<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#arteriadahlan Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/arteriadahlan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/arteriadahlan/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 21 Oct 2021 14:10:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#arteriadahlan Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/arteriadahlan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ini Sebabnya, Kapolres dan Bupati Pessel, Diapresiasi Arteria Dahlan</title>
		<link>https://prokabar.com/ini-sebabnya-kapolres-dan-bupati-pessel-diapresiasi-arteria-dahlan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Oct 2021 14:10:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#arteriadahlan]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#MIN]]></category>
		<category><![CDATA[#PDIP]]></category>
		<category><![CDATA[#PesisirSelatan]]></category>
		<category><![CDATA[#Pessel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=96407</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pesisir Selatan, Prokabar &#8211; Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Arteria Dahlan mengapresiasi terhadap kinerja Kapolres Pesisir Selatan (Pessel), AKBP Sri Wibowo dan Bupati...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-sebabnya-kapolres-dan-bupati-pessel-diapresiasi-arteria-dahlan/">Ini Sebabnya, Kapolres dan Bupati Pessel, Diapresiasi Arteria Dahlan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pesisir</strong> <strong>Selatan</strong>, <strong>Prokabar</strong> &#8211; Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Arteria Dahlan mengapresiasi terhadap kinerja Kapolres Pesisir Selatan (Pessel), AKBP Sri Wibowo dan Bupati Rusma Yul Anwar memacu Herd immunity atau kekebalan orang banyak.</p>
<p>Menurut Arteria Dahlan, kinerja Kapolres dan Bupati Pessel itu dalam memacu herd immunity pantas menjadi percontohan.</p>
<p>Kendati demikian, upaya herd immunity di Pessel masih di angka 20 persen. Tapi, karena semangat dan upaya Kapolres dan Bupati harus diapresiasi.</p>
<p>Sebab, menurutnya, untuk meyakinkan orang minang itu sangat lah mudah, karena orang Minang terkenal cerdas.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah Pak Kapolres beserta Pak Bupati mampu meyakinkan rakyat,&#8221; ungkap Arteria Dahlan saat berkunjung ke Pessel, didampingi Kapolres dan Bupati Pessel, di Painan, Kamis (21/10).</p>
<p>Saat ini upaya herd immunity yang dilakukan Kapolres dan Bupati adalah langkah yang tepat dengan memberdayakan seluruh jajarannya.</p>
<p>Upaya itu, Kapolres sudah jemput bola melalui Polsek dan Babinkamtibmas. Bupati pun juga begitu melibatkan Camat hingga pemerintah nagari menggelar vaksin setiap hari dengan target dan jadwal ditentukan.</p>
<p>&#8220;Kita berharap, Pak Kapolres dengan didukung oleh Pak Bupati, begitu juga sebaliknya. Insyaallah target yang diberikan kepada beliau bisa terselesaikan secara masif,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Kesempatan itu, Kapolres Pessel, AKBP. Sri Wibowo mengatakan, hal tersebut berjalan mulus berkat kerjasama seluruh stakeholder dan Pemkab Pessel.</p>
<p>Menurutnya, upaya percepatan vaksin terus dilakukan dengan berbagai upaya serta sosialisasi secara langsung kepada masyarakat.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah sekarang saya bersama Pak Bupati udah bisa meyakinkan masyarakat bahwa vaksin ini penting untuk keberlansungan kesehatan bagi masyarakat,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Sementara itu, Bupati Pessel, Rusma Yul Anwar mengaku, pihaknya komit dengan percepatan vaksin yang telah dilakukan secara masif. Apalagi, percepatan vaksin sesuai dengan perintah Presiden Joko Widodo.</p>
<p>&#8220;Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini sudah bisa kita lihat hasilnya,&#8221;ujarnya. <strong>(min)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-sebabnya-kapolres-dan-bupati-pessel-diapresiasi-arteria-dahlan/">Ini Sebabnya, Kapolres dan Bupati Pessel, Diapresiasi Arteria Dahlan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Arteria Dahlan: Kasus Hukum Bupati Pessel Dinilai Dikriminalisasi</title>
		<link>https://prokabar.com/arteria-dahlan-kasus-hukum-bupati-pessel-dinilai-dikriminalisasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Oct 2021 14:04:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[#arteriadahlan]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#MIN]]></category>
		<category><![CDATA[#pesisirselatan #bupatipessel]]></category>
		<category><![CDATA[#Pessel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=96404</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pesisir Selatan, Prokabar &#8211; Sejumlah kelompok orang mendesak penegak hukum untuk mengeksekusi kasus hukum Bupati Pesisir Selatan (Pessel), akhirnya Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/arteria-dahlan-kasus-hukum-bupati-pessel-dinilai-dikriminalisasi/">Arteria Dahlan: Kasus Hukum Bupati Pessel Dinilai Dikriminalisasi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pesisir Selatan, Prokabar</strong> &#8211; Sejumlah kelompok orang mendesak penegak hukum untuk mengeksekusi kasus hukum Bupati Pesisir Selatan (Pessel), akhirnya Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPR) RI Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Arteria Dahlan, angkat bicara.</p>
<p>Arteria mengatakan, sekarang Bupati mengajukan upaya hukum Peninjauan Kembali (PK) ke Mahkamah Agung (MA), itu artinya Bupati sudah menghormati hukum, diminta kepada pihak untuk menunggu hasil PK-nya keluar.</p>
<p>Masyarakat Pessel untuk bisa bersikap lebih arif dan lebih bijaksana. Hukum itu adalah melihat azaz manfaatnya, ketertiban umum, ketentraman dan kesejahteraan rakyat. Penegak hukum harus orientasinya kesana.</p>
<p>&#8220;Karakter Bupati ini, saya paham betul bahwa Pak Bupati, sangat menghormati putusan-putusan pengadilan termasuk juga putusan kasasi MA,&#8221; ujarnya kepada awak media dalam kunjungannya ke Painan Kamis (21/10).</p>
<p>Alangkah lebih bijaknya dan lebih baiknya apabila penegak hukum lebih menghormati kepada hal yang lebih esensial bagaimana pemanfaatan dari penegakan hukum itu sendiri tidak gaduh.</p>
<p>&#8220;Saya berharap semua pihak bisa menahan diri dan bersabar untuk menghormati proses hukum yang sedang diajukan Bupati PK-nya ke MA,&#8221; ujarnya lagi.</p>
<p>Disisi lain, kata, Ateria Dahlan, bisa dibayangkan tiba-tiba kalau keputusannya dipaksakan untuk dieksekusi tentu akan menjadi tragedi konstitusi yang luar biasa. Ditambah Bupati menang telak di 14 Kecamatan, dari 15 kecamatan yang ada. Perolehan suaranya lebih dari 128 ribu atau 58 persen dari keseluruhan suara sah.</p>
<p>Kepada penegak hukum untuk penerapan hukum kepada Bupati Pessel jangan dipaksakan, dan ini merupakan esensi dari pada hak asasi manusia itu sendiri.</p>
<p>&#8220;Saya berharap semua pihak bisa menghormati kasus ini, dan kepada penegakan hukum serta kelompok masyarakat agar sabar menunggu hasil proses PK-nya Bupati yang sedang bergulir di MA,&#8221; ujarnya lagi.</p>
<p>Ateria Dahlan menyarankan, kepada semua aparat penegak hukum ini bisa lebih arif dan bijaksana dalam penegakkan hukum dan serta memakai konsep nurani dan harus juga memiliki integritas.</p>
<p>&#8220;Jangan sampai penegakan hukum merusak panggung penegakan hukum yang lain. Jadi saya menilai kalau kegaduhan ini terus dirongrong oleh kepentingan politik sekelompok orang, maka masyarakat akan takut mencalonkan kepela daerah,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Lanjut politisi PDIP itu berkata, kasus Bupati ini hanya soal lingkungan hidup, dalam penerapan kasus lingkungan harus dipulihkan kembali, jika sudah dipulihkan maka tidak ada hukum pidananya. Apalagi, tambahnya, Bupati sudah Kembali memulihkan kawasan yang dianggap rusak itu.</p>
<p>&#8220;Kenapa begitu, karena, kami di Komisi III DPR, yang membuat Undang-undang lingkungan hidup itu. Tau saya bagaimana penerapannya, penegak hukum terlebih dahulu tidak boleh mempidanakan kasus Bupati ini, kelirunya disitu, saya tau soal itu,&#8221; ujarnya dengan nada tegas.</p>
<p>&#8220;Nah penegak hukum harus memiliki integritas, ini penegak hukum sudah diotak atik oleh orang memiliki kepentingan. Saya menilai Bupati ini sudah dikriminalisasi,&#8221; tutupnya.</p>
<p><strong>Pakar HTN Unand</strong></p>
<p>Pakar Hukum Tata Negara Unand, Padang, Khairul Fahmi menilai sikap Kejaksaan Negeri Painan Kabupaten Pesisir Selatan, Sumbar menunda pelaksanaan eksekusi Rusma Yul Anwar sudah benar.</p>
<p>Menurutnya, faktor stabilitas keamanan daerah musti jadi pertimbangan, meski ada tanggungjawab dan perintah tugas terhadap pelaksanannya. Dengan demikian, azaz kemanfaatan sebagai salah satu bagian dari azaz hukum dapat tercapai.</p>
<p>&#8220;Pessel punya sejarah ribut saat Pilkada 2005. Saya rasa pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Pesisir Selatan sangat paham akan hal itu,&#8221; ungkapnya menjawab wartawan di Padang beberapa waktu lalu.</p>
<p>Sekitar 10-15 orang mengatasnamakan diri mereka sebagai Aliansi Masyarakat Pesisir Selatan berorasi di Kajati Sumbar di Padang, 7 Oktober 2021. Mereka meminta Kejaksaan segera mengeksekusi Rusma Yul Anwar.</p>
<p>Secara administratif, lanjut Khairul Fahmi, Rusma Yul Anwar sah sebagai bupati. Itu sesuai dengan Surat Keputusan (SK) yang Menteri Dalam Negeri (Mendagri), sekaligus dilantik Gubernur Mahyeldi.</p>
<p>Setelah dilantik sebagai bupati, bagi Rusma Yul Anwar sudah melekat Undang-undang 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah. Undang-undang 10 tahun 20216 tentang Pilkada tidak bisa diberlakukan lagi pada Rusma Yul Anwa, karena Pilkada telah usai.</p>
<p>Artinya, secara hukum tidak ada masalah dengan jabatannya. Segala kebijakan yang diambilnya sah sebagai bupati. Apalagi, semua orang memahami harapan masyarakat Pesisir Selatan sangat tinggi padanya.</p>
<p>&#8220;Ya, soal keamanan, jaksa sah-sah saja menunda eksekusi. Jaksa harus melihat azaz kemanfaatan hukum,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Ia menegaskan harus ada solusi terbaik dari negara demi kelangsungan pembangunan di Pesisir Selatan. Jika tidak, polemik akan tetap terjadi. Perdebatan hukumnya tidak akan pernah selesai.</p>
<p>Harus ada solusi hukumnya, sehingga tidak ada yang tergadaikan. Aspek hukum tidak terlanggar dan kepentingan orang banyak pun tidak terabaikan. Berdasarkan UUD 1945 NKRI, hukum bertujuan mewujudkan kesejahteraan umdmum dan keadilan sosial.</p>
<p><strong>Pakar Sosiologi Hukum UIN</strong></p>
<p>Pakar Sosiologi Hukum Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang, Muhammad Taufik mengatakan, hakim Mahkamah Agung (MA) harus melihat secara progresif dan komprehensif terhadap putusan hukum Bupati Pessel, Rusma Yul Anwar.</p>
<p>Menurutnya, hakim tidak hanya menilainya atas dasar putusan pengadilan terdahulu semata. Sejatinya harus menilik secara lebih utuh. Sebab, persoalan yang kini mendera mantan wakil bupati itu tidak sekedar persoalan hukum, namun telah terkontamonasi kepentingan politik.</p>
<p>&#8220;Jadi, ada rasa keadilan di situ hendaknya,&#8221; ujar Muhammad Taufik kepada awak media di Padang baru-baru ini.</p>
<p>Diberitakan Prokabar.com sebelumnya, kasus Rusma Yul Anwar, Bupati Pessel hari ini, dari ia menjabat sebagai Wakil Bupati mendampingi Bupati Pessel (2016-2021). Kasusnya berawal atas ada laporan yang masuk ke<br />
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan Kehutanan (KLHK) dan Jaksa Agung, 2016 silam.</p>
<p>Laporan bernomor surat 660/152/DLH-PS/2018 kala itu, perihal Pengrusakan Lingkungan Hidup di Kawasan Mandeh disampaikan ke KLHK dan Jaksa Agung.</p>
<p>Dalam esepsi sebelumnya, dalam laporan itu, ada tiga nama lain dalam kasus tersebut. Ketiganya antara lain mantan pejabat Pessel dan seorang pengusaha, dengan luas kerusakkan yang lebih parah.</p>
<p>Namun, yang bergulir hanya dirinya seorang dan dalam kasusnya ia divonis satu tahun penjara dan denda Rp 1 miliar oleh PN Klas 1A Padang. Dikarenakan hal ini dinilai terkesan tebang pilih.</p>
<p>Pasal yang dikenakan 109 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup atas melakukan kegiatan usaha tanpa memiliki izin lingkungan. Bukan soal perusakan Mangrove.</p>
<p>Menurutnya, disini tentu negara harus hadir dalam memberikan ruang bagi Rusma Yul Anwar secara berkeadilan. Karena, Rusma Yul Anwar dengan kasusnya hari ini kentara ditunggangi kepentingan yang tentunya berafiliasi dengan Pilkada 2020.</p>
<p>&#8220;Idealnya negara melihat secara riil, secara utuh dan konferehensif. Karena kasus ini dari awal kental politis,&#8221; ulasnya.</p>
<p>Lanjutnya, dalam persoalan kasus Rusma Yul Anwar hari ini hakim MA sebagai pengambil keputusan tertitingi harus benar-benar melihat kasus Rusma Yul Anwar secara progresif dan konferehensif.</p>
<p>Sebab, jika tidak akan terjadi dampak hukum dari aspek yang luas, seperti yang terjadi hari ini.</p>
<p>&#8220;MA seharusnya progresif dan konferehensif melihat kasus ini, supaya persoalan bawah, unsur politik, apapun namanya harus menjadi pertimbangan dalam keputusan yang berkeadilan,&#8221; tutupnya. <strong>(min)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/arteria-dahlan-kasus-hukum-bupati-pessel-dinilai-dikriminalisasi/">Arteria Dahlan: Kasus Hukum Bupati Pessel Dinilai Dikriminalisasi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bantah Hasril Chaniago, Tak Benar Kakek Arteria Dahlan Pendiri Partai PKI Sumbar</title>
		<link>https://prokabar.com/bantah-hasril-chaniago-tak-benar-kakek-arteria-dahlan-pendiri-partai-pki-sumbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Sep 2020 14:34:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#arteriadahlan]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#PDIP]]></category>
		<category><![CDATA[#PKI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=73917</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Keluarga besar Arteria Dahlan, anggota DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan membantah bahwa kakek Arteria Dahlan pendiri Partai PKI di Sumatera Barat....</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bantah-hasril-chaniago-tak-benar-kakek-arteria-dahlan-pendiri-partai-pki-sumbar/">Bantah Hasril Chaniago, Tak Benar Kakek Arteria Dahlan Pendiri Partai PKI Sumbar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong> &#8211; Keluarga besar Arteria Dahlan, anggota DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan membantah bahwa kakek Arteria Dahlan pendiri Partai PKI di Sumatera Barat. Penjelasan ini disampaikan adik ibu Arteria Dahlan, Prof. Dr. rer. nat. Auzal Halim, Apt. Dt. Bagindo Sati, Guru Besar Fakultas Farmasi Universitas Andalas, Padang.</p>
<p>Penjelasan yang bersifat bantahan ini diberikan sehubungan dengan pernyataan wartawan senior Hasril Chaniago, pada sebuah acara diskusi televisi swasta di Jakarta (8/9), yang mendapat liputan luas dari media. Menurut Hasril Chaniago, kakek Arteria Dahlan yang bernama Bachtarudin adalah tokoh PKI yang ikut mendirikan partai PKI di Sumatera Barat.</p>
<p>Menurut Prof. Auzal Halim, tidak benar Arteria Dahlan mempunyai kakek bernama Bachtarudin. Menurut Auzul Halim, kakek Arteria Dahlan dari pihak ibu bernama H. Wahab Syarif, seorang pedagang textile di Tanah Abang. Neneknya bernama Hj. Lamsiar, ibu rumah tangga, dan melahirkan tujuh orang anak, dan salah satunya adalah ibu Arteria Dahlan bernama Hj. Wasniar.</p>
<p>Hj. Wasniar adalah guru sekolah dasar perguruan Cikini dan kemudian menjadi guru tataboga di SMKN 30 Pakubuwono, Jakarta Selatan.</p>
<p>Sedangkan kakek Arteria Dahlan dari pihak bapak, bernama H. Ahmad Dahlan bin H. Ali, seorang pedagang di Sumatera Barat, dan istrinya bernama Hj. Dahniar Yahya.</p>
<p>Hj. Dahniar Yahya, yang biasa dipanggil Ibu Nian adalah seorang guru mengaji di Kukuban, Maninjau, dan adalah tokoh Masyumi. Menurut Auzul Halim, Hj. Dahniar Dahlan pernah ditahan oleh pemerintah Soekarno karena terlibat dengan pemberontakan PRRI.</p>
<p>“Jadi tidak benar kakek Arteria Dahlan, adalah tokoh yang mendirikan Partai PKI, karena tidak ada kakeknya yang bernama Bachtaruddin, seperti yang disebutkan Hasril Chaniago,” ungkap Auzul Halim.</p>
<p>Tepatan Perantau</p>
<p>Salah seorang sepupu Arteria Dahlan, H. Ir. Harry Asmar Dt. Panghulu Dirajo, Ketua Dewan Pembina Ikatan Keluarga Maninjau, membenarkan apa yang disampaikan Auzal Halim.</p>
<p>Menurut Harry Asmar, kakek Arteria Dahlan dari pihak ibu yang bernama H. Wahab Syarif dalah seorang pedagang Tanah Abang yang sukses.</p>
<p>Beliau merantau ke Jakarta sekitar tahun 1950-an, dan menjadi semacam tepatan dari perantau-perantau Sumatera Barat umumnya, dan Maninjau khususnya, yang ingin mengadu nasib di Jakarta.</p>
<p>Jadi rumah kakek Arteria Dahlan dari pihak ibu ini adalah semacam tempat transit perantau yang baru datang di Jakarta, sebelum mereka mendapat rumah untuk tinggal”, ungkap Harry Asmar yang juga Perantau Ketua Dewan Pembina Salingka Danau Maninjau.</p>
<p>Menurut Harry Asmar, di Maninjau memang ada tokoh PKI yang bernama Bachtaruddin, yang ikut mendirikan Partai PKI di Sumatera Barat. Tetapi itu pasti bukanlah kakek Arteri Dahlan.</p>
<p>Harry Asmar maupun Auzal Halim, sangat menyesalkan pernyataan Hasril Chaniago, yang kurang akurat dalam memberikan informasi, sehingga sangat merugikan Arteria Dahlan secara pribadi dan Partai PDI Perjuangan secara umum.</p>
<p>Arteria Dahlan dilahirkan di Jakarta 7 Juli 1975, dan saat ini menjabat sebagai Anggota DPR-RI dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan periode 2019-2024.<strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bantah-hasril-chaniago-tak-benar-kakek-arteria-dahlan-pendiri-partai-pki-sumbar/">Bantah Hasril Chaniago, Tak Benar Kakek Arteria Dahlan Pendiri Partai PKI Sumbar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 35/77 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.033 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 22:16:49 by W3 Total Cache
-->