<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#BMKG Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/bmkg/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/bmkg/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 12 May 2024 16:43:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#BMKG Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/bmkg/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>BMKG Peringatkan, Ancaman Galodo Susulan Sampai 20 Mei</title>
		<link>https://prokabar.com/bmkg-peringatkan-ancaman-galodo-susulan-sampai-20-mei/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi7]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 May 2024 16:16:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[#Galodo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=119986</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Peringatan dini sudah disampaikan BMKG sejak 9 Mei di Sumbar intensitaf hujan tinggi. Keterangan ini disampaikan oleh Kepala BMKG Dwikorita dalam...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bmkg-peringatkan-ancaman-galodo-susulan-sampai-20-mei/">BMKG Peringatkan, Ancaman Galodo Susulan Sampai 20 Mei</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong> &#8211; Peringatan dini sudah disampaikan BMKG sejak 9 Mei di Sumbar intensitaf hujan tinggi. Keterangan ini disampaikan oleh Kepala BMKG Dwikorita dalam jumpa pers via zoom dengan awak media.</p>
<p>“Kami selalu mengeluarkan peringatan dini dan sekali lagi ancaman galodo masih akan ada sampai 20 Mei,” sebut Kepala BMKG Dwikorita Karniwati dalam zoom bersama wartawan, Ahad (12/5) malam.</p>
<p>Ia meminta masyarakat luas terus memantau prediksi cuaca yang dikeluarkan BMKG setiap hari. Peringatan BMKG kata dia, berisi intensitas hujan dimanapun di Indonesia. Peringatan hujan intensitas tinggi ini berlangsung sampai 11 Mei.</p>
<p>Disebutkannya hujan akan berlangsung pada siang sampai sore dan juga malam. Pada 11 Mei intensitas hujan lebat disertai angin kencang disampaikan siang sampai malam.</p>
<p>Ini disampaikan karena bersamaan dengan banjir lahan dingin dan banjir bandang. Penyebab galodo bukan hanya erupsi tapi juga pengaruh getaran gempa.</p>
<p>BMKG mendeteksi gempa-gempa kecil di Marapi meretakkan bebatuan. Itulah sebabnya galodo terjadi tidak di satu tempat.</p>
<p>&#8220;Ini kami sampaikan beberapa kali, diingatkan, ini perlu diwaspadai, ternyata memang terjadi. Informasi kami ini bukan kabar penakut tapi juga untuk seluruh Indonesia,” kata Kepala BMKG.</p>
<p>Peringatan dini itu juga disampaikan masih akan berlangsung sampai 13 Mei. Intensitas akan turun pada 14 Mei tapi naik lagi 15 Juni sampai 17 Juni. Galodo masih akan berlanjut sampai 20 Mei atau sepekan ke depan.</p>
<p>Kondisi cuaca pada 11 Mei menurutnya, hujan hari itu memicu terjadi galodo di Agam dan lahar hujan di Tanah Datar.</p>
<p>Dwikorita minta warga menghindar dari lokasi zona bahaya yang dideteksi BMKG, badan vulkanologi dan BPBD.</p>
<p>“Menjauh dari bantaran sungai yang berhulu dari Marapi, Singgalang dan gunung lainnya,” kata dia.<br />
&#8220;Ini diingatkan karena beberapa kali dalam bulan ini, terjadi guncangan gempa.&#8221; Tambah Dwikorati, dalam jumpa persnya.</p>
<p>Material erupsi Marapi bisa meluncur melalui 20 jalur. Mesti segera diidentifikasi daerah mana saja yang mesti diwaspadai.</p>
<p>Kepala BMKG Diwikorita Karnawati meminta pemerintah di Sumbar untuk melakukan gerakan cepat setelah mendapat informasi BMKG. “Prakiraan sepekan ke depan, sudah kami keluarkan,” kata dia dalam jumpa pers, barusan. (Adh)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bmkg-peringatkan-ancaman-galodo-susulan-sampai-20-mei/">BMKG Peringatkan, Ancaman Galodo Susulan Sampai 20 Mei</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Waspada..! Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang di Sumbar</title>
		<link>https://prokabar.com/waspada-hujan-lebat-disertai-petir-dan-angin-kencang-di-sumbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Oct 2022 02:29:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[#hujan]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#Petir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=107880</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Minangkabau Padang Pariaman merilis prakiraan cuaca Sumatera Barat mulai Selasa (18/10) hingga Kamis (20/10). BMKG...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/waspada-hujan-lebat-disertai-petir-dan-angin-kencang-di-sumbar/">Waspada..! Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang di Sumbar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div align="left">
<p dir="ltr"><strong>Padang, Prokabar</strong> &#8211; Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Minangkabau Padang Pariaman merilis prakiraan cuaca Sumatera Barat mulai Selasa (18/10) hingga Kamis (20/10).</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">BMKG memprakirakan cuaca di Sumbar siang sampai sore, diprakirakan akan terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di beberapa wilayah bahkan dapat disertai petir/kilat dan angin kencang.</p>
</div>
<div align="left">
<p dir="ltr">Berikut Prakiraan Cuaca Sumatera Barat tgl 18 Oktober 2022</p>
<p dir="ltr">&#8211; Pagi hari : Cerah Berawan-Berawan.</p>
<p dir="ltr">&#8211; Siang-Sore hari : Cerah Berawan-Berawan; Potensi hujan sedang &#8211; lebat di wilayah Agam, Padang Panjang, Solok Selatan; Potensi hujan ringan – sedang di wilayah Pasaman Barat, Pasaman, Bukittinggi, Lima Puluh Kota, Payakumbuh, Tanah Datar, Solok, Kab. Solok, Solok Selatan, Sawahlunto, Sijunjung, Pesisir Selatan.</p>
<p dir="ltr">&#8211; Malam hari : Berawan; Potensi hujan ringan-sedang di wilayah Kep. Mentawai, Sijunjung, Dharmasraya.</p>
<p dir="ltr">&#8211; Dini hari : Cerah Berawan-Berawan.<br />
&#8211; Suhu Udara : 16-31◦C<br />
&#8211; Kelembaban Udara : 65-98%<br />
&#8211; Angin : Dari Barat Daya – Barat Laut, dengan Kec. 6-25 Km/jam</p>
<p dir="ltr">&#8211; Peringatan Dini : Waspada potensi hujan intensitas sedang-lebat dapat disertai petir/kilat dan angin kencang pada siang hingga sore hari di wilayah Agam, Padang Panjang, Solok Selatan, dan sekitarnya.</p>
<p dir="ltr">Prakiraan Cuaca Sumatera Barat tgl  19 Oktober 2022</p>
<p dir="ltr">&#8211; Pagi hari : Cerah Berawan-Berawan.<br />
&#8211; Siang-Sore hari : Cerah Berawan-Berawan; Potensi hujan sedang – lebat di wilayah Pesisir Selatan dan Solok Selatan; Potensi hujan ringan – sedang di wilayah Kep. Mentawai, Agam, Pasaman Barat, Pariaman, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, dan Dharmasraya.</p>
<p dir="ltr">&#8211; Malam hari : Berawan; Potensi hujan sedang-lebat di wilayah Kep. Mentawai; Potensi hujan ringan – sedang di wilayah Pasaman Barat, Agam, Lima Puluh Kota, Payakumbuh, Pariaman, Padang Pariaman, Padang Panjang, Tanah Datar, Dharmasraya.</p>
<p dir="ltr">&#8211; Dini hari : Berawan; Potensi hujan ringan-sedang di wilayah Kep. Mentawai dan Pesisir Selatan.<br />
&#8211; Suhu Udara : 16-31◦C<br />
&#8211; Kelembaban Udara : 70-98%<br />
&#8211; Angin : Dari Barat Daya – Barat Laut, dengan Kec. 6-25 Km/jam</p>
<p dir="ltr">&#8211; Peringatan Dini : Waspada potensi hujan intensitas sedang-lebat dapat disertai petir/kilat dan angin kencang pada siang hingga sore hari di wilayah Pesisir Selatan, Solok Selatan; Pada malam hari di wilayah Kep. Mentawai dan sekitarnya.</p>
<p dir="ltr">Prakiraan Cuaca Sumatera Barat tgl 20 Oktober 2022</p>
<p dir="ltr">&#8211; Pagi hari : Cerah Berawan-Berawan; Potensi hujan ringan-sedang di wilayah Kep. Mentawai.</p>
<p dir="ltr">&#8211; Siang-Sore hari : Cerah Berawan-Berawan; Potensi hujan sedang-lebat di wilayah Solok Selatan, Dharmasraya; Potensi hujan ringan – sedang di wilayah Kep. Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Lima Puluh Kota, Payakumbuh, Pariaman, Padang Pariaman, Padang Panjang, Tanah Datar, Padang, Solok, Kab. Solok, Sijunjung.</p>
<p dir="ltr">&#8211; Malam hari : Berawan; Potensi hujan ringan-sedang di wilayah Kep. Mentawai, Kab. Solok, Sijunjung, Dharmasraya, Solok Selatan.</p>
<p dir="ltr">&#8211; Dini hari : Cerah Berawan-Berawan.<br />
&#8211; Suhu Udara : 16-31◦C<br />
&#8211; Kelembaban Udara : 70-98%<br />
&#8211; Angin : Dari Barat Daya – Barat Laut, dengan Kec. 6-25 Km/jam</p>
<p dir="ltr">-Peringatan Dini : Waspada potensi hujan intensitas sedang-lebat dapat disertai petir/kilat dan angin kencang pada siang hingga sore hari di wilayah Solok Selatan, Dharmasraya, dan sekitarnya. <strong>(rls)</strong></p>
</div>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/waspada-hujan-lebat-disertai-petir-dan-angin-kencang-di-sumbar/">Waspada..! Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang di Sumbar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>RCCC UNP Jalin Kolaborasi dengan BMKG</title>
		<link>https://prokabar.com/rccc-unp-jalin-kolaborasi-dengan-bmkg/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Oct 2022 07:38:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#UNP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=107354</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Research Center for Climate Change yang merupakan salah satu Pusat Riset unggulan di Universitas Negeri Padang, menjalin kerjasama dengan badan Meteorologi,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/rccc-unp-jalin-kolaborasi-dengan-bmkg/">RCCC UNP Jalin Kolaborasi dengan BMKG</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>Padang, Prokabar</strong> &#8211; <i>Research Center for Climate Change </i>yang merupakan salah satu Pusat Riset unggulan di Universitas Negeri Padang, menjalin kerjasama dengan badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).</p>
<p dir="ltr">Kolaborasi di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi ini diresmikan melalui penandatangan <i>Memorandum of Understanding</i> (MoU) antara Universitas Negeri Padang dengan BMKG.</p>
<p dir="ltr">Pusat Riset yang membidangi kajian fenomena dan dampak atas fenomena perubahan iklim ini ke depan akan lebih leluasa menjalankan program kerjasama Pendidikan, Pengabdian dan Penelitian setelah payung hukum berupa MoU ditandatangani antara pimpinan UNP dan BMKG.</p>
<p dir="ltr">Prosesi penandatangan sekaligus temu ramah dan saling memaparkan sambutan dan harapan dan rencana ke depan itu dilaksanakan secara luring di Gedung Auditorium UNP, Kampus Air Tawar, Padang, Jumat, (30/9/2022).</p>
<p dir="ltr">Naskah Kerjasama MoU langsung ditandatangani oleh Rektor UNP, Prof. Ganefri, Ph.D dan Deputi Geofisika BMKG, Dr. Suko Prayitno Adi, M.Si.</p>
<p dir="ltr">Selain menyepakati Kerjasama konkrit di level UNP dan BMKG, di kesempatan tersebut juga diresmikan MoA (<i>Memorandum of Agreement</i>) antara Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Padang (FMIPA UNP) dengan Stasiun Geofisika Padang Panjang.</p>
<p dir="ltr">FMIPA UNP langsung diwakili oleh Dekan FMIPA UNP, Dr. Yulkifli, S.Pd., M.Si. Sementara Dr. Suadi Ahadi, S.T., M.T., Kepala Stasiun Geofisika Padang Panjang langsung hadir mewakili Stasiun Geofisika Padang Panjang.</p>
<p dir="ltr">Kepala RCCC-UNP, Dr. Nofi Yendri Sudiar, S.Si., M.Si, mengatakan, bentuk kerjasama yang disepakati adalah dalam lingkup Tri Dharma Perguruan Tinggi, mencakup Pengajaran dan Pendidikan, Pengabdian kepada Masyarakat dan Penelitian.</p>
<p dir="ltr">“BMKG adalah institusi resmi di pusat yang paling dekat relevansi tupoksi serta <i>area of interest</i>-nya dengan RCCC. Sudah pasti akan sangat banyak kegiatan Tri Darma Perguruan Tinggi yang bisa dijalin antara RCCC dengan BMKG ke depan. Sejatinya sudah ada beberapa yang sedang dan akan berjalan. Iven hari ini adalah dalam rangka memperkuat payung legal-formalnya,” demikian Dr. Nofi Yendri Sudiar.</p>
<p dir="ltr">Sementara Rektor UNP, Prof. Ganefri, Ph.D dalam sambutan sekaligus arahannya kembali mengajak sivitas akademika, terutama jajaran Pusat Riset selingkungan UNP agar terus memperkuat komitmen dan meningkatkan kinerja, terutama dalam hal penelitian antar lembaga.</p>
<p dir="ltr">“UNP menuju <i>World Class University</i> semakin harus meningkatkan kualitas penelitian, semakin berlevel internasional maka akan semakin bermanfaat memecahkan berbagai permasalahan, baik di bidang sosial-humaniora maupun eksakta. RCCC sebagai salah satu Pusat Riset harus memanfaatkan peluang kerjasama dengan BMKG karena dengan berkolaborasi maka akan melahirkan inovasi dan solusi,” demikian Rektor UNP.</p>
<p dir="ltr">Di kesempatan yang sama, Dr. Suko Prayitno Adi menyambut baik jaringan kolaborasi UNP dengan BMKG.</p>
<p dir="ltr">“Ini langkah strategis. BMKG memang berkomitmen memperkuat jaringan akademis dan ilmiah dengan Perguruan Tinggi yang <i>concern</i> terhadap kajian perubahan iklim. Perubahan iklim adalah problema global terkini yang membutuhkan berbagai solusi melalui penelitian agar dampak negatifnya bagi kehidupan umat manusia bisa diminimalisir,” tambah Dr. Suko.</p>
<p dir="ltr">Pernyataan Deputi BMKG diamini oleh Dekan FMIPA UNP, Dr. Yulkifli, S,Pd., M.Si yang memprakarsai prosesi ini.</p>
<p dir="ltr">“Kami, baik FMIPA maupun RCCC akan segera menyusun <i>road-map </i>kerjasama, terutama penelitian, diharapkan 2023 berjalan sesuai skema yang relevan,” demikian pernyataan singkat Dekan FMIPA UNP.</p>
<p dir="ltr">Kegiatan penandatanganan ini berlangsung lancar dan khidmat, dihadiri oleh Rektor, Wakil Rektor, Sekretaris Universitas, Dekan selingkungan UNP, Wakil Dekan, Ketua Lembaga, Kepala Biro, Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah I Medan, Koordinator BMKG Sumatra Barat, Kepala Stasiun Geofisika Padang Panjang, dan Kepala UPT BMKG se-Sumatra Barat, selain tentunya seluruh jajaran peneliti RCCC. <strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/rccc-unp-jalin-kolaborasi-dengan-bmkg/">RCCC UNP Jalin Kolaborasi dengan BMKG</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pusat Riset Perubahan Iklim UNP Adakan FGD</title>
		<link>https://prokabar.com/pusat-riset-perubahan-iklim-unp-adakan-fgd/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Dec 2021 05:29:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[#rls]]></category>
		<category><![CDATA[#UNP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=99252</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Pusat Riset Perubahan Iklim, atau yang dalam versi internasionalnya Research Center for Climate Change (RCCC) Universitas Negeri Padang mengadakan Focus Group...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pusat-riset-perubahan-iklim-unp-adakan-fgd/">Pusat Riset Perubahan Iklim UNP Adakan FGD</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong> &#8211; Pusat Riset Perubahan Iklim, atau yang dalam versi internasionalnya Research Center for Climate Change (RCCC) Universitas Negeri Padang mengadakan Focus Group Discussion (FGD) pada Senin, 27 Desember 2021. Pusat Riset yang berdiri sejak 29 November 2021 lalu ini dipimpin oleh Dr. Nofi Yendri Sudiar, M.Si, MCE, dosen dan peneliti di Jurusan Fisika, FMIPA, UNP.</p>
<p>Narasumber FGD kali ini adalah Dr. Amsari Mudzakir Setiawan yang kini merupakan klimatologis dan analis cuaca di Sub Bidang Analisis dan Informasi Iklim, Bidang Analisis dan Variabilitas Iklim, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jakarta.</p>
<p>Amsari membedah topik bertajuk Krisis Iklim di Depan Mata, (Kampus Kita) Harus Berbenah.</p>
<p>Subtopik yang dibahas dalam FGD kali ini di antaranya mengupas mengenai bencana Indonesia terkini, pengendalian iklim di Indonesia, tantangan iklim jangka panjang serta bagaimana seharusnya peran kampus menghadapi fenomena global perubahan iklim di dunia.</p>
<p>Dalam paparannya, Amsari mengupas kecenderungan bencana alam yang dipengaruhi oleh faktor perubahan iklim BMKG. Di antara 3.034 bencana yang terjadi sepanjang 2021 (per 26 Desember 2020) ternyata sebagian besar didominasi oleh bencana hidro-meteorologi. Disebabkan bencana alam sangat memengaruhi eksistensi dan aktivitas manusia, maka BMKG beserta segenap stake-holder telah dan sedang melakukan berbagai hal.</p>
<p>&#8220;Diantaranya berupa mitigasi, regulasi, informasi dan prediksi tren ke depan serta senantiasa melakukan monitoring, dan perkiraan probabilistik serta peluang curah hujan,&#8221; ungkap Amsari</p>
<p>Sekaitan upaya sosialisasi dan mitigasi, BMKG melakukan berbagai program, di antaranya Sekolah Lapangan Nelayan, Sekolah Lapang Iklim .Sekolah Lapang Gempa Bumi, dan banyak lagi.</p>
<p>Rekomendasi Nara Sumber FGD menyarankan urgensi elaborasi penelitian dalam naungan kolaborasi dan kerjasama penelitian dari berbagai perspektif.</p>
<p>Kepala RCCC, Dr. Nofi Yendri Sudiar dalam sambutannya sangat mengharapkan bantuan dan kerja sama dari BMKG, terutama dalam hal penyediaan data agar dapat dianalisis sesuai tujuan penelitian.</p>
<p>“Semoga ke depan RCCC dan BMKG dapat bergandeng tangan menunjang Tri Darma Perguruan Tinggi,” harap Nofi.</p>
<p>Susunan struktur RCCC-UNP adalah sebagai berikut: Kepala: Dr. Nofi Yendri Sudiar, M.Si, MCE, Sekretaris: Irma Leilani Eka Putri, S.Si, M.Si MCE, Bendahara: Dezi Handayani, S.Si., M.Si,. Sementara Divisi Penelitian dan Pengembangan: Krismadinata, S.T, M.T, Ph.D, Dr. rer.nat. Deski Beri, S.Si, M.Si, Dilla Anggraina, S.Si, M.Pd, Divisi Pendidikan dan Pelatihan: Yohandri, S.Si, M.Si, Ph.D, Widya Parikeslan, S.Si, M.Si, Divisi Sosialisasi, Publikasi dan Hilirisasi: Mohammad Isa Gautama, S.Pd, M.Si, dan Mairizwan, S.Si, M.Si. (rls)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pusat-riset-perubahan-iklim-unp-adakan-fgd/">Pusat Riset Perubahan Iklim UNP Adakan FGD</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BMKG: Cuaca Ekstrim, Sumbar Status Siaga untuk Dua Hari Ini</title>
		<link>https://prokabar.com/bmkg-cuaca-ekstrim-sumbar-status-siaga-untuk-dua-hari-ini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Nov 2021 11:40:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[#cuacaekstream]]></category>
		<category><![CDATA[#cuacasumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=96883</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar &#8211; BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika) Jakarta merilis dan tersebar di group kebencanaan terkait cuaca ekstrim melanda Sumatera Barat pada 2...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bmkg-cuaca-ekstrim-sumbar-status-siaga-untuk-dua-hari-ini/">BMKG: Cuaca Ekstrim, Sumbar Status Siaga untuk Dua Hari Ini</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar</strong> &#8211; BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika) Jakarta merilis dan tersebar di group kebencanaan terkait cuaca ekstrim melanda Sumatera Barat pada 2 November dan 3 November 2021.</p>
<p>Selain wilayah Sumatera Barat juga terdapat lima daerah lainnya yang rawan bencana berstatus siaga.</p>
<p>Lima wilayah tersebut seperti Sumatera Selatan, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Tengah. Status Siaga untuk prakirawan waktu dua ini, yakni 2 November 2021 dan 3 November 2021.</p>
<p>&#8220;Waspada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dapat disertai petir atau kilat dan angin kencang pada siang, sore dan malam hari di wilayah Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Pasaman, Limapuluh Kota, Payakumbuh, Agam, Padang Pariaman, Pariaman, Padang, Kabupaten Solok, Pasisir Selatan, Solok Selatan,&#8221; unggah BMKG Jakarta.</p>
<p>Adapun beberapa kejadian dalam waktu dekat ini, Prokabar.com memantau sejumlah kejadian. Seperti Gempa Bumi dengan kekuatan 6.2 skala MMI, pada 2 November 2021, waktu 00:04:16 WIB. Lokasi kejadian 16 km 0.19 LU &#8211; 96.58 BT dengan Pusat gempa berada di laut 130 km Barat Daya Nias Barat. Dirasakan (Skala MMI): III-IV Nias Barat, III-IV Nias selatan, III-IV Mentawai, II-III Gunung Sitoli, III-IV Nias Utara, II Pak Pak Barat, III Aceh Singkil.</p>
<p>Sementara itu, tanah longsor terjadi di Jorong Sigiran Nagari Malalak Utara, Kecamatan Malalak. Material longsor Menutupi sebahagian akses jalan dengan panjang material longsor 5 meter dan ketinggian 3 meter. Akses jalan bisa dilewati dengan sistem buka tutup.</p>
<p>Satgas BPBD Kabupaten Agam bersama PUTR Kabupaten Agam, Pemerintah Kecamatan dan Nagari melakukan pendataan dan pembersihan material longsor dengan menggunakan alat berat.</p>
<p>&#8220;Akses jalan kembali normal pada pukul 18.10 WIB. Kami menghimbau masyarakat untuk tetap waspada cuaca ektrim curah hujan lebat, angin kencang dan petir,&#8221; terang Kalaksa BPBD Agam, Muhammad Lutfi, Selasa (2/11). <strong>(rud)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bmkg-cuaca-ekstrim-sumbar-status-siaga-untuk-dua-hari-ini/">BMKG: Cuaca Ekstrim, Sumbar Status Siaga untuk Dua Hari Ini</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BREAKING NEWS: Gempa 5.3 SR Guncang Sumbar</title>
		<link>https://prokabar.com/breaking-news-gempa-5-3-sr-guncang-sumbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ade]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Sep 2021 09:27:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[#gempa]]></category>
		<category><![CDATA[#Painan]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#Tsunami]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=94442</guid>

					<description><![CDATA[<p>Prokabar.com, Padang &#8211; Gempa 5,3 Scala Richter (SR) mengguncang Sumatera Barat, Minggu (12/9). Gempa terjadi pada pukul 16.00 WIB dan membuat sebagian warga keluar...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/breaking-news-gempa-5-3-sr-guncang-sumbar/">BREAKING NEWS: Gempa 5.3 SR Guncang Sumbar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="https://prokabar.com/">Prokabar.com,</a> <a href="https://prokabar.com/tag/padang/">Padang</a></strong> &#8211; Gempa 5,3 Scala Richter (SR) mengguncang Sumatera Barat, Minggu (12/9).</p>
<p>Gempa terjadi pada pukul 16.00 WIB dan membuat sebagian warga keluar dari rumah.</p>
<p>Menurut keterangan Badang Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) gempa berpusat di Pantai Tiku Kabupaten Agam.</p>
<p>Koordinat gempa berada di 0.52 LS, 99.64 BT (49 km Barat daya Agam).</p>
<p>Gempa berkedalaman 29 Kilometer ini terasa di sejumlah daerah Sumatera Barat.</p>
<p>Mulai dari Pariaman, Kota Padang, hingga Painan.</p>
<p>Menurut BMKG gempa ini tidak berpotensi tsunami.</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/breaking-news-gempa-5-3-sr-guncang-sumbar/">BREAKING NEWS: Gempa 5.3 SR Guncang Sumbar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Kota Padang Dimnta Waspada pada Potensi Hujan selama Sebulan</title>
		<link>https://prokabar.com/warga-kota-padang-dimnta-waspada-pada-potensi-hujan-selama-sebulan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ade]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Sep 2021 02:52:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Basarnas]]></category>
		<category><![CDATA[#BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[#BPBD]]></category>
		<category><![CDATA[#Polri]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#tni]]></category>
		<category><![CDATA[hujan]]></category>
		<category><![CDATA[Sutan Hendra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=93924</guid>

					<description><![CDATA[<p>Prokabar.com, Padang &#8211; Potensi hujan ringan hingga sebulan kedepan bakal terjadi di Kota Padang. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang meminta warga agar...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/warga-kota-padang-dimnta-waspada-pada-potensi-hujan-selama-sebulan/">Warga Kota Padang Dimnta Waspada pada Potensi Hujan selama Sebulan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="https://prokabar.com/">Prokabar.com,</a> Padang &#8211;</strong> Potensi hujan ringan hingga sebulan kedepan bakal terjadi di Kota Padang.</p>
<p>Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang meminta warga agar tetap waspada hingga kondisi cuaca stabil.</p>
<p>Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Padang Sutan Henda mengatakan hingga saat ini Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) masih mengeluarkan peringatan.</p>
<p>Selama sebulan, hujan akan mengguyur Kota Padang dengan intensitas ringan hingga lebat.</p>
<p>Cuaca ini bisa memicu terjadinya longsor, banjir, pohon tumbang, dan bencana lainnya.</p>
<p>Sutan Hendra menegaskan BPBD Kota Padang akan selalu siap siaga untuk mengantisipasi terjadinya bencana.</p>
<p>&#8220;Kami BPBD Kota Padang akan selalu siap siaga selama 24 jam untuk mengantipasi dan penanggulangan bencana di lapangan,&#8221; tegas Sutan Hendra.</p>
<p>Sejauh ini, BPBD Kota Padang sudah menjalin koordinasi dengan relawan, TNI, Polri, Basarnas, BPBD Sumbar dan lainnya.</p>
<p>Mengutip dari laman resmi BMKG, prediksi cuaca pada hari ini, Kamis (2/9), cuaca bakal berawan dengan kelembaban udara 95 persen.</p>
<p>Suhu Kota Padang akan mencapai 24 derajat celcius. Kondisi ini akan terjadi hingga Jumat (3/9) pukul 04.00 WIB.</p>
<p>Sementara pada malam hari, Jumat (3/9), pukul 22.00 WIB bakal terjadi hujan ringan.</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/warga-kota-padang-dimnta-waspada-pada-potensi-hujan-selama-sebulan/">Warga Kota Padang Dimnta Waspada pada Potensi Hujan selama Sebulan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gempa yang Guncang Padang Subuh Tadi, Ciri Khas Gempa Megathrust</title>
		<link>https://prokabar.com/gempa-yang-guncang-padang-subuh-tadi-ciri-khas-gempa-megathrust/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Aug 2021 01:15:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[#gempa]]></category>
		<category><![CDATA[#gempamentawai]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#infogempa]]></category>
		<category><![CDATA[#megathrust]]></category>
		<category><![CDATA[#Mentawai]]></category>
		<category><![CDATA[#padang]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=92004</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Gempa bumi berkekuatan 5.9 Magnitudo kagetkan masyarakat kota Padang usai salat subuh, Selasa (3/8). Berdasarkan data BMKG, pusat gempa berada 135...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/gempa-yang-guncang-padang-subuh-tadi-ciri-khas-gempa-megathrust/">Gempa yang Guncang Padang Subuh Tadi, Ciri Khas Gempa Megathrust</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>Padang, Prokabar —</strong> Gempa bumi berkekuatan 5.9 Magnitudo kagetkan masyarakat kota Padang usai salat subuh, Selasa (3/8).</p>
<p class="p1"><span class="s1">Berdasarkan data BMKG, pusat gempa berada 135 km arah Barat Daya Kota Mukomuko, Bengkulu pada kedalaman 21 kilometer dan tidak berpotensi tsunami.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Daryono melalui akun twitter pribadinya menjelaskan gempa Pagai Selatan M5,9 pagi ini merupakan jenis gempa dangkal akibat subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Lempeng Eurasia di zona megathrust Segmen Mentawai-Pagai.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa Pagai M5,9 pagi ini memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault) yang menjadi ciri khas gempa megathrust.” tulisnya.</span></p>
<p><a href="https://mobile.twitter.com/DaryonoBMKG/status/1422347284419813377"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-92005" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/08/EA6CB46A-E942-4BD5-ADC8-6A4091F67822.jpeg" alt="" width="750" height="943" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/08/EA6CB46A-E942-4BD5-ADC8-6A4091F67822.jpeg 750w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/08/EA6CB46A-E942-4BD5-ADC8-6A4091F67822-239x300.jpeg 239w" sizes="(max-width: 750px) 100vw, 750px" /></a></p>
<p class="p1"><span class="s1">Lebih lanjut ia memaparkan bahwa Gempa Pagai Selatan M5,9 pagi ini lokasinya dekat gempa besar pada 25 Okt 2010 dengan kekuatan M7,7 yang memicu tsunami menyebabkan 408 orang meninggal dan 303 orang hilang.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Hanya saja gempa 2010 dekat ke deformation front, yang pagi ini lebih jauh ke arah Pulau Pagai Selatan.” terangnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Hingga saat ini, hasil monitoring BMKG menunjukkan sudah terjadi 2 kali aktivitas gempabumi susulan (aftershock) dengan magnitudo M=5,4 dan M=3,6.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat Gempa Pagai Selatan Mag. 5,9. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa yg terjadi tidak berpotensi tsunami. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Magnitudo gempa belum cukup kuat untuk menimbulkan deformasi dasar laut yg menimbulkan gangguan kolom air laut.” terangnya. (<strong>hdp</strong>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/gempa-yang-guncang-padang-subuh-tadi-ciri-khas-gempa-megathrust/">Gempa yang Guncang Padang Subuh Tadi, Ciri Khas Gempa Megathrust</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gempa Berkekuatan 6.0 M, Guncang Padang Usai Subuh</title>
		<link>https://prokabar.com/gempa-berkekuatan-6-0-m-guncang-padang-usai-subuh/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Aug 2021 23:02:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[#gempa]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#infogempa]]></category>
		<category><![CDATA[#padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=91998</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Gempa bumi berkekuatan 6.0 Magnitudo kagetkan masyarakat kota Padang usai salat subuh, Selasa (3/8). Berdasarkan data BMKG, pusat gempa berada 123...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/gempa-berkekuatan-6-0-m-guncang-padang-usai-subuh/">Gempa Berkekuatan 6.0 M, Guncang Padang Usai Subuh</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>Padang, Prokabar —</strong> Gempa bumi berkekuatan 6.0 Magnitudo kagetkan masyarakat kota Padang usai salat subuh, Selasa (3/8).</p>
<p class="p1"><span class="s1">Berdasarkan data BMKG, pusat gempa berada 123 kilometer barat daya Bengkulu dengan kedalam 10 kilometer.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Gempa yang terjadi pukul 05.48 WIB ini tidak berpotensi tsunami namun masyarkat tetap diminta wasapa.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Hati-hati terhadap gempabumi susulan yang mungkin terjadi” tulis BMKG.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Andi, salah seorang jemaah Masjid Raya Sungai Sapih mengatakan, sejumlah warga yang masih berada di Masjid di kagetkan dengan bunyi pintu dan jendela yang berayun.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Tadi masih ada beberapa jemaah yang berada di Masjid, tiba-tiba terasa ayunan perlahan yang cukup lama dan pintu-pintu berbunyi,” ungkapnya. (<strong>hdp</strong>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/gempa-berkekuatan-6-0-m-guncang-padang-usai-subuh/">Gempa Berkekuatan 6.0 M, Guncang Padang Usai Subuh</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Skenario BMKG: Jawa Timur Berpotensi Tsunami 30 Meter</title>
		<link>https://prokabar.com/skenario-bmkg-jawa-timur-berpotensi-tsunami-30-meter/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ade]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Jun 2021 03:12:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[#GempaBumi]]></category>
		<category><![CDATA[#madura]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#Tsunami]]></category>
		<category><![CDATA[Dwikorita]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=88461</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar.com&#8211; Jawa Timur harus siap siaga bencana, begitu kata Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Penelitian dan pemodelan BMKG menyebut Jawa Timur menyimpan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/skenario-bmkg-jawa-timur-berpotensi-tsunami-30-meter/">Skenario BMKG: Jawa Timur Berpotensi Tsunami 30 Meter</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta,<a href="https://prokabar.com/"> Prokabar.com</a></strong>&#8211; Jawa Timur harus siap siaga bencana, begitu kata Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).</p>
<p>Penelitian dan pemodelan BMKG menyebut Jawa Timur menyimpan potensi gempa yang cukup besar</p>
<p>Namun, BMKG belum bisa memastikan kapan bencana gempa itu akan terjadi.</p>
<p>Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyebut skenario terburuk gempabumi di Jawa Timur mencapai M 8,7  dengan potensi tsunami 30 meter di sejumlah wilayah Jawa Timur.</p>
<p>Dwikorita mengimbau, pemerintah daerah Jawa Timur untuk segera melakukan mitigasi bencana.</p>
<p>&#8220;Kami melakukan evaluasi di beberapa klaster wilayah Indonesia yang mengalami peningkatan gempa.&#8221;</p>
<p>&#8220;Di klaster Jawa Timur ada di lepas pantai selatan Jawa Timur dan Selatan Selat Sunda, Selatan Jawa Barat.&#8221;</p>
<p>&#8220;Selain itu uga di Selatan Jawa Tengah serta sebelah barat Kepulauan Mentawai yang berdampak ke Sumatera Barat,&#8221; kata Dwikora saat Wibinar Kajian dan Mitigasi Gempabumi dan Tsunami di Jawa Timur, Jumat (28/5/2021).</p>
<p><strong>Baca Juga:</strong></p>
<p><a href="https://prokabar.com/di-xl-axiata-rekrutmen-dan-peningkatan-kompetensi-karyawan-tanpa-batasan-gender/"><strong>Di XL Axiata, Rekrutmen dan Peningkatan Kompetensi Karyawan Tanpa Batasan Gender</strong></a></p>
<p><strong><a href="https://prokabar.com/progres-manunggal-bbgrm-di-lubuk-lintah-lebihi-target/">Progres Manunggal BBGRM Di Lubuk Lintah Lebihi Target</a></strong></p>
<p><strong><a href="https://prokabar.com/permudah-penyidikan-supir-bus-maut-yang-menewaskan-tiga-orang-penumpang-ditahan-polisi/">Permudah Penyidikan, Supir Bus Maut yang menewaskan Tiga Orang Penumpang Ditahan Polisi</a></strong></p>
<h4>Gempa di Jawa Timur</h4>
<p>Gempabumi di Jawa Timur selama sebulan, rata-rata terjadi 300 sampai 400 kali.</p>
<p>Sejak Januari 2021, jumlah gempabumi di Jawa Timur meningkat rata-rata 600 kali sebulan.</p>
<p>Pada penelusuran pantai mulai dari Jawa Timur sampai Selat Sunda catatan sejarah gempa sebesar M 7,0.</p>
<p>Skenario terburuk dari catatan tersebut kekuatan gempa yang akan datang bisa mencapai M 8,7 dan bisa membangkitkan tsunami.</p>
<p>&#8220;Makanya yang kami cek adalah kesiapan aparat setempat dan pemerintah daerah serta sarana prasarana evakuasi jika terjadi tsunami.&#8221;</p>
<p>&#8220;Itulah yang kami sampaikan dari kajian dan survei kami,&#8221; lanjut Dwikorita.</p>
<p>Skenario terburuk ini dari sekian ratus kali gempabumi, kata Dwikorita, ada zona yang kosong alias seismic gap.</p>
<p>Zona kosong inilah yang memunculkan kekhawatiran gempa berskala besar lantaran belum melepaskan energi sebagai gempa.</p>
<p>&#8220;Kita ambil magnitudo tertinggi ini juga dari kajian Pusat Studi Gempa Nasional kemungkinan M 8,7.&#8221;</p>
<p>&#8220;Itulah yag menjadi dasar skenario terjadinya tsunami,&#8221; katanya lagi.</p>
<p>Tapi, Dwikorita tidak bisa memastikan kapan terjadinya, berapa jarak masuknya, sehingga mengharuskan BMKG melakukan pemetaan bahaya tsunami.</p>
<h4>Sejarah Gempabumi dan Tsunami di Jawa Timur</h4>
<p>Sejak tahun 1936 hingga 1972 ada sembilan kejadian gempabumi yang merusak dengan intensitas guncangan mencapai VII.</p>
<p>&#8220;Kalau masa lalu sudah pernah terjadi, kemungkinan juga bisa terjadi di masa depan,&#8221; ungkap Dwikorita.</p>
<p>Di Jawa Timur ada patahan aktif seperti Kendeng, Pasuruan.</p>
<p>Pemerintah daerah di wilayah ini perlu mewaspadai Probolinggo yang masuk RMKS (Rembang, Madura, Kedaeng dan Sakala)</p>
<p><strong>Baca Juga <a href="https://milenialisme.com/">Milenialisme.com</a></strong></p>
<p><strong><a href="https://milenialisme.com/berita/syarat-dan-klarifikasi-bkn-soal-pendaftaran-cpns-2021/">Syarat dan Klarifikasi BKN soal Pendaftaran CPNS 2021</a></strong></p>
<p><a href="https://milenialisme.com/uncategorized/cyber-pr-penunjang-ritel-modern-daya-mart-kota-padang/"><strong>Cyber PR Penunjang Ritel Modern Daya Mart Kota Padang</strong></a></p>
<p><strong><a href="https://milenialisme.com/milenia/cyber-pr-dalam-komodifikasi-pesan-media/">Cyber PR dalam Komodifikasi Pesan Media</a></strong></p>
<p>Selain gempa, Jawa Timur juga pernah terjadi tsunami sebanyak enak lai.</p>
<p>Terakir pada 2 Juni 1994 di pesisir Pantai Selatan Jawa Timur, termasuk Banyuwangi.</p>
<p>Berdasarkan simulasi dan pemodelan BMKG yang sistematis perihal potensi tsunami, tinggi maksimum terjadi di Kabupaten Trenggalek dengan 26 sampai 29 meter. Kecepatan tiba tercepatan di Kabupaten Blitar selama 20-24 menit.</p>
<p><strong>Berikut rincian daerah dan potensi ketinggian tsunami:</strong></p>
<ul>
<li>Pantai Popoh Tulung Agung 30 maksimum 30 meter.</li>
<li>Teluk Sumbreng Trenggalek maksimum 22 meter.</li>
<li>Pantai Munca Banyuwangi maksimum 18 meter.</li>
<li>Pancer Banyuwagi 12 meter.</li>
<li>Teluk Pacitan 22 meter.</li>
<li>Pasirian Lumajang 18 meter.</li>
<li>Tempursari Lumajang 18 meter.</li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/skenario-bmkg-jawa-timur-berpotensi-tsunami-30-meter/">Skenario BMKG: Jawa Timur Berpotensi Tsunami 30 Meter</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Berikut Perkiraan Gelombang Laut Sepekan Kedepan</title>
		<link>https://prokabar.com/berikut-perkiraan-gelombang-laut-sepekan-kedepan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Jun 2021 01:58:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[#Cuaca]]></category>
		<category><![CDATA[#gelombang]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#laut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=88329</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer-laut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), terdapat aktifitas Gelombang Kelvin yang cukup aktif di sekitar Sumatera, Kalimantan,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/berikut-perkiraan-gelombang-laut-sepekan-kedepan/">Berikut Perkiraan Gelombang Laut Sepekan Kedepan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar — </strong>Berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer-laut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), terdapat aktifitas Gelombang Kelvin yang cukup aktif di sekitar Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua bagian utara, sedangkan Gelombang Rossby Ekuatorial cukup aktif di sekitar wilayah Jawa dan Samudera Pasifik sebelah timur Filipina.</p>
<p data-reader-unique-id="3">&#8220;Perlambatan dan belokan angin terjadi di beberapa wilayah yang cukup berpengaruh pada pembentukan potensi awan hujan dan gelombang tinggi di beberapa wilayah Indonesia,&#8221; jelas Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto sebagaimana dikutip Rabu (2/6).</p>
<p data-reader-unique-id="5">Kondisi demikian, lanjut Guswanto mempengaruhi besaran tinggi gelombang di sejumlah perairan dan wilayah laut Indonesia hingga sepekan kedepan (01 &#8211; 07 Juni 2021).</p>
<p data-reader-unique-id="6">Lebih lanjut ia menjabarkan, tinggi gelombang 1.25 &#8211; 2.5 meter (Moderate Sea) berpeluang terjadi di Teluk Lampung bagian selatan, Laut Sawu, Selat Ombai, Selat Karimata bagian selatan, perairan utara Pulau Jawa hingga Kepulauan Kangean, Laut Jawa, perairan selatan Kalimantan, perairan selatan Kotabaru, Selat Makassar bagian selatan, Laut Bali, Laut Sumbawa, Selat Lombok bagian utara, perairan Kepulauan Selayar, Teluk Bone bagian selatan.</p>
<p data-reader-unique-id="7">Kemudian Laut Flores perairan Baubau, Teluk Tolo, perairan selatan Kepulauan Banggai &#8211; Kepulauan Sula, Laut Maluku, perairan Bitung &#8211; Likupang, perairan Kepulauan Sangihe &#8211; Kepulauan Talaud, Laut Seram Laut Halmahera, perairan Misool &#8211; Sorong bagian selatan, perairan Fakfak &#8211; Kaimana, perairan Amamapare, perairan utara Papua Barat hingga Papua, Samudra Pasifik utara Halmahera hingga Papua.</p>
<p data-reader-unique-id="8">Tinggi Gelombang 2.5 &#8211; 4.0 meter (Rough Sea) berpeluang terjadi di Selat Malaka bagian utara, perairan utara Sabang, perairan barat Aceh hingga Mentawai, perairan Bengkulu, Selat Sunda bagian barat, perairan selatan Jawa hingga Sumba Samudra Hindia selatan Jawa hingga NTT, Selat Bali &#8211; Selat Lombok.</p>
<p data-reader-unique-id="9">Selanjutnya di Selat Alas bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, Selat Sape bagian selatan perairan selatan Pulau Sawu &#8211; Pulau Rotte &#8211; Kupang, perairan Wakatobi, perairan selatan Pulau Buru &#8211; Ambon &#8211; Pulau Seram, Laut Banda, perairan Kepulauan Sermata hingga Kepulauan Tanimbar, perairan Kepulauan Kei &#8211; Kepulauan Aru, dan Laut Arafuru.</p>
<p data-reader-unique-id="10">Sementara tinggi gelombang 4.0 &#8211; 6.0 meter (Very Rough Sea) berada di Samudera Hindia barat Sumatra. (<strong>rel</strong>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/berikut-perkiraan-gelombang-laut-sepekan-kedepan/">Berikut Perkiraan Gelombang Laut Sepekan Kedepan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penentuan Awal Ramadhan, Padang Jadi Lokasi Lihat Hilal</title>
		<link>https://prokabar.com/penentuan-awal-ramadhan-padang-jadi-lokasi-lihat-hilal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ade]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Apr 2021 10:53:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[#BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[#Matahari]]></category>
		<category><![CDATA[#papua]]></category>
		<category><![CDATA[hilal]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Jayapura]]></category>
		<category><![CDATA[padang]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=85256</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar.com -Kota Padang, Sumatra Barat, menjadi salah satu titik melihat hilal sebagai penentu awal Ramadhan 1442 H. Pemilihan lokasi itu berdasarkan rilis 34...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/penentuan-awal-ramadhan-padang-jadi-lokasi-lihat-hilal/">Penentuan Awal Ramadhan, Padang Jadi Lokasi Lihat Hilal</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Jakarta, Prokabar.com </b>-Kota Padang, Sumatra Barat, menjadi salah satu titik melihat hilal sebagai penentu awal Ramadhan 1442 H.</p>
<p>Pemilihan lokasi itu berdasarkan rilis 34 provinsi yang bisa melihat hilal untuk penentuan awal Ramadhan.</p>
<p>Rencananya, melihat hilal untuk penentuan awal Ramadhan akan terjadi pada Senin (12/4/2021) pukul 09.30 WIB</p>
<p>Penentuan waktu tersebut berdasarkan perkiraan bujur ekliptika Matahari dan Bulan tepat sama di 22,412 derajat.</p>
<p><strong>Baca Juga:</strong></p>
<ul>
<li><a href="https://prokabar.com/warga-padang-berburu-daging-sambut-puasa/"><strong>Warga Padang Berburu Daging Sambut Puasa</strong></a></li>
<li><a href="https://prokabar.com/pakiah-anak-bujang-tanggung-penyandang-buntil-yang-kesepian/"><strong>Pakiah, Anak Bujang Tanggung Penyandang Buntil yang Kesepian</strong></a></li>
<li><a href="https://prokabar.com/jelang-ramadan-kaum-chaniago-kampung-lapai-pererat-silaturahmi/"><strong>Jelang Ramadan, Kaum Chaniago Kampung Lapai Pererat Silaturahmi</strong></a></li>
</ul>
<p>Untuk periode sinodis bulan, mulai sejak konjungsi sebelumnya sampai konjungsi 29 hyari 16 jam 10 menit.</p>
<p>Kemudian melihat waktu terbenam Matahari ketika bagian atas piringan Matahri tepat di horizontal yang diamati.</p>
<p>Pada Senin 12 Apri 2021, waktu terbenam Matahari paling akhir berada di Aceh pukul 18.46 WIB.</p>
<p>Pada bagian hisab dalam penentuan awal Ramadhan 1442 H akan ada perhitungan kriteria saat Matahari terbenam pada Senin (12/4/2021).</p>
<p>Dalam pengamatan ketinggian hilal antara 60 derajat Lintang Utara sampai 60 derajat Lintang Selatan saat Matahari terbenam.c</p>
<p><strong>Baca Juga <a href="https://milenialisme.com/">Milenialisme.com</a></strong></p>
<ul>
<li><a href="https://milenialisme.com/berita/pedagang-takjil-dapat-pinjaman-tanpa-agunan-dan-bungacc/"><strong>Pedagang Takjil Dapat Pinjaman Tanpa Agunan dan Bunga</strong></a></li>
<li><a href="https://milenialisme.com/berita/tradisi-ramadan-masyarakat-padang-berburu-daging/"><strong>Jelang Puasa, Masyarakat Padang Berburu Daging</strong></a></li>
<li><a href="https://milenialisme.com/berita/daftar-lokasi-rukyatul-hilal-di-seluruh-provinsi-indonesia/"><strong>Daftar Lokasi Rukyatul Hilal di Seluruh Provinsi Indonesia</strong></a></li>
</ul>
<p>Tinggi hilal merupakan sudut dari proyeksi Bulan di horizon yang teramati hingga ke pusat piringan bulan.</p>
<p>Tinggi hilal positif berarti hilal berada di horizon saat Matahari terbenam.</p>
<p>Sementara itu, untuk tinggi hilal negatif berada di bawah horizon saat Matahari terbenam.</p>
<p>Di Indonesia, Matahari terbenam pada 12 April 2021 berkisar antara 2,62 derajat di Jayapura, Papua sampai 3,66 derajat di Tua Pejat, Sumatra Barat.<strong> (*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/penentuan-awal-ramadhan-padang-jadi-lokasi-lihat-hilal/">Penentuan Awal Ramadhan, Padang Jadi Lokasi Lihat Hilal</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BMKG Peringati Warga Potensi Longsor dan Banjir Bandang Pasca Gempa di Jatim</title>
		<link>https://prokabar.com/bmkg-peringati-warga-potensi-longsor-dan-banjir-bandang-pasca-gempa-di-jatim/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Apr 2021 02:26:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#banjir]]></category>
		<category><![CDATA[#BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[#gempajatim]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[#Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=85180</guid>

					<description><![CDATA[<p>Malang, Prokabar — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di beberapa wilayah Jawa Timur (Jatim) untuk mewaspadai potensi tanah longsor dan banjir...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bmkg-peringati-warga-potensi-longsor-dan-banjir-bandang-pasca-gempa-di-jatim/">BMKG Peringati Warga Potensi Longsor dan Banjir Bandang Pasca Gempa di Jatim</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>Malang, Prokabar —</strong> </span><span class="s2">Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di beberapa wilayah Jawa Timur (Jatim) untuk mewaspadai potensi tanah longsor dan banjir bandang jika terjadi hujan intensitas sedang hingga lebat pascagempa tektonik berkekuatan 6,1 pada Sabtu (10/4) kemarin.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">“Mohon waspadai potensi longsor dan banjir bandang jika terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat setelah terjadi gempa,” kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dilansir, Minggu (11/4).</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Dwikorita menyampaikan, BMKG Jatim hari ini telah mengeluarkan peringatan dini Minggu (11/4), berupa hujan intensitas sedang hingga lebat, yang dapat disertai petir dan angin kencang sesaat di sejumlah wilayah.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Hujan tersebut dikhawatirkan dapat memicu longsor pada lereng-lereng rawan dan rapuh akibat gempa bumi, dan dikhawatirkan dapat memicu banjir bandang. </span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Daerah berpotensi terjadi antara lain di Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Mojokerto,  Kabupaten Blitar, Kabupaten Malang, Batu, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Trenggalek, dan Kabupaten Tulungagung.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">BMKG mengimbau masyarakat untuk menghindari lereng dan berada di lembah sungai apabila terjadi hujan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Dwikorita meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. </span></p>
<p class="p1"><span class="s2">“Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), <a href="http://www.bmkg.go.id/">website</a> atau <a href="http://inatews.bmkg.go.id/">inatews.bmkg.go.id</a>), <a href="https://t.me/InaTEWS_BMKG">telegram channel</a>, atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg,” tandasnya. (<strong>rel</strong>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bmkg-peringati-warga-potensi-longsor-dan-banjir-bandang-pasca-gempa-di-jatim/">BMKG Peringati Warga Potensi Longsor dan Banjir Bandang Pasca Gempa di Jatim</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BMKG Rilis Jadwal Terbit dan Terbenam Matahari</title>
		<link>https://prokabar.com/perubahan-terbit-dan-terbenam-matahari-di-13-wilayah-sumbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ade]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Mar 2021 09:17:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[#Mentawai]]></category>
		<category><![CDATA[#Pariaman]]></category>
		<category><![CDATA[#Sawahlunto]]></category>
		<category><![CDATA[#sijunjung]]></category>
		<category><![CDATA[#tanah datar]]></category>
		<category><![CDATA[50 Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika]]></category>
		<category><![CDATA[padang]]></category>
		<category><![CDATA[Pasaman]]></category>
		<category><![CDATA[Pasaman Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=84232</guid>

					<description><![CDATA[<p>Prokabar.com, Padang &#8211;Badan Meteorologi,Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis jadwal perubahan terbit dan terbenam matahari untuk wilayah Sumatra Barat. Untuk wilayah Sumatra Barat, terjadi perubahan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/perubahan-terbit-dan-terbenam-matahari-di-13-wilayah-sumbar/">BMKG Rilis Jadwal Terbit dan Terbenam Matahari</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Prokabar.com, Padang &#8211;</strong>Badan Meteorologi,Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis jadwal perubahan terbit dan terbenam matahari untuk wilayah Sumatra Barat.</p>
<p>Untuk wilayah Sumatra Barat, terjadi perubahan terbit dan terbenam di setiap kabupaten dan kota.</p>
<p><strong>Baca Juga:</strong></p>
<ul>
<li><a href="https://prokabar.com/pemprov-sumbar-respons-tiga-aspirasi-masyarakat-tanah-datar/"><strong>Jalan Rusak Parah, Gubernur Turun Tangan</strong></a></li>
<li><strong><a href="https://prokabar.com/tiga-mahasiswa-tenggelam-di-lubuk-hitam-rektor-dan-sivitas-akademika-unp-berduka/">Tiga Mahasiswa Tenggelam di Lubuk Hitam, Rektor dan Sivitas Akademika UNP Berduka</a></strong></li>
<li><a href="https://prokabar.com/alex-indra-lukman-kader-pdi-perjuangan-se-indonesia-minta-ibu-mega-kembali-jadi-ketum/"><strong>Alex Indra Lukman : ader PDI Perjuangan se Indonesia Minta Ibu Mega Kembali Jadi Ketum</strong></a></li>
</ul>
<p>Rata-rata perubahan jadwal terbit dan terbenam matahari tersebut berkisar satu menit.</p>
<p>Penyebab perbedaan waktu ini karena bumi tidak memiliki orbit berupa lingkaran sempurna.</p>
<p>Orbit bumi sedikit elips dan inilah yang membuat kecepatan matahari bergantung pada posisi bumi.</p>
<p>Selain itu, sumbu bumi memiliki kemiringan sekitar 23,4 derajat</p>
<p>Sumbu bumi juga tidak lurus, sumbu bumi yang miring sekitar 23,4 derajat.</p>
<p><strong>Baca Juga: </strong></p>
<ul>
<li><a href="https://milenialisme.com/berita/ppfi-dukung-pemerintah-prioritaskan-vaksinasi-insan-film/"><strong>PPFI Dukung Pemerintah Prioritaskan Vaksinasi Insan Film</strong></a></li>
<li><a href="https://milenialisme.com/berita/ppfi-insan-film-harus-ikut-tekan-angka-covid-19/"><strong>PPFI: Insan Film Harus Ikut Tekan Angka Covid-19</strong></a></li>
<li><a href="https://milenialisme.com/berita/komposer-keturunan-minang-ciptakan-musik-unik-dari-bunyi/"><strong>Komposer Keturunan Minang Ciptakan Musik Unik dari Bunyi</strong></a></li>
</ul>
<p>Karena kemiringan sumbu bumi inilah fenomena solstis musim panas terjadi pada bagian utara bumi.</p>
<p>Fenomena ini akan terjadi pada tanggl 21 Juni, dimana matahari akan terbit lebih lama dan musim panas terjadi.</p>
<p>Di belahan lain, bagian selatan bumi akan terjadi musim dingin.</p>
<p>Fenomena ini merupakan kebalikan dari bagian utara bumi yaitu solstis musim dingin.</p>
<p>Matahari ketika itu muncul hanya sebentar dan malam akan terasa lebih lama</p>
<p>Pengaruh dari rotasi bumi yang tidak lurus akan menyebabkan perbedaan waktu terbit dan tenggelamnya matahari.</p>
<p>Berikut perubahan jadwal terbit dan terbenam di beberapa kabupaten dan kota Sumatra Barat.</p>
<p><a href="https://prokabar.com/perubahan-terbit-dan-terbenam-matahari-di-13-wilayah-sumbar/jadwal-terbit-matahari/" rel="attachment wp-att-84238"><img decoding="async" width="703" height="718" class="size-full wp-image-84238" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/03/jadwal-terbit-matahari.jpg" alt="&quot;Jadwal" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/03/jadwal-terbit-matahari.jpg 703w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/03/jadwal-terbit-matahari-294x300.jpg 294w" sizes="(max-width: 703px) 100vw, 703px" /></a></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/perubahan-terbit-dan-terbenam-matahari-di-13-wilayah-sumbar/">BMKG Rilis Jadwal Terbit dan Terbenam Matahari</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Periode Peralihan Musim, BMKG: Waspada Potensi Cuaca Ekstrem</title>
		<link>https://prokabar.com/periode-peralihan-musim-bmkg-waspada-potensi-cuaca-ekstrem/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Mar 2021 17:57:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#InfoCuaca]]></category>
		<category><![CDATA[#pancaroba]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=83265</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan dampak yang ditimbulkan selama memasuki masa pancaroba atau...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/periode-peralihan-musim-bmkg-waspada-potensi-cuaca-ekstrem/">Periode Peralihan Musim, BMKG: Waspada Potensi Cuaca Ekstrem</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan dampak yang ditimbulkan selama memasuki masa pancaroba atau peralihan musim tahun ini.</p>
<p data-reader-unique-id="4">“Masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem (puting beliung, hujan lebat disertai kilat/petir, hujan es, dll) dan dampak yang dapat ditimbulkannya seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin selama memasuki masa pancaroba tahun ini,” ujar Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto dalam keterangan pers tertulis, Jumat (12/3).</p>
<p data-reader-unique-id="5">Disampaikannya, sebagian besar wilayah Indonesia akan memasuki periode peralihan dari musim hujan ke musim kemarau mulai akhir Maret 2021.</p>
<p data-reader-unique-id="7">Salah satu ciri umum kejadian cuaca saat periode peralihan musim adalah adanya perubahan kondisi cuaca yang relatif lebih cepat, di mana pada pagi-siang umumnya cerah-berawan dengan kondisi panas cukup terik yang diikuti dengan pembentukan awan yang signifikan dan hujan intensitas tinggi dalam durasi singkat yang secara umum dapat terjadi pada periode siang-sore hari.</p>
<p data-reader-unique-id="8">“Selama periode peralihan musim, ada beberapa fenomena cuaca ekstrem yang harus diwaspadai, yaitu hujan lebat dalam durasi singkat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang; puting beliung; <em data-reader-unique-id="9">waterspout</em>, dan hujan es,” ujarnya dalam keterangan pers, Kamis (11/03/2021).</p>
<p data-reader-unique-id="10">Guswanto mengatakan, fenomena hujan es merupakan fenomena yang umum terjadi selama periode peralihan musim, hal tersebut dipicu oleh pola konvektifitas massa udara dalam skala lokal-regional yang lebih signifikan selama periode peralihan musim.</p>
<p data-reader-unique-id="11">Dalam sepekan ke depan, imbuhnya, juga diidentifikasi juga dinamika atmosfer yang  masih dapat berkontribusi cukup signifikan terhadap pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia.</p>
<p data-reader-unique-id="12">“Berdasarkan kondisi tersebut, BMKG memprakirakan dalam periode sepekan ke depan curah hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berpotensi terjadi,” ujarnya.</p>
<p data-reader-unique-id="13">Wilayah tersebut adalah Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Banten Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Selatan.</p>
<p data-reader-unique-id="14">Juga berpotensi terjadi di Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat, dan Papua.</p>
<p data-reader-unique-id="15">Bagi masyarakat yang hendak memperoleh informasi terkini, BMKG membuka layanan informasi cuaca 24 jam, yaitu melalui https://www.bmkg.go.id, follow media sosial @infoBMKG, aplikasi iOS dan android “Info BMKG”, atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat. (*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/periode-peralihan-musim-bmkg-waspada-potensi-cuaca-ekstrem/">Periode Peralihan Musim, BMKG: Waspada Potensi Cuaca Ekstrem</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 80/272 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/13 queries in 0.022 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 20:14:57 by W3 Total Cache
-->