<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>aiaangek Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/aiaangek/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/aiaangek/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 25 Apr 2024 10:40:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>aiaangek Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/aiaangek/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Operator Excavator Meninggal Dunia Terbawa Arus Aia Kalek</title>
		<link>https://prokabar.com/operator-excavator-meninggal-dunia-terbawa-arus-aia-kalek/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Apr 2024 10:40:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #TanahDatar]]></category>
		<category><![CDATA[#kelokHantu]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[aiaangek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=119629</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar,- Satu orang operator Excavator atas nama Rasyid (55th) yang sedang membersihkan material penyebab tersumbatnya sungai batang aia kalek di kelok hantu...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/operator-excavator-meninggal-dunia-terbawa-arus-aia-kalek/">Operator Excavator Meninggal Dunia Terbawa Arus Aia Kalek</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar,-</strong> Satu orang operator Excavator atas nama Rasyid (55th) yang sedang membersihkan material penyebab tersumbatnya sungai batang aia kalek di kelok hantu meninggal setelah terbawa derasnya arus air, Kamis (25/4)</p>
<p>Wakpolres Padang Panjang Kompol Eridal mengatakan berdasarkan keterangan saksi yang berada di lokasi korban yang bernama Rasyid pada pukul 15.00 Wib sedang bekerja menormalisasi keadaan di sungai batang aia kalek tersebut dengan menggunakan Excavator l yang mana saat itu kondisi cuasa pasca hujan.</p>
<p>Ia menambahkan, ketika sedang membersihkan sungai tersebut arus air sungai tiba tiba menjadi besar yang mengakibatkan Excavator terkepung derasnya aliran air sungai.</p>
<p>Korban berusaha untuk keluar menyelamatkan diri dari Excavator tersebut namun korban kehilangan keseimbangan akhirnya terjatuh dan hanyut.</p>
<p>Melihat kejadian tersebut personil polres Padang panjang bersama TNI dan masyarakat bersama sama melakukan pencarian terhadap korban di sepanjang aliran sungai batang aia kalek.</p>
<p>Setelah satu jam melakukan pencarian Korban di temukan pada pukul 16.00 Wib di batang aie kalek dengan jarak sekitar 2 kilometer dari lokasi kejadian dalam keadaan meninggal dunia.</p>
<p>&#8221; saat ini sudah berada di Rumah Sakit Yarsi Padang Panjang,&#8221; pungkas Wakapolres. <strong>(eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/operator-excavator-meninggal-dunia-terbawa-arus-aia-kalek/">Operator Excavator Meninggal Dunia Terbawa Arus Aia Kalek</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>180 Hektar Lahan Pertanian di Aia Angek Gagal Panen</title>
		<link>https://prokabar.com/180-hektar-lahan-pertanian-di-aia-angek-gagal-panen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Jan 2024 09:50:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#dampakerupsi]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #TanahDatar]]></category>
		<category><![CDATA[aiaangek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=117522</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar- Nagari Aia Angek di kecamatan X Koto, Tanah Datar merupakan salah satu nagari yang terdampak guyuran abu vulkanik marapi. Bahkan, abu...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/180-hektar-lahan-pertanian-di-aia-angek-gagal-panen/">180 Hektar Lahan Pertanian di Aia Angek Gagal Panen</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar-</strong> Nagari Aia Angek di kecamatan X Koto, Tanah Datar merupakan salah satu nagari yang terdampak guyuran abu vulkanik marapi. Bahkan, abu vulkanik yang menutupi wilayah ini terkategori cukup tebal.</p>
<p>Abu vulkanik mudah didapati dan terlihat seperti menempel didedaunan, pagar dan lantai rumah, bahkan dijalanan.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-117524" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2024/01/Capture-2024-01-15-14.54.26.jpg" alt="" width="1920" height="1080" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2024/01/Capture-2024-01-15-14.54.26.jpg 1920w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2024/01/Capture-2024-01-15-14.54.26-300x169.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2024/01/Capture-2024-01-15-14.54.26-1024x576.jpg 1024w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2024/01/Capture-2024-01-15-14.54.26-768x432.jpg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2024/01/Capture-2024-01-15-14.54.26-1536x864.jpg 1536w" sizes="(max-width: 1920px) 100vw, 1920px" /></p>
<p>Walinagari Aia Angek, Riki Mulyadi tidak menampik jika abu vulkanik telah mengganggu aktifitas warga, khususnya bagi masyarakat peladang didaerahnya.</p>
<p>&#8221; masyarakat kita hampir 90% berprofesi sebagai petani. Mereka berladang di lereng gunung marapi dan saat ini mereka terdampak oleh abu vulkanik,&#8221; katanya saat ditemui di kantornya, Senin (15/1/24).</p>
<p>Berdasarkan data nagari lanjutnya, seluas 180 Hektar lahan pertanian terdampak abu vulkanik marapi. Bahkan 95 persen diantaranya mengalami gagal panen.</p>
<p>&#8221; Kemarin kita melaporkan kepada Pemda lahan yang rusak itu lebih kurang 180 Hektar. Angka ini bisa saja bertambah nantinya,&#8221; ungkap Walinagari.</p>
<p>Tebalnya guyuran abu yang menutupi nagari Aia Angek, Riki menghimbau masyarakat untuk tetap menggunakan masker saat beraktifitas diluar rumah.</p>
<p>&#8221; kesadaran masyarakat kita masih rendah menggunakan masker. Nantinya kita bersama Pemda juga akan melakukan pengecekan kesehatan terhadap warga,&#8221; tutupnya.</p>
<p>Sementara itu, Jamalis, petani Aia Angek mengaku merugi untuk panen kali ini. Ia juga khawatir untuk memulai kembali berladang, karena erupsi marapi yang masih berkelanjutan</p>
<p>&#8221; mau memulai tentu ada, tapi bagaimana dengan marapi yang masih erupsi. Nanti seperti ini lagi hasilnya. Jadi saya liat dulu situasi kedepannya,&#8221; ujarnya. <strong>(eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/180-hektar-lahan-pertanian-di-aia-angek-gagal-panen/">180 Hektar Lahan Pertanian di Aia Angek Gagal Panen</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 28/63 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/14 queries in 0.028 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 22:14:54 by W3 Total Cache
-->