<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Artificial Intelligence Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/artificial-intelligence/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/artificial-intelligence/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 15 May 2025 17:20:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>Artificial Intelligence Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/artificial-intelligence/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kreatif Sendiri atau Kreatif Berkat Robot?</title>
		<link>https://prokabar.com/kreatif-sendiri-atau-kreatif-berkat-robot/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fadhil Wafi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 May 2025 17:20:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Artificial Intelligence]]></category>
		<category><![CDATA[Kecerdasan Buatan]]></category>
		<category><![CDATA[Konten Kreator]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=127413</guid>

					<description><![CDATA[<p>M. Afif Wafri Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang Dulu, mahasiswa dikenal sebagai agen perubahan. Sekarang? Mungkin lebih cocok...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kreatif-sendiri-atau-kreatif-berkat-robot/">Kreatif Sendiri atau Kreatif Berkat Robot?</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>M. Afif Wafri<br />
Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam<br />
Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang</strong></p>
<p>Dulu, mahasiswa dikenal sebagai agen perubahan. Sekarang? Mungkin lebih cocok disebut agen &#8220;Ctrl+C dan Ctrl+V berbasis AI&#8221;. Di zaman ketika satu pertanyaan bisa dijawab dengan ribuan karakter dalam satu detik oleh kecerdasan buatan, kita patut bertanya: apakah otak mahasiswa masih digunakan untuk berpikir, atau cukup jadi pengantar teks ke chatbot saja?</p>
<p>Media sosial? Jangan ditanya. Yang viral lebih cepat dipercaya daripada buku wajib kuliah. “Algoritma lebih penting dari argumentasi,” begitu kata seorang mahasiswa dalam nada bercanda, tapi sebenarnya serius. Fenomena ini bukan sekadar gaya hidup digital. Ia sudah masuk ke ranah paling sakral dalam dunia akademik: kreativitas dan orisinalitas berpikir.</p>
<p>Menurut laporan UNESCO berjudul <em>“Technology in Education: A Tool on Whose Terms?”</em> (2023), penggunaan teknologi digital yang tidak kritis justru dapat menghambat proses berpikir mendalam. AI memang memberi akses cepat pada informasi, tetapi terlalu mengandalkan teknologi bisa membuat daya analisis mahasiswa tumpul. Pendidikan tanpa refleksi kritis hanya menciptakan mesin fotokopi manusia.</p>
<p>Survei dari Katadata Insight Center pada 2023 mengungkap bahwa 63% mahasiswa Indonesia mengaku menggunakan AI seperti ChatGPT untuk menyelesaikan tugas kuliah. Yang mengejutkan, 41% di antaranya mengaku hanya sedikit memahami isi dari jawaban yang mereka salin.</p>
<p>Dalam konteks global, McKinsey Global Institute bahkan memproyeksikan bahwa pada 2030, sekitar 14% pekerjaan akan tergantikan otomatisasi. Bukan hanya pekerjaan rutin, tapi juga profesi berbasis pemikiran seperti analis data dan penulis konten. Maka, bukan tak mungkin, mahasiswa yang hari ini menyerahkan proses belajarnya kepada mesin, kelak akan kalah bersaing dengan mesin yang lebih cepat belajar darinya.</p>
<p>Seperti yang dikatakan Fyodor Dostoyevsky dalam novelnya Notes from Underground: <em>&#8220;Man is a creature that can get used to anything.&#8221;</em> Termasuk terbiasa tidak berpikir. Dan itu yang paling menakutkan.</p>
<p>Kini, mahasiswa bisa menghabiskan dua jam menyusun caption Instagram, tapi merasa lima menit terlalu lama untuk membaca tiga paragraf jurnal ilmiah. Ironis. Lebih ironis lagi ketika ada lomba esai, yang pertama dicari adalah “prompt terbaik buat AI”, bukan ide dari kepala sendiri. Kreativitas dikira tinggal klik. Intelektualitas cukup diserahkan ke mesin.</p>
<p>Padahal, AI dan media sosial bukan musuh. Mereka adalah alat. Tapi jika kita tidak belajar menggunakannya secara bijak, alat itu justru akan membentuk kita jadi produk pasif algoritma. Mahasiswa seharusnya jadi penantang zaman, bukan korban tren. Kita perlu merebut kembali ruang berpikir, ruang bertanya, dan terutama, ruang untuk salah. Karena hanya dengan berpikir dan berproses sendiri, kita bisa tumbuh.</p>
<p>Kreativitas bukan datang dari jawaban yang instan, tapi dari kebingungan yang ditekuni. Jadi, sebelum Anda mengetik <em>“Tolong buatin makalah dong, ChatGPT,”</em> coba tanya dulu ke diri sendiri: <em>“Apa sebenarnya yang ingin aku katakan?”</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kreatif-sendiri-atau-kreatif-berkat-robot/">Kreatif Sendiri atau Kreatif Berkat Robot?</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Variasi Teknologi AI Ketika Covid-19</title>
		<link>https://prokabar.com/variasi-teknologi-ai-ketika-covid-19/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fadhil Wafi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Oct 2021 14:45:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[#Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[AI]]></category>
		<category><![CDATA[Artificial Intelligence]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=96201</guid>

					<description><![CDATA[<p>Prokabar.com &#8211; Pihak Fakultas Kedokteran UI (FKUI) menerangkan tentang teknologi AI yang sangat berguna untuk menangani virus Corona. Ada beberapa hal yang masuk perhatian...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/variasi-teknologi-ai-ketika-covid-19/">Variasi Teknologi AI Ketika Covid-19</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://prokabar.com/"><strong>Prokabar.com &#8211;</strong></a> Pihak Fakultas Kedokteran UI (FKUI) menerangkan tentang teknologi AI yang sangat berguna untuk menangani virus Corona.</p>
<p>Ada beberapa hal yang masuk perhatian dalam kecerdasan buatan pada bidang kesehatan.</p>
<p>Antara lain keselamatan pasien, implementasi pasien, serta aplikasi AI sebagai teknologi yang dapat ganti tugas dokter.</p>
<h4><strong>BACA JUGA : <a href="https://kampartrapost.com/bye-bbm-bmw-siap-larang-mobil-berbahan-bakar-fosil-pada-2030/">Bye BBM! BMW Siap Larang Mobil Berbahan Bakar Fosil Pada 2030</a></strong></h4>
<p>Juga ada pengecekan keterburukan kondisi kesehatan serta kesembuhan maupun kematian.</p>
<p>Dalam pengaplikasiannya, AI juga dapat digunakan untuk tracking, diagnosis, dan prognosis</p>
<p>Tak lupa juga guna treatment, vaksin, dan kontrol sosial.</p>
<p>China juga menerapkan AI ketika kondisi Covid-19</p>
<p>Negeri Tirai Bambu itu memanfaatkan teknologi AI untuk mengatasi pembelajaran jarak jauh yang dinilai tidak efektif saat pandemi Covid-19</p>
<p>Tepatnya di Sekolah Dasar (SD) Jinhua Xiaoshun, para murid dianjurkan memakan alat berupa ikat kepala kecil yang dilengkapi oleh sensor dan AI untuk memantau gelombang otak mereka.</p>
<h4><strong>BACA JUGA : <a href="https://kampartrapost.com/rokok-ber-sni/">Rokok Ber-SNI?</a></strong></h4>
<p>Guna alat itu untuk mengukur tingkat kefokusan para murid ketika proses belajar mengajar.</p>
<p>Misalnya ketika muncul sinar berwarna merah menandakan siswa itu fokus, kuning menandakan tidak fokus dan putih bertanda murid dalam kondisi offline.</p>
<p>Teknologi berbasis AI lainnya digunakan China yaitu kamera pemantau seberapa sering murid melihat ponsel dan menguap. <strong>(MG1_ash)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/variasi-teknologi-ai-ketika-covid-19/">Variasi Teknologi AI Ketika Covid-19</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perjuangan Indonesia di &#8220;Perang Dingin&#8221; Kecerdasan Buatan</title>
		<link>https://prokabar.com/perjuangan-indonesia-di-perang-dingin-kecerdasan-buatan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fadhil Wafi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Oct 2021 06:07:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[#perikanan]]></category>
		<category><![CDATA[#pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[AI]]></category>
		<category><![CDATA[Artificial Intelligence]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=96193</guid>

					<description><![CDATA[<p>Prokabar.com &#8211; Pakar Informasi dan Teknologi Institut Teknologi Bandung (ITB) sebut ketertinggalan keilmuan Indonesia dengan implementasinya tidak jauh berbeda. Keilmuan Indonesia masih memiliki harapan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/perjuangan-indonesia-di-perang-dingin-kecerdasan-buatan/">Perjuangan Indonesia di &#8220;Perang Dingin&#8221; Kecerdasan Buatan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://prokabar.com/"><strong>Prokabar.com &#8211;</strong></a> Pakar Informasi dan Teknologi Institut Teknologi Bandung (ITB) sebut ketertinggalan keilmuan Indonesia dengan implementasinya tidak jauh berbeda.</p>
<p>Keilmuan Indonesia masih memiliki harapan untuk bersaing dengan negara maju lainnya dalam mengimplementasikan keilmuan yang ada.</p>
<p>&#8220;Menurut saya kita ketinggalan impelementasi, secara keilmuan tidak,&#8221; kata Budi Rahadjo.</p>
<p>Salah satu bentuk implementasi itu ialah Artificial Intelligence (AI)</p>
<h4><strong>BACA JUGA : <a href="https://kampartrapost.com/nasa-siap-luncurkan-misi-lucy-jelajah-asteroid-12-tahun/">NASA Siap Luncurkan Misi Lucy Jelajah Asteroid 12 Tahun</a></strong></h4>
<p>AI yang dimiliki Indonesia masih turut ikut bersaing untuk pengembangannya.</p>
<p>Indoenesia bersaing dengan negara <em>super power</em> seperti China dan Amerika Serikat. Meski dari implementasi Indonesia masih jauh, namun tanah air dapat berakselarasi bersama negara lain dalam rangka pengembangan AI.</p>
<p>Harus ada sektor yang unggul, seperti pertanian juga perikanan.</p>
<p>Dua hal tersebut jadi segmen yang tampak unggul dan dapat jadi produk andalan dalam bidang AI di Indonesia.</p>
<p>Dalam ranah perikanan juga kelautan, AI dapat berkembang seperti dalam memprediksi algoritma dari fase ternak serta musim panen ikan.</p>
<h4><strong>BACA JUGA : <a href="https://kampartrapost.com/microsoft-bakal-tutup-linkedin-di-china-kenapa/">Microsoft Bakal Tutup LinkedIn di China, Kenapa?</a></strong></h4>
<p>Dari hal itu peneliti mampu olah dari fase yang ada, dan dapat disalurkan pada produk kecerdasan buatan.</p>
<p>Tanpa perlu banyak investasi, Indonesia dapat selangkah lebih maju berkat ekosistem yang sudah ada.</p>
<p>Untuk genggam dunia dengan AI, Indonesia bisa mulai cari sumber komputasi guna olah data untuk jadi produk AI. <strong>(MG1_ash)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/perjuangan-indonesia-di-perang-dingin-kecerdasan-buatan/">Perjuangan Indonesia di &#8220;Perang Dingin&#8221; Kecerdasan Buatan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penerapan Artificial Intelligence dalam Kehidupan Sehari-hari</title>
		<link>https://prokabar.com/penerapan-artificial-intelligence-dalam-kehidupan-sehari-hari/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fadhil Wafi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Oct 2021 04:05:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[AI]]></category>
		<category><![CDATA[Artificial Intelligence]]></category>
		<category><![CDATA[Kecerdasan Buatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=96106</guid>

					<description><![CDATA[<p>Prokabar.com &#8211; Artificial Inteligence (AI) atau yang dikenal dengan istilah Kecerdasan Buatan sudah jadi hal biasa pada sejumlah bidang industri yang pegang prinsip kemajuan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/penerapan-artificial-intelligence-dalam-kehidupan-sehari-hari/">Penerapan Artificial Intelligence dalam Kehidupan Sehari-hari</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://prokabar.com/"><strong>Prokabar.com &#8211;</strong></a> Artificial Inteligence (AI) atau yang dikenal dengan istilah Kecerdasan Buatan sudah jadi hal biasa pada sejumlah bidang industri yang pegang prinsip kemajuan teknologi.</p>
<p>Mulai dari bidang kesehatan, keuangan, olahraga, dan lainnya, AI jadi alternatif ampuh pada jalannya kegiatan sehari-hari bagi manusia.</p>
<p>Ambil alih tugas manusia dan jadi solusi yang memudahkan, ada banyak teknologi AI yang telah jadi bagian kehidupan manusia dalam beraktivitas.</p>
<p>Berikut contoh beberapa penerapan AI dalam kehidupan manusia milenial:</p>
<h4><strong>1. Filter Email di Gmail</strong></h4>
<p>Google adalah salah satu fitur yang pakai AI guna atur email yang masuk pada akun gmail pengguna.</p>
<p>AI dalam fitur google dapat menganalisis email yang masuk, lalu dimasukkan kembali pada sejumlah kategori.</p>
<p>Sebagai contoh, yaitu primary, social, promotions, updates, forums, serta spam.</p>
<p>Filter dapat jadi sarana untuk buat mudah pengguna dalam mendapatkan email penting secara cepat.</p>
<p>Google juga dapat klaim bahwa filter dengan basis AI bisa cegah lebih dari 99 persen spam yang masuk ke inbox pengguna.</p>
<h4><strong>2. AI dalam Media Sosial</strong></h4>
<p>AI dapat jadi solusi mudah bagi pengguna media sosial dalam rangka mencari informasi serta lakukan komunikasi dengan rekan atau menambah relasi</p>
<p>Contoh AI pada media sosial seperti pada Linkedin dan Facebook.</p>
<h4><strong>3. Prediksi pencarian Google</strong></h4>
<p>Jika pengguna mulai ketik suatu hal pada kolom search, google akan beri rekomendasi pencarian yang dapat dipilih.</p>
<p>Hal tersebut adalah salah satu teknologi AI yang dapat difungsikan oleh Google.</p>
<p>Hasil dari prediksi pencarian adalah bentuk dari analisis yang telah Google rangkum, seperti lokasi, usia, serta detail pribadi.</p>
<p>Dengan AI yang hadir, mesin pencari dapat tebak informasi apa yang pengguna ingin dapatkan. <strong>(MG1_ash)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/penerapan-artificial-intelligence-dalam-kehidupan-sehari-hari/">Penerapan Artificial Intelligence dalam Kehidupan Sehari-hari</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Peran Artificial Intelligence dalam Kehidupan</title>
		<link>https://prokabar.com/peran-artificial-intelligence-dalam-kehidupan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fadhil Wafi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Oct 2021 03:44:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[#smartphone]]></category>
		<category><![CDATA[#teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[AI]]></category>
		<category><![CDATA[Artificial Intelligence]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=95589</guid>

					<description><![CDATA[<p>Prokabar.com &#8211; Artificial Intelligence (AI) atau yang biasa kita kenal dengan nama kecerdasan buatan adalah simulasi dari kecerdasan yang dimiliki manusia, dan dirancang dalam...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/peran-artificial-intelligence-dalam-kehidupan/">Peran Artificial Intelligence dalam Kehidupan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="https://prokabar.com/">Prokabar.com &#8211;</a> </strong>Artificial Intelligence (AI) atau yang biasa kita kenal dengan nama kecerdasan buatan adalah simulasi dari kecerdasan yang dimiliki manusia, dan dirancang dalam mesin serta diprogram sehingga bisa berpikir layaknya manusia.</p>
<p>Dari pendapat ahli yaitu Mc Leod dan Schell kecerdasan buatan diartikan sebagai aktivitas penyediaan mesin, seperti komputer dengan kepandaian.</p>
<p>Dengan fungsi untuk memperlihatkan perilaku.</p>
<p>Yang mana hal itu diklaim sama cerdas dengan jika kepandaian tersebut ditampilkan dari manusia.</p>
<h4><strong>BACA JUGA : <a href="https://kampartrapost.com/pertama-dalam-sejarah-rusia-siap-buat-film-di-luar-angkasa/">Pertama dalam Sejarah, Rusia Siap Buat Film di Luar Angkasa</a></strong></h4>
<p>Dari pendapat di atas, dapat kesimpulan bahwa AI adalah sistem komputer yang dapat melaksanakan hal-hal yang pada dasarnya harus pakai tenaga manusia atau kecerdasan manusia.</p>
<p>Namun dapat diatasi dengan teknologi yang sumber dayanya bukan dari manusia.</p>
<p>AI butuh pengalaman dan data agar bentuk dari sistem cerdas dapat kian baik.</p>
<p>Langkah penting pada proses AI adalah<em> learning</em>, <em>reasoning dan self correction</em>. AI butuh belajar guna tambah pengetahuan.</p>
<p>Pada masa sekarang, AI telah banyak hadir dalam aspek kehidupan serta sering digunakan dalam beragam bidang kehidupan.</p>
<p>Yang biasa kita lihat pada masa sekarang, jenis AI yang sering orang fungsikan adalah asisten virtual Google dan Siri.</p>
<h4><strong>BACA JUGA : </strong><strong><a href="https://prokabar.com/baru-dua-hari-ke-sekolah-pelajar-di-padang-kembali-belajar-daring/">Baru Dua Hari ke Sekolah, Pelajar di Padang Kembali Belajar Daring</a></strong></h4>
<p>Meski bukan sesuatu yang baru, kecerdasan buatan adalah terobosan yang selalu menarik perhatian.</p>
<p>Bentuk temuan canggih itu juga dapat jadi alternatif pada aspek hidup manusia.</p>
<p>Tak hanya jadi asisten atau pengganti kerja manusia saja, AI juga punya fungsi lebih.</p>
<p>Yaitu mampu memberikan <em>feedback</em> layaknya manusia pada umumnya.</p>
<p>Hingga saat ini, AI masih menjadi bagian penting pada smartphone dan komputer, dan kemungkinan akan terus berkembang seiring perkembangan zaman dan teknologi. <strong>(MG1_ash)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/peran-artificial-intelligence-dalam-kehidupan/">Peran Artificial Intelligence dalam Kehidupan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 31/99 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.025 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 08:53:58 by W3 Total Cache
-->