<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#100 Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/100/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/100/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 27 May 2021 02:49:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#100 Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/100/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Jelang 100 Hari; 91 Hari Eka Putra-Richi Aprian Masih &#8220;Marosok-rosok&#8221;</title>
		<link>https://prokabar.com/jelang-100-hari-91-hari-eka-putra-richi-aprian-masih-marosok-rosok/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi7]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 May 2021 02:49:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[#100]]></category>
		<category><![CDATA[#ekaputra]]></category>
		<category><![CDATA[#hari]]></category>
		<category><![CDATA[#richiaprian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=88004</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Rizal Marajo 26 Februari 2021 &#8211; 27 Mei 2021 Hari ini, kalau saya tak salah hitung genap 3 bulan 1 hari, Bupati dan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/jelang-100-hari-91-hari-eka-putra-richi-aprian-masih-marosok-rosok/">Jelang 100 Hari; 91 Hari Eka Putra-Richi Aprian Masih &#8220;Marosok-rosok&#8221;</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh: <strong>Rizal Marajo</strong></p>
<p>26 Februari 2021 &#8211; 27 Mei 2021<br />
Hari ini, kalau saya tak salah hitung genap 3 bulan 1 hari, Bupati dan Wakil Bupati Tanah Datar resmi bertugas. Biasanya pejabat publik seperti kepala daerah yang baru menjabat, yang populer disorot adalah kinerja 100 hari mereka.</p>
<p>Duet Eka Putra-Richi Aprian, sudah 91 hari bekerja, atau sembilan hari lagi akan masuk ke hari &#8220;istimewa&#8221; yang akan diberi label evaluasi kinerja 100 hari pertama itu.</p>
<p>Ada baiknya dijemput sedikit pernyataan Eka Putra usai pelantikan tiga bulan lalu tentang apa yang akan dikerjakan dalam 100 hari pertama. Setidaknya ada beberapa item yang jadi penekanan.</p>
<p>Sebagai pemerintahan yang &#8216;lahir&#8221; di era Pandemi, pilihan Eka-Richi fokus pada penanganan dan pemulihan Tanah Datar dari dampak Covid-19, sangat dapat dimaklumi dan memang sudah seharusnya.</p>
<p>Dimana-mana kepala daerah juga disibukan dengan urusan covid-19 yang belum jelas kapan berakhirnya, termasuk duet muda Tanah Datar ini. Untuk hal ini, paling yang dikerjakan adalah proses standart.</p>
<p>Ada yang namanya 3T (tracking, testing, dan treatment). Kemudian ada pula kampanye gerakan 3M, yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak.</p>
<p>Selebihnya, adalah soal anggaran yang dipastikan sudah sangat banyak tersedot untuk penanganan Covid-19. Jangan sampai anggaran tersebut habis sia-sia, namun benar-benar efektif untuk penanganan Covid-19. Tentunya nol penyelewengan dalam pelaksanaan.</p>
<p>Berikutnya, dalam satu kesempatan wawancara eksklusif dengan saya disebutkan, prioritas kedua Eka- Richi dalam 100 hari, adalah recovery atau pemulihan ekonomi.</p>
<p>Salah satunya model eksekusinya akan memperjuangkan anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang banyak di pemerintah pusat bisa digelontorkan ke Tanah Datar, seperti bansos tunai, BLT Dana Desa, dan dukungan UMKM.</p>
<p>Satu lagi, juga akan menggenjot sektor pariwisata, tentunya yang memenuhi standar CHSE, yaitu clean (bersih), health (sehat), safety (aman) environment sustainability (kelestarian lingkungan).</p>
<p>Terakhir untuk pelayanan publik, Eka-Richi akan berjuang mewujudkan pelayanan publik prima yang mempermudah masyarakat dalam proses pengurusan administrasi kependudukan dan perizinan.</p>
<p>Lalu bagaimana hasilnya?</p>
<p>&#8220;Ternyata tak seindah dan semudah yang dibayangkan.&#8221; begitu ucap Eka, dalam satu kesempatan buka bersama yang saya ikuti akhir Ramadhan lalu. Sebuah pengakuan jujur dan terlalu lugu sebenarnya, karena mana ada jadi Imam masyarakat itu yang indah dan mudah.</p>
<p>Yang ada adalah hari-hari penuh kerja keras dan tanggungjawab berat yang harus dipikul. Memikirkan, menyenangkan hati, dan bersikap adil terhadap 350 ribu lebih penduduk Tanah Datar adalah amanah yang harus dijaga.</p>
<p>Apalagi, Pak Bupati dan deputy-nya mengaku saat baru menjabat sudah dihadapkan dengan kondisi keuangan daerah yang cukup memprihatinkan. Katanya kondisi APBD defisit sampai Rp127 miliar.</p>
<p>Itu sebabnya, ditengah keterbatasan Tanah Datar, duet ini tak mau terburu-buru dan tancap gas tanpa perhitungan matang. Istilah yang mereka pakai adalah masih &#8220;marosok-rosok&#8221;. Mana pekerjaan yang harus diprioritaskan dan mana yang harus ditunda dulu agar tidak salah langkah.</p>
<p>Memang, bagi sebagian masyarakat yang tidak sabar dan kurang memahami betapa kompleksnya permasalahan, menilai 100 hari masih marosok-rosok, itu terlalu lama. Habis hari untuk marosok-rosok saja, kata mereka.</p>
<p>Tak usahlah diurai dan dipapar lagi janji-janji semasa kampanye, karena terlalu panjang untuk dituliskan ulang satu persatu disini. Yang penting mungkin sekadar bertanya, mana yang sudah disentuh, dan mana yang masih dalam &#8220;daftar tunggu&#8221;.</p>
<p>&#8220;Bro, sudah bisa kita mencoba kapal pesiar di Danau Singkarak, lebaran saya mau pulang rencana.&#8221;tulis WA seorang teman saya dari rantau, setengah bercanda.</p>
<p><em>&#8220;Jadi bajak gratis ko baa caritonyo, lah bisa dimainkan tu.</em>&#8220;tanya salah seorang petani di kampung saya.</p>
<p>Dan, banyak lagi pertanyaan yang berkaitan dengan program-program &#8220;Era Baru&#8221; semasa kampanye.</p>
<p>Saya tersenyum saja menanggapi, apa hubungannya dengan saya?</p>
<p>Saya tak punya kapasitas apa-apa menjawab. Saya jelas bukan Humas Pemkab, jubir pribadi bupati, apalagi orang dekat. Karena posisi saya sama saja dengan mereka yang bertanya itu, sama tidak tahunya.</p>
<p>Saya pikir salah alamat juga orang bertanya kepada saya. Mungkin karena saya semasa kampanye sedikit bantu duet ini, dan pernah posting foto di medsos bersama mereka, membuat sebagian orang berfikir saya serba tahu semuanya. Padahal tidak juga.</p>
<p>Tapi pertanyaan-pertanyaan itu saya pikir hal yang wajar dan biasa. Sudah pada tempatnya masyarakat bertanya kepada pemimpinnya, apalagi tentang hal-hal yang pernah dijanjikan. Itu tandanya mereka masih ingat dan masih berharap kepada pemimpinnya.</p>
<p>Yang aneh dan berbahaya itu kalau masyarakat sudah antipati, diam, dan cuek bebek terhadap pemimpinnya. Itu artinya mereka sudah tak peduli dan tak percaya pada pemimpinnya.</p>
<p>Tapi saya pribadi, sejauh ini masih percaya, Eka-Richi masih konsisten dan komit dengan misi mereka memimpin Luhak Nan Tuo. Saya tahu mereka bekerja keras, serius, dan sangat sibuk.</p>
<p>Mereka juga sangat tanggap terhadap kejadian atau keluhan yang terjadi di masyarakat. Bahkan untuk hal yang kecil sekalipun, mereka tak canggung untuk turun tangan langsung.</p>
<p>Keduanya juga masih harmonis sejauh ini, setidaknya terlihat dalam beberapa kesempatan yang saya saksikan langsung. Bahkan mereka sangat mesra, dan nampak masih seperti suasana &#8220;berbulan madu&#8221;.</p>
<p>Dalam laman-laman resmi Pemkab di Medsos, atau akun-akun pribadi mereka berdua, pendistribusian tugas diantara mereka juga sangat terlihat balance dan saling mengisi.</p>
<p>Hal ini sedikit menepis anggapan, bahwa banyak hubungan manis kepala daerah dengan wakilnya, hanya bertahan seumur jagung. Selanjutnya mereka akan terlihat seperti Tom and Jerry. Puncaknya, pemilihan periode berikutnya mereka &#8220;pisah ranjang&#8221;.</p>
<p>Apapun itu, saya hanya berharap tiga tugas pokok sebagai pemimpin yaitu membangun infrastruktur, meningkatkan kesejahteraan rakyat, dan memberikan pelayanan publik, bisa dijaga oleh duet ini. Karena ini adalah garis besar dan rumus utama kerja seorang pemimpin.</p>
<p>Selebihnya, saya akan mendengar apa hasil evaluasi kerja 100 hari Eka Putra-Richi Aprian dalam beberapa hari ke depan.<strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/jelang-100-hari-91-hari-eka-putra-richi-aprian-masih-marosok-rosok/">Jelang 100 Hari; 91 Hari Eka Putra-Richi Aprian Masih &#8220;Marosok-rosok&#8221;</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 37/39 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 4/6 queries in 0.003 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-08 07:34:59 by W3 Total Cache
-->