<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#bencanaalam Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/bencanaalam/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/bencanaalam/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 23 Jul 2026 13:35:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#bencanaalam Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/bencanaalam/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kemendagri Minta Percepat Serapan Tambahan TKD di Tanah Datar</title>
		<link>https://prokabar.com/kemendagri-minta-percepat-serapan-tambahan-tkd-di-tanah-datar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 07:52:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#bencanaalam]]></category>
		<category><![CDATA[#danatransfer]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #TanahDatar]]></category>
		<category><![CDATA[#Kemandagri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=135435</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar&#8211; Kementrian Dalam Negeri (kemendagri) mengapresiasi realisasi tambahan TKD pada pemerintahan kabupaten Tanah Datar. Apresiasi tersebut disampaikan saat monitoring dan evaluasi yang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kemendagri-minta-percepat-serapan-tambahan-tkd-di-tanah-datar/">Kemendagri Minta Percepat Serapan Tambahan TKD di Tanah Datar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar</strong>&#8211; Kementrian Dalam Negeri (kemendagri) mengapresiasi realisasi tambahan TKD pada pemerintahan kabupaten Tanah Datar. Apresiasi tersebut disampaikan saat monitoring dan evaluasi yang dilakukan tim monev Kemendagri di Indo Julito, Rabu (22/7/26).</p>
<p>Disebutkan, hingga juli 2026 realisasi tambahan TKD di Tanah Datar baru menyentuh Rp. 9 Miliar rupiah dari total Rp. 126 Miliar atau dengan persentase 7,8 %. Meski serapan tergolong rendah dibandingkan daerah lain, namun perencanaan dan peruntukan dana tersebut relatif tepat sasaran.</p>
<p>&#8221; Jadi pak Mendagri dari 21 Mei sudah minta pemda tolong dipercepat realisasi tambahan TKD ini. Tolong dipercepat karena uang ini sudah masuk sejak bulan Februari atau enam bulan yang lalu. Masih ada daerah yang masih Nol,&#8221; ucap Fernando H Siagian, Tim Monev Dan Asistensi Kemendagri.</p>
<p>Lebih dikatakan, realisasi tambahan TKD ini sangat berpengaruh pada permintaan tambahan TKD untuk tahun anggaran 2027 mendatang. Jika lambat atau tidak terealisasi, maka bisa saja pemerintah pusat akan menilai pemerintah daerah tidak membutuhkan dana tambahan itu lagi.</p>
<p>&#8221; Bapak gubernur sebelumnya mengusulkan agar tambahan TKD tahun 2027 jangan diefisiensi, kembalikanlah minimal sama. Cuma diskusi saya bersama Gubernur, jika tidak dihabiskan uang ini kesannya kan (Sumbar) tidak butuh uang. Bagaimana pemerintah akan memberikan tambahan jika uang ini saja berlebih lebih. Maka, percepatlah uang ini biar bisa habis. Kalau perlu dua bulan kedepan sudah habis&#8221; ujarnya lagi.</p>
<p>Dipertegas, jika serapan tambahan TKD tidak hanya diperuntukan untuk rehap rekon pasca bencana, melainkan juga bisa digunakan sebagai kesiapsiagaan bencana atau mitigasi bencana akan datang oleh pemerintah daerah itu sendiri.</p>
<p>&#8221; Ada pertanyaan, kegiatan kami apa harus ada dalam RKPD KUA PPAS atau boleh diluar dari situ? Jawabannya karena ini bencana boleh diluar itu. Ini namanya kan bencana, jembatan mana yang rusak, jalan mana yang bolong, begitu jalannya bolong ya perbaiki walaupun tidak ada dalam RKPD KUA PPAS. Uang tambahan TKD ini juga bisa digunakan untuk kesiapsiagaan termasuk untuk bencana yang akan datang&#8221; sampainya lagi</p>
<p>Sementara itu, Tanah Datar sebagai daerah yang terdampak lansung bencana dan rawan akan bencana dimasa akan datang, maka dalam percepatan rehap rekon tidak hanya memperbaiki yang rusak, tetapi membangun kembali agar lebih baik, aman dan berkesinambungan.</p>
<p>&#8221; Catatan kami, (tambahan TKD) Tanah Datar sudah bagus serapannya. Saya kira relatif sudah cukup tinggi untuk tingkat Sumatera Barat yaitunya 7,8%. Yang belum kami lihat adalah realisasi untuk bidang kesehatan dan mohon dipertimbangkan. Karena sesuai surat edaran, dimana aspek pelayanan dasar kesehatan ini juga menjadi fokus tambahan TKD,&#8221; ucap Stafsus Mendagri Bidang Politik dan Media, Kastorius Sinaga dalam waktu yang sama.</p>
<p>Sementara itu, Bupati Tanah Datar Eka Putra menyampaikan terimakasih kepada pemerintah pusat yang telah luar biasa dalam percepatan rehab rekon pasca bencana, baik bencana 2024 dan 2025 lalu.</p>
<p>&#8221; Jadi TKD ini diluar itu (rehab rekon oleh pemerintah pusat), mana yang belum tersentuh itu yang kita lakukan. Tentunya kegunaan TKD ini untuk mitigasi, dan rehap rekon setelah bencana,&#8221; sebut Bupati Eka Putra.</p>
<p>Dalam bidang kesehatan, Tanah Datar juga telah melakukan pengadaaan mobil ambulance sebagai pendukung dan selain itu juga telah dilakukan penambahan mobil pemadam sebanyak dua unit.</p>
<p>Dalam serapan tambahan TKD ini, pemerintah daerah juga akan menggandeng pihak kejaksaan agar realisasi keuangan negara ini sesuai peruntukan dan aturan yang berlaku. <strong>(eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kemendagri-minta-percepat-serapan-tambahan-tkd-di-tanah-datar/">Kemendagri Minta Percepat Serapan Tambahan TKD di Tanah Datar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gerak Cepat Pemkab Tanah Datar Tangani Bencana Hidrometeorologi</title>
		<link>https://prokabar.com/gerak-cepat-pemkab-tanah-datar-tangani-bencana-hidrometeorologi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Dec 2025 14:22:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#AhmadFadly]]></category>
		<category><![CDATA[#BanjirBandang]]></category>
		<category><![CDATA[#bencanaalam]]></category>
		<category><![CDATA[#ekaputra]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #TanahDatar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=131327</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar,Prokabar- Pemerintah Kabupaten Tanah Datar bergerak cepat ddalam menangani bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah tersebut sejak 24 November 2025 dan mencapai puncaknya pada...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/gerak-cepat-pemkab-tanah-datar-tangani-bencana-hidrometeorologi/">Gerak Cepat Pemkab Tanah Datar Tangani Bencana Hidrometeorologi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar,Prokabar-</strong> Pemerintah Kabupaten Tanah Datar bergerak cepat ddalam menangani bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah tersebut sejak 24 November 2025 dan mencapai puncaknya pada 27 November 2025.</p>
<p>Bencana hidrometeorologi ini berdampak luas, mencakup 12 kecamatan dan 36 nagari di Kabupaten Tanah Datar. Jumlah pengungsi sempat mencapai puncaknya sebanyak 7.988 orang, dengan tiga kecamatan paling terdampak yakni Kecamatan Batipuh, Batipuh Selatan, dan X Koto.</p>
<p>Bencana ini juga menyebabkan kerusakan signifikan pada permukiman warga. Tercatat sebanyak 34 rumah hanyut, 95 rumah rusak berat, 101 rumah rusak sedang, serta 217 rumah mengalami rusak ringan.</p>
<p>Kerusakan juga terjadi pada sejumlah fasilitas umum. Sebanyak 16 jembatan dilaporkan putus, tiga jembatan rusak berat, dan satu jembatan rusak ringan. Bahkan, tiga nagari di Kecamatan Batipuh Selatan sempat terisolir akibat terputusnya akses jalan.</p>
<p>Di tengah keterbatasan dan kondisi darurat, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar segera menetapkan status tanggap darurat bencana. Sejumlah langkah cepat dilakukan, di antaranya membuka dapur umum, mendirikan posko pengungsian, serta menggalang donasi untuk membantu masyarakat terdampak.</p>
<p>Distribusi logistik dilaksanakan secepat mungkin dan menjangkau daerah-daerah sulit akses, termasuk wilayah terisolir yang ditempuh melalui jalur alternatif seperti penyeberangan Danau Singkarak.</p>
<p>Pemkab Tanah Datar juga langsung menurunkan alat berat milik daerah untuk percepatan penanganan, serta melakukan penyewaan alat tambahan. Bahkan, satu unit alat berat milik pemerintah daerah dilaporkan hanyut terbawa banjir bandang.</p>
<p>Berkat komunikasi intensif dan koordinasi pimpinan daerah, bantuan alat berat mulai berdatangan dari Balai Wilayah Sungai Sumatera Barat, Hutama Karya Indonesia (HKI), hingga pihak swasta.</p>
<p>Fokus utama penanganan diarahkan pada pembukaan akses dan pemulihan konektivitas antarwilayah. Jalan-jalan yang tertimbun material banjir dibuka kembali melalui kegiatan pembersihan dan penimbunan material, dengan melibatkan TNI, Polri, serta relawan.</p>
<p>Selain infrastruktur, sektor pertanian turut terdampak cukup serius. Tercatat kerusakan irigasi sekunder sebanyak 74 titik, irigasi tersier 17 titik, serta lahan sawah terdampak seluas 480,64 hektare.</p>
<p>Bencana ini juga mengakibatkan korban jiwa. Tercatat tiga orang meninggal dunia saat proses penanganan bencana, serta lima orang mengalami luka-luka.</p>
<p>Memasuki perpanjangan masa tanggap darurat hingga 17 Desember 2025, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar saat ini tengah mempersiapkan Hunian Sementara (Huntara) bagi masyarakat yang masih berada di lokasi pengungsian, sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana.</p>
<p>Gerak cepat, koordinasi lintas sektor, serta komitmen kuat pimpinan daerah menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar dalam melindungi masyarakat dan mempercepat pemulihan di wilayah terdampak bencana. <strong>(*/Eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/gerak-cepat-pemkab-tanah-datar-tangani-bencana-hidrometeorologi/">Gerak Cepat Pemkab Tanah Datar Tangani Bencana Hidrometeorologi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Banjir Bandang Batipuh Selatan Tanpa Korban Jiwa</title>
		<link>https://prokabar.com/banjir-bandang-batipuh-selatan-tanpa-korban-jiwa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Dec 2025 01:46:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#BanjirBandang]]></category>
		<category><![CDATA[#bencanaalam]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #TanahDatar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=131202</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar- Bencana banjir bandang di Kecamatan Batipuh Selatan, Tanah Datar tidak menimbulkan korban jiwa. Hal ini pun tak terlepas kesadaran terhadap mitigasi...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/banjir-bandang-batipuh-selatan-tanpa-korban-jiwa/">Banjir Bandang Batipuh Selatan Tanpa Korban Jiwa</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar-</strong> Bencana banjir bandang di Kecamatan Batipuh Selatan, Tanah Datar tidak menimbulkan korban jiwa. Hal ini pun tak terlepas kesadaran terhadap mitigasi bencana oleh masyarakat efektif dalam meminimalisir dampak bencana alam.</p>
<p>Berdasarkan informasi BPBD Tanah Datar, pada tahun 2018 kegiatan desa tangguh bencana yang diprakasai BNPB dan BPBD Tanah Datar telah dilaksanakan di kawasan Malalo bersama masyarakat. Tim melakukan pemetaan zona bahaya banjir bandang, survei hulu sungai, pembersihan aliran sungai, penentuan jalur evakuasi, titik pengungsi dan kegiatan mitigasi lainnya termasuk pembangunan sabodam.</p>
<p>&#8220;Alhamdulilah berkat pertolongan Yang Maha Kuasa di Guguak Malalo, Padang Laweh Malalo, dan juga Sumpu yang saat ini terjadi banjir bandang yang dahsyat dalam sejarahnya, tidak ada korban jiwa, itu semua tidak terlepas dari tingginya kesadaran masyarakat dan mitigasi bencana dini,&#8221; kata Bupati Tanah Datar Eka Putra Rabu, (10/12/2025).</p>
<p>Bupati menegaskan, selanjutnya upaya-upaya ketangguhan masyarakat ini akan terus ditingkatkan kapasitasnya serta sinergi dengan semua stakeholder kebencanaan akan terus dilakukan.</p>
<p>&#8220;Tentu kita belajar dari sini, kedepannya upaya-upaya ketangguhan masyarakat ini akan terus ditingkatkan untuk semua nagari-nagari. Karena kita ketahui Tanah Datar ini memiliki kontur wilayah yang berbukit-bukit dan memiliki banyak sungai,&#8221; jelas Bupati.</p>
<p>Selain itu, kata Bupati, salah satu upaya dalam meminimalisir korban jiwa adalah melalui himbauan dini yang dilakukan oleh pemerintah daerah, baik langsung ataupun tidak langsung.</p>
<p>&#8220;Begitu peringatan dikeluarkan BMKG, kami pemda selalu intensifkan imbauan kepada masyarakat baik melalui media sosial bahkan saya yang turun langsung ke nagari-nagari mengimbau masyarakat, salah satu poin yang saya tekankan adalah jangan panik dan segera tinggalkan zona bahaya, karena kalau disaat bencana datang kita panik, justru disitu bahaya akan muncul&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Tokoh masyarakat Guguak Malalo, Musrianto Dt. Majo Datuk, menuturkan, kesadaran warga dalam mitigasi bencana di daerahnya telah tertanam dihati warga.</p>
<p>Begitu warga mengetahui tanda-tanda awal potensi bencana masyarakat mengambil langkah cepat untuk menyelamatkan diri dan menyelamatkan barang berharga seperti pakain dan dokumen pribadi.</p>
<p>&#8220;Ini hasil dari kesadaran bersama, ketika bencana terjadi, semua sudah siap. Kemudian pada malam harinya semua unsur nagari bersama pemuda juga melakukan ronda dan pemantaun debit sungai,&#8221; ujarnya saat ditemui di Jorong Baiang beberpa waktu lalu.</p>
<p>Dia menjelaskan, di Nagari Guguak Malalo dan Padang Laweh Malalo pernah terjadi galodo yang cukup besar yang menimbulkan korban jiwa. Kejadian tersebut terjadi pada 24 November tahun 2000 dibatang air yang sama, yaitunya Batang Malalo dan juga Batang Baiang.</p>
<p>Pada tahun itu mengakibatkan 12 korban jiwa, banyak rumah hanyut dan rusak, sehingga menjadikannya salah satu peristiwa penting yang diingat warga setempat hingga saat ini.</p>
<p>&#8220;Pada tahun ini di tanggal dan bulan yang sama kejadian serupa kembali terjadi bahkan debit airnya lebih besar dari tahun 2000, Alhamdulillah dengan kesadaran warga dalam mitigasi bencana tahun ini tidak ada korban jiwa,&#8221; tutur dia. <strong>(Eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/banjir-bandang-batipuh-selatan-tanpa-korban-jiwa/">Banjir Bandang Batipuh Selatan Tanpa Korban Jiwa</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rapat Evaluasi Bersama Sestama BNPB, Eka Putra Sampaikan Kebutuhan Mendesak Korban dan Pengungsi</title>
		<link>https://prokabar.com/rapat-evaluasi-bersama-sestama-bnpb-eka-putra-sampaikan-kebutuhan-mendesak-korban-dan-pengungsi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Nov 2025 11:31:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[#bencanaalam]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #TanahDatar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=130748</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar &#8211; Bupati Tanah Datar Eka Putra memaparkan kondisi terkini dibeberapa wilayah di Tanah Datar yang terdampak musibah banjir bandang, tanah longsor...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/rapat-evaluasi-bersama-sestama-bnpb-eka-putra-sampaikan-kebutuhan-mendesak-korban-dan-pengungsi/">Rapat Evaluasi Bersama Sestama BNPB, Eka Putra Sampaikan Kebutuhan Mendesak Korban dan Pengungsi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar</strong> &#8211; Bupati Tanah Datar Eka Putra memaparkan kondisi terkini dibeberapa wilayah di Tanah Datar yang terdampak musibah banjir bandang, tanah longsor dan angin kencang beberapa hari belakangan.</p>
<p>&#8220;Setidaknya ada 35 nagari yang terdampak dengan data sementara ada 2 orang korban meninggal dunia dan 1 orang hilang yang masih dicari sampai saat ini, sedangkan pengungsi hampir mencapai 7.000 jiwa,&#8221; katanya.</p>
<p>Tidak hanya itu, tambah Bupati, banyak prasarana umum dan lahan pertanian masyarakat yang juga terdampak dari musibah tersebut.</p>
<p>&#8220;Ada 66 rumah hanyut, 51 rusak berat, 37 rusak sedang, sedangkan jalan ada 29 ruas yang rusak berat dan 5 rusak ringan, jembatan putus 13, jembatan rusak berat ada 10, perkantoran 3 unit, 6 sekolah, 13 rumah ibadah, 32 irigasi dan lahan pertanian mendekati 500 hektar,&#8221; tambah Eka Putra.</p>
<p>Dikatakan Eka Putra lagi, kendati proses evakuasi dan pemulihan agar masyarakat tidak terisolir telah dilakukan dengan memanfaatkan sumberdaya dan tenaga yang ada, tentunya Pemkab Tanah Datar butuh bantuan dari BNPB untuk meringankan korban dan pengungsi.</p>
<p>&#8220;Proses evakuasi di daerah terisolir seperti di Guguak Malalo kita lakukan dengan menggunakan kapal serta boat, kalau BNPB ada kita harap bisa dibantu dengan helikopter. Namun yang sangat mendesak kita memelurkan 2 unit escavator, 10 unit torrent, 2 unit mobil tanki, 20 unit genset, 20 unit WC Portabel, 100 unit senter, perlengkapan bayi, selimut, kasur dan bantal, kebutuhan wanita dan bayi, semuanya nanti akan kita sampaikan tertulis kepada BNPB,&#8221; tukasnya.</p>
<p>Sementara itu Sestama Rustian menyampaikan, segera secepatnya akan merespon dan mengirimkan bantuan sesuai yang dibutuhkan.</p>
<p>&#8220;Segera apa yang menjadi kebutuhan mendesak akan kita salurkan, sehingga masyarakat terdampak dan pengungsi terpenuhi kebutuhannya, untuk bantuan helikopter karena kita hanya punya 1 unit saya sarankan melalui kapal dan boat, untuk BBM bisa dibantu,&#8221; sampainya. <strong>(eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/rapat-evaluasi-bersama-sestama-bnpb-eka-putra-sampaikan-kebutuhan-mendesak-korban-dan-pengungsi/">Rapat Evaluasi Bersama Sestama BNPB, Eka Putra Sampaikan Kebutuhan Mendesak Korban dan Pengungsi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tanah Datar Tetapkan Tanggap Darurat 14 Hari Kedepan</title>
		<link>https://prokabar.com/tanah-datar-tetapkan-tanggap-darurat-14-hari-kedepan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Nov 2025 15:15:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#banjir]]></category>
		<category><![CDATA[#bencanaalam]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #TanahDatar]]></category>
		<category><![CDATA[#Longsor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=130594</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar- Hujan deras yang yang melanda wilayah Tanah Datar membuat sejumlah wilayah terdampak bencana banjir dan tanah longsor. Adapun wilayah yang terdampak...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tanah-datar-tetapkan-tanggap-darurat-14-hari-kedepan/">Tanah Datar Tetapkan Tanggap Darurat 14 Hari Kedepan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar-</strong> Hujan deras yang yang melanda wilayah Tanah Datar membuat sejumlah wilayah terdampak bencana banjir dan tanah longsor.</p>
<p>Adapun wilayah yang terdampak seperri kecamatan Batipuh Selatan, Batipuh dan kecamatan X Koto.</p>
<p>Menanggapi ini, pemerintah kabupaten Tanah Datar resmi menetapkan tanggap darurat bencana kabupaten untuk 14 hari kedepan.</p>
<p>&#8220;Melihat kondisi daerah yang terdampak tentu kita perlu menetapkan tanggap darurat bencana tingkat kabupaten untuk 14 hari kedepan. Hal ini agar kita bisa fokus menanggulangi bencana yang terjadi,&#8221; ucap Bupati Tanah Datar Eka Putra, Rabu (26/11/25) malam usai melakukan rapat kordinasi bersama forkopimda dan OPD terkait.</p>
<p>Bencana yang terjadi di Tanah Datar telah membuat ratusan warga mengungsi. Pemerintah bersama TNI Polri juga telah mendirikan dapur umum dibeberapa daerah terdampak.</p>
<p>&#8221; Ada di jorong Baiang, nagari Guguak Malalo. Itu terisolasi saat ini. Untuk kendaraan tidak bisa menempuh lokasi. Ada rumah yang saat ini telah berada ditengah tengah sungai, sungai yang dulunya 3-4 meter, kini menjadi 80 meter,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Berdasarkan data kecamatan Batipuh Selatan, jumlah pengungsi terus bertambah hingga rabu malam. Hal ini dikarenakan intensitas hujan yang tinggi membuat debit air meningkat.</p>
<p>&#8221; Jadi sampai saat ini pengungsi telah mencapai 500 orang lebih dan tadi bertambah beberapa KK lagi,&#8221; ucap camat Batipuh Selatan, M Asa&#8217;ad.</p>
<p>Data kecamatan Batipuh menyebut terdapat 25 rumah yang tertimpa pohon tumbang, dua diantaranya mengalami rusak berat dan tidak layak huni.</p>
<p>&#8221; Dominan rumah yang terdampak pohon tumbang ada di nagari Batipuah Baruah sebanyak 13 rumah. Listrik juga padam sejak tiga hari terakhir,&#8221; kata camat Rifka Akbar.</p>
<p>Sementara, di Kecamatan X Koto dilaporkan juga terjadi beberapa longsoran dan debit air yang meningkat di beberapa aliran sungai. <strong>(eym)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tanah-datar-tetapkan-tanggap-darurat-14-hari-kedepan/">Tanah Datar Tetapkan Tanggap Darurat 14 Hari Kedepan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Eka Putra Himbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan</title>
		<link>https://prokabar.com/eka-putra-himbau-warga-tingkatkan-kewaspadaan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Nov 2025 09:27:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#bencanaalam]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #TanahDatar]]></category>
		<category><![CDATA[#Guguakmalalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=130519</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar- Bupati Tanah Datar Eka Putra didampingi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) meninjau lokasi terdampak bencana alam di Nagari Guguak Malalo, Kecamatan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/eka-putra-himbau-warga-tingkatkan-kewaspadaan/">Eka Putra Himbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar-</strong> Bupati Tanah Datar Eka Putra didampingi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) meninjau lokasi terdampak bencana alam di Nagari Guguak Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan pada Selasa, (25/11).</p>
<p>Bupati Tanah Datar mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyikapi cuaca ekstrem yang tengah melanda beberapa wilayah Kabupaten Tanah Datar.</p>
<p>Bupati meminta warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai, lereng perbukitan, serta daerah rawan bencana untuk menjauhi area berisiko dan mengutamakan keselamatan diri serta keluarga.</p>
<p>“Mohon hindari sementara aktivitas di dekat aliran sungai, tebing, atau lokasi yang rawan longsor,” katanya.</p>
<p>Bupati juga mengingatkan masyarakat untuk tidak panik, namun tetap meningkatkan kewaspadaan.</p>
<p>Setiap informasi terkait kondisi cuaca potensi bencana, maupun langkah penanganan diharapkan hanya diterima dari pihak nagari, BPBD, maupun Pemda agar tidak terjadi simpang siur.</p>
<p>“Kami mengimbau masyarakat agar memastikan dan selalu memantau informasi resmi dari pemerintah nagari dan Pemda. Jika terjadi kondisi darurat, segera laporkan kepada aparat nagari atau tim penanggulangan bencana terdekat,” ujar Bupati.</p>
<p>Bupati juga menegaskan bahwa seluruh jajaran pemerintah daerah, bersama BPBD dan instansi terkait, terus bersiaga dan bergerak cepat melakukan pemantauan serta penanganan di lapangan.</p>
<p>&#8220;Kepada Dinas Sosial kami meminta agar segera menyiapkan dapur umum berkoordinasi dengan BAZNAS, juga kepada Dinas Kesehatan agar memantau kondisi kesehatan masyarakat di tenda pengungsian,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Usai peninjauan lokasi bencana, Bupati Tanah Datar bersama melakukan rapat penanggulangan bencana bersama instansi terkait, camat, dan Wali Nagari setempat.</p>
<p>Dalam rapat tersebut, dilaporkan untuk sementara waktu terdapat 280 orang mengungsi ketempat yang lebih aman, karena berada di lokasi rawan bencana. <strong>(Eym)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/eka-putra-himbau-warga-tingkatkan-kewaspadaan/">Eka Putra Himbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pelatihan Penanganan Bencana untuk Kelompok Masyarakat di Tanah Datar</title>
		<link>https://prokabar.com/pelatihan-penanganan-bencana-untuk-kelompok-masyarakat-di-tanah-datar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Aug 2024 08:56:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Basarnas]]></category>
		<category><![CDATA[#bencanaalam]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #TanahDatar]]></category>
		<category><![CDATA[#Simulasibencana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=122035</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar- Bencana yang memiliki sifat tidak bisa diprediksi dan datang dengan tiba-tiba. Bencana bisa berdampak pada siapa saja dan bisa menimbulkan korban...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pelatihan-penanganan-bencana-untuk-kelompok-masyarakat-di-tanah-datar/">Pelatihan Penanganan Bencana untuk Kelompok Masyarakat di Tanah Datar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar-</strong> Bencana yang memiliki sifat tidak bisa diprediksi dan datang dengan tiba-tiba. Bencana bisa berdampak pada siapa saja dan bisa menimbulkan korban yang cukup besar apabila tidak ditanggapi secara serius.</p>
<p>Menimalisir banyaknya korban, Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) melalui SAR Padang menggelar simulasi penanganan korban di Tanah Datar, Kamis (15/8/2024). Simulasi diikuti oleh kelompok masyarakat dari empat nagari, Sungai Jambu, Lima Kaum, Parambahan dana Rambatan.</p>
<p>Agus Haryono, Deputi Bina Potensi Badan Nasional Pencarian Pertolongan BASARNAS menyebutkan sebagaimana amanat UU nomor 29 tahun 2014 tentang pencarian pertolongan maupun UU tentang bencana alam dinyatakan bahwa penyelamatan dan evakuasi korban adalah salah satu tahapan penting.</p>
<p>&#8221; Basarnas dengan pihak pihak terkait bersama sama berkolaborasi bagaimana kita mampu melakukan penanganan bencana dengan baik,&#8221; ucap Agus Haryono.</p>
<p>Ia melanjutkan, tak kalah penting dalam penanganan bencana perlu penguatan dalam program pencegahan dan mitigasi penanggulangan bencana.</p>
<p>&#8221; Ini adalah tahapan yang sangat penting bagi kita semua agar masyarakat kita bersiap untuk selamat saat mengalami kondisi darurat akibat kecelakaan ataupun bencana alam. Seperti kita ketahui, bencana alam sulit untuk diduga dan pengalaman kami bencana besar terjadi saat malam hari, dinihari dan hari libur,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Sumatera Barat, khususnya Tanah Datar merupakan salah satu kawasan rawan bencana. Terlebih beberapa waktu lalu terjadi banjir lahar dingin yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa dan kerugian materil terhadap masyarakat.</p>
<p>&#8221; Untuk itu perlu peningkatan kewaspadaan bagi masyarakat kita agar tahu apa yang harus dilakukan saat terjadi kondisi darurat akibat bencana, sambil menunggu bantuan datang. &#8221; sebutnya</p>
<p>Harapannya, dengan adanya pelatihan terhadap kelompok masyarakat, kedepannya mampu menimalisir jatuhnya korban jiwa jika sewaktu waktu bencana melanda. <strong>(eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pelatihan-penanganan-bencana-untuk-kelompok-masyarakat-di-tanah-datar/">Pelatihan Penanganan Bencana untuk Kelompok Masyarakat di Tanah Datar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Korban Angin Puting Beliung di Batam Terima Bantuan dari MTXL Axiata</title>
		<link>https://prokabar.com/korban-angin-puting-beliung-di-batam-terima-bantuan-dari-mtxl-axiata/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Jul 2023 03:09:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Batam]]></category>
		<category><![CDATA[#bencanaalam]]></category>
		<category><![CDATA[#mtxl]]></category>
		<category><![CDATA[#XL]]></category>
		<category><![CDATA[#xlaxiata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=113893</guid>

					<description><![CDATA[<p>Batam, Prokabar &#8211; Masyarakat korban angin puting beliung di Pulau Kasu, Batam, Provinsi Kepulauan Riau bisa sedikit bernafas lega. Pasalnya, PT XL Axiata Tbk...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/korban-angin-puting-beliung-di-batam-terima-bantuan-dari-mtxl-axiata/">Korban Angin Puting Beliung di Batam Terima Bantuan dari MTXL Axiata</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Batam,</strong> <strong>Prokabar</strong> &#8211; Masyarakat korban angin puting beliung di Pulau Kasu, Batam, Provinsi Kepulauan Riau bisa sedikit bernafas lega.</p>
<p>Pasalnya, PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) melalui XL Axiata Peduli Bencana dan Majelis Ta’lim Axiata (MTXL Axiata) menyalurkan bantuan untuk mereka.</p>
<p>Bantuan berupa bahan-bahan kebutuhan pokok sehari-hari seperti beras, minyak goreng, teh, gula, mie instant, kecap, dan juga obat-obatan yang saat ini sangat dibutuhkan masyarakat yang terdampak dari angin puting beliung.</p>
<p>Penyerahan bantuan langsung kelokasi bencana diserahkan Territory Sales Manager XL Axiata area Batam, Dedy Prasetyawan di Pulau Kasu, Batam, Jum’at (30/6) kepada Bendahara Kelurahan, Junaidah bersama-sama warga korban angin puting beliung.</p>
<p>Group Head XL Axiata West Region, Desy Sari Dewi mengatakan sebagai bagian dari masyarakat di Pulau Kasu, Batam. Pihaknya turut prihatin atas dampak yang ditimbulkan dari angin puting beliung.</p>
<p>&#8220;XL Axiata dan karyawan selalu siap siaga untuk membantu warga masyarakat yang terlanda bencana, terutama di setiap wilayah operasional kami.&#8221; ujarnya Minggu (2/7).</p>
<p>Oleh karena itu, bantuan segera pihaknya salurkan untuk ikut meringankan beban masyarakat di Pulau Kasu, Batam.</p>
<p>&#8220;Semoga bencana ini segera berlalu dan kehidupan masyarakat di lokasi ini kembali pulih normal.” sambungnya.</p>
<p>Desy menambahkan untuk penyaluran bantuan, tim XL Axiata bekerjasama dengan <a href="http://Benihbaik.com">Benihbaik.com</a> dan aparat setempat, guna menyalurkan dan memastikan paket bantuan di setiap area sasaran sampai kepada para penerima manfaat dan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.</p>
<p>Dalam menyalurkan bantuan, tim XL Axiata harus naik perahu pompong dari Batam ke Pulau Kasu yang merupakan salah satu pulau yang berada di dalam gugusan Kepulauan Riau dan terletak di sebelah barat pulau Batam dengan waktu tempuh kurang lebih dari 40 menit dari Batam.</p>
<p>Bencana puting beliung yang melanda Pulau Kasu mengakibatkan puluhan rumah rusak dan beberapa warga mengalami luka-luka.</p>
<p>Bagi MTXL Axiata, donasi ini merupakan salah satu bagian dari Program MTXL Axiata Tanggap Bencana yang bertujuan untuk membantu masyarakat Indonesia yang membutuhkan bantuan.</p>
<p>&#8220;Donasi ini sekaligus merupakan wujud dari kepedulian karyawan XL Axiata untuk meringankan beban masyarakat Pulau Kasu yang sedang menghadapi bencana.&#8221; sambungnya.</p>
<p>Pengadaan untuk bantuan ini dihimpun dari dana zakat karyawan XL Axiata yang dikelola oleh MTXL Axiata.</p>
<p>Seluruh dana yang terkumpul melalui Program MTXL Tanggap Bencana ini disalurkan secara langsung dengan menggelar berbagai aksi sosial untuk masyarakat Indonesia di berbagai daerah.</p>
<p>Selain disalurkan dalam bentuk bantuan darurat ke wilayah terdampak bencana, dana dari karyawan juga disalurkan dalam berbagai kegiatan sosial, seperti antara lain pembangunan dan renovasi jembatan desa, pembangunan masjid, pembangkit listrik, bedah rumah, smart farm, sumber air bersih, bina ternak, pelatihan jahit khusus disabilitas, hingga depot air isi ulang. <strong>(*/rel)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/korban-angin-puting-beliung-di-batam-terima-bantuan-dari-mtxl-axiata/">Korban Angin Puting Beliung di Batam Terima Bantuan dari MTXL Axiata</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>150 Kepala Keluarga di Jorong Mawar 1 dan 2 Bermukim di kawasan Rawan Longsor</title>
		<link>https://prokabar.com/150-kepala-keluarga-di-jorong-mawar-1-dan-2-bermukim-di-kawasan-rawan-longsor/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 May 2023 10:41:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#bencanaalam]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #TanahDatar]]></category>
		<category><![CDATA[#Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[#LongsorJorongmawar]]></category>
		<category><![CDATA[#RawanLongsor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=112881</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar- Lebih kurang 150 Kepala Keluarga (KK) Jorong Mawar 1 dan Mawar 2, Nagari Lubuk Jantan, Kecamatan Lintau Buo Utara masih dihantui...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/150-kepala-keluarga-di-jorong-mawar-1-dan-2-bermukim-di-kawasan-rawan-longsor/">150 Kepala Keluarga di Jorong Mawar 1 dan 2 Bermukim di kawasan Rawan Longsor</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar-</strong> Lebih kurang 150 Kepala Keluarga (KK) Jorong Mawar 1 dan Mawar 2, Nagari Lubuk Jantan, Kecamatan Lintau Buo Utara masih dihantui kecemasan longsor susulan. Pada umumnya, warga setempat bermukim di area tebing yang berada didekat rumah.</p>
<p>&#8220;Jumlah KK di dua jorong Mawar lebih kurang 675 KK. 150 KK diantaranya bermukim di area rawan longsor yang rumahnya berada di delat tebing,&#8221; ujar Gamal Abdul Naser, Kepala Jorong Mawar 1, Jumat (5/5).</p>
<p>Untuk saat ini sebutnya, pasca longsor yang terjadi pada Rabu (3/5) kemarin, kondisi di lokasi masih belum stabil. Setidaknya masih ada belasan rumah yang belum bisa ditempati oleh warga yang menjadi korban.</p>
<p>Kondisi paling parah berada di Jorong Mawar 2, setidaknya ada 14 rumah yang butuh pembersihan dari timbunan material longsor yang dihuni oleh 16 KK atau 45 jiwa.</p>
<p>&#8220;Untuk Mawar 1 ada satu rumah yakni rumah yang kemarin ada korban jiwa tepatnya, di kawasan Batang Asahan, Jorong Mawar satu,&#8221; jelas Gamal.</p>
<p>Kepala jorong menyebut, jika 14 rumah yang saat ini tertimbun masih menunggu bantuan alat berat.</p>
<p>&#8220;Alat berat sebenarnya sudah sampai pada Rabu malam lalu, namun masih belum maksimal, karena masih banyak rumah yang butuh bantuan alat berat,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Gamal menjelaskan, para korban longsor saat ini bertahan di rumah kerabat dan keluarga terdekat ataupun tetangga. Sedangkan warga yang rumahnya tidak begitu parah berusaha bertahan di rumah mereka masing masing.</p>
<p>&#8220;Mana yang bisa ditempati, sudah ditempati meski darurat. Misal yang bisa ditempati bagian dapur, mereka menempati dapur itu,&#8221; ujar Gamal.</p>
<p>Gamal menjelaskan, karena kondisi cuaca hingga saat ini tidak menentu dan masih didominasi hujan, warga cemas terjadi longsor susulan. Terutama warga yang rumahnya berada di lokasi rawan longsor.</p>
<p>&#8220;Hampir pada umumnya warga kita bermukim di area perbukitan dengan tebing di sisi belakang atau samping rumah. Kita sudah keluarkan imbauan baik di masjid, mushollah, agar warga meningkatkan kewaspadaan, terutama jika hujan lebat terjadi pada malam hari,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Selain menyebabkan banyak rumah yang terdampak material, longsor juga menimpa fasilitas umum seperti dinding Sekolah Dasar (SD) 36 Lubukjantan.</p>
<p>Selain itu longsor juga menimpa akses jalan di beberapa titik seperti di Batang Jungkang, dan Puangan.</p>
<p>Material memenuhi jalan dan tidak bisa dilewati kendaraan roda empat, namun masih bisa dilalui kendaraan roda dua setelah warga dibantu pihak pemerintah nagari, polisi, dan TNI membersihkan material jalan dengan alat seadanya.</p>
<p>Gamal menyebutkan, untuk saat ini bantuan sembako sudah disalurkan dari Dinas Sosial Tanah Datar kepada warga terdampak.</p>
<p>&#8220;Mudah-mudahan tidak terjadi bencana susulan, dan semoga kondisi ini cepat bisa ditangani,&#8221; tutupnya. <strong>(eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/150-kepala-keluarga-di-jorong-mawar-1-dan-2-bermukim-di-kawasan-rawan-longsor/">150 Kepala Keluarga di Jorong Mawar 1 dan 2 Bermukim di kawasan Rawan Longsor</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>34 Rumah Rusak Akibat Puting Beliung dan Pohon Tumbang di Tanah Datar</title>
		<link>https://prokabar.com/34-rumah-rusak-akibat-puting-beliung-dan-pohon-tumbang-di-tanah-datar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Jun 2022 05:34:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#atar]]></category>
		<category><![CDATA[#bencanaalam]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#PohonTumbang]]></category>
		<category><![CDATA[#TanahDatar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=104421</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar- Sebanyak 34 rumah rusak akibat angin kencang atau puting beliung dan pohon tumbang yang melanda wilayah Tanah Datar, Senin (13/6) kemarin....</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/34-rumah-rusak-akibat-puting-beliung-dan-pohon-tumbang-di-tanah-datar/">34 Rumah Rusak Akibat Puting Beliung dan Pohon Tumbang di Tanah Datar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar-</strong> Sebanyak 34 rumah rusak akibat angin kencang atau puting beliung dan pohon tumbang yang melanda wilayah Tanah Datar, Senin (13/6) kemarin. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanah Datar mengaku jika kerusakan yang ditimbulkan itu ada yang rusak ringan, sedang dan berat.</p>
<p>&#8221; untuk kategori kerusakannya ada yang ringan, sedang dan berat. Meski demikian, untuk jumlah pastinya tentu nanti akan melalui verifikasi dari dinas dinas terkait,&#8221; kata Yusnen, Kalaksa BPBD Tanah Datar saat ditemui di Jorong Lareh Nan Panjang, Kenagarian Atar, Kecamatan Padang Gantiang, Selasa (14/6).</p>
<p>Yusnen menyebut, total keseluruhan yang rusak, diantaranya 33 rumah di Kecamatan Padang Gantiang, dimana 31 rumah di Nagari Atar tepatnya di Jorong Lareh Nan Panjang, dan 2 rumah di Nagari Padang Gantiang. Sedangkan, 1 rumah ada di Jorong Kubang Landai, Nagari Saruaso, Tanjung Emas.</p>
<p>&#8221; untuk penanganannya sudah kita lakukan sejak malam tadi. Sampai saat ini, petugas kita mulai dari BPBD, Satgas Nagari masih melakukan pembersihan material seperti pohon tumbang yang masih menimpa bangunan pemukiman, kandang ayam dan lainnya,&#8221; ucapnya lagi yang saat itu turut didampingi Camat Padang Gantiang Ronal Satria dan Dandramil Tanjung Emas Padang Gantiang, Letda Inf Mardison.</p>
<p>Adapun bagi korban bencana angin puting beliung dan pohon tumbang, katanya akan diusahakan untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah kabupaten Tanah Datar setelah dilakukan verifikasi data terdampak oleh pihak pihak terkait.</p>
<p>&#8221; yang menentukan tidak BPBD saja, nanti ada timnnya (verifikasi bantuan). Masyarakat kami minta juga untuk bersabar dulu,&#8221; tutupnya.</p>
<p>Sementara itu, Walinagari Atar menyampaikan jika kondisi masyarakat yang terdampak bencana saat ini dalam kondisi baik. Bagi warga yang rumahnya tak bisa dihuni umumnya mereka pindah ke rumah kerabat.</p>
<p>&#8221; Alhamdulillah semuanya sehat sehat, dan yang terdampak, mereka pindah dulu ke rumah kerabat,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Sementara itu, perantau Nagari Atar turut prihatin dengan bencana alam puting beliung dan pohon tumbang yang menimpa sanak keluarga di kampung. Bagaimanapun, perantau akan turut membantu sanak keluarga yang terdampak bencana ini nantinya.</p>
<p>&#8221; nanti kami atas nama perantau, pasti ada partisipasi untuk membantu warga kita. Harapan kita, nantinya akan terbantu. Pengalaman kita selama ini, perantau selalu peduli, ada kebakaran, kami bantu. Ada yang sakit kami bantu. Itulah perhatiannya perantau Atar, &#8221; ucap Yusparman ketua iwatar nusantara yang didampingi Hasan Basri, sesepuh perantau Pekanbaru Riau. <strong>(eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/34-rumah-rusak-akibat-puting-beliung-dan-pohon-tumbang-di-tanah-datar/">34 Rumah Rusak Akibat Puting Beliung dan Pohon Tumbang di Tanah Datar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>TRC Semen Padang dan Basarnas Selamatkan 7 Korban Terperangkap Air Bah</title>
		<link>https://prokabar.com/trc-semen-padang-dan-basarnas-selamatkan-7-korban-terperangkap-air-bah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Sep 2021 12:12:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Basarnas]]></category>
		<category><![CDATA[#bencanaalam]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#PTSemenPadang]]></category>
		<category><![CDATA[#trcsemenpadang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=95295</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; Padang, Prokabar- Aksi Tim Reaksi Cepat (TRC) PT Semen Padang bersama tim Basarnas dalam mengevakuasi 7 orang korban yang tidak berani berenang saat...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/trc-semen-padang-dan-basarnas-selamatkan-7-korban-terperangkap-air-bah/">TRC Semen Padang dan Basarnas Selamatkan 7 Korban Terperangkap Air Bah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Padang, Prokabar-</strong> Aksi Tim Reaksi Cepat (TRC) PT Semen Padang bersama tim Basarnas dalam mengevakuasi 7 orang korban yang tidak berani berenang saat debit air sungai meningkat di bendungan Tarantang, Lubuk Kilangan, Kota Padang, pada Rabu (29/9) sore, diapresiasi banyak pihak.</p>
<p>Sekretaris Kecamatan Lubuk Kilangan Arliswandi bersama Kasi Tata Pemerintahan Yandri yang turut menyaksikan evakuasi tersebut, mengucapkan terimakasih kepada TRC Semen Padang dan Basarnas yang telah menyelamatkan 7 orang korban yang rata-rata berusia 10-15 tahun.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah, saya mewakili pihak kecamatan berterimakasih kepada TRC Semen Padang dan Basarnas yang telah menyelamatkan semua korban. Saya salut, sekaligus bangga dengan kerja keras TRC Semen Padang dan Basarnas dalam menyelamatkan para korban,&#8221; katanya.</p>
<p>Hal yang sama juga disampaikan Lurah Tarantang Seprizal. Mewakili keluarga masing-masing korban, ia pun juga mengucapkan terimakasih kepada TRC Semen Padang dan Basarnas. &#8220;Terimakasih TRC Semen Padang dan Basarnas, semoga kejadian ini tidak lagi terulang dan bisa menjadi pelajaran bagi masyarakat Tarantang untuk tidak mandi-mandi di sungai saat hujan,&#8221; katanya.</p>
<p>Ia menjelaskan, para korban ini terperangkap di pulau tersebut, karena sorenya mereka mandi-mandi di bendungan Tarantang. Saat itu hari hujan lebat. Saat mereka tengah asik mandi, tiba-tiba air bah datang dari hulu sungai, sehingga mereka menyelamatkan diri ke pulau kecil tersebut.</p>
<p>&#8220;Mengetahui kejadian itu, beberapa warga langsung menghubungi pihak TRC Semen Padang dan Basarnas. Evakuasi para korbana memakan waktu yang cukup lama. Sebab, hujan yang tidak kunjung reda membuat debit air sungai tidak kunjung surut. Para korban baru bisa dievakuasi pukul 10.00 malam,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, salah seorang relawan TRC Semen Padang Febrian Ramadhan yang terlibat langsung dalam mengevakuasi para korban mengatakan, evakuasi para korban berlangsung selama 1 jam. Upaya evakuasi dilakukan melalui water rescue, yaitu dengan membentangkan tali di atas sungai. &#8220;Setelah tali dibentangkan, saya bersama Basarnas langsung segera mengevakuasi korban,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurut pengakuan salah seorang korban, sebut Febrian, awalnya mereka mandi-mandi di bendungan tersebut sebanyak 8 orang dan semuanya ketika air bah datang, langsung menyelamatkan diri ke pulau kecil di dekat bendungan tersebut. Begitu mereka selamat, 1 dari 8 orang itu pergi menelusuri ujung timur pulau tersebut.</p>
<p>Dengan beraninya, dia pun melompat ke sungai lalu berenang menyusuri hilir sungai dengan selamat. Sedangkan 7 orang yang terjebak, tidak berani berbuat apapun selain minta tolong. &#8220;Jadi, 1 dari 8 korban inilah yang memberitahu warga kalau ada yang terjebak di pulau,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Kepala Unit Humas &amp; Keskeretariatan PT Semen Padang Nur Anita Rahmawati mengatakan, relawan TRC Semen Padang dikirim untuk mengevakuasi korban, karena para relawan tersebut telah dibekali perusahaan berbagai pengetahuan tentang penyelamatan, seperti water rescue dan vertical rescue.</p>
<p>Kemudian bagi perusahaan, aksi TRC Semen Padang itu juga merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat lingkungan. Sebab, mereka yang jadi korban itu merupakan masyarakat Tarantang yang sejatinya, adalah bagian dari masyarakat lingkungan perusahaan.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah, berkat kerja keras relawan TRC Semen Padang yang berkalaborasi dengan Basarnas, para korban bisa dievakuasi dengan selamat,&#8221; kata Nur Anita.</p>
<p>Anita juga menyampaikan bahwa TRC Semen Padang dibentuk perusahaan, karena Padang dan Sumbar pada umumnya merupakan daerah rawan bencana. Dan tentunya, melalui TRC Semen Padang, perusahaan ingin berperan aktif disetiap kebencanaan. <strong>(rls/eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/trc-semen-padang-dan-basarnas-selamatkan-7-korban-terperangkap-air-bah/">TRC Semen Padang dan Basarnas Selamatkan 7 Korban Terperangkap Air Bah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>XL Axiata Salurkan Bantuan dan Layanan Gratis Bagi Korban Bencana Alam di NTT dan Jawa Timur</title>
		<link>https://prokabar.com/xl-axiata-salurkan-bantuan-dan-layanan-gratis-bagi-korban-bencana-alam-di-ntt-dan-jawa-timur/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Apr 2021 03:33:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#bencanaalam]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#jawatimur]]></category>
		<category><![CDATA[#ntt]]></category>
		<category><![CDATA[#XL]]></category>
		<category><![CDATA[#xlaxiata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=85628</guid>

					<description><![CDATA[<p>Surabaya, Prokabar — Tim PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) menyalurkan bantuan bagi korban bencana alam badai Seroja di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/xl-axiata-salurkan-bantuan-dan-layanan-gratis-bagi-korban-bencana-alam-di-ntt-dan-jawa-timur/">XL Axiata Salurkan Bantuan dan Layanan Gratis Bagi Korban Bencana Alam di NTT dan Jawa Timur</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>Surabaya, Prokabar —</strong> Tim PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) menyalurkan bantuan bagi korban bencana alam badai Seroja di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan gempa bumi di Jawa Timur.</p>
<p class="p1"><span class="s2">Selain bantuan dalam bentuk barang yang masing-masing telah dikirimkan sejak pekan lalu, XL Axiata juga memberikan layanan bebas biaya untuk telepon dan SMS di area-area yang terdampak kedua bencana tersebut. </span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Di sisi lain, tim teknis di lapangan terus berjuang untuk memulihkan jaringan yang terdampak bencana, terutama di sejumlah area di NTT.   </span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Group Head XL Axiata Region East, Dodik Ariyanto mengatakan, Awal pekan lalu pihaknya telah mengirimkan bantuan melalui Posko TNI AL Peduli di Surabaya, berupa sembako dan bahan makanan lainnya, air mineral, obat-obatan, selimut, tikar, dan </span><span class="s3">pampers</span><span class="s2">. </span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Mengingat area terdampak bencana di NTT yang sulit dijangkau, baik berupa kepulauan juga banyaknya infrastruktur yang porak poranda, maka pihaknya memutuskan untuk bekerja sama dengan TNI AL.</span></p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-85629" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/04/5ABE92BE-231A-436F-8B38-B62DB9FB94DB.jpeg" alt="" width="780" height="520" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/04/5ABE92BE-231A-436F-8B38-B62DB9FB94DB.jpeg 780w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/04/5ABE92BE-231A-436F-8B38-B62DB9FB94DB-300x200.jpeg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/04/5ABE92BE-231A-436F-8B38-B62DB9FB94DB-768x512.jpeg 768w" sizes="(max-width: 780px) 100vw, 780px" /></p>
<p class="p1"><span class="s2">“Kapal TNI AL yang mengangkut bantuan tersebut telah berangkat pada 10 April 2021, dan telah sampai dan segera dibagikan di Pulau Lembata, salah satu area yang paling parah dihantam badai pada 14 April 2021.” ungkapnya melalui keterangan tertulis, Sabtu (17/4).</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Dodik menambahkan, selain dalam bentuk barang, XL Axiata juga mencoba meringankan beban masyarakat yang menjadi korban bencana dengan layanan bebas biaya dan </span><span class="s3">unlimited </span><span class="s2">untuk menelepon dan SMS. </span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Jadi, warga yang juga pelanggan XL, AXIS, dan XL Prioritas bisa menelepon dan kirim SMS ke sesame nomor XL Axiata. Sementara itu, untuk menelepon dan SMS ke nomor operator lain, pelanggan bisa mendapatkan 10 menit nelpon dan 10 SMS gratis. </span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Selain itu, pelanggan juga masih mendapatkan kuota data sebesar 500 MB selama 4 hari dengan mengakses *505#. Program ini berlaku untuk periode 15-18 April 2021 dan berlaku di lokasi bencana, baik di NTT maupun di Jawa Timur.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">“Layanan khusus untuk menelepon dan SMS tersebut selain untuk masyarakat korban bencana di NTT, juga untuk masyarakat korban gempa di Jawa Timur. Untuk NTT, layanan berlaku di 22 kota/kabupaten di seluruh provinsi tersebut. </span></p>
<p class="p1"><span class="s2">“Sedangkan di Jawa Timur, berlaku di delapan kota/kabupaten yang terdampak gempa. Kami berharap, masyarakat dan pelanggan yang di area-area tersebut bisa memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin guna mendukung proses recovery. Tentu layanan gratis ini juga bisa dimanfaatkan oleh aparat membantu pemulihan di kedua daerah, “ lanjut Dodik.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Terkait kondisi jaringan pasca bencana di NTT, XL Axiata terus memperluas pemulihan jaringannya di area terdampak bencana. </span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Pemulihan jaringan listrik dan infrastruktur jalan juga jembatan di banyak area juga sangat membantu pemulihan jaringan telekomunikasi dan data. Sementara itu, jaringan di wilayah terdampak bencana gempa Jawa Timur tidak sampai mengganggu jaringan XL Axiata. (<strong>rel</strong>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/xl-axiata-salurkan-bantuan-dan-layanan-gratis-bagi-korban-bencana-alam-di-ntt-dan-jawa-timur/">XL Axiata Salurkan Bantuan dan Layanan Gratis Bagi Korban Bencana Alam di NTT dan Jawa Timur</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hujan Deras, Longsor dan Sungai Meluap Terjadi di Tanah Datar</title>
		<link>https://prokabar.com/hujan-deras-longsor-dan-sungai-meluap-terjadi-di-tanah-datar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Nov 2019 04:13:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#banjir]]></category>
		<category><![CDATA[#bencanaalam]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[#TanahDatar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=52580</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Tanah Datar, sejak minggu malam (24/11), mengakibatkan beberapa wilayah terdampak bencana banjir, longsor, dan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hujan-deras-longsor-dan-sungai-meluap-terjadi-di-tanah-datar/">Hujan Deras, Longsor dan Sungai Meluap Terjadi di Tanah Datar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar —</strong> Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Tanah Datar, sejak minggu malam (24/11), mengakibatkan beberapa wilayah terdampak bencana banjir, longsor, dan kerusakan pintu air akibat tingginya debit air. Berdasarkan informasi yang diperoleh prokabar.com, longsor terjadi di Jorong Kapuah, Nagari Bungo Tanjuang, Kecamatan Batipuah.</p>
<p>Akibat longsor itu, badan jalan di Jorong tersebut tertutup material tanah. Kondisi saat ini, badan jalan hanya bisa dilewati separuh saja dan sebagian lainnya terutup oleh material.</p>
<p>Selain itu, dampak hujan deras juga terjadi di Nagari Sumpur. Dimana, akibat curah hujan yang tinggi berakibat meluapnya air batang Sumpur. Air memasuki pemukiman penduduk, dan bendungan yang dibangun oleh pemerintah pun mengalami kerusakan.</p>
<p>&#8220;Kami berharap supaya secepatnya pihak dari kabupaten melihat langsung kondisinya ke bawah,&#8221; tulis salah seorang warga.</p>
<p>Di kecamatan Salimpaung, tingginya debit air juga membuat kapalo banda mengalami kerusakan. Kapalo banda tempat pengatur air yang sebelumnya berdiri kokoh, kni kondisinya ambruk dan menutupi daerah aliran air.</p>
<p>Selain itu, dampak lain dari buruknya cuaca juga terjadi di Jorong Jati Tunggal, Nagari Buo. Dimana longsor melanda areal persawahan milik Andre Adnan. Menurut warga setempat, selain hujan deras yang melanda, longsoran juga terjadi akibat pengerukan proyek irigasi batang sinamar.</p>
<p>&#8220;Persoalannya selain hujan deras, dulu ada pengerukan proyek irigasi batang sinamar. Sudah banyak longsoran longsoran akibat proyek itu,&#8221; ujar Yulkus Manto. (<b>eym</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hujan-deras-longsor-dan-sungai-meluap-terjadi-di-tanah-datar/">Hujan Deras, Longsor dan Sungai Meluap Terjadi di Tanah Datar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Banjir Landa Sejumlah Titik Di Tanjung Mutiara, Ada Jembatan Putus Juga</title>
		<link>https://prokabar.com/banjir-landa-sejumlah-titik-di-tanjung-mutiara-ada-jembatan-putus-juga/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Oct 2019 13:15:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#banjir]]></category>
		<category><![CDATA[#bencanaalam]]></category>
		<category><![CDATA[#BPBD]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=49613</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanjung Mutiara, Prokabar — Bencana banjir melanda dua nagari di Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Selasa (22/10). Meski bencana sempat memutus dua akses jalan dan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/banjir-landa-sejumlah-titik-di-tanjung-mutiara-ada-jembatan-putus-juga/">Banjir Landa Sejumlah Titik Di Tanjung Mutiara, Ada Jembatan Putus Juga</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanjung Mutiara, Prokabar — </strong>Bencana banjir melanda dua nagari di Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Selasa (22/10). Meski bencana sempat memutus dua akses jalan dan merendam puluhan hektar sawah, juga merendam rumah warga sekitar 50 unit rumah.</p>
<p>&#8220;Terkait curah hujan yang cukup tinggi, Selasa 22 Oktober 2019, membuat sejumlah titik mengalami banjir. Terutama di Nagari Tiku Utara dan Nagari Tiku Selatan,&#8221; ungkap Muhammad Lutfi, melalui Kabid KL BPBD Agam, Wahyu Bestari kepada Prokabar.com.</p>
<p>Dampak buruk banjir pertama terjadi di Jorong Cacang Randah, Nagari Tiku Utara, Kecamatan Tanjung Mutiara. Curah hujan sangat tinggi pagi itu, memicu luapan air sehingga jalan terputus total sekitar 15 meter. &#8220;Masyarakat terpaksa menggunakan jalur alternatif jalan Padang Mati Aka diperkirakan jalur lebih jauh dibanding jalan biasa,&#8221; terangnya.</p>
<p>Dampak kedua, merusak jembatan penghubung dari Jorong Cacang Rendah ke Bukit Malintang berupa runtuhnya oprit jembatan sisi kiri dan kanan. Tidak hanya itu, di wilayah tersebut juga terendam sawah masyarakat sekitar 50 hektar, dengan ketinggian air 60 centimeter.</p>
<p>Banjir juga terjadi di Jorong Gasan Kaciak, Nagari Tiku Selatan, Kecamatan Tanjung Mutiara yang merendam sawah masyarakat seluas lebih kurang 10 hektar dan 50 unit rumah warga dengan ketinggian air 20 hingga 30 centimeter. Terakhir, Banjir di Jorong Sungai Nibuang, Nagari Tiku Selatan, Kecamatan Tanjung Mutiara merendam 20 hektar sawah dengan ketinggian air 50 centimeter.</p>
<p>Kami dari BPBD Kabupaten Agam berkoordinasi dengan pihak Kecamatan, Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Agam, Dinas PUTR Kabupaten Agam, Pemerintah Nagari dan Masyarakat untuk melakukan pendataan dan rencana penanganan darurat berupa pembuatan jembatan darurat,&#8221; pungkasnya.(<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/banjir-landa-sejumlah-titik-di-tanjung-mutiara-ada-jembatan-putus-juga/">Banjir Landa Sejumlah Titik Di Tanjung Mutiara, Ada Jembatan Putus Juga</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Pessel Diminta Tingkatkan Kewaspadaan, Ini Sebabnya</title>
		<link>https://prokabar.com/warga-pessel-diminta-tingkatkan-kewaspadaan-ini-sebabnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Oct 2019 00:30:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#bencanaalam]]></category>
		<category><![CDATA[#BPBD]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#hujan]]></category>
		<category><![CDATA[#Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[#musimhujan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=49399</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pesisir Selatan, Prokabar — Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni mengingatkan, mulai tingginya curah hujan sejak beberapa hari terakhir, termasuk juga di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel),...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/warga-pessel-diminta-tingkatkan-kewaspadaan-ini-sebabnya/">Warga Pessel Diminta Tingkatkan Kewaspadaan, Ini Sebabnya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>Pesisir Selatan, Prokabar —</strong> Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni mengingatkan, mulai tingginya curah hujan sejak beberapa hari terakhir, termasuk juga di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), harus disikapi dengan kewaspadaan oleh masyarakat.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Hal ini dikarenakan cukup tingginya kerawanan bencana banjir dan longsor yang bisa melanda daerah tersebut.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Untuk itu pihaknya telah meminta kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama camat dan walinagari, melakukan pemetaan wilayah sesuai dengan potensi bencana yang dimiliki.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Tujuanya agar dampak korban yang ditimbulkan oleh bencana sebagai mana potensi yang akan terjadi, bisa diminimalisir.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Agar penanganan maksimal bisa dilakukan, terutama sekali bila banjir dan logsor, maka kepada BPBD bersama camat dan walinagari, diminta supaya melakukan pemetaan wilayah rawan bencana,&#8221; katanya dikutip dari MC Pessel, Senin (21/10).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Lebih lanjut dirinya menyampaikan<span class="Apple-converted-space">  </span>kerawanan bencana itu muncul karena di Pessel terdapat 19 aliran sungai. Semua aliran sungai itu memiliki kecuraman yang cukup tinggi karena berhulu di sepanjang gugusan Bukit Barisan pada Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Ke-19 aliran sungai ini, melewati 15 kecamatan yang ada mulai dari utara hingga ke selatan. Dari 19 aliran sungai ini, sebanyak 18 aliran dinyatakan rawan meluap karena memiliki tumpukan sendimen dan juga berbelok,&#8221; jelasnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selain BPBD, camat dan walinagari, dia juga memintak kerjasama dari masyarakat sebagai informan jika terjadi kejadian bencana di wilayanya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Tujuanya agar bila bencana terjadi bisa dilakukan penanganan secara cepat. Ini tentu akan meminimalisir dampak korban jiwa, ataupun kerugian secara materil,&#8221; ingatnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pessel merupakan daerah yang memiliki pesisir pantai paling panjang di Sumbar, yakni 246,2 kilometer. Selain rawan terkena tsunami, Pessel juga rawan banjir dan tanah longsor. (*/<b>hdp</b>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/warga-pessel-diminta-tingkatkan-kewaspadaan-ini-sebabnya/">Warga Pessel Diminta Tingkatkan Kewaspadaan, Ini Sebabnya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 43/238 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/13 queries in 0.022 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 22:48:37 by W3 Total Cache
-->