<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#bilih Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/bilih/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/bilih/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 21 Aug 2020 23:00:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#bilih Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/bilih/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Lestarikan Ikan Bilih, Semen Padang Bangun &#8220;Replika&#8221; Danau Singkarak</title>
		<link>https://prokabar.com/lestarikan-ikan-bilih-semen-padang-bangun-replika-danau-singkarak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Aug 2020 23:00:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#bilih]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#SemenPadang]]></category>
		<category><![CDATA[#Singkarak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=72898</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Melestarikan ikan bilih asal Danau Singkarak oleh PT Semen Padang tidak hanya dilakukan di sungai yang ada di kawasan Taman Keanekaragaman...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/lestarikan-ikan-bilih-semen-padang-bangun-replika-danau-singkarak/">Lestarikan Ikan Bilih, Semen Padang Bangun &#8220;Replika&#8221; Danau Singkarak</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar &#8211;</strong> Melestarikan ikan bilih asal Danau Singkarak oleh PT Semen Padang tidak hanya dilakukan di sungai yang ada di kawasan Taman Keanekaragaman Hayati (Kehati), tapi juga akan dilestarikan melalui kolam yang telah dilengkapi dengan area pemijahan.</p>
<p>&#8220;Kolam dan area pemijahannya sudah selesai kami bangun dan lokasinya masih di kawasan Taman Kehati Semen Padang. Kolam untuk area pemijahan ini semacam replikanya Danau Singkarak di kawasan Kehati,&#8221; kata Ketua Tim Konservasi Ikan Bilih PT Semen Padang Deni Zen, Jumat (21/8).</p>
<p>Kolam dan area pemijahan ikan bilih itu, kata Deni melanjutkan, didesain oleh Universitas Bung Hatta (UBH), karena pelestarian ikan bilih di kolam tersebut, juga bagian dari kerjasama PT Semen Padang dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UBH yang telah dimulai sejak Juli 2018.</p>
<p>&#8220;Rencananya September mendatang, kami akan segera mengisi kolam yang dilengkapi dengan area pemijahan tersebut dengan induk ikan bilih yang akan diambil langsung dari Danau Singkarak. Kemudian, ikan bilih yang sebelumnya dilestarikan di sungai Taman Kehati, itu tetap akan terus kami konservasi perkembangannya,&#8221; ujar Deni.</p>
<p>Guru Besar Fakultas Perikanan dan Kelautan UBH Prof Dr. Hafrijal Sandri, MS yang selama ini mendampingi PT Semen Padang dalam melestarikan ikan bilih mengatakan, kolam yang dilengkapi area pemijahan itu dibagun, supaya PT Semen Padang dan UBH semakin mudah dalam mengontrol perkembangannya.</p>
<p>&#8220;Kalau di sungai agak kesulitan kami mengontrolnya. Makanya kolam yang kami lengkapi dengan area pemijahan itu dibangun, supaya lebih mudah mengontrolnya, karena dari awal kami maunya pelestariaan ikan bilih yang dilakukan PT Semen Padang difokuskan pada keberhasilan reproduksi,&#8221; katanya.</p>
<p>Guru besar yang akrab disapa Profesor Bilih itu menyebut bahwa reproduksi ikan bilih di sungai Taman Kehati, memang dikatakan telah berhasil dan sangat signifikan. Bahkan tingkat keberhasilannya mencapai 70 persen.</p>
<p>&#8220;Tapi itu tadi, kami dan tim di Semen Padang agak kesulitan mengontrolnya,&#8221; ujar Hafrijal.</p>
<p>Rencananya, lanjut Hafrijal, jumlah ikan bilih yang akan dilestarikan di kolam yang dilengkapi area pemijahan itu sekitar 10 ribu induk ikan bilih. Jika pelestariannya berhasil, maka akan dilakukan restoking atau dikembalikan kehabitat aslinya di Danau Singakarak, karena ikan bilih merupakan ikan endemik di Danau Singkarak.</p>
<p>&#8220;Selain direstoking, kami rencananya juga melakukan reintroduksi, yaitu memperbanyak habitatnya. Tapi kami lihat dulu sejauh mana peningkatan populasinya pada saat pelestarian di kolam yang dilengkapi area pemijahan. Kalau bagus, bisa kita restoking dan reintroduksi di tempat lain,&#8221; pungkas Hafrijal.<strong>(rls/eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/lestarikan-ikan-bilih-semen-padang-bangun-replika-danau-singkarak/">Lestarikan Ikan Bilih, Semen Padang Bangun &#8220;Replika&#8221; Danau Singkarak</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Selamatkan Bilih Singkarak, Bagan Ditenggat 7 Bulan</title>
		<link>https://prokabar.com/selamatkan-bilih-singkarak-bagan-ditenggat-7-bulan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Nov 2018 15:29:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#bilih]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#Singkarak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=24399</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Penyelamatan Ikan Bilih Danau Singkarak terus dilakukan. Pada 12, 13, 14 November kemarin tim telah melakukan penertiban terhadap bagan di sekitar...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/selamatkan-bilih-singkarak-bagan-ditenggat-7-bulan/">Selamatkan Bilih Singkarak, Bagan Ditenggat 7 Bulan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar &#8211;</strong> Penyelamatan Ikan Bilih Danau Singkarak terus dilakukan. Pada 12, 13, 14 November kemarin tim telah melakukan penertiban terhadap bagan di sekitar danau oleh Satpol PP Provinsi.</p>
<p>Hal itu dikatakan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar Yosmeri, Rabu (21/11).</p>
<p>Namun, setelah dilakukan razia ada sebagian pemilik bagan menemui DPRD Sumbar untuk meminta kelonggaran. Akhirnya sesuai kesepakatan pemilik bagan diberikan waktu hingga 7 bulan kedepan dengan catatan mereka harus memperbesar mata jaring dalam melakukan penangkapan.</p>
<p>&#8220;Berarti sampai Juni tahun depan, setelah itu tidak ada lagi bagan di Danau Singkarak. Mereka harus mencari usaha baru menjelang itu,&#8221; ungkap Yosmeri.</p>
<p>DKP Provinsi mengaku akan memantau komitmen dari pemilik bagan untuk memperbesar mata jaring hingga bagan tak ada lagi di Danau Singkarak. Sembari pemilik bagan berkonversi kepada usah lain, Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar terus melakukan upaya pengembangan bilih dengan budidaya bibit.</p>
<p>&#8220;Agar bilih tetap terjaga kami berikan berupa bantuan berupa alat tangkap, mesin, jaringan kepada nelayan sekitar. Kedepan kita juga berencana memberikan bibit bilih sehingga ikan endemik itu bisa berkembang dan makin banyak,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dijelaskannya, ada sekitar 500 bagan di Danau Singkarak dengan 200 pemilik. Selainnya bagan juga ada nelayan tradisional yang menggantungkan hidup dari Danau Singkarak.</p>
<p>Sementara Kadis Pol PP Damkar Sumbar, Zul Aliman, menyebutkan dalam razia yang dilakukan, pihaknya mengamankan 5 bagan yang beroperasi di tengah danau, 3 Unit di daerah Saniangbaka, 2 unit di Malalo. Selebihnya bagan sudah menepi.</p>
<p>Senada dengan Yosmeri, Zul Aliman juga menyampaikan adanya masyarakat yang menyampaikan aspirasi ke DPRD Sumbar untuk memberikan tenggang waktu. Namun Zul keberatan dengan lamanya waktu yang diberikan.</p>
<p>&#8220;Saya agak kurang setuju, 7 bulan terlalu lama dan bisa habis bilih disana, 3 bulan cukup kalau kita serius ingin menyelamatkan bilih Singkarak,&#8221; katanya saat dihubungi terpisah.(<strong>*/mbb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/selamatkan-bilih-singkarak-bagan-ditenggat-7-bulan/">Selamatkan Bilih Singkarak, Bagan Ditenggat 7 Bulan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 30/56 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/11 queries in 0.015 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 20:20:20 by W3 Total Cache
-->