<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#bkpm Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/bkpm/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/bkpm/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 30 Apr 2019 16:54:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#bkpm Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/bkpm/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ini Capaian Investasi Triwulan I Tahun 2019</title>
		<link>https://prokabar.com/ini-capaian-investasi-triwulan-i-tahun-2019/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Apr 2019 22:52:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[#bkpm]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Investasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=35853</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mempublikasikan data realisasi investasi Triwulan I (periode Januari-Maret) Tahun 2019, dengan total investasi mencapai Rp195,1 triliun, naik...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-capaian-investasi-triwulan-i-tahun-2019/">Ini Capaian Investasi Triwulan I Tahun 2019</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mempublikasikan data realisasi investasi Triwulan I (periode Januari-Maret) Tahun 2019, dengan total investasi mencapai Rp195,1 triliun, naik 5,3% dibanding periode yang sama tahun 2018, yaitu sebesar Rp185,3 triliun.</p>
<p>“Nilai investasi selama Triwulan I Tahun 2019 untuk Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp87,2 triliun dan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp107,9 triliun. Selama periode Triwulan I Tahun 2019, tenaga kerja yang terserap adalah sebanyak 235.401 tenaga kerja Indonesia,” kata Kepala BKPM Thomas Lembong dalam konperensi pers di Kantor BKPM, Jakarta, Selasa (30/4) kemarin.</p>
<p>Menurut Kepala BKPM itu, nilai realisasi investasi triwulan pertama tersebut sudah mencapai 24,6% dari target investasi tahun 2019 sebesar Rp792,0 triliun. Capaian realisasi investasi ini sangat penting untuk menjaga agar pertumbuhan ekonomi sebesar 5,3% pada tahun 2019 dapat terealisasi,” ujarnya.</p>
<p>Dibandingkan tahun 2018, menurut Kepala BKPM, pertumbuhan investasi PMDN pada Triwulan I Tahun 2019 meningkat sebesar 14,1%, dari Rp76,4 triliun di Triwulan I Tahun 2018 ke Rp87,2 triliun. Sedangkan investasi PMA pada Triwulan I Tahun 2019 tersebut turun 0,9% dibanding Triwulan I Tahun 2018 yang sebesar Rp108,9 triliun menjadi Rp107,9 triliun.</p>
<p>Mengacu data Triwulan I Tahun 2019, Tom Lembong menilai, terjadi tren positif terhadap pertumbuhan PMA yang semula pada Triwulan IV Tahun 2018 adalah -11,6% menjadi -0,9% pada Triwulan I Tahun 2019.<i></i></p>
<p>“Kami melihat tren positif ini akan berlanjut pada masa mendatang, apalagi didukung dengan tekad kuat pemerintah yang akan melanjutkan reformasi di bidang ekonomi, pemanfaatan Online Single Submission (OSS) yang lebih baik, serta intensifikasi pengawalan investasi oleh berbagai instansi pemerintah terkait baik di pusat dan daerah,” kata Tom Lembong<i>.</i></p>
<p>BKPM juga mencatat, realisasi investasi (PMDN &amp; PMA) berdasarkan lokasi proyek (5 besar) adalah: Jawa Barat (Rp37,3 triliun, 19,1%); DKI Jakarta (Rp24,7 triliun, 12,7%); Jawa Tengah (Rp21,4 triliun, 11,0%); Jawa Timur (Rp12,6 triliun, 6,5%); dan Banten (Rp12,5 triliun, 6,4%).</p>
<p>Kepala BKPM Thomas Lembong bersyukur adanya tren peningkatan investasi di luar Jawa, yang tumbuh sebesar 16,7% bila dibandingkan dengan Triwulan I Tahun 2018. Capaian ini disumbang oleh investasi di Indonesia bagian timur, khususnya di sektor pengolahan hasil tambang yang sangat penting untuk peningkatan ekspor.</p>
<p>Selain sektor tersebut, menurut Tom Lembong, sektor pariwisata di Indonesia bagian timur berpotensi untuk terus dikembangkan, terutama pariwisata bahari maupun wisata minat khusus, yang tentunya akan dapat mendiversifikasi destinasi wisata di Indonesia.</p>
<p>Pada periode Triwulan I Tahun 2019 realisasi investasi di luar Jawa sebesar Rp85,8 triliun meningkat 16,7% dari periode yang sama pada tahun 2018 sebesar Rp73,5 triliun.</p>
<p>Sedangkan, realisasi investasi (PMDN &amp; PMA) berdasarkan sektor usaha (5 besar) adalah: Transportasi, Gudang, dan Telekomunikasi (Rp37,3 triliun, 19,1%); Listrik, Gas, dan Air (Rp33,2 triliun, 17,0%); Konstruksi (Rp19,5 triliun, 10,0%); Perumahan, Kawasan Industri dan Perkantoran (Rp18,8 triliun, 9,7%), serta Pertambangan (Rp15,1 triliun, 7,7%).</p>
<p>Lima besar negara asal PMA adalah: Singapura (US$ 1,7 miliar, 24,0%); R.R. Tiongkok (US$ 1,2 miliar, 16,1%); Jepang (US$ 1,1 miliar, 15,8%); Malaysia (US$ 0,7 miliar, 9,8%) dan Hong Kong, RRT (US$ 0,6 miliar, 8,1%). <b>(*/hdp)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-capaian-investasi-triwulan-i-tahun-2019/">Ini Capaian Investasi Triwulan I Tahun 2019</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Realisasi Investasi Triwulan II &#8211; 2018 Naik 3,1 %</title>
		<link>https://prokabar.com/realisasi-investasi-triwulan-ii-2018-naik-31/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Aug 2018 07:12:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#bkpm]]></category>
		<category><![CDATA[#ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Investasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=16231</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mempublikasikan data realisasi investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) periode Triwulan II...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/realisasi-investasi-triwulan-ii-2018-naik-31/">Realisasi Investasi Triwulan II &#8211; 2018 Naik 3,1 %</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mempublikasikan data realisasi investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) periode Triwulan II (April-Juni) Tahun 2018 yang mencapai angka sebesar Rp 176,3 triliun, mengalami peningkatan sebesar 3,1% apabila dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2017 (sebesar Rp 170,9 triliun). Realisasi investasi tersebut menyerap 289.843 Tenaga Kerja Indonesia. Sedangkan realisasi investasi PMDN dan PMA selama Januari – Juni tahun 2018 mencapai angka Rp 361,6 triliun.</p>
<p>Terlihat kecenderungan terjadinya perlambatan pertumbuhan realisasi investasi menjadi 3,1% (triwulan II tahun 2018 dibanding triwulan II tahun 2017), dari sebelumnya 11,8% (triwulan I tahun 2018 dibanding triwulan I tahun 2017) dan 12,7% (triwulan II tahun 2017 dibanding triwulan II tahun 2016).</p>
<p>“Ada beberapa faktor yang cukup berpengaruh terhadap perlambatan pertumbuhan realisasi investasi triwulan kedua ini dibandingkan dengan triwulan pertama 2018. Harus diakui bahwa gejolak kurs rupiah dan perang dagang Amerika Serikat dengan China telah berdampak pada perlambatan laju investasi. Selain itu, kita juga telah memasuki tahun politik yang akan berlanjut sampai tahun depan. Di tengah kondisi yang penuh dengan ketidakpastian, investasi kelihatannya cenderung melambat dan para investor bersifat wait and see”, demikian kata Thomas Lembong dalam konferensi pers di kantor BKPM, Jakarta, Selasa (14/8).</p>
<p>Selama Triwulan II Tahun 2018, realisasi PMDN sebesar Rp 80,6 triliun, naik 32,1% dari Rp 61,0 triliun pada periode yang sama tahun 2017, dan PMA sebesar Rp 95,7 triliun, turun 12,9% dari Rp 109,9 triliun pada periode yang sama tahun 2017.</p>
<p>BKPM juga mencatat realisasi investasi (PMDN &amp; PMA) berdasarkan lokasi proyek (5 besar) adalah: DKI Jakarta (Rp 29,9 triliun, 16,9 %); Jawa Barat (Rp 22,2 triliun, 12,6%); Jawa Timur (Rp 16,0 triliun, 9,1%); Banten (Rp 14,4 triliun, 8,2%); dan Kalimantan Timur (Rp 13,8 triliun, 7,8%).</p>
<p>Sedangkan realisasi investasi (PMDN &amp; PMA) berdasarkan sektor usaha (5 besar) adalah: Pertambangan (Rp 28,2 triliun, 16,0%); Transportasi, Gudang, dan Telekomunikasi (Rp 25,6 triliun, 14,6%); Listrik, Gas, dan Air (Rp 20,8 triliun, 11,8%); Industri Makanan (Rp 17,2 triliun, 9,8%); dan Perumahan, Kawasan Industri, dan Perkantoran (Rp 15,8 triliun, 8,9%);</p>
<p>Lima besar negara asal PMA adalah: Singapura (US$ 2,4 miliar, 33,5%); Jepang (US$ 1,0 miliar, 14,4%); R.R. Tiongkok (US$ 0,7 miliar, 9,4%); Hong Kong, RRT (US$ 0,6 miliar, 8,2%) dan Malaysia (US$ 0,4 miliar, 5,3 %).</p>
<p>Thomas Lembong menambahkan, “Pemerintah akan memastikan bahwa berbagai kemudahan dan penyederhanaan prosedur bagi kegiatan investasi yang sudah dikeluarkan Pemerintah, baik melalui Peraturan Pemerintah, Peraturan Presiden dan Peraturan Menteri/Lembaga terkait, berjalan dengan baik yang dapat memberikan kepastian hukum dan kepastian berusaha. Untuk itu Pemerintah akan selalu membuka diri terhadap berbagai usaha-usaha perbaikan/penyempurnaan apabila para pelaku usaha masih menemui kendala dan hambatan di lapangan. Koordinasi antar Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah juga akan lebih ditingkatkan untuk lebih mendorong terjadinya peningkatan realisasi investasi di masa mendatang.” ungkapnya.</p>
<p>Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal &#8211; BKPM, Azhar Lubis menjelaskan, realisasi penyerapan tenaga kerja Indonesia pada Triwulan II Tahun 2018 mencapai 289.843 orang dengan rincian sebanyak 133.602 pada proyek PMDN dan sebanyak 156.241 orang pada proyek PMA. Ia juga menjelaskan tentang sebaran investasi di luar Jawa tercatat sebesar Rp 81,9 triliun atau setara dengan 46,5% dari total investasi Triwulan II Tahun 2018.</p>
<p>“Meskipun pertumbuhan investasi melambat, investasi tetap masih dapat menyerap Tenaga Kerja Indonesia langsung yang cukup besar. Di sisi lain, banyak terbuka peluang-peluang usaha yang dapat juga menyerap banyak TKI sebagai akibat dari adanya kegiatan investasi di suatu daerah (multiplier effect). Penyerapan TKI ini sesungguhnya dipahami bahwa peluang bagi tenaga kerja terampil di Indonesia juga semakin terbuka lebar dengan masuknya kegiatan investasi yang juga cenderung menggunakan teknologi terkini,” demikian penjelasan dari Azhar Lubis.</p>
<p>Untuk periode Januari – Juni Tahun 2018 dari total realisasi investasi sebesar Rp 361,6 triliun, realisasi investasi (PMDN &amp; PMA) berdasarkan lokasi proyek (5 besar) adalah: Jawa Barat (Rp 59,2 triliun, 16,4 %); DKI Jakarta (Rp 58,7 triliun, 16,2%); Banten (Rp 30,0 triliun, 8,3%); Jawa Tengah (Rp 27,6 triliun, 7,6%); dan Jawa Timur (Rp 24,6 triliun, 6,8%).</p>
<p>Berdasarkan sektor usaha, (5 besar) realisasi investasi (PMDN &amp; PMA) adalah: Perumahan, Kawasan Industri, dan Perkantoran (Rp 43,4 triliun, 12,0%); Pertambangan (Rp 42,4 triliun, 11,7%); Transportasi, Gudang, dan Telekomunikasi (Rp 40,3 triliun, 11,1%); Listrik, Gas, dan Air (Rp 40,1 triliun, 11,1%); dan Industri Logam, Mesin, dan Elektronik (Rp 35,8 triliun, 9,9%).</p>
<p>Sedangkan realisasi investasi PMA berdasarkan asal negara (5 besar) adalah: Singapura (US$ 5,0 miliar, 33,0%); Jepang (US$ 2,4 miliar, 15,7%); R. R. Tiongkok (US$ 1,3 miliar, 8,8%); Korea Selatan (US$ 1,2 miliar, 7,5%); dan Hong Kong, RRT (US$ 1,1 miliar, 7,2%). <b>(*/hdp)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/realisasi-investasi-triwulan-ii-2018-naik-31/">Realisasi Investasi Triwulan II &#8211; 2018 Naik 3,1 %</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 41/44 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/7 queries in 0.007 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-08 04:08:21 by W3 Total Cache
-->