<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#anakhilang Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/anakhilang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/anakhilang/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 19 Feb 2020 17:10:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#anakhilang Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/anakhilang/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bocah Hilang di Bukittinggi Ditemukan</title>
		<link>https://prokabar.com/bocah-hilang-di-bukittinggi-ditemukan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Feb 2020 11:08:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#anakhilang]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=60217</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bukittinggi, Prokabar &#8211; Kabar baik datang pasca hilangnya Khalid, bocah 10 tahun siswa SDN 03 Bukittinggi. Khalid dilaporkan saat ini sudah berada di rumah...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bocah-hilang-di-bukittinggi-ditemukan/">Bocah Hilang di Bukittinggi Ditemukan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Bukittinggi, Prokabar &#8211;</strong> Kabar baik datang pasca hilangnya Khalid, bocah 10 tahun siswa SDN 03 Bukittinggi. Khalid dilaporkan saat ini sudah berada di rumah Kakeknya di Pekanbaru.</p>
<p>Ayah Khalid, Andri Sitanggang mengkonfirmasi kebenaran info ini.</p>
<p>&#8220;Ya syukurlah, Khalid sudah ditemukan dan berada di tempat Kakeknya di Pekanbaru&#8221; ungkapnya, Rabu (18/2).</p>
<p>Andri mengatakan, kemarin ia sudah melaporkan ke pihak Kepolisian terkait menghilangnya Khalid dan hari ini ia sudah mencabut laporannya.</p>
<p>&#8220;Mungkin ia berjalan atau bagaimana, akhirnya sampai ke Pekanbaru. Sebelumnya Saya benar-benar kalut, bahkan sudah Saya susul, tapi tidak ketemu,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Khalid dilaporkan hilang sejak Minggu malam lalu, ia kabur dari rumah dan membuat bingung kedua orangtuanya. Postingan tentang hilangnya Khalid, beredar luas di media sosial dan membuat heboh publik Bukittinggi. Khalid selama 7 tahun terakhir berada dalam asuhan Kakeknya, ia baru pada Desember 2019 ini menetap bersama orangtuanya di Bukittinggi.</p>
<p>Khalid merupakan bocah pendiam namun pintar, sehingga hilangnya Khalid jelas membuat kedua orangtuanya terpukul.</p>
<p>Informasi tentang Khalid sebelumnya simpang siur, ada yang mengatakan Khalid terakhir terlihat di Garegeh, ada pula yang melihatnya tengah berjalan di Piladang, Kabupaten Lima Puluh Kota. Apapun itu, yang jelas Khalid sudah aman berada bersama kakeknya.<strong>(*/mbb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/bocah-hilang-di-bukittinggi-ditemukan/">Bocah Hilang di Bukittinggi Ditemukan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pembunuhan Anak Di Pasaman, Penyidik Masih Menunggu Hasil Visum</title>
		<link>https://prokabar.com/pembunuhan-anak-di-pasaman-penyidik-masih-menunggu-hasil-visum/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 May 2019 15:12:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[#anakhilang]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<category><![CDATA[#Pembunuhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=38292</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman, Prokabar — Pembunuhan sadis anak di bawah umur di Nagari Panti, Kecamatan Panti masih menyimpan sekelumit tanda tanya. Apa benar yang membuat Amrizal (31)...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pembunuhan-anak-di-pasaman-penyidik-masih-menunggu-hasil-visum/">Pembunuhan Anak Di Pasaman, Penyidik Masih Menunggu Hasil Visum</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman</strong>, <strong>Prokabar — </strong>Pembunuhan sadis anak di bawah umur di Nagari Panti, Kecamatan Panti masih menyimpan sekelumit tanda tanya. Apa benar yang membuat Amrizal (31) tega menghabisi nyawa Rahmat Sah (10), anak dari mamak kontan pelaku.</p>
<p>Dalam press release di Mapolres Pasaman, Sabtu (25/5), Kapolres Pasaman AKBP Hasanuddin mengakui, motif pelaku menghabisi nyawa Rahmat Sah, hingga saat ini masih karena terlilit hutang. Namun ini beluk final, sebelum hasil visum keluar.</p>
<p>&#8220;Banyak yang bertanya-tanya, saya pun juga. Masa karena hutang, Amrizal nekat menghabisi nyawa Rahmat Sah. Kalau alasannya menyekap atau menculik korban dijadikan objek pemerasan, korban dibunuh duluan baru pelaku meminta tebusan. Namun sejauh ini, hasil visum belum keluar, apa yang dilakukan pelaku sebelum korban meregang nyawa, itu yang masih kami tunggu hasilnya dari tim medis,&#8221; kata Hasanuddin didampingi Wakapolres Kompol Ahmad Yani dan Kasatreskrim AKP Lazuardi.</p>
<p>Lebih lanjut terungkap, ternyata Rabu (15/5) lalu, korban pergi ke kolam ikan bersama seorang temannya dengan mengendarai sepeda motor sekitar pukul 12.00 WIB, sebelum dilaporkan diculik . Dalam perjalanan ke kolam ikannya, korban bertemu dengan pelaku. Lalu pelaku ini minta diantarkan pulang. Di tengah perjalanan pengantaran, pelaku yang membawa motor dan membonceng korban, malah membawa korban ke kebun kakao yang jauh dari keramaian. Alasan pelaku, mengambil dompet yang tertinggal di ladang.</p>
<p>&#8220;Karema korban tidak tahu, dan tidak merasa curiga sebab pelaku adalah abang sepupunya, korban menuruti saja,&#8221; lanjut Hadanuddin.</p>
<p>Sesampainya di kebun kakao ini, tiba-tiba pelaku langsung mencekik korban sembari menutup mulutnya. Korban melawan, meronta, dan berteriak. Pelaku panik, saat korban terjatuh, pelaku langsung memukulkan sebatang potongan kayu sebesar lengan orang dewasa sebanyak tiga kali ke kepala korban.</p>
<p>&#8220;Korban kritis. Lalu diseret pelaku dan ditimbun menggunakan ranting dan daun kering di dalam kebun. Sepeda motor korban dibuang oleh pelaku sekitar 500 meter dari jenazah. Pelaku pun pulang, mandi dan pergi ke Pasar Tapus, untuk membeli HP dan nomor baru,&#8221; kata Hasanuddin.</p>
<p>HP dengan nomor baru ini, digunakan untuk menelpon mamaknya yang merupakan ayah korban sekitar pukul 15.00 WIB. Ia menagatakan menculik Rahmat, dan meminta tebusan Rp250 juta. Ayah korban panik, tidak mengetahui kalau pelaku adalan kemenakannya sendiri. Sehingga pukul 16.00 WIB, keluarga korban melapor ke Polsek Panti. Usai melapor, tim melakukan pelacakan nomor HP dan diketahui pelaku masih di Kecamatan Panti. Usut punya usut, tim mendapat ciri-ciri pelaku dari pemilik counter HP tempat pelaku belanja. Namun masih belum cukup bukti mengarah ke pelaku.</p>
<p>&#8220;Keesokannya, Kamis (16/5) subuh, pelaku panik. Ia mencoba bunuh diri dengan meminum racun dan memotong urat nadi. Tapi, nyawa pelaku masih tertolong saat dilarikan ke RSUD Lubuk Sikaping. Kami curiga. Siangnya, masyarakat dan tim menemukan sepeda motor korban disusul jenazahnya,&#8221; lanjut Hasanuddin.</p>
<p>Setelah dimintai keterangan, pelaku mengakui. Ia panik terlilit hutang kepada toke penyuplai pupuk dagangannya. Atas perbuatan ini pelaku dijerat pidana pasal 338 dan UU nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak. (<b>Ola</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pembunuhan-anak-di-pasaman-penyidik-masih-menunggu-hasil-visum/">Pembunuhan Anak Di Pasaman, Penyidik Masih Menunggu Hasil Visum</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Asik Main Di Ladang, Balita Malang Meregang Nyawa</title>
		<link>https://prokabar.com/asik-main-diladang-balita-malang-meregang-nyawa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Sep 2018 16:30:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#anakhilang]]></category>
		<category><![CDATA[#Balita]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Pariaman]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=18557</guid>

					<description><![CDATA[<p>Agam, Prokabar &#8211; Setelah sempat dikabarkan hilang selama 5 jam, akhinya balita berusia 2,5 tahun ditemukan tidak bernyawa lagi di Jorong Koto Malintang, Nagari...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/asik-main-diladang-balita-malang-meregang-nyawa/">Asik Main Di Ladang, Balita Malang Meregang Nyawa</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agam, Prokabar &#8211;</strong> Setelah sempat dikabarkan hilang selama 5 jam, akhinya balita berusia 2,5 tahun ditemukan tidak bernyawa lagi di Jorong Koto Malintang, Nagari Tabak Panjang, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam, Jumat malam (14/9). Petugas bersama masyarakat sempat melakukan pencarian sekitar pukul17.00 WIB.</p>
<p>Menurut Informasi dari Kalak BPBD dan Damkar Agam, Lukfi bersama Pusdalop PB, Ibu korban bernama Winda (35) menyebutkan korban lagi asyik bermain pasir di ladang tempat orang Tuanya berladang. Saat hendak pulang, orang tua korban tidak lagi melihat korban bermain.</p>
<p>Setelah berusaha dicari dan dipanggil namun tidak ada jawaban dari korban. Winda pun meminta bantuan kepada warga untuk melakukan pencarian.</p>
<p>Sekitar pukul 17.00 WIB, petugas BPBD Agam bersama Satpol PP, Damkar Agam, Damkar Kota Bukittinggi, Polsek, Koramil, PMI beserta masyarakat setempat membantu pencarian.</p>
<p>&#8220;Setelah dilakukan pencarian selama 5 jam, akhirnya korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada pukul 21.55,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Korban lanjutnya, ditemukan berjarak sekitar lebih kurang 25 Meter dari lokasi tempat bermain balita tersebut. Tepatnya di Belakang Pencucian Mobil Lubuak Mato Kuciang Jorong Baso, Nagari Tabek Panjang, Kecamatan Baso.</p>
<p>&#8220;Untuk saat sekarang ini korban sudah dibawa di Puskesmas Baso dan akan dibawa keluarga ke rumah duka,&#8221; tutup Kalak BPBD dan Damkar Agam tersebut. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/asik-main-diladang-balita-malang-meregang-nyawa/">Asik Main Di Ladang, Balita Malang Meregang Nyawa</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 56/58 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/6 queries in 0.004 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-08 03:24:31 by W3 Total Cache
-->