<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#BankSampah Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/banksampah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/banksampah/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 11 Oct 2021 15:25:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#BankSampah Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/banksampah/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ini Rencana Bank Sampah Panca Daya Kedepannya </title>
		<link>https://prokabar.com/ini-rencana-bank-sampah-panca-daya-kedepannya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Oct 2021 15:25:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#adh]]></category>
		<category><![CDATA[#BankSampah]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[#padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=95958</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Usai menerima bantuan kendaraan operasional dari Deputi Bisnis PT Pegadaian,Sutrisno, pekan lalu. Bank Sampah Panca Daya yang berpusat di halaman belakang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-rencana-bank-sampah-panca-daya-kedepannya/">Ini Rencana Bank Sampah Panca Daya Kedepannya </a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar &#8211; </strong>Usai menerima bantuan kendaraan operasional dari Deputi Bisnis PT Pegadaian,Sutrisno, pekan lalu. Bank Sampah Panca Daya yang berpusat di halaman belakang kantor Camat Kuranji, berencana melakukan perluasan area gudang.</p>
<p>&#8220;Perluasan area gudang di halaman Bank Sampah Panca Daya kami targetkan tuntas dalam bulan ini,&#8221; sebut Mina Dewi Sukmawati.</p>
<p>&#8220;Ini untuk menampung sampah terpilah yang datang dari unit-unit Bank Sampah Panca Daya. Saat ini, sudah terdapat 11 unit Bank Sampah Panca Daya di Kecamatan Kuranji,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Setiap Nasabah yang juga anggota Bank Panca Daya sebelumnya juga telah diberikan edukasi, untuk memilah sampah, sebelum diantarkan ke Bank Sampah. Baik Bank Sampah Panca Daya Induk di halaman belakang Kantor Camat Kuranji, atau pun Unit-unit atau cabang-cabang Bank Sampah Panca Daya, yang berjumlah sebelas cabang di seluruh Kecamatan Kuranji, terus melakukan edukasi dari pintu ke pintu, agar masyarakat dapat memahami pentingnya memilah sampah sejak di rumah tangga.</p>
<p>Sekretaris Kecamatan Kuranji Nasdwi Yelli, meyakini, langkah pemilahan sampah dari rumah tangga merupakan cara efektif menanggulangi sampah di Kota Padang, dimana tak kurang 700 ton sampah per hari dihasilkan dari rumah tangga dan lainnya di Kota Padang.</p>
<p>&#8220;Semoga nantinya, dengan adanya kendaraan operasional, pengurus dan anggota atau nasabah Bank Panca Daya semakin termotivasi menyelamatkan lingkungan, melalui pemilahan sampah sejak dari rumah tangga,&#8221; sebut Nasdwi Yelli.</p>
<p><strong>Memasang Perangkap Sampah di 16 Titik Sekota Padang</strong></p>
<p>Kegiatan Bank Sampah Panca Daya lainnya yang juga telah dan masih terus berlangsung adalah membuat perangkap sampah, bekerjasama dengan Pangea Movement, sebuah NGO yang hadir di 120 negara, demi membantu masyarakat agar dapat menekan potensi sampah sungai.</p>
<p>Tak kurang enam belas titik dilakukan pemasangan perangkap sampah ini, dan telah sebelas titik yang terlaksana. Pemasangan dilakukan oleh relawan Bank Sampah Panca Daya berkolaborasi dengan relawan Pangea Movement.</p>
<p>Di Kecamatan Kuranji Perangkap sampah telah dipasang di kelurahan kuranji, kelurahan sungai sapih dan juga kelurahan Anduriang. <strong>(Adh)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-rencana-bank-sampah-panca-daya-kedepannya/">Ini Rencana Bank Sampah Panca Daya Kedepannya </a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kecamatan Kuranji Kini Punya Aplikasi Bank Sampah Digital</title>
		<link>https://prokabar.com/kecamatan-kuranji-kini-punya-aplikasi-bank-sampah-digital/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Aug 2020 23:30:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[#BankSampah]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[#padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=72300</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa me-launching secara resmi aplikasi digital &#8220;Bank Sampah Pancadaya&#8221; Kecamatan Kuranji, di halaman Kantor Camat Kuranji, kemarin...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kecamatan-kuranji-kini-punya-aplikasi-bank-sampah-digital/">Kecamatan Kuranji Kini Punya Aplikasi Bank Sampah Digital</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar — </strong>Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa me-launching secara resmi aplikasi digital &#8220;Bank Sampah Pancadaya&#8221; Kecamatan Kuranji, di halaman Kantor Camat Kuranji, kemarin (9/8).</p>
<p>Dirinya mengatakan, aplikasi bank sampah merupakan solusi dalam menjaga kebersihan lingkungan. Melalui aplikasi ini nasabah dapat menabung sampah dari rumah tanpa kesulitan lagi datang ke bank sampah, melalui layanan jemputan.</p>
<p data-reader-unique-id="5">&#8220;Yang paling menarik dari aplikasi bank sampah ini, saldo dari tabungan bank sampah dapat ditukarkan menjadi emas. Jadi, setiap sampah yang ditabungkan akan dinilai dengan uang perkilonya, yang pada akhirnya nanti dapat ditukarkan menjadi emas,&#8221; ujarnya dinukil dari Humas Padang.</p>
<p data-reader-unique-id="6">Lebih jauh dikatakan, aplikasi ini juga memungkin masyarakat untuk menemukan lokasi bank sampah lainnya di Kota Padang karena sudah terintegrasi dengan management aplikasi. Dalam aplikasi ini juga dilakukan penjualan produk hasil olahan sampah Bank Sampah Pancadaya.</p>
<p data-reader-unique-id="7">&#8220;Aplikasi Bank Sampah Pancadaya dapat di download melalui Google Play Store. Pada aplikasi tersebut telah tersedia beberapa fitur layanan yang akan memudahkan nasabah untuk menjadi member dari Bank Sampah Pancadaya ini,&#8221; ulas Wako.</p>
<p data-reader-unique-id="8">Dilanjutkannya, adapun jenis sampah yang dapat ditabungkan diantaranya, sampah organik, sampah plastik, sampah kertas, sampah B3 dan sampah residu. &#8220;Semoga dengan hadirnya aplikasi ini akan menjadi role model di Kota Padang sekaligus dapat menggerakkan ekonomi kerakyatan warga Kota Padang,&#8221; pungkas Wawako.</p>
<p data-reader-unique-id="9">Sementara itu, Camat Kuranji Eka Putra Bukhari mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan hari ini merupakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang dibawah oleh Universitas Taman Siswa (Unitas). Melalui program ini telah digelar pelatihan untuk nasabah Bank Sampah Pancadaya Kecamatan Kuranji yang saat ini berjumlah sekitar 400 orang.</p>
<p data-reader-unique-id="10">&#8220;Pelatihan ini akan dilanjutkan sampai Desember 2020. Hasil produk olahan sampah akan kita pasarkan melalui aplikasi Bank Sampah Pacadaya,&#8221; sebutnya.</p>
<p data-reader-unique-id="11">Dikesempatan yang sama, Ketua TP PKK Kecamatan Kuranji Fadilla Triksi mengatakan, PKK kecamatan Kuranji telah menjadi mitra Bank Sampah Panca Daya sejak 12 Desember 2017. Melalui kemitraan ini telah lahir berbagai produk-produk olahan sampah berbasis social technopreneur.</p>
<p data-reader-unique-id="12">&#8220;Untuk itu atas nama Ketua TPP PKK Kecamatan Kuranji mengucapkan terimakasih kepada Bank Sampah Pancadaya yang telah memberikan ruang bagi anggota TP PKK untuk bersinergi. Semoga ini dapat berkembang lagi dan berefek ke pangsa pasar yang lebih luas lagi,&#8221; jelasnya.</p>
<p data-reader-unique-id="13">Sementara itu, Pengurus Bank Sampah Pancadaya Dika mengatakan, aplikasi Bank Sampah Pancadaya belum diakses untuk saat sekarang karena dalam proses pengiriman ke Google Play Store. &#8220;Insha Allah dalam tiga hari kedepan sudah selesai dan bisa diakses di Google Play Store,&#8221; ujarnya. (*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kecamatan-kuranji-kini-punya-aplikasi-bank-sampah-digital/">Kecamatan Kuranji Kini Punya Aplikasi Bank Sampah Digital</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hebat, Mengumpulkan Sampah Bisa Menabung Emas, Kok Bisa?</title>
		<link>https://prokabar.com/hebat-mengumpulkan-sampah-bisa-menabung-emas-kok-bisa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Feb 2020 06:36:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[#BankSampah]]></category>
		<category><![CDATA[#gas]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#padang]]></category>
		<category><![CDATA[#UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=58902</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Saat ini problema sampah masih menjadi permasalahan di Indonesia, termasuk Ibukota Sumatera Barat. Penggunaan plastik secara berlebihan serta membuang sampah sembarangan manjadi...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hebat-mengumpulkan-sampah-bisa-menabung-emas-kok-bisa/">Hebat, Mengumpulkan Sampah Bisa Menabung Emas, Kok Bisa?</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar — </strong>Saat ini problema sampah masih menjadi permasalahan di Indonesia, termasuk Ibukota Sumatera Barat. Penggunaan plastik secara berlebihan serta membuang sampah sembarangan manjadi salah satu penyebabnya.</p>
<p>Namun apa jadinya jika sampah bisa dijadikan emas? Dan Bagaimana caranya?.</p>
<p>Siang itu Dewi tampak sibuk menulis dan mengawasi proses bongkar muat sampah plastik di halaman kantornya. Setiap ada barang yang masuk, dicatatnya.</p>
<p>Tiga orang anggotanya tampak sibuk menimbang serta memilah sampah sampah plastik yang baru saja diantar oleh nasabahnya.</p>
<p>Seperti itulah kegiatan di Bank Sampah Panca Daya, yang berlokasi di belakang Kantor Camat Kuranji, Kota Padang.</p>
<p>Hadirnya Bank Sampah Panca Daya ini memberi harapan bagi masyarakat ekonomi lemah untuk menabung emas.</p>
<p>Salah seorang anggota Bank Sampah Panca Daya Kuranji Padang, Nasya, mengaku mulai rajin memilih dan memilah sampah setelah adanya bank sampah tersebut.</p>
<p>Setelah dikumpulkan, Nasya mengumpulkan sampah-sampah itu setelah kemudian dijual dan ditabung menjadi emas.</p>
<p>“Selama ini saya cuma bermimpi punya tabungan emas. Alhamdulillah kini bisa jadi kenyataan,” kata dia.</p>
<p>Ia mengatakan, mulanya mencari dan mengumpulkan sampah. Sampah paling banyak dikumpulkannya berupa kardus. Dijual seharga Rp 1.200 hingga Rp 1.300 per kilogramnya.</p>
<p>Ia juga mengumpulkan botol air mineral, dan kertas, yang mempunyai nilai jual. Ini menjadi tambahan uang yang dapat ditabung menjadi emas. Ia tidak merasa malu saat mengumpulkan sampah sampah-sampah tersebut.</p>
<p>Nasya menilai, masalah sampah sampai sekarang belum bisa teratasi. Hadirnya bank sampah telah mengubah pola pikir masyarakat terhadap sampah.</p>
<p>Sementara, Ketua Bank Sampah Panca Daya, Mina Dewi Sukmawati, mengatakan hingga Januari 2020 anggotanya mencapai 232 orang. Terbanyak dari masyarakat Kuranji dan sekitarnya hingga kawasan Lubuk Begalung dan Lubuk Buaya.</p>
<p>&#8220;Selain masyarakat umum, para ASN kini juga banyak yang mengantarkan sampah dalam bentuk kertas ke sini,&#8221; kata Dewi, pada Singgalang, Rabu (15/1) di Bank Sampah Panca Daya yang lokasinya tepat di belakang Kantor Camat Kuranji Padang.</p>
<p>Dijelaskannya, bank sampah yang dia pimpin menerima semua sampah rumah tangga non organik, kecuali pempers dan pembalut. Semua sampah non organik itu bernilai uang dan bisa ditabungkan menjadi emas.</p>
<p>Dewi, jenis sampah paling banyak dijual adalah jenis plastik dan kardus. Sedangkan untuk nilai tabungan emas anggota terbanyak mencapai Rp1.800.000.</p>
<p>&#8220;Nilai Rp1.800.000 ini murni dari sampah. Anggota ini berasal dari Kalumbuk. Dia pengumpul kardus, karena suaminya ngampas,&#8221; terang Dewi.</p>
<p>Bank sampah buka setiap Senin, Rabu dan Jumat, pada pukul 09.00 WIB hingga 13.00 WIB. Jumlah petugas di bank sampah enam orang. (<b>gas</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hebat-mengumpulkan-sampah-bisa-menabung-emas-kok-bisa/">Hebat, Mengumpulkan Sampah Bisa Menabung Emas, Kok Bisa?</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Padang Selatan Upayakan Satu Kelurahan Satu Bank Sampah</title>
		<link>https://prokabar.com/padang-selatan-upayakan-satu-kelurahan-satu-bank-sampah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Jan 2020 23:15:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#BankSampah]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[#padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=57638</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Sampah bisa saja jadi sumber masalah, namun sebaliknya juga bisa menjadi berkah. Jadi masalah bila tidak dikelola dengan baik, jadi berkah bila...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/padang-selatan-upayakan-satu-kelurahan-satu-bank-sampah/">Padang Selatan Upayakan Satu Kelurahan Satu Bank Sampah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar — </strong>Sampah bisa saja jadi sumber masalah, namun sebaliknya juga bisa menjadi berkah. Jadi masalah bila tidak dikelola dengan baik, jadi berkah bila dimanfaatkan dan diberi sentuhan kreasi supaya menghasilkan nilai baru.</p>
<p>Begitu yang disampaikan Camat Padang Selatan Teddy Antonius memotivasi pegiat kebersihan lingkungan, saat meninjau sebuah bank sampah mandiri di Kelurahan Pasa Gadang, Selasa (21/01).</p>
<p>“Menjadikan sampah barang berharga melalui pemilahan akan lebih digalakkan lagi di Kecamatan Padang Selatan. Kita kampanyekan Gerakan Kurangi, Pisahkan, dan Manfaatkan sampah,” kata Teddy dilansir dari Humas Padang.</p>
<p>Menurut Teddy, gerakan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap program Pemko Padang yang mewajibkan 1 kelurahan 1 bank sampah. Hadirnya bank sampah di setiap kelurahan merupakan solusi ampuh untuk meminimalisir masalah sampah yang dirasakan masyarakat.</p>
<p>“Satu bank sampah di setiap kelurahan setidaknya akan menjawab permasalahan sampah. Apalagi muncul inisiatif masyarakat mendirikan bank sampah secara mandiri, maka sampah tidak lagi masalah melainkan jadi berkah,” ulas Teddy yang pernah meraih predikat camat berprestasi itu.</p>
<p>Dalam kunjungan ke Bank Sampah Mandiri Kelurahan Pasa Gadang itu, tidak pelak ia pun menyampaikan apresiasi. Pasalnya, bank sampah ini didirikan secara mandiri dan dikelola dengan baik. Saat ini sudah memperkerjakan 11 orang dengan pendapatan yang lumayan besar.</p>
<p>Saya mengapresiasi apa yang dilakukan oleh pengelola Bank Sampah Mandiri di Kelurahan Pasa Gadang. Di sini terlihat jelas sampah adalah berkah dan punya nilai ekonomi,” imbuhnya. <b>(*)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/padang-selatan-upayakan-satu-kelurahan-satu-bank-sampah/">Padang Selatan Upayakan Satu Kelurahan Satu Bank Sampah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Cara Pemkab Pessel Tekan Produksi Sampah Rumah Tangga</title>
		<link>https://prokabar.com/ini-cara-pemkab-pessel-tekan-produksi-sampah-rumah-tangga/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Sep 2019 05:35:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#BankSampah]]></category>
		<category><![CDATA[#DBD]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[#PesisirSelatan]]></category>
		<category><![CDATA[#Pessel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=45739</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pesisir Selatan, Prokabar — Untuk menurunkan produksi sampah rumah tangga, terutama sampah anorganik, pemerintah daerah kabupaten (Pemdakab) Pesisir Selatan (Pessel) melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH),...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-cara-pemkab-pessel-tekan-produksi-sampah-rumah-tangga/">Ini Cara Pemkab Pessel Tekan Produksi Sampah Rumah Tangga</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pesisir Selatan, Prokabar — </strong>Untuk menurunkan produksi sampah rumah tangga, terutama sampah anorganik, pemerintah daerah kabupaten (Pemdakab) Pesisir Selatan (Pessel) melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), akan programkan setiap nagari memiliki satu unit Bank Sampah.</p>
<div class="post-excerpt-detail">
<p>Kepala Dinas Linkungan Hidup (DLH) Pessel, Jumsu Trisno menjelaskan, kehadiran Bank Sambah itu tidak hanya bertujuan untuk menurunkan pasokan sampah produksi rumah tangga, tapi juga akan memberikan dampak positif bagi daerah dalam menciptakan lingungan yang bersih, serta juga terhindar dari sarang nyamuk penular penyakit Demam Berdarah Dangue (DBD).</p>
<p>&#8220;Tahun 2019 ini kita memprogramkan satu Nagari memiliki satu Bank Sampah. Upaya ini tidak saja bisa mengurangi produksi sampah rumah tangga. Tapi lebih dari itu juga akan memberikan dampak positif terhadap pengurangan tempat bersarangnya nyamuk penyebar virus DBD,&#8221; katanya dilansir dari MC Pessel, Rabu (4/9).</p>
<p>Hal itu bisa tercapai, sebab setiap rumah tangga akan melakukan pemilahan sampah yang bisa mendatangkan nilai uang melalui keberadaan Bank Sampah itu.</p>
<p>Dia menambahkan, untuk menciptakan program satu nagari satu Bank Sampah itu, sudah dilakukan sejak tiga tahun terkahir. Namun itu baru sebatas percontohan pada beberapa titik di Kecamatan IV Jurai, Batangkapas, Sutera, dan saat ini di Kecamatan Ranahpesisir.</p>
<p>Selain satu Nagari satu Bank Sampah, pihaknya juga menganjurkan pengadaan Bank Sampah itu disetiap sekolah, termasuk juga sestem pengelolaanya.</p>
<p>&#8220;Tujuanya agar sampah yang sudah terpisah menurut jenisnya itu, juga bisa diolah menjadi pupuk organik. Sedangkan yang anorganik bisa pula dulakukan daur ulang melalui penyaluran ke Bank Sampah yang ada,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Lebih jauh dijelaskan bahwa bagi nagari atau sekolah yang ingin belajar cara pengelolaan Bank Sampah, pihaknya bisa melakukan fasilitasi kepada Bank Sampah yang dinilai telah sukses melakukan pengembangan di daerah itu.</p>
<p>&#8220;Karena beberapa pengelolah Bank Sampah di daerah ini ada yang sukses melakukan pengembangan, sehingga bagi nagari, sekolah, bahkan perorangan yang ingin belajar, kita siap untuk memfasilitasinya,&#8221; tutup Jumsu. (*/<b>hdp</b>)</p>
</div>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-cara-pemkab-pessel-tekan-produksi-sampah-rumah-tangga/">Ini Cara Pemkab Pessel Tekan Produksi Sampah Rumah Tangga</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>OJK Gandeng BNI Canangkan Gerakan Menabung Sampah</title>
		<link>https://prokabar.com/ojk-gandeng-bni-canangkan-gerakan-menabung-sampah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 Oct 2018 01:24:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#BankSampah]]></category>
		<category><![CDATA[#bni]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#OJK]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=22621</guid>

					<description><![CDATA[<p>Nusa Dua, Prokabar — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggandeng PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI untuk mencanangkan Gerakan Ayo Menabung dengan Sampah sebagai...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ojk-gandeng-bni-canangkan-gerakan-menabung-sampah/">OJK Gandeng BNI Canangkan Gerakan Menabung Sampah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Nusa Dua, Prokabar — </strong>Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggandeng PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI untuk mencanangkan Gerakan Ayo Menabung dengan Sampah sebagai rangkaian Bulan Inklusi Keuangan Oktober Tahun 2018.</p>
<p>Otoritas Jasa Keuangan menunjuk BNI sebagai bank perintis atau First Mover dalam mengembangkan budaya menabung sekaligus mencintai lingkungan hidup melalui program menabung di Agen46 atau Agen Laku Pandai BNI. Warga dilatih untuk menjual sampahnya kepada Agen46, dan hasil penjualannya pun ditabungkan melalui Agen46 sebagai kepanjangan tangan BNI.</p>
<p>Pencanangan Gerakan Ayo Menabung dengan Sampah ini dilaksanakan di Gedung Olahraga Sunter, Jakarta, Selasa (30 Oktober 2018). Acara ini dihadiri oleh Anggota Dewan Komisioner OJK Tirta Segara, Kepala Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan OJK Sondang Marta Samosir, Direktur Manajemen Strategis, EPK, dan Kemitraan Pemerintah Daerah DKI dan Banten Duma Riana, Direktur Bisnis Ritel BNI Tambok P Setyawati, Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Aji, Perwakilan Dinas Pendidikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Momon Sulaiman, dan Walikota Jakarta Utara Syamsuddin Lologau.</p>
<p>Pada kesempatan tersebut, OJK menyerahkan buku edukasi kepada perwakilan sekolah, yang dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat Agen46 bagi Bank Sampah kepada perwakilan sekolah. Selain itu, BNI juga menyerahkan apresiasi kepada siswa berprestasi dalam bentuk tabungan BNI Simpanan Pelajar (SimPel) kepada 5 siswa berprestasi dari jenjang pendidikan SD, SMP dan SMA. Mereka antara lain Nabila Fauzia (SDN Sunter Agung 12, Juara 2 Mendongeng Festival Literasi Siswa Nasional Tingkat DKI Jakarta 2018), Winda Octaviani Fadilah (SMPN 21, Juara 1 OSN SMP Bidang IPS Provinsi DKI Jakarta), Ariya Dipankara (SMK 56, Juara 1 Bidang Software Aplikasi Internasiona dan Lomba Keterampilan SMK Tingkat DKI Jakarta 2018), dan M. Yudhan Azka (SMPN 173, Juara 1 Atletik Putra Tingkat Provinsi DKI Jakarta).</p>
<p>Kegiatan ini menghadirkan 200 siswa dari jenjang Pendidikan SD, SMP hingga SMA yang merupakan perwakilan dari seluruh siswa di Jakarta Utara dan 240 Kepala Sekolah  se-Jakarta Utara. Pada kesempatan ini dilakukan sosialisasi dan simulasi transaksi menabung dengan sampah yang diperagakan BNI dengan siswa SDN 01 Rawa Badak.  Selanjutnya sebagai penegasan status, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta Isnawa Aji menyerahkan beberapa Surat Keterangan Bank Sampah kepada Bank Sampah yang berada di beberapa sekolah.</p>
<p>&#8220;Suatu kehormatan bagi kami program ini akan segera diimplementasikan di seluruh sekolah negeri di Jakarta Utara dengan jumlah siswa 120.620 di 220 sekolah,&#8221; ujar Tambok.</p>
<p>Sebagai rangkaian penutup acara, juga dilakukan talk show dengan narasumber dari OJK, BNI Dinas Pendidikan dan Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta dimana para peserta yang hadiri diberikan kesempatan untuk melakukan dialog dan tanya jawab interaktif dengan para narasumber yang hadir. Kegiatan diakhiri dengan simulasi transaksi menabung yang dilakukan baik di mobil layanan BNI maupun di Bank Sampah Unit Sekolah yang sudah menjadi Agen46 oleh beberapa perwakilan siswa yang hadir.</p>
<p>Program Ayo Menabung dengan Sampah ini merupakan kombinasi program edukasi keuangan dengan kepedulian terhadap lingkungan serta menjadi bagian upaya pembentukan karakter anak yang pandai menabung dan cinta lingkungan.</p>
<p>“Program Ayo Menabung dengan Sampah merupakan salah satu first mover Dalam Strategi Keuangan Berkelanjutan untuk meningkatkan Inklusi Keuangan yang dicanangkan OJK,” ungkap Tambok.</p>
<p>Adapun BNI SimPel merupakan produk tabungan yang diinisiasi oleh OJK dan dikolaborasi bersama dengan BNI untuk segmen siswa, mulai usia tingkat PAUD hingga sekolah menengah tingkat atas atau yang setara. Fitur yang menarik dan persyaratan diharapkan dapat mendorong minat menabung dan edukasi menabung sejak dini bagi para siswa. Peran BNI dalam kolaborasi ini adalah memastikan adanya nilai tambah yang dapat diterima oleh seluruh siswa yaitu memberikan kemudahan bagi anak-anak tersebut untuk menabung melalui pemberian rekening yang dilengkapi berbagai fasilitas perbankan.</p>
<p>Khusus BNI SimPel, selain fitur standar melalui ATM, juga dilengkapi dengan fitur transaksi melalui SMS banking dan yap! (Your All Payment), sehingga para siswa mulai terbiasa dengan transaksi menggunakan mekanisme digital, mengikuti trend yang ada di market. (*/<b>hdp</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ojk-gandeng-bni-canangkan-gerakan-menabung-sampah/">OJK Gandeng BNI Canangkan Gerakan Menabung Sampah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tidak Punya Bank Sampah, Kinerja Kepsek Dipertanyakan</title>
		<link>https://prokabar.com/tidak-punya-bank-sampah-kinerja-kepsek-dipertanyakan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 May 2018 12:35:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#BankSampah]]></category>
		<category><![CDATA[#Batusangkar]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#Sekolah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/tidak-punya-bank-sampah-kinerja-kepsek-dipertanyakan/</guid>

					<description><![CDATA[<p>Batusangkar, Prokabar &#8211; Jika sekolah kotor, kepseknya ngapain saja. Jika tak ada bank sampah, maka kinerjanya dipertanyakan dan dicatat. Begitulah Kecamatan Limo Kaum di...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tidak-punya-bank-sampah-kinerja-kepsek-dipertanyakan/">Tidak Punya Bank Sampah, Kinerja Kepsek Dipertanyakan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Batusangkar, Prokabar &#8211;</b> Jika sekolah kotor, kepseknya ngapain saja. Jika tak ada bank sampah, maka kinerjanya dipertanyakan dan dicatat.</p>
<p>Begitulah Kecamatan Limo Kaum di Kabupaten Tanah Datar mencanangkan gerakan peduli sampah kepada sekolah dasar di kecamatan tersebut.</p>
<p>Gerakan ini dilatarbelakangi kian minimnya kesadaran masyarakat akan kebersihan lingkungan. Sebagai tahap awal, gerakan peduli sampah ini diterapkan mulai dari sekolah dasar se kecamatan Limo Kaum.</p>
<p>Diungkapkan Camat Limo Kaum, Afrizal jika gerakan peduli sampah ini murni dicanangkan setelah melihat kondisi lapangan. Sampah yang semestinya bisa didaur ulang, namun dibiarkan begitu saja. Padahal, sampah itu adalah uang.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/05/img-20180511-wa00511453721697.jpg" class="alignnone wp-image-6377 size-full" width="1280" height="720"></p>
<p>“Sebetulnya ini merupakan program masyarakat peduli lingkungan dengan salah satu kegiatannya gerakan siswa menabung sampah,” ujar Afrizal.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanah Datar, Abrar meminta seluruh kepala sekolah dasar dan SMP se Tanah Datar untuk membuat bank sampah di sekolah masing-masing. Kepala dinas-pun me warning jika hal tersebut tidak dilaksanakan maka akan berpengaruh terhadap penilaian kinerja kepala sekolah yang bersangkutan.</p>
<p>“Sekolah wajib memiliki timbangan sampah dan hal ini ditujukan agar anak anak didik sebagai penabung sampah dapat mengetahui berapa jumlah sampah yang telah mereka tabung,” ujar Abrar di hadapan kepala SD se-Kecamatan Limo Kaum.</p>
<p>Di sisi lain, Wakil Bupati Tanah Datar menyambut positif pencanangan kepedulian terhadap sampah yang. Saat ini, Pemkab melalui Dinas Lingkungan Hidup juga telah memiliki bank sampah induk yang siap menampung sampah yang berasal dari seluruh sekolah nantinya.</p>
<p>“Gerakan kepedulian terhadap sampah telah menjadi amanat permendiknas dan peraturan presiden. Jika sungguh sungguh dalam mengelola sampah, maka pengelola akan dapat menuai hasil. Selain itu, peduli terhadap sampah juga merupakan sebuah pembelajaran karakter terhadap siswa,” tutur Ketua DPD Golkar Tanah Datar ini.<b> (eym)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tidak-punya-bank-sampah-kinerja-kepsek-dipertanyakan/">Tidak Punya Bank Sampah, Kinerja Kepsek Dipertanyakan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 33/139 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/15 queries in 0.028 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 22:28:13 by W3 Total Cache
-->