<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#adhikarya Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/adhikarya/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/adhikarya/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 07 Oct 2026 03:56:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#adhikarya Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/adhikarya/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh</title>
		<link>https://prokabar.com/kontrak-baru-adhi-karya-capai-rp89-triliun-moeharmein-sebut-kebutuhan-infrastruktur-nasional-terus-tumbuh/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Oct 2026 03:56:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#adhikarya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=136832</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar – PT Adhi Karya (Persero) Tbk optimistis prospek bisnis konstruksi nasional sepanjang 2026 masih cukup besar. Kebutuhan pembangunan yang terus berlanjut dinilai...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kontrak-baru-adhi-karya-capai-rp89-triliun-moeharmein-sebut-kebutuhan-infrastruktur-nasional-terus-tumbuh/">Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar – PT Adhi Karya (Persero) Tbk optimistis prospek bisnis konstruksi nasional sepanjang 2026 masih cukup besar. Kebutuhan pembangunan yang terus berlanjut dinilai membuka peluang pertumbuhan bagi industri konstruksi, terutama untuk mendukung program prioritas pemerintah.</p>
<p>Direktur Utama Adhi Karya, Moeharmein Zein Chaniago, mengatakan kebutuhan pembangunan nasional tetap terbuka di tengah berbagai dinamika bisnis yang terjadi saat ini. Menurutnya, pembangunan masih dibutuhkan untuk mendukung konektivitas, pengembangan kawasan, hilirisasi dan industrialisasi, transportasi, sumber daya air, hingga fasilitas publik.</p>
<p>&#8220;Kami melihat prospek bisnis konstruksi nasional masih cukup besar. Kebutuhan pembangunan di Indonesia tetap terbuka dan sejalan dengan program pemerintah melalui Asta Cita,&#8221; kata Moeharmein saat wawancara bersama CNBC Indonesia pada Selasa, (6/10/2026).</p>
<p>Ia menjelaskan, program pemerintah yang berfokus pada swasembada pangan, energi dan air, hilirisasi, industrialisasi, serta penguatan sumber daya manusia mendorong kebutuhan pembangunan berbagai infrastruktur strategis.</p>
<p>Kebutuhan tersebut antara lain pembangunan pabrik pupuk, smelter, Sekolah Rakyat, bendungan, jaringan irigasi, serta berbagai fasilitas pendukung sektor perikanan dan pertanian seperti tambak garam, tambak ikan, dan tambak udang.</p>
<p>Sebagai BUMN konstruksi, Adhi Karya memastikan kesiapan perusahaan mendukung pembangunan nasional melalui kompetensi engineering dan konstruksi yang dimiliki. Perusahaan saat ini terlibat dalam berbagai proyek strategis seperti pembangunan Sekolah Rakyat tahap pertama dan kedua, Jalan Tol Solo–Yogyakarta, Jalan Tol Yogyakarta–Bawen, kampung nelayan, bendungan, serta proyek-proyek hilirisasi dan industrialisasi berbasis Engineering, Procurement and Construction (EPC).</p>
<p>Moeharmein mengatakan, sejalan dengan arahan Danantara, BUMN konstruksi diarahkan untuk kembali fokus pada bisnis inti atau back to core business. Langkah tersebut bertujuan menciptakan pertumbuhan yang lebih sehat dan berkualitas.</p>
<p>&#8220;Pengembangan bisnis tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan, tetapi juga pada kualitas dan kesehatan bisnis itu sendiri. Bagi Adhi Karya, yang penting adalah bagaimana peluang tersebut dapat diterjemahkan menjadi pertumbuhan yang berkualitas dengan memperkuat core business dan menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dari sisi kinerja, hingga akhir Agustus 2026 Adhi Karya membukukan kontrak baru sekitar Rp8,9 triliun. Sebanyak 92 persen dari nilai tersebut berasal dari lini Engineering and Construction yang menjadi tulang punggung bisnis perusahaan.</p>
<p>Saat ini Adhi Karya mengelola sekitar 117 proyek aktif yang tersebar di seluruh Indonesia. Proyek tersebut mencakup sektor infrastruktur, gedung, perkeretaapian, energi, industri, hingga proyek tanggap darurat di Aceh dan Sumatera Utara.</p>
<p>Menurut Moeharmein, fokus perusahaan saat ini adalah memastikan setiap proyek yang diambil sesuai dengan kompetensi perusahaan, memiliki risiko yang terukur, struktur kontrak yang sehat, serta dapat diselesaikan secara optimal.</p>
<p>&#8220;Kami tidak hanya fokus mendapatkan kontrak, tetapi juga memastikan proyek dapat dijalankan secara sehat, berkualitas, dan berkelanjutan sehingga memberikan nilai tambah bagi perusahaan dan mendukung pembangunan nasional,&#8221; katanya. (***)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kontrak-baru-adhi-karya-capai-rp89-triliun-moeharmein-sebut-kebutuhan-infrastruktur-nasional-terus-tumbuh/">Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kementerian PU bersama ADHI Karya Tangani 21 Sungai Pascabanjir di Sumatera Barat</title>
		<link>https://prokabar.com/kementerian-pu-bersama-adhi-karya-tangani-21-sungai-pascabanjir-di-sumatera-barat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Jan 2026 05:20:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#adhikarya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=131992</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar- Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat pada akhir tahun lalu menyebabkan kerusakan signifikan pada infrastruktur sungai dan berdampak langsung pada...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kementerian-pu-bersama-adhi-karya-tangani-21-sungai-pascabanjir-di-sumatera-barat/">Kementerian PU bersama ADHI Karya Tangani 21 Sungai Pascabanjir di Sumatera Barat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar-</strong> Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat pada akhir tahun lalu menyebabkan kerusakan signifikan pada infrastruktur sungai dan berdampak langsung pada keselamatan serta aktivitas masyarakat sekitar.</p>
<p>Menangani kondisi tersebut, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama PT Adhi Karya (Persero) Tbk (“ADHI”) bergerak cepat melakukan penanganan sungai sebagai upaya pemulihan infrastruktur pasca bencana.</p>
<p>Sebanyak 21 sungai terdampak banjir di Sumatera Barat saat ini tengah ditangani oleh KemenPu dan ADHI, dengan pekerjaan yang hingga kini masih terus berlangsung.</p>
<p>Penanganan tersebut tersebar di 5 sungai di Kabupaten Solok, 6 sungai di Kabupaten Tanah Datar, dan 10 sungai di Kabupaten Agam, dengan total panjang sungai yang ditangani mencapai 35,8 kilometer.</p>
<p>Dalam pelaksanaan di lapangan, ADHI mengerahkan 19 unit alat berat excavator dan melibatkan sekitar 150 personel, termasuk tenaga teknis dan supervisor, yang bekerja secara terkoordinasi di 21 titik sungai terdampak.</p>
<p>Pekerjaan dilakukan secara bertahap dan terukur dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan kerja serta perlindungan lingkungan sekitar.</p>
<p>Penanganan sungai difokuskan pada normalisasi alur sungai, pembersihan material, serta perbaikan kerusakan akibat luapan banjir.</p>
<p>“Penanganan sungai ini tidak hanya bersifat darurat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mitigasi agar fungsi sungai kembali optimal. Melalui kolaborasi bersama KemenPU, ADHI berupaya hadir di lapangan untuk mempercepat penanganan sungai pasca banjir sebagai langkah penting dalam memulihkan kondisi di wilayah terdampak,” ujar Direktur Utama ADHI, Moeharmein Zein Chaniago,.</p>
<p>Melalui kerja kolaboratif dan respons cepat di lapangan, diharapkan fungsi sungai dapat segera pulih dan memberikan rasa aman bagi masyarakat di wilayah terdampak.</p>
<p>ADHI berkomitmen untuk terus mendukung program penanganan bencana dan pemulihan infrastruktur nasional sebagai bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam membangun infrastruktur yang andal dan berkelanjutan. <strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kementerian-pu-bersama-adhi-karya-tangani-21-sungai-pascabanjir-di-sumatera-barat/">Kementerian PU bersama ADHI Karya Tangani 21 Sungai Pascabanjir di Sumatera Barat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 34/48 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/10 queries in 0.029 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 11:36:42 by W3 Total Cache
-->