<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#AirTerjun Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/airterjun/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/airterjun/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 13 Jun 2022 11:16:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#AirTerjun Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/airterjun/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Air Mancur Lembah Anai Mengamuk Lagi</title>
		<link>https://prokabar.com/air-mancur-lembah-anai-mengamuk-lagi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Jun 2022 10:51:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#AirTerjun]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#LembahAnai]]></category>
		<category><![CDATA[#meluap]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=104407</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang Panjang, Prokabar- Hujan lebat di gunung Singgalang dan sekitarnya menyebabkan, loncatan air mancur Lembah Anai, sampai ke jalan. Bahkan melampaui jalan di bawah...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/air-mancur-lembah-anai-mengamuk-lagi/">Air Mancur Lembah Anai Mengamuk Lagi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang Panjang, Prokabar-</strong> Hujan lebat di gunung Singgalang dan sekitarnya menyebabkan, loncatan air mancur Lembah Anai, sampai ke jalan. Bahkan melampaui jalan di bawah jembatan kereta api.</p>
<p>Ratusan kendaraan terjebak tak bisa melintas, karena besarnya air yang turun dari sebagian aliran Sungai Batang Lurah, anak Sungai Batang Anai yang berhulu di Gunung Singgalang.</p>
<p>Salah seorang anggota BPBD Tanah Datar dikonfirmasi membenarkan kondisi air terjun lembah anai saat ini.</p>
<p>&#8221; iya kondisinya seperti yang di video. Lebih parah dari kejadian kejadian sebelumnya. Untuk kondisi pastinya, nanti saya laporkan,&#8221; ungkapnya melalui sambungan telpon. <strong>(eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/air-mancur-lembah-anai-mengamuk-lagi/">Air Mancur Lembah Anai Mengamuk Lagi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lepas Penat Akhir Pekan di Air Terjun Sarasah Sei Limau, Ganggo Mudiak</title>
		<link>https://prokabar.com/lepas-penat-akhir-pekan-di-air-terjun-sarasah-sei-limau-ganggo-mudiak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 Jan 2021 07:22:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[#AirTerjun]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<category><![CDATA[#Wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=80751</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman, Prokabar — Alam Pasaman Saiyo masih banyak menyimpan kemolekan alam yang belum terekspos atau termanfaatkan keberadaannya untuk dimanfaatkan oleh masyarakat ke arah yang lebih...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/lepas-penat-akhir-pekan-di-air-terjun-sarasah-sei-limau-ganggo-mudiak/">Lepas Penat Akhir Pekan di Air Terjun Sarasah Sei Limau, Ganggo Mudiak</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman, Prokabar — </strong>Alam Pasaman Saiyo masih banyak menyimpan kemolekan alam yang belum terekspos atau termanfaatkan keberadaannya untuk dimanfaatkan oleh masyarakat ke arah yang lebih baik.</p>
<p>Bertolak dari hal inilah, sekumpulan pemerhati pariwisata yang ada di daerah itu mengadakan kegiatan penyisiran kemolekan alam yang ada di tanah kelahiran Tuanku Imam Bonjol ini.</p>
<p>Salah satunya yang berada di Ganggo Mudiak, Kecamatan Bonjol, Pasaman. Di lokasi ini, kemolekan alam yang masih asri tersimpan di air terjun sarasah yang memiliki tinggi sekitar 20 meter lebih dengan tiga tingkatan air terjun.</p>
<p>Bersama Komunitas Pecinta Wisata Pasaman (KPWP) rombongan memulai perjalanan dengan sepeda motor dari Kota Lubuk Sikaping, menuju lokasi air terjun Sarasah Sei Limau, Ganggo Mudiak yang berada di Kecamatan Bonjol.</p>
<p>Tidak cukup lama untuk menuju lokasi ini. Dari kota Lubuk Sikaping, rombongan menempuh perjalanan sekitar 30 menit ke lokasi tempat diparkirkannya sepeda motor yang ada di pinggil areal pemukiman warga.</p>
<p>Dari sinilah, perjalanan dilanjutkan dengan jalan kaki menyusuri hulu sungai Sei Limau. Sepanjang perjalanan, di bagian kanan, areal sawah masyarakat seolah mengikuti langkah rombongan menyusuri arus ke hulu sungai. Beberapa petani padi yang dijumpai sepanjang perjalanan, tak luput memberi nasehat kepada rombongan.</p>
<p>Dengan demikian, dapat disimpulkan, masyarakat setempat memperbolehkan rombongan untuk menyisir dan menikmati keindahan sarasah, sepanjang itu untuk kebaikan.</p>
<p>Medan yang dilalui sepanjang perjalanan tidak begitu berat, malah tergolong mudah. Tidak banyak jalan yang mendaki atau turunan terjal. Hanya lereng-lereng bukit-bukit kecil dan ladang pohon coklat serta getah yang tampak sepanjang perjalanan.</p>
<p>Setelah menempuh perjalanan sekitar 20 menit, rombongan akhirnya sampai di lokasi air terjun sarasah. Begitu indah.<br />
Airnya sangatlah jernih, lereng-lereng bukit yang mengapit air terjun masih sangatlah asri. Belum terjamah.</p>
<p>Tak tahan akan keindahan dan kesejukannya, kami memutuskan untuk berendam sejenak. Menyatukan diri dengan alam, dan menikmati keindahan alam nan sunyi.</p>
<p>Lokasi air terjun ini sangat cocok untuk rekreasi, atau untuk melepas penat dan beban pikiran di akhir pekan. Untuk berendam dan berenang, lokasi ini juga sangat memadai.</p>
<p>Memiliki kedalaman air sekitar dua meter dan areal loncatan yang tidak begitu tinggi, membuat Sarasah Ganggo Mudiak menjadi objek wisata yang wajib dikunjungi. Terutama untuk masyarakat yang hobi berpetualang.</p>
<p>Bahkan di bagian tingkatan ke dua, seolah ditampung sebuah wadah, lokasi ini sangat perfect untuk kita-kita yang hobi berendam. Sebab, airnya tidak begitu dalam, dan dari atas tingkat kedua inipun, kita bisa memandang dan menyisir bebas pemandangan di sekitar lokasi air terjun. (<strong>ola</strong>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/lepas-penat-akhir-pekan-di-air-terjun-sarasah-sei-limau-ganggo-mudiak/">Lepas Penat Akhir Pekan di Air Terjun Sarasah Sei Limau, Ganggo Mudiak</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Air Terjun Sari Bulan, Surga Dunia yang Masih Perawan di Pasaman</title>
		<link>https://prokabar.com/air-terjun-sari-bulan-surga-dunia-yang-masih-perawan-di-pasaman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Oct 2019 14:12:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[#AirTerjun]]></category>
		<category><![CDATA[#airterjunsaribulan]]></category>
		<category><![CDATA[#airterjunsumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<category><![CDATA[#pesonaindonesia]]></category>
		<category><![CDATA[#wisatapasaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=49396</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman, Prokabar — Kecamatan Tigo Nagari menyimpan salah satu surga dunia yang patut didatangi. Apalagi bagi para penghobi wisata alam, mendatangi surga dunia yang satu...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/air-terjun-sari-bulan-surga-dunia-yang-masih-perawan-di-pasaman/">Air Terjun Sari Bulan, Surga Dunia yang Masih Perawan di Pasaman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman, Prokabar — </strong>Kecamatan Tigo Nagari menyimpan salah satu surga dunia yang patut didatangi. Apalagi bagi para penghobi wisata alam, mendatangi surga dunia yang satu ini, air terjun Sari Bulan Guguang, wajib hukumnya.</p>
<p>Beerada di Kampung Guguang, Jorong Siparayo Nagari Malampah, Kecamatan Tigo Nagari Pasaman, air terjun ini teramat indah. Masih perawan pula, tidak banyak orang yang tahu keberadaannya.</p>
<p>Air Terjun Sari Bulan Guguang mempunyai tujuh tingkatan. Terlihat pada tingkat empat, air terjun besar disandingkan dengan dua sisi air terjun yang lebih kecil. Tepat di bawah Air Terjun Sari bulan terdapat sebuah kolam yang terbentuk secara alami dan sebenarnya inilah yang membuat air terjun ini menjadi sangat eksotis. Dengan airnya yang sangat jernih dan tenang membuat anda wisatawan merasa aman untuk berselfie ria serta bermain air.</p>
<p>Tidak itu saja, hamparan keindahan akan memanjakan mata sesampainya di sana. Walaupun diameternya tidak terlalu luas, sekitar 20 meter, tetapi tidak akan ada kata bosan dengan pemandangan eksotis yang ada disana.</p>
<p>Di sisi lain, perjalanan ke lokasi melewati jalan menurun dan tanjakan yang menjadi khas Bukit Barisan. Dipastikan, otot-otot pada raga bakal diuji kekuatannya.</p>
<p>Air terjun ini memikiki ketinggian yang mencapai 35 meter. Sari Bulan Guguang menjadi satu-satunya air terjun di Kabupaten Pasaman yang memiliki tingkat keasrian yang luar biasa indah.</p>
<p>Namun hingga kini, air terjun yang berpotensi menjadi wisata tersebut masih belum tersentuh oleh pemerintah daerah maupun pemerintah nagari. Meski sudah banyak para waterfall lovers yang menjajaki air terjun ini, namun akses jalan menuju keindahan duniawi itu memang terasa sedikit berat.</p>
<p>&#8220;Insyallah, untuk tahun 2020, kita rencanakan pengembangan wisata dan akan kita coba perlahan-lahan bersama masyarakat agar bahu membahu memperbaiki jalan menuju Air Terjun Sari Bulan Guguang,&#8221; tukas Afriyanto selaku Kaur Pemerintah di PemNag. Malampah. (<b>Ola</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/air-terjun-sari-bulan-surga-dunia-yang-masih-perawan-di-pasaman/">Air Terjun Sari Bulan, Surga Dunia yang Masih Perawan di Pasaman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pesona Sarasah Badarun Maninjau, Destinasi yang Terpendam</title>
		<link>https://prokabar.com/pesona-sarasah-badarun-maninjau-destinasi-yang-terpendam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Sep 2019 10:34:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#AirTerjun]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Maninjau]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<category><![CDATA[#wisataagam]]></category>
		<category><![CDATA[#wisatasumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=46236</guid>

					<description><![CDATA[<p>Maninjau, Prokabar – Keindahan alam Danau Maninjau sudah terkenal ke Asia dan Eropa. Seperti Buya Hamka pernah berkata, “Danau Maninjau Diciptakan Allah sambil tersenyum.”...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pesona-sarasah-badarun-maninjau-destinasi-yang-terpendam/">Pesona Sarasah Badarun Maninjau, Destinasi yang Terpendam</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Maninjau, Prokabar –</strong> Keindahan alam Danau Maninjau sudah terkenal ke Asia dan Eropa. Seperti Buya Hamka pernah berkata, “Danau Maninjau Diciptakan Allah sambil tersenyum.” Tidak hanya itu, Soekarno yang pernah singgah terkucak kagum dengan salah satu Geopark Nasional tersebut. Sampai-sampai melahirkan sebuah pantun dari Presiden Pertama Republik Indonesia ini. “Jika makan arai pinang, makanlah dengan sirih hijau. Jangan datang ke tanah Minang, kalau tak mampir ke Maninjau,” begitulah bunyi pantun dari sahabat Buya Hamka tersebut.</p>
<p>Selain hamparan kaldera Danau Maninjau, dalam hutan rimbanya terdapat belasan air terjun yang hampir belum terjamah. Keindahan disertai kesejukan alam yang sangat asri dan menyegarkan.</p>
<p>Salah satunya, Air Terjun Tujuh Tingkat atau Sarasah Badarun di Jorong Gasang, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam ini. Meski sudah sering dikunjungi wisatawan atau masyarakat setempat, namun belum terkelola dengan baik. Keasriannya semakin terasa, ketika melintasi jalur sungai kecil milik masyarakat. Sumber kehidupan yang masih utuh terjaga oleh masyarakat.</p>
<p>Yulia, salah satu pengunjung mengatakan suasana alam di Sarasah Badarun sungguh-sungguh indah dan menyenangkan. Meski sudah tiga kali berkunjung, tapi tiodap pernah bosan dan selalu menyenangkan hati dan pikiran.</p>
<p>“Suasananya sangat sejuk, tapi bagaimana pun juga namanya saja alam kita pasti merasakan suasana mistis, banyak pepohonan dan bebatuan. Tapi bila digali dari sudup pariwisatanya, sangat bagus. Disekitar Sarasah ini sudah bersih dan tidak terlalu semak belukar lagi,” terangnya.</p>
<p>Jarak perjalanan dari jalan utama hanya sekitar 10 menit perjalanan dengan jarak tempuh hanya sekitar 300 hingga 500 meter saja. “Sangat dekat jika hanya menuju Sarasah Badarun pertama,” ungkapnya.</p>
<p>Sarasah Badarun Maninjau terdapat tujuh tingkat, tingkat pertama sudah terlihat indah dan mengagumkan. Bila dilanjutkan ke atas perbukitan, akan menemukan 6 buah air terjun lagi dengan beragam keindahannya.</p>
<p>Sementara itu, Walinagari Maninjau, Alfian mengatakan Pemerintahan Nagari Maninjau memang sudah berencana mengembangkan destinasi wisata Sarasah Badarun tersebut. Hanya saja masih terkendala sumber daya manusia yang belum memadai.</p>
<p>“Kita harus membangun sumbar daya manusia yang memadai, untuk bisa mengelola destinasi wisata ini. Jika dikelola asal-asalan, akan berdampak buruk pada alam sekitarnya. Apalagi ini juga sumber air bersih masyarakat setempat,” kata Alfian.</p>
<p>Tahun 2020 kita sudah anggarkan untuk persiapan pengelolaan dan pengembangan destinasi Wisata Sarasah Badarun. Dan membantu Pemerintah Daerah Kabupaten Agam, yang dipimpin Bupati Indra Catri, meningkatkan destinasi Wisata Danau Maninjau.</p>
<p>“Kita bersama masyarakat dan Pemerintah Kecamatan Tanjung Raya, akan terus berkerjasama dalam pengembangan wisata Danau Maninjau ini. Terutama Sarasah Badarun ini. Karena jelas akan meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat. Secara tidak langsung mendukung Program Save Danau Maninjau dan Agam Madani,” tutupnya. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pesona-sarasah-badarun-maninjau-destinasi-yang-terpendam/">Pesona Sarasah Badarun Maninjau, Destinasi yang Terpendam</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pesona Air Terjun Bukit Batualang Belum Terjamah</title>
		<link>https://prokabar.com/pesona-air-terjun-bukit-batualang-belum-terjamah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Oct 2018 01:24:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[#AirTerjun]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#PadangPariaman]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=21475</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanjung Raya, Prokabar — Sungguh mengasikan pertualangan ke Air Terjun Bukit Batualang, terletak di Jorong Koto Panjang, Nagari Dako (pemekaran Tanjung Sani) Kecamatan Tanjung Raya,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pesona-air-terjun-bukit-batualang-belum-terjamah/">Pesona Air Terjun Bukit Batualang Belum Terjamah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanjung</strong> <strong>Raya</strong>, <strong>Prokabar — </strong>Sungguh mengasikan pertualangan ke Air Terjun Bukit Batualang, terletak di Jorong Koto Panjang, Nagari Dako (pemekaran Tanjung Sani) Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumbar. Hutan rimba Cagar Alam Maninjau ini memiliki air yang bening dan jernih. Sumber hulu sungai dihiasi beragam tumbuhan dengan udara segar dan sejuk. Suasana sekitar belum terjamah dari sentuhan manusia menjadikan alam ini sangat menarik untuk dikunjungi.</p>
<p>Pilihan Sutan Sati, warga setempat mengatakan akses Air Tejun Bukit Batualang baru terbuka sejak adanya Mahasiswa KKN yang bertugas di sana. &#8220;Sekitar dua tahun lalu, mereka mahasiswa bersama pemuda dan tokoh masyarakat bergotongroyong membuka akses jalan setapak ke sana. Lokasi cepat viral beredar di media sosial,&#8221; kata Sutan Sati.</p>
<p>Sejak saat itu lanjutnya, Air Terjun ini ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah. &#8220;Pengunjung tidak hanya dari wisatawan sumbar, Medan dan Pekanbaru saja, bahkan beberapa turis malaysia dan eropa sempat ke sana,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Meski demikian, destinasi wisata baru tersebut belum tergarap sepenuhnya. &#8220;Kami belum ada memungut apapun dari kunjungan. Yang kami harapkan bagaimana potensi wisata ini dapat meningkatkan dan menumbuhkan perekonomian masyarakat banyak nantinya,&#8221; tutur Petani Kopi Koto Panjang tersebut.</p>
<p>Untuk menuju ke sana, pengunjung harus melewati perbukittan. Dari Jalan Raya Lubuk Basung-Bukittinggi (Lubuk Sao) tepatnya di lokasi pusat PLTA Maninjau. Dari sana mendaki melintasi jalan utama menuju Jorong Dama Gadang. Tapi tidak perlu kuatir, jalan sudah di aspal hotmit dan mudah dilalui. Sesampai perkampungan, masyarakat cukup bertanya kepada warga sekitar.</p>
<p>Ia melanjutkan kunjungan paling ramai pada sabtu dan minggu, serta hari libur. &#8220;Mereka yang datang pada umumnya ketagihan dan sering kembali untuk mandi dan berkunjung,&#8221; tutupnya. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pesona-air-terjun-bukit-batualang-belum-terjamah/">Pesona Air Terjun Bukit Batualang Belum Terjamah</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mau Wisata Ke Sumatera Barat? Catat 5 Air Terjun Indah Ini</title>
		<link>https://prokabar.com/mau-wisata-ke-sumatera-barat-catat-5-air-terjun-indah-ini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 May 2018 07:39:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[#AirTerjun]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[#Wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=6352</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sumatera Barat menyimpan berbagai pesona keindahan alam. Salah satunya adalah pesona air terjun. Jumlah air terjun di Sumbar mencapai ratusan. Tahukah anda, banyak air...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/mau-wisata-ke-sumatera-barat-catat-5-air-terjun-indah-ini/">Mau Wisata Ke Sumatera Barat? Catat 5 Air Terjun Indah Ini</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sumatera Barat menyimpan berbagai pesona keindahan alam. Salah satunya adalah pesona air terjun. Jumlah air terjun di Sumbar mencapai ratusan. Tahukah anda, banyak air terjun indah yang belum terekspos? Berikut lima air terjun di Sumbar yang belum banyak diketahui :</p>
<h4><b>1. Air Terjun Nyarai</b></h4>
<figure style="width: 673px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-6342 size-full" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/05/img-20180511-wa0035735890009.jpg" width="673" height="449"><figcaption class="wp-caption-text">Lubuk nyarai foto IG @toshiro_d</figcaption></figure>
<p>Hutan Lubuk Aluang, Padang Pariaman, punya surga tersembunyi. Namanya Lubuak Nyarai. Dikelola oleh masyarakat, dipelopori oleh anak nagari, Ritno Kurniawan.</p>
<p>Air terjun ini tidak tinggi tinggi amat, namun lubuk di bawahnya sangat indah. Bisa berenang, dan yang pasti menjadi spot foto yang aduhai. Tidak heran, tiap akhir pekan air terjun ini ramai dikunjungi.</p>
<figure style="width: 1080px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="wp-image-6343 size-full" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/05/img-20180511-wa00361186191560.jpg" width="1080" height="721"><figcaption class="wp-caption-text">Lubuk nyarai IG @robyedrian</figcaption></figure>
<p>Untuk mencapai lokasi ini, tidak cukup sulit, dari Bandara Internasional Minangkabau, butuh waktu 30 menit. Tapi pengunjung harus berjalan untuk menuju air terjun. Dan inilah uniknya, tracking di hutan yang masih hijau.</p>
<p><a href="https://prokabar.com/mau-wisata-ke-sumatera-barat-catat-5-air-terjun-indah-ini/2/">Lanjut Halaman 2 》》</a></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/mau-wisata-ke-sumatera-barat-catat-5-air-terjun-indah-ini/">Mau Wisata Ke Sumatera Barat? Catat 5 Air Terjun Indah Ini</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Air Terjun Kenapa Dinamai Air Mancur: Minang Punya Gaya</title>
		<link>https://prokabar.com/air-terjun-kenapa-dinamai-air-mancur-minang-punya-gaya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 May 2018 03:19:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[#AirTerjun]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=6187</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8211; Dimana-mana air yang meluncur dan melompat dari ketinggian disebut air terjun. Di Sumbar juga kecuali yang di Lembah Anai. Lidah rakyat...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/air-terjun-kenapa-dinamai-air-mancur-minang-punya-gaya/">Air Terjun Kenapa Dinamai Air Mancur: Minang Punya Gaya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Padang, Prokabar &#8211; </b>Dimana-mana air yang meluncur dan melompat dari ketinggian disebut air terjun. Di Sumbar juga kecuali yang di Lembah Anai.</p>
<p>Lidah rakyat menamai obyek wisata itu dengan Aie Mancua atau Air Mancur. Oleh pemerintah ditukar dengan air terjun. Tak mampan. Rakyat tetap saja menamai Aie Mancua tapi pemerintah tak belajar juga dari rakyat.</p>
<figure style="width: 600px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="wp-image-6189 size-full" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2018/05/Keajaiban-Air-Terjun-Lembah-Anai.jpg" width="600" height="350"><figcaption class="wp-caption-text">Air Terjun Lembah Anai (diambil dari kabardunia)</figcaption></figure>
<p>Kenapa Aie Mancua? Ini karena airnya deras seperti melompat. Kenapa lagi? Ya begitu. Apa boleh buat.</p>
<p>Di buku-buku saku wisata disebut air terjun. Inilah kesalahan fatal yang dibiarkan saja. Maka jika Anda dari Padang hendak ke Bukittinggi melewati Lembah Anai. Di Anai itulah terdapat Aie Mancua, sebelah kiri Anda. Jangan salah sebut ya <b>(eda)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/air-terjun-kenapa-dinamai-air-mancur-minang-punya-gaya/">Air Terjun Kenapa Dinamai Air Mancur: Minang Punya Gaya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 44/145 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/15 queries in 0.021 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 23:49:52 by W3 Total Cache
-->