<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#Archandra Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/archandra/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/archandra/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 15 Aug 2019 14:30:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#Archandra Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/archandra/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Data Migas Kini Bisa Diakses Gratis</title>
		<link>https://prokabar.com/data-migas-kini-bisa-diakses-gratis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Aug 2019 14:30:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[#Archandra]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#migas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=44219</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Melengkapi reformasi tata kelola di sektor hulu minyak dan gas bumi (migas), Pemerintah melalui Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/data-migas-kini-bisa-diakses-gratis/">Data Migas Kini Bisa Diakses Gratis</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Melengkapi reformasi tata kelola di sektor hulu minyak dan gas bumi (migas), Pemerintah melalui Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan akses data kepada semua pihak yang membutuhkannya dengan akses yang sebesar-besarnya bagi pihak yang terdaftar menjadi anggota. Sedangkan untuk yang tidak menjadi anggota, akses data diberikan terbatas hanya untuk data umum, data dasar, data olahan dan data interpretasi yang telah melewati masa kerahasiaan.</p>
<p>Ketentuan itu tertuang dalam Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 7 Tahun 2019 Tentang Pengelolaan dan Pemanfaatan Data Minyak dan Gas Bumi sebagai pengganti Permen ESDM No. 27 Tahun 2006 tentang Pengelolaan dan Pemanfaatan Data yang diperoleh dari Survei Umum, Eksplorasi dan Eksploitasi Minyak dan Gas Bumi.</p>
<p>“Transparansi data migas merupakan semangat dari diterbitkannya peraturan ini. Pemerintah berharap dengan diterbitkannya Permen ini dapat mengundang sebesar-besarnya investasi di hulu migas,” kata Wakil Menteri ESDM Archandra Tahar, di Jakarta, sebagaimana dikutip portal Kementerian ESDM, Kamis (15/8).</p>
<p>Menurut Archandra, akses data kita bagi menjadi dua, anggota dan non anggota. Jika menjadi anggota maka akan mendapatkan akses penuh atas seluruh data yang bersifat tidak rahasia, dan data yang telah melewati masa kerahasiaan.</p>
<p>Sedangkan jika mereka tidak menjadi anggota, mereka hanya mendapatkan data dasar dan data umum. Data olahan dan interpretasi mereka tidak dapat.</p>
<p>Menjadi anggota juga berhak mendapatkan akses paket data pada penawaran Wilayah Kerja secara gratis serta mendapatkan paket data gratis untuk pemenang lelang.</p>
<p>Arcandra menjelaskan, Pemerintah mengkategorikan bahwa data menjadi terbuka dan rahasia. data umum, data dasar, data olahan dan data interpretasi yang telah melewati masa kerahasiaan merupakan data terbuka. Sedangkan data rahasia terdiri dari data olahan, data interpretasi dan data yang terikat dalam sebuah kontrak.</p>
<p>“Data rahasia adalah data dimana kontraktor setelah melakukan eksplorasi dan menemukan cadangan maka itu dinamakan data rahasia. Karena perusahaan masih menggunakan data itu untuk tindak lanjut kegiatan eksploitasi mereka. Adalah tidak masuk akal setelah mereka menemukan discovery kemudian data dibuka untuk umum. Jadi kita menghormati yang berinvestasi kerahasiaan data mereka masih kita jaga sehingga mereka merasa nyaman,” jelas Arcandra.</p>
<p>Pembukaan akses data migas ini, diyakini Wakil Menteri ESDM,  tidak akan melepaskan kontrol negara atas data tersebut, negara masih memiliki kewenangan penuh terhadap data migas ini.</p>
<p>“Kebijakan open data migas merupakan bagian dari upaya Pemerintah untuk dapat menambah cadangan migas nasional dengan temuan-temuan cadangan baru,” tegas Archandra. (*/<b>hdp</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/data-migas-kini-bisa-diakses-gratis/">Data Migas Kini Bisa Diakses Gratis</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Akan Buka Data Migas Secara Luas, Gratis</title>
		<link>https://prokabar.com/pemerintah-akan-buka-data-migas-secara-luas-gratis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Apr 2019 03:44:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#Archandra]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#informasipublik]]></category>
		<category><![CDATA[#Investasi]]></category>
		<category><![CDATA[#KI]]></category>
		<category><![CDATA[#migas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=35026</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Untuk menarik investor minyak dan gas bumi (migas) ke Indonesia, Pemerintah berencana akan menggratiskan raw data migas Indonesia untuk dapat diakses secara...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pemerintah-akan-buka-data-migas-secara-luas-gratis/">Pemerintah Akan Buka Data Migas Secara Luas, Gratis</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Untuk menarik investor minyak dan gas bumi (migas) ke Indonesia, Pemerintah berencana akan menggratiskan <em>raw</em> data migas Indonesia untuk dapat diakses secara luas oleh investor. Pemerintah menjamin pembukaan akses data migas ini tidak akan melepaskan kontrol negara atas data tersebut.</p>
<p>“Negara masih memiliki kewenangan penuh terhadap data migas tersebut,” tegas Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar di Jakarta, sebagaimana siaran pers Kementerian ESDM yang diterima, Jumat (19/4).</p>
<p>Menurut Wamen ESDM itu, Pemerintah segera menerbitkan Peraturan Menteri yang akan mempermudah investor mengakses data migas secara <em>free,</em> pada sekitar Mei mendatang,  sehingga memungkinkan investor untuk menemukan cadangan migas baru.</p>
<p>“Kita akan mengundang Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) untuk mensosialisasikan kebijakan open data yang merupakan bagian dari program besar Big Data ini,” tambah Arcandra.</p>
<p>Kementerian ESDM akan menerapkan skema anggota dan nonanggota untuk kebijakan <em>open</em>data ini dan akan tetap pula melindungi data miliki KKKS yang berlaku empat tahun, enam tahun dan delapan tahun.</p>
<p>“Akses data terbatas bagi yang bukan <em>member</em>, dan bagi yang menjadi <em>member </em>Pemerintah akan memberikan akses data bukan hanya sebatas <em>raw </em>data seismik, namun termasuk juga untuk data olahan maupun data interpretasi,” jelas Arcandra.</p>
<p>Wakil Menteri ESDM itu menolak dengan tegas jika kebijakan ini seperti menjual kedaulatan negara, karena menurut Arcandra data migas ini masih dimiliki negara dan negara masih mempunyai kontrol penuh terhadap data ini.</p>
<p>“Ini bukan menjual kekayaan, data itu masih milik negara, kalau mereka KKKS sudah melakukan analisa dia bisa melakukan apa, tetap saja tidak bisa melakukan apa-apa, tetap saja mereka harus meminta izin untuk eksplorasi, negara tetap mengontrol data itu. Ini kita menjual data atau mencari minyak? Kan kita cari minyak, nah udah kalau gitu datanya kita berikan saja,” tandas Archandra.</p>
<p>Ia menyebutkan, kebijakan open data sudah dilakukan oleh beberapa negara seperti Amerika Serikat dan Inggris yang sudah membuka akses datanya dalam skala tera byte.</p>
<p>“Dahulu jika ingin mengakses data harus membayar terlebih dahulu, sekarang boleh mengakses tanpa membayar silahkan akses data untuk dianalisa nanti kalau sudah dapat baru bayar. Dengan kebijakan ini diharapkan perusahaan akan berlomba-lomba untuk mengolah data itu dengan menggunakan dana mereka sendiri,” pungkas Arcandra.</p>
<p>Kebijakan <em>open</em> data migas ini merupakan revisi dari Peraturan Menteri (Permen) ESDM 27/2006 mengenai pengelolaan dan pemanfaatan data migas, data eksplorasi, dan eksploitasi. Dengan kebijakan ini diharapkan investor akan tertarik untuk melakukan kegiatan eksplorasi dan eksploitasi di Indonesia sehingga dapat ditemukan cadangan-cadangan migas baru. (*/hdp)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pemerintah-akan-buka-data-migas-secara-luas-gratis/">Pemerintah Akan Buka Data Migas Secara Luas, Gratis</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketika Wamen ESDM Bicara Pariwisata, Ini Katanya</title>
		<link>https://prokabar.com/ketika-wamen-esdm-bicara-pariwisata-ini-katanya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Oct 2018 10:58:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#Archandra]]></category>
		<category><![CDATA[#Bukittinggi]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=22296</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bukitinggi, Prokabar &#8211; Wakil Menteri ESDM, Archandra Tahar mengatakan jika sebuah provinsi yang hendak meraup pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata mesti bersungguh sungguh...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ketika-wamen-esdm-bicara-pariwisata-ini-katanya/">Ketika Wamen ESDM Bicara Pariwisata, Ini Katanya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Bukitinggi, Prokabar &#8211; </strong>Wakil Menteri ESDM, Archandra Tahar mengatakan jika sebuah provinsi yang hendak meraup pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata mesti bersungguh sungguh dalam pengelolaannya. Selain itu, juga dibutuhkan sebuah keberanian dalam menghentikan sebuah kemapanan dengan menciptakan hal yang baru sehingga ciptaan yang baru tersebut dapat menjadi primadona pasar, dan tak terkecuali di sektor kepariwisataan.</p>
<p>Hal ini disampaikan Archandra Tahar saat membuka Seminar Nasional Pariwisata Four Point Zero (4,0) yang diselenggarakan dalam rangka seabad ITB di istana Bung Hatta Bukittinggi, sabtu (27/10).</p>
<p>Mengangkat tema peluang dan tantangan untuk pariwisata berkelanjutan di Indonesia, dalam sambutannya Archandra membandingkan pengelolaan pariwisata negara bagian Amerika Serikat, State Florida yang mampu mengelola pariwisata tanpa melakukan ekplorasi terhadap sumber daya alam mereka. Padahal, negara tersebut sangat kaya akan minyak dan gas.</p>
<p>&#8221; Sampai hari ini, State Florida hidup dari pariwisata, tanpa menyentuh sumber daya alamnya, oil dan gas. Pertanyaannya, Apakah ini yang dimaksud Amerika tidak mengeksplore tanahnya, sementara tanah di negara lain dieksplore, Apakah ini yang dimaksud dengan State Florida?, Atau bicara state texas, dimanapun ia eksplore sumber daya alamnya,&#8221; Ucap Archandra.</p>
<p>Selain itu, juga terdapat negara yang melakukan pengelolaan sumber daya alam dan pengelolaan pariwisata yang jalan seiring.</p>
<p>&#8221; Menurut saya, ada boleh usaha pertambangan sejalan dengan kementrian pariwisata, dan kementrian kelautan sehingga pendapatan negara bisa secara optimal kita dapatkan,&#8221; ujarnya</p>
<p>Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno Dalam kesempatan ini menyampaikan jika seminar yang dilaksanakan ITB ini dapat menjadi bahan masukan nantinya bagi daerah, terutama Sumatera Barat.</p>
<p>&#8221; Kami mengharapkan, hasil dari seminar ini dapat menjadi bahan masukan bagi kami di sumatera barat,&#8221; ucap Gubernur.</p>
<p>Memperingati 100 tahun ITB pada tahun 2020 mendatang, berbagai kegiatan juga telah dilaksanakan di berbagai provinsi di Indonesia, seperti Makasar, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan yang akan datang juga dilaksanakan di Surabaya, Jawa Timur<strong>.(eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ketika-wamen-esdm-bicara-pariwisata-ini-katanya/">Ketika Wamen ESDM Bicara Pariwisata, Ini Katanya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Disambut Ribuan Ummat, Arcandra: Ngurus Negara tak Selesai di Grup WA</title>
		<link>https://prokabar.com/disambut-ribuan-ummat-arcandra-ngurus-negara-tak-selesai-di-grup-wa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Oct 2018 10:55:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#Archandra]]></category>
		<category><![CDATA[#VBM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=22291</guid>

					<description><![CDATA[<p>Situjuah, Prokabar &#8211; Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral Republik Indonesia, Arcandra Tahar mengingatkan masyarakat Minangkabau, untuk terus menjaga dialektika politik yang bermartabat. Layaknya...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/disambut-ribuan-ummat-arcandra-ngurus-negara-tak-selesai-di-grup-wa/">Disambut Ribuan Ummat, Arcandra: Ngurus Negara tak Selesai di Grup WA</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Situjuah, Prokabar &#8211;</strong> Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral Republik Indonesia, Arcandra Tahar mengingatkan masyarakat Minangkabau, untuk terus menjaga dialektika politik yang bermartabat. Layaknya yang dilakukan tokoh tokoh bangsa dari Ranah Minang terdahulu.</p>
<p>&#8220;(Berpolitik,-red) dengan cara cara santun, bijak, baik. Saya sedikit yakin, (nantinya,-red) tokoh Sumatera Barat susah lahir jika mengandalkan emosi,&#8221; kata Arcandra diiringi tepuk tangan ribuan ummat yang menyambutnya, di Situjuah Tungka, Situjuah Limo Nagari, Limapuluh Kota, Sumbar, Jum&#8217;at (26/10).</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter wp-image-22292" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/10/IMG-20181027-WA0012.jpg" alt="" width="720" height="480" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/10/IMG-20181027-WA0012.jpg 1280w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/10/IMG-20181027-WA0012-300x200.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/10/IMG-20181027-WA0012-768x512.jpg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/10/IMG-20181027-WA0012-1024x682.jpg 1024w" sizes="(max-width: 720px) 100vw, 720px" /></p>
<p>Arcandra Tahar menyebut, dialektika politik yang bermartabat, sejatinya juga akan menghasilkan waktu yang bermanfaat. &#8220;Sekarang saya tanya, siapa bisa mengurus negara dengan grup WA saja, lalu menuntaskannya? Tidak ada yang bisa,&#8221; jelas Arcandra.</p>
<p>Menjadi sia sia kata tokoh penting dibalik suksesi keberhasilan Presiden Joko Widodo menarik kembali Blok Masela,<br />
Blok Rokan dan Divestasi Freeport tersebut, jika waktu 24 jam dihabiskan di grup grup WA.</p>
<p>Archandra sempat menceritakan kehebatan Ranah Minang pada tempo dulu, ditandai banyaknya pendiri bangsa  lahir dari negeri ini. &#8220;Pendahulu kita, pejuang bangsa, banyak dari Ranah Minang. Mereka terbiasa membangun dialektika politik yang bermartabat. Menggunakan akal dari emosi,&#8221; kata Archandra.</p>
<p>Pria yang asli urang awak tapi 20 tahun merantau di Amerika Serikat ini berharap, pada tahun politik seperti sekarang, masyarakat Sumbar bisa membangun dialektika politik yang bermartabat, seperti diwariskan para pendiri bangsa.</p>
<p>&#8220;Mari kita lebih mencoba mengggali dialektika politik yang bermartabat. Menggunakan akal dari emosi. Karena negara tak selesai dengan grup WA (WhatsApp) saja,&#8221; katanya.</p>
<p>Pernyataan Archandra ini, seolah menjadi satire buat banyaknya grup WA di negeri ini yang penggunanya setiap waktu sibuk bergunjing tidak menentu. Berteori setinggi langit. Tapi tak ada bukti nyatanya buat negeri.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter wp-image-22293" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/10/IMG-20181027-WA0013.jpg" alt="" width="720" height="480" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/10/IMG-20181027-WA0013.jpg 1280w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/10/IMG-20181027-WA0013-300x200.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/10/IMG-20181027-WA0013-768x512.jpg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/10/IMG-20181027-WA0013-1024x682.jpg 1024w" sizes="(max-width: 720px) 100vw, 720px" /></p>
<p>Dalam konteks ini pula, Archandra kemudian mengulang pernyataannya, dengan mengajukan pertanyaan balik. &#8220;Siapa yang bisa menjamin, negara bisa selesai dengan grup WA saja,&#8221; tanya Archandra dengan tutur yang lembut tapi mengena.</p>
<p>Archandra lantas menceritakan keunggulan penemu Apple, Steven Paul &#8220;Steve&#8221; Jobs, dan penemu Microsoft, William Henry &#8220;Bill&#8221; Gates. &#8220;Mereka, seperti saya bilang tadi (pada awal sambutan), bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat karena sangat menghargai waktu,&#8221; kata Archandra yang mengaku datang ke Situjuah setelah berkomunikasi dengan Muhammad Bayu Vesky.</p>
<p>Sebelumnya, Archandra pada awal pidatonya, memang sempat menceritakan tentang pentingnya menghargai waktu. &#8220;Steve Jobs yang punya Apple dan Bill Gates yang bikin microsoft, punya waktu yang sama dengan kita. Dalam sehari mereka punya waktu 24 jam. Tapi kenapa kita tak punya waktu untuk sesuatu yang bermanfaat? Kenapa kita menyia-nyiakan waktu,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Kembali kepada cerita tentang grup WA, Archandra Tahar mengajak para pengguna aplikasi lintas platform ini, agar tidak menyia-nyiakan waktu dan lebih sering tabayyun. &#8220;Dalam berkomunikasi lewat WA Grup ini, setiap yang kita kirim, ingatlah dengan pesan Alquran. Kata Alquran, jika datang orang fasik, periksalah terlebih dahulu. Tidak ada dikatakan, jika terima berita langsung disebar. Saya tak bisa lanjutkan ayat ini, karena di sini banyak ulama yang lebih paham,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Disisi lain,  ajakan yang disampaikan Archanda Tahar kepada urang awak agar membangun dialektika politik yang bermartabat, mendapat respons positif dari masyarakat Limapuluh Kota yang mendengar pidatonya.</p>
<p>Bahkan, banyak tokoh yang hadir dalam peresmian sumur bor di Ponpes Al-Makmur, mengaku sependapat dengan Archandra Tahar.</p>
<p>&#8220;Memang sekarang, dialektika politik yang dibangun, lebih banyak emosional. Tak pakai akal dan hati. Apalagi di sosial media,  seolah-olah semua bisa diselesaikan begitu saja,&#8221; kata mantan Sekkab Limapuluh Kota Zadry Hamzah Dt Munsaid, bersama Ketua Nadhlatul Ulama Limapuluh Kota Syahrul Isman, Wali Nagari Tungkar Syafrizal Dt Pado, dan Wali Nagari Situjuahbatua DV Dt Tan Marajo.</p>
<p>Acara peresmian sumur bor kemarin, menjadi kian riuh, saat ratusan santri, santriwati dan pelajar, menyambut Arcandra dan sang istri dengan yel yel dan mendoakan pemimpin di Negeri ini, dilindungi Allah SWT dari serangan hoax dan fitnah yang kerap terjadi.</p>
<p>&#8220;Terimakasih tak terhingga dari kami, untuk pak Arcandra Tahar dan Pemerintah Pusat, lewat bantuan adinda Bayu Vesky, yang sudah membangunkan sumur bor di Situjuah. Ini sangat berarti,&#8221; kata Syahrul Isman.</p>
<p>Selain di Tungka, di Bumbuang, Situjuah Batua, juga ada ratusan keluarga yang masih sulit mendapat air bersih. Pemerintahan Nagari Situjuah Batua, kemarin, turut melayangkan permohonan ke Kemen ESDM. <strong>(vbm)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/disambut-ribuan-ummat-arcandra-ngurus-negara-tak-selesai-di-grup-wa/">Disambut Ribuan Ummat, Arcandra: Ngurus Negara tak Selesai di Grup WA</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 31/100 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/15 queries in 0.045 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 12:37:41 by W3 Total Cache
-->