<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#AnakAnak Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/anakanak/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/anakanak/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 29 Jul 2026 01:44:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#AnakAnak Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/anakanak/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Akademisi Empat Kampus Hibur Anak-anak Penyintas Banjir SD Bustanul Ulum Semen Padang Lewat ASPIKOM CARE 2026</title>
		<link>https://prokabar.com/akademisi-empat-kampus-hibur-anak-anak-penyintas-banjir-sd-bustanul-ulum-semen-padang-lewat-aspikom-care-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 01:44:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#AnakAnak]]></category>
		<category><![CDATA[#aspicomcore2026]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#Psikologi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=135614</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar– Asosiasi Pendidikan Ilmu Komunikasi (ASPIKOM) menggelar kegiatan penguatan karakter dan trauma healing bagi siswa SD Bustanul Ulum Semen Padang di Batu Busuk,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/akademisi-empat-kampus-hibur-anak-anak-penyintas-banjir-sd-bustanul-ulum-semen-padang-lewat-aspikom-care-2026/">Akademisi Empat Kampus Hibur Anak-anak Penyintas Banjir SD Bustanul Ulum Semen Padang Lewat ASPIKOM CARE 2026</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar</strong>– Asosiasi Pendidikan Ilmu Komunikasi (ASPIKOM) menggelar kegiatan penguatan karakter dan trauma healing bagi siswa SD Bustanul Ulum Semen Padang di Batu Busuk, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Kamis (23/7/2026). Kegiatan bertajuk ASPIKOM CARE 2026 itu ditujukan untuk membantu memulihkan kondisi psikologis anak-anak yang terdampak banjir bandang pada akhir November 2025.</p>
<p>Rombongan ASPIKOM terdiri atas akademisi dari Universitas Andalas, Universitas Negeri Padang, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang, dan Politeknik Negeri Padang. Kegiatan tersebut juga diikuti akademisi dari sejumlah perguruan tinggi di Malaysia, Kanada, Singapura, dan Thailand.</p>
<p>Kedatangan rombongan disambut antusias para guru dan ratusan siswa SD Bustanul Ulum Semen Padang. Bahkan, sebagai bentuk penghormatan sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Minangkabau, para siswa menampilkan kesenian tradisional randai.</p>
<p>Penampilan tersebut mendapat sambutan hangat dari rombongan ASPIKOM, terutama peserta dari luar negeri.</p>
<p>Kepala SD Bustanul Ulum Semen Padang, Eli Martinda, S.Pd., mengatakan kunjungan tersebut memberikan kebahagiaan sekaligus semangat baru bagi para siswa. Menurutnya, sebagian anak masih mengalami trauma akibat banjir bandang yang merusak dan menghanyutkan rumah warga.</p>
<p>“Alhamdulillah, kami sangat senang sekolah ini dikunjungi para dosen Ilmu Komunikasi dari berbagai perguruan tinggi, termasuk dari luar negeri. Berbagai kegiatan trauma healing yang dilaksanakan sangat menghibur anak-anak kami,” katanya.</p>
<p>Dalam kegiatan tersebut, ASPIKOM menghadirkan lima aktivitas edukatif dan interaktif. Kegiatan pertama berupa Communication Games, seperti permainan pemecah suasana, pesan berantai, dan tebak ekspresi. Permainan tersebut dirancang untuk melatih kemampuan berkomunikasi dan bekerja sama dalam suasana menyenangkan.</p>
<p>Kegiatan kedua bertajuk “Aku Berani Bicara”. Para siswa diajak memperkenalkan diri, menceritakan pengalaman, serta menyampaikan cita-cita mereka. Setiap keberanian siswa diberikan apresiasi berupa stiker bintang untuk meningkatkan rasa percaya diri dan kemampuan berbicara di depan orang lain.</p>
<p>Pada kegiatan “Pohon Harapan”, para siswa menuliskan harapan dan pesan positif untuk diri sendiri serta kampung halaman mereka. Pesan-pesan tersebut kemudian ditempelkan pada pohon harapan.</p>
<p>Melalui kegiatan “Batu Busuk Impianku”, para siswa menggambar dan mewarnai gambaran kampung yang mereka impikan. Hasil karya tersebut kemudian ditampilkan dalam pameran sederhana.</p>
<p>Kegiatan terakhir bertajuk “Budaya Kita, Dunia Kita”. Para siswa diajak menari, menyanyikan lagu, serta mengenal salam dan kebudayaan dari berbagai daerah dan negara. “Penampilan randai menjadi salah satu bagian dari kegiatan tersebut,” katanya.</p>
<p>Eli menjelaskan, trauma healing sangat dibutuhkan karena sebagian siswa masih mengalami tekanan psikologis setelah kehilangan rumah dan harta benda akibat banjir bandang. “Banyak rumah masyarakat yang hanyut. Bahkan, hampir separuh rumah murid kami terdampak. Karena itu, kami bersyukur dengan adanya kegiatan ini. Anak-anak terlihat ceria dan bahagia selama mengikuti kegiatan,” ujarnya.</p>
<p>Menurutnya, dampak bencana terkadang masih terlihat ketika proses belajar mengajar berlangsung. Sejumlah siswa tampak termenung karena kehilangan rumah dan belum memperoleh kepastian mengenai hunian tetap. “Kegiatan trauma healing ini membuat mereka kembali ceria dan lebih bersemangat melanjutkan pendidikan di SD Bustanul Ulum Semen Padang,” katanya.</p>
<p>SD Bustanul Ulum Semen Padang merupakan salah satu sekolah binaan PT Semen Padang melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. Sekolah yang berada di kawasan Batu Busuk itu menjadi salah satu fasilitas pendidikan yang turut merasakan dampak sosial dan psikologis setelah banjir bandang melanda daerah tersebut.</p>
<p>Kunjungan ASPIKOM CARE 2026 ke sekolah yang berada tepat di depan PLTA Kuranji milik PT Semen Padang itu menjadi bagian dari upaya SD Bustanul Ulum Semen Padang untuk membuka ruang kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi, baik dari dalam maupun luar negeri, untuk mendukung pendidikan dan perkembangan karakter siswa. <strong>(*/Eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/akademisi-empat-kampus-hibur-anak-anak-penyintas-banjir-sd-bustanul-ulum-semen-padang-lewat-aspikom-care-2026/">Akademisi Empat Kampus Hibur Anak-anak Penyintas Banjir SD Bustanul Ulum Semen Padang Lewat ASPIKOM CARE 2026</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kisah-kisah Lebaran di Ranah Minang (1) : Story Kanak-kanak</title>
		<link>https://prokabar.com/kisah-kisah-lebaran-di-ranah-minang-1/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Jun 2018 06:28:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lebaran2018]]></category>
		<category><![CDATA[#AnakAnak]]></category>
		<category><![CDATA[#KisahKisah]]></category>
		<category><![CDATA[#KisahKisahLebaran]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#RanahMinang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=9345</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ini Story Kanak-kanak. Kisahmu Dulu?Apa kisah lebaran di Ranah Minang? Banyak, secukup tradisi yang ada. Kita bilang apa yang teringat saja ya. 1. Kanak-kanak...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kisah-kisah-lebaran-di-ranah-minang-1/">Kisah-kisah Lebaran di Ranah Minang (1) : Story Kanak-kanak</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Ini Story Kanak-kanak. Kisahmu Dulu?Apa kisah lebaran di Ranah Minang? Banyak, secukup tradisi yang ada. Kita bilang apa yang teringat saja ya.</p>
<p><b>1. Kanak-kanak</b></p>
<p>Pernah masa kecil dulu dan Anda tak punya baju rirayo? Pasti ada, itulah kisah paling pilu, mungkin, dalam hidupmu. Baju baju, celana baru, sepau baru, itulah idaman anak-anak, dengan uang jajan di saku. Kemudian hilir mudik kampung sepenatnya.</p>
<p>Kita tak peduli darimana orang tua mendapatkan uang. Jika Anda dari keluarga berada, maka itu urusan sepela. Jika dari keluarga miskin, bias ke kening air mata ortu-mu dibuatnya. Itu tak pernah ia sampaikan pada kaliankan?</p>
<p>Paling kalua bandel, pusek kena pilin. Tak keras-keras amat. Intinya anak kecil harus serba baru. Tak mau tahu pula zakat fitrah sudah dibayar orang tua atau belum. Enaknya dunia anak-anak dan itu terasa benar saat lebaran.<br />
Bersama teman “sejawat,” anak-anak akan bercerita soal lebaran yang akan tiba. Puasa atau tidak, umpang atau genap, soal lain.Mengalir rasa bahagia, berjanji akan ke sana dna ke sini. Berjanji membeli ini dan itu.</p>
<p>Anda suka kue, kue bolu, atau apa saja, asal kue. Juga kacang goreng. Ketupat jangan disebut lagi, kalua ada.<br />
Pada pagi buta, itu Anda telah bangun. Mandi, berdandan, bersolek, lalu pergi shalat Idul Firi. Shalatnya tak penting benar, juga tidak kutbahnya. Yang penting, salam-salaman itu. Lalu pulang, kemudian bermain. Konvoi hilir mudik seharian. Siang atau sore sudah kelelahan, tidur. Senja mandi, lalu sampai malam main lagi.</p>
<p>Anak-anak di Ranah Minang, seharian lebaran itu, adalah bunga kehidupan. Merekalah yang hilir mudik di jalan desa. Mereka yang bermain. Mereka pula yang menjadi makhota rumah tangga hari itu. Saku penuh uang, uang dibelanjakan.</p>
<figure id="attachment_9346" aria-describedby="caption-attachment-9346" style="width: 720px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-9346" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/06/2016-08-11-02-38-15-anak.jpg" alt="" width="720" height="470" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/06/2016-08-11-02-38-15-anak.jpg 800w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/06/2016-08-11-02-38-15-anak-300x196.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/06/2016-08-11-02-38-15-anak-768x501.jpg 768w" sizes="(max-width: 720px) 100vw, 720px" /><figcaption id="caption-attachment-9346" class="wp-caption-text">Ilustrasi anak-anak (net)</figcaption></figure>
<p>Kalau di padang, pergi menambang dari rumah ke rumah, dapat uang jajan, dikumpul lalu nanti dibelikan sesuatu.<br />
Anda punya kisah, silahkan tulis di komentar. Pasti tak panjang-panjang, karena sudah lupa-lupa ingat. Hayo. <b>(nrs)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kisah-kisah-lebaran-di-ranah-minang-1/">Kisah-kisah Lebaran di Ranah Minang (1) : Story Kanak-kanak</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 30/71 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/13 queries in 0.011 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 22:43:50 by W3 Total Cache
-->