<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#ambon Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/ambon/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/ambon/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 25 Mar 2021 02:20:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#ambon Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/ambon/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Resmikan RSUP dr. J. Leimena, Ini Harapan Presiden</title>
		<link>https://prokabar.com/resmikan-rsup-dr-j-leimena-ini-harapan-presiden/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Mar 2021 02:20:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#ambon]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Jokowi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=84096</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ambon, Prokabar — Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr. J. Leimena di Kota Ambon, Maluku, Kamis (25/3). “Setelah groundbreaking...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/resmikan-rsup-dr-j-leimena-ini-harapan-presiden/">Resmikan RSUP dr. J. Leimena, Ini Harapan Presiden</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ambon, Prokabar — </strong>Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr. J. Leimena di Kota Ambon, Maluku, Kamis (25/3).</p>
<p data-reader-unique-id="5">“Setelah <em data-reader-unique-id="6">groundbreaking </em>di tahun 2017 pada hari ini juga telah kita lihat telah selesai Rumah Sakit dr. Johannes Leimena di Ambon,” ujar Presiden dalam pernyataannya.</p>
<p data-reader-unique-id="7">Kepala Negara mengungkapkan, RSUP dr J. Leimena merupakan fasilitas layanan kesehatan yang sangat besar. Untuk itu, ia menekankan agar RSUP pertama di kawasan Indonesia Timur ini dapat memberikan pelayanan kesehatan yang prima bagi masyarakat di kawasan tersebut.</p>
<p data-reader-unique-id="9">“Kta harapkan ini akan memberikan layanan kesehatan yang prima untuk masyarakat di Indonesia bagian timur, utamanya di Provinsi Maluku dan lebih khusus lagi untuk Kota Ambon,” ujarnya.</p>
<p data-reader-unique-id="10">Usai memberikan pernyataan, Presiden Jokowi melakukan penandatanganan prasasti sebagai tanda peresmian RSUP dr. J. Leimena di Kota Ambon.</p>
<p data-reader-unique-id="11">Sebelum melakukan peresmian, Presiden juga meninjau pelaksanaan vaksinasi massal COVID-19 yang digelar di rumah sakit tersebut.</p>
<p data-reader-unique-id="12">Presiden yang terlihat mengenakan kemeja putih dan celana hitam tersebut tampak memantau tahapan vaksinasi mulai dari registrasi ulang, penapisan kesehatan, penyuntikan dosis vaksin, hingga observasi.</p>
<p data-reader-unique-id="13">Didampingi antara lain oleh Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Gubernur Maluku Murad Ismail, Kepala Negara sesekali terlihat berbincang dengan peserta vaksinasi dan juga para tenaga kesehatan.</p>
<p data-reader-unique-id="14">“Pagi hari ini saya datang ke Rumah Sakit dr. Johannes Leimena di Kota Ambon yang di pagi hari ini dilaksanakan vaksinasi terhadap pelayan publik, terhadap lansia, terhadap tokoh-tokoh agama,” ujar Presiden usai peninjauan.</p>
<p data-reader-unique-id="15">Berdasarkan data yang disampaikan oleh Gubernur Maluku, Presiden mengungkapkan bahwa di seluruh provinsi ini telah divaksinasi sebanyak sekitar 116 ribu orang dan khusus di Kota Ambon kurang lebih 30 ribu orang.</p>
<p data-reader-unique-id="16">Presiden mengatakan program vaksinasi akan terus dijalankan hingga target yang ditetapkan dapat segera tercapai.</p>
<p data-reader-unique-id="17">“Ini terus setiap hari berproses dan kita harapkan sesuai dengan target nanti bisa kita selesaikan,” tandasnya. (*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/resmikan-rsup-dr-j-leimena-ini-harapan-presiden/">Resmikan RSUP dr. J. Leimena, Ini Harapan Presiden</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pembangunan Rumah Korban Gempa Maluku Segera Dilakukan</title>
		<link>https://prokabar.com/pembangunan-rumah-korban-gempa-maluku-segera-dilakukan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Oct 2019 07:08:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#ambon]]></category>
		<category><![CDATA[#gempaambon]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=50098</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ambon, Prokabar — Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku sudah mendapatkan laporkan komplet dari Gubernur Maluku, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengenai jumlah rumah dan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pembangunan-rumah-korban-gempa-maluku-segera-dilakukan/">Pembangunan Rumah Korban Gempa Maluku Segera Dilakukan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ambon, Prokabar — </strong>Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku sudah mendapatkan laporkan komplet dari Gubernur Maluku, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengenai jumlah rumah dan fasilitas umum yang rusak yang akibat gempa di provinsi Maluku.</p>
<p>“Kurang lebih 12.300an rumah yang rusak dan rusak berat, rusak sedang, dan rusak ringan, ini yang telah teridentifikasi,” kata Presiden Jokowi kepada wartaan usai berdialog dengan pengungsi warga terdampak gempa di Provinsi Maluku, Universitas Darussalam, Maluku Tengah, Selasa (29/10).</p>
<p>Presiden berharap pembangunan kembali rumah warga terdampak gempa segera dikerjakan oleh masyarakat karena sistemnya memang nanti swakelola, sebagaimana dilakukan pemeritah di Nusa Tenggara Barat (NTB) yang jelas konstruksinya akan diarahkan oleh Kementerian PU konstruksi yang tahan gempa, ya,” ujarnya.</p>
<p>Mengenai transfer dana bantuan bagi warga terdampak gempa, Presiden Jokowi meyakinkan akan segera dilakukan. Namun seperti yang dilakukan pemerintah di NTB, Presiden Jokowi mengingatkan memang tahapan-tahapan.</p>
<p>“Memang tidak mudah dalam pengerjaan di lapangan tetapi model seperti di Nusa Tenggara Barat saya kira bisa kita pakai di sini,” pungkasnya. <strong>(*/hdp)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pembangunan-rumah-korban-gempa-maluku-segera-dilakukan/">Pembangunan Rumah Korban Gempa Maluku Segera Dilakukan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Presiden Kunjungi Korban Gempa Ambon</title>
		<link>https://prokabar.com/presiden-kunjungi-korban-gempa-ambon/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Oct 2019 06:17:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#ambon]]></category>
		<category><![CDATA[#gempaambon]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[#jokowidodo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=50095</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ambon, Prokabar — Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, pemerintah akan memberikan bantuan kepada masyarakat korban gempa di Maluku, yang rumahnya rusak berat, rusak sedang maupun...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/presiden-kunjungi-korban-gempa-ambon/">Presiden Kunjungi Korban Gempa Ambon</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ambon, Prokabar — </strong>Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, pemerintah akan memberikan bantuan kepada masyarakat korban gempa di Maluku, yang rumahnya rusak berat, rusak sedang maupun rusak ringan.</p>
<p>“Nanti yang rusak berat akan dibantu Rp50 juta, yang rusak sedang Rp25 juta, yang rusak ringan hanya retak dikit-dikit Rp10 juta,” kata Presien Jokowi saat berdialog dengan pengungsi warga terdampak gempa di Provinsi Maluku, Universitas Darussalam, Maluku Tengah, Selasa (29/10).</p>
<p>Menurut Presiden, besaran bantuan yang diberikan pemerintah itu sama dengan yang di daerah lain, seperti Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Palu (Sulawesi Tengah).</p>
<p>“Kalau ditanya cukup atau tidak cukup, ini terserah bapak-ibu semuanya. Yang penting yang kita lihat di NTB, di Palu dengan anggaran yang ada, ini rumah saya lihat di NTB itu sudah hampir selesai,” terang Presiden Jokowi.</p>
<p>Karena anggarannya dari Pemerintah Pusat, Presiden meminta nanti Pak camat, Pak lurah untuk ikut memantau dan mengawasi. “Karena nanti anggaran itu akan langsung diberikan kepada masyarakat yang terkena dampak gempa,” ungkapnya.</p>
<p>Presiden Jokowi juga minta supaya diinformasikan ke masyarakat, pembangunan rumah-rumah yang ada adalah rumah-rumah yang tahan gempa. Konstruksinya nanti akan diarahkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).</p>
<p>Sesuai laporan Gubernur Maluku dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencaa (BNPB), menurut Presiden, ada kurang lebih 12.000 lebih rumah yang rusak berat, rumah yang rusak ringan, rumah yang rusaknya sedang. 2.000, 3.000, 6.000. 2.000 yang berat, 3000-an yang sedang. 6000-an yang ringan.</p>
<p>Presiden menjelaskan, sebetulnya dari sisi keuangan anggarannya sudah ada, uangnya sudah ada, tapi perlu prosedur. Yang pertama. “Yang kedua, kita juga sedikit menunggu agar gempanya itu reda. Ya,” terang Presiden Jokowi.</p>
<p>Kepala Negara berharap gempa yang kecil-kecil itu cepat hilang sehingga pembangunan rumah itu bisa dikerjakan oleh masyarakat yang nanti dikoordinasi oleh pemerintah. (*/<b>hdp</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/presiden-kunjungi-korban-gempa-ambon/">Presiden Kunjungi Korban Gempa Ambon</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>ACT Kirimkan Bantuan Logistik ke 3 Titik Terdampak Parah Gempa Maluku</title>
		<link>https://prokabar.com/act-kirimkan-bantuan-logistik-ke-3-titik-terdampak-parah-gempa-maluku/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Oct 2019 10:40:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#act]]></category>
		<category><![CDATA[#ambon]]></category>
		<category><![CDATA[#gempaambon]]></category>
		<category><![CDATA[#gempamaluku]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#maluku]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=48947</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Lebih dari dua pekan usai gempa berkekuatan M6,8 mengguncang Maluku, kebutuhan logistik  para pengungsi masih cukup tinggi. Hal ini mengingat warga...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/act-kirimkan-bantuan-logistik-ke-3-titik-terdampak-parah-gempa-maluku/">ACT Kirimkan Bantuan Logistik ke 3 Titik Terdampak Parah Gempa Maluku</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>Jakarta, Prokabar —</strong> Lebih dari dua pekan usai gempa berkekuatan M6,8 mengguncang Maluku, kebutuhan logistik<span class="Apple-converted-space">  </span>para pengungsi masih cukup tinggi. Hal ini mengingat warga yang mengungsi masih enggan kembali ke rumah mereka karena kekhawatiran adanya gempa susulan. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Berupaya memenuhi kebutuhan warga yang masih bertahan di pengungsian, ACT terus menyalurkan bantuan logistik kepada para pengungsi di sejumlah wilayah terdampak gempa Maluku.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Senin (14/10), enam truk bantuan logistik diberangkatkan menuju tiga titik terparah terdampak gempa, yakni Kabupaten Seram Bagian Barat dan Desa Liang dan Pulau Haruku di Kapubaten Maluku Tengah. Bantuan logistik yang diberikan berupa beras, minyak goreng, air mineral, susu, roti, selimut, popok bayi, dan lainnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Wahyu Novyan selaku DIrektur Program ACT mengatakan, pemberian bantuan logistik ini tidak terlepas dari tingginya kebutuhan para pengungsi di masa tanggap darurat. Kondisi ini terlihat di Kabupaten Maluku Tengah dan Seram Bagian Barat, yang mana status tanggap darurat di dua kabupaten tersebut diperpanjang pada Kamis (10/10) lalu.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Kami masih melanjutkan pemberian logistik untuk para pengungsi terdampak gempa Maluku. Pengiriman 6 truk bantuan logistik ini menjadi bagian dari komitmen ACT dalam memberikan 100 ton bantuan pangan dan logistik untuk warga terdampak,” terang Wahyu melalui keterangan tertulis.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Enam truk bantuan logistik tersebut berangkat menuju posko-posko kemanusiaan dan dapur umum ACT yang berada di Seram Bagian Barat dan Maluku Tengah. Dari sana, bantuan didistribusikan kepada warga yang mengungsi di sejumlah titik pengungsian. Salah satunya adalah Desa Liang di Kabupaten Maluku Tengah. Desa tersebut menampung sekitar 17.000 pengungsi yang mendirikan tenda-tenda pengungsian di perbukitan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Posko-posko kemanusiaan ACT menjadi titik utama pendistribusian bantuan. Khusus bantuan bahan pangan, selain diberikan langsung untuk para pengungsi, bantuan tersebut juga digunakan untuk memenuhi kebutuhan dapur umum ACT yang menyediakan makanan siap santap pengungsi setiap harinya,” imbuh Wahyu.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Hingga kini, terdapat enam posko kemanusiaan ACT yang tersebar di Seram Bagian Barat dan Maluku Tengah. Mereka di antaranya 1 posko induk di Desa Nania; 3 posko wilayah di Suli, Pulau Haruku, dan Seram Bagian Barat; serta 1 posko logistic di Desa Liang dan Seram Bagian Barat. Sementara itu, ada 5 dapur umum yang juga tersebar di Seram Bagian Barat dan Maluku Tengah.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selain menopang kebutuhan pangan pengungsi, ACT juga memberikan layanan kesehatan gratis yang beroperasi setiap harinya. Layanan kesehatan gratis ini menjangkau pengungsi-pengungsi di sejumlah wilayah terdampak.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Tidak hanya itu, kami juga berikhtiar memenuhi kebutuhan sandang para pengungsi. Insyaallah, kami akan menyediakan Integrated Community Shelter (ICS) untuk mereka. Seperti yang kita ketahui, saat ini para pengungsi masih menempati tenda terpal yang rentan, apalagi jika hujan deras mengguyur. Sementara mereka masih trauma untuk kembali ke rumah mereka yang rata-rata sudah tidak bisa ditinggali karena rusak sedang dan berat. Mohon doanya agar iktiar ini berjalan lancer,” pungkas Wahyu.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Hingga Sabtu (12/10), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat 1.424 gempa susulan mengguncang Provinsi Maluku dan sebanyak 168 gempa dirasakan. Bencana ini menyebabkan 43 jiwa meninggal dunia, 1.578 jiwa luka-luka, dan 170.900 jiwa mengungsi. Warga yang mengungsi masih enggan kembali ke rumah mereka karena khawatir gempa masih mengguncang dengan kekuatan yang lebih besar. (*/<b>hdp</b>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/act-kirimkan-bantuan-logistik-ke-3-titik-terdampak-parah-gempa-maluku/">ACT Kirimkan Bantuan Logistik ke 3 Titik Terdampak Parah Gempa Maluku</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ambon Diguncang Gempa Beruntun, Ribuan Warga Cari Dataran Tinggi</title>
		<link>https://prokabar.com/ambon-diguncang-gempa-beruntun-ribuan-warga-cari-dataran-tinggi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Oct 2019 07:09:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#ambon]]></category>
		<category><![CDATA[#gempa]]></category>
		<category><![CDATA[#gempaambon]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=48648</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ambon, Prokabar &#8211; Gempa bumi tektonik susulan yang terjadi secara beruntun dengan kekuatan bervariasi mengakibatkan ribuan warga di Kota Ambon berlarian mencari dataran yang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ambon-diguncang-gempa-beruntun-ribuan-warga-cari-dataran-tinggi/">Ambon Diguncang Gempa Beruntun, Ribuan Warga Cari Dataran Tinggi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ambon, Prokabar</strong> &#8211; Gempa bumi tektonik susulan yang terjadi secara beruntun dengan kekuatan bervariasi mengakibatkan ribuan warga di Kota Ambon berlarian mencari dataran yang lebih tinggi.</p>
<p>&#8220;Meski pun BMKG menyebutkan tidak berpotensi terjadi gelombang pasang atau tsunami tetapi kami tidak mau mengambil risiko sehingga terpaksa mencari tempat yang lebih tinggi untuk berlindung,&#8221; kata Ny. Coni, salah satu warga di Ambon, Kamis (10/10).</p>
<p>Guncangan hebat ini membuat masyarakat yang sementara mengurus KTP atau Kartu Keluarga di Kantor Disdukcapil Kota Ambon lari berhamburan ke halaman terbuka.</p>
<p>Kondisi serupa juga dilakukan para jaksa dan pegawai Kejaksaan Negeri Ambon yang lari berhamburan meninggalkan ruangan mereka karena khawatir ada tembok yang roboh.</p>
<p>Ratusan siswa-siswi SMP Negeri 6 Ambon di kawasan tanah tinggi langsung berjalan kaki menuju kawasan Belakang Soya bersama sejumlah guru mereka sambil menelpon keluarganya untuk memberitahukan lokasi mereka berlindung.</p>
<p>Seorang karyawati Indomaret di Jalan Tulukabessy terlihat gemetar dan akhirnya pingsan setelah terjadi gempa beruntun yang susul-menyusul hanya dalam hitungan detik dan menit.</p>
<p>Kemacetan hebat terlihat pada berbagai titik di pusat Kota Ambon akibat warga yang menggunakan kendaraan roda dua dan empat berusaha menyelamatkan diri ke tempat yang lebih tinggi atau pun ingin mencari anak-anak mereka yang sementara berada di sekolah.</p>
<p>BMKG Ambon merilis gempa bumi tektonik pertama terjadi pada pukul 11:39:44 WIB pada kedalaman 10 Km dan dirasakan V MMI di Kota Ambon namun tidak berpotensi tsunami.</p>
<p>Tiga detik kemudian, terjadi gempa susulan bermagnitudo 4,6, menyusul gempa dengan magnitudo 3,6.</p>
<p>Gempa beruntun berikutnya dengan magnitudo 3,8 pada kedalaman 10 Km ini terjadi pukul 12:27:18 WIT dan pusatnya di daratan sekitar 18 Km arah timur laut Ambon dan dirasakan warga III MMI.<strong> (*/mbb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ambon-diguncang-gempa-beruntun-ribuan-warga-cari-dataran-tinggi/">Ambon Diguncang Gempa Beruntun, Ribuan Warga Cari Dataran Tinggi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Siswa di Ambon Diimbau Kembali Kesekolah</title>
		<link>https://prokabar.com/siswa-di-ambon-diimbau-kembali-kesekolah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Oct 2019 03:32:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[#ambon]]></category>
		<category><![CDATA[#gempaambon]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kemendikbud]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=47982</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ambon, Prokabar — Pasca gempa dengan kekuatan 6.5 skala richter yang mengguncang Kota Ambon, Kabupaten Maluku Tengah, dan Kabupaten Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku, Menteri...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/siswa-di-ambon-diimbau-kembali-kesekolah/">Siswa di Ambon Diimbau Kembali Kesekolah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ambon, Prokabar — </strong>Pasca gempa dengan kekuatan 6.5 skala richter yang mengguncang Kota Ambon, Kabupaten Maluku Tengah, dan Kabupaten Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy meninjau sarana dan prasarana pendidikan yang terdampak gempa di wilayah tersebut.</p>
<p>Mendikbud mengimbau para guru dan tenaga pendidik untuk segera mengajak siswa-siswanya untuk segera kembali belajar di sekolah. &#8220;Guru-guru yang jadi korban, Kemendikbud akan memberikan tunjangan khusus, tapi kami juga berharap para guru dapat mengajak para siswanya untuk segera kembali ke sekolah, kalau perlu jemput bola, datangi ke rumah-rumah siswa,” kata Mendikbud, seperti dikutip dalam rilis Kemendikbud Jakarta, Rabu (2/10).</p>
<p>Mendikbud saat meninjau sekolah terdampak gempa di SMAN 4 Salahutu, Maluku Tengah, Senin (30/9) menyampaikan, kalau anak-anak tidak masuk sekolah dalam waktu yang lama,  akan masuk pada zona nyaman, sehingga minat belajar akan menurun. “Kalau kelamaan tidak masuk sekolah nanti pikirannya akan sulit untuk diajak belajar lagi. Karena itu, saya datang kesini untuk menjamin dan memastikan bahwa anak-anak ini tidak terlalu lama tidak sekolah,” jelas Mendikbud.</p>
<p>Setelah melihat beberapa sarana dan prasaran pendidikan yang terkena dampak gempa, Mendikbud berjanji, bersama pemerintah daerah akan melakukan rehabilitasi bangunan sekolah-sekolah yang rusak tersebut. &#8220;Nanti saya dengan Pak Gubernur akan segera merehabilitasi gedung-gedung SMA dan SMK yang rusak ini, untuk SD dan SMP sama, nanti bersama bupati. Saya lihat, sebetulnya bangunannya tidak rusak parah, jadi strukturnya masih bagus. Ini menunjukkan bahwa pembangunan gedung-gedung ini bagus. Hanya atap dan plafonnya yang rusak dan akan kita perbaiki,&#8221; ujar Mendikbud.</p>
<p>Mendikbud berharap, perbaikan sekolah rusak dilakukan dalam waktu yang tidak terlalu lama, sehingga proses belajar mengajar bisa segera dimulai. &#8220;Untuk itu, supaya diatur tempat belajar siswa. Kalau nanti perlu bantuan tenda akan disiapkan oleh Pemerintah. Tetapi tidak boleh lagi dibiarkan anak untuk tidak masuk sekolah. Ini secepatnya kita bantu dan kita benahi. Di tenda bisa, di mushola boleh, di gereja boleh, yang penting aman, dan gedung-gedung tidak dalam kondisi bahaya. Saya akan koordinasikan dengan dari tim PUPR (Kementerian PUPR) untuk mengecek semua, terutama struktur bangunan sekolah,&#8221; jelas Mendikbud.</p>
<p>Mengenai jumlah siswa terdampak bencana yang akan diberikan bantuan, Mendikbud menerangkan bahwa pendataan masih terus dilakukan, dan data-data tersebut masih harus divalidasi. &#8220;Prinsipnya seluruh siswa yang terdampak akan memperoleh bantuan paket pendidikan untuk SD hingga SMA/SMK serta paket bermain untuk siswa TK dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD),&#8221; kata Mendikbud.</p>
<p>Pada kesempatan ini, secara simbolis Mendikbud menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah kepada para siswa PAUD, TK, SD, SMP, dan SMA/SMK yang terdampak gempa. Bantuan yang diberikan berupa peralatan bermain untuk anak-anak PAUD dan TK, serta perlengkapan sekolah (tas, buku, sepatu dan seragam) untuk siswa SD, SMP, SMA/SMK. Selain itu, Pemerintah juga akan memberikan komputer untuk mendukung penyelenggaraan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), khususnya untuk SMP, SMA dan SMK.</p>
<p>&#8220;Semua siswa yang terdampak gempa di Maluku akan memperoleh bantuan pendidikan,&#8221; ujar Mendikbud. Pembagian paket bantuan tersebut akan disalurkan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku.</p>
<p>Pada kesempatan yang sama, Mendikbud juga memberikan bantuan secara simbolis kepada perwakilan guru yang terdampak gempa, dilanjutkan dengan menyaksikan proses pencairan dana pendidikan melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang disalurkan oleh BRI Cabang Ambon. Bantuan ini, kata Mendikbud, merupakan bentuk perhatian Pemerintah Pusat dalam penanganan dampak gempa yang melanda Provinsi Maluku.</p>
<p>&#8220;Saya diperintahkan langsung oleh Bapak Presiden Joko Widodo untuk berkunjung ke Ambon. Melihat berbagai fasilitas yang rusak untuk segera ditangani termasuk memastikan para siswa dan guru memperoleh bantuan yang sesuai dengan kebutuhan mereka, sehingga proses belajar mengajar dapat segera berlangsung kembali,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Merujuk data dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, tercatat 46 sekolah mengalami kerusakan yakni sebelas Sekolah Dasar (SD), dua Sekolah Menengah Pertama (SMP), dua puluh lima Sekolah Menengah Atas (SMA) serta delapan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Untuk tingkat kerusakannya, terdapat satu sekolah rusak ringan, 41 rusak sedang dan empat rusak berat. (*/<b>hdp</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/siswa-di-ambon-diimbau-kembali-kesekolah/">Siswa di Ambon Diimbau Kembali Kesekolah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pasca Gempa, Ambon Tanggap Darurat 14 Hari</title>
		<link>https://prokabar.com/pasca-gempa-ambon-tanggap-darurat-14-hari/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Sep 2019 14:33:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#ambon]]></category>
		<category><![CDATA[#BNPB]]></category>
		<category><![CDATA[#BPBD]]></category>
		<category><![CDATA[#gempaambon]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=47770</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ambon, Prokabar — Wali Kota Ambon menetapkan masa tanggap darurat pascagempa selama 14 hari, terhitung sejak 26 September 2019 hingga 9 Oktober 2019. Kota Ambon...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pasca-gempa-ambon-tanggap-darurat-14-hari/">Pasca Gempa, Ambon Tanggap Darurat 14 Hari</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ambon, Prokabar — </strong>Wali Kota Ambon menetapkan masa tanggap darurat pascagempa selama 14 hari, terhitung sejak 26 September 2019 hingga 9 Oktober 2019. Kota Ambon menjadi salah satu wilayah terdampak karena gempa M 6,5 yang terjadi pada Kamis (26/5) lalu.</p>
<p>Selama masa tanggap darurat tersebut, Pos Komando (Posko) Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi Kota Ambon bertugas untuk mengkoordinasikan semua unsur untuk penanganan darurat di wilayah administrasinya. Gempa dengan kedalaman 10 km tadi mengguncang beberapa kecamatan seperti Baguala, Teluk Ambon, Sirimau, Nusaniwe dan Kota Ambon. Data Pusdalops BPBD Provinsi Maluku per hari ini (29/9) mencatat 10 korban meninggal dunia dan 31 luka-luka.</p>
<p>Sementara itu, total korban meninggal dunia dari tiga kabupaten di Provinsi Maluku berjumlah 30 orang. Korban tertinggi di Kabupaten Maluku Tengah berjumlah 14 orang, Kota Ambon 10 dan Seram Bagian Barat (SBB) 6. Sedangkan korban luka-luka, total jumlah mencapai 156 orang dengan rincian Maluku tengah 108, Kota Ambon 31 dan SBB 17.</p>
<p>Pascagempa juga menyebabkan terjadinya pengungsian warga. Mereka yang mengungsi berjumlah 244.780 orang, dengan rincian SBB 109.661 orang, Maluku Tengah 108.000 orang dan Kota Ambon 27.119. Sementara data kerusakan rumah masih terus dilakukan; data rumah rusak di Kota Ambon berjumlah 374 unit dengan rincian 173 rusak ringan (RR), 74 rusak sedang (RS) dan 74 rusak berat (RB). Kerusakan rumah wilayah SBB mencakup 31 RR, 163 RS dan 106 RB.</p>
<p>BPBD Provinsi Maluku telah mendirikan dua tenda keluarga di halaman Rumah Sakit Umum Haulussy, Kota Ambon dan RSU Tulehu, Maluku Tengah. Selain itu, pemerintah daerah setempat juga mendistribusikan terpal kepada masyarakat terdampak. Upaya pendataan di lapangan masih terus dilakukan oleh tim reaksi cepat BPBD Provinsi Maluku.</p>
<p>Upaya pendataan salah satunya untuk mengidentifkasi titik-titik pengungsian. Sementara ini titik konsentrasi teridentifikasi di Desa Waai seperti di wilayah Air Terjun Waai, Dusun Ujung Batu dan Batu Dua. Sedangkan di Kota Ambon, penyintas terkonsentrasi di SMA Siliwangi, Kuburan atas SMA 9, dan SMA 9.</p>
<p>Melihat kondisi terkini, beberapa tantangan masih dihadapi dalam penanganan darurat. Salah satunya perlu upaya intensif untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk segera kembali ke rumah masing-masing. BNPB telah mengirimkan tim pendukung dalam manajemen posko dan dukungan logistik serta peralatan yang telah tiba di Maluku. Di sisi lain, TNI mengoperaasionalkan rumah sakit lapangan di Kampus Darussalam, Maluku Tengah. (*/<b>hdp</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pasca-gempa-ambon-tanggap-darurat-14-hari/">Pasca Gempa, Ambon Tanggap Darurat 14 Hari</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Soal Isu Gampa Besar di Ambon, BMKG Imbau Masyarakat Tidak Terpancing Hoaks</title>
		<link>https://prokabar.com/soal-isu-gampa-besar-di-ambon-bmkg-imbau-masyarakat-tidak-terpancing-hoaks/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Sep 2019 03:14:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#ambon]]></category>
		<category><![CDATA[#Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[#BNPB]]></category>
		<category><![CDATA[#gempa]]></category>
		<category><![CDATA[#gempaambon]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#hoaks]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=47645</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah isu yang merupakan hoaks (berita bohong) mengenai kemungkinan akan terjadinya gempa besar dan tsunami di...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/soal-isu-gampa-besar-di-ambon-bmkg-imbau-masyarakat-tidak-terpancing-hoaks/">Soal Isu Gampa Besar di Ambon, BMKG Imbau Masyarakat Tidak Terpancing Hoaks</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah isu yang merupakan hoaks (berita bohong) mengenai kemungkinan akan terjadinya gempa besar dan tsunami di Ambon, Teluk Piru, dan Saparua.</p>
<p>Deputi Bidang Geofisika BMKG Muhammad Sadly mengatakan, hingga hari Jumat, 27 September 2019 pukul 10.00 WIB, hasil monitoring BMKG terhadap Gempabumi Kairatu, Ambon, dan Haruku berkekuatan M=6,5 yang terjadi kemarin 26 September 2019 menunjukkan telah terjadi 264 kali dengan magnitudo terbesar M=5,6 dan terkecil M=3.0.</p>
<p>“Secara statistik, frekuensi kejadian gempa cenderung semakin mengecil,” kata Sadly dalam siaran persnya Sabtu (28/9).</p>
<p>Mengenai isu akan terjadinya gempa besar di Ambon, Teluk Piru, dan Saparua, Deputi Bidang Gefisika BMKG itu tegas membantahnya. Menurutnya, hingga saat ini belum ada teknologi yang dapat memprediksi gempabumi dengan tepat, dan akurat kapan, di mana dan berapa kekuatannya.</p>
<p>“Untuk itu masyarakat diimbau agar tidak terpancing isu atau berita bohong yang beredar dan tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” pinta Sadly.</p>
<p>Terkait informasi gempabumi dan tsunami, Sadly meminta masyarakat memastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (<a href="https://www.bmkg.go.id/">https://www.bmkg.go.id</a>) atau inatews.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (iOS dan Android): WRS-BMKG (<em>user</em>: pemda, <em>password</em>: pemda-bmkg) atau InfoBMKG.</p>
<p>“Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” ucap Sadly. <strong>(*/hdp)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/soal-isu-gampa-besar-di-ambon-bmkg-imbau-masyarakat-tidak-terpancing-hoaks/">Soal Isu Gampa Besar di Ambon, BMKG Imbau Masyarakat Tidak Terpancing Hoaks</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Diguncang Gempa 6,8 SR, Tiga Orang Meninggal di Ambon</title>
		<link>https://prokabar.com/diguncang-gempa-68-sr-tiga-orang-meninggal-di-ambon/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Sep 2019 06:09:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#ambon]]></category>
		<category><![CDATA[#gempa]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=47487</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ambon, Prokabar &#8211; Tiga warga meninggal dunia akibat dampak gempa Magnitudo 6,8 yang mengguncang ibu kota Provinsi Maluku, Ambon dan sekitarnya pada Kamis, pukul...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/diguncang-gempa-68-sr-tiga-orang-meninggal-di-ambon/">Diguncang Gempa 6,8 SR, Tiga Orang Meninggal di Ambon</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ambon, Prokabar &#8211;</strong> Tiga warga meninggal dunia akibat dampak gempa Magnitudo 6,8 yang mengguncang ibu kota Provinsi Maluku, Ambon dan sekitarnya pada Kamis, pukul 08.46 WIT.</p>
<p>Kepala Dinas Sosial Maluku, Sartono Pinning, membenarkan, tiga warga meninggal sebagai dampak gempa tersebut, yakni satu Dosen Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon, Narti Rumain akibat tertimpa reruntuhan bangunan.</p>
<p>Selain itu, seorang penambang pasir di desa Nania, kecamatan Teluk Ambon, Mateis Frans karena tertimbun pasir dan warga Dusun Wailusun, Desa Waai, Pulau Ambon, kabupaten Maluku Tengah, La Nai akibat reruntuhan bangunan.</p>
<p>Sedangkan, yang terdata sedang menjalani perawatan di rumah sakit adalah Djamila Lasaiba dan Ggamar Assagaff karena tertimpa reruntuhan bangunan di IAIN Ambon.</p>
<p>Sartono yang sedang berada di Jakarta dalam rangka tugas dinas itu mengatakan, telah berkoordinasi dengan semua potensi dan Taganauntuk disebar memantau situasi dan mengecek dampak lain guna mempertimbangkan langkah lebih lanjut sesuai tugas dan SOP.</p>
<p>&#8220;Kami juga mendorong dukungan tenda ke RSUD dr.Haulussy Ambon untuk digunakan sebagai penampungan sementara pasien yang telah diamankan di luar gedung,&#8221; katanya.</p>
<p>Pantauan Antara, masyarakat kota Ambon dan sekitarnya saat ini mengungsi ke kawasan tinggi di berbagai wilayah karena khawatir terjadi tsunami, kendati Kepala Stasiun Geofisika Ambon, Sunardi telah menyampaikan gempa tidak menimbulkan gempa.</p>
<p>Gempa dengan Magnitudo 6,8 berpusat di 40 km timur laut Ambon Maluku, 43 km Tenggara Seram bagian Barat, 59 km Barat daya Maluku Tengah, 92 km timur laut Buru Selatan dan 2420 km timur laut Jakarta.</p>
<p>Gempa susulan kekuatan Magnitudo 5,6 terjadi di timur laut Ambon, Maluku, pada 09.39 WIT setelah gempa gempa dengan magnitudo 6,8 terjadi pada 08.46 WIT.</p>
<p>Data BMKG, gempa tersebut terjadi pada pukul 09.39 WIT dengan kekuatan Magnitudo 5,6 dengan pusat gempa ada di kedalaman 10 kilometer di bawah laut dan berjarak 18 km sebelah timur laut Ambon.</p>
<p>BMKG juga memberikan imbauan pada masyarakat untuk berhati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi<strong>.(*/mbb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/diguncang-gempa-68-sr-tiga-orang-meninggal-di-ambon/">Diguncang Gempa 6,8 SR, Tiga Orang Meninggal di Ambon</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ambon Deklarasi Menuju Kota Layak Anak</title>
		<link>https://prokabar.com/ambon-deklarasi-menuju-kota-layak-anak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Nov 2018 01:31:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#ambon]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kemenPPPA]]></category>
		<category><![CDATA[#layakanak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=22956</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ambon, Prokabar — Pemerintah Kota Ambon menunjukkan komitmennya untuk mewujudkan Indonesia Layak Anak (IDOLA) di 2030 dengan mendeklarasikan menjadi bagian dari kabupaten/kota layak anak (KLA),...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ambon-deklarasi-menuju-kota-layak-anak/">Ambon Deklarasi Menuju Kota Layak Anak</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ambon, Prokabar — </strong>Pemerintah Kota Ambon menunjukkan komitmennya untuk mewujudkan Indonesia Layak Anak (IDOLA) di 2030 dengan mendeklarasikan menjadi bagian dari kabupaten/kota layak anak (KLA), Sabtu (3/11) kemarin.</p>
<p>&#8220;Tujuan utama dari KLA adalah demi kepentingan terbaik bagi anak dan terwujudnya Indonesia Layak Anak (IDOLA) di 2030,&#8221; ujar Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembise saat deklarasi Ambon menuju KLA seperti disampaikan dalam siaran pers KPPPA.</p>
<p>Menteri Yohana menjelaskan, di 2018, penghargaan KLA telah diberikan bagi 177 kabupaten/kota. Namun, hingga saat ini belum ada satu daerah pun yang dapat disebut Kabupaten/Kota Layak Anak, karena belum ada yang memenuhi 24 indikator KLA.</p>
<p>&#8220;Untuk itu, di berbagai kesempatan selalu saya tekankan pada pimpinan daerah untuk mengejarnya. Termasuk Kota Ambon yang hari ini dengan bangga telah meluncurkan KLA,” ujarnya.</p>
<p>Disebutkan, 24 indikator yang terbagi dalam 5 (lima) klaster hak anak harus dipenuhi setiap daerah agar Kabupaten/Kota disebut Layak Anak. Pertama, hak sipil dan kebebasan. Kedua, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif. Ketiga, kesehatan dasar dan kesejahteraan. Keempat, pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya, dan kelima adalah perlindungan khusus.</p>
<p>Menurut Menteri Yohana memang tidak mudah untuk mewujudkan, namun bukan berarti tidak bisa. “Saya berharap komitmen yang kuat dari semua pimpinan dan perangkat daerah, termasuk lembaga masyarakat, perguruan tinggi, dunia usaha dan media, agar di 2019 Kota Ambon dapat memperoleh penghargaan KLA,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Yohana menuturkan, bahwa KLA akan berhasil jika semua pemangku kepentingan mendukung dan bersinergi bersama seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali. Tidak hanya pencapaian yang dikejar, namun juga hakikat penting KLA untuk memberikan tempat tinggal agar anak bisa tumbuh dan berkembang secara wajar tanpa kekerasan.</p>
<p>Ruang-ruang untuk fasilitas tumbuh kembang anak saat ini semakin membaik dan merata di seluruh wilayah Indonesia. Hal ini dilatarbelakangi peningkatan jumlah daerah yang mendeklarasi Kabupaten/Kota menuju Layak Anak (KLA).</p>
<p>Di 2017, KLA telah dilakukan oleh 389 kabupaten/kota. KLA merupakan sistem pembangunan berbasis hak anak, yang ditujukan untuk pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak.</p>
<p>Di lokasi yang sama, Wali Kota Ambon Richard Louhenapesy mengatakan pihaknya bersama seluruh perangkat daerah akan melakukan upaya percepatan pemenuhan indikator KLA. &#8220;Jadi yang pertama, saya akan segera konsolidasi dengan seluruh kepala sekolah di Ambon untuk memberikan pencerahan kepada mereka bagaimana tekad kita untuk menjadikan Kota Ambon sebagai KLA,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Kedua lanjut Richard, juga akan melakukan sosialisasi dengan mengumpulkan seluruh Kepala RT, RW dan Lurah untuk memberikan informasi yang sama.</p>
<p>&#8220;Jangan sampai KLA hanya dikenal di kalangan elit, tapi di jajaran pemerintah tingkat bawah tidak paham untuk mempercepat 24 indikator KLA, jadi perlu sinergi,&#8221; jelasnya. (*/<b>hdp</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ambon-deklarasi-menuju-kota-layak-anak/">Ambon Deklarasi Menuju Kota Layak Anak</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 47/155 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.018 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 20:19:08 by W3 Total Cache
-->