<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#blokirdatapapua Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/blokirdatapapua/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/blokirdatapapua/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 07 Sep 2019 01:40:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#blokirdatapapua Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/blokirdatapapua/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sudah 21 Kabupaten Di Papua yang Dibuka Akses Internet</title>
		<link>https://prokabar.com/sudah-21-kabupaten-kota-di-papua-dibuka-akses-internet/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Sep 2019 01:39:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#blokirdatapapua]]></category>
		<category><![CDATA[#blokirinternet]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Kemenkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[#papua]]></category>
		<category><![CDATA[#ricuhpapua]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=46034</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar —Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) membuka kembali blokir atas layanan data internet di Kabupaten Nabire dan Kabupaten Dogiyai di Provinsi Papua mulai...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sudah-21-kabupaten-kota-di-papua-dibuka-akses-internet/">Sudah 21 Kabupaten Di Papua yang Dibuka Akses Internet</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar —</strong>Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) membuka kembali blokir atas layanan data internet di Kabupaten Nabire dan Kabupaten Dogiyai di Provinsi Papua mulai Jumat(6/9) pukul 22.30 WIT.</p>
<div>
<p>Menurut Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo, Ferdinandus Setu dibuka kembali layanan data internet tersebut karena kondisi keamanan di Kabupaten Nabire dan Dogiyai tersebut sudah kondusif.</p>
<p>&#8220;Dengan tambahan 2 (dua) kabupaten tersebut, maka sudah 21 kabupaten di wilayah Provinsi Papua yang telah dibuka blokir atas layanan data internet, setelah sebelumnya 19 kabupaten dibuka pada 4 September 2019.&#8221;ujar Ferdinandus, Sabtu (7/9).</p>
<p>Ke-19 kabupaten di Provinsi Papua yang telah terlebih dahulu dibuka adalah kabupaten Keerom, Puncak Jaya, Puncak, Asmat, Boven Digoel, Mamberamo Raya, Mamberamo Tengah, Intan Jaya, Yalimo, Lanny Jaya, Mappi, Tolikara, Nduga, Supiori, Waropen, Merauke, Biak, Yapen, dan Kabupaten Sarmi.</p>
<p>Sedangkan untuk delapan (8) kabupaten di Provinsi Papua yakni Kabupaten Mimika, Paniai, Deiyai, Jayawijaya, Pegunungan Bintang, Numfor, Kota Jayapura, dan Yahukimo masih terus dipantau situasinya dalam 1 (satu) atau 2 (dua) hari ke depan.</p>
<p>Sementara untuk wilayah Papua Barat, 3 (tiga) kabupaten/kota yakni Kota Manokwari, Kota Sorong dan Kabupaten Sorong yang belum dibuka blokir layanan data internet, masih akan terus dipantau dalam 1 (satu) atau 2 (dua) hari ke depan.</p>
</div>
<p>Ferdinandus mengungkapkan pula bahwa sebaran informasi hoaks, kabar bohong, ujaran kebencian, hasutan dan provokasi terkait dengan isu Papua terus mulai menurun sejak 31 Agustus 2019. &#8220;Puncak sebaran hoaks dan hasutan terkait isu Papua terjadi pada 30 Agustus 2019 dengan jumlah url mencapai 72.500.&#8221;katanya.</p>
<p>Dia menyebutkan,  distribusi hoaks terus menurun, 42 ribu url di tanggal 31 Agustus 2019, 19 ribu url di tanggal 1 September 2019, dan akhirnya 6.060 url hoaks dan hasutan di tanggal 6 September 2019.</p>
<p>&#8220;Pemerintah kembali mengimbau kita semua untuk tidak menyebarkan informasi hoaks, kabar bohong, ujaran kebencian berbasis SARA, hasutan dan provokasi melalui media apapun termasuk media sosial, agar proses pemulihan kembali seluruh wilayah Papua dan Papua Barat cepat berlangsung.&#8221;katanya. (*/<b>hdp</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sudah-21-kabupaten-kota-di-papua-dibuka-akses-internet/">Sudah 21 Kabupaten Di Papua yang Dibuka Akses Internet</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kominfo Lanjutkan Blokir Akses Data di Papua dan Papua Barat, Ini Alasannya</title>
		<link>https://prokabar.com/kominfo-lanjutkan-blokir-akses-data-di-papua-dan-papua-barat-ini-alasannya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Aug 2019 00:43:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#blokirdatapapua]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Kemenkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[#papua]]></category>
		<category><![CDATA[#papuabarat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=44889</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) memutuskan melanjutkan pemblokiran data internet pada layanan operator seluler di Papua dan Papua arat. Hal ini dilakukan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kominfo-lanjutkan-blokir-akses-data-di-papua-dan-papua-barat-ini-alasannya/">Kominfo Lanjutkan Blokir Akses Data di Papua dan Papua Barat, Ini Alasannya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) memutuskan melanjutkan pemblokiran data internet pada layanan operator seluler di Papua dan Papua arat. Hal ini dilakukan menyusul masih tingginya distribusi dan transmisi informasi hoaks, kabar bohong, provokatif dan rasis di daerah tersebut.</p>
<p>Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Humas Kemenkominfo, Ferdinandus Setu, dalam siaran persnya menyampaikan, pemblokiran layanan data atau internet  tersebut akan berlangsung sampai situasi dan kondisi Tanah Papua benar-benar normal.</p>
<p>“Untuk saat ini, masyarakat tetap bisa berkomunikasi dengan menggunakan layanan panggilan telepon dan layanan pesan singkat/SMS,” kata Ferdinandus.</p>
<p>Sebelumnya sejak Rabu (21/8), Kemenkominfo sudah melakukan pemblokiran sementara layanan Data Telekomunikasi, dengan pertimbangan untuk mempercepat proses pemulihan situasi keamanan dan ketertiban di Papua dan sekitarnya, dan setelah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait.</p>
<p>“Pemblokiran berlaku hingga suasana Tanah Papua kembali kondusif dan normal,” bunyi siaran pers yang disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Humas Kemenkominfo, Ferdinandus Setu, di Jakarta, Rabu (21/8) lalu.</p>
<p>Plt. Kepala Biro Humas Kemenkominfo, Ferdinandus Setu, dalam siaran persnya yang diterima Jumat (23/8) malam, menyampaikan, berdasarkan evaluasi yang dilakukan oleh Kementerian Kominfo dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait pada Jumat (23/8) pukul 16.00, Pemerintah menyimpulkan bahwa meskipun situasi dan kondisi di beberapa kota dan kabupatan di Papua dan Papua Barat mulai berangsur-angsur pulih, namun distribusi dan transmisi informasi hoaks, kabar bohong, provokatif dan rasis masih terbilang tinggi.</p>
<p>Setidaknya 33 konten dan total 849 tautan informasi hoaks dan provokatif terkait isu Papua telah diidentifikasi,  divalidasi dan diverifikasi oleh Kementerian Kominfo hingga Jumat (23/8) siang. Ke-33 konten serta 849 tautan konten hoaks dan provokatif tersebut disebarkan ke ratusan ribu pemilik akun media sosial facebook, Instagram, twitter dan youtube.</p>
<p>Untuk mempercepat proses pemulihan situasi keamanan dan ketertiban di Papua dan Papua Barat, sekali lagi Kementerian Kominfo mengimbau warganet di seluruh tanah air untuk tidak ikut mendistribusikan dan mentransmisikan informasi elektronik yang masih diragukan kebenarannya atau yang terindikasi hoaks atau hasutan yang dapat menimbulkan kebencian dan permusuhan berdasarkan suku, agama, ras dan antar-golongan (SARA).</p>
<p>Kementerian Kominfo menerima pengaduan konten dari masyarakat melalui pesan whatsApp di nomor <a href="tel:0811 922 4545">0811 922 4545</a> atau email di <a href="mailto:aduankonten@mail.kominfo.go.id">aduankonten@mail.kominfo.go.id</a> serta melalui akun twitter @aduankonten. Pelapor hanya perlu menyertakan nama, tautan pengaduan dan <em>screenschot </em>atau tangkapan layar dari konten negatif atau hoaks yang ingin diadukan. <strong>(*/hdp)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kominfo-lanjutkan-blokir-akses-data-di-papua-dan-papua-barat-ini-alasannya/">Kominfo Lanjutkan Blokir Akses Data di Papua dan Papua Barat, Ini Alasannya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 29/61 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.015 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-08 00:40:26 by W3 Total Cache
-->