<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#AstraZeneca Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/astrazeneca/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/astrazeneca/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 27 Aug 2021 02:12:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#AstraZeneca Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/astrazeneca/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Hari Ini, Enam Juta Dosis Vaksin Kembali Mendarat di Indonesia</title>
		<link>https://prokabar.com/hari-ini-enam-juta-dosis-vaksin-kembali-mendarat-di-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Aug 2021 02:12:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#AstraZeneca]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#sinovac]]></category>
		<category><![CDATA[#vaksin]]></category>
		<category><![CDATA[#vaksinasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=93562</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Sebanyak 1.086.000  Vaksin AstraZeneca dan 5.000.000 dosis Vakein Sinovac akan sampai ke Indonesia, Jumat (27/8). Jadi total kedatangan vaksin pada hari...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hari-ini-enam-juta-dosis-vaksin-kembali-mendarat-di-indonesia/">Hari Ini, Enam Juta Dosis Vaksin Kembali Mendarat di Indonesia</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>Jakarta, Prokabar —</strong> Sebanyak 1.086.000  Vaksin AstraZeneca dan 5.000.000 dosis Vakein Sinovac akan sampai ke Indonesia, Jumat (27/8).</p>
<p class="p1"><span class="s1">Jadi total kedatangan vaksin pada hari ini, akan mencapai 6.086.000 dosis vaksin dari dua merek tersebut. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kedatangan pertama, adalah vaksin AstraZeneca yang masuk dalam kedatangan vaksin tahapan ke 43. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kedatangan vaksin ini diperkirakan tiba di tanah air pada pukul 10.10 WIB dengan menggunakan maskapai Singapure Airlines (SQ) nomor penerbangan SQ956. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kedatangan selanjutnya, adalah vaksin Sinovac yang masuk dalam kedatangan vaksin tahapan ke 44. Kedatangan vaksin ini diperkirakan tiba di tanah air sekitar pukul 12.00 WIB dengan menggunakan Maskapai Garuda Airlines nomor penerbangan GA891. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Berdasarkan informasi yang dihimpun, proses mendapatkan vaksin ini, didapatkan melalui skema kerja sama bilateral yang melibatkan kolaborasi dari berbagai instansi pemerintah dalam beberapa waktu lalu. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sehingga, vaksin jenis tersebut berhasil didatangkan oleh pemerintah pada tahapan ini. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kedua vaksin ini merupakan vaksin jadi atau siap pakai yang akan diberikan kepada masyarakat. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Nantinya, vaksin ini akan diberikan kepada masyarakat luas yang mengikuti program vaksinasi massal yang selenggarakan oleh pemerintah pada beberapa waktu ke depan. (*)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/hari-ini-enam-juta-dosis-vaksin-kembali-mendarat-di-indonesia/">Hari Ini, Enam Juta Dosis Vaksin Kembali Mendarat di Indonesia</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Datangkan Vaksin Pfizer dan AstraZeneca Lewat Jalur Komersial</title>
		<link>https://prokabar.com/pemerintah-datangkan-vaksin-pfizer-dan-astrazeneca-lewat-jalur-komersial/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Aug 2021 06:52:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#AstraZeneca]]></category>
		<category><![CDATA[#covid]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#pfizer]]></category>
		<category><![CDATA[#sinovac]]></category>
		<category><![CDATA[#vaksin]]></category>
		<category><![CDATA[#vaksinasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=93240</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Pemerintah terus memastikan keamanan pasokan vaksin COVID-19, melalui semua jalur dan mekanisme yang tersedia, dalam rangka pelaksanaan vaksinasi nasional yang menargetkan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pemerintah-datangkan-vaksin-pfizer-dan-astrazeneca-lewat-jalur-komersial/">Pemerintah Datangkan Vaksin Pfizer dan AstraZeneca Lewat Jalur Komersial</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>Jakarta, Prokabar —</strong> </span><span class="s2">Pemerintah terus memastikan keamanan pasokan vaksin COVID-19, melalui semua jalur dan mekanisme yang tersedia, dalam rangka pelaksanaan vaksinasi nasional yang menargetkan 208 juta rakyat Indonesia.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Melalui jalur komersial, pemerintah akan mendatangkan empat jenis vaksin yaitu Sinovac, AstraZeneca, Pfizer, dan Novavax. </span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Setelah vaksin Sinovac yang telah datang dalam beberapa tahap, vaksin Pfizer dan AstraZeneca melalui jalur ini juga mulai tiba di Tanah Air.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">“Kedatangan Pfizer sebesar 1,5 juta dosis dan AstraZeneca sebesar 567 ribu dosis ini adalah kedatangan pertama dari vaksin </span><span class="s3">business to business</span><span class="s2">-nya kita. Dari empat jenis vaksin yang dilakukan secara </span><span class="s3">business to business</span><span class="s2">, tiga sudah mengirimkan dosis pertamanya dan sudah mengirimkan beberapa juga. Pertama adalah Sinovac yang sudah mulai dari tanggal 13 Januari,” ujar Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, dalam keterangan persnya, dilansir Jumat (20/8).</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Menkes memperkirakan, hingga akhir tahun ini pemerintah akan mampu mendatangkan sebanyak 50 juta dosis vaksin Pfizer serta 20-30 juta dosis vaksin AstraZeneca melalui jalur komersial.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">“Diharapkan sampai akhir tahun kita bisa memperoleh 50 juta dosis dari Pfizer secara</span><span class="s3"> business to business</span><span class="s2">, sekitar 20-30 juta vaksin </span><span class="s3">business to business </span><span class="s2">dari AstraZeneca, untuk melengkapi 175 juta dosis vaksin Sinovac,” tuturnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Sedangkan untuk vaksin Novavax, Budi menjelaskan bahwa pemerintah masih menunggu persetujuan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat atau FDA untuk pengiriman 50 juta dosis vaksin. “Diharapkan akan keluar persetujuannya dalam waktu singkat ini,” imbuhnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Selain melalui jalur komersial, pemerintah juga mendatangkan vaksin melalui skema kerja sama multilateral dan bilateral, salah satunya adalah melalui Aliansi Vaksin GAVI yang didukung oleh Badan Kesehatan Dunia atau WHO.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">“Dari GAVI kita sudah menerima vaksin AstraZeneca di awal dan kita akan juga menerima vaksin Pfizer dan Sinovac yang rencananya akan di kita terima mulai bulan ini juga,” ungkapnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Selain itu, Indonesia juga menerima dukungan vaksin dari Pemerintah Belanda melalui skema kerja sama bilateral yang akan datang dalam beberapa tahap. Untuk tahap pertama, telah tiba sebanyak 450 ribu dosis vaksin AstraZeneca pada hari ini, Kamis (19/8).</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">“Saya dalam hal ini mengucapkan terima kasih Pak Dubes [Kerajaan Belanda untuk Indonesia], atas nama pemerintah Indonesia dan juga rakyat Indonesia atas </span><span class="s3">generosity</span><span class="s2"> dari teman-teman Belanda dan rakyat Belanda yang telah menyumbangkan dan akan kita terima jam 7 nanti pertamanya sebesar 450 ribu dosis,” ujar Menkes. </span><span class="s1">(*)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pemerintah-datangkan-vaksin-pfizer-dan-astrazeneca-lewat-jalur-komersial/">Pemerintah Datangkan Vaksin Pfizer dan AstraZeneca Lewat Jalur Komersial</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pagi Ini, 594 Ribu Dosis Vaksin AstraZeneca Tiba di Indonesia</title>
		<link>https://prokabar.com/pagi-ini-594-ribu-dosis-vaksin-astrazeneca-tiba-di-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Aug 2021 01:53:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#AstraZeneca]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#vaksin]]></category>
		<category><![CDATA[#vaksinasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=92154</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Indonesia kembali menerima kedatangan vaksin COVID-19 AstraZeneca pada Jumat (6/8). Vaksin AstraZeneca yang tiba kali ini berjumlah 594.200 dosis. Kedatangan vaksin ini...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pagi-ini-594-ribu-dosis-vaksin-astrazeneca-tiba-di-indonesia/">Pagi Ini, 594 Ribu Dosis Vaksin AstraZeneca Tiba di Indonesia</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-reader-unique-id="1"><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Indonesia kembali menerima kedatangan vaksin COVID-19 AstraZeneca pada Jumat (6/8). Vaksin AstraZeneca yang tiba kali ini berjumlah 594.200 dosis.</p>
<p data-reader-unique-id="3">Kedatangan vaksin ini merupakan bukti keberhasilan dari upaya pemerintah yang menempuh cara diplomasi untuk pemenuhan kebutuhan vaksin di dalam negeri.</p>
<p data-reader-unique-id="4">Upaya diplomasi pemerintah itu tentunya bertujuan untuk mencapai target 1 juta vaksinasi per hari di Juli 2021, dan 2 juta vaksinasi di Agustus 2021.</p>
<p data-reader-unique-id="5">Dari informasi yang dihimpun, Vaksin AstraZeneca tersebut tiba pukul 07.15 WIB di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.</p>
<p data-reader-unique-id="7">Vaksin itu diangkut dengan menggunakan maskapai penerbangan Singapore Airlines Flight dengan nomor penerbangan SQ-950.</p>
<p data-reader-unique-id="8">Vaksin AstraZeneca itu dikemas dalam 4 pallet dengan ukuran 100 x 120 x 107 (cm), dengan nilai setara Rp39.166.710.826.</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pagi-ini-594-ribu-dosis-vaksin-astrazeneca-tiba-di-indonesia/">Pagi Ini, 594 Ribu Dosis Vaksin AstraZeneca Tiba di Indonesia</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>322 Orang Divaksinasi pada Hari Kelima Layanan Vaksin Dosis Kedua</title>
		<link>https://prokabar.com/322-orang-divaksinasi-pada-hari-kelima-layanan-vaksin-dosis-kedua/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Jul 2021 12:41:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#AstraZeneca]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#Padang Panjang]]></category>
		<category><![CDATA[#sinovac]]></category>
		<category><![CDATA[#vaksin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=91852</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang Panjang, Prokabar &#8211; Sebanyak 322 orang mendapatkan vaksinasi Covid-19 yang digelar TNI dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Padang Panjang di tiga tempat, Sabtu (31/7)....</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/322-orang-divaksinasi-pada-hari-kelima-layanan-vaksin-dosis-kedua/">322 Orang Divaksinasi pada Hari Kelima Layanan Vaksin Dosis Kedua</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang Panjang, Prokabar</strong> &#8211; Sebanyak 322 orang mendapatkan vaksinasi Covid-19 yang digelar TNI dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Padang Panjang di tiga tempat, Sabtu (31/7).</p>
<p>Khusus Puskesmas Koto Katik yang memfasilitasi vaksinasi di Markas Koramil 01/PP menggelar vaksinasi untuk 2 varian vaksin, Astrazeneca dan Sinovac.</p>
<p>Untuk vaksin Astrazeneca yang merupakan program dari TNI, vaksin dosis pertama telah diberikan kepada 59 orang. Untuk vaksin dosis kedua diberikan sebanyak 92 orang.</p>
<p>Sementara vaksin Sinovac, Puskesmas Koto Katik telah memberikan kepada 60 orang untuk vaksin dosis kedua.</p>
<p>Puskesmas Kebun Sikolos yang juga memfasilitasi vaksinasi di Markas Koramil 01/PP telah memberikan vaksin dosis kedua sebanyak 29 orang.</p>
<p>Dengan rincian, satu lansia, 13 pelayan publik, masyarakat umum 12 orang dan tiga remaja.</p>
<p>Puskesmas Bukit Surungan yang memfasilitasi vaksinasi di Kelurahan Pasar Usang, memberikan vaksin dosis kedua kepada 82 orang.</p>
<p>Di antaranya tujuh lansia, 20 pelayan publik, 54 masyarakat umum dan satu remaja.</p>
<p>Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes, Rahmaisa, SKM mengatakan, warga yang mendapatkan vaksin dosis kedua sudah mendekati jumlah sasaran.</p>
<p>&#8220;Jumlah warga yang mengikuti vaksin sekarang sudah mendekati sasaran kita, bahkan ada yang melebihi sasaran. Seperti Puskesmas Kebun Sikolos dengan sasaran 26 orang, namun telah memberikan vaksin kepada 29 orang,&#8221; ujarnya. <strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/322-orang-divaksinasi-pada-hari-kelima-layanan-vaksin-dosis-kedua/">322 Orang Divaksinasi pada Hari Kelima Layanan Vaksin Dosis Kedua</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemenag Imbau Masyarakat Tidak Ragu Gunakan Vaksin AstraZeneca</title>
		<link>https://prokabar.com/kemenag-imbau-masyarakat-tidak-ragu-gunakan-vaksin-astrazeneca/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Mar 2021 02:30:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#AstraZeneca]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#vaksin]]></category>
		<category><![CDATA[#vaksinasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=83969</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa&#8217;adi mengimbau masyarakat Indonesia tidak ragu untuk menggunakan Vaksin AstraZeneca, karena Majelis Ulama Indonesia telah menerbitkan fatwa...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kemenag-imbau-masyarakat-tidak-ragu-gunakan-vaksin-astrazeneca/">Kemenag Imbau Masyarakat Tidak Ragu Gunakan Vaksin AstraZeneca</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa&#8217;adi mengimbau masyarakat Indonesia tidak ragu untuk menggunakan Vaksin AstraZeneca, karena Majelis Ulama Indonesia telah menerbitkan fatwa bahwa mubah atau boleh digunakan vaksin tersebut.</p>
<p data-reader-unique-id="2">&#8220;Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk tidak ragu menggunakan vaksin AstraZeneca karena hal tersebut sudah mendapat fatwa dari MUI,&#8221; terang Wamenag di Jakarta, dilansir Selasa (23/3).</p>
<p data-reader-unique-id="3">&#8220;Dan sudah mendapat izin penggunaan darurat atau <em data-reader-unique-id="4">emergency use authorization</em> (EAU) terhadap penggunaan vaksin Covid-19 dari AstraZeneca di Indonesia dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM),&#8221; sambungnya.</p>
<p data-reader-unique-id="5">Wamenag juga meminta masyarakat untuk tidak menjadikan polemik perbedaan pendapat fatwa tentang kehalalan vaksin AstraZaneca. Sebab, baik yang memfatwakan halal maupun yang tidak, keduanya berkesimpulan bahwa vaksin AstraZeneca boleh digunakan karena ada unsur kedaruratan dan kebutuhan syar&#8217;i yang mendesak. Yaitu,  mengatasi pandemi Covid 19 yang sudah banyak menelan korban jiwa manusia.</p>
<p data-reader-unique-id="6">&#8220;Dalam ajaran agama, menjaga keselamatan jiwa manusia itu harus lebih diutamakan dan didahulukan,&#8221; jelas Wamenag.</p>
<p data-reader-unique-id="7">Dengan program vaksinasi, lanjut Wamenag, diharapkan Indonesia dapat segera mencapai kekebalan kolektif (herd immunity). Sehingga, hal itu dapat menekan laju penyebaran Covid-19 dan masyarakat selamat dari bahaya virus Corona.</p>
<p data-reader-unique-id="8">&#8220;Pemerintah telah menargetkan <em data-reader-unique-id="9">herd immuity</em>masyarakat bisa tercapai pada Maret 2022. Untuk hal tersebut, kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk ikut mendukung program pemerintah tersebut agar masyarakat terbebas dari virus Corona,&#8221; tandasnya. (*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kemenag-imbau-masyarakat-tidak-ragu-gunakan-vaksin-astrazeneca/">Kemenag Imbau Masyarakat Tidak Ragu Gunakan Vaksin AstraZeneca</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tunda Rekomendasi Penggunaan, BPOM Lakukan Kajian Terhadap Vaksin AstraZeneca</title>
		<link>https://prokabar.com/tunda-rekomendasi-penggunaan-bpom-lakukan-kajian-terhadap-vaksin-astrazeneca/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Mar 2021 02:30:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#AstraZeneca]]></category>
		<category><![CDATA[#BPOM]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#vaksin]]></category>
		<category><![CDATA[#vaksinasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=83670</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Badan Pengawas Obat dan Makanan (POM) tidak memberikan rekomendasi penggunaan vaksin COVID-19 AstraZeneca karena masih akan melakukan kajian lebih lanjut. Untuk...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tunda-rekomendasi-penggunaan-bpom-lakukan-kajian-terhadap-vaksin-astrazeneca/">Tunda Rekomendasi Penggunaan, BPOM Lakukan Kajian Terhadap Vaksin AstraZeneca</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>Jakarta, Prokabar —</strong> Badan Pengawas Obat dan Makanan (POM) tidak memberikan rekomendasi penggunaan vaksin COVID-19 AstraZeneca karena masih akan melakukan kajian lebih lanjut.</p>
<p class="p1"><span class="s1">Untuk itu lembaga ini tidak memberikan rekomendasinya selama hasil kajian belum diperoleh. Di beberapa negara Uni Eropa juga melakukan hal yang sama, menangguhkan penggunaannya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Langkah ini diambil BPOM untuk kehati-hatian, dan bersama dengan tim pakar Komisi Nasional Penilai Obat, Komisi Nasional Pengkajian dan Penanggulanan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (PP KIPI), dan Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) akan melakukan kajian lebih lanjut.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Maka, selama masih dalam proses kajian, vaksin COVID-19 AstraZeneca direkomendasikan tidak digunakan,” katanya seperti keterangan resminya dilansir Kamis (18/3).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">AstraZeneca telah diterima Indonesia melalui COVAX Facility yang diproduksi di Korea Selatan, dengan jaminan mutu sesuai standar persyaratan global untuk Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Bets produk vaksin COVID-19 AstraZeneca yang telah masuk ke Indonesia tersebut berbeda dengan bets produk yang diduga menyebabkan pembekuan darah dan diproduksi di fasilitas produksi yang berbeda.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Hingga tanggal 17 Maret 2021, diketahui telah dilakukan penangguhan penggunaan vaksin COVID-19 AstraZeneca di 15 negara di Eropa. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Bets tertentu (ABV5300, ABV3025, dan ABV2856) yang menyebabkan dua kasus pembekuan darah pasca penyuntikan di Austria dan Denmark, ditegaskan Badan POM tidak masuk ke Indonesia. (*)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/tunda-rekomendasi-penggunaan-bpom-lakukan-kajian-terhadap-vaksin-astrazeneca/">Tunda Rekomendasi Penggunaan, BPOM Lakukan Kajian Terhadap Vaksin AstraZeneca</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Datangkan 1,1 Juta Dosis Vaksin AstraZeneca</title>
		<link>https://prokabar.com/pemerintah-datangkan-11-juta-dosis-vaksin-astrazeneca/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Mar 2021 12:14:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#AstraZeneca]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#vaksin]]></category>
		<category><![CDATA[#virusAstraZeneca]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=82978</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Pemerintah kembali mendatangkan vaksin COVID-19 untuk keperluan pelaksanaan vaksinasi bagi masyarakat Indonesia. Hari ini, Senin (8/3) tiba di Tanah Air sebanyak 1,1...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pemerintah-datangkan-11-juta-dosis-vaksin-astrazeneca/">Pemerintah Datangkan 1,1 Juta Dosis Vaksin AstraZeneca</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Pemerintah kembali mendatangkan vaksin COVID-19 untuk keperluan pelaksanaan vaksinasi bagi masyarakat Indonesia. Hari ini, Senin (8/3) tiba di Tanah Air sebanyak 1,1 juta dosis vaksin AstraZeneca dalam bentuk jadi. Pesawat Maskapai KLM yang membawa vaksin tersebut dari Amsterdam, Belanda, mendarat di Bandar Udara (Bandara) Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, sekitar pukul 17.50 WIB.</p>
<p data-reader-unique-id="5">“Pada hari ini, Indonesia menerima pengiriman pertama vaksin AstraZeneca sebesar 1.113.600 vaksin jadi, dengan total berat 4,1 ton yang terdiri dari 11.136 karton,” ujar Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi dalam keterangan pers menyambut kedatangan vaksin, di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.</p>
<p data-reader-unique-id="6">Jumlah 1.113.600 vaksin ini, imbuh Retno, adalah bagian awal dari <em data-reader-unique-id="7">batch</em> pertama pemberian vaksin melalui jalur multilateral COVAX Facility.</p>
<p data-reader-unique-id="9">“Di dalam <em data-reader-unique-id="10">batch</em> pertama, Indonesia akan memperoleh 11.704.800 vaksin jadi. Pengiriman <em data-reader-unique-id="11">batch</em> pertama akan dilakukan hingga Mei 2020 dan insyaallah menurut rencana akan diikuti <em data-reader-unique-id="12">batch-batch</em> selanjutnya,” ujarnya.</p>
<p data-reader-unique-id="13">Kedatangan vaksin AstraZeneca ini merupakan tahap keenam kedatangan vaksin COVID-19 di Indonesia.</p>
<p data-reader-unique-id="14">Sebelumnya, Vaksin COVID-19 tahap pertama tiba di Tanah Air pada 6 Desember 2020 berupa vaksin jadi produksi Sinovac sebanyak 1,2 juta dosis. Kemudian, pada 31 Desember 2020, pada tahap kedua, kembali didatangkan sebanyak 1,8 juta dosis vaksin jadi produksi Sinovac.</p>
<p data-reader-unique-id="15">Kemudian, pada 12 Januari 2021 atau tahap ketiga, didatangkan sebanyak 15 juta dosis bahan baku vaksin Sinovac yang kemudian diolah oleh BUMN PT Bio Farma. Pada tahap keempat, sebanyak 10 juta dosis bahan baku vaksin Sinovac tiba pada tanggal 2 Februari 2021 .</p>
<p data-reader-unique-id="16">Selanjutnya, pada 2 Maret 2021 lalu, pada tahap kelima, kembali tiba sebanyak 10 juta bahan baku vaksin COVID-19 produksi Sinovac.</p>
<p data-reader-unique-id="17">Fasilitas COVAX adalah kerja sama multilateral untuk memastikan semua orang di dunia akan menerima vaksin COVID-19. Skema kerja sama ini digagas oleh Aliansi Vaksin GAVI, Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO, dan Koalisi untuk Inovasi Kesiapsiagaan Epidemi (CEPI), dan UNICEF.</p>
<p data-reader-unique-id="18">Indonesia melalui Menlu RI Retno LP Marsudi adalah salah satu ketua bersama (<em data-reader-unique-id="19">co-chair</em>) dari program kerja sama vaksin multilateral COVAX Advance  Market Commitment (AMC) Engagement Group (EG) yang beranggotakan 92 negara ini. (*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pemerintah-datangkan-11-juta-dosis-vaksin-astrazeneca/">Pemerintah Datangkan 1,1 Juta Dosis Vaksin AstraZeneca</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kuartal I Tahun Ini, Vaksin COVID-19 Produksi AstraZeneca Diperkirakan Tiba</title>
		<link>https://prokabar.com/kuartal-i-tahun-ini-vaksin-covid-19-produksi-astrazeneca-diperkirakan-tiba/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Feb 2021 00:30:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#AstraZeneca]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#vaksin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=81132</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Pemerintah Indonesia akan mendapatkan vaksin COVID-19 dari AstraZeneca melalui skema kerja sama multilateral GAVI Covax Facility. Fasilitas tersebut merupakan kerja sama pengembangan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kuartal-i-tahun-ini-vaksin-covid-19-produksi-astrazeneca-diperkirakan-tiba/">Kuartal I Tahun Ini, Vaksin COVID-19 Produksi AstraZeneca Diperkirakan Tiba</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Pemerintah Indonesia akan mendapatkan vaksin COVID-19 dari AstraZeneca melalui skema kerja sama multilateral GAVI Covax Facility. Fasilitas tersebut merupakan kerja sama pengembangan vaksin antara Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO dan Aliansi Vaksin dan Imunisasi Global atau GAVI.</p>
<p data-reader-unique-id="5">Pada Sabtu (30/1) lalu, Indonesia telah menerima konfirmasi mengenai indikasi alokasi tahap awal vaksin dengan mekanisme Covax Facility ini. Sesuai dengan surat dari GAVI, di tahap awal, Indonesia akan menerima 13,7-23,1 juta dosis vaksin AstraZeneca yang akan dikirim melalui dua tahap, yaitu: kuartal I, sebanyak 25-35 persen, dan kuartal II sebanyak 65-75 persen dari alokasi awal tersebut.</p>
<p data-reader-unique-id="7">Distribusi vaksin akan dilakukan setelah vaksin AstraZeneca mendapatkan WHO EUL (<em data-reader-unique-id="8">Emergency Use Listing</em>), telah mendapatkan validasi dari kelompok <em data-reader-unique-id="9">Independent Allocation of Vaccines Task Force</em> (AIVG), dan ketersediaan suplai dari manufaktur sesuai dengan perkiraan awal.</p>
<p data-reader-unique-id="10">Menteri Luar Negeri Retno Marsudi telah melakukan koordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin guna menindaklanjuti beberapa hal yang harus dilakukan Indonesia sebagai persiapan pengiriman vaksin.</p>
<p data-reader-unique-id="11">Vaksin AstraZeneca nantinya harus <em data-reader-unique-id="12">mendapatkan Emergency Use Authorization</em> (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sebelum dapat digunakan di Indonesia.</p>
<p data-reader-unique-id="13">“Ini merupakan keberhasilan diplomasi kita, melalui COVAX kita mendapatkan akses vaksin gratis dan dalam waktu yang cepat tentunya akan melengkapi jenis vaksin yang sudah ada saat ini,” ujar Juru Bicara Pemerintah untuk Vaksinasi COVID-19 Siti Nadia Tarmidzi, dikutip dari laman kemkes.go.id, Kamis (4/2).</p>
<p data-reader-unique-id="15">Nadia menambahkan, Vaksin AstraZeneca dapat digunakan untuk memvaksinasi penduduk usia 60 tahun ke atas. “Vaksin AstraZeneca adalah salah satu vaksin yang dapat digunakan pada usia 60 tahun ke atas yang kita ketahui di mana kelompok ini memiliki angka kematian tertinggi,” ujarnya.</p>
<p data-reader-unique-id="16">Pengadaan vaksin melalui skema GAVI ini sifatnya gratis untuk pemerataan akses negara miskin dan berkembang mendapatkan vaksin COVID-19.</p>
<p data-reader-unique-id="17">Vaksin dari GAVI akan melengkapi kebutuhan program vaksinasi COVID-19 untuk sekitar 181,5 juta penduduk Indonesia yang dianggap memenuhi syarat mengikuti program ini.</p>
<p data-reader-unique-id="18">Indonesia telah mendapatkan komitmen dan opsi untuk mendatangkan sebesar 663 juta dosis vaksin dari berbagai sumber, seperti AstraZeneca dari Inggris, Sinovac dari Tiongkok, Novavax dari Amerika Serikat dan Kanada, dan Pfizer dari Amerika Serikat. <strong data-reader-unique-id="19">(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kuartal-i-tahun-ini-vaksin-covid-19-produksi-astrazeneca-diperkirakan-tiba/">Kuartal I Tahun Ini, Vaksin COVID-19 Produksi AstraZeneca Diperkirakan Tiba</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 32/138 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/14 queries in 0.028 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 15:43:44 by W3 Total Cache
-->