<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#ajiindonesia Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/ajiindonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/ajiindonesia/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 28 Sep 2019 07:19:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#ajiindonesia Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/ajiindonesia/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>AJI Padang Imbau Media Berhati-hati Dalam Pemberitaan Kerusuhan di Wamena</title>
		<link>https://prokabar.com/aji-padang-imbau-media-berhati-hati-dalam-pemberitaan-kerusuhan-di-wamena/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Sep 2019 07:19:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#ajiindonesia]]></category>
		<category><![CDATA[#ajipadang]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kerusuhanwamena]]></category>
		<category><![CDATA[#papua]]></category>
		<category><![CDATA[#wamena]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=47658</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Kerusuhan terjadi di Kota Wamena Provinsi Papua pada Senin 23 September 2019. Hingga hari ini, suasana masih belum kondusif. Akibat kerusuhan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/aji-padang-imbau-media-berhati-hati-dalam-pemberitaan-kerusuhan-di-wamena/">AJI Padang Imbau Media Berhati-hati Dalam Pemberitaan Kerusuhan di Wamena</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>Padang, Prokabar —</strong> Kerusuhan terjadi di Kota Wamena Provinsi Papua pada Senin 23 September 2019. Hingga hari ini, suasana masih belum kondusif. Akibat kerusuhan yang hingga kini belum bisa dipastikan penyebabnya oleh pihak keamanan, sedikitnya 32 warga meninggal dunia, ribuan orang mengungsi, ratusan rumah warga, kendaraan dan perkantoran dibakar. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dari 32 korban meninggal itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyatakan, sembilan diantaranya merupakan perantau asal Sumbar. Mereka meninggal akibat tindakan tidak beradab yang dilakukan para perusuh. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Kita tentu sangat mengutuk perbuatan tidak berprikemanusiaan itu, kita tentu sedih dan bersimpati kepada korban, maupun kondisi keamanan yang belum terjamin di Wamena. Namun, AJI perlu mengingatkan media untuk bersikap hati-hati dalam pemberitaan.” ungkap Ketua AJI Padang, Andika Destika Khagen melalui siaran pers yang diterima Prokabar, Sabtu (28/9).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Aliansi Jurnalis Indepen (AJI) Padang menilai, media dibutuhkan untuk ikut<span class="Apple-converted-space">  </span>dalam menciptakan kondisi yang tenang perlu diperlihatkan dalam kondisi saat ini. Memang ada laporan jika telah terjadi pertikaian antara sekelompok penduduk lokal dengan pendatang, namun penyajian berita yang vulgar, justru akan memperkeruh suasana dan kemungkinan akan menambah korban jiwa.<span class="Apple-converted-space">  </span>Untuk itu, penyajian berita yang secara terang-terangan mengandung unsur Suku Agama Ras dan Antargolongan (SARA) perlu diperhatikan. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Hal diatas termuat dalam Kode Etik Jurnalistik Pasal 8, dimana Wartawan Indonesia tidak menulis atau menyiarkan berita berdasarkan prasangka atau diskriminasi terhadap seseorang atas dasar perbedaan suku, ras, warna kulit, agama, jenis kelamin, dan bahasa serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa atau cacat jasmani”. terangnya</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Untuk itu, AJI Padang mengimbau kepada jurnalis dan media untuk tidak membuat berita yang mengandung unsur SARA serta berpotensi menambah konflik, serta mencari sumber berita yang kredibel dan tetap berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik, terutama pasal 8.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Teta melakukan kritik kepada penanganan keamanan di Papua khususnya Wamena, sehingga korban tidak terus bertambah dan kondisi segera membaik. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Mengimbau jurnalis dan media agar menerapkan prinsip jurnalisme damai dalam peristiwa konflik, khususnya yang terkait di Wamena saat ini. Jurnalisme damai tidak akan menghilangkan fakta, namun lebih menonjolkan pemberitaan yang bisa menurunkan tensi konflik dan segeranya penyelesaian. sehingga korban tidak terus bertambah.” terangnya</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Aji juga meminta pemerintah untuk membuka akses informasi di Wamena dan terus menginformasikan kondisi<span class="Apple-converted-space">  </span>terkini, agar informasi bohong atau hoax tidak berkembang, yang akan menambah konflik. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">“Mengimbau pemerintah dan tokoh masyarakat untuk menyebarkan perdamaian dan menenangkan warga dari kemungkinan hasutan yang bisa memprovokasi.” tutupnya. (<b>rel/hdp</b>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/aji-padang-imbau-media-berhati-hati-dalam-pemberitaan-kerusuhan-di-wamena/">AJI Padang Imbau Media Berhati-hati Dalam Pemberitaan Kerusuhan di Wamena</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 28/50 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.018 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 14:24:15 by W3 Total Cache
-->