Daerah

Suharjono: Pasaman Belum Sepenuhnya Sejahtera, Pemkab Harus Proaktif Padang, Prokabar

Dibaca : 115

Pasaman, Prokabar — Pasaman belum sepenuhnya sejahtera. Ini kata Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat, Suharjono. Di daerah ujung kabupaten itu, masih ada daerah yang belum memiliki fasilitas jalan permanen. Kondisi ini ada di Jorong Simamonen, Nagari Koto Rojo, Kecamatan Rao Utara.

“Hingga sekarang akses jalan masyarakat sangat memprihatinkan, tidak ada yang permanen hanya coran saja. Ini salah satu bukti belum sejahtera sepenuhnya masyarakat di Pasaman,” kata Suharjono.

Tidak hanya jalan permanen yang tidak ada, infrastruktur jembatanpun kondisinya sama, tidak permanen. Berangkat dari keterbatasan itu, jika ada masyarakat Simamonen meninggal dunia, maka menuju pemakaman harus ditempuh dengan berjalan kaki, sambil memikut tandu mayat.

Pada daerah Simamonen ada 800 kepala keluarga (kk), jika tidak ada perhatian pemerintah mereka akan terisolir dan terbelakang. 800 KK bukanlah sedikit, mereka juga berhak menikmati kemerdekaan pemerataan pembangunan yang adil dan makmur.

“Untuk memenuhi, infrastruktur jalan dan jembatan masyarakat Simamonen keuangan daerah (APBD) Kabupaten Pasaman tidak mencukupi, perlu anggaran provinsi hingga nasional untuk kelangsungan pembangunan, ” katanya.

Dia melanjutkan, dilihat dari dana pokok pikiran (Pokir) dirinya juga tidak mencukupi. Secara geografis Kampung Simamonen merupakan salah satu daerah terisolir yang terdiri dua jorong yaitu Jorong Simamomen Hilir dan Jorong Simamonen Mudik.

Rata-rata mata pencarian penduduk setempat banyak di sektor Pertanian yaitu petani Karet, Sawah, dan Serai Wangi. Sekitar 70 Persen warga setempat hidup dibawah garis kemiskinan.

Saat ini masyarakat setempat hanya menikmati fasilitas pendidikan berupa satu Sekolah Dasar (SD), SMP, SMA satu atap, dan Polindes. Kondisi masyarakat setempat saat ini ditambah dengan buruknya infrastruktur akses transportasi. Sehingga menyulitkan warga setempat untuk menjangkau berbagai kebutuhan dan pengangkutan hasil pertanian masyarakat.

Sementara itu Anggota DPRD Sumbar asal Pasaman Lainya Muzli M Nur meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman Barat, terus meningkatkan komunikasi dengan pemerintah provinsi (Pemprov).
Komunikasi tersebut dilakukan agar aspirasi masyarakat tersalurkan untuk dibagunkan infrastruktur yang layak. ” Kebutuhan infrastruktur sangat mendesak, terutama jalan dan jembatan di Kabupaten Pasaman,” katanya. (Ola)

Halaman : 1 2

Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top