<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#Bandung Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/bandung/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/bandung/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 08 Mar 2022 04:33:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#Bandung Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/bandung/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>STP Bandung Ingin Nagari Andaleh Sejahtera Lewat Pariwisata</title>
		<link>https://prokabar.com/stp-bandung-ingin-nagari-andaleh-sejahtera-lewat-pariwisata/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Mar 2022 04:33:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#andaleh]]></category>
		<category><![CDATA[#Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[#TanahDatar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=101383</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar- 6 orang mahasiswa yang didampingi 3 Orang Dosen, Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung melakukan Field Project Study (FPS) di Nagari Andaleh kecamatan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/stp-bandung-ingin-nagari-andaleh-sejahtera-lewat-pariwisata/">STP Bandung Ingin Nagari Andaleh Sejahtera Lewat Pariwisata</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar-</strong> 6 orang mahasiswa yang didampingi 3 Orang Dosen, Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung melakukan Field Project Study (FPS) di Nagari Andaleh kecamatan Batipuh Kabupaten Tanah Datar.</p>
<p>Field Project Study (FPS) itu dimulai tanggal 7 Maret sampai 31 Maret 2022.</p>
<p>Yessy akmaliza, Sekretaris Dinas Parpora Kabupaten Tanah Datar didampingi Kabid Pariwisata Efrison mengatakan kegiatan FPS di nagari Andaleh Kecamatan Batipuh merupakan tindaklanjut perjanjian kerjasama (MoU) antara Pemda Tanah Datar dengan Sekolah Tinggi (STP) yang telah ditandatangani oleh bupati Tanah Datar Eka Putra, di Bandung pada Januari 2022 lalu.</p>
<p>Menurut Efrison, dipilihnya Nagari Andaleh sebagai FPS karena Nagari tersebut memiliki potensi dan pesona wisata yang bernilai tinggi. Nagari Andaleh juga memiliki view yang indah, dan terkenal dengan Nagari bunga, karena hampir seluruh masyarakat berusaha di sektor bunga hias.</p>
<p>Selain itu, di daerah ini juga terdapat pohon Andalas yang sudah berusia ratusan tahun, bunga Raflesia Arnoldi. Keunggulan lain, Nagari Andaleh telah memiliki Master Plan dan DED pengembangan pariwisata nagari, yang diprakarsai oleh Nova Hendria, Anggota DPRD Tanah Datar.</p>
<p>lebih jauh dijelaskan bahwa, Kabupaten Tanah Datar satu satunya kabupaten kota di sumbar yang melakukan kerjasama dengan perguruan tinggi pariwisata dibawah binaan Kementerian Pariwiata Ekonomi Kreatif RI.</p>
<p>&#8221; FPS merupakan program ke dua STP di Tanah Datar, sebelumnya tanggal 27 Februari 2022 sudah dilaksanakan Coaching Clinic/ pembekalan pelaksanaan event yang profesional oleh STP Bandung kepada 14 nagari pelaksana satu nagari satu event,&#8221; kata Efrison.</p>
<p>Sementara itu Dr, Sumarydi MM, Dosen pembimbing FPS ketika menyampaikam kegiatan FPS merupakan penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa program studi Manajemen Destinasi Pariwisata STP Bandung sebagai penerapan konsep materi perkuliahan di Nagari Andaleh Kecamatan Batipuh.</p>
<p>&#8221; harapan kita pariwisata nagari Andaleh semakin maju dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,&#8221; tutupnya. <strong>(eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/stp-bandung-ingin-nagari-andaleh-sejahtera-lewat-pariwisata/">STP Bandung Ingin Nagari Andaleh Sejahtera Lewat Pariwisata</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Baru Setahun di Bandung, Sudah 43 Ribu Pengguna Layanan XL Home</title>
		<link>https://prokabar.com/baru-setahun-di-bandung-sudah-43-ribu-pengguna-layanan-xl-home/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Jul 2021 04:08:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[#Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#XL]]></category>
		<category><![CDATA[#xlaxiata]]></category>
		<category><![CDATA[#xlhome]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=91784</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bandung, Prokabar — Sejak diperkenalkan pada pertengahan Juni 2020 yang lalu di daerah Bandung Raya (Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/baru-setahun-di-bandung-sudah-43-ribu-pengguna-layanan-xl-home/">Baru Setahun di Bandung, Sudah 43 Ribu Pengguna Layanan XL Home</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong><span class="s1">Bandung, Prokabar — </span></strong><span class="s2">Sejak diperkenalkan pada pertengahan Juni 2020 yang lalu di daerah Bandung Raya (Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, dan Kabupaten Sumedang), Layanan internet fiber XL Home dari PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terus mengalami peningkatan hingga sekitar 200%.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Kebutuhan masyarakat atas layanan internet yang cepat dan stabil memang terus meningkat sejak pemberlakukan kegiatan bekerja dan belajar dari rumah selama masa pandemi. </span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Selain itu, peningkatan pelanggan di Bandung Raya juga terdorong oleh kebutuhan internet rumah yang cepat, stabil, dan terjangkau.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Direktur &amp; Chief Commercial Officer &#8211; Home and Enterprise XL Axiata, Abhijit Navalekar mengatakan, sejak awal telah memprediksi bahwa Bandung Raya sangat potensial secara bisnis mengingat sejak sebelum XL Home masuk sudah banyak permintaan dari masyarakat Bandung. </span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Masyarakat yang menanyakan kapan XL Home masuk Bandung bahkan cukup tinggi karena membutuhkan internet rumah yang berkualitas. </span></p>
<p class="p1"><span class="s2">“Hal ini menjadi salah satu pertimbangan saat kemudian setahun lalu kami benar-benar membuka XL Home di Bandung. Hasilnya, dalam masa satu tahun pertumbuhan pelanggan cukup tinggi, hingga hampir 200%, dan kami yakin akan bisa terus meningkat lagi mengingat tingkat kepuasan pelanggan yang tergolong tinggi juga.” ungkapnya lewat siaran pers, Jumat (30/7).</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Hingga saat ini layanan XL Home di Bandung Raya telah melayani lebih dari 43 ribu </span><span class="s3">homepass</span><span class="s2">, melonjak dari sekitar 14 ribu </span><span class="s3">homepass</span><span class="s2"> setahun lalu. </span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Dari sisi jangkauan layanan, XL Home di Bandung Raya telah melayani pelanggan di lebih dari 200 kelurahan/desa, di 70 kecamatan. </span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Jangkauan ini akan terus XL Axiata tingkatkan untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat Bandung Raya lainnya mengakses layanan internet rumah yang cepat dan stabil, plus tayangan hiburan berkualitas yang ada dalam satu paket XL Home.      </span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Pertumbuhan jumlah pelanggan XL Home di Bandung Raya kemungkinan masih akan terus meningkat seiring dengan semakin meningkatkan kebutuhan masyarakat atas jaringan internet rumah yang stabil dan cepat untuk mendukung aktivitas dan produktivitas masyarakat di tengah pandemi. </span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Selain itu, dari sisi produk, belum lama ini XL Axiata meluncurkan produk inovatif bernama “XL SATU Fiber”, yang menggabungkan layanan XL HOME dan XL Prabayar. </span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Dengan layanan baru ini, pelanggan dapat menikmati internet rumah super cepat berteknologi fiber optik dan mendapatkan kuota bersama, yang bisa dikelola dan dibagikan kepada anggota keluarga. </span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Selain itu, melalui XL SATU Fiber ini, seluruh anggota keluarga juga dapat menikmati fitur layanan berbagi kuota prabayar yang bisa digunakan ketika seluruh anggota keluarga sedang melakukan aktivitas di luar rumah. </span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Informasi lebih lengkap mengenai XL SATU Fiber bisa dicek di<a href="http://www.xl.co.id/xlsatu"><span class="s4"> </span></a><a href="https://satu.xl.co.id/"><span class="s4">satu.xl.co.id</span></a>. (<strong>rel</strong>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/baru-setahun-di-bandung-sudah-43-ribu-pengguna-layanan-xl-home/">Baru Setahun di Bandung, Sudah 43 Ribu Pengguna Layanan XL Home</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Point Lab Hadir Penuhi Kebutuhan Entrepreneur Muda di Kota Bandung</title>
		<link>https://prokabar.com/point-lab-hadir-penuhi-kebutuhan-entrepreneur-muda-di-kota-bandung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Feb 2020 15:14:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[#Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[#beb]]></category>
		<category><![CDATA[#coworkingspace]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=61047</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bandung, Prokabar — Dikenal sebagai destinasi pariwisata dan kota seni, perkembangan sektor ekonomi di Bandung juga berkembang pesat. Perkembangan inilah yang kini membuat kaum...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/point-lab-hadir-penuhi-kebutuhan-entrepreneur-muda-di-kota-bandung/">Point Lab Hadir Penuhi Kebutuhan Entrepreneur Muda di Kota Bandung</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Bandung, Prokabar —</strong> Dikenal sebagai destinasi pariwisata dan kota seni, perkembangan sektor ekonomi di Bandung juga berkembang pesat.</p>
<p>Perkembangan inilah yang kini membuat kaum milenial lebih memilih berkarya secara modern. Mereka yang aktif dan kreatif tidak tergiur dengan bekerja dengan waktu ketat dan di tempat seperti perkantoran.</p>
<p>Kebanyakan dari mereka lebih memilih berkarya dengan suasana yang nyaman. Meskipun kriteria kantor idaman kaum millennial berbeda dengan pendahulunya, tapi mereka juga tetap mengedepankan hard skill dan soft skill.</p>
<p>Memenuhi keinginan pebisnis muda yang modern inilah, PT Pos Properti Indonesia (anak perusahaan PT Pos Indonesia) menyediakan tempat nyaman bernama Point Lab Coworking Space.</p>
<p>Berada di Gedung Graha Pos lt 2, 5 dan 6 di Jalan Banda 30, Bandung, Point Lab menyediakan tempat bagi entrepreneur dan perusahaan start up yang berbeda berbagi ruang kerja untuk bekerja dengan design ruangan yang menarik.</p>
<p>Saat diresmikan, Point Lab Co-working memberikan suguhan yang sangat menarik mulai dari Workshop &#8220;Creativity is contagious&#8221; by Kenny Santana (@kartuposinsta), Travel Blogger dan juga hadir Aldi Saw (@aldisaw) &#8211; Content Creator IGS.</p>
<p>Juga dibuat ruang yang membahas Brew Your Own Coffee by Dani Hamdan, penulis buku “Coffee Karena Selera Tidak Dapat Diperdebatkan”.</p>
<p>Bahkan tak kalah menarik adalah topic Photography for Social Media Promotion by Dudi Sugandi, Photographer. Dan untuk materi How to create star up for business dihadirkan Ridwan Adhikersa dari Cubic.inc.</p>
<p>“Kami akan sangat berusaha memberikan ruang kerja yang nyaman bagi masyarakat Bandung khususnya para pengguna jasa co-working space, semoga dengan hadirnya Point Lab Co-working di kota Bandung, bisa turut memberikan kontribusi untuk menggiatkan para pebisnis ataupun bisa memenuhi kebutuhan para generasi millennial dalam berkarya bagi bangsa,&#8221; ujar Ir Handriani Tjatur Setijowati, MM selaku Direktur Utama PT. Pos Properti Indonesia.</p>
<p>&#8220;Sesuai dengan tujuan kami itu, kami pun akan mengembangkan diri dengan hadir dibeberapa kota berikutnya diwaktu dekat”, pungkasnya. (<b>beb</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/point-lab-hadir-penuhi-kebutuhan-entrepreneur-muda-di-kota-bandung/">Point Lab Hadir Penuhi Kebutuhan Entrepreneur Muda di Kota Bandung</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menhub Optimis Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Selesai 2021</title>
		<link>https://prokabar.com/menhub-optimis-proyek-kereta-cepat-jakarta-bandung-selesai-2021/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Feb 2020 12:21:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[#KeretaApi]]></category>
		<category><![CDATA[#keretacepat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=60584</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bandung, Prokabar — Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyatakan optimis proyek pembangunan Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung dapat diselesaikan pada akhir tahun 2021. “Kita tetap...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/menhub-optimis-proyek-kereta-cepat-jakarta-bandung-selesai-2021/">Menhub Optimis Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Selesai 2021</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Bandung, Prokabar — </strong>Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyatakan optimis proyek pembangunan Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung dapat diselesaikan pada akhir tahun 2021.</p>
<p data-reader-unique-id="6">“Kita tetap fokus menyelesaikan ini, 2021 akhir sudah beroperasi. Jadi saya tadi bicara dengan tim PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) tidak masalah, kita bisa optimalkan,” kata Menhub usai meninjau dua titik pengerjaan proyek di Purwakarta dan Rancaekek, Bandung, Minggu (23/2).</p>
<p data-reader-unique-id="7">Saat ini, dikatakan Menhub, progres pengerjaan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung sudah mencapai 44% sedangkan untuk pembebasan lahan sendiri sudah mencapai 99,96%. Ia menyebut masih ada sebidang tanah di daerah Bandung yang sedang dalam tahap konsinyasi.</p>
<p data-reader-unique-id="8">Pada kesempatan tersebut, Menhub berpesan kepada KCIC sebagai pelaksana proyek agar pekerjaan ini dapat diselesaikan tepat waktu.</p>
<p data-reader-unique-id="9">“Satu, harus <em data-reader-unique-id="10">ontime</em>. Yang kedua, mesti ada alih teknologi, dan ketiga adalah jaga hubungan dengan masyarakat banyak dan <em data-reader-unique-id="11">teamwork</em> harus diperhatikan,” ucapnya.</p>
<p data-reader-unique-id="12">Terkait dengan wabah virus Covid-19 atau corona yang khususnya melanda daratan Tiongkok, Menhub sudah berkoordinasi dengan KCIC dan memastikan bahwa proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung tetap berjalan sesuai rencana dengan memanfaatkan tenaga kerja lokal.</p>
<p data-reader-unique-id="13">Menhub mengapresiasi KCIC yang juga telah menjaga hubungan baik dengan masyarakat lokal dengan menempatkan sejumlah titik rumah pekerja dengan masyarakat lokal. Ia juga berharap dengan begitu hal ini juga akan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat.</p>
<p data-reader-unique-id="14">“Saya bangga dan senang ada suatu proyek kereta cepat pertama kali di Indonesia, ini dikerjakan (dengan skema pembiayaan) <em data-reader-unique-id="15">business to business</em> jadi artinya swasta Indonesia dengan swasta China. Ini merupakan proyek strategis yang kita inginkan karena tidak membebani APBN. Bayangkan ada Rp83 triliun yang masuk Indonesia dari swasta dalam proyek ini,” ucap Menhub.</p>
<p data-reader-unique-id="16">Lebih lanjut, Menhub mengatakan jika kereta cepat Jakarta-Bandung ini sukses kedepannya bukan tidak mungkin akan dilanjutkan hingga Surabaya.</p>
<p data-reader-unique-id="17">Sementara itu, Direktur Utama PT KCIC Chandra Dwiputra memastikan pihaknya telah mengantisipasi adanya sejumlah kondisi tanah yang rawan atau labil di beberapa titik di Jawa Barat.</p>
<p data-reader-unique-id="18">Selain faktor tanah, menurut Dirut KCIC, faktor cuaca ekstrem yang sedang terjadi akhir-akhir ini juga telah diantisipasi oleh PT KCIC sehingga diharapkan tidak akan mempengaruhi proses pengerjaan proyek.</p>
<p data-reader-unique-id="19">“Jadi yang rawan sudah kita mitigasi. Kita sudah antisipasi hal tersebut,” jelas Chandra.</p>
<p data-reader-unique-id="20">Sebagai informasi, saat ini PT KCIC tengah mengerjakan sebanyak 13 Tunnel atau terowongan Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Nantinya Kereta Cepat Jakarta Bandung akan memiliki panjang mencapai 142,3 km dengan empat stasiun pemberhentian, yakni Stasiun Halim, Karawang, Walini, hingga Tegalluar, Bandung.</p>
<p data-reader-unique-id="21">Dari jalur tersebut sebanyak 80 km dibangun layang atau <em data-reader-unique-id="22">elevated</em>. Sedangkan, sisa jalur Kereta Cepat Jakarta Bandung digarap di atas tanah yang di antaranya melalui tunnel atau terowongan yang menembus bukit.</p>
<p data-reader-unique-id="23">Dengan keberadaan Kereta ini, waktu tempuh Jakarta-Bandung akan lebih cepat yaitu sekitar 46 menit dengan kecepatan sekitar 350 km/jam.</p>
<p data-reader-unique-id="24">Selain Dirut KCIC Chandra Dwiputra, turut mendampingi Menhub dalam kunjungan kerja proyek Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung Dirjen Perkeretaapian Zulfikri, Staf Khusus Menhub Bidang Komunikasi Publik Adita Irawati dan sejumlah pejabat setempat. <b>(*)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/menhub-optimis-proyek-kereta-cepat-jakarta-bandung-selesai-2021/">Menhub Optimis Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Selesai 2021</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Listrik Jakarta &#8211; Bandung Padam, PLN Minta Maaf</title>
		<link>https://prokabar.com/listrik-jakarta-bandung-padam-pln-minta-maaf/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Aug 2019 07:03:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[#listrikpadam]]></category>
		<category><![CDATA[#PLN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=43408</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — PLN memohon maaf atas pemadaman yang terjadi akibat Gas Turbin 1 sampai dengan 6 Suralaya mengalami trip, sementara Gas Turbin 7...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/listrik-jakarta-bandung-padam-pln-minta-maaf/">Listrik Jakarta &#8211; Bandung Padam, PLN Minta Maaf</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — PLN memohon maaf atas pemadaman yang terjadi akibat</p>
<p>Gas Turbin 1 sampai dengan 6 Suralaya mengalami trip, sementara Gas Turbin 7 saat ini dalam posisi mati (Off). Selain itu Pembangkit Listrik Tenaga Gas Turbin Cilegon juga mengalami gangguan atau trip.</p>
<p>Gangguan ini mengakibatkan aliran listrik di Jabodetabek mengalami pemadaman.</p>
<p>“Kami mohon maaf sebesar-besarnya untuk pemadaman yang terjadi, saat ini upaya penormalan terus kami lakukan, bahkan beberapa Gardu Induk sudah mulai berhasil dilakukan penyalaan&#8221;Executive Vice President Corporate Communication &amp; CSR PLN I Made Suprateka.</p>
<p>Di Jawa Barat Jabar terjadinya gangguan pada Transmisi SUTET 500 kV mengakibatkan padamnya sejumlah Area sbb : Bandung, Bekasi, Cianjur, Cimahi, Cirebon, Garut, Karawang, Purwakarta, Majalaya, Sumedang, Tasikmalaya, Depok, Gunung Putri, Sukabumi dan Bogor.</p>
<p>“sekali lagi kami mohon maaf dan pengertian seluruh pelanggan yang terdampak akibat gangguan ini, kami berjanji akan melakukan dan mengerahkan upaya semaksimal mungkin untuk memperbaiki sistem agar listrik kembali normal” Tutup Made.</p>
<p>dari sisi perbaikan penyebab gangguan :<br />
&#8211; sudah dilaksanakan pengamanan GSW yang putus, dan penyalaan kembali GT di Suralaya.<br />
&#8211; akan dilaksanakan scanning assesmen kondisi GSW yang se type.<br />
&#8211; pengaturan beban dari UP2B untuk meminimalisir pemadaman. (<b>rel</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/listrik-jakarta-bandung-padam-pln-minta-maaf/">Listrik Jakarta &#8211; Bandung Padam, PLN Minta Maaf</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kunjungan ke Bandung, Ini yang ‘Didapat’ Komisi A DPRD Pasaman</title>
		<link>https://prokabar.com/kunjungan-ke-bandung-ini-yang-didapat-komisi-a-dprd-pasaman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Apr 2019 13:16:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[#DPRD]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=35471</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman, Prokabar — Komisi A DPRD Pasaman &#8216;menyapa&#8217; masyarakat Bandung, melalui kunjungan kerja ke DPRD setempat. Ternyata Bandung, jauh lebih maju dari pada Pasaman. Di...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kunjungan-ke-bandung-ini-yang-didapat-komisi-a-dprd-pasaman/">Kunjungan ke Bandung, Ini yang ‘Didapat’ Komisi A DPRD Pasaman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>Pasaman</strong>, <strong>Prokabar — </strong></span><span class="s1">Komisi A DPRD Pasaman &#8216;menyapa&#8217; masyarakat Bandung, melalui kunjungan kerja ke DPRD setempat. Ternyata Bandung, jauh lebih maju dari pada Pasaman. Di segala bidang. Terutama dalam implementasi tugas pokok dan fungsi DPRD.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Ini kita dapat usai melakukan kunjungan kerja ke sana. Bandung benar-benar maju, jauh tertinggal jika dibanding kita,&#8221; kata Ketua Komisi A DPRD Pasaman, M. Mardinal, Kamis (25/4).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Salah satu kunci kemajuan Bandung, ialah keharmonisan antara anggota dewan dan pemerintah setempat. &#8220;Istilahnya, mereka seiya sekata. Ini yang sangat perlu diterapkan di Pasaman,&#8221; kata M. Mardinal.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Diakui Mardinal, selain seiya sekata, kunci majunya Bandung juga karena terlaksananya kewajiban daerah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang melakukan pembahasan terhadap rancangan peraturan daeran. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Yang kemudian rancangan itu diawasi pihak DPRD sesuai dengan ruang lingkup tugas komisi,&#8221; lanjut Mardinal.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Ada<span class="Apple-converted-space">  </span>tiga tugas serta fungsi dari angota dewan, mulai dari pengadaan atau mengadakan dana APBD, membuat aturan Perda sebagai legislator dan pengawasan untuk pelayanan masyarakat dari segi apapun. Ini masih lemah bagi kita di Pasaman,&#8221; tambah Mardinal.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ia berharap, ke depannya, hal ini bisa diperbaiki oleh anggota dewan terpilih dalam Pemilu 17 April kemarin. (<b>Ola</b>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kunjungan-ke-bandung-ini-yang-didapat-komisi-a-dprd-pasaman/">Kunjungan ke Bandung, Ini yang ‘Didapat’ Komisi A DPRD Pasaman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Terowongan Nanjung di Bandung Diharapkan Rampung Akhir 2019</title>
		<link>https://prokabar.com/terowongan-nanjung-di-bandung-diharapkan-rampung-akhir-2019/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Mar 2019 06:39:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[#banjir]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[#jokowidodo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=32169</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bandung, Prokabar — Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap pembangunan Terowongan Nanjung di Desa Lagadar, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, yang sudah direncanakan sejak...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/terowongan-nanjung-di-bandung-diharapkan-rampung-akhir-2019/">Terowongan Nanjung di Bandung Diharapkan Rampung Akhir 2019</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Bandung, Prokabar — </strong>Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap pembangunan Terowongan Nanjung di Desa Lagadar, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, yang sudah direncanakan sejak 15 tahun lalu, bisa rampung akhir tahun ini (2019).</p>
<p>“Ini sudah rencana yang lama, dikaji, ini kita sekarang dalam proses kita kerjakan terowongan Nanjung ini sepanjang 230 meter, 2 terowongan,” kata Presiden menjawab wartawan usai meninjau proyek Pembangunan Terowongan Nanjung di Desa Lagadar, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, Minggu (10/3) pagi.</p>
<p>Dua terowongan Nanjung itu, tambah Presiden, menembus tebing sepanjang 230 meter. Jika pembangunan kedua terowongan ini selesai, sambung Presiden, maka akan bisa mengurangi banjir yang ada di Bandung Selatan, terutamanya di daerah Dayeuhkolot, Baleendah, dan Bojongsoang.</p>
<p>Saat ini, menurut Presiden, yang satu sudah rampung yang satu separuh lebih. Karena itu, diharapkan tahun ini rampung. “Akhir tahun ini insyaallah sudah rampung, selesai. Sehingga nanti musim hujan berikut sudah kelihatan fungsi dari terowongan ini,” tegasnya.</p>
<p>Mengenai kesulitan pembangunan terowongan yang sudah direncanakan sejak 15 tahun lalu itu, Presiden menjelaskan, yang pertama di Kabupaten sendiri enggak mempunyai kemampuan membangun ini, baik di Kabupaten maupun di Provinsi. Karena itu, lanjut Presiden, kalau tidak diambil alih pusat ya enggak mungkin ini akan bisa dilaksanakan.</p>
<p>“Kalau kita lapangannya. Dulu kan kita sudah pernah cek yang di kawasan retensi yang juga kita bangun di Cieunteung, kan sudah ke sana kita. Jadi kalau sudah itu kemudian diputuskan ya langsung dijalankan. Biasanya kita bekerja seperti itu, lapangannya kita lihat, kemudian perencanaan, perencanaan, perencanaan sudah lama, sudah lama, sudah lama sekali. Kita ini kan sudah memutuskan,” terang Presiden.</p>
<p>Selain Terowongan Nanung, pemerintah juga tengah mengerjakan sejumlah infrastruktur penanganan banjir, seperti pembuatan kolam retensi Cienteung Dayeuhkolot, embung Gedebage, <em>floodway</em> Sungai Citepus, dan Sungai Cisankuy.</p>
<p>Menurut Presiden, pengendalian banjir di kawasan Bandung Selatan dibutuhkan 182 hektare lahan untuk pembebasan kolam retensi. Ia menjelaskan, sepanjang itu memang bermanfaat ya dijelaskan kepada masyarakat kebutuhan lahan yang besar. “Jelaskan fungsinya untuk rakyat banyak, saya kira masyarakat juga akan memberikan ruangnya,” ucapnya meyakini. (*/hdp)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/terowongan-nanjung-di-bandung-diharapkan-rampung-akhir-2019/">Terowongan Nanjung di Bandung Diharapkan Rampung Akhir 2019</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Putra Sumbar  ini Meraih Doktor di IPDN</title>
		<link>https://prokabar.com/putra-sumbar-ini-meraih-doktor-di-ipdn/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Feb 2019 09:56:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[#rls]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=29935</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; Bandung, Prokabar &#8211; Ir. Syuryadi Sabirin, M.Si, putra Sumbar berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Pemerintahan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Senin (4/2)...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/putra-sumbar-ini-meraih-doktor-di-ipdn/">Putra Sumbar  ini Meraih Doktor di IPDN</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>&nbsp;</p></blockquote>
<p><strong>Bandung, Prokabar</strong> &#8211; Ir. Syuryadi Sabirin, M.Si, putra Sumbar berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Pemerintahan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Senin (4/2) pagi. Dalam ujian terbuka promosi doktor yang berlangsung di Gedung Pasca Sarjana IPDN Jatinangor Bandung, Syuryadi tampil sangat mengesankan meraih IP komulatif 3,82 dengan predikat terpuji (cumlaude).</p>
<p>Keberhasilan Doktor Syuryadi Sabirin meraih gelar akademik tertinggi itu disampaikan langsung oleh Ketua Tim Penguji Prof. DR. Murtir Jeddawi, SH.,MH yang sehari-hari adalah Rektor IPDN. Tim penguji lainnya adalah Prof. DR. HM. Aries Djaenuri, MA., Prof. DR. Khasan Effendy, M.Pd., Prof. DR. Tjahya Supriatna, SU., Prof. DR. Ngadisah, MA., Prof. DR. Nurliah Nurdin, MA., DR. Zeth Sahuburua, SH.,MH. (Wakil Gubernur Maluku, Penguji Eksternal), dan DR. Ds. Kusworo, M.Si.</p>
<p>Dalam ujian terbuka promosi doktor ini, Syuryadi Sabirin menyampaikan disertasi berjudul ‘Implementasi Kebijaksanaan Perencanaan Pembangunan Daerah Berbasis Gugus Pulau Didukung Poros Maritim dalam Mensejahterakan Masyarakat di Provinsi Maluku’. Sebagai promotor adalah Prof. DR. Drs. Ermaya Sutadinata, SH., MS., MH., dan co promotor DR. Sampara Lukman, MA bersama DR. Reydonnyzar Moenek, M. Devt.,M.</p>
<p>Syuryadi Sabirin, lahir di Naras Pariaman 4 Februari 1965. Pendidikannya SMA 1 Pariaman (1984), Fakultas Pertanian Universitas Andalas (1989) dan meraih gelar Pasca Sarjana Fakultas Sosial Politik Universitas Patimura, Ambon (2008). Saat ini Syuryadi menjabat Kepala Badan Pengembangan SDM Provinsi Maluku, sekaligus merangkap Plt. Kepala Bappeda Provinsi Maluku sejak akhir 2018 lalu.</p>
<p>Ujian terbuka promosi doktor terhadap Syuryadi Sabirin ini dihadiri langsung oleh petinggi IPDN dan pejabat dari Kemendagri. Sekda dan sejumlah Kepala OPD dari Provinsi Maluku dan kerabat dari Pariaman terlihat hadir. Dari keluarga adalah isteri promovendus Ir. Hj. Miranda Padang, M.Si dan ketiga putranya Emirizal Surya, Aderiza Setiadi Surya dan Adnan Triputra Surya.</p>
<p>Bagi Syuryadi Sabirin gelar doktor yang diraihnya ini adalah buah dari kemauan kerasnya untuk terus menimba ilmu di sela-sela kesibukan tugasnya sebagai aparatur negara di Provinsi Maluku. Tidak ada kamus untuk berhenti belajar. “Saya bersyukur dengan pencapaian gelar akademik doktor ini, karena gelar ini dicapai tepat pada saat hari ulang tahun saya ke-54. Alhamdulillah,” kata Syuryadi Sabirin. (rls)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/putra-sumbar-ini-meraih-doktor-di-ipdn/">Putra Sumbar  ini Meraih Doktor di IPDN</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Generasi Milenial Ayo Gabung Koperasi</title>
		<link>https://prokabar.com/generasi-milenial-ayo-gabung-koperasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Oct 2018 15:13:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[#Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kemenkopukm]]></category>
		<category><![CDATA[#koperasi]]></category>
		<category><![CDATA[#milenia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=21598</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bandung, Prokabar — Mengantisipasi bonus demografi dan perkembangan revolusi industri 4.0, Kementerian Kopererasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) mendorong generasi milenial untuk mau terlibat...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/generasi-milenial-ayo-gabung-koperasi/">Generasi Milenial Ayo Gabung Koperasi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Bandung</strong>,<strong> Prokabar — </strong>Mengantisipasi bonus demografi dan perkembangan revolusi industri 4.0, Kementerian Kopererasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) mendorong generasi milenial untuk mau terlibat aktif memajukan koperasi di tanah air.</p>
<p>“Koperasi ini harusnya diisi oleh anak-anak muda yang produktif dan kreatif, tapi sayangnya  kalau mendengar kata koperasi anak-anak muda agak kurang tertarik,” kata Pelakana Tugas (Plt) Deputi bidang Pengembangan SDM Kemenkop UMK, Nuri Nuryanto, dalam forum tematik Badan Koordinasi Kehumasan Pemerintah (Bakohumas) yang digelar di Hotel Holiday Inn, Bandung, Jabar, Kamis (18/10).</p>
<p>Nuri menduga banyak anak muda yang mungkin kurang tertarik dengan koperasi karena mereka belum paham apa itu koperasi. Padahal, lanjut dia, badan usaha yang berbadan hukum di Indonesia ini hanya ada 2 (dua), Perseroan Terbatas (PT) dan Koperasi. Artinya apa, kalau secara formil kekuatan hukum koperasi itu sama dengan PT.</p>
<p>Ditegaskan Plt Deputi bidang Pengembangan SDM Kemenkop UMK itu, bahwa koperasi bisa saja bergerak di bidang yang digandrungi generasi milenial, yaitu teknologi informasi yang ke depannya membutuhkan kolaborasi. “Nah kalau dengan semangat kolaborasi itu yang paling dibutuhkan ya koperasi.  Itu yang paling benar,” ujarnya.</p>
<p>Ia menunjuk contoh beroperasinya bisnis berbasis aplikasi seperti  Go Jek yang  bertumpu pada <em>sharing</em> ekonomi. Para pengemudi  Go Jek itu kan bukan karyawan Go Jek tapi sebutannya mitra. Nah dii koperasi, lanjut Nuri,  anggotanya ya pemilik. Koperasi bukan milik pengurus tapi milik anggotanya. Artinya,  mereka punya hak yang sama untuk mengutarakan pendapatnya.</p>
<p>Disebutkan Nuri, bahwa Kemenkop UKM saat ini sedang ameluncurkan program  reformasi total koperasi. Program ini terdiri dari tiga langkah yaitu reorientasi, rehabilitasi dan pengembangan koperasi.</p>
<p>“Reorientasi sekarang pendekatannya tidak lagi pendekatan kuantitas tapi kita bicara kualitas,” jelas Nuri seraya menambahkan, bicara kualitas Koperasi sangat terkait dengan bagaimana didirikannya.</p>
<p>Kemenkop UKM, lanjut Nuri, menginginkan agar koperasi didirikan oleh orang-orang yang paham koperasi. Jadi tidak sekedar ikut-ikutan  tapi didirikan oleh orang yang paham koperasi,maka yang namanya penyuluhan itu penting.</p>
<p>Sedangkan Rehabilitasi Koperasi, sambung Plt Deputi bidang Pengembangan SDM Kemenkop UMK itu, salah satu langkahnya melalui pemutakhiran data. Nantinya, koperasi-koperasi yang tidak bisa dihidupkan lagi, dilakukan langkah-langkah pembubaran.</p>
<p>Ketiga melalui pengembangan, koperasi diharapkan bisa berkembang sebagaimana usaha-usaha sebagaimana badan usaha lain. Contohnya, ada koperasi yang melantai di Bursa Efek Indonesia, ada Kospin Jasa, juga Koperasi Karyawan Telkomsel yang sudah modern dan  mempunyai 5 anak perusahaan yang bergerak dibidang telekomunikasi.</p>
<p>Dibandingkan dengan PT, menurut Nuri, koperasi punya kelebihan karena  boleh memiliki PT.  Sedangkan PT tidak bisa memiliki koperasi.</p>
<p>“PT nya ada tapi koperasinya itu milik karyawan PT tersebut. Seperti Koperasi Karyawan PT Semen Gresik yang juga punya banyak anak perusahaan dan pabrik,” terang Nuri.</p>
<p>Untuk itu, Nuri kembali mendorong generasi milenial untuk bergabung dalam koperasi-koperasi dari memiliki usaha sendiri-sendiri dan bersaing satu sama lain, yang bikin capai.</p>
<p>“Mending bekerja sama atas nama koperasi. Sama-sama hobi otomotif misalnya, dirikan aja koperasi bergerak di bidang otomotif, biarkan koperasinya yang menyediakan kebutuhan anggotanya,” ujar Nuri.</p>
<p>Kemudian daripada anggotanya memasarkan produk masing-masing dengan harga saling bersaing, menurut Nuri, biarkan koperasi yang memasarkan produknya. Dengan demikian, anggota hanya fokus pada meningkatkan usaha masing-masing. (*/<b>hdp</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/generasi-milenial-ayo-gabung-koperasi/">Generasi Milenial Ayo Gabung Koperasi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kominfo Blokir 450 Link Video dan Foto Kekerasan Terhadap Suporter di Bandung</title>
		<link>https://prokabar.com/kominfo-blokir-450-link-video-dan-foto-kekerasan-terhadap-suporter-di-bandung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Sep 2018 14:21:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[#Kemenkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[#persib]]></category>
		<category><![CDATA[#Persija]]></category>
		<category><![CDATA[#ripharingga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=19552</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah memblokir sebanyak 450 URL atau link di media sosial dan situs internet yang menyebarkan tayangan video...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kominfo-blokir-450-link-video-dan-foto-kekerasan-terhadap-suporter-di-bandung/">Kominfo Blokir 450 Link Video dan Foto Kekerasan Terhadap Suporter di Bandung</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah memblokir sebanyak 450 URL atau <em>link</em> di media sosial dan situs internet yang menyebarkan tayangan video maupun foto korban kekerasan terhadap suporter usai laga Persib dan Persija di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Minggu (23/9) lalu.</p>
<p>“450 URL sudah kami blok karena tidak bagus untuk masyarakat kan, jadi seolah-olah mengajak untuk melakukan hal hal seperti itu,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara, di Ruang Anantakupa Kantor Kemenkominfo, Jakarta, Rabu (26/9) siang.</p>
<p>Upaya memberangus dan menindak penyebaran konten negatif di internet ini, menurut Menkominfo, perlu dilakukan dua arah yaitu tindakan nyata pemblokiran dan penegakan hukum oleh pihak kepolisian.</p>
<p>“Upaya seperti itu merupakan bagian dari penanganan pada aspek hilir untuk mewujudkan penggunaan akses internet yang sehat. Selain juga ditambah sisi hulu seperti sosialisasi ke masyarakat sehingga dampaknya lebih optimal,” ujar Rudiantara.</p>
<p>Selain upaya tegas pemblokiran URL media sosial dan situs internet, Menkominfo Rudiantara mengemukakan dirinya akan menemui Direktur Pemasaran Persib Bandung Bermartabat (PBB) M Farhan guna membahas tindak kekerasan yang terjadi, dan meminta supaya para pendukung Persib Bandung yang menggunakan media sosial tak menyebarkan konten video dan foto korban.</p>
<p>“Ada indikasi provokasi oleh oknum suporter klub. Contohnya begini, jika Anda benar suporter klub A, harus berani mukulin pendukung lain terus viralkan di media sosial. Nah contohnya seperti itu, kan tidak benar,” ungkap Rudiantara.</p>
<p>Mengkominfo mengimbau masyarakat agar tidak terlibat sebagai penyebar konten sensitif di media sosial dan situs internet. Terkait dengan <em>take down content</em>, Menkominfo menjelaskan membutuhkan waktu di berbagai platform media sosial dengan melihat karakteristik aturan penggunaan yang dimiliki.</p>
<p>Sebelumnya, Kemenkominfo telah meminta kepada Youtube, Twitter, Instagram dan Facebook untuk menghapus semua video dan foto terkait korban kekerasan. Dikhawatirkan, video dan foto penganiayaan tersebut dapat menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat.</p>
<p>Sebagaimana diketahui kasus pengeroyokan yang mengakibatkan tewasnya Haringga Sirla, terjadi saat Persib Bandung menjamu Persija Jakarta, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Minggu (23/9) siang.</p>
<p>Haringga yang tercatat sebagai salah satu anggota The Jakmania itu tewas dikeroyok puluhan supporter Persib di areal parkir Stadion GBLA, sebelum pertandingan antara Persib vs Persija dimainkan.</p>
<p>Jenazah Haringga Sirla telah dimakamkan di pemakaman Desa Kebulen, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Senin (24/9) kemarin. (*/hdp)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kominfo-blokir-450-link-video-dan-foto-kekerasan-terhadap-suporter-di-bandung/">Kominfo Blokir 450 Link Video dan Foto Kekerasan Terhadap Suporter di Bandung</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Dia, Desa Pembuat Topeng Terbaik Di Pulau Jawa</title>
		<link>https://prokabar.com/ini-dia-desa-pembuat-topeng-terbaik-di-pulau-jawa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Sep 2018 09:21:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[#Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[#Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[#cirebon]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Indramayu]]></category>
		<category><![CDATA[#jawa]]></category>
		<category><![CDATA[#kesenian]]></category>
		<category><![CDATA[#pengrajin]]></category>
		<category><![CDATA[#topeng]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=17598</guid>

					<description><![CDATA[<p>Indramayu, Prokabar — Tari Topeng merupakan tarian tradisional yang berasal dari Pulau Jawa. Bandung, Cirebon, dan Indramayu memiliki ciri khas masing-masing. Tari topeng biasanya dilatarbelakangi...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-dia-desa-pembuat-topeng-terbaik-di-pulau-jawa/">Ini Dia, Desa Pembuat Topeng Terbaik Di Pulau Jawa</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Indramayu, Prokabar — </strong>Tari Topeng merupakan tarian tradisional yang berasal dari Pulau Jawa. Bandung, Cirebon, dan Indramayu memiliki ciri khas masing-masing. Tari topeng biasanya dilatarbelakangi kisah dan sejarah dari setiap daerah asalnya.</p>
<p>Tersebutlah Desa Gadingan Kecamatan Sliyeg Kabupaten Indramayu, yang sudah hampir setengah abad menjadi tempat pengrajin dan pembuatan berbagai macam topeng untuk dipentaskan maupun sebagai oleh oleh khas Kabupaten Indramayu.</p>
<p>&#8220;Di sini kami dari dulu membuat berbagai macam topeng dari mulai topeng pakem maupun topeng kreasi, dan ada pula souvenir topeng, seperti yang berbentuk gantungan kunci,&#8221; kata Raskim salah satu pengrajin topeng sekaligus pengurus Sanggar Seni Budaya Jaka Baru, Desa Gadingan Kecamatan Sliyeg Kabupaten Indramayu.</p>
<p>Pembuatan topeng melibatkan sejumlah anak muda, yang dianggap mampu dan mahir dalam berkreasi membentuk topeng yang sebelumnya sudah dikonsepkan. Satu topeng membutuhkan waktu oembuatan yang berbeda-beda sesuai tingkat kerumitannya.</p>
<p>&#8220;Untuk membuat satu topeng pakem, dibutuhkan waktu sekitar lima hari, adapun bahan bakunya yakni seperti kayu dari pohon jaranan, kayu tersebut ringan dan mudah dibentuk,&#8221; kata Raskim.</p>
<p>Alat yang digunakan untuk membuat topeng pun masih manual, yakni pisau ukir, golok, pahat dan gergaji.</p>
<p>Topeng asal Desa Gadingan Kecamatan Sliyeg Kabupaten Indramayu selama ini terkenal bagus dalam ukirannya. Sehingga tidak heran berbagai daerah, seperti wilayah Subang, Pati, Banyuwangi dan Lamongan sering membutuhkan jasa pembuatan topeng di desa tersebut, baik itu untuk pameran maupun untuk diperjualbelikan kembali.</p>
<p>Selain di Desa Gadingan Kecamatan Sliyeg Kabupaten Indramayu di juga masih ada beberapa pengrajin Topeng seperti di sanggar terkenal Tari Topeng Mimi Rasinah dan dan beberapa sanggar di Desa Lohbener Kecamatan Lohbener. <b>(*/hdp)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-dia-desa-pembuat-topeng-terbaik-di-pulau-jawa/">Ini Dia, Desa Pembuat Topeng Terbaik Di Pulau Jawa</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>10 Alasan Anda Kunjungi  Orchid Forest Cikole</title>
		<link>https://prokabar.com/10-alasan-anda-kunjungi-orchid-forest-cikole/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Aug 2018 15:41:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[#Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#rls]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=17101</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bandung, Prokabar &#8211; Diam-diam Menpar Arief Yahya mencatat banyak keunggulan Digital Destination dan Nomadic Tourism, Orchid Forest Cikole, Bandung. Baru sekali datang ada banyak...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/10-alasan-anda-kunjungi-orchid-forest-cikole/">10 Alasan Anda Kunjungi  Orchid Forest Cikole</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Bandung, Prokabar</strong>  &#8211; Diam-diam Menpar Arief Yahya mencatat banyak keunggulan Digital Destination dan Nomadic Tourism, Orchid Forest Cikole, Bandung. Baru sekali datang ada banyak hal membuatnya terkesan. Yakni, saat soft launching Orchid Forest, Jumat 23 Agustus 2018.</p>
<p>Pertama, atraksinya menarik buat anak-anak millenials, yang suka selfie dan banyak berinteraksi dengan fans, friends, followers di media sosial. “Tempat ini perfect, 360 derajat dari semua<br />
lini, bisa cantik di kamera. Itu modal<br />
yang bagus buat up load di Instagram, Facebook, Twitter dan Youtube,” ungkap Menpar Arief Yahya.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/08/img-20180825-wa0046561105051.jpg" class="alignnone size-full wp-image-17095" width="1280" height="960" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/08/img-20180825-wa0046561105051.jpg 1280w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/08/img-20180825-wa0046561105051-300x225.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/08/img-20180825-wa0046561105051-768x576.jpg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/08/img-20180825-wa0046561105051-1024x768.jpg 1024w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></p>
<p>Kedua, kreatif landscape dan dekorasi sebagai destinasi digital juga keren, beken, paten. Ada bambu-bambu yang bikin cakep, dan menginspirasi orang banyak. “Dan itu karya anak-anak muda, yang tahu selera anak muda pula,” ungkap Marketeer of The Year 2013 versi MarkPlus itu.</p>
<p>Ketiga, sesuai dengan namanya, Orchid Forest. Pengunjung disuguhi 20 ribu macam anggrek, yang banyak ditempel di pohon pinus. Juga ada house of anggrek yang banyak memelihara anggrek-anggrek langka. “Anggrek itu kan warnanya bagus-bagus, termasuk difoto dan divideo,” ujar Arief Yahya yang 10 tahun menjadi Komisaris Telkomsel itu.</p>
<p><img decoding="async" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/08/img-20180825-wa0043524667959.jpg" class="alignnone wp-image-17096 size-full" width="1280" height="960" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/08/img-20180825-wa0043524667959.jpg 1280w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/08/img-20180825-wa0043524667959-300x225.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/08/img-20180825-wa0043524667959-768x576.jpg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/08/img-20180825-wa0043524667959-1024x768.jpg 1024w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></p>
<p>Keempat, lanjut Menpar Arief, ada spot untuk mengetes adrenaline juga. Ada flying fox dengan jarak yang lumayan menantang dan standar keamanan yang tinggi. “Juga ada wood bridge, menyeberangi jembatan gantung yang tinggi dan panjang 150 meter. Saya sudah mencobanya,” aku Mantan Dirut PT Telkom ini.</p>
<p>Kelima, ada garden of light, taman lampu di bawah yang dikendalikan dengan sensor pergerakan orang. Warnanya bermacam-macam dan berubah warna dengan bagus. “Coba datang sore sampai malam,” ajaknya.</p>
<p>Keenam, ada tempat bermain kelinci, rumah kelinci, memberi makan kelinci, yang favourit buat anak-anak.</p>
<p><img decoding="async" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/08/img-20180825-wa00441534672616.jpg" class="alignnone size-full wp-image-17097" width="1280" height="960" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/08/img-20180825-wa00441534672616.jpg 1280w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/08/img-20180825-wa00441534672616-300x225.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/08/img-20180825-wa00441534672616-768x576.jpg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/08/img-20180825-wa00441534672616-1024x768.jpg 1024w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></p>
<p>Ketujuh, tempatnya bersih, manajemen sampahnya bagus sekali, dan terus disapu begitu sedikit ada sampah. Ini adalah problem di banyak destinasi di tanah air. “Mushalanya bersih, tidak bau, tidak berlumut, standar kebersihannya<br />
bagus,” ungkapnya, sambil meminta pengelola destinasi lain agar belajar mengelola kebersihan dari Orchid Forest.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/08/img-20180825-wa0051220416159.jpg" class="alignnone size-full wp-image-17098" width="1280" height="853" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/08/img-20180825-wa0051220416159.jpg 1280w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/08/img-20180825-wa0051220416159-300x200.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/08/img-20180825-wa0051220416159-768x512.jpg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/08/img-20180825-wa0051220416159-1024x682.jpg 1024w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></p>
<p>Kedelapan, udaranya sejuk, di ketinggian 1700 meter dpl, dan masih terawat pohon-pohonnya. Bahkan, menurut Maulana Akbar, CEO Orchid Forest Cikole, pernah sampai 16 derajad Celcius. Kadang berkabut, dan itu bagus untuk foto-foto alam.</p>
<p>Kesembilan, ada tempat trekking dan hikking di lokasi yang bisa menikmati<br />
udara segar, sambil berolahraga. Masih banyak tempat trekking yang sudah ditata treck nya, sehingga aman.</p>
<p>Kesepuluh, ada tempat souvenir, cafe tempat minum teh, cokelat dan kopi. Juga ada pujasera di dalam yang nyaman. Karena itu bisa berlama-lama di Orchid Forest bagi wisatawan nusantara dari luar Kota Bandung.</p>
<p>“Tempat sejuk biasanya makanan hangat jadi lebih enak,” kata pria asli Banyuwangi Jawa Timur itu.</p>
<p>Masih ada banyak atraksi lain yang menjadi daya tarik. Salah satunya untuk gethering, outbond, group dari perusahaan yang ingin meeting sambil fun di destinasi yang sudah Co Branding dengan Wonderful Indonesia ini.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/08/img-20180825-wa00381900204651.jpg" class="alignnone wp-image-17099 size-full" width="1280" height="853" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/08/img-20180825-wa00381900204651.jpg 1280w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/08/img-20180825-wa00381900204651-300x200.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/08/img-20180825-wa00381900204651-768x512.jpg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/08/img-20180825-wa00381900204651-1024x682.jpg 1024w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></p>
<p>Dari sisi akses, bisa ditempuh dari Kota Bandung sekitar 45 menit. Dalam kondisi normal, juga bisa ditempuh 3 jam dari Jakarta. “Saya memang suka kebun, suka jalan di kebun dan gunung-gunung, jadi buat saya, Orchid Forest bagus, buat refreshing,” papar Arief Yahya yang juga suka tenis dan golf itu. (<strong>rls</strong>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/10-alasan-anda-kunjungi-orchid-forest-cikole/">10 Alasan Anda Kunjungi  Orchid Forest Cikole</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Keren, Daerah Ini Gratiskan Pengusaha Bangun Wisata Nomadik</title>
		<link>https://prokabar.com/keren-daerah-ini-gratiskan-pengusaha-bangun-wisata-nomadik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Aug 2018 02:37:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#nomadik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=15532</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bandung, Prokbar &#8211; Pemerintah Kabupaten Bandung, Jawa Barat, siap membantu pengusaha di sektor pariwisata untuk membangun wisata nomadik dengan memanfaatkan potensi daya tarik wisata alam...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/keren-daerah-ini-gratiskan-pengusaha-bangun-wisata-nomadik/">Keren, Daerah Ini Gratiskan Pengusaha Bangun Wisata Nomadik</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Bandung, Prokbar &#8211; </strong>Pemerintah Kabupaten Bandung, Jawa Barat, siap membantu pengusaha di sektor pariwisata untuk membangun wisata nomadik dengan memanfaatkan potensi daya tarik wisata alam berupa hutan, danau, gunung, dan perkebunan. Pemkab Bandung memberikan izin secara gratis.</p>
<p>Kabupaten Bandung memiliki daya tarik alam yang besar untuk dikembangkan sebagai wisata nomadik. Namun, dalam hal penggunaan lahan harus bekerja sama dengan pengelolanya yaitu Perum Perhutani, PT Perkebunan Nusantara (PTPN), dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSD).</p>
<p>&#8220;Kami siap membantu pengusaha untuk memanfaatkan potensi alam tersebut menjadi obyek wisata yang menarik tetapi tetap mengedepankan konservasi alam dan mensejahterakan masyarakat setempat,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Kabupaten Bandung H. Agus Firman Zaeni dalam keterangan resmi yang diterima.</p>
<p>Agus Firman Zaeni mengatakan, Disparbud Kab Bandung siap memberikan rekomendasi kepada pengusaha wisata nomadik sehingga memudahkan untuk melakukan kerjasama dengan pihak Perum Perhutani, PTPN dan BKSD.</p>
<p>“Ini telah kami buktikan ketika pengusaha membangun Glamping Lakeside Rancabali Ciwidey ini. Kami beri izin gratis. Tanpa uang untuk sebatang rokok pun,” katanya.</p>
<p>Ia juga mengatakan, meskipun dalam usaha itu restribusi maupun uang PNBP tidak masuk ke Pemkab, namun multiplier dari kegiatan pariwisata itu sangat besar dalam penciptaan lapangan kerja maupun kesejahteraan karena wisatawan yang datang membelanjakan uangnya langsung kepada masyarakat setempat.</p>
<p>Dari hasil pertemuan dengan Perum Perhutani yang difasilitasi oleh Kemenpar di Yogyakarta baru-baru ini, disepakati bahwa Perhutani akan mempermudah investor yang ingin membangun wisata nomadik yang lokasinya di Kabupaten Bandung relatif banyak dan menarik.</p>
<p>Sementara itu pengelola Glamping Lakeside Rancabali Ciwidey Lutfi Naufal mengatakan, kemudahan perizinan yang diberikan oleh Disparbud Kabupaten Bandung sangat membantu dalam kelancaran usaha pariwisata ini.</p>
<p>“Kami menjadi mudah menyakinkan pada Perhutani dan PTPN dalam mengelola glamour camping (Glamping) di lahan mereka. Yang terpenting konsepnya jelas terutama dengan mengutamakan konsep pelestarian alam dan pemberdayaan masyarakat. Di Glamping Lakeside Rancabali Ciwidey yang kami mulai sejak 2016 ini banyak mempekerjakan keluarga karyawan perkebunan,” kata Lutfi Naufal.</p>
<p>Kepala Biro Komblik Kemenpar Guntur Sakti mengatakan, nomadic tourism dan digital destination merupakan program unggulan Kemenpar.</p>
<p>Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menilai nomadic tourism memiliki value ekonomi tinggi dan treatment-nya juga relatif mudah sehingga menarik para pelaku industri pariwisata untuk mengembangkan bisnis ini terutama untuk aksesibilitas dan amenitasnya karena konsep ini cepat memberikan keuntungan komersial.</p>
<p>&#8220;Kemenpar akan mengembangkan nomadic tourism di empat destinasi prioritas yaitu Danau Toba, Labuan Bajo, Mandalika, dan Borobudur yang nantinya akan menjadi pilot project,” kata Guntur Sakti.<strong> (*/hdp)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/keren-daerah-ini-gratiskan-pengusaha-bangun-wisata-nomadik/">Keren, Daerah Ini Gratiskan Pengusaha Bangun Wisata Nomadik</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cemari Sungai Citarum Bisa Dikenai Pasal Korupsi</title>
		<link>https://prokabar.com/cemari-sungai-citarum-bisa-dikenai-pasal-korupsi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Jul 2018 00:08:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[#citarum]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=12618</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kabupaten Bandung, Prokabar &#8211; Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat telah berkoordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI terkait penanganan pencemaran Sungai Citarum. Bagi mereka para...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/cemari-sungai-citarum-bisa-dikenai-pasal-korupsi/">Cemari Sungai Citarum Bisa Dikenai Pasal Korupsi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kabupaten Bandung, Prokabar &#8211; </strong>Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat telah berkoordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI terkait penanganan pencemaran Sungai Citarum. Bagi mereka para pelaku pencemaran bisa terkena pasal tindak pidana korupsi.</p>
<p>Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Barat H. Mochamad Iriawan mengaku, pihaknya telah melalukan rapat koordinasi dengan Kepala Unit Koordinasi dan Supervisi Bidang Pencegahan (Korsupgah) KPK Asep Rahmat Suwanda, terkait penerapan pasal korupsi. Hal ini tentu diharapkan akan lebih menimbulkan efek jera dan sanksi hukum lebih berat.</p>
<p>Untuk itu, Iriawan meminta para pengusaha yang ada di sekitar DAS Citarum agar menerapkan Instalasi Pengolahan Air Limah (Ipal) dengan baik. Pasalnya masih ada beberapa pabrik yang membuang limbah sembarangan.</p>
<p>&#8220;Kami berharap para pengusaha, khususnya pabrik-pabrik di sekitar Citarum untuk segera melakukan pengolahan limbah yang sesuai dengan aturan yang harus ditaati oleh mereka. Yang jelas harus ada penegakkan hukum bagi pabrik yang masih bandel,&#8221; kata Iriawan saat meninjau hulu Sungai Citarum atau Kilometer 0 Citarum di Situ Cisanti, Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, Jumat (6/7/18).</p>
<p>Lebih lanjut, Iriawan mengungkapkan bahwa bisa saja para pelaku pencemaran lingkungan, termasuk di sekitar DAS Citarum bisa dikenakan pasal tindak pidana korupsi.</p>
<p>&#8220;Kami kemarin udah koordinasi dengan KPK Bidang Pencegahan, Pak Asep, untuk bisa (pencemaran lingkungan) dimasukkan dalam kategori korupsi. Itu nanti domainnya KPK, kemarin sudah menyampaikan ada ranah ke sana, sehingga nanti akan ada efek jera,&#8221; ungkap Iriawan.</p>
<p>Sementara itu, Bupati Bandung Dadang Naser yang turut mendampingi Iriawan saat meninjau Situ Cisanti mengatakan, Sejauh ini ada 126 pabrik yang diberikan peringatan oleh pemerintah.<span class="Apple-converted-space"> </span></p>
<p>“Ada 126 pabrik yang sedang diberi peringatan oleh pemda. Dan mereka (pengusaha) sedang dibina.” ungkapnya.</p>
<p>Sementara itu, menurut Plt. Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat Nana Nasuha Juhri, sebelum menerapkan pasal korupsi untuk para pencemar Citarum harus dikaji terlebih dahulu sejauh mana pelanggaran yang dilakukan. Untuk itu, limbah yang ada di sungai harus diambil samplenya untuk diteliti tingkat pencemarannya.</p>
<p>&#8220;Harus dicermati terlebih dahulu sampai sejauh mana pelanggarannya. Karena memang tentu limbah yang sudah ada di sumber air harus segera diambil dulu samplenya seperti apa, kemudian apakah itu sudah melewati batas cemarnya atau bagaimana,&#8221; tutur Nana disela-sela peninjauan Situ Cisanti mendampingi Pj. Gubernur Jawa Barat. <b>(*/hdp</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/cemari-sungai-citarum-bisa-dikenai-pasal-korupsi/">Cemari Sungai Citarum Bisa Dikenai Pasal Korupsi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Romantisnya. Ngopi diantara Pohon Pinus</title>
		<link>https://prokabar.com/romantisnya-ngopi-diantara-pohon-pinus/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Jun 2018 04:17:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Destinasi Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[#Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[#beb]]></category>
		<category><![CDATA[#Kopi]]></category>
		<category><![CDATA[#Kopi372]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=10672</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bandung, Prokabar &#8211; Hari semakin malam ketika Prokabar.com tiba di tempat nongkrong anak Bandung di daerah Dago atas, Sabtu (16/6). Dinginnya malam ternyata tak...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/romantisnya-ngopi-diantara-pohon-pinus/">Romantisnya. Ngopi diantara Pohon Pinus</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Bandung, Prokabar &#8211;</strong> Hari semakin malam ketika <em><strong><a href="http://Prokabar.com">Prokabar.com</a></strong></em> tiba di tempat nongkrong anak Bandung di daerah Dago atas, Sabtu (16/6).</p>
<p>Dinginnya malam ternyata tak menyurutkan anak muda menghabiskan malam di sana.</p>
<p>Di sebuah tempat ngopi (sebutan tempat makan dan minum) Kopi 372 jadi pilihan malam mingguan di bagian utaranya Kota Bandung. Tempat ini berada di Jalan Pakar Kulon, Ciburial, Cimenyan, Bandung, Jawa Barat.</p>
<figure id="attachment_10673" aria-describedby="caption-attachment-10673" style="width: 720px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-10673" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/06/1-13.jpeg" alt="" width="720" height="405" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/06/1-13.jpeg 1040w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/06/1-13-300x169.jpeg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/06/1-13-768x432.jpeg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/06/1-13-1024x576.jpeg 1024w" sizes="auto, (max-width: 720px) 100vw, 720px" /><figcaption id="caption-attachment-10673" class="wp-caption-text">Betah bikin mager (males gerak). Suasana ruang dalam kedai kopi dibuat seperti rumah sendiri. (Foto : BEB/PROKABAR)</figcaption></figure>
<figure id="attachment_10674" aria-describedby="caption-attachment-10674" style="width: 480px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-10674" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/06/2-9.jpeg" alt="" width="480" height="853" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/06/2-9.jpeg 585w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/06/2-9-169x300.jpeg 169w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/06/2-9-576x1024.jpeg 576w" sizes="auto, (max-width: 480px) 100vw, 480px" /><figcaption id="caption-attachment-10674" class="wp-caption-text">Kopi 372. (Foto : BEB/PROKABAR)</figcaption></figure>
<p>Sesampainya di sana, udara dingin begitu terasa. Namun tempat ini tak ada tempat yang tersisa. Mereka duduk santai diantara pepohonan pinus.</p>
<p>Kebanyakan dari pengunjung adalah kumpulan anak-anak muda. Di tempat dua kursi pun terisi beberapa pasang yang sedang memadu kasih. Romantisnya.</p>
<figure id="attachment_10675" aria-describedby="caption-attachment-10675" style="width: 720px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-10675" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/06/3-8.jpeg" alt="" width="720" height="405" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/06/3-8.jpeg 1040w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/06/3-8-300x169.jpeg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/06/3-8-768x432.jpeg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/06/3-8-1024x576.jpeg 1024w" sizes="auto, (max-width: 720px) 100vw, 720px" /><figcaption id="caption-attachment-10675" class="wp-caption-text">Suasana outdoor dipenuhi anak muda. (Foto : BEB/PROKABAR)</figcaption></figure>
<figure id="attachment_10676" aria-describedby="caption-attachment-10676" style="width: 720px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-10676" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/06/4-5.jpeg" alt="" width="720" height="405" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/06/4-5.jpeg 1040w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/06/4-5-300x169.jpeg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/06/4-5-768x432.jpeg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/06/4-5-1024x576.jpeg 1024w" sizes="auto, (max-width: 720px) 100vw, 720px" /><figcaption id="caption-attachment-10676" class="wp-caption-text">Satu tempat pembuatan pizza di area outdoor&#8230; yummy. (Foto : BEB/PROKABAR)</figcaption></figure>
<p>Meski di area outdoor tak terissa tempat satu pun, pemilik kedai kopi ini menyediakan ruang di dalam rumah. Tak kalah dengan area luar, cafe ini dibuat suasana seperti di rumah sendiri. Wajar bila pengunjung di sana betah dan lupa waktu.</p>
<p>Sebagai pengunjung yang baru cukup sulit mendapat tempat di sini. Beruntung sedikit menunggu, satu meja di area dalam baru ditinggalkan pelanggan.</p>
<p>Kesibukan pelayan mengantar pesanan terlihat hilir mudik.<br />
Karena asyiknya bercengkrama dengan teman-teman, penghantar makanan agak kesulitan menemukan si pemesan.</p>
<figure id="attachment_10677" aria-describedby="caption-attachment-10677" style="width: 720px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-10677" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/06/5-3.jpeg" alt="" width="720" height="405" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/06/5-3.jpeg 1040w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/06/5-3-300x169.jpeg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/06/5-3-768x432.jpeg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/06/5-3-1024x576.jpeg 1024w" sizes="auto, (max-width: 720px) 100vw, 720px" /><figcaption id="caption-attachment-10677" class="wp-caption-text">Suasana outdoor dipenuhi anak muda. (Foto : BEB/PROKABAR)</figcaption></figure>
<figure id="attachment_10678" aria-describedby="caption-attachment-10678" style="width: 720px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-10678" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/06/6-3.jpeg" alt="" width="720" height="405" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/06/6-3.jpeg 1040w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/06/6-3-300x169.jpeg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/06/6-3-768x432.jpeg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/06/6-3-1024x576.jpeg 1024w" sizes="auto, (max-width: 720px) 100vw, 720px" /><figcaption id="caption-attachment-10678" class="wp-caption-text">Suasana outdoor dipenuhi anak muda. (Foto : BEB/PROKABAR)</figcaption></figure>
<p>Alhasil diantara pepohonan, si pelayan harus berteriak memanggil nama pemesan yang kebanyakan dengan nama-nama tak biasa.</p>
<p>&#8220;Atas nama Bukan Saya, halooow&#8230;Bukan Saya,&#8221; teriak pelayan yang celingukan mencari nama pemesan.</p>
<p><strong>Baca Juga : <a href="https://www.canva.com/id_id/kutipan/kata-kata-romantis/">Kutipan Kata-kata Romantis</a></strong></p>
<p>Keisengan inilah yang membuat pelanggan lainnya tertawa dan ikut-ikutan menggunakan nama pemesan yang lebih jahil. Duh! Merepotkan ya. Tanpa ingin membuat bingung pelayan, Prokabar.com memesan dengan nama tak menyulitkan.</p>
<figure id="attachment_10679" aria-describedby="caption-attachment-10679" style="width: 720px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-10679" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/06/7-1.jpeg" alt="" width="720" height="405" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/06/7-1.jpeg 1040w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/06/7-1-300x169.jpeg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/06/7-1-768x432.jpeg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/06/7-1-1024x576.jpeg 1024w" sizes="auto, (max-width: 720px) 100vw, 720px" /><figcaption id="caption-attachment-10679" class="wp-caption-text">(Foto : BEB/PROKABAR)</figcaption></figure>
<figure id="attachment_10680" aria-describedby="caption-attachment-10680" style="width: 720px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-10680" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/06/8-1.jpeg" alt="" width="720" height="405" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/06/8-1.jpeg 1040w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/06/8-1-300x169.jpeg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/06/8-1-768x432.jpeg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/06/8-1-1024x576.jpeg 1024w" sizes="auto, (max-width: 720px) 100vw, 720px" /><figcaption id="caption-attachment-10680" class="wp-caption-text">Suasana outdoor dipenuhi anak muda, (Foto : BEB/PROKABAR)</figcaption></figure>
<p>Tak ada kertas menu yang biasa dipilih, pelanggan langsung menuju kasir dan memilih menu makanan. Papan hitam bertuliskan kapur putih terpampang jelas di bagian atas. Mulai dari aneka kopi, mie instant berbagai rasa hingga makanan ringan khas Bandung tersedia di sana. Pastinya dengan harga miring dan terjangkau kantong anak muda.</p>
<p>Bertepatan dengan Hari Raya Lebaran, kedai kopi ini hanya melayani pelanggan hingga pukul 00.00 WIB.</p>
<p>Karena banyaknya pesanan yang over load, pesanan pun datang hampir satu jam lamanya. Tapi tak apa, sambil menikmati sejuk dan tenangnya malam, waktu pun tak terasa.</p>
<figure id="attachment_10681" aria-describedby="caption-attachment-10681" style="width: 720px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-10681" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/06/9-1.jpeg" alt="" width="720" height="405" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/06/9-1.jpeg 1040w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/06/9-1-300x169.jpeg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/06/9-1-768x432.jpeg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/06/9-1-1024x576.jpeg 1024w" sizes="auto, (max-width: 720px) 100vw, 720px" /><figcaption id="caption-attachment-10681" class="wp-caption-text">Suasana outdoor dipenuhi anak muda. (Foto : BEB/PROKABAR)</figcaption></figure>
<figure id="attachment_10682" aria-describedby="caption-attachment-10682" style="width: 720px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-10682" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/06/10-1.jpeg" alt="" width="720" height="405" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/06/10-1.jpeg 1040w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/06/10-1-300x169.jpeg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/06/10-1-768x432.jpeg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/06/10-1-1024x576.jpeg 1024w" sizes="auto, (max-width: 720px) 100vw, 720px" /><figcaption id="caption-attachment-10682" class="wp-caption-text">Suasana outdoor dipenuhi anak muda. (Foto : BEB/PROKABAR)</figcaption></figure>
<p>Bila TemanProkabar sedang berada di Bandung yang ingin menikmati nikmatnya malam, bergeraklah ke Dago atas. Ngopi diantara pohon pinus memang romantis. <strong>(beb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/romantisnya-ngopi-diantara-pohon-pinus/">Romantisnya. Ngopi diantara Pohon Pinus</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 45/329 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/17 queries in 0.036 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 05:16:47 by W3 Total Cache
-->