<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#Beras Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/beras/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/beras/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 13 Jun 2022 04:28:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#Beras Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/beras/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Berawal Modal Patungan Masyarakat, Bumdus Nagari Guguak Malalo Kirim 12 Ton Beras Perbulan</title>
		<link>https://prokabar.com/berawal-modal-patungan-masyarakat-bumdus-nagari-guguak-malalo-kirim-12-ton-beras-perbulan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Jun 2022 04:28:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Beras]]></category>
		<category><![CDATA[#BUMDUS]]></category>
		<category><![CDATA[#bumnagari]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#malalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=104389</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar -Dilatarbelakangi maraknya rentenir dan pemasukan masyarakat yang rendah hingga banyaknya hutang masyarakat di kedai-kedai dan tengkulak, maka muncullah ide dari masyarakat...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/berawal-modal-patungan-masyarakat-bumdus-nagari-guguak-malalo-kirim-12-ton-beras-perbulan/">Berawal Modal Patungan Masyarakat, Bumdus Nagari Guguak Malalo Kirim 12 Ton Beras Perbulan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar</strong> -Dilatarbelakangi maraknya rentenir dan pemasukan masyarakat yang rendah hingga banyaknya hutang masyarakat di kedai-kedai dan tengkulak, maka muncullah ide dari masyarakat Nagari Guguak Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar untuk mendirikan Badan Usaha Milik Dusun (Bumdus).</p>
<p>Bumdus tersebut diberi nama Kanter Leans (Kanang Tarok Alam Sebatang) yang fokus pada usaha huller atau mesin penggilingan padi.</p>
<p>Menariknya, huller tersebut berasal dari modal patungan masyarakat setempat dengan tujuan mensejahterakan masyarakat dari jeratan tengkulak juga untuk pembangunan Masjid.</p>
<p>&#8220;Maka dihimpun dana dari masyarakat dan diadakan kegiatan berupa penggilingan padi,&#8221; kata Sekretaris Nagari Guguak Malalo Rizal Amri saat ditemui beberapa waktu lalu.</p>
<p>Hadirnya Bumdus seolah memberikan angin segar di kalangan masyarakat Guguak Malalo, sebab hasil tani khususnya padi kering di masyarakat dibeli dengan harga yang layak.</p>
<p>Berbeda dengan sebelumnya, di mana masyarakat dihadapkan dengan tengkulak yang membeli padi masyarakat dengan harga yang murah bahkan tidak wajar.</p>
<p>&#8220;Dan juga program itu juga sejalan dengan program pemerintah dalam pemberantasan rentenir di Tanah Datar atau &#8220;Makan Rendang,&#8221; katanya.</p>
<p>Manager Keuangan Bumdus Kanter Leans, Suhermi, menyebut meski belum genap satu tahun beroperasi, Bumdus ini sudah memberikan banyak manfaat untuk masyarakat, diantaranya membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan ekonomi masyarakat setempat.</p>
<p>&#8220;Kini dalam satu bulan Bumdus Kanter Leans bisa mengirim sebanyak 12 ton beras bagai masyarakat Malalo yang ada di perantauan dan juga sudah menghasilkan Rp40 juta untuk pembangunan Masjid,&#8221; katanya.</p>
<p>Ia berharap, kedepannya Bumdus Kanter Leans bisa semakin maju, usahanya semakin berkembang dan memberikan lebih banyak manfaat untuk masyarakat.</p>
<p>&#8220;Sekarang dana yang terkumpul melalui Bumdus disalurkan ke pembangunan Masjid, kedepannya bisa untuk jalan-jalan ke persawahan ataupun irigasi,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Bupati Tanah Datar Eka Putra mengapresiasi gebrakan yang dilakuan Bumdus Kanter Leans dalam meningkatkan ekonomi dan mensejahterakan masyarakat di Nagari Guguak Malalo.</p>
<p>Bupati berharap Bumdus Kanter Leans terus berinovasi mengembangkan usaha yang dirintis perantau dan masyarakat serta menjadi contoh bagi Nagari lain di Tanah Datar.</p>
<p>&#8220;Diharapkan seluruh nagari di Tanah Datar dapat meniru langkah yang dilakukan perantau dan masyarakat nagari Guguak Malalo dengan mendirikan Bumdus Kanter Leans yang memberikan banyak manfaat ke masyarakat,&#8221; kata Bupati. <strong>(eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/berawal-modal-patungan-masyarakat-bumdus-nagari-guguak-malalo-kirim-12-ton-beras-perbulan/">Berawal Modal Patungan Masyarakat, Bumdus Nagari Guguak Malalo Kirim 12 Ton Beras Perbulan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tidak Hanya Timnas Sepakbola, Soal Beras Indonesia juga Kalah Telak dari Thailand</title>
		<link>https://prokabar.com/tidak-hanya-timnas-sepakbola-soal-beras-indonesia-juga-kalah-telak-dari-thailand/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi7]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Jan 2022 04:30:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Bola]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[#Beras]]></category>
		<category><![CDATA[#hailand]]></category>
		<category><![CDATA[#Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[#timnas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=99417</guid>

					<description><![CDATA[<p>Penulis: Jalu W Wirajati* Kekalahan telak Indonesia dari Thailand pada final Piala AFF 2020, Rabu (29/12) amatlah menyesakkan. Bagaimana tidak, jelang laga Indonesia vs...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tidak-hanya-timnas-sepakbola-soal-beras-indonesia-juga-kalah-telak-dari-thailand/">Tidak Hanya Timnas Sepakbola, Soal Beras Indonesia juga Kalah Telak dari Thailand</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Penulis: <strong>Jalu W Wirajati*</strong></p>
<p><strong>Kekalahan</strong> telak Indonesia dari Thailand pada final Piala AFF 2020, Rabu (29/12) amatlah menyesakkan. Bagaimana tidak, jelang laga Indonesia vs Thailand, optimisme di negeri ini tengah membuncah.</p>
<p>Sampai-sampai Ketua Umum PSSI pun berencana untuk langsung hadir di kamar ganti pemain pada laga leg kedua final, yang sebenarnya tidaklah diperkenankan.</p>
<p>Ya, sempat diragukan bisa berbicara banyak di Piala AFF 2020 ini, anak-anak asuhan Shin Tae-yong ternyata bisa menunjukkan hasil di luar ekspektasi.</p>
<p>Asnawi Mangkualam Bahar dkk bisa finis di posisi puncak Grup A dengan mengangkangi tim yang lebih difavoritkan, Vietnam.</p>
<p>Kepastian menjadi juara grup itu semakin indah karena terwujud seusai Indonesia mengalahkan negara jiran yang dianggap rival oleh sebagian kalangan, Malaysia, dengan skor mencolok.</p>
<p>Euforia makin membuncah seusai Indonesia berhasil menyisihkan tuan rumah Singapura pada babak semifinal berkat aksi heroik kiper Nadeo Argawinata yang menggagalkan penalti lawan pada pengujung laga.</p>
<p>Timnas Indonesia kembali ke laga puncak Piala AFF &#8211; dulu bernama Piala Tiger &#8211; untuk kali ke-6 dan yang menjadi lawan adalah The Real Arch Rival, Thailand.</p>
<p>Melihat performa pasukan STY, wajar apabila suporter Indonesia menaruh harapan besar bahwa pada Piala AFF kali ini euforia mereka akan mencapai titik &#8220;orgasme&#8221;.</p>
<p>Tidak seperti lima laga final sebelumnya yang ternyata &#8220;ejakulasi&#8221; lebih cepat daripada seharusnya.</p>
<p>Sayang, kadang ekspektasi tak sesuai dengan realitas seperti halnya Kinan yang berharap bisa ke Cappadocia, Turki, justru sang suami, Aris, mengajak selingkuhannya Lydia dalam web series Layangan Putus.</p>
<p>Jagat media sosial pun ramai membahas kekalahan timnas dari Thailand tersebut. Space jadi ajang diskusi instan. Netizen pun menjadi analis dan komentator dadakan di Instagram, Twitter, dan Facebook. Sampai-sampai, ada berita di situs web resmi PSSI kena retas.</p>
<p>Dari semua ulasan dadakan netizen yang ramai di media sosial, ada salah satu komentar yang menarik minat saya.</p>
<p>&#8220;Apa sih makannya pemain Thailand?&#8221; tanya seorang teman di dinding Facebook miliknya. &#8220;Beras juga, tapi beras Thailand,&#8221; ujar kawan saya lainnya yang satu sekolah.</p>
<p>Benarkah beras Thailand lebih baik daripada Indonesia? Hal ini membuat saya langsung melakukan googling dan hasilnya, dari salah satu situs web berita: &#8220;Hom Mali Thailand Kembali Raih Status Beras Terbaik&#8221;.</p>
<p>Beras Hom Mali Thailand kali kedua beruntun keluar menerima penghargaan Beras Terbaik Dunia dalam kontes Beras Terbaik Dunia ke-13 di Bangkok seperi dikutip dari Republika, 20 Desember 2021.</p>
<p>The Nation memberitakan sebelas jenis beras dari enam negara; Thailand, Cina, AS, India, Vietnam, dan Myanmar, masuk nominasi tahun ini. Tidak diketahui apakah Indonesia ikut dan tak masuk nominasi, atau tidak ikut sama sekali.</p>
<p>Bukan hanya timnasnya, beras Thailand ini sebenarnya sudah lama menjadi momok bagi Indonesia, khususnya para petani. Ketika harga beras impor yang lebih murah masuk, otomatis beras nasional &#8211; walau secara rasa diklaim lebih pulen &#8211; tidak bisa bersaing.</p>
<p>Dilansir dari Lokadata, Laporan Bank Dunia menyebut harga beras di Indonesia termasuk yang termahal di Asia Tenggara.</p>
<p>Menurut Bank Dunia, rata-rata harga beras di Indonesia selama 2012-2020, dua kali lipat ketimbang Thailand, Vietnam dan Myanmar.</p>
<p>Namun, selama tiga tahun sejak akhir 2017-2020, petani Indonesia rata-rata hanya menikmati 45 persen dari harga beras di tingkat wholesale atau distributor. Dalam periode yang sama, petani Thailand menikmati 65 persen di tingkat yang sama.</p>
<p>Indonesia termasuk salah satu negara terbesar soal impor beras. Padahal, pada 1980-an, kita pernah mendapat penghargaan dari Badan Pangan Dunia (FAO) lantaran bisa swasembada pangan.</p>
<p>Keran impor ini juga terlihat di kompetisi sepak bola Indonesia. Banyak posisi vital di klub teras diisi oleh pemain asing. Salah satunya adalah penyerang nomor 9 atau target man.</p>
<p>Wajar apabila kemudian Ezra Walian atau Egy Maulana Vikri yang sejatinya bukan penyerang tengah murni dipasang oleh coach Shin Tae-yong di posisi tersebut.</p>
<p>Kebijakan impor ini hanyalah satu dari banyak problem di sepak bola dan perberasan di Indonesia. Tapi, saya pribadi, akan tetap cinta dan mendukung timnas Indonesia dan terus mengonsumsi beras lokal, khususnya pandan wangi khas Cianjur. Sudah kadung cinta sih&#8230;</p>
<p>Mari kita kembali bantu petani lokal dengan mengonsumsi beras lokal agar mereka bisa mendapat manfaat yang lebih banyak. Jangan sampai tengkulak yang untung.</p>
<p>Begitu juga dengan sepak bola kita. Jangan sampai hanya mereka-mereka yang coba memanfaatkan sepak bola mengambil untung dari setiap event dadakan, tetapi tidak ada langkah konkret untuk membuat timnas Indonesia bisa berjaya.</p>
<p>Semoga negeri ini bisa kembali swasembada pangan dan timnas Indonesia berjaya lagi. Aamiin. <strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tidak-hanya-timnas-sepakbola-soal-beras-indonesia-juga-kalah-telak-dari-thailand/">Tidak Hanya Timnas Sepakbola, Soal Beras Indonesia juga Kalah Telak dari Thailand</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>16 Bulan Berjalan, Gerakan Beras Yatim Telah Santuni 1007 Anak Yatim</title>
		<link>https://prokabar.com/16-bulan-berjalan-gerakan-beras-yatim-telah-santuni-1007-anak-yatim/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Oct 2021 23:45:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#adh]]></category>
		<category><![CDATA[#anakyatim]]></category>
		<category><![CDATA[#Beras]]></category>
		<category><![CDATA[#gerastim]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#padang]]></category>
		<category><![CDATA[#santunan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=96087</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Gerakan Beras Yatim atau Gerastim, merupakan sebuah gerakan yang dilakukan sejak juli 2020 yang kegiatannya memberikan santunan beras kepada anak yatim....</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/16-bulan-berjalan-gerakan-beras-yatim-telah-santuni-1007-anak-yatim/">16 Bulan Berjalan, Gerakan Beras Yatim Telah Santuni 1007 Anak Yatim</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar &#8211; </strong>Gerakan Beras Yatim atau Gerastim, merupakan sebuah gerakan yang dilakukan sejak juli 2020 yang kegiatannya memberikan santunan beras kepada anak yatim.</p>
<p>Enam belas bulan berjalan sejak Juli 2020 lalu, gerakan ini, kini telah mampu menyantuni 1007 anak yatim yang tersebar di 27 kelurahan se kota Padang.</p>
<p>Tidak hanya itu, kegiatan yang digagas oleh Rayusman dibawah payung Yayasan MY-Care, atau Mubarokah Yatama Peduli ini, kini telah memiliki empat program. Yakni, Gerakan Beras Yatim, Kesehatan Gratis Yatim, Baitul Qur&#8217;an Yatim, dan Orangtua Asuh Yatim Berprestasi.</p>
<p>Untuk Gerakan Beras Yatim, meski di awal gerakan,l baru 25 orang anak yang berhasil disantuni pada juli 2020.</p>
<p>Enam belas bulan kemudian, tak kurang 1007 anak yatim yang telah berhasil disantuni.</p>
<p>Selanjutnya adalah program Kesehatan Gratis Yatim. Pada program ini, terdapat dua dokter, masing-masing dokter Betti Hijrah yang merupakan dokter spesialis anak dan doktor masrul safri, seorang dokter spesialis penyakit dalam dan spesialis penyakit jantung, yang bersedia memberikan layanan gratis berikut obatnya, kepada seribu tujuh anak yatim dibawah naungan yayasan MY-Care ini.</p>
<p>Selanjutnya adalah Gerakan Ortastim My-Care. Yakni gerakan orangtua asuh untuk anak yatim berprestasi di bidang akademik, dimana mereka yang menjadi juara pertama hingga ketiga di kelasnya, akan dicarikan orangtua asuh.</p>
<p>Tak kurang 16 atau 17 orang donatur, telah menyatakan bersedia untuk menjadi orangtua asuh bagi anak yatim berprestasi, atau pun mereka yang minimal hafal satu juz Alqur&#8217;an.</p>
<p>Terakhir adalah gerakan Baitul Qur&#8217;an Yatim. Dimana gerakan ini adalah menjadikan anak-anak yatim yang serius menjadi penghafal Alqur&#8217;an, akan dididik lebih intens lagi di rumah tahfidz yang baru diresmikan untuk yang pertama, di kawasan Gadut, Kecamatan Lubuk Kilangan, tepatnya di sebelah Masjid Khairul Ummah, komplek griya insani, kelurahan Padang Basi.</p>
<p>&#8220;Seribu lebih anak-anak yatim yang kami santuni, akan kami seleksi, untuk kemudian yang terpilih, akan belajar menjadi tahfidz di rumah tahfidz baitul qurtim ini. Meski ini yang pertama, kami bercita-cita, akan ada 11 rumah tahfidz, atau satu rumah tahfidz per kecamatan,&#8221; sebut Rayusman, pendiri sekaligus pelaksana kegiatan Gerakan Beras Yatim ini.</p>
<p>Menariknya, dalam pengumpulan dana untuk kegiatan gerakan beras yatim ini, yayasan Mubarokah Yatim Peduli, hanya menggalang dana melalui donasi terbuka, melalui rekening, dan bukan menyediakan kaleng celengan, atau pun menggalang dana di jalan.</p>
<p>Dengan mengedepankan moto T4KSM, atau transparan, terstruktur, tepat sasaran, terukur, kontinyu, sinergisitas dan mandiri, kepercayaan dari tak kurang tiga ratus lebih donatur tetap dan tidak tetap datang secara sukarela setiap bulannya.</p>
<p>Terbukti, 5035 ton beras disalurkan pada gerakan ke 14 di bulan oktober ini, kepada seribu tujuh anak yatim. &#8220;Kami percaya, bantuan yang sedikit ini, dapat menumbuhkan motivasi anak-anak yatim ini untuk menjadi penghafal Qur&#8217;an yang dapat memperjuangkan agama Allah di masa depan,&#8221; sebut Nur Afrida, donatur Baitul Qurtim yayasan MY-Care, yang juga mendukung rumah tahfidz serupa di kawasan taruko 1 Korong Gadang, Kecamatan Kuranji.</p>
<p>Gerastim yang diketuai oleh Rayusman ini, menyantuni anak yatim dengan kriteria telah terdata oleh yayasan mubarokah yatama peduli, berasal dari keluarga tidak mampu, umur di bawah 15 tahun, dan berdomisi di kota padang dan memang telah didata sebelumnya. <strong>(adh)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/16-bulan-berjalan-gerakan-beras-yatim-telah-santuni-1007-anak-yatim/">16 Bulan Berjalan, Gerakan Beras Yatim Telah Santuni 1007 Anak Yatim</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>ACT Salurkan 20 Ton Beras Untuk Masyarakat Kurang Mampu di Sumbar</title>
		<link>https://prokabar.com/act-salurkan-20-ton-besar-untuk-masyarakat-kurang-mampu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Oct 2021 01:28:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#act]]></category>
		<category><![CDATA[#actsumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#Beras]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#humanityricetruck]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=95961</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Sebanyak 20 Ton beras dibagikan Lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumatera Barat (Sumbar) untuk masyarakat prasejahtera yang terkena dampak covid....</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/act-salurkan-20-ton-besar-untuk-masyarakat-kurang-mampu/">ACT Salurkan 20 Ton Beras Untuk Masyarakat Kurang Mampu di Sumbar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>Padang, Prokabar —</strong> Sebanyak 20 Ton beras dibagikan Lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumatera Barat (Sumbar) untuk masyarakat prasejahtera yang terkena dampak covid.</p>
<p class="p1"><span class="s1">Melalui humanity rice truk, penyaluran dilakukan di lima kabupaten kota, yakni, Padang, Bukittinggi, Payakumbuh, Pasaman Barat, Solok.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Aan Branch Manajer ACT Sumbar mengatakan, rice truk ini dilengkapi dengan ATM beras dan akan berkeliling Sumbar selama 10 hari.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Untuk kota Padang, truk hadir selama dua hari, Senin (11/10) dan Selasa (12/10). Untuk Senin, kita menyalurkan 3 ton beras di SMKN 2, Simpang Haru. Dan besok rencananya di Kantor Camat Padang Utara sebanyak 4 ton,” ungkapnya.</span></p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-large wp-image-95962" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/10/989F5806-27FB-4188-98D2-288F127B016B-1024x768.jpeg" alt="" width="1000" height="750" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/10/989F5806-27FB-4188-98D2-288F127B016B-1024x768.jpeg 1024w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/10/989F5806-27FB-4188-98D2-288F127B016B-300x225.jpeg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/10/989F5806-27FB-4188-98D2-288F127B016B-768x576.jpeg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/10/989F5806-27FB-4188-98D2-288F127B016B-1536x1152.jpeg 1536w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/10/989F5806-27FB-4188-98D2-288F127B016B.jpeg 1600w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p class="p1"><span class="s1">Lebih lanjut ia mengatakan masing-masing warga mendapat jatah 4 kilogram beras. Dan untuk kegiatan ini ACT berkolaborasi bersama dengan Dinas Kesehatan dan TNI untuk memasifkan vaksinasi bagi warga, setelah di vaksin warga berhak atas beras gratis.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Masyarakat cukup ikut vaksin (bagi yang belum) bersama pemerintah, bawa KTP KK di mana rice truk beroperasi,” sambungnya </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dirinya berharap, dengan kehadiran humanity rice truk, dapat menstimulasi sahabat dermawan untuk ikut bergotong royong berwakaf beras dalam rangka ikhtiar meredakan kesulitan sesama karena terdampak Pandemu covid.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Untuk itu bagi para dermawan yang ingin turut membantu dan berdonasi bisa langsung ke ACT Sumbar. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Jika para donatur tidak bisa ke kantor ACT, kami siap untuk menjemput sumbangan ke lokasi selama ada di sekitar Padang. Atau juga bisa transfer ke rekening milik ACT Sumbar,” harapnya. (<strong>hdp</strong>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/act-salurkan-20-ton-besar-untuk-masyarakat-kurang-mampu/">ACT Salurkan 20 Ton Beras Untuk Masyarakat Kurang Mampu di Sumbar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bulog Serap Beras Petani 230 Ribu Ton Hingga Akhir Maret 2021</title>
		<link>https://prokabar.com/bulog-serap-beras-petani-230-ribu-ton-hingga-akhir-maret-2021/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Mar 2021 02:05:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#Beras]]></category>
		<category><![CDATA[#bulog]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Petani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=84327</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Perusahaan Umum (Perum) Bulog menyatakan hingga Senin (29/3), penyerapan beras petani dari seluruh sentra produksi beras sudah mencapai 200 ribu ton....</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bulog-serap-beras-petani-230-ribu-ton-hingga-akhir-maret-2021/">Bulog Serap Beras Petani 230 Ribu Ton Hingga Akhir Maret 2021</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>Jakarta, Prokabar —</strong> Perusahaan Umum (Perum) Bulog menyatakan hingga Senin (29/3), penyerapan beras petani dari seluruh sentra produksi beras sudah mencapai 200 ribu ton. Jumlah serapan tersebut akan naik hingga 230 ribu ton sampai akhir Maret 2021.</p>
<p class="p1"><span class="s2">Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso menyebut, jumlah serapan hingga 200.000 ton beras merupakan akumulasi dari 10.000 ton yang diserap setiap harinya. Bahkan, ditargetkan tiga hari kedepannya, perusahaan bisa menyerap 30.000 ton per hari.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">&#8220;Kami akan terus menyerap setiap hari, panen raya kita menyerap 10.000 ton per hari. Jadi ini sekarang sudah 200.000 ton, jadi tinggal tiga hari untuk bulan Maret ini, diperkirakan kita akan menambahkan 30.000 ton, jadi hingga akhir Maret serapan Bulog mencapai 230 ribu ton,&#8221; ujar Buwas sapaan akrab Budi Waseso.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Buwas mengatakan, Perum Bulog akan terus menyerap beras petani di seluruh wilayah panen. Adapun rata-rata penyerapan beras per hari yang dilakukan yakni sekitar 10 ribu ton.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">&#8220;Jadi ini sekarang sudah 200 ribu, berarti tinggal tiga hari bulan Maret kita akan tambah 30 ribu ton. Sehingga kita menguasai beras sudah 1 juta ton,&#8221; ungkap dia.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Presiden Joko Widodo (Jokowi) disebutnya telah memprediksi proses serapan beras Bulog bisa terus berlangsung hingga Juni 2021. Buwas memperkirakan musim panen raya memang akan berakhir pada Mei 2021, namun stok cadangan beras Bulog akan tetap tersedia hingga akhir Juni nanti.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">&#8220;Makanya disampaikan pak Presiden, Bulog akan dievaluasi serap beras sampai Juni. Kita akan utamakan produksi petani, lalu sampai Juli 2021 kita evaluasi,&#8221; tukas Buwas.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Buwas menegaskan, pihaknya terus melakukan serapan hasil panen raya petani dalam negeri. Langkah itu bertujuan untuk menyiapkan kebutuhan pangan dasar menjelang puasa dan lebaran 2021. (*)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bulog-serap-beras-petani-230-ribu-ton-hingga-akhir-maret-2021/">Bulog Serap Beras Petani 230 Ribu Ton Hingga Akhir Maret 2021</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Presiden Pastikan Tidak Ada impor Beras Hingga Pertengahan Tahun</title>
		<link>https://prokabar.com/presiden-pastikan-tidak-ada-impor-beras-hingga-pertengahan-tahun/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Mar 2021 23:30:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#Beras]]></category>
		<category><![CDATA[#bulog]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#impor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=84182</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar —Terkait polemik seputar impor beras yang beredar di masyarakat, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memastikan bahwa tidak akan ada beras impor yang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/presiden-pastikan-tidak-ada-impor-beras-hingga-pertengahan-tahun/">Presiden Pastikan Tidak Ada impor Beras Hingga Pertengahan Tahun</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar —</strong>Terkait polemik seputar impor beras yang beredar di masyarakat, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memastikan bahwa tidak akan ada beras impor yang masuk ke Indonesia sampai pertengahan tahun ini.</p>
<p class="p1"><span class="s1">Presiden mengatakan beras hasil panen petani akan diserap oleh pemerintah melalui Perum Badan Urusan Logistik (Bulog).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Saya pastikan beras petani akan diserap oleh Bulog dan saya akan segera memerintahkan Menteri Keuangan agar membantu terkait anggarannya,” ujarnya dilansir dari Kanal YouTube Sekretariat Kabinet, Sabtu (27/3).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Saya pastikan bahwa sampai bulan Juni 2021, tidak ada beras impor yang masuk ke negara kita, Indonesia,” sambungnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Adanya Nota Kesepahaman atau MoU dengan Thailand dan Vietnam, imbuhnya, adalah sebagai langkah antisipasi mengingat situasi yang penuh dengan ketidakpastian saat ini.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Dan saya tegaskan, memang ada MoU dengan Thailand dan Vietnam, itu hanya untuk berjaga-jaga, mengingat situasi pandemi yang penuh dengan ketidakpastian. Saya tegaskan sekali lagi, berasnya belum masuk,” ujar Kepala Negara.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Presiden Jokowi pun meminta agar polemik tersebut dihentikan karena dapat mempengaruhi harga gabah di tingkat petani.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Saya tahu kita memasuki masa panen dan harga beras di tingkat petani belum sesuai yang diharapkan. Oleh sebab itu, saya minta segera hentikan perdebatan yang berkaitan dengan impor beras. Ini justru bisa membuat harga jual gabah di tingkat petani turun atau anjlok,” tegasnya. (*)</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/presiden-pastikan-tidak-ada-impor-beras-hingga-pertengahan-tahun/">Presiden Pastikan Tidak Ada impor Beras Hingga Pertengahan Tahun</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PDIP Sumbar Bagikan Satu Ton Beras dan 1.000 Masker Medis untuk Warga Padang</title>
		<link>https://prokabar.com/pdip-sumbar-bagikan-satu-ton-beras-dan-1-000-masker-medis-untuk-warga-padang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Sep 2020 03:17:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Beras]]></category>
		<category><![CDATA[#masker]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#PDIP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=73763</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; PDIP Sumatera Barat membagikan 1.000 Kg beras bagi warga tak mampu di kawasan Tabing di Kecamatan Koto Tangah, Ulakkarang (Kecamatan Padang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pdip-sumbar-bagikan-satu-ton-beras-dan-1-000-masker-medis-untuk-warga-padang/">PDIP Sumbar Bagikan Satu Ton Beras dan 1.000 Masker Medis untuk Warga Padang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong> &#8211; PDIP Sumatera Barat membagikan 1.000 Kg beras bagi warga tak mampu di kawasan Tabing di Kecamatan Koto Tangah, Ulakkarang (Kecamatan Padang Utara) dan Marapalam (Kecamatan Padang Timur), Minggu (6/9) sore.</p>
<p>Selain itu, kader partai berlambang banteng moncong putih dalam lingkaran warna merah ini, juga mendistribusikan 1.000 masker medis pada warga Padang. Sebagiannya didistribusikan pada pengendara dan supir angkutan kota yang lewat di perempatan Simpang Haru dan Polresta Padang.</p>
<p>“Dengan adanya bantuan beras ini, setiap rumah tangga memiliki daya beli untuk kebutuhan lain yang bisa menunjang pasokan gizi anggota keluarga. Dengan begitu, imunitas anggota keluarga jadi lebih terjaga sebagai upaya mencegah tertular Covid19,” harap Ketua PDIP Sumatera Barat, Alex Indra Lukman dalam pernyataan tertulis, Senin (7/9).</p>
<p>Selain itu, Alex berharap, seluruh elemen warga Sumatera Barat, mulai membiasakan penggunaan masker dalam aktivitas sehari-hari. Terutama bagi pekerja di ruang publik.</p>
<p>“Mencegah lebih baik daripada mengobati. Kesadaran ini harus dimiliki setiap kita, agar tidak mudah terpapar SARS-CoV-2, virus penyebab Covid19,” terang Alex.</p>
<p><a href="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/09/IMG_20200907_101315.jpg"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-73764" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/09/IMG_20200907_101315.jpg" alt="" width="640" height="360" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/09/IMG_20200907_101315.jpg 640w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/09/IMG_20200907_101315-300x169.jpg 300w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a></p>
<p>Menyikapi makin banyaknya angka masyarakat tertular Covid19, Alex mengharapkan pemerintah daerah, makin memperketat pelaksanaan protokol kesehatan bagi setiap elemen masyarakat yang sering berpergian antar daerah. Terutama pada tokoh publik baik itu di jajaran pemerintahan maupun politisi atau pengusaha.</p>
<p>Disebutkan Alex, angka pejabat daerah di Sumbar yang terpapar Covid19 juga makin bertambah jumlahnya. Jika dicermati, hal itu tak lepas dari aktivitas mereka dalam menjalankan tugas.</p>
<p>Sebutlah nama Wawako Payakumbuh, Erwin Yunaz, Wawako Padang, Hendri Septa, Bupati Padangpariaman, Ali Mukhni hingga anggota dewan di level provinsi maupun kabupaten/kota seperti Afrizal, Khairunnas, Faisal Nasir dan lainnya.</p>
<p>“Pada momen pendaftaran calon kepala daerah yang berakhir 6 November 2020 kemarin, KPU RI mencatat terdapat 37 orang dinyatakan positif virus corona. Mereka tersebar di 21 provinsi. Ini harus jadi perhatian kita semua. Karena, setelah ini kita semua akan memasuki masa tahapan kampanye,” tegas Alex<strong>. (mbb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pdip-sumbar-bagikan-satu-ton-beras-dan-1-000-masker-medis-untuk-warga-padang/">PDIP Sumbar Bagikan Satu Ton Beras dan 1.000 Masker Medis untuk Warga Padang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Stok Beras Hingga Akhir Juni Capai 7,49 Juta Ton</title>
		<link>https://prokabar.com/stok-beras-hingga-akhir-juni-capai-749-juta-ton/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Jun 2020 02:09:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#Beras]]></category>
		<category><![CDATA[#bulog]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#mentan]]></category>
		<category><![CDATA[#pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[#stokberas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=69238</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo, mengapresiasi kerja keras para petani di seluruh Indonesia dan berdasarkan data yang ada stok beras akhir...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/stok-beras-hingga-akhir-juni-capai-749-juta-ton/">Stok Beras Hingga Akhir Juni Capai 7,49 Juta Ton</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo, mengapresiasi kerja keras para petani di seluruh Indonesia dan <span data-reader-unique-id="5">berdasarkan data yang ada stok beras akhir bulan Juni mencapai 7,49 juta ton</span>.</p>
<p data-reader-unique-id="7">”<span data-reader-unique-id="8">Angka tersebut sudah termasuk dalam hitungan stok hingga akhir Desember 2020 yang mencapai 6,1 juta ton,” ujar Mentan dilansir Jumat (12/6).</span></p>
<p data-reader-unique-id="9">Lebih lanjut, Mentan menyampaikan bahwa apresiasi ini perlu diberikan karena mereka sukses melakukan cocok tanam Musim Tanam (MT) 1 dengan peningkatan produksi yang luar biasa.</p>
<p data-reader-unique-id="10"><span data-reader-unique-id="11">“Di saat pandemi 19 melemahkan semua sendi-sendi perekonomian, sektor pertanian menjadi penyelamat dengan hasil panen yang luar biasa dan mampu memberi makan yang cukup bagi masyarakat Indonesia,” imbuh Mentan.</span></p>
<p data-reader-unique-id="12"><span data-reader-unique-id="13">Sebagai informasi, pada MT 1 luas tanam OKMAR mencapai 6,07 juta ha dengan luas panen dari Januari-Juni sekitar 5,83 juta ha. Dari luasan tersebut para petani mampu memproduksi gabah kering giling (GKG) sebanyak 29,02 juta ton dan menghasilkan beras murni sebanyak 16,65 juta ton atau senilai Rp168 triliun.</span></p>
<p data-reader-unique-id="14"><span data-reader-unique-id="15">“Apapun yang terjadi besok, yang tidak boleh bersoal adalah pangan masyarakat. Musim tanam 1 kita berhasil di situ dan hanya Kementan yang produktivitas ekspornya naik di atas 12,6 persen,” katanya.</span></p>
<p data-reader-unique-id="16"><span data-reader-unique-id="17">Syahrul mengingatkan bahwa musim tanam berikutnya akan mengalami banyak tantangan dan rintangan yang lebih berat. Karena itu, Mentan meminta semua elemen bangsa mempersiapkan MT 2 dengan penuh semangat.</span></p>
<p data-reader-unique-id="18"><span data-reader-unique-id="19">Sebagai informasi, badan pangan dunia FAO memperingatkan akan adanya kekeringan yang sangat tinggi yang dibarengi dengan serangan hama siklus lima tahunan bahkan tahun ini diprediksi akan terjadi krisis pangan dunia.</span></p>
<p data-reader-unique-id="20"><span data-reader-unique-id="21">“Kalau kita semua turun tangan, akan ada kebersamaan yang kuat dengan perencanaan yang apik. Koordinasi kelembagaan harus kuat. Kerja sama dengan Kemendes, Kemenko, Kementerian dan Lembaga lain, BUMN, Pemda, Swasta, dan Perguruan Tinggi harus saling bersinergi,” katanya. (*)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/stok-beras-hingga-akhir-juni-capai-749-juta-ton/">Stok Beras Hingga Akhir Juni Capai 7,49 Juta Ton</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bank Nagari Pasar Raya Salurkan Beras 1,1 Ton Lewat Pemko Padang</title>
		<link>https://prokabar.com/bank-nagari-pasar-raya-salurkan-beras-11-ton-lewat-pemko-padang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 May 2020 09:38:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#BankNagari]]></category>
		<category><![CDATA[#Beras]]></category>
		<category><![CDATA[#covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=67433</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah menerima langsung bantuan beras dari Bank Nagari Cabang Pasar Raya Padang bertempat di Rumah Dinas Wali Kota Padang,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bank-nagari-pasar-raya-salurkan-beras-11-ton-lewat-pemko-padang/">Bank Nagari Pasar Raya Salurkan Beras 1,1 Ton Lewat Pemko Padang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar — </strong>Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah menerima langsung bantuan beras dari Bank Nagari Cabang Pasar Raya Padang bertempat di Rumah Dinas Wali Kota Padang, Senin (11/5).</p>
<p data-reader-unique-id="4">Bantuan berupa beras sebanyak 1,1 ton itu diserahkan langsung oleh Kepala Bank Nagari Cabang Pasar Raya Padang Eka Andria Putra, yang nantinya akan disalurkan oleh &#8216;Rumah Zakat&#8217; kepada warga Kota Padang.</p>
<p data-reader-unique-id="5">Dalam kesempatan itu, Wali Kota Padang Mahyeldi menyampaikan, atas nama pemerintah kota dan masyarakat Kota Padang mengucapkan terima kasih atas bantuan tersebut.</p>
<p data-reader-unique-id="6">&#8220;Bantuan ini tentu sangat bermanfaat bagi masyarakat Kota Padang yang secara sosial ekonomi sangat tedampak karena adanya pandemi covid-19,&#8221; jelas wako.</p>
<p data-reader-unique-id="7">Sementara itu, Kepala Bank Nagari Cabang Pasar Raya Padang Eka Andria Putra mengatakan, bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian Bank Nagari Cabang Pasar Raya Padang kepada masyarakat Kota Padang yang saat ini mengalami gangguan ekonomi akibat pandemi corona.</p>
<p data-reader-unique-id="10">&#8220;Mudah-mudahan dengan adanya bantuan ini dapat membantu meringankan beban Pemerintah dan ekonomi masyararakat yang terdampak,&#8221; imbuhnya. (*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bank-nagari-pasar-raya-salurkan-beras-11-ton-lewat-pemko-padang/">Bank Nagari Pasar Raya Salurkan Beras 1,1 Ton Lewat Pemko Padang</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sepanjang April, Pemkab Agam Salurkan 679 Ton Beras Pada Masyarakat Terdampak</title>
		<link>https://prokabar.com/sepanjang-april-pemkab-agam-salurkan-679-ton-beras-pada-masyarakat-terdampak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 May 2020 03:00:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#Beras]]></category>
		<category><![CDATA[#covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=66562</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam mencatat telah menyalurkan bantuan beras pada tahap I, II dan III di bulan pertama sebanyak 679 ton lebih...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sepanjang-april-pemkab-agam-salurkan-679-ton-beras-pada-masyarakat-terdampak/">Sepanjang April, Pemkab Agam Salurkan 679 Ton Beras Pada Masyarakat Terdampak</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar — </strong>Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam mencatat telah menyalurkan bantuan beras pada tahap I, II dan III di bulan pertama sebanyak 679 ton lebih kepada masyarakat yang terdampak wabah <em data-reader-unique-id="3">Corona Virus Disease</em> 2019 (Covid-19) sepanjang April 2020.</p>
<p data-reader-unique-id="4">Bupati Agam melalui Kepala Dinas Sosial, Rahmi Artati, di Lubuk Basung, menyebutkan, selain beras, Pemkab Agam juga telah menyalurkan garam sebanyak 14 ton lebih dan sayur-sayuran 11 ton lebih, dengan penerima sebanyak 35.951 KK.</p>
<p data-reader-unique-id="5">“Sesuai arahan bapak Bupati, bantuan disalurkan secara bertahap yang diantarkan langsung oleh perangkat nagari ke rumah penerima untuk mengatasi kerumunan, sebagai langkah memutus mata rantai Covid-19,” ujarnya dilansir dari MC Agam, Jumat (5/1).</p>
<p data-reader-unique-id="6">Penerima bantuan bagi masyarakat yang terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau di luar penerima program sembako, guru MDA/TPA, garin masjid, penjaga sekolah, guru honorer, operator sekolah, mubalig, panti asuhan, paguyuban, pendidik PAUD non PNS, pelaku pariwisata, penggiat seni dan wartawan.</p>
<p data-reader-unique-id="7">Bantuan ini kata Rahmi Artati, diperoleh dari hasil produksi pertanian masyarakat Kabupaten Agam, secara langsung ini juga membantu petani. Dalam menghadapi wabah Covid-19 ini, petani dianjurkan agar tidak menjual hasil pertaniannya ke luar.</p>
<p data-reader-unique-id="8">Menurutnya, dilihat dari hasil pertanian masyarakat di lapangan, untuk dua atau tiga bulan ke depan, kebutuhan sayur-sayuran, beras dan buah-buahan di Agam masih tercukupi.</p>
<p data-reader-unique-id="9">Meski telah menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat, Pemkab Agam juga telah mengusulkan data penerima  Bantuan Langsung Tunai (BLT) ke provinsi. Saat ini masih menunggu proses selanjutnya dari Pemprov Sumbar.</p>
<p data-reader-unique-id="10">“Ada sebanyak 10.857 KK yang diusulkan mendapatkan BLT, datanya berdasarkan usulan dari pemerintah Nagari. Insyaallah awal minggu depan akan direalisasikan,” terangnya. (*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sepanjang-april-pemkab-agam-salurkan-679-ton-beras-pada-masyarakat-terdampak/">Sepanjang April, Pemkab Agam Salurkan 679 Ton Beras Pada Masyarakat Terdampak</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Stok Beras Jelang Lebaran Mencukupi dan Pangan Lainnya Tersedia</title>
		<link>https://prokabar.com/stok-beras-jelang-lebaran-mencukupi-dan-pangan-lainnya-tersedia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Apr 2020 01:00:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[#BahanPokok]]></category>
		<category><![CDATA[#Beras]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#sembako]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=65690</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa untuk beras dalam 3 bulan ke depan ini sedang panen raya, sehingga harapannya...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/stok-beras-jelang-lebaran-mencukupi-dan-pangan-lainnya-tersedia/">Stok Beras Jelang Lebaran Mencukupi dan Pangan Lainnya Tersedia</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa untuk beras dalam 3 bulan ke depan ini sedang panen raya, sehingga harapannya stok beras menjelang hari Lebaran nanti mencukupi dan secara keseluruhan bahan pangan tersedia.</p>
<p data-reader-unique-id="6">”Demikian pula dengan jagung juga stoknya tercukupi. Kemudian bawang merah kita menjelang panen di berbagai daerah, mulai dari Brebes dan daerah lain di Agam dan yang lain,” ujar Menko Perekonomian dilansir Rabu (22/4).</p>
<p data-reader-unique-id="7">Untuk bawang putih, Menko Perekonomian sampaikan bahwa Pemerintah sudah memberikan perizinan untuk masuk barang impor dan ini akan masuk dalam jumlah yang cukup menjelang Lebaran.</p>
<p data-reader-unique-id="8">”Demikian pula dengan cabai merah, cabai rawit. Kemudian daging sapi, daging ayam, gula pasir. Gula pasir pun akan ada masuk di bulan Mei ke depan,” imbuh Menko Perekonomian.</p>
<p data-reader-unique-id="9">Kalau dari segi harga, Menko Perekonomian tegaskan tidak mengalami banyak perubahan.</p>
<p data-reader-unique-id="10">”Jadi harga beras medium masih sekitar Rp12.000, premium Rp12.750. Ini harga di pasar-pasar basah di 34 provinsi. Gula pasir Rp18.400 dan di pasar ritel modern itu sekitar Rp12.500,” ujarnya.</p>
<p data-reader-unique-id="11">Menurut Menko Perekonomian, Daging sapi tapi sempat mengalami penurunan Rp117.800, cabai rawit itu Rp39.600, cabai merah Rp31.200, bawang merah Rp43.750, bawang putih Rp41.500.</p>
<p data-reader-unique-id="12">”Minyak goreng curah akibat CPO turun ini juga mengalami penurunan, Rp12.450, minyak goreng kemasan Rp14.700. Daging ayam  Rp28.450 dan telur ayam ras,” kata Menko Perekonomian.</p>
<p data-reader-unique-id="13">Tingkat inflasi, menurut Menko Perekonomian, disumbang terutama ada kenaikan gula sebesar 0,02%, telur ayam 0,03%, dan bawang merah 0,01%.</p>
<p data-reader-unique-id="14">”Kemudian kalau Januari, Februari, September, Oktober nah tentunya dibandingkan dengan yang lain beras memberikan andil inflasi. Secara keseluruhan bahan makanan relatif tersedia dan tentunya Bapak Presiden meminta agar cadangan beras pemerintah untuk diamankan,” pungkas Menko Perekonomian. (*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/stok-beras-jelang-lebaran-mencukupi-dan-pangan-lainnya-tersedia/">Stok Beras Jelang Lebaran Mencukupi dan Pangan Lainnya Tersedia</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bantuan Covid-19, Beras Menguning, Saat Dimasak Bau Busuk, Ini Kata Warga Surantih</title>
		<link>https://prokabar.com/bantuan-covid-19-beras-menguning-saat-dimasak-bau-busuk-ini-kata-warga-surantih/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Apr 2020 12:27:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Beras]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#MIN]]></category>
		<category><![CDATA[#Pessel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=65457</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pesisir Selatan, Prokabar &#8211; Pembagian beras bantuan terdampak langsung COVID-19, di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Sumbar, terus menuai polemik. Mulai dari pembagian tidak sesuai...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bantuan-covid-19-beras-menguning-saat-dimasak-bau-busuk-ini-kata-warga-surantih/">Bantuan Covid-19, Beras Menguning, Saat Dimasak Bau Busuk, Ini Kata Warga Surantih</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pesisir Selatan, Prokabar</strong> &#8211; Pembagian beras bantuan terdampak langsung COVID-19, di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Sumbar, terus menuai polemik. Mulai dari pembagian tidak sesuai aturan di tingkat nagari, hingga kualitas beras yang buruk.</p>
<p>Soal kualitas beras buruk ini, ditemukan di Nagari Surantih, Kecamatan Sutera. Di mana warga yang menerima bantuan ini, mendapati beras sudah dalam kondisi menguning dan berbau setelah dimasak.</p>
<p>&#8220;Beras, yang saya dapat dalam kondisi menguning, dan saat dimasak mengeluarkan bau busuk,&#8221; kata salah seorang warga penerima, Liza (41) kepada Wartawan, Minggu (19/4).</p>
<p>Ia mengaku, beras yang diterimanya  pada Jumat 17 April 2020 lalu, karena kondisi tidak bagus untuk dikonsumsi, akhirnya beras itu tetap disimpan.</p>
<p>&#8220;Beras itu tetap saya simpan, tapi, tidak kami konsumsi. Dan itu jumlah 9Kg, &#8220;terangnya.</p>
<p>Selaras dikatakan Reni (49) juga mendapati bantuan beras dengan kondisi sama. Karena, setelah dimasak tidak enak dimakan, berbau busuk. &#8220;Sudah dimasak, tapi hasilnya tidak baik dan bau busuk, &#8221; ujarnya.</p>
<p>Terpisah, PLT Wali Nagari setempat, Iwal mengaku, pihaknya sudah menerima langsung terkait beras yang sudah diterima masyarakat. Namun, karena kewenangan pemerintah nagari terbatas, ia tidak dapat menganti sesuai harapan warga.</p>
<p>&#8220;Kita akan menyampaikan kepada Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) , agar bisa disampaikan kepada Dinas Sosial bahwasahnya beras yang kemarin kurang bagus, &#8220;ujarnya pada Wartawan.</p>
<p>Ia menyebutkan, sebelum diserahkan kepada masyarakat pihanya tidak mengecek terlebih dahulu. Karena, kewenangan nagari hanya sebatas membagikan.</p>
<p>&#8220;Jadi kita tidak bisa membedakan mana yang pirang atau tidaknya. Karena saat diterima kita serahkan lansung ke masyarakat, &#8220;ujarnya lagi.</p>
<p>Diakuinya, pihaknya belum mendata berapa banyak masyarakat yang menerima beras dengan kualitas buruk. Tapi, keseluruhan beras yang dibagikan sebelumnya itu sudah didistribusikan untuk 255 KK dengan lebih kurang 2,5 ton beras.</p>
<p>Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat menetapkan jumlah penerima bantuan yang terdampak langsung Covid-19 di daerah itu, hanya untuk 15.555 kepala keluarga (KK).</p>
<p>Jumlah ini tertuang dalam Surat Bupati Pesisir Selatan nomor: 500/602/E-SDA/IV/2020. Dinyatakan bantuan yang diterima berupa beras sebanyak 9 kilogram, untuk masing-masing KK yang telah ditetapkan.</p>
<p>&#8220;Penerima paket adalah kepala keluarga yang terdampak langsung akibat Covid-19,&#8221; terangnya dalam keterangan point 1 huruf b sesuai surat yang telah ditetapkan Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni 12 April 2020.</p>
<p>Dalam surat itu, dijelaskan bahwa penerima bantuan merupakan warga perkerja non formal yang diambil berdasarkan pendataan dari masing-masing camat, wali nagari.</p>
<p>Pendataan itu sesuai dengan Surat Bupati Pesisir Selatan Nomor: 100/008/GTC/IV/2020 tanggal 4 April 2020. Ditegaskan, pekerja non formal yang pertama adalah pelaku usaha mikro dan kecil, mulai dari pedagang longtong, sate, sayur, bakso, asongan dan di sekolah.</p>
<p>Selain itu, pekerja non formal yang dimaksud juga adalah pekerja jasa pariwisata seperti pemandu boat wisata, dan ditambah dengan supir angkutan umum dan ojek.</p>
<p>Menurutnya, dalam surat yang telah ditetapkan diminta kepada camat untuk mengatur teknis pendistribusian dari titik distribusi, dengan cara ke rumah warga masyarakat yang terdampak,<strong>(min)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bantuan-covid-19-beras-menguning-saat-dimasak-bau-busuk-ini-kata-warga-surantih/">Bantuan Covid-19, Beras Menguning, Saat Dimasak Bau Busuk, Ini Kata Warga Surantih</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bantuan Covid-19, Warga Kapuah, Pessel, Kecewa Terima 1Kg Beras, Plt Wali Mengelak</title>
		<link>https://prokabar.com/bantuan-covid-19-warga-kapuah-pessel-kecewa-terima-1kg-beras-plt-wali-mengelak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Apr 2020 05:52:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Beras]]></category>
		<category><![CDATA[#covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#MIN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=65165</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pesisir Selatan, Prokabar &#8211; Warga Nagari Kapuah, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumbar, kecewa, lantaran bantuan beras yang mereka terima tidak...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bantuan-covid-19-warga-kapuah-pessel-kecewa-terima-1kg-beras-plt-wali-mengelak/">Bantuan Covid-19, Warga Kapuah, Pessel, Kecewa Terima 1Kg Beras, Plt Wali Mengelak</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pesisir Selatan, Prokabar &#8211;</strong> Warga Nagari Kapuah, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumbar, kecewa, lantaran bantuan beras yang mereka terima tidak sesuai besaran yang ditetapkan pemerintah daerah.</p>
<p>Miris memang, di tengah badai Covid-19 menghantam negeri ini, dengan teganya pemerintah nagari memberikan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) kepada warga terdapat Covid-19 diluar ketentuan yang telah ditetapkan.</p>
<p>Warga Nagari Kapuah pada umumnya, kecewa kepada aparat pemerintah nagari. Karena, jumlah beras hanya 1Kg yang sesungguhnya menerima 9Kg.</p>
<p>Informasi yang dihimpun Prokabar.com pada Kamis 16 April 2020, ratusan KK penerima bantuan terdampak Covid-19 ini rata-rata menerima 1kg beras, padahal seharusnya warga menerima 9Kg beras.</p>
<p>&#8220;Apa alasan pemerintah nagari memberikan beras hanya 1Kg, padahal jatah warga menerima 9Kg, kan sudah jelas aturannya 9kg. Kenapa kami mendapatkan beras hanya 1Kg,&#8221; ujar salah seorang warga, Inang (60) pada Prokabar.com di kediamannya.</p>
<p>Inang, mengeluhkan atas kejadian ini. Warga yang terdampak Covid-19 saat ini mengalami perekonomian yang amat buruk, warga yang memiliki anak kecil sangat membutuhkan bantuan lebih dari pemerintah.</p>
<p>&#8220;Harusnya pemerintah mengerti kepada warganya, kondisi perekonomian saat ini sangat anjlok, tapi kenapa beras bantuan dikurangi,&#8221; ujarnya dengan nada kesal.</p>
<p>Selaras dikatakan Elpinus (51), dirinya kecewa menerima bantuan beras hanya 1Kg, dirinya menyakini bantuan yang telah diberikan pemerintah nagari ada permainan.</p>
<p>&#8220;Saya kecewa bantuan beras 1Kg tersebut, tidak munkin bantuan hanya 1Kg, saya yakin lebih dari itu,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Saat petugas menyerahkan ke rumah warga, dirinya pun bertanya, kenapa bantuan ini hanya 1Kg beras? Saat itu petugas menjawab mengaku tidak tau.</p>
<p>Kata Elpin, kenapa di Nagari Kapuah saja warga yang menerima bantuan terdampak Covid-19 ini 1Kg beras, padahal di Nagari lain menerima 9Kg beras.</p>
<p>&#8220;Kami kecewa pemberian beras itu, karena ini sudah tidak cocok dengan petunjuk yang diatur oleh pemerintah daerah. Dimana, harusnya warga menerima 9Kg beras. Kalau 1Kg beras  bagusnya tidak usah dibagi, karena menimbulkan polemik,&#8221; ujarnya lagi.</p>
<p>Berdasarkan SK Bupati Pesisir Selatan Nomor: 500/602/E-sda/IV 2020. Pendustribusian Cadangan Beras Pemerintah (CBP) terdampak covid-19, berdasarkan surat Mentri Sosial RI Nomor: 3 tahun 2020 tentang penggunaan (CBP) untuk penanganan covid-19 dan untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat yang terdampak langsung akibat penyrbaran covid-19 di Kabupaten Pesisir Selatan.</p>
<p>Disampaikan sebagai berikut:<br />
1. CBP di didistribusikan kepada pekerja informal yang terdampak langsung dengan kriteria, pelaku usaha mikro dan kecil (seperti pedagang lontong, pedagang sate, pedagang sayur, bakso, asongan, pedagang di sekitar sekolah) pekarja jasa pariwisata (pemandu boat wisata), supir angkutan umum dan supir ojek dengan ketentuan:</p>
<p>a. Paket yang akan di berikan beras 1Kg, b. penerima paket adalah kepala keluarga yang terdampak langsung covid-19, c. Kuota untuk tiap-tiap kecamatan sebagaimana daftar terlampir, d. berdasarkan kuota kecamatan, camat bersama wali nagari dan atau bamus nagari menentukan kuota per nagari sesuai kondisi rell di lapangan.</p>
<p>2. Data pekerja non formal atau penerima CBP mengacu pada hasil pendataan yang dilakukan camat/wali nagari sesuai surat bupati pessel no:100/008/GTC/IV/2020 tgl 4/4/2020.</p>
<p>3. Camat dimintak mengatur teknis pendistribusian dari titik distribusi di kecamatan atau nagari kerumah masyarakat terdampak (penerima CBP) bersama wali nagari atau bamus nagari serta akan didampingi oleh TKSK atau falitator SLRT diwilayah masing-masing.</p>
<p>Terpisah Plt Wali Nagari Kapuah, Azrino Winata, dirinya mengelak ketika ditanya soal pembagian beras kepada warganya.</p>
<p>Camat Kota XI Tarusan, Denny Anggara mengatakan, pemberian bantuan kepada masyarakat sesuai kriteria yang telah ditetapkan sesuai SK bupati.</p>
<p>&#8220;Kenapa 1Kg beras warga yang menerima, hingga saat ini saya belum dapat Informasi, coba saya cek ke Nagari yang bersangkutan dulu, atau coba wartawan konfirmasi kepada wali nagarinya lansung,&#8221; tutupnya<strong>,(min)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bantuan-covid-19-warga-kapuah-pessel-kecewa-terima-1kg-beras-plt-wali-mengelak/">Bantuan Covid-19, Warga Kapuah, Pessel, Kecewa Terima 1Kg Beras, Plt Wali Mengelak</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketersedian Padi di Tanah Datar Aman Untuk Beberapa Bulan Kedepan</title>
		<link>https://prokabar.com/ketersedian-padi-di-tanah-datar-aman-untuk-beberapa-bulan-kedepan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Apr 2020 01:49:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Beras]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#padi]]></category>
		<category><![CDATA[#pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[#TanahDatar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=65061</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar — Ketersediaan pangan khususnya padi di Kabupaten Tanah Datar diperkirakan cukup dalam beberapa bulan mendatang. Hal ini disebabkan panen padi merata setiap...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ketersedian-padi-di-tanah-datar-aman-untuk-beberapa-bulan-kedepan/">Ketersedian Padi di Tanah Datar Aman Untuk Beberapa Bulan Kedepan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar — </strong>Ketersediaan pangan khususnya padi di Kabupaten Tanah Datar diperkirakan cukup dalam beberapa bulan mendatang. Hal ini disebabkan panen padi merata setiap bulan.</p>
<p data-reader-unique-id="2">Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tanah Datar, Yulfiardi menjelasakan, sesuai tugas dan fungsi Dinas Pertanian, dilakukan pendataan dan pemantauan produksi pertanian termasuk dalam kondisi pandemi Covid-19.</p>
<p data-reader-unique-id="4">“Dalam kondisi pandemi Covid-19, Dinas Pertanian terus melaporkan kondisi produksi pertanian setiap minggunya ke pusat, termasuk hari ini pemantauan langsung melalui video conference dengan Menteri Pertanian beserta seluruh jajaran,”kata Yulfiardi dilansir Prokabar dari MC Tanah Datar, Rabu (15/4).</p>
<p data-reader-unique-id="5">Ia menyebutkan, di Tanah Datar panennya merata setiap bulannya, tidak ada istilah panen raya, jadi keuntungannya gabah tersedia sepanjang bulan. Sebagai gambaran, sampai kondisi bulan Maret, luas panen padi sebanyak 13.639 ha, sementara April s/d Desember 2020 seluas 41.210 ha dan rata-rata panen per bulan 4.571 ha.</p>
<p data-reader-unique-id="6">Jika dikonversi menjadi beras, ulas Yulfiardi ada surpulus 36.204,7 ton dari produksi beras Januari s/d Maret 2020 sebanyak 46.644 ton dan konsumsi 10.439 ton.“Surplus ketersediaan beras ini yang dikirim ke daerah lain,”ujarnya.</p>
<p data-reader-unique-id="7">Sementara secara umum perkiraan kondisi ketersediaan delapan pangan di Tanah Datar tiga bulan mendatang, enam komoditi kondisi surplus yaitu beras, jagung, cabe, daging sapi, daging ayam dan telur sementara bawang merah dan bawang putih neracanya minus.“Bawang merah dan bawang putih neraca minus, masih butuh pasokan dari luar daerah,” terang Yulfiardi.</p>
<p data-reader-unique-id="8">Ketua Kelompok Topi Lawik Yulius merasa bahagia dengan masuknya masa panen padi bagi anggota kelompoknya.</p>
<p data-reader-unique-id="9">“Saat ini sudah panen sekitar 7 ton dari 34 ha yang terhampar di hamparan sawah ini, Insya Allah produksinya 4,5 sampai 5 ton per hektarnya,” ucap Yulius yang memiliki anggota kelompok 74 orang yang mayoritas petani penggarap.</p>
<p data-reader-unique-id="10">Yulius berharap panen kelompoknya dapat mendukung ketersediaan pangan di Tanah Datar terutama kondisi pandemi Covid-19 ini.“Selain untuk pasokan lokal, beras di sini juga diminati dari luar daerah terutama Provinsi Riau,” tutupnya. <b>(*)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ketersedian-padi-di-tanah-datar-aman-untuk-beberapa-bulan-kedepan/">Ketersedian Padi di Tanah Datar Aman Untuk Beberapa Bulan Kedepan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>41 Ton Beras Bantuan Telah diterima 9 Nagari Untuk Warga Kurang Mampu Di Tanjung Raya</title>
		<link>https://prokabar.com/41-ton-beras-bantuan-telah-diterima-9-nagari-untuk-warga-kurang-mampu-di-tanjung-raya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Apr 2020 15:00:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#Beras]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=64277</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanjung Raya, Prokabar — Sembilan Nagari di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam telah menerima 41.360 Ton beras bantuan dari Dinas Sosial Kabupaten Agam, Minggu...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/41-ton-beras-bantuan-telah-diterima-9-nagari-untuk-warga-kurang-mampu-di-tanjung-raya/">41 Ton Beras Bantuan Telah diterima 9 Nagari Untuk Warga Kurang Mampu Di Tanjung Raya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanjung Raya, Prokabar — S</strong>embilan Nagari di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam telah menerima 41.360 Ton beras bantuan dari Dinas Sosial Kabupaten Agam, Minggu (5/4). Bantuan tersebut disalurkan ke masing-masing kenagarian dan akan langsung didistribusikan ke rumah-rumah warga.</p>
<p>Di Kecamatan Tanjung Raya sesuai DTKS atau Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Kabupaten Agam, terdapat 2.215 per rumah tangga atau persatu unit rumah. &#8220;Sesuai data yang ada, kita akan mendistribusikannya langsung ke kantor Walinagari. Dan bila sempat, lansung didistribusikan ke setiap rumah warga yang terdata. Perdana di Kenagarian Maninjau siang tadi, sudah memulai langsung pendistribusian,&#8221; ungkap Camat Tanjung Raya, Handria Asmi, Minggu (5/4).</p>
<p>Bantuan beras ini tahap awal. Pemerintah Kabupaten Agam sudah sangat paham, data DTKS masih belum masuk semua keluarga kurang mampu dan yang terdampak kebijakan penanganan Covid 19. Sehingga akan ada tahap kedua untuk penyaluran bantuan ini.</p>
<p>&#8220;Data kedua, akan kita terima dari warga yang melapor ke pemerintahan kenagarian masing-masing. Dan akan kita tidak lanjuti nanti ke Dinas Sosial,&#8221; terang Handria.</p>
<p>Sementara itu, Walinagari Duo Koto, Joni Syafri mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Agam. Memperhatikan rakyatnya yang terdampak penanganan dan penanggulangan Covid 19. Pasar dan aktifitas sepi dampak Social Distensing atau melarang ke luar rumah, membuat seluruh aktifitas ekonomi masyarakat sangat terdampak.</p>
<p>&#8220;Kami dari Kenagarian Duo Koto, mengucapkan banyak terimakasih kepada Pemerintah Kabupatem Agam, yang cepat tanggap merealisasikan bantuan ini. Bantuan tahap awal telah kami terima khusus warga terdata DTKS Dinas Sosial Kabupaten Agam. Untuk selanjutnya, kami akan menunggu tahap dua untuk warga terdampak dan belum terdata,&#8221; pungkas Joni. (<strong>rud</strong>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/41-ton-beras-bantuan-telah-diterima-9-nagari-untuk-warga-kurang-mampu-di-tanjung-raya/">41 Ton Beras Bantuan Telah diterima 9 Nagari Untuk Warga Kurang Mampu Di Tanjung Raya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 76/232 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/13 queries in 0.032 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 20:20:57 by W3 Total Cache
-->