<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#bangkok Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/bangkok/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/bangkok/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 15 Sep 2026 05:24:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#bangkok Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/bangkok/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>4 Tim Inovasi Semen Padang Siap Mengguncang Kompetisi Internasional di Bangkok dan Bali</title>
		<link>https://prokabar.com/4-tim-inovasi-semen-padang-siap-mengguncang-kompetisi-internasional-di-bangkok-dan-bali/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Sep 2026 05:24:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Bali]]></category>
		<category><![CDATA[#bangkok]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#kompetisiinternational]]></category>
		<category><![CDATA[#sepablock]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=136442</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar- Empat tim inovasi PT Semen Padang bersiap membawa karya perusahaan ke kompetisi internasional di Bangkok, Thailand, dan Bali. Keempat tim tersebut adalah SEPABLOCK,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/4-tim-inovasi-semen-padang-siap-mengguncang-kompetisi-internasional-di-bangkok-dan-bali/">4 Tim Inovasi Semen Padang Siap Mengguncang Kompetisi Internasional di Bangkok dan Bali</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar-</strong> Empat tim inovasi PT Semen Padang bersiap membawa karya perusahaan ke kompetisi internasional di Bangkok, Thailand, dan Bali. Keempat tim tersebut adalah SEPABLOCK, CIPITIH, BOF 8, dan VOLTAPRO.</p>
<p>Tim SEPABLOCK akan berlaga pada International Quality &amp; Productivity Convention (IQPC) di Bangkok pada 14–17 September 2026. Sementara tiga tim lainnya, yakni CIPITIH, BOF 8, dan VOLTAPRO, akan mengikuti Asia Pacific Quality Organization International Conference (APQOIC) di Bali pada 26–29 Oktober 2026.</p>
<p>Pelepasan keempat tim dilakukan Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar di Ruang Rapat Lantai I Kantor Pusat PT Semen Padang, Jumat (11/9/2026).</p>
<p>Pri mengatakan keikutsertaan keempat tim pada kompetisi internasional merupakan kesempatan untuk menunjukkan hasil inovasi sekaligus menguji kemampuan para inovator di tingkat global.</p>
<p>Ia meminta seluruh anggota tim mempersiapkan diri dengan baik, terutama dalam penguasaan materi, penyampaian manfaat inovasi, kekompakan, dan kemampuan berkomunikasi saat menghadapi dewan juri.</p>
<p>&#8220;Selain penguasaan materi, kekompakan tim dan kemampuan berkomunikasi juga menjadi bagian penting dalam menghadapi proses penilaian. Untuk itu, semua tim inovasi diminta untuk fokus sehingga bisa meraih predikat tertinggi di dua ajang internasional tersebut,&#8221; ujar Pri yang didampingi Direktur Keuangan Iskandar Z. Lubis serta sejumlah staf pimpinan di lingkungan PT Semen Padang.</p>
<p>Manajemen PT Semen Padang menargetkan hasil terbaik dari keikutsertaan tersebut. Tim SEPABLOCK ditargetkan meraih predikat Excellent pada IQPC, sedangkan CIPITIH, BOF 8, dan VOLTAPRO ditargetkan memperoleh predikat Four Stars pada APQOIC.</p>
<p>Namun, Pri menegaskan bahwa penghargaan bukan menjadi tujuan akhir dari pengembangan inovasi. Menurutnya, manfaat inovasi bagi perusahaan harus menjadi ukuran utama setelah sebuah karya mendapatkan pengakuan dalam kompetisi.</p>
<p>&#8220;Hal yang jauh lebih penting adalah bagaimana inovasi tersebut terus memberikan manfaat nyata bagi perusahaan,&#8221; katanya.</p>
<p>Karena itu, ia meminta setiap inovasi yang telah dikembangkan untuk terus dievaluasi, disempurnakan, dan dikembangkan sesuai kebutuhan operasional. Inovasi yang memiliki potensi penerapan di unit kerja lain juga diharapkan dapat direplikasi sehingga manfaatnya semakin luas.</p>
<p>&#8220;Pastikan inovasi terus diterapkan, dikembangkan, dan direplikasi di unit kerja lain sehingga memberikan efisiensi serta nilai tambah yang nyata bagi perusahaan,&#8221; tutur Pri.</p>
<p>Ia menambahkan, pengembangan inovasi ke depan diarahkan antara lain untuk mendukung efisiensi energi dan pencapaian operational excellence. Langkah tersebut dinilai penting di tengah tantangan industri semen yang mencakup biaya produksi, kebutuhan energi, perkembangan teknologi, dan persaingan pasar.</p>
<p>&#8220;Upaya menciptakan efisiensi menjadi semakin penting karena industri semen menghadapi berbagai tantangan, baik dari sisi biaya produksi, kebutuhan energi, perubahan teknologi, maupun ketatnya persaingan pasar. Dalam kondisi tersebut, kreativitas dan kemampuan melakukan perbaikan secara berkelanjutan menjadi kekuatan yang harus terus ditumbuhkan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Kepala Departemen Human Capital PT Semen Padang Iskandar Z. Taqwa mengatakan, keempat tim yang akan berlaga di kompetisi internasional tersebut telah melalui proses seleksi dan pembinaan secara berjenjang.</p>
<p>Keempat tim sebelumnya mengikuti Semen Padang Improvement Event (SPIE) 2024. Setelah menjadi tim terbaik pada ajang internal tersebut, mereka mewakili PT Semen Padang pada Temu Karya Mutu dan Produktivitas Nasional (TKMPN) 2025.</p>
<p>&#8220;Keberhasilan di tingkat internal tersebut mengantarkan mereka mewakili PT Semen Padang dalam Temu Karya Mutu dan Produktivitas Nasional (TKMPN) 2025. Pada kompetisi nasional tersebut, keempatnya kembali mencatatkan prestasi dengan meraih predikat Platinum dan Diamond sehingga terpilih untuk mewakili perusahaan pada ajang kompetisi internasional,&#8221; kata Iskandar.</p>
<p>Menurut Iskandar, persiapan menghadapi kompetisi internasional telah dilakukan sejak Mei hingga September 2026. Persiapan tersebut mencakup penyusunan proposal inovasi, abstrak, materi presentasi, penyempurnaan makalah, hingga pelatihan teknik presentasi.</p>
<p>&#8220;Para peserta juga mengikuti kelas bahasa Inggris sebagai bekal memaparkan inovasi dan menjawab pertanyaan dewan juri,&#8221; katanya.</p>
<p>Ia berharap rangkaian pembinaan tersebut dapat meningkatkan kesiapan para inovator, baik dalam penguasaan materi maupun kemampuan mempresentasikan inovasi di hadapan juri internasional.</p>
<p>&#8220;Semoga seluruh tim yang dikirim dapat tampil maksimal dan meraih target yang telah ditentukan perusahaan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Salah satu tim yang akan tampil di tingkat internasional adalah SEPABLOCK. Tim tersebut akan mempresentasikan inovasi berjudul &#8220;Inovasi Produk Hilir PT Semen Padang untuk Alternatif Revenue dan Mewujudkan Pembangunan Rumah Cepat, Murah, Berkualitas, serta Ramah Lingkungan&#8221; pada ajang IQPC di Bangkok.</p>
<p>Anggota Tim SEPABLOCK, Akhrilman Hasan, mengatakan kesempatan tampil di kompetisi internasional menjadi pengalaman penting bagi tim sekaligus kesempatan memperkenalkan karya inovasi PT Semen Padang kepada peserta dari berbagai negara.</p>
<p>&#8220;Ini menjadi kesempatan bagi kami untuk menunjukkan karya anak negeri dari PT Semen Padang di panggung dunia,&#8221; kata Akhrilman, didampingi anggota Tim SEPABLOCK lainnya, Darwan dan Junaidi.</p>
<p>Menurut Akhrilman, SEPABLOCK sebelumnya telah meraih penghargaan Platinum pada Semen Padang Improvement Event (SPIE) dan Diamond pada Temu Karya Mutu dan Produktivitas Nasional (TKMPN).</p>
<p>&#8220;Capaian dari kedua ajang sebelumnya menjadi motivasi bagi kami untuk tampil maksimal dan memberikan hasil terbaik pada IQPC,&#8221; ujarnya.</p>
<p>SEPABLOCK merupakan produk bata interlock yang dikembangkan untuk mendukung proses pembangunan rumah dengan waktu pengerjaan dan penggunaan material yang lebih efisien dibandingkan metode konstruksi konvensional.</p>
<p>Selain aspek efisiensi, Akhrilman mengatakan SEPABLOCK dirancang dengan karakteristik yang mendukung pembangunan di wilayah rawan gempa.</p>
<p>&#8220;SEPABLOCK merupakan produk bata interlock yang dirancang untuk mendukung pembangunan rumah secara lebih cepat dan efisien. Sistem pemasangannya juga memungkinkan penggunaan material yang lebih hemat dibandingkan metode konstruksi konvensional. Selain itu, karakteristik SEPABLOCK yang ramah gempa juga menjadikan produk ini sangat tepat diaplikasikan di wilayah rawan bencana gempa, termasuk Sumatera Barat,&#8221; ujarnya. <strong>(*/eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/4-tim-inovasi-semen-padang-siap-mengguncang-kompetisi-internasional-di-bangkok-dan-bali/">4 Tim Inovasi Semen Padang Siap Mengguncang Kompetisi Internasional di Bangkok dan Bali</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Fadli Zon : Penyelesaian Krisis Rohingya, Prasyarat terciptanya Masyarakat ASEAN Berkelanjutan</title>
		<link>https://prokabar.com/fadli-zon-penyelesaian-krisis-rohingya-prasyarat-terciptanya-masyarakat-asean-berkelanjutan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Aug 2019 13:03:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[#aipa]]></category>
		<category><![CDATA[#asean]]></category>
		<category><![CDATA[#bangkok]]></category>
		<category><![CDATA[#DPRRI]]></category>
		<category><![CDATA[#fadlizon]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=45061</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bangkok, Prokabar — Komitmen AIPA sebagai forum tertinggi parlemen ASEAN terhadap penyelesaian krisis Rohingya, adalah prasyarat terciptanya Masyarakat ASEAN Berkelanjutan. Itulah salah satu poin...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/fadli-zon-penyelesaian-krisis-rohingya-prasyarat-terciptanya-masyarakat-asean-berkelanjutan/">Fadli Zon : Penyelesaian Krisis Rohingya, Prasyarat terciptanya Masyarakat ASEAN Berkelanjutan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Bangkok, Prokabar —</strong> Komitmen AIPA sebagai forum tertinggi parlemen ASEAN terhadap penyelesaian krisis Rohingya, adalah prasyarat terciptanya Masyarakat ASEAN Berkelanjutan. Itulah salah satu poin yang disampaikan Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon saat berpidato sebagai Ketua Delegasi Parlemen Indonesia dalam 40th General Assembly of ASEAN Inter Parliamentary Assembly (AIPA), Senin (26/8), di Bangkok, Thailand.</p>
<p>Sidang AIPA tahun ini mengambil tema “Advancing Parliamentary Partnership for Sustainable Community.” Delegasi parlemen Indonesia memandang perlindungan kemanusiaan dan perdamaian, adalah isu sentral yang tak bisa dilepaskan dari agenda Sustainable Community.</p>
<p>Dirinya mengatakan Asia Tenggara saat ini terus berkembang sebagai kawasan yang menjadi mesin pendorong ekonomi global. “Meskipun demikian, ASEAN harus memastikan bahwa pembangunan yang sedang berlangsung ditopang fondasi yang kokoh. Belum tuntasnya krisis Rohingya di Myanmar, sebagai contoh, menandakan ASEAN belum bebas dari problem cukup mendasar. Masalah-masalah seperti ini perlu perhatian dan tak bisa diabaikan oleh forum parlemen seperti AIPA.&#8221; ungkapnya</p>
<p>Lebih lanjut ia menambahkan, menciptakan Sustainable Community akan mustahil bisa dibangun jika AIPA lemah dalam memperhatikan permasalahan kemanusiaan yang masih terjadi di kawasannya sendiri.</p>
<p>“Paradigma pembangunan masyarakat berkelanjutan juga tak bisa dipandang semata-mata melalui pendekatan ekonomi. Paradigma tersebut telah menuntut kita untuk memikirkan kepentingan generasi mendatang secara serius dari berbagai pendekatan. Termasuk pendekatan kemanusiaan yang menjamin keberlangsungan hidup jutaan masyarakat Rohingya yang masih tinggal di wilayah pengungsian. Dalam kerangka itu, respon AIPA sebagai forum parlemen tertinggi ASEAN terhadap krisis Rohingya, menjadi urgen untuk diperdebatkan.” sambungnya.</p>
<p>Untuk itu delegasi parlemen Indonesia mendesak agar AIPA berani memperhatikan krisis Rohignya secara serius. “Itu sebabnya, selama tiga tahun berturut-turut sejak 2017 hingga 2019, delegasi DPR RI terus mengusulkan resolusi Rohingya agar diadopsi menjadi resolusi resmi AIPA. Delegasi parlemen Indonesia bersikap bahwa tuntasnya krisis Rohingya menjadi prasyarat terciptanya Sustainable Community di ASEAN.&#8221; ujarnya.</p>
<p>Namun karena proses pengambilan keputusan di AIPA menganut sistem konsensus, yakni ketika ada satu negara yang tidak sepakat maka tak tercapailah kesepakatan, akhirnya resolusi terkait isu Rohingya selalu kandas di forum AIPA. “Dalam dua sidang AIPA terakhir ditambah dengan sidang AIPA tahun ini, Myanmar telah menggunakan dalih konsensus ini untuk menolak proposal resolusi kemanusiaan yang diajukan Indonesia. Ironisnya, sebagian besar delegasi AIPA juga memilih untuk bersandar pada mekanisme konsensus tersebut.” ungkapnya.</p>
<p>Dalam sidang AIPA kali ini delegasi DPR RI juga mengajukan draf resolusi penting lainnya, yaitu mengenai amandemen Statuta AIPA. Jika mekanisme pengambilan keputusan AIPA tak segera diubah, akibatnya akan ada banyak isu penting dan genting yang kerap diabaikan AIPA, hanya karena salah satu negara anggotanya keberatan, atau tidak menganggap penting persoalan tersebut.</p>
<p>Kasus Rohingya adalah contoh konkretnya. Dan kami delegasi parlemen Indonesia, tidak ingin hal semacam ini berulang. “Itu sebabnya kami mendorong agar AIPA mereformasi diri melalui amandemen statuta.” jelasnya</p>
<p>“Sekali lagi, delegasi parlemen Indonesia memandang ketegasan ini penting disampaikan di pertemuan tertinggi AIPA, agar AIPA tak sekedar menjadi forum seremoni dan basa-basi belaka.” tutupnya. (<b>rel/hdp</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/fadli-zon-penyelesaian-krisis-rohingya-prasyarat-terciptanya-masyarakat-asean-berkelanjutan/">Fadli Zon : Penyelesaian Krisis Rohingya, Prasyarat terciptanya Masyarakat ASEAN Berkelanjutan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 33/69 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.015 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 20:54:52 by W3 Total Cache
-->