<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>adat Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/adat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/adat/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 09 Sep 2019 01:38:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>adat Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/adat/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>25 Orang Ninik Mamak Lubuk Basung Dikukuhkan</title>
		<link>https://prokabar.com/25-orang-ninik-mamak-lubuk-basung-dikukuhkan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Sep 2019 01:38:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#LubukBasung]]></category>
		<category><![CDATA[#ninikmamak]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<category><![CDATA[adat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=46127</guid>

					<description><![CDATA[<p>Lubuk Basung, Prokabar — Seiring memudarnya peranan Ninik Mamak di Ranah Minangkabau, menjadi perhatian serius dari Pemerintahan Kecamatan Lubuk Basung. &#8220;Kita sangat paham, di...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/25-orang-ninik-mamak-lubuk-basung-dikukuhkan/">25 Orang Ninik Mamak Lubuk Basung Dikukuhkan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Lubuk Basung, Prokabar —</strong> Seiring memudarnya peranan Ninik Mamak di Ranah Minangkabau, menjadi perhatian serius dari Pemerintahan Kecamatan Lubuk Basung.</p>
<p>&#8220;Kita sangat paham, di Ranah Minang Ninik Mamak adalah pemimpin dalam kaumnnya. Peran dan fungsinya sangat berpengaruh di tengah masyarakat. Tambah lagi kita berada di Ibukota Kabupaten Agam. Sehingga diperlukan peran besar dalam menunjang berbagai program kelembagaan,&#8221; ujar Camat Lubuk Basung, Harmezi saat pengukuhan KAN Lubuk Basung periode 2019-2022, akhir pekan kemaren.</p>
<p>Ia menambahkan ninik mamak dapat berperan menunjang berbagai program lembaga dan bekerjasama intensif dengan semua pihak.</p>
<p>Ketua KAN Lubuk Basung priode 2019-2022, Novi Endri Datuk Simarajo menambahkan, program perdana pihaknya melakukan pembinaan intensif di internal lembaga khusus bagi sako dan pusako. Permasalahan tanah ulayat juga bagian agenda terpenting untuk diulas dan dibahas.</p>
<p>&#8220;Disamping itu, kita juga melakukan sosialisasi dan pemantapan tentang adat bagi seluruh ninik mamak secara rutin di kantor adat ini,&#8221; terangnya.</p>
<p>Program lainnya, mengembangkan program seni budaya yang ada di nagari, sehingga anak kemanakan mengenal lebih mendalam tentang dinamika adat dimiliki selama ini.</p>
<p>&#8220;Setidaknya sebanyak 130 ninik mamak atau penghulu dari 7 suku mendukung penuh program yang ada dan dijalankan dengan sebaik baiknya,&#8221; pungkas. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/25-orang-ninik-mamak-lubuk-basung-dikukuhkan/">25 Orang Ninik Mamak Lubuk Basung Dikukuhkan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>MAAM Gelar Pawai Muharam, Tausyiah dan Diskusi Tentang Peluang Aplikasi Hukum Adat Minangkabau</title>
		<link>https://prokabar.com/maam-gelar-pawai-muharam-tausyiah-dan-diskusi-tentang-peluang-aplikasi-hukum-adat-minangkabau/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Aug 2019 11:22:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#MAAM]]></category>
		<category><![CDATA[#mahkamahadat]]></category>
		<category><![CDATA[#Minangkabau]]></category>
		<category><![CDATA[adat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=45414</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bukittinggi, Prokabar — Mahkamah Adat Alam Minangkabau (MAAM), akan menggelar Diskusi Terpumpun Duduak Baropok Aplikasi Hukum Adat Minangkabau, Minggu (1/9), bertempat di Istana Bung...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/maam-gelar-pawai-muharam-tausyiah-dan-diskusi-tentang-peluang-aplikasi-hukum-adat-minangkabau/">MAAM Gelar Pawai Muharam, Tausyiah dan Diskusi Tentang Peluang Aplikasi Hukum Adat Minangkabau</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>Bukittinggi, Prokabar —</strong> Mahkamah Adat Alam Minangkabau (MAAM), akan menggelar Diskusi Terpumpun Duduak Baropok Aplikasi Hukum Adat Minangkabau, Minggu (1/9), bertempat di Istana Bung Hatta Bukittinggi. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Acara organisasi masyarakat (Ormas) yang terdaftar di Kemenkumham RI dan bergerak di bidang pelestarian dan pewarisan Adat Minangkabau ini didukung oleh sesepuh Kurai Bukittinggi Angku Nan Sati (H. Buyuang) yang sedari awal sangat mengharapkan bangkitnya adat Minangkabau. Pucuak Bulek Kurai, Inyiak Sati dan Inyiak Yang Dipituan juga mendukung penuh kegiatan tersebut.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Imam MAAM Tengku Irwansyah Dt Katumangguangan mengatakan acara tersebut merupakan rangkaian Menyambut Tahun Baru Hijriah 1441 H. &#8220;Duduak baropok adalah salah satu acara. Dalam rangka menyambut Tahun Baru Hijriah 1441 H, kita menggelar serangkaian acara adat dan agama. Ini wujud Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah,&#8221; kata Dt Katumangguangan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Adapun rangkaian acara yang akan digelar adalah Pawai Muharam, Tausyiah, Duduak Baropok dan Raker MAAM. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Pawai direncanakan start di Lapangan Kantin dan finish di pelataran Istana Bung Hatta. In sya Allah kegiatan ini akan diikuti oleh para pemangku adat Minangkabau, majlis taklim, santri, Siswa Aliyah dan SMA Negeri, IPHI, Kemenag, MUI, sasaran silek tradisi dan paguyuban etnis. Diperkirakan paling sedikit 500 orang akan berpawai,&#8221; tutur Dt Katumangguangan. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana TE Rajo Bujang didampingi Ramdalel Bagindo Ibrahim dan Indra Dodi Rajo Labieh, mengatakan rekomendasi pelaksanaan kegiatan tersebut sudah dikeluarkan oleh Polresta Bukittinggi dan izin keramaian dari Polda Sumbar ini. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sedangkan untuk tausyiah akan disampaikan oleh Syech Tengku Mhd. Arby Al Manany Faqih Batuah, pembina pesantren Abdul Aziz Koto Hilalang, Kabupaten Solok. &#8220;Dan untuk duduak baropok, akan dikemas seperti talkshow yang akan dipandu oleh Pemred Singgalang Khairul Jasmi. Sebagai keynote speaker pada duduak baropok itu adalah Irjen Pol (Purnawirawan) Marwan Paris Dt Maruhun Saripado, dan akan dihadiri sejumlah akademisi dari Unand, dan Unes Padang, IAIN dan UNSB Bukittinggi, praktisi hukum dan sejumlah pejabat kepolisian,&#8221; ujar Ramdalel Bagindo Ibrahim, tokoh muda Bukittinggi. </span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Adapun tentang diskusi atau duduak baropok, kata TE Rajo Bujang bertujuan untuk mencari peluang penerapan Hukum Adat Minangkabau (HAMk) sesuai regulasi dan perundang-undangan yang ada. &#8220;Sepanjang ada peluang sesuai aturan perundang-undangan, bukan tidak mungkin bisa diterapkan hukum adat tersebut,&#8221; pungkasnya. (<b>rel/hdp</b>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/maam-gelar-pawai-muharam-tausyiah-dan-diskusi-tentang-peluang-aplikasi-hukum-adat-minangkabau/">MAAM Gelar Pawai Muharam, Tausyiah dan Diskusi Tentang Peluang Aplikasi Hukum Adat Minangkabau</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Cara Masyarakat Bonjol Menjaga Cahaya Adat Istiadat dan Budaya</title>
		<link>https://prokabar.com/ini-cara-masyarakat-bonjol-menjaga-cahaya-adat-istiadat-dan-budaya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Jan 2019 14:43:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<category><![CDATA[adat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=28708</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman, Prokabar — Cahaya adat istiadat khususnya di Kecamatan Bonjol terus dijaga untuk hidup. Mulai dari alim ulama, cadiak pandai, niniak mamak, bundo kanduang, kemenakan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-cara-masyarakat-bonjol-menjaga-cahaya-adat-istiadat-dan-budaya/">Ini Cara Masyarakat Bonjol Menjaga Cahaya Adat Istiadat dan Budaya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman</strong>, <strong>Prokabar — </strong>Cahaya adat istiadat khususnya di Kecamatan Bonjol terus dijaga untuk hidup. Mulai dari alim ulama, cadiak pandai, niniak mamak, bundo kanduang, kemenakan hingga perangkat nagari dan desa bersama-sama menjaga cahaya adat untuk terus bersinar.</p>
<p>&#8220;Biar tidak pudar, makanya kita giatkan sosialisasi dan dialog adat istiadat di nagari Bonjol ini. Bak kata pepatah, hafal kaji karena diulang, hafal jalan karena sering ditempuh. Begitu lah kira-kira,&#8221; kata Ketua Kerapatan Adat Nagari KAN Ganggo Hilia, Edinur Datuak Limo Koto, Rabu (15/1).</p>
<p>Berbagai permasalahan adat diakui Datuak Limo Koto dibahas dalam pertemuan yang dihelat di Nagari Ganggi Hilia, Selasa (14/1).</p>
<p>&#8220;Kita menghadirkan budayawan, seniman sekaligus pengajar yakni Musra Dahrizal Katik Rajo Mangkuto atau yang biasa dipanggil Mak Katik, sebagai narasumber dan anggota DPD RI Emma Yohanna,&#8221; tukas Datuak Limo Koto. (<b>Ola</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-cara-masyarakat-bonjol-menjaga-cahaya-adat-istiadat-dan-budaya/">Ini Cara Masyarakat Bonjol Menjaga Cahaya Adat Istiadat dan Budaya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Giatkan Diskusi Adat Melawan Degradasi Moral Masyarakat</title>
		<link>https://prokabar.com/giatkan-diskusi-adat-mewujudkan-degradasi-moral-masyarakat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Aug 2018 07:14:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Pariaman]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<category><![CDATA[adat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=15255</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang Pariaman, Prokabar &#8211; Kondisi prilaku generasi mulai dirasakan, jauh dari nilai-nilai Agama Islam dan Adat Istiadat Minangkabau menjadi perhatian serius dari semua Pihak....</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/giatkan-diskusi-adat-mewujudkan-degradasi-moral-masyarakat/">Giatkan Diskusi Adat Melawan Degradasi Moral Masyarakat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang Pariaman, Prokabar &#8211;</strong> Kondisi prilaku generasi mulai dirasakan, jauh dari nilai-nilai Agama Islam dan Adat Istiadat Minangkabau menjadi perhatian serius dari semua Pihak. Seperti Walinagari III Koto Aua Malintang Batu Basa, Azwar Mardin bersama Tokoh Masyarakat lainnya.</p>
<p>Mereka bersama Ninik Mamak fokus menggelar program peningkatan kemampuan tentang pemahaman nilai-nilai kearifan lokal tersebut. Dan program tersebut akan terus berlanjut nantinya. Progam perdana terlaksananya Diskusi Adat Dan nilai-nilai moralitas menghadirkan Tokoh Budaya, Musra Dahrizal Katik Rajo Mangkuto.</p>
<p>Kegiatan bertemakan &#8220;Peranan Ninik Mamak dan Prilaku Generasi Muda dalam Perspektif Budaya Minangkabau&#8221; dengan tujuan Degradasi Moral. Sekitar 50 orang selain Ninik Mamak, Bundo Kanduang, LPM dan Bamus, pemuda-pemudi, para pelajar tingkat SMP dan SMA juga turut menghadiri kegiatan tersebut.</p>
<p>&#8220;Kita saat ini terfokus pada pengoptimalkan peranan Ninik Mamak sehingga kontrol sosial, pengawasan, pembinaan dan pendidikan kepada anak beserta kemenakannya. Sehingga konsep anak dipangku, kamanakan dibimbing dapat terwujud sesuai idealnya,&#8221; kata Azwar.</p>
<p>Tidak hanya pada Ninik Mamak, Anak kemenakan selaku generasi muda juga dibenahi dalam diskusi adat tersebut. Mereka pemuda dan pemudi yang sudah mulai terjadi degradasi moral perlu kita perbaiki dengan berbagai cara dan upaya. Termasuk dengan dialok-dialok khusus dengan tokoh budaya. Termasuk peranan Alim Ulama dan Bundo Kanduang dalam nagari.</p>
<p>&#8220;Dialok ini akan dilanjukan dengan diskusi dengan Tokoh Ulama Sumbar, yang dianggap sangat paham dengan nilai-nilai Islam dan Budaya Minangkabau. Diskusi akan terfokus pada peran dan fungsi tokoh agama seperti Imam, Katik, labai dan sebagainnya,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN), Iskandar mengapresiasi kegiatan yang diprogramkan Walinagari III Koto Aua Malintang Batu Basa tersebut. Menurutnya, program tersebut sangat penting untuk pembangunan mental dan fisik masyarakat.</p>
<p>&#8220;Setiap kita harus bersinergi dalam segala pembangunan yang dilakukan Kebijakan dan Program di Pemerintahan Nagari. Artinya, Walinagari harus merangkul semua pihak agar segala pembangunan tersebut dapat terlaksana dengan baik,&#8221; kata Iskandar.</p>
<p>Ninik Mamak lanjutnya, sering terpinggirkan dan tidak terperhatikan. Terutama disaat terlaksananya sebuah pembangunan fisik maupun pemberdayaan. Di saat terkendala, baru Ninik Mamak dilibatkan.</p>
<p>&#8220;Harusnya setiap program hendaknya Ninik Mamak harus dari awal dilibatkan dan diketahuinya. Sehingga segala akar persoalan yang dimungkinkan terjadi, tidak terlalu sulit diselesaikan. Ninik Mamak harus dirangkul sejak awal pelaksanaan pembangunan dan program dari Pemerintah,&#8221; lanjut Ketua KAN III Koto Aua Malintang Batu Basa tersebut.</p>
<p>Ia mengatakan terkait Degklarasi Moral yang terjadi pada generasi muda, merupakan tanggungjawab bersama. Pembenahan tidak bisa hanya dari ninik mamak saja, karena anak saat ini juga diatur dalam dalam perundang-undangannya di NKRI ini. Mereka seutuhnya milik dan tanggungjawab kedua orang tuanya secara harfiah. Sedangkan Peranan Ninik Mamak berlaku pada kearifan lokal saja.</p>
<p>&#8220;Untuk penegakan aturan dalam nagari, kembali lagi kepada Pemerintahan Nagari merangkul Ninik Mamak. Bila kita sinergi, dan Pemerintahan Nagari Konsisten menegakan kembali nilai-nilai Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kittabullah, kita bisa membakukan aturan melalui Peraturan Nagari atau Pernag,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni tuturnya, sudah mengeluarkan Peraturan Bupati atau Perbup nomor 13 tahun 2016 tentang Peraturan dilarangnya Orgen tunggal yang beraktifitas di malam hari. &#8220;Saya setuju sekali bila peraturan tersebut kita perkuat melalui Pernag, dan dapat memberi sangsi adat pada pelaku yang masih membandel,&#8221; tutupnya. (<b>rud</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/giatkan-diskusi-adat-mewujudkan-degradasi-moral-masyarakat/">Giatkan Diskusi Adat Melawan Degradasi Moral Masyarakat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Film Seribu Rumah Gadang Menang Kompetisi</title>
		<link>https://prokabar.com/film-seribu-rumah-gadang-menang-kompetisi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 May 2017 03:29:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Minang Corner]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[adat]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[minang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=1380</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, ProKabar. Dulu Solok selatan identik dengan tambang ilegal, kini sudah mulai berubah. Orang sudah mulai tahu, Solok Selatan adalah negeri yang indah. Ada Nagari...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/film-seribu-rumah-gadang-menang-kompetisi/">Film Seribu Rumah Gadang Menang Kompetisi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, ProKabar. </strong>Dulu Solok selatan identik dengan tambang ilegal, kini sudah mulai berubah. Orang sudah mulai tahu, Solok Selatan adalah negeri yang indah.</p>
<p>Ada Nagari Seribu Rumah Gadang, ada juga hot water boom, ada pemandangan alam dan air terjun, kemudian goa yang katanya seperti isi kapal.</p>
<p>Baru baru ini, Nagari seribu Rumah Gadang yang divideokan oleh tim Awak badunsanak berhasil mendapatkan penghargaan. Juara 1 dalam Kompetisi Pariwisata Indonesia. Lomba ini digelar antar mahasiswa di Indonesia, didukung penuh oleh Kementrian Pariwisata.</p>
<p><iframe class="my-youtube-video" title="Pesona Nagari Saribu Rumah Gadang" width="500" height="281" src="https://www.youtube.com/embed/hOl2j05DOnY?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe></p>
<p>Film ini dibuat oleh 7 mahasiswa. Diketuai oleh Saka Anyana Nugraha mahasiswa UNP Fakultas Pariwisata dan Perhotelan. Anggotanya berstatus mahasiswa UNP dan UPI YPTK.</p>
<p>Pegiat Pariwisata Nofrin Napilus mengapresiasi prestasi ini. &#8221; Saat ini hanya ada 3 kata kuncinya dulu dan setidaknya itu yg Paling Mudah kita bantu dan lakukan dg biaya sgt minim: promosi, promosi dan promosi&#8221; katanya di Grup WA Solsel Nan Indah Menawan.</p>
<p>Selamat untuk Solsel, walaupun jalan raya masih belum berkelas nasional. <strong>(eda)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/film-seribu-rumah-gadang-menang-kompetisi/">Film Seribu Rumah Gadang Menang Kompetisi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 36/112 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/13 queries in 0.027 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 19:45:24 by W3 Total Cache
-->