<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#bksdasumbar Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/bksdasumbar/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/bksdasumbar/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 13 Dec 2022 12:07:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#bksdasumbar Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/bksdasumbar/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Semen Padang Serahkan Bantuan Kamera dan GPS kepada BKSDA Sumbar</title>
		<link>https://prokabar.com/semen-padang-serahkan-bantuan-kamera-dan-gps-kepada-bksda-sumbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Dec 2022 12:07:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#BantuanKamera]]></category>
		<category><![CDATA[#bksdasumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=109936</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar- PT Semen Padang melalui Departemen Tambang &#38; Pengelolaan Bahan Baku, menyerahkan 10 unit GPS dan 5 kamera, ke Balai Konservasi Sumber Daya...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/semen-padang-serahkan-bantuan-kamera-dan-gps-kepada-bksda-sumbar/">Semen Padang Serahkan Bantuan Kamera dan GPS kepada BKSDA Sumbar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar-</strong> PT Semen Padang melalui Departemen Tambang &amp; Pengelolaan Bahan Baku, menyerahkan 10 unit GPS dan 5 kamera, ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar.</p>
<p>Bertempat di Kantor BKSDA Sumbar, bantuan tersebut diserahkan oleh Staff Perencanaan Evaluasi Tambang Departemen Tambang &amp; Pengelolaan Bahan Baku PT Semen Padang, Yadi Ismondra, kepada Kasubag Tata Usaha BKSDA Sumbar, Wawan Sukawan.</p>
<p>Kepala Unit Humas &amp; Kesekretariatan PT Semen Padang, Nur Anita Rahmawati mengatakan, bantuan kamera dan GPS itu diserahkan 5 Desember 2022 dan dilatarbelakangi oleh kesepakatan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara PT Semen Padang dengan BKSDA Sumbar pada 19 Juli 2022.</p>
<p>Dalam PKS tentang Kerja Sama Penguatan Fungsi Kawasan Suaka Margasatwa (SM) Tarusan Arau Hillir Provinsi Sumbar ini, pihak BKSDA membutuhkan dukungan kerjasama dari PT Semen Padang sebagai pemegang Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (SK-IPPKH). Salah satu dukungannya, berupa perlindungan kawasan.</p>
<p>&#8220;Nah, dari koordinasi kami dengan pihak BKSDA, disebutkan bahwa BKSDA butuh kamera untuk melakukan pengawasan dan GPS untuk kegiatan patroli pengamanan Kawasan SM Tarusan Arau Hillir,&#8221; kata Anita, Selasa (13/12/2022).</p>
<p>Anita juga menyampaikan bahwa untuk kamera yang diserahkan terdiri dari 1 kamera jenis Canon 90D, dan 4 kamera jenis Canon M100. Selain kamera dan GPS, juga diserahkan 12 papan pengumuman untuk dipasang di area Kawasan SM Tarusan Arau Hillir.</p>
<p>&#8220;Mudah-mudahan, GPS dan kamera, termasuk dan papan pengumuman ini, dapat mempermudah BKSDA Sumbar dalam melakukan penguatan fungsi Kawasan SM Tarusan Arau Hillir,&#8221; ujar Anita.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Balai BKSDA Sumbar, Ardi Andono mengucapkan terima kasih kepada PT Semen Padang atas bantuan GPS, kamera dan papan pengumuman ini. Ia berharap, kerja sama dengan PT Semen Padang dapat berjalan lancar dan harmonis.</p>
<p>&#8220;Terima kasih Semen Padang. Mudah-mudahan kerja sama ini berjalan lancar sesuai ekspekstasi kita bersama, sehingga kawasan konservasi, khususnya SM Tarusan Arau Hilir tetap terjaga kelestariannya,&#8221; kata Ardi Andono. <strong>(*/eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/semen-padang-serahkan-bantuan-kamera-dan-gps-kepada-bksda-sumbar/">Semen Padang Serahkan Bantuan Kamera dan GPS kepada BKSDA Sumbar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BKSDA Sumbar Amankan Macan Dahan Di 50 Kota</title>
		<link>https://prokabar.com/bksda-sumbar-amankan-macan-dahan-di-50-kota/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Mar 2021 16:22:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#bksdasumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#macandahan]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=82826</guid>

					<description><![CDATA[<p>Limapuluh Kota, Prokabar — BKSDA Sumatera Barat melalui Seksi Konservasi Wilayah I melaksanakan evakuasi satwa langka dan dilindungi jenis Macan Dahan (neofelis diardi diardi) di...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bksda-sumbar-amankan-macan-dahan-di-50-kota/">BKSDA Sumbar Amankan Macan Dahan Di 50 Kota</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Limapuluh Kota, Prokabar —</strong> BKSDA Sumatera Barat melalui Seksi Konservasi Wilayah I melaksanakan evakuasi satwa langka dan dilindungi jenis Macan Dahan (neofelis diardi diardi) di Nagari Tanjuang Haro Sikabu-kabu Padang Panjang, Kecamatan Luak, Kabupaten Lima Puluh Kota, Jumat (5/3).</p>
<p>Satwa tersebut masuk perangkap dipasang BKSDA, setelah hasil wawancara saksi mata dan identifikasi lapangan terhadap adanya serangan satwa liar kepada ternak warga setempat, Kamis (4/3).</p>
<p>&#8220;Satwa berjenis kelamin jantan itu kami evakuasi bersama pihak pemerintahan dan warga setempat. Dari hasil observasi satwa, kami nyatakan sehat dan tidak terdapat luka. Sehingga layak untuk dilepasliarkan kembali. Selanjutnya, satwa dibawa itu kami dilepasliarkan kembali di salah satu kawasan Hutan Konservasi,&#8221; terang Khairi Ramadhan, Kepala Seksi Konservasi Wilayah I BKSDA Provinsi Sumatera Barat, kepada Prokabar.com, Jumat (5/3).</p>
<p>Sebelumnya BKSDA mendapatkan laporan dari pemerintah nagari setempat tentang adanya 5 ekor ternak kambing warga terluka akibat serangan satwa liar. Laporan itu langsung direspon dengan melakukan pemasangan perangkap, hingga Macan Dahan itu masuk jebakan.</p>
<p>&#8220;Kami menghimbau kepada semua masyarakat untuk dapat melaporkan segala bentuk temuan adanya satwa yang berkeliaran di wilayahnya. Berharap proses pencegahan dan evakuasi terhadap satwa dilindungi, dapat sesuai prosedur yang berlaku,&#8221; tutupnya. (<strong>rud</strong>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bksda-sumbar-amankan-macan-dahan-di-50-kota/">BKSDA Sumbar Amankan Macan Dahan Di 50 Kota</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BKSDA Lakukan Pemantauan Pasca Konflik Buaya dengan Warga di Tanjung Mutiara</title>
		<link>https://prokabar.com/bksda-lakukan-pemantauan-pasca-konflik-buaya-dengan-warga-di-tanjung-mutiara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Feb 2021 23:30:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#bksdasumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#buaya]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=81889</guid>

					<description><![CDATA[<p>Lubuk Basung, Prokabar — Tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) melalui Resor KSDA Agam kembali melakukan pemantauan ke Nagari Tiku V Jorong, Kecamatan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bksda-lakukan-pemantauan-pasca-konflik-buaya-dengan-warga-di-tanjung-mutiara/">BKSDA Lakukan Pemantauan Pasca Konflik Buaya dengan Warga di Tanjung Mutiara</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Lubuk Basung, Prokabar —</strong> Tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) melalui Resor KSDA Agam kembali melakukan pemantauan ke Nagari Tiku V Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara, pasca konflik satwa dilindungi (Buaya Muara), Rabu (17/02). Terjadinya serangan satwa itu terhadap korban N (50), BKSDA Sumatera Barat memasang 5 buah jerat yang diberi umpan berupa bagian tubuh ayam.</p>
<p>&#8220;Hasil pemantauan yang telah kami lakukan, satwa buaya belum terlihat. Jerat dan umpan yang dipasang, belum membuahkan hasil. Namun di beberapa titik ditemukan tanda jejak Satwa Buaya Muara tersebut,&#8221; ungkap Kepala Resor KSDA Agam, Ade Putra kepada Prokabar.com, Rabu (17/2).</p>
<p>Melihat kondisi di lokasi, memang cukup banyak tanda-tanda keberadaan satwa dilindungi itu. Untuk itu, warga diminta agar menjauhi daerah tersebut karena cukup berbahaya.</p>
<p>&#8220;Kami menghimbau warga untuk tetap waspada dan hati-hati ketika beraktivitas di dalam atau pinggir Sungai Batang Masang. Karena daerah itu memang merupakan habitat Buaya Muara,&#8221; tutup Ade. (<strong>rud</strong>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bksda-lakukan-pemantauan-pasca-konflik-buaya-dengan-warga-di-tanjung-mutiara/">BKSDA Lakukan Pemantauan Pasca Konflik Buaya dengan Warga di Tanjung Mutiara</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Beruang Madu Resahkan Warga di Agam, Ini Reaksi BKSDA</title>
		<link>https://prokabar.com/beruang-madu-resahkan-warga-di-agam-ini-reaksi-bksda/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Feb 2021 22:43:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#beruang]]></category>
		<category><![CDATA[#bksdasumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=81886</guid>

					<description><![CDATA[<p>Matur, Prokabar — Setelah memasang dua unit perangkap di Jorong Padang Gelanggang, Nagari Matua Mudiak, Kecamatan Matur, BKSDA Resor Agam terus melakukan pemantauan terhadap...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/beruang-madu-resahkan-warga-di-agam-ini-reaksi-bksda/">Beruang Madu Resahkan Warga di Agam, Ini Reaksi BKSDA</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Matur, Prokabar —</strong> Setelah memasang dua unit perangkap di Jorong Padang Gelanggang, Nagari Matua Mudiak, Kecamatan Matur, BKSDA Resor Agam terus melakukan pemantauan terhadap Beruang Madu yang sempat muncul di daerah tersebut.</p>
<p>Dari hasil pemantauan, belum menunjukan hasil yang memuaskan. Bahkan tanda-tanda keberadaan Satwa Langka dan dilindungi itu masih saja membuat warga setempat cemas dan resah. Pasalnya, setiap malam masih terjadi kemunculannya sesuai keterangan warga.</p>
<p>&#8220;Hari ini kami kembali melihat dua unit perangkap yang telah dipasang di dua titik kemunculan Beruang Madu tersebut. Bahkan menurut keterangan saksi, anjing peliharaannya hilang setelah sempat menggonggong dan berlari mengejar sesuatu di belakang rumah saksi,&#8221; ungkap Ade Putra, Kepala BKSDA Resor Agam saat melakukan pemantauan bersama rekannya, Surya kepada Prokabar.com, Rabu (17/2).</p>
<p>Menurutnya, satwa itu kebingungan dan tersesat, hingga memasuki pemukiman dan ladang warga. &#8220;Kami memang sedikit heran dan belum menemukan bukti pasti, kenapa Beruang Madu ini masih berada di sekitar wilayah perkampungan penduduk. Meski demikian kami akan terus berjuang untuk menemukan penyebab satwa ini berada di daerah tersebut,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Di lokasi, Tim BKSDA menambah umpan berupa buah nangka dan durian di dua unit perangkap tersebut. Dengan buah yang baunnya cukup tajam, diharapkan dapat memancing dan menangkapnya.</p>
<p>Pada saat bersamaan, di daerah Tanjung Mutiara dan Pasaman Barat juga terjadi konflik satwa dilindungi berupa Buaya Muara. Sehingga BKSDA Resor Agam terpaksa membagi tim untuk membantu penanganan konflik satwa dilindungi ini,&#8221; ulasnya.</p>
<p>Sementara itu, Asril selaku orang pertama melihat Beruang Madu di Padang Gelanggang itu mengatakan, kemaren malam pada Selasa (16/2), anjing peliharaannya merasakan tanda-tanda seperti melihat dan mengejar sesuatu yang tidak lazim. &#8220;Sejak malam pukul 12.00 WIB, saya kehilangan anjing pemburu kesayangan saya. Sampai sore ini juga masih belum menemukan keberadaannya,&#8221; terang Asril.</p>
<p>Memang sejak dulu lanjutnya, daerah kami ini memang sering dimasuki satwa dilindungi itu. Bahkan Harimau juga pernah masuk ke pemukiman, namun cepat pergi dan menghilang. &#8220;Akan tetapi khusus kemunculan Beruang Madu kali ini, sudah cukup membuat saya cemas dan resah,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Asri bersama warga lainnya sangat berharap, Beruang Madu itu cepat ditemukan dan masuk perangkap yang telah dipasang BKSDA. &#8220;Kami berdoa semoga satwa dilindungi ini, cepat pergi dan tidak kembali menggagu kehidupan kami,&#8221; tutupnya. (<strong>rud</strong>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/beruang-madu-resahkan-warga-di-agam-ini-reaksi-bksda/">Beruang Madu Resahkan Warga di Agam, Ini Reaksi BKSDA</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BKSDA: Lokasi Sapi Warga Diserang Harimau Itu Berada di Kawasan Hutan Cagar Alam</title>
		<link>https://prokabar.com/bksda-lokasi-sapi-warga-diserang-harimau-itu-berada-di-kawasan-hutan-cagar-alam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Jan 2020 09:54:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#bksdasumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#harimausumatera]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=57594</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar — Balai Konservasi Sumber Daya Alam atau BKSDA Sumatra Barat melakukan identifikasi lapangan terkait laporan masyarakat adanya Harimau Sumatra menyerang hewan ternak...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bksda-lokasi-sapi-warga-diserang-harimau-itu-berada-di-kawasan-hutan-cagar-alam/">BKSDA: Lokasi Sapi Warga Diserang Harimau Itu Berada di Kawasan Hutan Cagar Alam</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar —</strong> Balai Konservasi Sumber Daya Alam atau BKSDA Sumatra Barat melakukan identifikasi lapangan terkait laporan masyarakat adanya Harimau Sumatra menyerang hewan ternak warga di Kampuang Melayu, Jorong II Balai Ahad, Nagari Lubuak Basuang, Kecamatan Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra Barat, Selasa (21/1). Laporan tersebut ditindaklanjuti dengan langsung ke lokasi dan melihat langsung mencari fakta-faktanya.</p>
<p>&#8220;Setelah kita lakukan identifikasi, informasi penyerangan seekor Harimau Sumatra terhadap seekor sapi benar adanya. Kami menemukan banyak jejak kaki satwa liar itu disertai hewan ternaknya. Berkeliaran untuk mengincar gerombolan ternak warga itu,&#8221; Ungkap Khairi Ramadhan, Kepala Seksi Konservasi Wilayah I Sumatra Barat kepada Prokabar.com di lokasi, Selasa (21/1).</p>
<p>Akan tetapi lanjutnya, lokasi penyerangan sudah berada di lahan Hutan Cagar Alam Maninjau. &#8220;Artinya, lokasi ini seharusnya tidak boleh ditempati manusia. Apalagi hewan ternak dan perkebunan. Kita bisa melihat secara langsung saat ini, ada kandang ternak dan perkebunan sawit secara luas. Dan ini harus segera kita hentikan,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Untuk tahap awal, BKSDA akan melakukan sosialisasi terlebih dulu dan tindakan persuasif.</p>
<p>Ade Putra, Pengedali Ekosistem Hutan atau (P-E-H) BKSDA Resor Agam menambahkan berdasarkan identifikasi lapangan bahwa lokasi tersebut berada di Hutan Cagar Alam Maninjau, yang merupakan habitan Harimau Sumatra itu sendiri. Dan dapat dipastikan jumlah individu satwa dilindungi itu hanya satu ekor.</p>
<p>Untuk lebih lanjut, BKSDA akan lakukan sosialisasi ke tengah masyatakat untuk segera meninggalkan aktifitas di Kawasan Hutan Cagar Alam Maninjau ini. Agar tidak kembali berkonflik dengan satwa dilindungi Undang-undang Nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.</p>
<p>&#8220;Kami menghimbau masyarakat untuk tidak lagi mengganggu kawasan ini. Karena akan berdampak buruk juga pada masyarakat itu sendiri nantinya,&#8221; pungkas Ade. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bksda-lokasi-sapi-warga-diserang-harimau-itu-berada-di-kawasan-hutan-cagar-alam/">BKSDA: Lokasi Sapi Warga Diserang Harimau Itu Berada di Kawasan Hutan Cagar Alam</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 33/99 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.023 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 22:57:19 by W3 Total Cache
-->