rumahnya-terdampak-erupsi-semeru/">BNPB Akan Kucurkan Dana Tunggu Bagi Warga yang Rumahnya Terdampak Erupsi Semeru</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Lumajang, Prokabar-</strong> BNPB akan memberikan dana tunggu kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan sedang hingga berat akibat tertimbun abu vulkanik dari erupsi Gunung Semeru. Hal tersebut disampaikan Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, S.Sos., M.M dalam rapat koordinasi tanggap sarurat bencana erupsi Gunung Semeru, Minggu (5/12) di Kantor Kecamatan Pasirian.</p>
<p>&#8220;Kami akan membangun kembali rumah warga yang rusak. Selagi menunggu dibangun, kami akan berikan dana tunggu kepada mereka yang terdampak untuk menyewa rumah sementara selama 6 bulan,&#8221; jelas Suharyanto.</p>
<p>Suharyanto berharap selama 6 bulan tersebut, rumah warga yang terdampak sudah dapat terbangun kembali di lokasi yang lebih aman. Saat ini, rencana pembangunan menunggu perizinan untuk penggunaan lahan dari pemerintah daerah.</p>
<p>&#8220;BNPB bersama-sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Dinas PUPR akan terus mengawal perizinan tersebut,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, Jarwansah, S.Pd., M.A.P., M.M., mengatakan, setiap KK yang rumahnya mengalami kerusakan dan tidak dapat ditinggali kembali, akan mendapatkan sebesar 500 ribu setiap bulannya selama kurun waktu 6 bulan.</p>
<p>Hingga saat ini, BNPB, BPBD, dan instansi terkait masih melakukan asesmen dan pendataan cepat kerusakan rumah yang timbul akibat kejadian bencana erupsi Gunung Semeru. <strong>(rls/eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bnpb-akan-kucurkan-dana-tunggu-bagi-warga-yang-rumahnya-terdampak-erupsi-semeru/">BNPB Akan Kucurkan Dana Tunggu Bagi Warga yang Rumahnya Terdampak Erupsi Semeru</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>13 Warga Meninggal Dunia Akibat Erupsi Gunung Semeru</title>
		<link>https://prokabar.com/13-warga-meninggal-dunia-akibat-erupsi-gunung-semeru/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Dec 2021 03:53:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#BNPB]]></category>
		<category><![CDATA[#erupsisumeru]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[#sumeru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=98308</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; Jakarta, Prokabar- Penanganan darurat terus dilakukan paska kejadian erupsi Gunung Semeru yang berlangsung pada Sabtu kemarin (4/12). BPBD Kabupaten Lumajang dan tim gabungan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/13-warga-meninggal-dunia-akibat-erupsi-gunung-semeru/">13 Warga Meninggal Dunia Akibat Erupsi Gunung Semeru</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Jakarta, Prokabar-</strong> Penanganan darurat terus dilakukan paska kejadian erupsi Gunung Semeru yang berlangsung pada Sabtu kemarin (4/12). BPBD Kabupaten Lumajang dan tim gabungan masih meneruskan proses pencarian dan evakuasi warga yang terdampak atau pun yang diperkirakan hilang.</p>
<p>Berdasarkan informasi dari Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto, S.Sos, M.M, yang saat ini sedang menuju Lumajang, total 13 orang dilaporkan meninggal dunia akibat peristiwa tersebut. Adapun yang baru teridentifikasi dua orang berasal dari Curah Kobokan dan Kubuan, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur.</p>
<p>Selain itu, sebanyak 41 orang yang mengalami luka-luka, khususnya luka bakar, telah mendapatkan penanganan awal di Puskesmas Penanggal. Selanjutnya mereka dirujuk menuju RSUD Haryoto dan RS Bhayangkara. Sementara itu, warga luka lainnya ditangani pada beberapa fasilitas kesehatan, yaitu 40 orang dirawat di Puskesmas Pasirian, 7 orang di Puskesmas Candipuro, serta 10 orang lain di Puskesmas Penanggal di antaranya terdapat dua orang ibu hamil.</p>
<p>TIm gabungan juga berhasil melakukan evakuasi warga yang tadi malam dilaporkan Wakil Bupati Lumajang terjebak di kantor pemilik tambang. Saat ini para warga telah ditempatkan di Pos Curah Kobokan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.</p>
<p>Berikut ini, informasi mengenai sebaran awas panas guguran juga berdampak pada dua kecamatan, antara lain Kecamatan Pronojiwo pada Desa Pronojiwo, Oro-oro Ombo, Sumberurip, serta Dusun Curah Kobokan di Desa Supiturang serta Kecamatan Candipuro pada Dusun Kamarkajang di Desa Sumberwuluh dan Desa Sumbermujur.</p>
<p>Selain itu terdapat delapan kecamatan dan beberapa desa yang terdampak abu vulkanik, meliputi Kecamatan Ampelgading pada Desa Argoyuwono.Kecamatan Tirtoyudo pada Desa Purwodadi dan Desa Gadungsari. Kecamatan Pagelaran pada Desam Clumprit. Kecamatan Wajak pada Desa Bambang. Kecamatan Kepanjen pada Desa Panggungrejo dan Mojosari.</p>
<p>Kecamatan Dampit pada Kelurahan Dampit.<br />
Kecamatan Bantur pada Desa Bantur dan Rejosari. Kecamatan Turen pada Desa Talok.</p>
<p>BPBD Kabupaten Lumajang juga melaporkan terdapat 902 warga mengungsi yang tersebar di beberapa titik kecamatan. 305 orang mengungsi dibeberapa fasilitas pendidikan dan balai desa di Kecamatan Pronojiwo.</p>
<p>Kejadian sebaran awan panas guguran Gunung Semeru juga menyebabkan beberapa rumah warga tertutup material vulkanik serta jembatan Gladak Perak di Curah Kobokan yang menjadi akses penghubung Lumajang dan Malang terputus.</p>
<p>BPBD Kabupaten Lumajang menggunakan alat berat (wheel loader) untuk membuka akses jalan Curah Kobokan serta melakukan pendataan lanjutan terkait kerugian materil lainnya akibat peristiwa ini.</p>
<p>Berdasarkan pemantauan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), saat ini Gunung Semeru masih dalam status level II atau ‘waspada.’</p>
<p>Adapun pemantauan kondisi udara melalui radar Accuweather Udara mencapai tingkat polusi tinggi dan berdampak negatif terhadap kelompok yang masuk dalam kategori rentan, yaitu lansia, ibu hamil, disabilitas serta anak-anak.</p>
<p>Pantauan secara visual juga menunjukkan awas panas guguran telah berhenti dikarenakan kondisi hujan di sekitar puncak kubah lava Gunung Semeru. Meski demikian, BPBD terus melakukan koordinasi bersama perangkat desa setempat dan Pos Pengamat Gunung Api (PPGA) terkait pemutakhiran aktivitas Gunung Semeru.</p>
<p>BPBD Kabupaten Lumajang mengimbau masyarakat setempat untuk tidak melakukan aktivitas di Daerah Aliras Sungai (DAS) Mujur di Curah Kobokan dan DAS lainnya maupun beberapa tempat yang dimungkinkan menjadi tempat aliran guguran awan panas. <strong>(Rls/eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/13-warga-meninggal-dunia-akibat-erupsi-gunung-semeru/">13 Warga Meninggal Dunia Akibat Erupsi Gunung Semeru</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Erupsi Gunung Semeru, BNPB Terjunkan TRC dan Logistik</title>
		<link>https://prokabar.com/erupsi-gunung-semeru-bnpb-terjunkan-trc-dan-logistik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Dec 2021 15:19:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#BNPB]]></category>
		<category><![CDATA[#distribusilogistik]]></category>
		<category><![CDATA[#erupsisumeru]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#sumeru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=98289</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; Jakarta, Prokabar- Penanganan darurat pascaerupsi Gunung Semeru masih terus dilakukan berbagai pihak, salah satunya evakuasi dan pelayanan masyarakat yang melakukan pengungsian. Malam ini,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/erupsi-gunung-semeru-bnpb-terjunkan-trc-dan-logistik/">Erupsi Gunung Semeru, BNPB Terjunkan TRC dan Logistik</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Jakarta, Prokabar-</strong> Penanganan darurat pascaerupsi Gunung Semeru masih terus dilakukan berbagai pihak, salah satunya evakuasi dan pelayanan masyarakat yang melakukan pengungsian. Malam ini, Sabtu (4/12), BNPB mengirimkan tim reaksi cepat (TRC) untuk memberikan pendampingan dalam penanganan darurat.</p>
<p>BNPB juga mengirimkan bantuan logistik yang dikirimkan pada hari ini juga, bersamaan dengan TRC dan perwakilan kementerian dan lembaga. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal TNI Suharyanto, S.Sos., M.M. dalam konferensi pers, pada Sabtu (4/12).</p>
<p>“Malam ini kami mengirimkan TRC untuk mendampingi pemerintah daerah. Tim akan berangkat lewat darat dan membawa logistik bantuan, seperti selimut, makan siap saji, terpal, tenda darurat, matras dan logistik dasar lainnya,” ujar Suharyanto.</p>
<p>Kepala BNPB akan menuju ke Kabupaten Lumajang untuk memastikan penanganan darurat bencana secara cepat dan tepat, khususnya evakuasi dan penanganan korban luka-luka. Disamping itu, Suharyanto juga ingin membantu dan memastikan kebutuhan dasar diberikan kepada warga yang terdampak. BPBD setempat masih terus melakukan pendataan terhadap warga yang mengungsi.</p>
<p>Data sementara pada hari ini (4/12), pukul 18.49 WIB, titik warga yang mengungsi berada di Balai Desa Penanggal, rumah-rumah warga sekitar yang aman, Masjid Jarit dan Balai desa Sumberwuluh.</p>
<p>Sementara itu, Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati menyampaikan bahwa warga mengungsi sekitar 300 KK. Mereka berasal dari Curah Kobokan, Desa Supiturang. Indah telah berada di Puskesmas Penanggal untuk memantau warga yang menjadi korban erupsi.</p>
<p>Ia menyampaikan sebagian warga desa sudah mengungsi dan tinggal beberapa orang yang kemudian dievakuasi.</p>
<p>“Terakhir 1 jam yang lalu masih ada 10 orang yang belum bisa dievakuasi karena lokasi sulit,” ujarnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Indah mengatakan masih ada 1 warga yang meninggal dari Curah Kobokan dan telah berhasil dievakuasi. Di Desa Sumberwuluh, Kampung Renteng tempat area penambangan pasir, diperkirakan dua orang hilang.</p>
<p>“Belum bisa ditemukan. Delapan orang yang terjebak di kantor pemilik tambang. Terhambat material vulkanik yang masih panas,” ujarnya.</p>
<p>Korban luka yang terdata sementara berjumlah 41 orang yang telah dievakuasi ke Puskesmas Penanggal. Sebagian besar warga yang mengalami luka-luka dirujuk ke beberapa rumah sakit, seperti RSU Haryoto, RS Bhayangkara dan RS Pasirian.</p>
<p>Terkait dengan dampak di sektor pemukiman, pantauan Indah bahwa hampir semua rumah hancur di Curah Kobokan. Warga terdampak erupsi mengungsi sementara waktu di Balai Desa Penanggal.</p>
<p>Selain korban dan kerusakan di sektor pemukiman, ada jembatan putus, yaitu Gladak Perak. Kondisi ini mengakibatkan warga yang ada di Pronojiwo tidak bisa mengarah ke Wilayah Lumajang.</p>
<p>“Beberapa teman harus putar melewati Malang. BPBD dan Dinas Sosial Kabupaten Malang mohon membantu untuk membuka pos tempat pengungsian dan dapur umum untuk melayani warga di Pronojiwo,” ujar Wakil Bupati Lumajang.</p>
<p>Selain itu, banyak pohon yang tumbang jalan nasional menuju ke arah Malang terhambat.</p>
<p>Kepala BNPB Suharyanto menginformasikan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Panglima TNI untuk meminta dukungan personel dan peralatan. Ia juga berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Lumajang dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk memastikan penanganan masyarakat yang terdampak erupsi.</p>
<p>“Kami meminta masyarakat untuk tetap tenang, waspada dan terus mengikuti informasi resmi dari pemerintah, PVMBG, BNPB, BPBD maupun pemerintah daerah dan tidak terpicu isu yang tidak benar,” tambahnya.</p>
<p>Dalam keterangan pers, Kepala BNPB menyampaikan bahwa otoritas setempat masih memastikan proses evakuasi terhadap warga. Informasi sementara, belum ada informasi pendaki gunung yang terjebak saat erupsi berlangsung. Sementara itu, BPBD Kabupaten Lumajang masih memastikan apkah masih ada penambang pasir yang terjebak saat peristiwa terjadi. Hingga kini belum ada laporan adanya korban jiwa. <strong>(rls/eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/erupsi-gunung-semeru-bnpb-terjunkan-trc-dan-logistik/">Erupsi Gunung Semeru, BNPB Terjunkan TRC dan Logistik</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Awan Panas Guguran Semeru Berdampak pada Masyarakat  Pronojiwo Lumajang</title>
		<link>https://prokabar.com/awan-panas-guguran-semeru-berdampak-pada-masyarakat-pronojiwo-lumajang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Dec 2021 11:01:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#awanpanas]]></category>
		<category><![CDATA[#BNPB]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#lumajag]]></category>
		<category><![CDATA[#sumeru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=98266</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; Jakarta, Prokabar- Gunung Semeru mengalami peningkatan aktivitas vulkanik yang ditunjukkan dengan terjadinya guguran awan panas mengarah ke Besuk Kobokan, Desa Sapiturang, Kecamatan Pronojiwo,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/awan-panas-guguran-semeru-berdampak-pada-masyarakat-pronojiwo-lumajang/">Awan Panas Guguran Semeru Berdampak pada Masyarakat  Pronojiwo Lumajang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Jakarta, Prokabar-</strong> Gunung Semeru mengalami peningkatan aktivitas vulkanik yang ditunjukkan dengan terjadinya guguran awan panas mengarah ke Besuk Kobokan, Desa Sapiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Sabtu (4/12) pukul 15.20 WIB.</p>
<p>Kronologi kejadian yang diamati dari Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Gunung Semeru di Pos Gunung Sawur, Dusun Poncosumo, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, getaran banjir lahar atau guguran awan panas tercatat mulai pukul 14.47 WIB dengan amplitudo maksimal 20 milimeter.</p>
<p>Pada pukul 15.10 WIB, PPGA Pos Gunung Sawur kemudian melaporkan visual abu vulkanik dari guguran awan panas sangat jelas teramati mengarah ke Besuk Kobokan dan beraroma belerang. Selain itu, laporan visual dari beberapa titik lokasi juga mengalami kegelapan akibat kabut dari abu vulkanik.</p>
<p>Catatan yang dihimpun Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), guguran lava pijar teramati dengan jarak luncur kurang lebih 500-800 meter dengan pusat guguran berada kurang lebih 500 meter di bawah kawah.</p>
<p>Sebagai respon cepat dari adanya kejadian guguran awan panas tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat dan para penambang untuk tidak beraktivitas di sepajang Daerah Aliran Sungai (DAS) Mujur dan Curah Kobokan.</p>
<p>Anggota BPBD Kabupaten Lumajang bersama tim gabungan lainnya segera menuju lokasi kejadian di sektor Candipuro-Pronojiwo untuk melakukan pemantauan, kaji cepat, pendataan, evakuasi dan tindakan lainnya yang dianggap perlu dalam penanganan darurat.</p>
<p>Tim BPBD Kabupaten Lumajang saat ini tengah mengupayakan untuk mendirikan titik pengungsian sektoral di Lapangan Kamarkajang, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.</p>
<p>Hingga siaran pers ini diturunkan belum ada laporan mengenai jatuhnya korban jiwa dan visual Gunung Semeru masih tertutup kabut disertai hujan dengan intensitas sedang. Sementara itu kerugian materil dan dampak lainnya dari erupsi Gunung Semeru masih dalam pendataan. <strong>(rls/eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/awan-panas-guguran-semeru-berdampak-pada-masyarakat-pronojiwo-lumajang/">Awan Panas Guguran Semeru Berdampak pada Masyarakat  Pronojiwo Lumajang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 43/241 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/11 queries in 0.027 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 20:14:12 by W3 Total Cache
-->