<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Akmal Marhali Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/akmal-marhali/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/akmal-marhali/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 18 Jan 2022 16:12:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>Akmal Marhali Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/akmal-marhali/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Respon Argumen Haruna, Pakar: Shin Tae-Yong Mirip Penyanyi K-Pop Jeun Jung Kok</title>
		<link>https://prokabar.com/respon-argumen-haruna-pakar-shin-tae-yong-mirip-penyanyi-k-pop-jeun-jung-kok/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fadhil Wafi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Jan 2022 16:12:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bola]]></category>
		<category><![CDATA[Akmal Marhali]]></category>
		<category><![CDATA[Haruna Soemitro]]></category>
		<category><![CDATA[Shin Tae-Yong]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=99942</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar.com &#8211; Pakar sepakbola Indonesia Akmal Marhali sebut pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-Yong mirip penyanyi K-Pop Jeon Jung Kok. Hal itu ia sampaikan merespon...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/respon-argumen-haruna-pakar-shin-tae-yong-mirip-penyanyi-k-pop-jeun-jung-kok/">Respon Argumen Haruna, Pakar: Shin Tae-Yong Mirip Penyanyi K-Pop Jeun Jung Kok</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000000;"><strong><a href="https://prokabar.com/">Jakarta, Prokabar.com</a> &#8211; </strong></span>Pakar sepakbola Indonesia Akmal Marhali sebut pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-Yong mirip penyanyi K-Pop Jeon Jung Kok.</p>
<p>Hal itu ia sampaikan merespon argumen Exco PSSI Haruna Soemitro dalam podcast di JPNN terkait timnas Indonesia dan sepakbola Indonesia.</p>
<p>Menurut Akmal, keberadaan Shin Tae-Yong di Indonesia saat ini membuat ia begitu sangat diidolakan oleh penggemar sepakbola Indonesia.</p>
<p>Mirip dengan penyanyi K-Pop Jeun Jung Kok yang juga banyak diidolakan banyak penggemarnya.</p>
<p>Hal tersebut tak lepas dari kinerja Shin Tae-Yong yang membawa timnas Indonesia raih runner-up di Piala AFF 2020 awal Januari lalu.</p>
<p><span style="color: #000000;">&#8220;Ibarat drama Korea, Shin Tae-Yong ibarat Lee Min-Ho, Song Jong-Ki atau penyanyi K-Pop Jeon Jung Kok yang begitu diidolakan,&#8221; katanya Selasa (18/1/).</span></p>
<p>Sebelumnya Haruna mengkritik Shin Tae-Yong yang hanya mampu mengantarkan timnas Indonesia sampai runner-up di Piala AFF 2020.</p>
<p>Ia mengatakan Indonesia hanya butuh hasil, bukan sebuah proses.</p>
<p>&#8220;Apa pun di sepak bola, tanpa prestasi itu sama dengan nihil. Jadi, mau di PSSI mau di klub yang paling pertama orang lihat adalah prestasi. Proses tidak dilihat,&#8221; katanya.</p>
<p>Sementara Shin Tae-Yong menginginkan Indonesia harus berproses.</p>
<p>Karena ia tak akan selamanya di Indonesia, sehingga ia ingin Indonesia memiliki akar yang kuat supaya sepakbola Indonesia ke depannya lebih menakutkan.</p>
<p>&#8220;Sebenarnya saya ke Indonesia untuk mengubah sistem sepakbolanya daripada terlalu menitikberatkan pada prestasi. Saya berpikir akarnya harus kuat sehingga ke atasnya akan kuat,&#8221; tutupnya.</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/respon-argumen-haruna-pakar-shin-tae-yong-mirip-penyanyi-k-pop-jeun-jung-kok/">Respon Argumen Haruna, Pakar: Shin Tae-Yong Mirip Penyanyi K-Pop Jeun Jung Kok</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Penyebab Haruna Soemitro Dibully Netizen Habis-habisan</title>
		<link>https://prokabar.com/ini-penyebab-haruna-soemitro-dibully-netizen-habis-habisan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fadhil Wafi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Jan 2022 16:04:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bola]]></category>
		<category><![CDATA[Akmal Marhali]]></category>
		<category><![CDATA[Haruna Soemitro]]></category>
		<category><![CDATA[Shin Tae-Yong]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=99939</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar.com &#8211; Ada dua penyebab Exco PSSI Haruna Soemitro dibully habis-habisan oleh netizen. Adanya bullyan itu setelah Haruna Soemitro menyampaikan aspirasinya terkait timnas...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-penyebab-haruna-soemitro-dibully-netizen-habis-habisan/">Ini Penyebab Haruna Soemitro Dibully Netizen Habis-habisan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://prokabar.com/"><span style="color: #000000;"><strong>Jakarta, Prokabar.com &#8211; </strong></span></a>Ada dua penyebab Exco PSSI Haruna Soemitro dibully habis-habisan oleh netizen.</p>
<p>Adanya bullyan itu setelah Haruna Soemitro menyampaikan aspirasinya terkait timnas Indonesia dan sepakbola Indonesia dalam podcast di kanal Youtube JPNN.</p>
<p>Menurut pakar sepakbola Indonesia Akmal Marhali ada dua penyebab Haruna dibully habis-habisan oleh netizen.</p>
<p>Pertama karena kecerdasan Shin Tae-Yong sebagai seorang pelatih kelas dunia.</p>
<p>Kedua karena kebodohan Haruna Soemitro sebagai seorang Exco PSSI.</p>
<p>&#8220;Pertama, lewat kecerdasannya Shin Tae-Yong mampu membuat masyarakat sepakbola nasional begitu mencintainya sampai melampaui batas. Karena khawatir STY diberhentikan di tengah jalan.&#8221;</p>
<p>&#8220;Ibarat Drama Korea, Shin Tae-Yong ibarat Lee Min-Ho, Song Joong-Ki atau penyanyi K-Pop Jeon Jung Kok yang justru diidolakan,&#8221; katanya Selasa (18/1).</p>
<p>&#8220;Kedua, karena kebodohannya banyak pernyataan Haruna Soemitro yang tidak berdasarkan data dan fakta dan disampaikan di waktu dan momen yang tidak tepat,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Akmal mengatakan pernyataan dari Komite Eksekutif PSSI itu sebenarnya tak ada yang luar biasa.</p>
<p>Karena sejak 2004 Haruna sudah terkenal dengan pernyataannya yang kontroversial.</p>
<p>Bedanya kini karena adanya Shin Tae-Yong di sepakbola Indonesia.</p>
<p>&#8220;Sejatinya pernyataan anggota Komite Eksekutif PSSI Haruna Soemitro dalam podcast di JPNN terkait timnas Indonesia dan sepakbola Indonesia bukan sesuatu yang luar biasa,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>&#8220;Maklum, sejak tahun 2004 Haruna dikenal sering melontarkan pernyataan sensasional dan kontroversial yang selalu memunculkan polemik.&#8221;</p>
<p>&#8220;Tapi, banyak yang tidak peduli. Efek Shin Tae-Yong saat ini yang membuat Haruna dibully sampai muncul tagar #harunaout.&#8221; tutupnya.</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-penyebab-haruna-soemitro-dibully-netizen-habis-habisan/">Ini Penyebab Haruna Soemitro Dibully Netizen Habis-habisan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Timnas Indonesia Butuh Waktu 4 Tahun Untuk Setara Dengan Thailand</title>
		<link>https://prokabar.com/timnas-indonesia-butuh-waktu-4-tahun-untuk-setara-dengan-thailand/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fadhil Wafi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 31 Dec 2021 13:08:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bola]]></category>
		<category><![CDATA[Akmal Marhali]]></category>
		<category><![CDATA[Piala AFF 2020]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=99400</guid>

					<description><![CDATA[<p>Prokabar.com &#8211; Timnas Indonesia butuh waktu 4 tahun agar bisa matang seperti Thailand Demikian kata Pakar Sepakbola Indonesia Akmal Marhali Menurutnya saat ini Timnas...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/timnas-indonesia-butuh-waktu-4-tahun-untuk-setara-dengan-thailand/">Timnas Indonesia Butuh Waktu 4 Tahun Untuk Setara Dengan Thailand</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #06446c;"><span style="color: #000000;"><a href="https://prokabar.com/"><strong>Prokabar.com &#8211; </strong></a>Timnas Indonesia butuh waktu 4 tahun agar bisa matang seperti Thailand</span></span></p>
<p>Demikian kata Pakar Sepakbola Indonesia Akmal Marhali</p>
<p>Menurutnya saat ini Timnas Indonesia hanya berada satu tingkat di bawah Thailand</p>
<p>&#8220;Secara peringkat saat ini kita (timnas indonesia) satu level di bawah Thailand,&#8221; katanya, Kamis (30/12/2021)</p>
<p>Dari sisi usia misalnya, para pemain timnas dominan dengan anak muda berusia 23 tahun</p>
<p>Sementara Thailand sudah matang dengan rata-rata usia emas pesepakbola yakni 27 tahun</p>
<p>&#8220;Dari sisi usia, Thailand sudah sangat matang dengan rata-rata 27 tahun, merupakan usia emas pesepakbola&#8221;</p>
<p>&#8220;Sementara rata-rata usia pemain Timnas Indonesia 23 tahun,&#8221;</p>
<p>Sehingga, Akmal sebut Asnawi dan kawan-kawan butuh waktu 4 tahun untuk bisa matang seperti Thailand</p>
<p>Untuk mencapainya maka membutuhkan waktu jangka panjang dan harus melewati proses yang benar</p>
<p>&#8220;Konsepnya harus jangka panjang. Tidak bisa instan, semua harus melewati proses yang benar,&#8221; lanjut terangnya</p>
<p>Menurutnya, pendukung timnas terkadang overdosis ketika melihat suatu kejutan dari timnas, sehingga lupa masih banyak hal yang harus diperbaiki</p>
<p>&#8220;Kita kadang overdosis melihat sesuatu yang mengejutkan sampai lupa dengan problem yang masih perlu pembenahan, pembinaan dan kompetisi yang sehat,&#8221;</p>
<p>Untuk itu, pengamat sepakbola itu ingin para pendukung timnas untuk melihat secara komprehensif dan objektif</p>
<p>&#8220;Kita harus membuka mata, jangan fanatik buta&#8221;</p>
<p>&#8220;harus melihat secara komprehensif dan objektif, bahwa negara tetangga sudah semakin maju sepakbolanya,&#8221; tutupnya.</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/timnas-indonesia-butuh-waktu-4-tahun-untuk-setara-dengan-thailand/">Timnas Indonesia Butuh Waktu 4 Tahun Untuk Setara Dengan Thailand</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Timnas Kalah Telak Dari Thailand, Pengamat: Tak Perlu Menghujat dan Memaki Pemain</title>
		<link>https://prokabar.com/timnas-kalah-telak-dari-thailand-pengamat-tak-perlu-menghujat-dan-memaki-pemain/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fadhil Wafi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 31 Dec 2021 02:07:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bola]]></category>
		<category><![CDATA[Akmal Marhali]]></category>
		<category><![CDATA[Piala AFF 2020]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=99377</guid>

					<description><![CDATA[<p>Prokabar.com &#8211; Usai kalah telak 4-0 dari Thailand, Pengamat Sepakbola Indonesia Akmal Marhali mengatakan tak perlu menghujat para pemain Timnas Indonesia &#8220;Kekalahan dari Thailand...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/timnas-kalah-telak-dari-thailand-pengamat-tak-perlu-menghujat-dan-memaki-pemain/">Timnas Kalah Telak Dari Thailand, Pengamat: Tak Perlu Menghujat dan Memaki Pemain</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #06446c;"><span style="color: #000000;"><a href="https://prokabar.com/"><strong>Prokabar.com &#8211; </strong></a>Usai kalah telak 4-0 dari Thailand,</span> <span style="color: #000000;">Pengamat Sepakbola Indonesia Akmal Marhali mengatakan tak perlu menghujat para pemain Timnas Indonesia</span></span></p>
<p>&#8220;Kekalahan dari Thailand bukan aib yang harus diratapi&#8221;</p>
<p>&#8220;Tak perlu juga menghujat dan memaki pemain. Karena memang secara peringkat saat ini kita (Timnas) satu level di bawah Thailand,&#8221; kata Akmal kepada<strong> <a href="https://prokabar.com/">Prokabar</a></strong> via <em>Whats App, </em>Kamis (30/12/2021).</p>
<p>Ia juga mengatakan pencapaian hingga babak final ini sebenarnya sudah sebuah prestasi untuk timnas</p>
<p>Sehingga, apapun bentuk kekalahan timnas tak perlu melakukan penyesalan secara berlebihan</p>
<p>Justru kekalahan pada leg pertama bisa jadi pelajaran bagi timnas untuk membentuk tim yang tangguh</p>
<p>Akmal menyampaikan, untuk membentuk tim yang tangguh tidak bisa langsung jadi secara instan</p>
<p>Harus melewati berbagai proses, seperti negara tetangga yang sudah lebih maju sepakbolanya</p>
<p>&#8220;Untuk membentuk tim yang tangguh tidak bisa instan, tapi harus melalui proses yang terstruktur, sistemik dan benar.&#8221;</p>
<p>&#8220;Kita harus membuka mata, jangan fanatik buta bahwa negara tetangga sudah semakin maju sepakbolanya,&#8221; ungkapnya</p>
<p>Akmal juga mengatakan, saat ini timnas sudah berada di jalan yang benar</p>
<p>Karena sudah di bawah kendali Shin Tae-Yong yang sedang membangun pondasi untuk sepakbola Indonesia beberapa tahun ke depan</p>
<p>&#8220;Saat ini timnas di bawah Shin Tae-Yong sedang membangun pondasi yang kokoh agar 3 hingga 4 tahun ke depan terdapat rumah prestasi yang indah,&#8221; jelasnya</p>
<p>Sementara itu, untuk menjuarai AFF 2020 Akmal merasa itu suatu hal sulit bagi Indonesia</p>
<p>Namun, di leg ke-2 babak final nanti bisa sebagai ajang untuk perbaikan performa timnas</p>
<p>&#8220;Leg ke-2 harus dijadikan medium untuk memperbaiki kesalahan&#8221;</p>
<p>&#8220;Untuk juara suatu yang sulit, tapi buat memperbaiki penampilan agar lebih bagus dari leg 1 masih bisa,&#8221;</p>
<p>&#8220;Tetap semangat dan jangan putus asa,&#8221; tutup Akmal</p>
<p>Terpisah, Timnas Indonesia terpaksa mengakui kekalahan telak dari Thailand dengan skor 4-0 di Stadion Nasional, Singapura (29/12/2021)</p>
<p>Untuk pertandingan leg ke-2 perebutan juara piala AFF 2020 akan berlangsung pada Sabtu (1/1/2022) di venue yang sama pukul 19:30 WIB</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/timnas-kalah-telak-dari-thailand-pengamat-tak-perlu-menghujat-dan-memaki-pemain/">Timnas Kalah Telak Dari Thailand, Pengamat: Tak Perlu Menghujat dan Memaki Pemain</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Soal Pengaturan Skor, Akmal Marhali: Pengaturan Skor Itu Candu, Seperti Narkoba</title>
		<link>https://prokabar.com/soal-pengaturan-skor-akmal-marhali-pengaturan-skor-itu-candu-seperti-narkoba/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fadhil Wafi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Nov 2021 05:58:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olah Raga]]></category>
		<category><![CDATA[#pssi]]></category>
		<category><![CDATA[#SepakBola]]></category>
		<category><![CDATA[Akmal Marhali]]></category>
		<category><![CDATA[Pengaturan Skor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=98063</guid>

					<description><![CDATA[<p>Prokabar.com &#8211; Soal pengaturan skor,  pengamat sepakbola nasional Akmal Marhali sebut pengaturan skor sama seperti narkoba, jika candu, maka akan terus dilakukan. “Pengaturan skor...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/soal-pengaturan-skor-akmal-marhali-pengaturan-skor-itu-candu-seperti-narkoba/">Soal Pengaturan Skor, Akmal Marhali: Pengaturan Skor Itu Candu, Seperti Narkoba</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="https://prokabar.com/">Prokabar.com</a> </strong>&#8211; Soal pengaturan skor,  pengamat sepakbola nasional Akmal Marhali sebut pengaturan skor sama seperti narkoba, jika candu, maka akan terus dilakukan.</p>
<p>“Pengaturan skor itu candu. Seperti narkoba. Setiap ada celah, pelakunya akan mengulanginya,” kata Akmal Marhali ketika dihubungi via <em>WhatsApp</em>, Minggu (28/11).</p>
<p>Ia juga mengatakan, dalam 10 tahun terakhir kasus pengaturan skor terus terjadi setiap tahunnya dan berkemungkinan akan terus terjadi jika tidak ada langkah serius untuk menanganinya. Sehingga itu semua akan berefek ke sepakbola Indonesia yang minim menghasilkan prestasi.</p>
<p>“Dalam 10 tahun terakhir faktanya berulang tiap tahunnya. Karena itu perlu langkah antisipasi untuk mencegahnya,”</p>
<h4><strong>BACA JUGA : </strong><strong><a href="https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20211126143211-142-726488/pssi-sedih-saksi-pengaturan-skor-liga-3-jadi-korban-tabrak-lari">PSSI Sedih Saksi Pengaturan Skor Liga 3 Jadi Korban Tabrak Lari</a></strong></h4>
<p>“Selama kompetisinya kotor, sepakbola Indonesia tidak akan berprestasi. Kolam yang kotor harus dikuras,” lanjutnya.</p>
<p>Sementara itu, soal kasus tabrak lari saksi pengaturan skor liga 3. Akmal ingin pihak berwajib melakukan olah TKP untuk memastikan apakah ada kaitannya kecelakaan tersebut dengan kasus pengaturan skor liga 3.</p>
<p>“Perlu didalami dulu apakah ada kaitan atau tidak. Polisi perlu olah TKP untuk memastikan,” ungkapnya.</p>
<p>Kemudian ia mengatakan jika indonesia ingin memiliki kompetisi yang bersih dan bisa menghasilkan prestasi, maka pihak pemerintah harus melakukan langkah serius dalam menangani kasus ini dan terus mengawalnya.</p>
<p>“Solusinya PSSI perlu mmebentuk komite integritas untuk mengawal kompetisi sepakbola kita terhindar dari kejahatan pengaturan skor,” jelasnya</p>
<p>“Komite integritas bisa bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk mengamankan kompetisi dari potenso terjadinya <em>match fixing</em>, <em>match acting</em>, dan <em>match setting</em>,” tutupnya. <strong>(fw)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/soal-pengaturan-skor-akmal-marhali-pengaturan-skor-itu-candu-seperti-narkoba/">Soal Pengaturan Skor, Akmal Marhali: Pengaturan Skor Itu Candu, Seperti Narkoba</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 25/103 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/14 queries in 0.018 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-08 00:16:21 by W3 Total Cache
-->