<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#bksdaagam Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/bksdaagam/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/bksdaagam/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 15 Sep 2022 03:03:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#bksdaagam Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/bksdaagam/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>BKSDA dan KPGH Mantapkan Komitmen Kerjasama, Wali Nagari Beri Dukungan Penuh</title>
		<link>https://prokabar.com/bksda-dan-kpgh-mantapkan-komitmen-kerjasama-wali-nagari-beri-dukungan-penuh/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Sep 2022 03:03:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#bksdaagam]]></category>
		<category><![CDATA[#buyahamka]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kpgh]]></category>
		<category><![CDATA[#Maninjau]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=106820</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar &#8211; Balai Konservasi Sumber Daya Alam atau BKSDA Resor Maninjau memperkuat komitmen kerjasama dengan Komunitas atau Kelompok Pemuda Generasi Hamka (KPGH). Selaku...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bksda-dan-kpgh-mantapkan-komitmen-kerjasama-wali-nagari-beri-dukungan-penuh/">BKSDA dan KPGH Mantapkan Komitmen Kerjasama, Wali Nagari Beri Dukungan Penuh</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar</strong> &#8211; Balai Konservasi Sumber Daya Alam atau BKSDA Resor Maninjau memperkuat komitmen kerjasama dengan Komunitas atau Kelompok Pemuda Generasi Hamka (KPGH).</p>
<p>Selaku pihak penjaga dan pemelihara Hutan Cagar Alam Maninjau, BKSDA mengajak dan melibatkan kelompok masyarakat untuk memperluas jaringan dan peran semua pihak.</p>
<p>Ade Putra, Kepala BKSDA Resor Maninjau mengatakan kerjasama ini sudah terjalin sejak dua tahun lalu.</p>
<p><strong>Baca Juga : <a href="https://prokabar.com/manajemen-kpgh-diperkuat-keterampilan-wirausaha-ditingkatkan/">Manajemen KPGH Diperkuat, Keterampilan Wirausaha Ditingkatkan</a></strong></p>
<p>Dan di tahun ini dimantapkan dengan komitmen tertulis, dihadiri Walinagari Sungai Batang, Ahsin Datuak Bandaro Kayo bersama anggota KPGH.</p>
<p>&#8220;Kami diskusi ringan bersama KPGH (Komunitas Pemuda Generasi Hamka) terkait rencana kegiatan bersama pengembangan potensi ekowisata, budaya dan religi. Sejak tahun 2020 lalu, BKSDA telah menjalin komunikasi dan kerjasama terutama dalam kegiatan-kegiatan penghijauan,&#8221; ungkapnya di sebuah rumah makan Nagari Bayua, Senin (12/9) lalu.</p>
<p>Dan pada tahun 2022 ini lanjutnya, bersama akan mulai melakukan pengembangan kegiatan ekowisata dalam bentuk kegiatan pemberdayaan masyarakat daerah penyangga kawasan hutan.</p>
<p>Wali Nagari Sungai Batang, Ahsin Datuak Bandaro Kayo menyambut baik komitmen tersebut. Pihaknya mendukung penuh kerjasama yang terjalin antara KPGH dan BKSDA.</p>
<p>&#8220;Sebagai pihak pemilik wilayah penyanggah kawasan hutan, Pemerintahan Nagari Sungai Batang sangat senang telah terjalinya kerjasama ini. Hal ini jelas sangat menguntungkan dan berdampak positif pada masyarakat Sungai Batang pada umumnya,&#8221; ujarnya. <strong>(rud)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bksda-dan-kpgh-mantapkan-komitmen-kerjasama-wali-nagari-beri-dukungan-penuh/">BKSDA dan KPGH Mantapkan Komitmen Kerjasama, Wali Nagari Beri Dukungan Penuh</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BKSDA Maninjau Monitoring, Sempatkan Penghormatan Bendera Merah Putih</title>
		<link>https://prokabar.com/bksda-maninjau-monitoring-sempatkan-penghormatan-bendera-merah-putih/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Aug 2022 04:10:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#bksdaagam]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#hutri77]]></category>
		<category><![CDATA[#Maninjau]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=106053</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar &#8211; Balai Konservasi Sumber Daya Alam atau BKSDA Resor Maninjau melakukan monitoring Hutan Cagar Alam di wilayah Nagari Sungai Batang Kecamatan Tanjung...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bksda-maninjau-monitoring-sempatkan-penghormatan-bendera-merah-putih/">BKSDA Maninjau Monitoring, Sempatkan Penghormatan Bendera Merah Putih</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar</strong> &#8211; Balai Konservasi Sumber Daya Alam atau BKSDA Resor Maninjau melakukan monitoring Hutan Cagar Alam di wilayah Nagari Sungai Batang Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Rabu (17/8).</p>
<p>Selain monitoring juga membawa mahasiswa Praktek Kerja Lapangan (PKL) atau Magang di UPT Kementerian LHK (Lingkungan Hidup dan Kehutanan) melakukan penelitian yang berhubungan wilayah kerja BKSDA.</p>
<p><strong>Baca Juga :</strong> <strong><a href="https://prokabar.com/perkuat-fungsi-suaka-margasatwa-tarusan-arau-hilir-pt-semen-padang-bksda-teken-mou/">Perkuat Fungsi Suaka Margasatwa Tarusan Arau Hilir PT Semen Padang – BKSDA Teken MoU </a></strong></p>
<p>Ade Putra, Kepala BKSDA Resor Maninjau mengatakan kegiatan sesuai jadwal rutin instansinya untuk melakukan pemantauan dan penelitian wilayah kerjanya.</p>
<p>&#8220;Momentum ini kita lakukan sesuai jadwal rutin dengan jumlah anggota empat orang, kebetulan terdapat 11 orang mahasiswa dari UNP dan UMSB Sumatra Barat ikut melakukan penelitian,&#8221; terangnya, Rabu (17/8).</p>
<p><strong>Baca Juga : <a href="https://prokabar.com/bksda-selamatkan-harimau-di-perkebunan-kelapa-sawit-pasbar/">BKSDA Selamatkan Harimau di Perkebunan Kelapa Sawit Pasbar</a></strong></p>
<p>Mahasiswa ini melakukan penelitian tentang sejumlah satwa yang dilindungi di kawasan Hutan Cagar Alam dan sekitarnya.</p>
<p>&#8220;Pada kesempatan ini rombongan yang melakukan monitoring dan penelitian, melakukan penghormatan Bendera Merah Putih menyambut Hut RI Ke 77,&#8221; tutupnya. <strong>(rud)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bksda-maninjau-monitoring-sempatkan-penghormatan-bendera-merah-putih/">BKSDA Maninjau Monitoring, Sempatkan Penghormatan Bendera Merah Putih</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kapolres Agam Ajak Warga Lindungi Satwa Langka</title>
		<link>https://prokabar.com/kapolres-agam-ajak-warga-lindungi-satwa-langka/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Sep 2021 14:56:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#bksdaagam]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#polresagam]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=94226</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar &#8211; Kapolres Agam, AKBP Dwi Nur Setiawan dan jajaran melepas Satwa Dilindungi di Muaro Putuih, Nagari Tiku V Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kapolres-agam-ajak-warga-lindungi-satwa-langka/">Kapolres Agam Ajak Warga Lindungi Satwa Langka</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar</strong> &#8211; Kapolres Agam, AKBP Dwi Nur Setiawan dan jajaran melepas Satwa Dilindungi di Muaro Putuih, Nagari Tiku V Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara, Rabu (8/9).</p>
<p>Dua ekor Burung Elang Brontok yang sempat diamankan anggota Polres Agam dari sebuah perkebunan dan kemudian diserahkan ke petugas BKSDA Resor Agam.</p>
<p>Pelepasan Satwa itu laksanakan di depan Mako Sat Pol Air Polres Agam Nagari Tiku V Jorong. Dipimpin langsung Kapolres Agam AKBP Dwi Nur Setiawan, didampingi Kasat Polair Polres Agam, BKSDA Agam, Wali Nagari Tiku V Jorong dan sejumlah tokoh masyarakat.</p>
<p>&#8220;Kepada masyarakat, mari kita sama &#8211; sama menjaga habitat burung yang sudah dilindungi sehingga bisa berkembang dengan baik di wilayah kita. Bila ada yang menemukan, bisa mengubungi pihak BKSDA untuk bisa kita lepaskan kembali ke alamnya,&#8221; ajak Kapolres Agam. <strong>(rud)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kapolres-agam-ajak-warga-lindungi-satwa-langka/">Kapolres Agam Ajak Warga Lindungi Satwa Langka</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Diduga Harimau, Cakar dan Jejak Ditemukan di Kebun Warga</title>
		<link>https://prokabar.com/diduga-harimau-cakar-dan-jejak-ditemukan-di-kebun-warga/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Aug 2021 11:57:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#bksdaagam]]></category>
		<category><![CDATA[#Harimau]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<category><![CDATA[Ade Putra]]></category>
		<category><![CDATA[Alamsyah]]></category>
		<category><![CDATA[Beruang Madu]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Tanjung Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Macan Dahan]]></category>
		<category><![CDATA[Nagari Duo Koto]]></category>
		<category><![CDATA[Resor Konservasi Sumber Daya Alam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=92705</guid>

					<description><![CDATA[<p>Prokabar.com, Agam &#8211; Jejak cakar satwa liar diduga Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae) ditemukan di pohon kulit manis kebun warga jalan lingkar Situpo, Jorong...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/diduga-harimau-cakar-dan-jejak-ditemukan-di-kebun-warga/">Diduga Harimau, Cakar dan Jejak Ditemukan di Kebun Warga</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b><a href="https://prokabar.com/">Prokabar.com</a>, Agam</b> &#8211; Jejak cakar satwa liar diduga Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae) ditemukan di pohon kulit manis kebun warga jalan lingkar Situpo, Jorong Mudiak, Nagari Duo Koto, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam.</p>
<p>Kepala Resor KSDA Agam Ade Putra menceritakan seorang warga, Alamsyah (55), menemukan jejak dan cakar Harimau Sumatera  itu saat mencari durian, Selasa (10/8).</p>
<figure id="attachment_92728" aria-describedby="caption-attachment-92728" style="width: 1080px" class="wp-caption alignnone"><a href="https://prokabar.com/satwa-berkeliaran-di-kebun-warga-jejak-dan-cakar-ditemukan-di-tanjung-raya/jejak/" rel="attachment wp-att-92728"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-92728" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/08/Jejak.jpg" alt="Bekas jejak satwa liar yang memasuki kawasan perkebunan warga Jorong Mudiak agari Duo Koto, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam pada Selasa (10/8)" width="1080" height="810" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/08/Jejak.jpg 1080w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/08/Jejak-300x225.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/08/Jejak-1024x768.jpg 1024w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/08/Jejak-768x576.jpg 768w" sizes="(max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /></a><figcaption id="caption-attachment-92728" class="wp-caption-text">Bekas jejak satwa liar yang memasuki kawasan perkebunan warga Jorong Mudiak agari Duo Koto, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam pada Selasa (10/8)</figcaption></figure>
<p>&#8220;Pada Senin (9/8) malam, Alamsyah mendengar bunyi satwa di kebun saat ia sedang berada di dalam pondok.&#8221;</p>
<p>&#8220;Ia langsung mengatakan ambillah durian itu dan jangan ganggu saya,&#8221; terang Ade.</p>
<p>Melalui keterangan Walinagari Duo Koto lanjut Ade Putra, Pada Selasa (10/8) pagi  Alamsyah menemukan jejak satwa di pohon kulit manis.</p>
<p>Walinagari langsung melaporkan temuan jejak satwa itu ke Bhabinkamtibmas Duo Koto dan Pemerintahan Kenagarian Duo Koto.</p>
<p>Resor Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Agam akan memastikan jejak dan cakaran tersebut.</p>
<p>&#8220;Kami mengimbau semua warga untuk meningkatkan kewaspadaan saat berada di kebun, terutama saat memanen durian.&#8221;</p>
<p>&#8220;Segera menghindar ke lokasi lebih aman agar tidak mendapatkanserangan satwa itu dengan pergi ke kebun sendirian,&#8221; tegasnya.</p>
<h4>Penelusuran ke Lokasi</h4>
<p>Petugas Resor KSDA Agam telah ke lokasi untuk memastikan laporan dari Wali Jorong Mudik Pindi Eka Hadi Nata dan warga sekitar pada Kamis (12/8)</p>
<p>&#8220;Hasil identifikasi dan wawancara saksi mata, petugas menemukan bekas cakaran Macan Dahan dan Beruang Madu (Helarctos Malayanus) di lokasi.</p>
<figure id="attachment_92706" aria-describedby="caption-attachment-92706" style="width: 1080px" class="wp-caption alignnone"><a href="https://prokabar.com/satwa-berkeliaran-di-kebun-warga-jejak-dan-cakar-ditemukan-di-tanjung-raya/save_20210813_185038/" rel="attachment wp-att-92706"><img decoding="async" class="size-full wp-image-92706" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/08/SAVE_20210813_185038.jpg" alt="Proses identifikasi jejak " width="1080" height="810" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/08/SAVE_20210813_185038.jpg 1080w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/08/SAVE_20210813_185038-300x225.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/08/SAVE_20210813_185038-1024x768.jpg 1024w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/08/SAVE_20210813_185038-768x576.jpg 768w" sizes="(max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /></a><figcaption id="caption-attachment-92706" class="wp-caption-text">Proses identifikasi jejak</figcaption></figure>
<p>&#8220;Selain itu menemukan bekas buah durian bekas gigitan Beruang Madu.&#8221;</p>
<p>&#8220;Perkiraan sementara bekas jejak itu sekitar satu sampai dua hari lalu,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Menindaklanjuti temuan itu, Resor KSDA Agam akan memasang kamera jebak untuk mendapatkan kepastian melalui gambar visual, Jumat (13/8).</p>
<p>&#8220;Apabila terekam Beruang Madu atau Macan Dahan, kami akan melakukan pengusiran satwa tersebut.&#8221;</p>
<p>&#8220;Sebab jarak dari lokasi ke hutan lindung hanya 150 meter dan dari pemukiman hanya 500 meter,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Resor KSDA Agam juga sedang menangani konflik antara manusia dengan satwa berupa Beruang Madu di Jorong Pincuran Gadang, Nagari Bayur, Kecamatan Tanjung Raya.</p>
<p>&#8220;Kita memasang satu unit kandang jebak dan tiga unit kamera jebak pada Jumat (6/8),&#8221; tutup Ade. <strong>(rud)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/diduga-harimau-cakar-dan-jejak-ditemukan-di-kebun-warga/">Diduga Harimau, Cakar dan Jejak Ditemukan di Kebun Warga</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BKSDA Selamatkan Harimau di Perkebunan Kelapa Sawit Pasbar</title>
		<link>https://prokabar.com/bksda-selamatkan-harimau-di-perkebunan-kelapa-sawit-pasbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Jul 2021 14:08:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#bksdaagam]]></category>
		<category><![CDATA[#Harimau]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=91236</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar &#8211; Lima hari melakukan penanganan konflik di area Perkebunan Kelapa Sawit PT. Pasaman Marama Sejahtera (PMS), akhirnya Tim BKSDA Sumatera Barat berhasil menyelamatkan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bksda-selamatkan-harimau-di-perkebunan-kelapa-sawit-pasbar/">BKSDA Selamatkan Harimau di Perkebunan Kelapa Sawit Pasbar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar</strong> &#8211; Lima hari melakukan penanganan konflik di area Perkebunan Kelapa Sawit PT. Pasaman Marama Sejahtera (PMS), akhirnya Tim BKSDA Sumatera Barat berhasil menyelamatkan satwa Harimau Sumatera (panthera tigris sumaterae), Senin (19/7).</p>
<p>Harimau tersebut diberi nama Kanti Marama yang sebelumnya telah memasang sejumlah boxtrap, dan masuk perangkap sekitar pukul 09.00 WIB.</p>
<p>&#8220;Sesuai Standar Operasional Pelaksana, kami akan mengevakuasi satwa dari lokasi menuju ke Taman Marga Satwa Budaya Kinantan atau TMSBK di Bukittinggi, untuk dilakukan observasi,&#8221; Kepala KSDA Sumatera Barat, Ardi Andono, Senin malam (19/7).</p>
<p>Ia melanjutkan, seekor Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) itu muncul di area perkebunan kelapa sawit di daerag Sungai Aur Kabupaten Pasaman Barat, Rabu (14/07). Video kemunculan satwa itu sempat terekam gawai dari pekerja dilokasi dan beredar dimedia sosial.</p>
<p>&#8220;Satwa terlihat mengikuti kendaraan yang digunakan pekerja dari arah belakang dan kemudian tidak lama menghilang dalam semak-semak kebun kelapa sawit,&#8221; tuturnya.</p>
<p>BKSDA Sumatera Barat kemudian mendapatkan laporan itu dan menurunkan tim untuk melakukan penanganan. Bersama manajemen perusahaan dan di backup personil satuan Brimob, melaksanakan identifikasi lapangan di lokasi kemunculan satwa.</p>
<p>Menurut keterangan Frenzy Marwan pimpinan perusahaan PT. PMS, dalam sebulan ini satwa Harimau sudah terlihat beberapa kali di dalam area perkebunan tersebut. Hal ini cukup mengkhawatirkan para pekerjanya.</p>
<p>&#8220;Kami akhirnya melakukan pemasangan kamera jebak sebanyak 3 unit, bertujuan memantau pergerakan dan mendapatkan gambaran visual satwa itu. Hasilnya, salah satu camera trap berhasil mendapatkan gambaran visual satwa itu ketika sedang melintas,&#8221; jelasnya.</p>
<p>BKSDA memutuskan untuk mengevakuasi satwa dengan menggunakan dua unit kandang jebak mengingat pengusiran dan penggiringan ke dalam hutan tidak mungkin dapat dilakukan. Kepada pihak manajemen, tim BKSDA meminta agar pekerja tidak beraktivitas dulu di sekitar lokasi kemunculan satwa.</p>
<p>&#8220;Kami dari Balai KSDA Sumatera Barat, mengucapkan terima kasih kepada Bupati Pasaman Barat, Pihak Manajemen PT. PMS, Kepolisian, TNI, tokoh adat dan masyarakat sekitar yang telah membantu upaya penanganan ini,&#8221; tutup Kepala KSDA Sumatera Barat, Ardi Andono. <strong>(rud)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bksda-selamatkan-harimau-di-perkebunan-kelapa-sawit-pasbar/">BKSDA Selamatkan Harimau di Perkebunan Kelapa Sawit Pasbar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BKSDA Pasang Tiga Camera Trap, Pantau Makhluk Misterius di Agam</title>
		<link>https://prokabar.com/bksda-pasang-tiga-camera-trap-pantau-makhluk-misterius-di-agam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Jun 2021 14:31:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#bksdaagam]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=88548</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar — Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Agam memasang tiga unit kamera penjebak (camera trap) di lokasi penampakan makluk misterius di...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bksda-pasang-tiga-camera-trap-pantau-makhluk-misterius-di-agam/">BKSDA Pasang Tiga Camera Trap, Pantau Makhluk Misterius di Agam</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar —</strong> Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Agam memasang tiga unit kamera penjebak (camera trap) di lokasi penampakan makluk misterius di Ampek Koto, Kecamatan Palembayan, Sabtu (5/6). Bertujuan untuk mendapatkan visual makluk yang telah mengemparkan masyarakat setempat.</p>
<p>Pemasangan kamera itu dilakukan setelah menerima laporan dari Jorong Palembayan Tangah, Khairul Amri. Menyampaikan ada beberapa warga bertemu dengan makhluk misterius dan terdapat beberapa jejak dibeberapa titik.</p>
<p>&#8220;Berdasarkan hasil identikasi kami beberapa waktu lalu, diduga mahkluk itu adalah jenis satwa beruang madu atau helarctos malayanus yang sedang melintas,&#8221; terang Ade Putra, Kepala Resor BKSDA Agam kepada Prokabar.com, Sabtu malam (5/6).</p>
<p>Sedangkan keterangan warga menyebutkan lanjutnya, makhluk itu berjalan seperti manusia, berbulu lebat dan berbau busuk. Hal ini menyebabkan membuat warga mengkaitkannya dengan kejadian gaib.</p>
<p>&#8220;Terkait isu yang beredar di masyarakat tentang makhluk gaib itu, BKSDA tidak mau berkomentar dan tetap kepada kesimpulan hasil identifikasi lapangan. Hal itu perkuat hasil pengamatan tanda-tanda keberadaan satwa berupa jejak dan cakaran yang ditemukan di lokasi kemunculan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sebelumnya Syofian (55) warga Gantiang, Jorong Pasa Palembayan, Nagari IV Koto, mengakui dua kali bertemu dengan makhluk misterius itu. Pada saat melihat ternak sapi di belakang rumahnya malam hari.</p>
<p>Makhluk itu bertemu dalam jarak lima meter dan langsung menghilang sekitar 30 meter dari lokasi pertama ditemukan.</p>
<p>Menurut keterangan Nofiko Hendri (50), pihaknya juga melihat jejak mahkluk itu di pematang sawah miliknya pada Selasa (25/5) lalu.</p>
<p>Wali Jorong Palembahan Tangah, Khairul Amri mengakui kemunculan makhluk itu semenjak beberapa bulan lalu. Keberadaan makhluk itu telah meresahkan warga di Lakuak, Balai Kamih, Kampung Lurah dan Gantiang.</p>
<p>&#8220;Warga merasa resah setelah salah seorang warga atas nama Darwis melihat makhluk itu. Darwis melihat makhluk itu berwarna hitam dan berbau busuk saat pulang dari warung. Dari kejadian dan laporan itu, kami perlu melakukan tindakan lebih lanjut. Memastikan makluk tersebut dengan visual camera trap. Semoga bisa membuktikan hasil, makluk apa sebenarnya, yang telah meresahkan masyarakat tersebut,&#8221; pungkasnya. (<strong>rud</strong>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bksda-pasang-tiga-camera-trap-pantau-makhluk-misterius-di-agam/">BKSDA Pasang Tiga Camera Trap, Pantau Makhluk Misterius di Agam</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BKSDA Monitor Kawasan Rafflesia Di Paninjauan, 16 Individu Telah Membusuk</title>
		<link>https://prokabar.com/bksda-monitor-kawasan-rafflesia-di-paninjauan-16-individu-telah-membusuk/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 May 2021 21:26:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#bksdaagam]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#rafflesiaarnolodi]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=87575</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar &#8211; Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Agam melakukan monitoring tumbuhan langka dan dilindungi jenis bunga Rafflesia di Nagari Paninjauan, Kecamatan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bksda-monitor-kawasan-rafflesia-di-paninjauan-16-individu-telah-membusuk/">BKSDA Monitor Kawasan Rafflesia Di Paninjauan, 16 Individu Telah Membusuk</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar &#8211;</strong> Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Agam melakukan monitoring tumbuhan langka dan dilindungi jenis bunga Rafflesia di Nagari Paninjauan, Kecamatan Tanjung Raya, Selasa (18/5).</p>
<p>Dari hasil monitoring di dua titik sebaran populasi bunga rafflesia itu, ditemukan 16 individu dalam kondisi telah membusuk dan terdapat 13 fase knop dengan berbagai ukuran.</p>
<p>&#8220;Tumbuhan bunga rafflesia adalah jenis tumbuhan yang dilindungi oleh peraturan perundangan di Indonesia. Sesuai Pasal 21 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 5 Tahun 1990 Tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya,&#8221; ungkap Kepala Resor BKSDA Agam, Ade Putra kepada Prokabar.com, Selasa (18/5).</p>
<p>Ia melanjutkan, dalam Pasal 21 ayat 1 Undang-undang RI Nomor 5 Tahun 1990 itu disebutkan, Setiap orang dilarang untuk mengambil, menebang, memiliki, merusak, memusnahkan, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan tumbuhan yang dilindungi atau bagian-bagiannya dalam keadaan hidup atau mati.</p>
<p>Selanjutnya, dilarang mengeluarkan tumbuhan yang dilindungi atau bagian-bagiannya dalam keadaan hidup atau mati dari suatu tempat di Indonesia ke tempat lain di dalam atau di luar Indonesia.</p>
<p>&#8220;Sanksinya sesuai Pasal 40 ayat 2 adalah pidana penjara paling lama lima tahun dan denda paling banyak Seratus juta rupiah,&#8221; pungkasnya. (<strong>rud</strong>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bksda-monitor-kawasan-rafflesia-di-paninjauan-16-individu-telah-membusuk/">BKSDA Monitor Kawasan Rafflesia Di Paninjauan, 16 Individu Telah Membusuk</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BKSDA : Penampakan Buaya Di Tiku Berada di Area Konservasi</title>
		<link>https://prokabar.com/bksda-penampakan-buaya-di-tiku-berada-di-area-konservasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 May 2021 16:23:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#bksdaagam]]></category>
		<category><![CDATA[#buaya]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=86918</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar &#8211; Penampakan Buaya (crocodylus porosus) yang sempat viral di media sosial mendapat tanggapan dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Agam,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bksda-penampakan-buaya-di-tiku-berada-di-area-konservasi/">BKSDA : Penampakan Buaya Di Tiku Berada di Area Konservasi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar</strong> &#8211; Penampakan Buaya (<em>crocodylus porosus</em>) yang sempat viral di media sosial mendapat tanggapan dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Agam, Selasa (4/5).</p>
<p>Buaya tersebut terlihat sedang berjemur di daratan menyerupai Kebun Pisang dekat pemukiman warga, di Tiku, Agam.</p>
<p>Kepala Resor BKSDA Agam menyebutkan, di dalam video berdurasi 25 detik itu, terlihat seekor buaya berukuran cukup besar sedang menganga di daratan pinggiran sungai menyerupai kebun pisang. Satwa buas itu terlihat berjemur, dan tidak menunjukan sifat agresif.</p>
<p>&#8220;Kejadian tersebut kami terima dilaporannya dari Pemerintah Nagari Tiku Limo Jorong. Dan kami langsung ke lokasi untuk identifikasi,&#8221; ungkap Kepala Resor BKSDA Agam tersebut.</p>
<p>Petugas BKSDA mendatangi langsung lokasi kemunculan satwa buaya itu, dan melaksanakan wawancara dengan saksi mata dan serta identifikasi lapangan.</p>
<p>&#8220;Dari hasil identifikasi, lokasi kemunculan Buaya itu merupakan memang habitatnya. Dan merupakan daerah konservasi HCV PT. Mutiara Agam. Sedangkan pemukiman tersebut adalah mes pekerja PT. Mutiara Agam yang berada berdampingan dengan lokasi HCV,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Menurut Zairal, pekerja yang mendiami mess tersebut, di lokasi HCV terdapat dua ekor satwa buaya yang berukuran sekitar 2 meter. Setelah berkoordinasi dengan pihak manajemen PT. Mutiara Agam.</p>
<p>&#8220;Kami menyampaikan kepada manajemen PT. Mutiara Agam, agar melakukan pemantauan dan monitoring terhadap satwa yang berada di lokasi HCV itu. Memberikan edukasi dan penegasan kepada para pekerja yang mendiami mess untuk tidak membuang sampah sisa rumah tangga ke dalam sungai lokasi HCV, karena dapat memancing satwa buaya untuk terus datang dan muncul dekat pemukiman pekerja,&#8221; terang Ade.</p>
<p>High Conservation Values atau disingkat HCV adalah areal di dalam konservasi perkebunan kelapa sawit yang memiliki nilai konservasi tinggi. Sehingga perlu dipertahankan dan dikelola untuk menjaga keberlanjutan fungsi ragam hayati, fungsi tata air dan kesuburan tanah, dan fungsi sosial budaya.</p>
<p>Berdasarkan laporan berkala yang disampaikan pihak PT. Mutiara Agam, di lokasi perkebunan yang dikelola perusahaan terdapat beberapa satwa langka dan dilindungi seperti Buaya muara, beruang, berbagai jenis Burung Elang, Siamang, Kucing Bakau dan beberapa satwa penting lainnya.</p>
<p>&#8220;Keberadaan HCV harus dipertahankan keberadaanya terutama untuk keberlangsungan satwa bernilai konservasi tinggi di areal perkebunan,&#8221; Tutupnya. <strong>(rud)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bksda-penampakan-buaya-di-tiku-berada-di-area-konservasi/">BKSDA : Penampakan Buaya Di Tiku Berada di Area Konservasi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penampakan Buaya Kembali Gegerkan Warga di Agam</title>
		<link>https://prokabar.com/penampakan-buaya-kembali-gegerkan-warga-di-agam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 May 2021 22:41:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#bksdaagam]]></category>
		<category><![CDATA[#buaya]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=86861</guid>

					<description><![CDATA[<p>Lubuk Basung, Prokabar &#8211; Penampakan Seekor Buaya kembali terjadi di Kabupaten Agam. Kejadian tersebut sempat membuat warga setempat geger dan viral di media sosial....</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/penampakan-buaya-kembali-gegerkan-warga-di-agam/">Penampakan Buaya Kembali Gegerkan Warga di Agam</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Lubuk Basung, Prokabar </strong>&#8211; Penampakan Seekor Buaya kembali terjadi di Kabupaten Agam. Kejadian tersebut sempat membuat warga setempat geger dan viral di media sosial.</p>
<p>Penampakan Buaya itu berlangsung di dekat sebuah pinggir sungai dan juga berdekatan dengan pemukiman warga serta tepi jalan raya di Jorong Ujung Labuang, Nagari Tiku V Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam.</p>
<p>Welly Ikhwan, Kasi Tata Pemerintahan Kecamatan Tanjung Mutiara dalam sebuah group WhatsApp menyebutkan Buaya terlihat cukup besar kembali kelihatan dari pinggir jalan dan dekat pemukiman di saw mill Jorong Ujung Labung, Nagari Tiku V Jorong.</p>
<p>&#8220;Kami minta warga untuk selalu berhati-hati dan waspada. Terutama saat hendak ke tepian sungai Batang Tiku atau sekitarnya. Seringnya penampakan Buaya memberi sinyal tanda bahaya dan sangat penting untuk selalu waspada,&#8221; terangnya.</p>
<p>Sementara itu, Penampakan Buaya di sebuah aliran Sungai di Batang Tiku, Kecamatan Aua Malintang, Kabupaten Padang Pariaman berdekatan dengan perbatasan Nagari Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam.</p>
<p>&#8220;Kemaren kami juga telah mendapat laporannya. Berhubungan itu masuk wilayah BKSDA Pariaman, telah kami sampaikan. Kebetulan rekan kita itu baru saja balik dari Kepulauan Mentawai. Dan penanganan identifikasi dan pemburuan telah dilakukannya,&#8221; ungkap Ade Putra saat di konfirmasi Prokabar.com. <strong>(rud)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/penampakan-buaya-kembali-gegerkan-warga-di-agam/">Penampakan Buaya Kembali Gegerkan Warga di Agam</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PWI Agam bagikan Bibit Buah BKSDA, Masyarakat &#8220;Basirabuik&#8221;</title>
		<link>https://prokabar.com/pwi-agam-bagikan-bibit-buah-bksda-masyarakat-basirabuik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 May 2021 06:08:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#bksdaagam]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#PWI]]></category>
		<category><![CDATA[#ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=86806</guid>

					<description><![CDATA[<p>Lubuk Basung, Prokabar &#8211; Jajaran Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Agam menyalurkan 600 bibit buah milik Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Agam...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pwi-agam-bagikan-bibit-buah-bksda-masyarakat-basirabuik/">PWI Agam bagikan Bibit Buah BKSDA, Masyarakat &#8220;Basirabuik&#8221;</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Lubuk Basung, Prokabar</strong> &#8211; Jajaran Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Agam menyalurkan 600 bibit buah milik Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Agam ke pada masyarakat.</p>
<p>Penyaluran empat jenis bibit buah itu melalui Program PWI Agam Peduli Berbagi melalui Safari Ramadan ke empat lokasi.</p>
<p>Mursidi, Ketua PWI Agam menyebutkan penyaluran pertama sebanyak 100 bibit kepada jemaah Masjid Inyiak De Er, Nagari Sungai Batang, Jumat (30/4).</p>
<p>Pembagian bibit masing-masing 25 buah dari empat jenis bibit buah yang tersedia. Seperti 25 buah bibit durian montong, 25 buah bibit pokat, 25 buah bibit jambu madu dan 25 buah bibit mangga.</p>
<p>&#8220;600 buah bibit itu merupakan bantuan dari BKSDA Resor Agam yang kami bantu salurkan ke masyarakat. Bibit unggul dengan hak paten dari Binjai, Sumatera Utara. Kami salurkan melalui Program PWI Agam Berbagi, Safari Ramadan,&#8221; ungkap Ketua PWI Agam, Mursidi kepada Prokabar.com, Minggu malam (2/5).</p>
<p>Penyaluran kedua berlanjut ke jemaah Masjid Nurul Hidayah Batu Kambiang, Kecamatan Ampek Nagari.</p>
<p>&#8220;Tidak ada ubahnya di Masjid Inyiak De Er di Sungai Batang, Jemaah Masjid Nurul Hidayah Batu Kambiang basirabuik menerima bibit buah yang disalurkan PWI Agam bersama BKSDA Resor Agam, Sabtu malam (1/5),&#8221; terangnya.</p>
<p>Begitu juga di lokasi ke tiga di Masjid Al Huda Silayang Tinggi Jorong VI Parik Panjang, Kecamatan Lubuk Basung, Minggu malam (2/5).</p>
<p>Bibit buah tetap sangat diminati masyarakat. Dikarenakan sudah menjadi profesi masyarakat sebagai petani dan peladang.</p>
<p>Lokasi yang disalurkan merupakan daerah yang berdekatan dengan kawasan Cagar Alam Maninjau. Program di tahun kedua dari BKSDA Resor Agam.</p>
<p>Tahun 2020 lalu, menjadi perdana dan telah menyalurkan 5000 bibit dengan empat jenis bibit buah. Di tahun 2021 ini, meningkat menjadi 10 ribu bibit buah yang sama.</p>
<p>&#8220;Program ini sesuai dengan gerakan Indonesia Menanam dari Pemerintah Pusat. Serta Program Agam Menyemai.</p>
<p>Masyarakat cukup hobi dan gemar berladang, dikarenakan hampir seluruh wilayah Agam berada di perbukitan dengan lahan yang cukup bertanam,&#8221; tutupnya. <strong>(rud)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pwi-agam-bagikan-bibit-buah-bksda-masyarakat-basirabuik/">PWI Agam bagikan Bibit Buah BKSDA, Masyarakat &#8220;Basirabuik&#8221;</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Makan Bareng Nenek Sebatang Kara, PWI dan BKSDA Agam Ajak Masyarakat Berbagi Sesama</title>
		<link>https://prokabar.com/makan-bareng-nenek-sebatang-kara-pwi-dan-bksda-agam-ajak-masyarakat-berbagi-sesama/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 May 2021 06:01:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#bksdaagam]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#PWI]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=86747</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar &#8211; Setelah sukses menjalin silahturahmi dengan masyarakat Sungai Batang, PWI Agam dan BKSDA Resor Agam melanjutkan Safari Ramadan di Kampuang Tanjuang Jorong...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/makan-bareng-nenek-sebatang-kara-pwi-dan-bksda-agam-ajak-masyarakat-berbagi-sesama/">Makan Bareng Nenek Sebatang Kara, PWI dan BKSDA Agam Ajak Masyarakat Berbagi Sesama</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar</strong> &#8211; Setelah sukses menjalin silahturahmi dengan masyarakat Sungai Batang, PWI Agam dan BKSDA Resor Agam melanjutkan Safari Ramadan di Kampuang Tanjuang Jorong Balai Badak, Nagari Batu Kambiang, Kecamatan Ampek Nagari, Sabtu (1/5).</p>
<p>Usai sholat magrib berjemaah di Masjid Nurul Hidayah, dilanjutkan berbuka bersama di rumah seorang nenek.</p>
<p>Melalui pendampingan Wali Jorong Balai Badak, Adamri Idrus (50) dan sejumlah warga, rombongan PWI dan BKSDA itu melaksanakan berbuka puasa bersama di rumah Asnizar (65). Seorang nenek hidup sebatang kara di rumahnya.</p>
<p>&#8220;Ibu Asnizar hidup sebatang kara setelah anak bungsu yang satu-satunya tinggal dan masih hidup, menjalin bahtera rumah tangga,&#8221; ungkap Wali Jorong Balai Badak.</p>
<p>Ia dan suaminya lanjut Adamri, sudah berpisah sejak 15 tahun lalu. Dan sudah menjadi garin masjid di Gasan Gadang, Batu Gasang, Kabupaten Padang Pariaman.</p>
<p>&#8220;Ibu Asnizar memiliki 5 orang anak kandung. Namun malang, sudah meninggal empat orang. Sehingga hanya satu orang yang hidup. Si bungsu Teguh Saputra (27). Telah berkeluarga pula dan tinggal di Padang Tongga, Nagari Manggopoh, Lubuk Basung,&#8221; terang Wali Jorong Balai Badak.</p>
<p>Kondisi itu menjadi perhatian khusus seluruh masyarakat. Pertama dengan bantuan bedah rumah dari RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) dari Dinas Perkim (Perumahan dan Pemukiman) pada 2019 lalu.</p>
<p>&#8220;Dengan bantuan senilai Rp 15 juta, dibangun secara gotongroyong bersama masyarakat, rumah nenek Asnizar dberdiri kokoh. Untuk mencukupi kebutuhan hidup, Pemerintahan Jorong dan Nagari juga merekomendasi program Baznas Agam melalui Program Konsuntif Rp300 ribu perbulan,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Sementara itu, Ketua PWI Agam, Mursidi mengatakan, sebagai buah tangan kunjungan selain berbuka bersama, rombongan itu juga menyerahkan satu sembako. Berupa 10 kg beras, 1 kg gula pasir, minyak gorong, satu botol sirup dan satu pakk telur ayam beras.</p>
<p>&#8220;Jangan dilihat nilainya, tapi lihatlah bentuk kebersamaan dan jalinan silahturahmi yang telah terjalin. Berharap bermanfaat dan memberi makna,&#8221; terangnya. <strong>(rud)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/makan-bareng-nenek-sebatang-kara-pwi-dan-bksda-agam-ajak-masyarakat-berbagi-sesama/">Makan Bareng Nenek Sebatang Kara, PWI dan BKSDA Agam Ajak Masyarakat Berbagi Sesama</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PWI dan BKSDA Resor Agam Gelar Safari Ramadan Bersama Ke Kampung Hamka</title>
		<link>https://prokabar.com/pwi-dan-bksda-resor-agam-gelar-safari-ramadan-bersama-ke-kampung-hamka/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 May 2021 06:34:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#bksdaagam]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#PWI]]></category>
		<category><![CDATA[#ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[#ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=86695</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar &#8211; Persatuan Wartawan Indonesian (PWI) Kabupaten Agam menggelar Program jalin kerjasama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Agam. Melakukan Safari...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pwi-dan-bksda-resor-agam-gelar-safari-ramadan-bersama-ke-kampung-hamka/">PWI dan BKSDA Resor Agam Gelar Safari Ramadan Bersama Ke Kampung Hamka</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar</strong> &#8211; Persatuan Wartawan Indonesian (PWI) Kabupaten Agam menggelar Program jalin kerjasama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Agam. Melakukan Safari Ramadan bersama ke empat rumah ibadah di Kabupaten Agam.</p>
<p>Kunjungan pertama, berada di Masjid Inyiak De Er, Jorong Batung Panjang, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Jumat (30/4). Merupakan Kampung Kelahiran Buya Hamka dan ayahnya Dr. Abdul Karim Amrullah (Inyiak Rasul atau Inyiak De Er).</p>
<p>Masyarakat setempat menyambut rombongan PWI dan BKSDA dengan berbuka bersama. Sekaligus bertujuan memperkuat silahturahmi sesama masyarakat.</p>
<p>Fajri Datuak Mangkuto Nan Basa, Kepala Jorong Batung Panjang menyebutkan, ucapan terimakasih atas kunjungan dan perhatian PWI bersama BKSDA. Perhatian khusus selalu tercuruahkan ke Kampung Ulama Besar Nasional ini terus memberi motivasi mssyarakat untuk bangkit dalam keterlenaan diri.</p>
<p>&#8220;Kami sangat berterimakasih atas kehadiran dan perhatian Bapak-bapak, karena selalu memperhatikan kami dalam banyak hal,&#8221; ungkap Datuk Panungkek Suku Guci tersebut disaat memberi kata sambutan.</p>
<p>Datuk Mangkuto Nan Basa itu juga menjelaskan sedikit tentang profil wilayahnya.</p>
<p>&#8220;Jorong Batung Panjang ini salah satu dari tujuh jorong di Nagari Sungai Batang. Memiliki empat tapian atau setingkat Rukun Tetangga atau RT di perkotaan. Sebagai kampung kelahiran ulama, memiliki potensi yang sangat luar biasa. Keterbatasan sumber daya manusia, belum optimal dan memberi dampak kesejahteran dan kemakmuran pada masyarakat.</p>
<p>Dengan banyaknya kehadiran PWI dan BKSDA beserta berbagai pihak luar lainnya, peduli memberi edukasi dan ilmu pengetahuan, akan mencerdaskan masyarakat. Maka berlahan, kebangkitan pun lahir sesuai harapan,&#8221; terangnya.</p>
<p>Kepala BKSDA Resor Agam, Ade Putra memgatakan, sebuah kesempatan emas sekaligus kehormatan baginya dan Tim bisa bergabung dalam kegiatan silahrutahmi ini. Selain dapat saling mengenal lebih dekat, juga dapat menjalin kerjasama sesuai peran yang dimiliki.</p>
<p>&#8220;Dalam kesempatan ini, kami perkenalkan diri dari perpanjangan tangan langsung dari Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup. Balai Konservasi Sumber Daya Alam atau BKSDA memiliki tugas melindungi, memelihara atau melestarikan Hutan Lindung dan Cagar Alam beserta satwa dan hayatinya. Berharap bisa menjalin kerjasama dengan bapak dan ibuk hadirin semuannya,&#8221; tutur Ade.</p>
<p>Dalam kesempatan ini lanjutnya, BKSDA sangat apresiasi kepada masyarakat Sungai Batang yang telah mampu menjaga kelestarian hutan yang berada di wilayahnya.</p>
<p>&#8220;Berdasarkan observasi kami ke dalam hutan rimba Cagar Alam Maninjau, yang berada di wilayah Nagari Sungai Batang tidak ada tanggul kayu atau sisa penebangan hutan. Dan kami apresiasi ini kepada masyarakat. Mohon dipertahankan, dijaga dan dilindungi terus,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Ade melanjutkan, seluruh masyarakat memanfaatkan air bersih langsung dari aliran mata air perbukitan. Bersumber langsung dari Hutan Cagar Alam Maninjau. &#8220;Artinya, keterikatan masyarakat dengan hutan sangat tinggi, maka agar tidak terjadi kekeringan dan kesulitan air bersih maka rawat, lestarikan dan lindungi hutan kita,&#8221; ajaknya.</p>
<p>Ketua PWI Agam, Mursidi bersama pengurus lainnya turut memberikan sejumlah informasi. Terutama tetap menjaga kampung tersebut dari bahaya penyebaran Covid-19. Menjaga jarak, sering mencuci tangan dan selalu menggunakan masker.</p>
<p>Mursidi juga menjelaskan peran dan fungsi wartawan atau jurnalistik terhadap kemajuan pembangunan bangs dan negara.</p>
<p>&#8220;Wartawan atau Jurnalistik ini memiliki peran penting dalam menegakan empat pilar kebangsaan. Penjembatan jalinan komunikasi dan hati antara rakyat kecil dengan pemimpin bangsa. Berkewajiban menampung aspirasi dan keluhan masyarakat yang kemudian disampaikan melalui pemberitaan atau karya Jurnalistik. Berharap masyarakat bisa memanfaatkan wartawan atau Pers sebagai wadah penyambung lidah kepada pemimpin. Juga bisa mengkritisi penguasa,&#8221; tutupnya. <strong>(rud)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pwi-dan-bksda-resor-agam-gelar-safari-ramadan-bersama-ke-kampung-hamka/">PWI dan BKSDA Resor Agam Gelar Safari Ramadan Bersama Ke Kampung Hamka</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BKSDA Amankan 32 Ekor Burung Jalak Kerbau Dari Pedagang Burung</title>
		<link>https://prokabar.com/bksda-amankan-32-ekor-burung-jalak-kerbau-dari-pedagang-burung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 May 2021 04:00:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#bksdaagam]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#jalak]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=86685</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar &#8211; Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Agam mengamankan 32 ekor satwa liar jenis Burung Jalak Kerbau atau Acridotheres javanicus,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bksda-amankan-32-ekor-burung-jalak-kerbau-dari-pedagang-burung/">BKSDA Amankan 32 Ekor Burung Jalak Kerbau Dari Pedagang Burung</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar</strong> &#8211; Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Agam mengamankan 32 ekor satwa liar jenis Burung Jalak Kerbau atau Acridotheres javanicus, Jumat sore (30/4). Satwa dilindungi itu diamankan dari dua orang pedagang tertangkap tangan saat melintasi jalan utama Maninjau-Manggopoh, tepatnya di Siguhung, Nagari Persiapan Kandih, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Sumatra Barat.</p>
<p>Berawal petugas BKSDA sedang dalam perjalanan untuk mengikuti kegiatan Safari Ramadan di salah nagari di Kecamatan Tanjung Raya.</p>
<p>&#8220;Saat melintasi daerah Siguhung, kami melihat dua orang sedang mengendarai sepeda motor dengan membawa 2 buah kandang yang berisikan satwa burung dalam jumlah banyak,&#8221; ungkap Ade Putra, Kepala BKSDA Resor Agam kepada Prokabar.com.</p>
<p>Curiga dengan barang bawaan kedua pengendara, petugas mencegatnya di pinggir jalan raya yang menghubungkan Lubuk Basung dengan Bukittinggi itu. Petugas BKSDA itu langsung menanyakan kelengkapan dokumen angkut satwa burung tersebut.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-large wp-image-86686" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/05/IMG-20210501-WA0008-1024x579.jpg" alt="" width="1000" height="565" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/05/IMG-20210501-WA0008-1024x579.jpg 1024w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/05/IMG-20210501-WA0008-300x170.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/05/IMG-20210501-WA0008-768x434.jpg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/05/IMG-20210501-WA0008.jpg 1040w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>&#8220;Kepada kedua pengendara berinisial RP (33 ) dan R (30) itu tidak memiliki kelengkapan dokumen membawa satwa burung tersebut. Dengan bukti tidak dapat menunjukan dokumen angkut ataupun hak kepemilikannya,&#8221; terang Ade.</p>
<p>Kedua pelaku kemudian diinterograsi petugas terkait aktivitas itu. Kepada petugas pelaku menyebutkan burung tersebut diperoleh dari hasil memikat di daerah Agam bagian barat dan sudah beberapa kali membawanya untuk diperjualbelikan di daerah Bukittinggi.</p>
<p>Kepada petugas pelaku mengakui menjual burung itu dengan harga Rp. 20.000 perekornya kepada penampung di daerah Bukittinggi.</p>
<p>&#8220;Terhadap pelaku kami kemudian menjelaskan perbuatannya mengangkut satwa liar tanpa izin dan disertai dokumen pengiriman atau pengangkutan telah melanggar Pasal 41 ayat 1 peraturan pemerintah nomor 8 tahun 1999 tentang Pemanfaatan Jenis Tumbuhan dan satwa,&#8221; KA-RES BKSDA Agam tersebut.</p>
<p>Pelaku diberikan edukasi dan pembinaan untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya. Sedangkan satwa Burung Jalak Kerbau yang dibawa pelaku diamankan petugas dan dilepasliarkan ke kawasan Hutan Cagar Alam Maninjau.</p>
<p>Burung Jalak Kerbau atau biasa disebut Jalak Kebo adalah jenis satwa liar yang dilindungi. Termasuk spesies burung Familia Jalak dengan daerah sebaran populasinya di Asia Timur, Asia Tenggara dan Kepulauan Indonesia bagian barat.</p>
<p>Karena kicauannya yang bagus, burung ini banyak diburu oleh para pemikat atau pemburu. Apalagi spesies bermata dan berkaki putih, mentalnya pemberani. Termasuk Jalak Hitam, hewan yang rajin berkicau dengan variasi yang harmonis. Status konservasi berdasarkan IUCN (International Union for Conservation of Nature and Natural) adalah Vulnerable.</p>
<p>&#8220;Di indonesia pemanfaatan satwa liar untuk berbagai kepentingan termasuk perdagangan telah diatur melalui peraturan pemerintah nomor 8 tahun 1999 tentang pemanfaatan jenis tumbuhan dan satwa sebagai turunan dari Undang-undang nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan ekosistemnya,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Sebelumnya pada pertengahan bulan Juli 2020, Resor KSDA Agam bersama Satreskrim Polres Agam menangkap MP (31) di Pasar Matur yang tertangkap tangan memperjualbelikan satwa burung jenis Tiong Emas (beo) dan Nuri Kalung Ungu. Saat ini pelaku telah menjalani proses hukum sesuai dengan putusan pengadilan negeri Lubuk Basung. <strong>(rud)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bksda-amankan-32-ekor-burung-jalak-kerbau-dari-pedagang-burung/">BKSDA Amankan 32 Ekor Burung Jalak Kerbau Dari Pedagang Burung</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Masuk Ke Dalam Rumah Warga, Macan Dahan Dievakuasi di Kinali</title>
		<link>https://prokabar.com/masuk-ke-dalam-rumah-warga-macan-dahan-dievakuasi-di-kinali/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Apr 2021 16:11:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#bksdaagam]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=86509</guid>

					<description><![CDATA[<p>Lubuk Basung, Prokabar &#8211; BKSDA Resor Agam, mengevakuasi seekor satwa langka dan dilindungi jenis Macan Dahan (neofelis diardi diardi) dari rumah warga Rimbo Batu,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/masuk-ke-dalam-rumah-warga-macan-dahan-dievakuasi-di-kinali/">Masuk Ke Dalam Rumah Warga, Macan Dahan Dievakuasi di Kinali</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Lubuk Basung, Prokabar</strong> &#8211; BKSDA Resor Agam, mengevakuasi seekor satwa langka dan dilindungi jenis Macan Dahan (neofelis diardi diardi) dari rumah warga Rimbo Batu, Jorong Koto Padang, Nagari Anam Koto Utara, Kecamatan Kinali, Pasaman Barat, Rabu (28/04).</p>
<p>&#8220;Satwa itu diketahui masuk rumah Unan (34) warga sekitar pukul 12.30 WIB. Awalnya keluarga Unan menyangka satwa tersebut Harimau Sumatera,&#8221; ungkap Ade Putra kepada Prokabar.com.</p>
<p>Unan awalnya melaporkan kejadian kepada petugas Puskeswan Kinali. Kemudian berlanjut kepada BKSDA Resor Agam.</p>
<p>Tim BKSDA mendatangi lokasi dan langsung melaksanakan evakuasi satwa dari dalam kamar mandi. &#8220;Butuh waktu tiga jam kami bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas, Polsek Kinali dan warga untuk melakukan evakuasi. Hingga baru dapat menggiring satwa dilindungi itu ke kandang yang sudah disiapkan,&#8221; ujarnya. <img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-large wp-image-86511" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/04/IMG-20210428-WA0032-1024x579.jpg" alt="" width="1000" height="565" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/04/IMG-20210428-WA0032-1024x579.jpg 1024w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/04/IMG-20210428-WA0032-300x170.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/04/IMG-20210428-WA0032-768x434.jpg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/04/IMG-20210428-WA0032.jpg 1040w" sizes="auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>Satwa diduga masuk ke rumah warga setelah berkelahi dengan sejenisnya. Kemudian terjebak di dalam kamar mandi. Dari hasil identifikasi lapangan, satwa diduga berasal dari kawasan hutan lindung di kaki Gunung Pasaman. Berjarak 700 meter dari lokasi kejadian.</p>
<p>Evakuasi disaksikan puluhan warga yang ingin melihat satwa langka itu. Sehingga petugas terpaksa membubarkan warga untuk memperlancar aktivitas evakuasi.</p>
<p>&#8220;Satwa kami bawa ke kantor Resor KSDA Agam di Lubuk Basung untuk diobservasi. Kami mengucapkan terima kasih kepada Babinsa dan Bhabinkamtibmas, Nagari Anam Koto Utara, Polsek Kinali, dan warga setempat yang telah membantu upaya evakuasi,&#8221; tutup Ade. <strong>(rud)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/masuk-ke-dalam-rumah-warga-macan-dahan-dievakuasi-di-kinali/">Masuk Ke Dalam Rumah Warga, Macan Dahan Dievakuasi di Kinali</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Satwa Liar Kembali Mangsa Ternak Warga, 7 Ekor Anjing Diterkam</title>
		<link>https://prokabar.com/satwa-liar-kembali-mangsa-ternak-warga-7-ekor-anjing-diterkam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Apr 2021 18:30:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#bksdaagam]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=86394</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar &#8211; Satwa liar kembali muncul dan menerkam hewan peliharaan warga di Agam. Kali ini BKSDA Resor Agam mendapat laporan tujuh ekor anjing...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/satwa-liar-kembali-mangsa-ternak-warga-7-ekor-anjing-diterkam/">Satwa Liar Kembali Mangsa Ternak Warga, 7 Ekor Anjing Diterkam</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar</strong> &#8211; Satwa liar kembali muncul dan menerkam hewan peliharaan warga di Agam. Kali ini BKSDA Resor Agam mendapat laporan tujuh ekor anjing milik warga di Nagari Tigo Koto Silungkang, Kecamatan Palembayan, mati diduga dimangsa satwa liar. Hal itu telah berlangsung dalam rentang waktu satu bulan ini.</p>
<p>Amir Hamzah (60) warga setempat, melaporkan kejadian tersebut kepada balai konservasi sumber daya alam (BKSDA) Resor Agam. Dan mendatangi lokasi yang juga masih melakukan penanganan konflik Harimau Sumatera di Jorong Cubadak Lilin, Nagari Tigo Koto, Kecamatan Matur. Di sini telah menimbulkan 6 ekor kerbau ternak warga mengalami kematian dan terluka.</p>
<p>&#8220;Kami didampingi perangkat nagari Tigo Koto Silungkang, wawancara saksi mata dan pelapor. Dari hasil pengumpulan data, diketahui sebanyak tujuh ekor ternak anjing milik warga setempat mati karena dimangsa satwa liar yang diduga jenis Harimau Sumatera,&#8221; ungkap Kepala Resor BKSDA Agam, Ade Putra kepada Prokabar.com, Senin malam (26/4).</p>
<p>Novi (40), pemilik ternak Anjing menuturkan, dua ekor ternak anjing miliknya dimangsa satwa itu pada malam berbeda. Anjing itu diterkam dan diseret dari pondoknya ke arah pinggir ladang. Dan disekitarnya ditemukan banyak jejak menyerupai tapak kaki harimau.</p>
<p>&#8220;Kami belum bisa menyimpulkan secara pasti, apakah harimau yang menyerang ternak anjing tersebut merupakan individu yang sama dengan harimau yang menerkam ternak kerbau warga di Matur beberapa hari lalu,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Identifikasi lapangan untuk mencari dan mengumpulkan data-data tanda keberadaan satwa berupa jejak, cakaran dan kotoran akan dilakukan untuk memastikan jenis dan individu satwa.</p>
<p>&#8220;Selain keterangan saksi atau pemilik anjing, beberapa warga setempat juga pernah melihat langsung satwa langka dan dilindungi itu,&#8221; lanjut Ade.</p>
<p>Sejak awal Maret 2021 sampai pertengahan April ini, sebanyak enam ekor ternak kerbau warga Jorong Cubadak Lilin dan Jorong Sari Bulan, Nagari Tigo Balai, Kecamatan Matur ditemukan dalam kondisi mati sebanyak dua ekor dan terluka sebanyak empat ekor.</p>
<p>Tim BKSDA juga telah melakukan pengusiran sejak bulan maret lalu. Akhirnya memutuskan melakukan evakuasis satwa dengan memasang perangkap sebanyak dua unit.</p>
<p>&#8220;Kami menghimbau warga agar tetap hati-hati dan waspada ketika beraktivitas di ladang dan dipinggir kawasan hutan. Selain itu kami juga diminta untuk mengamankan ternak dan hewan peliharaan dengan cara mengkandangkannya di tempat yang lebih aman dan berdekatan di rumah pemilik,&#8221; tutup Kepala Resor BKSDA Agam itu. <strong>(rud)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/satwa-liar-kembali-mangsa-ternak-warga-7-ekor-anjing-diterkam/">Satwa Liar Kembali Mangsa Ternak Warga, 7 Ekor Anjing Diterkam</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 45/227 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/15 queries in 0.046 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-08 00:42:26 by W3 Total Cache
-->